Anda di halaman 1dari 41

DATA PRIBADI

N AM A

: H AD I O N O

PANGGILAN

: HADI

KELUARGA

: 1/2

TUGAS

: PENYELIA IDENTIFIKASI PESERTA DIKLAT ,


ANALISIS KEBUTUHAN DIKLAT APARATUR,
MENGAJAR DAN ASSESSOR

ALAMAT KANTOR

: PUSDIKLAT MIGAS, JALAN SOROGO NO.1


CEPU- BLORA JAWA TENGAH.

ALAMAT RUMAH

: BATOKAN, RT.20 / 03
KECAMATAN KASIMAN
KABUPATEN BOJONEGORO
JAWA TIMUR

TELEPHONE

: KANTOR ; 0296-421888 Ext.1135


HP. 0852 2633 1820

PRODUCTION OPERATIONS OF
OIL AND GAS FIELD
1.
2.
3.
4.
5.
6.

PRODUCTION
GATHERING SYSTEM
TRANSPORTATION
STORAGE
METERING
LIFTING

Sistem Operasi Minyak Mentah di PT. CPI


HYDROCARBON TRANSPORTATION

OPERATING UNITS

Flare
Gas Plant
Gas Boot
Wash Tank

Sucker Rod
Pump

Metering

DUMAI
METERING
STATION

TRUNKLINE

OIL WHARF

Central Pump
Station

Shipping
Tank
Shipping

OCEAN
VESSEL

TANK FARM

Pump

Water Injection

REFINERY
Dumai Putri 7

Well
(Sumur)

TRANSPORTATION FACILITIES

PRODUCING FACILITIES
PRODUCTION
FACILITIES

GATHERING STATION

CRUDE OIL
TRANSPORTATION

CRUDE OIL STORAGE

CRUDE OIL
METERING

CRUDE OIL
LIFTING

Hadiono

LATAR BELAKANG
Kegiatan industri migas yang sangat padat dan tidak terputus mulai dari
memproduksikan migas, mengolah dan mendistribusikan produk-produk migas,
diperlukan fasilitas pengolahan dan transporatsi yang tepat dan aman.
Penggunaan sarana transportasi migas dan produk-produknya yang tepat dapat
berpengaruh terhadap biaya, waktu dan keselamatan, sehingga akan memberikan
keuntungan kepada perusahaan secara finansial.
Transportasi dengan menggunakan sistem perpipaan adalah salah satu dari
beberapa alternatif transportasi migas yang memberikan manfaat antara lain :
1. Ekonomis
2. tidak bergantung pada kondisi alam (jalan, musim /cuaca) dan transportasi lain
3. Jangka waktu penggunaan sistem transportasi pipa lebih lama,
Agar transportasi dengan menggunakan sistem perpipaan dapat beroperasI
secara efekti dan efiien, maka perlu dilakukan inspeksi dan perawatan baik secara
berkala (periodic) atau sesuai kebutuhan dengan cara Pigging.

MAKSUD PIGGING
Pigging adalah
Kegiatan operasi meluncurkan suatau
alat yang disebut Pig kedalam suatu pipa
saluran melalui tabung peluncur (pig Launcher),
menjalankannya pada tekanan operasi
dan
menerima atau mengeluarkannya dari dalam
pipa saluran melalui tabung penerima
yang
disebut Pig Receiver.

PIG LAUNCHER

PIG OPERATION

PIG RECEIVER

TUJUAN PIGGING
Membersihkan dinding bagian dalam pipa
saluran
Meningkatkan efisiensi alir pipa saluran
Memisahkan
beberapa
produk
dalam
operasi transportasi melalui pipa saluran
Mengeluarkan air (dewatering) setelah
perlakuan uji hidrosattis terhadap pipa
saluran
Memeriksa kondisi dinding bagian dalam
pipa saluran (internal inspection)
Untuk mengeluarkan pig yang terjepit
pada pipa alir.

PERALATAN PIGGING
Peralatan pigging terbagi menjadi 2
bagian utama yaitu Pig Launcher dan
Pig receiver dimana masing-masing
bagian utama tersebut memiliki
komponen sebagai berikut :
Pig Barrel
Pig Signal
Manometer
Sistem pemipaan
Pig.

PIG LAUNCHER
Pressure
gauge

vent
valve

Mainline
Trap
valve

Pig-sig

Closure

flow
Trap
kicker
valve

D
drain

A
B

Mainline
bypass
valve

PIG RECEIVER
Mainlie
Trap
valve

Pressure
gauge
vent
valve

Pig-sig

flow

A
B

Mainline
bypass
valve

Trap
kicker
valve

D
drain

Closue

PERALATAN PIGGING
1. Pig Barrel
yaitu tabung
peluncur (pig
launcher) dan
tabung penerima
(pig receiver) yang
dilengkapi dengan
beberapa peralatan
pendukung seperti :
End Closure, Vent
valve, Drain.

vent
valve

End
Closure

Barrel

drain

PERALATAN PIGGING)
Pig Barreal dilengkapi :
Pipa blow down dan venting,
peralatan ini dilengkapi dengan katup yang
dipergunakan sebagai pengablas tekanan yang
ada dalam barrel.
End Closure,
adalah pintu sebagai tempat
masuk dan keluarnya pig
Saluran ablasan (drain)
Sebagai tempat membuang cairan di barrel

PERALATAN PIGGING)

Pig Signal
berfungsi untuk
mendeteksi apakah pig
sudah
lewat dari dalam barrel
saat diluncurkan.

Manometer
Alat ukur tekanan
berfungsi mengukur
tekanan kerja dalam
operasi pig

PERALATAN PIGGING)

Sistem pemipaan :

By-pass piping, katupkatup (Mainline Trap


Valve, Trap Kicker Valve,
Main line By-pass valve)

Pig
Suatu alat yang
diluncurkan dalam pipa
berfungsi untuk
memisahkan,
mendorong,
membersihkan dan
mengidentifikasi kondisi
dalam pipa penyalur.

Mainline
Trap valve

Trap
kicker
valve

Mainline
bypass
valve

PEMILIHAN PIG

Batching/displacement pig
Cleaning pig
Gauging pig
Inspection pig

PEMILIHAN PIG
Menentukan pilihan jenis dan model pig
harus disesuaikan dengan tujuan yang
diinginkan

Batching / displacement pig


- untuk mendorong, membersihkan, mengeluarkan cairan dan
atau material halus produk korosi.
- untuk mengeluarkan udara dan atau air setelah uji hidrostatis
pada tahap penyelesaian pemasangan pipa.
- sebagai alat pemisah antara satu jensis cairan dengan cairan
lainnya.

PEMILIHAN PIG
Cleaning pig
untuk mendorong, membersihkan, mengeluarkan benda asing,
kotoran, kerak-kerak dan material padat dari produk korosif
Gauging pig
- dipergunakan pada tahap penyelesaian proyek pemasangan
pipa saluran
- untuk mendorong, membersihkan dan mengeluarkan
bebagai kotoran, material sisa konstruksi : germ-geram
logam dan kawat las.

PEMILIHAN PIG

Inspection pig
- suatu perangkat pig yang dilengkapi
dengan peralatan instrument elektronik, optic
dan
mekanik, berfungsi untuk
malakukan pemeriksaan
(survey) kondisi
inspeksi
terhadap
dinding
dalam pipa antara lain :
dinding
dalam
dari pipa
saluran.

Mendeteksi cacat korosi (corrosion pitting)


Mendeteksi cacat patahan (cracking)
Mendeteksi penetrasi logam (welding
penetration)
Mengetahui adanya ketidak sempurnaan (ovality)
lubang
pipa atau cacat bentuk pipa (pipa kempot)

JENIS-JENIS PIG

Foam Pig/Polly Pig


Bidirectional Pig
Brush Pig
Ball Pig
Intellegenct Pig

JENIS-JENIS PIG
Foam Pig/Polly Pig

JENIS-JENIS PIG
Bidirectional Pig

JENIS-JENIS PIG
Brush Pig

JENIS-JENIS PIG
Ball Pig

JENIS-JENIS PIG
Intellegenct Pig

PELAKSANAAN
PIGGING
Pigging dilakukan berdasarkan kebutuhan dilapangan
Periodecally
Pigging dilaksanakan berdasarkan jadwal, perawatan ini
biasanya digunakan pada lapangan-lapangan yang banyak
mengandung parafine atau scale yang sifatnya mudah
menempel pada dinding pipa penyalur.
Saat diperlukan
Melakukan pigging sesuai dengan kebutuhan lapangan seperti
:
- Apabila ada problem di dalam pipa saluran
- Apabila terdapat kelebihan pressure drop sebesar 100 psi.
Setelah pipa dipasang
Setelah dilakukan hydrostatic test, dengan menggunakan air
sebagai medianya. air harus dikeluarkan dari dalam pipa
dengan menggunakan poly pig dengan cara pigging.

KECEPATAN PIG
Pada dasarnya, dalam kondisi operasi normal
pig meluncur di dalam pipa dengan kecepatan
yang sama dengan kecepatan aliran fluidanya
Kecepatan Minimum :
3,5 s.d. 4,5 meter / detik

Kecepatan Maksimum :
18 s.d. 24

meter / detik

KECEPATAN ALIR
Kecepatan alir gas
.

41 x Q x T ( 0 R )
V
( P 15) x d 2
T= L/V

Dimana :
Q = Laju alir,
P = Tekanan dowm stream,
T = Temperatur down stream,
d = Diameter dalam pipa,
V = Kecepatan Pig,
t = Waktu yang ditempuh,
L = Panjang Pipa,
R = 4/9 x (F-32)
1 mile = 5280 feet)

MMscfd
Psi
R
Inchi
MPH
jam
Mile

OPERASI PIG
1. Persiapan
2. Pelaksanaan
3. Differential Pressure
perbedaan tekanan antara Launcer dengan
receiver

PERSIAPAN PELAKSANAAN PIGGING


Sebagai pedoman pelaksanaan pigging pada jalur pipa
bertekanan maka perlu memperhatikan hal-hal sbb:
1. Memberitahukan tanggal dan jam pelaksanaan pigging pada
operator refenery atau PPP.
2. Standard Operating Prosedur (SOP) pigging disesuaikan
dengan waktu dan tempat pelaksanaan pigging yang disetujui
oleh ka Ops.produksi.
3. Membuat team work yang handal dam berpengalaman, karena
pelaksanaannya berpengaruh terhadap penyaluran migas,
keselamatan tenaga kerja, keselamatan asset perusahaan dan
dampak lingkungan.
4. Mempersiapkan peralatan kerja, alat transportasi, perlengkapan
safety tenaga kerja dan sarana komunikasi.

Peralatan Kerja Yang Dibutuhkan


Peralatan pendukung yang dibutuhkan pada waktu
pelaksanaan pigging adalah sebagai berikut :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Lampu senter 6 V dc 1 buah


Grease 1 kg
Toll kit
Kunci pipa 24 dan 18
Radio komunikasi
Kendaraan
P3K Kit 1 kotak
Fire extinguisher (chemical powder) cap 60 kg, 2
unit.

PELAKSAAN PIGGING
Ada 3 (tiga) hal yang perlu diperhatikan saat
pigging :
1. Purging :
mengeluarkan udara dari dalam barrel.
2. Equalizing :
menyamakan tekanan di barrel dengan
tekanan main line
3. Differential Pressure
perbedaan tekanan antara Launcer dengan
receiver

OPERASI PIGGING

STARTING CONDITION
PIG LAUNCHING

PIG RECEIVER

Trap is pressurized and full


of liquid, Vlve A, B and C
are open. Valve D and E are
closed.

Trap is empty at atmospheric


pressure. Valve B, D and E
are open. Valve A and C are
closed. Closed door is closed
and secured.

Closed

Pigsig

Open

flow

Open

D
Closed

Pigsig

Open

flow

A
B

Open

B
Open

Closed

C
Closed

Open

Prosedur Peluncuran Pig (Pig Launching)


1. Lakukan menutup valve A dan C
2. Kosongkan tabung peluncuran dengan membuka valve D terlebih dahulu,
kemudian valve E agar gas dan cairan keluar semua.
3. Jika tabung benar-benar sudah kosong (tekanan 0 psi), buka tutup tabung
atau closure dan masukkan pig sampai berada di reducer (X) atau dekat
valve A.
4. Tutup closure dan yakinkan sudah rapat, tutup valve D dan valve E
biarkan masih terbuka, buka valve C pelan-pelan sehingga udara akan
terdorong keluar melalui valve E. Jika udara sudah benar-benar keluar
tutup valve E secara perlahan-lahan diharapkan tekanan seimbang.
5. Buka valve A, pig sudah siap diluncurkan.
6. Perlahan-lahan tutup valve b setengah untuk menaikkan aliran melalui
valve C dibelakang pig, lanjutkan menutup valve B sebesar 75 % sampai
pig meluncur dari pig trap menuju pipa utama. Ini dapat diketahui dari
pig-signal.
7. Catat waktunya disaat pig meluncur
8. Jika pig sudah meluncur, buka valve B 100 %, kemudian tutup valve A dan
C.

1.

Prosedur Penerimaan Pig (Pig


Receiver
)
Tutup valve pembuangan D dan isi tabung penerimaan dengan

membuka
valve C secara perlahan-lahan sehingga udara keluar melalui valve E.

2. Tutup valve E kemudian buka valve C 1005 sehingga tekanan seimbang


antara dalam barrel dengan dalam mainline.
3. Sementara valve C masih terbuka, buka valve A dan tabung sekarang
siap untuk menerima pig.
4. Jika pig sudah tiba catat waktunya dan kemungkinan pig masih berhenti
diantara valve A dan Tee (titik X).
5. Tutup valve B sebesar 50 %, ini akan mendorong pig masuk ke dalam
tabung karena aliran akan semakin banyak melalui valve A.
6. Jika pig sudah berada di dalam trap dengan melihat tanda signal, buka
valve B penuh 100% tutup valve A dan C
7. Buka valve pembuangan D dan E sampai tekanan dalam tabung 0 psi.
8. Setelah tabung benar-benar kosong atau 0 psi (valve D dan E masih
terbuka), kemudian buka closure dan keluarkan pig.
9. Tutup closure rapat-rapat.

PEKERJAAN SETELAH PIGGING


Mengeluarkan pig dan memeriksa kondisinya, pig dianggap
normal jika mengalami keausan sebesar 0,2 cm.
Pig reciver diposisikan pada posisi semula siap pakai (stand
by).
Membersihkan areal pig reciver dari ceceran liquid untuk
memcegah oil spill.
Mencatat tekanan jalur pipa sebelum dan sesudah
dilakukan pigging untuk evaluasi sejauh mana keberhasilan
pigging.
Membuat laporan kegiatan pigging.

Hambatan-hambatan Dalam Pigging

1. Pig tidak sampai ditujuan.


Apabila hal seperti ini terjadi akan menimbulkan kerugian, yaitu hilangnya
pig atau kerugian produksi yang diakibatkan pipa tidak dapat
difungsikan.
2. Pig terhenti atau terjepit
biasanya akibat dari banyaknya pasir atau kerak di dalam pipa,
penyebab yang lainnya tentang berhentinya pig dikarenakan adanya
penurunan tekanan dalam pipa saat dilakukan pigging.
Apabila pig terjepit didalam pipa alir maka untuk mengeluarkan pig
yang terjepit/terhenti pada pipa alir, ada beberapa cara yang perlu
dilakukan antara lain ;
- menambah tekanan pompa
- menghancuran pig dengan memasukan bahan kimia
- Dilakukan pemotongan pipa di tempat pig terjepit, hal ini
dilakukan apabila berbagai cara telah dilakukan.

PEMELIHARAAN PIG

Setelah pig digunakan, maka segeralah dibersihkan


dengan air panas atau air yang sudah dicampur dengan
bahan pembersih untuk menghindari Korosi dan untuk
memudahkan pemeriksaan, jangan menggunakan uap
panas (steam) pada bagian pig yang menggunakan
bahan urethane.
Ganti cup bila sudah terlalu tipis pada salah satu bagiannya, atau
diameternya sudah mengecil.
Spring (pegas) pemeliharaannya sangat penting, sebab bila ada
pegas yang rusak akan mempercepat kerusakan cup dan brush.
Periksa jangan sampai ada mur dan baut yang longgar, gantilah
bila ada yang rusak.

KECEPATAN ALIR MINYAK


Kecepatan alir Minyak di dalam pipa saluran minyak
.......

0.0081 x Q
d

............. (US Unit)

.....................

(Metric Unit)

0.047

Dimana :
S = Kecepatan alir, mph (mps)
Q = Jumlah alir persatuan waktu, bpd (liter per menit)
d = Diameter dalam pipa, inch (mm)

KECEPATAN ALIR
Kecepatan alir Gas di dalam pipa saluran gas
1447 Q Pb
P ( Fpv) d

.................... (US
S Unit)

T= L/V
53051522
Q Pb
.....................
(Metric
Unit)
S
P ( Fpv) d

Dimana :
S
Q
d
Pb
P
Fpv

= Kecepatan alir, mph (kph)


= Jumlah alir persatuan waktu, mcfd (mcmd)
= Diameter dalam pipa, inch (mm)
= Absolute base pressure = 15 psia (1.033 bar)
= Tekanan jaringan pipa, psia (bar)
= Supercompressibility factor.