Anda di halaman 1dari 20

DIAGNOSIS BANDING DAN

PENATALAKSANAAN MASSA PADA


ADNEKSA
OLEH: ALAM J. KUSUMOAJI
PEMBIMBING:
dr. Ruswana Anwar SpOG

Pendahuluan
Massa adneksa : massa yang muncul pada
jaringan penunjang uterus yaitu tuba,
ovarium dan ligamentum uteri.
Massa pada abdomen didiagnosis banding
berdasarkan letak sesuai dengan regio
abdomen dan berdasarkan usia (masa
prepubertas, pubertas, usia reproduksi, dan
perimenopouse)

Regio Umbilikal
Dapat berasal dari usus halus,
usus besar,
atau organ retroperitoneal seperti kelenjar
limfa, aneurisma aorta, pankreas, atau
tumor jaringan ikat retroperitoneal.

Fosa iliaka kanan

Karsinoma sekum
Massa apendiks
Tumor ovarium
Massa karena inflamasi lain di usus

Suprapubik

Biasanya berasal dari organ pelvis


Kandung kemih
Uterus
Adneksa

Fossa iliaka kiri


Banyak berasal dari kolon sigmoid
(karsinoma, diverkulitis, feses padat)
Tumor atau kista ovarium

Berdasarkan usia

Prepubertas
Pubertas
Usia Reproduksi
Perimenopause

Prepubertas
Tumor ovarium berkisar 1% dari
keseluruhan prevalensi tumor pada usia ini.
sampai 2/3 tumor ovarium merupakan
tumor sel benih (germ cell) pada usia < 20
tahun.
Tumor epitelial jarang ditemukan.

Pubertas
Massa Ovarium:
Insidensi kista fungsional meningkat setelah
menarche.
Resiko tumor ganas lebih rendah dibandingkan
anak-anak.
Teratoma kistik matur merupakan tumor
neoplastik yang paling banyak pada anak-anak
dan dewasa, diperkirakan > neoplasma wanita
yang berusia < 20 tahun.

Usia Reproduksi
Massa Uterus
Leiomioma uterus (mioma uteri atau fibroid)
merupakan tumor uterus jinak yang paling
sering.
Massa Ovarium
Selama usia reproduksi, massa ovarium yang
sering ditemukan bersifat jinak.

Massa Inflamasi
Usia dewasa memiliki angka kejadian PID
(pelvic inflamatory disease) terutama yang
beresiko terhadap PMS (penyakit menular
seksual).
Kehamilan
Pada usia dewasa muda, kehamilan selalu
harus dipertimbangkan sebagai penyebab
benjolan/massa di perut bawah.

Perimenopause
Kanker Ovarium
Banyak terjadi diatas usia 40 tahun.
Gejala : lemah badan dan gejala abdominal
non spesifik.
90% menimbulkan massa di bagian perut yang
teraba melalui palpasi.

Untuk mendiagnosis banding


adanya
massa pada abdomen diperlukan:
Keterangan Umum (usia, pekerjaan)
Anamnesa (keluhan utama, riwayat penyakit
sebelumnya, riwayat perdarahan, riwayat
menarche,
riwayat
pernikahan,
riwayat
persalinan)
Status presen
Status obstetri
Status ginekologis
Pemeriksaan penunjang (ultrasonografi)

Kebanyakan tumor memberikan gambaran


klinis yang non spesifik. Gejala utamanya
adalah distensi abdominal :
nyeri/rasa tidak nyaman di abdomen
sensasi penekanan pada bagian bawah perut
gejala urinaria obstruktif
gejala gastrointestinal
jika terjadi imbalans hormonal dapat
menyebabkan perdarahan.

Gejala lainnya dapat berupa nyeri akut (dapat dikarenakan


torsi adneksa, ruptur kista, perdarahan pada kista dsb).
Hasil pemeriksaan karakteristik massa di kavum pelvis :
Jinak:

unilateral
kistik
dapat digerakkan
permukaan rata

Ganas:
bilateral
solid
tidak dapat digerakkan
permukaan irreguler
terdapat ascites
terdapat nodul-nodul dalam cavum douglas
terdapat pertumbuhan yang cepat

Benjolan/massa perut bawah1

Prepubertas

Pubertas

Usia Reproduksi

Obstetri

Organ Ginekologi

Ovarium
Tuba
Uterus
Ligamen/jaringan
ikat (fibroma)
Pembuluh darah
Saraf
Kelenjar Limfe
(limfoma)

Organ Non-ginekologi

Hamil
Ektopik
Mola

Kistik

Solid

Patofisiologi :
Kongenital
Neoplastik
Obstruktif
Fungsional
Inflamasi

Perimenopause

Vesika Urinaria
Ureter
Rektum
Kolon
Usus halus
Peritoneum
Omentum
Pembuluh darah
Saraf
Kelenjar Limfe
(limfoma)

Kesimpulan
Massa adneksa : massa pada jaringan
penunjang uterus yaitu tuba, ovarium dan
ligamentum uteri.
Massa abdomen dapat disebabkan oleh tumor
maligna, kista, inflamasi, infeksi atau
aneurisma.

Letak massa, hubungan dengan struktur


sekitarnya, mobilitas, dan sifat fisik lain
seperti besar, bentuk, konsistensi, dan
keadaan permukaannya akan memberikan
informasi patologi yang berharga.
Diagnosis banding pada massa adneksa
berdasarkan letak massa dan usia penderita.
Penanganan massa adneksa berdasarkan sifat
dan jenis massa. Umumnya dengan cara
membuang massa tersebut.

Terima Kasih