Anda di halaman 1dari 7

Prinsip Kerja Relai Magnetik

Category: Animasi Fisika


Written by fisikastudycenter
Berikut ini ilustrasi prinsip kerja dari sebuah relai yang mempergunakan
elektromagnet sebagai komponen utamanya. Relai disini berfungsi sebagai
saklar pada rangkaian yang memiliki arus besar, sementara untuk rangkaian
saklarnya sendiri yang dihubungkan dengan sebuah kumparan, cukup
menggunakan arus listrik yang kecil saja.
Prinsip Kerja Relai
Ada dua buah rangkaian listrik, yang pertama rangkaian elektromagnet yang
kedua rangkaian beban. Rangkaian elektromagnet terdiri dari saklar S,
sumber arus searah atau baterai dan sebuah kumparan atau lilitan kawat
penghantar. Sementara rangkaian beban terdiri dari sumber arus beban,
sebuah kontak dan sebuah beban. Diantara kedua rangkaian ini dipasang
sebuah jangkar besi lunak.

Saat saklar S ditutup atau dihidupkan, lilitan kawat akan berfungsi sebagai
elektromagnet sehingga dapat menarik ujung jangkar besi ke arah bawah

Akibatnya ujung jangkar besi yang lain akan menyimpang ke kanan dan
mendorong tangkai kontak sebelah kiri sehingga kontak kiri dan kanan
bersentuhan. Arus listrik mengalir pada rangkaian beban dan bebanpun
menyala.

Jika saklar S dibuka kembal atau dimatikan, maka jangkar besi akan
kembali ke posisi semula karena tidak lagi ditarik oleh elektromagnet dan
kontak juga kembali ke posisi semula sehingga arus pada rangkaian beban

akan terputus. Bebanpun mati.

Read more: http://fisikastudycenter.com/animasi-fisika/292-prinsip-kerja-relaimagnetik#ixzz2TcWL9DW5


Cara kerja kompor induksi

Kalau kawat konduktor dialiri arus listrik, maka di sekelilingnya akan


terbentuk garis gaya magnet.

Jika kawat konduktor itu dibentuk kumparan dan di dekatnya


diletakkan materi yang dapat menghantarkan listrik (biasanya logam),
maka logam tersebut akan menerima pengaruh garis gaya magnet lalu
di dalam logam tersebut akan mengalir arus eddy

Nah, setiap logam biasanya memiliki hambatan listrik, dan arus


yang mengalir dalam logam tersebut akan menghasilkan joule heating
sebesar P = R, dimana P adalah daya, I untuk arus, dan R untuk
hambatan, daya inilah yang keluar sebagai panas dan proses yang
berlangsung dinamai pemanasan lewat induksi.

Kelebihan Kompor Induksi:


1. Bertenaga (Powerful) dan Efisien
Pada kompor IH, energi yang terbuang hampir tidak ada, pengubahan energi
listrik ke panas berlangsung dengan efektif. Sehingga dengan daya listrik
lebih kecil, kompor IHmampu mendidihkan air lebih cepat dari kompor gas.
Tapi, jika dibandingkan dengan sistem pembakaran seperti pada kompor gas
yang menyebabkan daerah sekeliling panci juga ikut panas, sistem IH hanya
memanaskan daerah sekitar alas. sehingga akan ada beberapa jenis
masakan yang kurang cocok jika menggunakan sistem IH ini. kesimpulannya
adalah: efektifitas panas yang dihasilkan di sini tidak selalu disertai dengan
efektifitas dalam proses memasak.
2. Tidak mengeluarkan api
Berbeda dengan pemanasan yang menggunakan api, sistem IH yang tidak
menggunakan api ini menghasilkan kemungkinan terjadi kecelakaan luka
bakar yang rendah dan tingkat keamanan yang tinggi. selain itu, proses ini
juga tidak memanaskan udara di sekitarnya, sehingga orang yang sedang

berada di dekat alat masak IH tidak akan merasa kepanasan.


3. Mudah dalam mengatur temperatur
Melalui pengaturan jumlah arus listrik yang mengalir di kumparan, tingkat
kepanasan IH dapat dengan mudah disesuaikan dengan panas yang
dibutuhkan.
4. Tingkat keamanan yang tinggi
Hal ini sesuai dengan keuntungan nomer 2 di atas, karena tidak
mengeluarkan api resiko luka bakar hampir tak ada. Resiko kebakaran karena
jilatan api yang menari-nari karena angin jugabisa dikatakan mendekati nol.
Selain itu, dalam keadaan kumparan teraliri arus listrik, permukaan IH tidak
akan terasa panas jika disentuh dengan jari yang hanya akan teraliri listrik
dalam jumlah kecil (dalam kondisi tidak sedang menggunakan logam seperti
cincin, gelang, dkk). Tidak adanya proses pembakaran menyebabkan tidak
adanya risiko terjadinya kekurangan oksigen dalam ruangan. Tapi ingat,
menyentuh panci, wajan atau alat masak dalam keadaan panas tentu saja
bisa menyebabkan luka bakar loh.
5. Ekonomis
Dengan kemampuan tak jauh berbeda dengan kompor gas, kompor induksi
ini memerlukan lebih sedikit energi untuk keperluan yang sama sehingga
tagihan listrik juga lebih murah.
Namun, untuk panci berbahan aluminium yang bertahanan listrik rendah,
kurang cocok untuk kompor jenis ini.
Catatan tambahan (istilah lain induction cooker atau kompor induksi) :
Induction Cooker atau yang biasa disebut Kompor Induksi, yang merupakan
alat rumah tangga khususnya perlengkapan memasak dapur anda ini
merupakan produk terbaru yang pengunaannya sangat mudah dengan
power output yg dapat diatur mulai 100W 1500W dan temperatur 80280, kompor ini bekerja dengan prinsip induksi dan tidak mengeluarkan
panas sama sekali, kompor induksi ini diatur oleh sebuah chip mikro
kontroler yang dapat beradaptasi pada jumlah masakan dan jenis
INDUCTION COOKER salah satu produk yang bermanfaat bagi ibu-ibu rumah
tangga. Penggunaan cukup di sambungkan ke listrik, kelebihan produk ini
pada saat memasak dipegang dari setiap posisi tidak menimbulkan panas
sama sekali, contohnya air dimasak diatas kompor lalu kompor dipegang
tidak menimbulkan panas tapi air bisa mendidih 100 `C. Power out put bisa
di atur mulai dari 100 s/d 1500w.
PRAKTIS DAN MUDAH DIBAWA, SESUAI UNTUK KEGIATAN LUAR MURAH
HIGIANIS DAN MEMASAK SECARA OTOMATIS
MENGGUNAKAN KONTROL PEMANAS YANG MUAH DAN OTOMATIS
1 MIN AUTO DAN 2 JAM PROTEKSI ( MATI SECARA OTOMATIS )
MENGGUNAKAN PANEL KERAMIK YANG DAPAT MELAWAN SUHU TINGGI ,
MUDA DI CUCI DAN DI RAWAT
MENGGUNAKAN TEHNOLOGI DARI JERMAN DAN TEHKNOLOGI PERMANEN

ELEKTROMAGNETIK
MENGGUNAKAN KONTROL MIKRO-KOMPUTER DAN MULTIFUNGSI
EFISIEN, MENGHEMAT WAKTU DAN LISTRIK

Peralatan Listrik Rumah Tangga


259
Gambar 3.68 Konfigurasi rangkaian elemen pemanas
Skema berikut ini menunjukkan meka-nisme kompor listrik tipikal
Gambar 3.69 Skema mekanisme kendali kompor listrik tipikal
Pengaturan suhu dilakukan melaluisaklar pengatur, sensor suhu,
pipakapiler dan membran pemuaian. Saklarpengatur, kontak saklar,
membran dankontak 1 dan 2 berada pada satu poros(Gambar 3.69).Prinsip
kerja pengaturan suhu kompordapat dijelaskan sebagai berikut:1 Kompor
dihidupkan denganmemutar Saklar pengatur.Pemutaran saklar ini
membuatkontak saklar tertutup (ON) dandengan saklar ini pula diatur
suhuyang dikehendaki.2 Ketika kompor ON dengan suhutertentu, maka arus
listrik mengalirke elemen-elemen pemanas melaluikontak 1 dan 2.3 Kompor
semakin lama semakintinggi suhunya. Peningkatan suhu iniakan dideteksi
oleh sensor suhu,dan panas disalurkan dari kepalakompor ke membran
pemuaian.4 Dengan adanya peningkatan panasini, membran memuai
danmenggerakkan poros.5 Bila suhu yang dikehendaki tercapai,maka
gerakan pemuaian membrantersebut akan memutuskan kontak 1dan 2
sehingga kompor mati.6 Ketika suhu menurun kembali,membran akan
menyusut, danpegas membawa poros sesuai arahpenyusutan membran
sehinggakontak 1 dan 2 On kembali.Demikian proses ini terjadi
secaraberulang.
3.2.2.3.4 Kompor Induksi
Kompor jenis ini mempunyai prinsipkerja berbeda dengan tiga jenis
komporyang dibahas terdahulu. Pada jeniskompor terdahulu menggunakan
prinsippemanasan dengan menggunakanbahan yang mempunyai tahanan
jenissangat tinggi, pada kompor jenis inimenggunakan prinsip induksi
(Gambar3.68). Sudah tentu, kompor jenis inimenggunakan teknologi yang
lebihmaju.

260
Peralatan Listrik Rumah Tangga

Prinsip kerja kompor induksi dapatdijelaskan sebagai berikut


(PerhatikanGambar 3.70).1 Ketika kompor dihubungkan dengansumber listrik
biasa denganfrekuensi 50 Hz. Denganmenggunakan konverter dan
elemenpengontrol, frekuensi listrik 50 Hzdiubah menjadi frekuensi
tinggisampai 25 kHz (frekuensi bisa diaturmelalui elemen pengontrol).2
Listrik dengan frekuensi tinggi inidialirkan ke kumparan induksi, makaarus
mengalir melalui kumparantersebut. Perlu diingat di sini bahwaarus yang
mengalir ke dalamkumparan induksi adalah arus bolak-balik dengan
frekuensi tinggi.3 Arus bolak-balik ini membangkitkangaris-garis medan

magnet. Medanmagnet ini selalu berubah mengikutiperubahan arusnya,


yaitu ac.4 Medan magnet ini memotong tempat(wadah) memasak yang
terbuat darilogam (penghantar). Apa yangterjadi ketika logam dipotong
olehmedan magnet yang berubah setiapsaat?5 Pada logam akan timbul
ggl(tegangan) induksi (hukum Faraday).6 Karena logam tempat
memasakmerupakan satu kesatuan makasecara kelistrikan sama
sepertidihubung singkat. Apa yang terjadiketika tegangan dihubung singkat?
Akan timbul arus yang dalam hal iniarahnya berputar-putar. Karenaarahnya,
arus ini kemudian disebutarus pusar atau arus Eddy (
Eddy current
).7 Arus pusar yang mengalir dalamlogam dan logam tersebut
tetapmengandung resistansi walaupunkecil, maka timbullah panas danpanas
inilah yang dimanfaatkanuntuk memasak.Panas yang dibangkitkan oleh
komportergantung dari energi listrik yangdikonversikan ke bentuk panas.
Dayakompor akan ditentukan oleh frekuensilistrik yang dialirkan ke
kumparaninduksi. Semakin tinggi frekuensi akansemakin tinggi daya kompor
dansemakin tinggi suhu (panas) kompor.
Gambar 3.70 Kompor induksi
Karena kerjanya seperti itu, makatempat memasak atau wadah
darimasakan harus terbuat dari logam(penghantar). Kalau tidak, maka
tidakakan terjadi pemanasan karena tidakada efek induksi elektromagnet
padatempat memasaknya.

Anda mungkin juga menyukai