Anda di halaman 1dari 5

Nama : NURDIANTI

Nim

: 088 13 2025

SEBAB-SEBAB PERBEDAAN BAHASA ARAB DAN QIRAAT ALQURAN


A. Bentuk-bentuk Perbedaan Bahasa Arab
Menurut Ibnu Fariz dalam bukunya al-Shahiby fi Fiqh Lughah
al-Arabiyah, ada 17 bentuk perbedaan dalam bahasa Arab, yaitu:
1. Perbedaan dalam harkat, misalnya pada kata , yaitu
huruf nun pada awal kata dibaca fathah, dan kata
yaitu huruf nun pada awal kata kashrah.
2. Perbedaan harakat dan sukun
Perbedaan harakat dan sukun merupakan salah satu bentuk
lahjah ditemukan dalam berbagai bahasa Arab, misalnya
dan
3. Perbedaan dalam hal pergantian huruf
Perbedaan dalam hal pergantian huruf dalam berbagai kata
menjadi lam pada
juga merupakan lahjah Arab, misalnya:
. Lalu kata dengan
kata
. Perbedaan kedua
bentuk lahjah tersebut adalah perubahan alif pada kata ,
menjadi ain pada kata .
4. Perbedaan dalam hamzah dan talyin, seperti kata


dan
.

5. Perbedaan taqdim dan takhir
Perbedaan ini sering ditemukan dalam lafaz Arab, seperti dalam bentuk kata


dan kata

. Perbedaan yang terdapat pada kata ini


adalah huruf kedua dan ketiga setelah ziyadah alif. Bentuk
pertama yaitu


yang terdiri dari susunan fonetik yaitu
sha-alif-ain-qaf-ta marbuthah. Sedangkan kata
terdiri
dari susunan kata yaitu sha-alif-qaf-ain-ta marbuthah. Huruf
qaf didahulukan dari ain, tanpa adanya perubahan makna.

6. Perbedaan al-hazf dan al-itsbat

Perbedaan al-hazf dan al-itsbat misalnya kata ,


pada kata terjadi pembuangan huruf ya yang terletak
setelah huruf ha karena ada dua huruf yang sama berdekatan.
7. Perbedaan pergantian huruf Shahih dan huruf mutal
Perbedaan pergantian huruf Shahih dan huruf mutal juga
masih ditemukan dalam berbagai lajah Arab. Misalnya: pada
kata dan kata , kata merupakan salah satu
bentuk proses idgham, yaitu suatu proses yang akumulasi
huruf sejenis, kemudian terjadi perubahan huruf shahih, mim
sukun pada kata amma menjadi huruf mutal ya, seperti yang
terdapat pada kata .
8. Perbedaan dalam hal imalah dan tafkhim
Perbedaan dalam hal ini merupakan salah satu bentuk lahjah
Arab, misalnya - . dalam qiraat warsy semua huruf
ya yang terletak di tengah kata atau di akhir kata diubah
menjadi

yang

mashur

dengan

istilah

qiraat

imalah.

Sedangkan pada lahjah lain tidak ditemukan qiraat seperti itu


dan tetap dibaca tafkhim.
9. Perbedaan huruf sukun di depan seperti kata dan
. Perbedaan huruf sukun menjadi salah satu
kata
bentuk perbedaan lahjah Arab. Pada kedua kata tersebut
terdapat dua sukun, yaitu sukun yang melekat pada waw dan
sukun yang melekat pada alif. Sebagian suku Arabiyah
membaca dhammah dan sebagian lagi membaca kashrah.
10.
Perbedaan mudzakar dan muannats
Untuk membedakan bentuk mudzakar dan muannats sebagian
orang Arab memandang sebagian kata misalnya adalah
mudzakar,

sehingga

dalam

aplikasinya

mereka

sering

menyatakan dan . Namun sebagian orang


Arab menganggap bahwa kedua kata tersebut berbentuk
muannats seperti dalam kalimat atau
11.
Perbedaan idgham
Perbedaan ini contohnya seperti
. Pada kata

telah terjadi idgham, dimana huruf ta telah melebur


kepada huruf dal.

12.
Perbedaan irab
Perbedaan irab dalam berbagai lajah Arab juga sering
ditemukan, misalnya:

dan . Begitu juga

dalam bentuk syarat. Misalnya: syartiyah bisa dinasabkan


dan bisa juga merafakan, contohnya: dan .
13.
Perbedaan dalam bentuk jama
Perbedaan ini dalam beberapa dialek Arab juga masih sering
ditemukan, misalnya: dan . Pada kata
terdapat ziyadah alif di tengah kata, sedangkan pada kata
tidak ditemukan ziyadah. Susunan kata yaitu alifsin-ra-ya, sedangkan kata yaitu :alif-sin-alif-ra-ya.
14.
Perbedaan dalam hal al-tahqiq dan ihktilas
Perbedaan antara al-tahqiq dan ihktilas dalam dialek Arab
sudah lazim ditemuakn. Misalnya dalam kalimat dan

. Kedua kalimat tersebut sama-sama berbentuk mudhari,


namun yang membedakan keduanya adalah faktor al-tahqiq ,
artinya tidak mengalami perubahan pada bentuk rafanya.
Sedangkan
harakat

pada

dialek

dhammah

pada

lain

melakukan

bentuk

ihktilas,

mudharinya

artinya
tersebut

dihilangkan dan diganti dengan sukun.


15.
Perbedaan waqaf dalam hal penyebutan ha tanis atau ta
marbuthah menjadi ta tanis. Perbedaan dalam hal penyebutan
ha tanis atau ta marbuthah menjadi ta tanis masih menjadi
bentuk perbedaan warna dialek Arab khususnya dalam hal
waqaf. Misalnya: kata
, merupakan susunan kata yang
terdiri dari alif-mim-mim-ta marbuthah, yang kemudian dibaca

yang merupakan susunan huruf hamzah-mim-mim-ta


tanis dalam dialek Arab lainnya.
16.
Perbedaan dalam hal ziyadah, contohnya: menjadi
dalam contoh ini ada pemambahan huruf al-waw pada
contoh .
17.
Perbedaan dalam halal-adhdad, ini bisa dilihat dalam
perkataan suku Himyar ketika menyuruh orang yang sedang

berdiri untuk duduk dengan ucapan , maksudnya tidak lain


adalah .
Dari uraian di atas terlihat bahwa betapa kaya dan
beragamnya perbedaan yang ada dalam bahasa Arab. Bukan
hanya mencangkup masalah harakat,tetapi juga irab, tudhad,
taqdim wa takgir, waqaf dal lain sebagainya. Artinya perbedaanperbedaan ini bisa dikaji dalam nahwu dan sharaf atau dilalah
makna.
B. Faktor-faktor Penyebab Perbedaan Bahasa Arab
1. Perbedaan Geografis
Lingkungan tempat tinggal atau kondisi geografis sangat
mempengaruhi tabiat bahasa seseorang. Masyarakat yang
tinggal di daerah pegunungan tabiat bahasanya berbeda
dengan masyarakat yang tinggal di daerah pinggir pantai.
Masyarakat yang tinggal di pegunungan biasanya cara bicara
dan intonasi bahasanya akan lebih lembut dan halus karena
dipengaruhi oleh lingkungan yang sejuk dan dingin, sedangkan
masyarakat yang tinggal di daerah pinggiran pantai lebih keras
dalam berbahasa untuk mengalahkan suara ombak.
2. Perbedaan Status sosial
Bahasa dikalangan kaum buruh berbeda dengan bahasa
kalangan pejabat, hal ini disebabkan oleh status sosial yang
berbeda. Meskipun tinggal dalam lingkungan yang sama
namun

ekspresi

dan

gaya

bahasanya

berbeda-beda.

Dikalangan kaum buruh bahasanya cendrung kasar dan tidak


beraturan, sedangkan dikalangan pejabat bahasanya lebih
sopan dan menyenangkan karna kalangan elit lebih terpelajar
daripada kalangan buruh.
3. Komunikasi Manusia dan Pengaruhnya
Masyarakat disebuah perkotaan maupun pedesaan tentu saja
selalu berinteraksi dan saling membutuhkan pertolongan
antara satu sama lain. Bukan hanya pada satu tempat yang
sama, terkadang anggota masyarakat pindah ke daerah baru,

sehingga dengan komunikasi mereka bisa saling bertukar


manfaat dan berinteraksi dengan lingkungan barunya.
Keberagaman dialek yang ada dalam bahasa Arab juga telah
menimbulkan perbedaan dalam qiraat al-Quran. Ragam perbedaan
itu terlihat hampir sama, misalnya perbedaan dari segi harakat,
taqdim wa takhir, ziyadah dan lain sebagainya sama-sama ada, baik
dalam qiraat al-Quran maupun dalam bahasa Arab.