Anda di halaman 1dari 53

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Direktorat Jenderal Perbendaharaan ===================================== Aplikasi SAIBA 2015 dibangun dengan VFP 7, dan

=====================================

Aplikasi SAIBA 2015 dibangun dengan VFP 7, dan Database Vfp7.

Aplikasi tingkat UAKPA, hanya terdiri 1 Aplikasi, yaitu Aplikasi SAIBA. Aplikasi ini digunakan untuk semua satker dengan jenis kewenangan: KP/KD/DK/TP/UB

Jenis Kewenangan di tentukan pada saat Registrasi User. Aplikasi SAIBA 2015 akan disimpan dalam Folder C:\SAIBA

LANGKAH-LANGKAH PENGGUNAAN APLIKASI :

1. Install Aplikasi SAIBA 2015

2. Login Dengan User ID : admin Password : admin

3. Lengkapi Tabel Satker

4. Buat User Uperator

5. Log-off

6. Masuk dengan User Operator dengan TA : 2015

7. Lakukan proses pengambilan Saldo Awal : Menu Proses->Pengambilan Saldo Awal

8. Rekam Transaksi

9. Posting

10.

Cetak Laporan

11.

Rekonsiliasi

13.

Pengiriman ke UAPPA-W/UAPPA-E1

13.

Backup

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Direktorat Jenderal Perbendaharaan A. Install Aplikasi SAIBA 2015 1. Arahkan ke file instaler aplikasi SAIBA 

A. Install Aplikasi SAIBA 2015

Jenderal Perbendaharaan A. Install Aplikasi SAIBA 2015 1. Arahkan ke file instaler aplikasi SAIBA  klik

1. Arahkan ke file instaler aplikasi SAIBA

klik dua kali pada

Installer_SAIBA.exe atau klik kanan Installer_SAIBA.exe untuk yang menggunakan Windows 7 dan

diatasnya kemudian pilih “Run As Administrator”.

2. Sehingga muncul tampilan sbb:

“Run As Administrator”. 2. Sehingga muncul tampilan sbb: Klik tombol , sehingga muncul tampilan sbb :

Klik tombol

2. Sehingga muncul tampilan sbb: Klik tombol , sehingga muncul tampilan sbb : Petunjuk Praktis SAIBA

, sehingga muncul tampilan sbb :

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Direktorat Jenderal Perbendaharaan Gambar diatas menunjukkan proses instalasi akan membentuk folder pada C:\SAIBA\.

Gambar diatas menunjukkan proses instalasi akan membentuk folder pada C:\SAIBA\. Langkah

selanjutnya klik tombol

folder pada C:\SAIBA\. Langkah selanjutnya klik tombol , sehingga muncul tampilan sbb : Gambar diatas menunjukkan

, sehingga muncul tampilan sbb :

selanjutnya klik tombol , sehingga muncul tampilan sbb : Gambar diatas menunjukkan proses Instalasi akan membuat

Gambar diatas menunjukkan proses Instalasi akan membuat icon pada dekstop pada komputer

anda.

akan membuat icon pada dekstop pada komputer anda. Langkah selanjutnya Klik tombol , sehingga muncul tampilan

Langkah selanjutnya Klik tombol

, sehingga muncul tampilan sbb :

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Direktorat Jenderal Perbendaharaan Gambar tersebut memperlihatkan proses instalasi sedang berjalan. Tunggu beberapa saat,

Gambar tersebut memperlihatkan proses instalasi sedang berjalan. Tunggu beberapa saat, sehingga muncul tampilan sbb :

Tunggu beberapa saat, sehingga muncul tampilan sbb : Klik tombol . 3. Apabila proses instalasi berhasil,

Klik tombol

.
.

3. Apabila proses instalasi berhasil, maka dalam desktop monitor akan tampil icon sbb:

.
.

Jika sudah dilakukan proses instalasi untuk aplikasi, maka aplikasi SAIBA 2015 tingkat UAKPA siap dijalankan dan dapat digunakan.

Jika sudah pernah melakukan proses instalasi untuk aplikasi SAIBA 2015, apabila ingin memperbaharui aplikasi ini cukup dengan melakukan proses update. Baik itu update aplikasi SAIBA 2015 atau update referensi SAIBA 2015.

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Direktorat Jenderal Perbendaharaan A. Mulai menjalankan Aplikasi SAIBA 2015 Gambar adalah shortcut yang ada di desktop

A. Mulai menjalankan Aplikasi SAIBA 2015

Perbendaharaan A. Mulai menjalankan Aplikasi SAIBA 2015 Gambar adalah shortcut yang ada di desktop komputer untuk

Gambar adalah shortcut yang ada di desktop komputer untuk menjalankan aplikasi SAIBA. Klik dua kali pada gambar untuk menjalankan aplikasi.

Memulai Pengoperasian

Setelah aplikasi dijalankan, maka akan muncul tampilan awal sbb:

aplikasi dijalankan, maka akan muncul tampilan awal sbb: User yang pertama kali digunakan untuk masuk pa

User yang pertama kali digunakan untuk masuk pada aplikasi adalah “admin” dan password “admin”.

Menu administrator digunakan untuk membuat setup lokasi dan setup user.

Ketik “admin” di kotak Username

Ketik “admin” di kotak Password

Ketik “2015” di kotak Tahun Anggaran

Klik tombol

Username  Ketik “admin” di kotak Password  Ke tik “ 2015 ” di kotak Tahun

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

B. Setup Satker

Sebelum masuk ke satker yang bersangkutan, lakukan registrasi untuk satker masing-masing.

Klik Tabel Referensi >>> Satker

masing-masing. Klik Tabel Referensi >>> Satker Klik tombol , lalu isikan kode BA, Es1, wilayah, kode
masing-masing. Klik Tabel Referensi >>> Satker Klik tombol , lalu isikan kode BA, Es1, wilayah, kode

Klik tombol , lalu isikan kode BA, Es1, wilayah, kode satker dan uraian satker sesuai dengan dokumen sumber (DIPA).

Tabel satker, juga bisa di-copy-kan dari aplikasi SAK 2014, dengan fasilitas tombol

.
.

Jika setup untuk satker sudah selesai dan sesuai dengan dokumen sumber >>> klik tombol

.
.

C. Registrasi User untuk Satker yang Bersangkutan

Untuk dapat masuk ke satker yang telah didaftarkan dalam setup satker tadi, maka user harus melakukan registrasi user. Klik Utility >>> Registrasi User sehingga muncul tampilan sbb:

Registrasi User sehingga muncul tampilan sbb:  Klik tombol  Isikan data yang diminta  Klik
Registrasi User sehingga muncul tampilan sbb:  Klik tombol  Isikan data yang diminta  Klik

Klik tombol

Isikan data yang diminta

Klik tombol Simpan untuk menyimpan

Klik tombol Batal jika ingin membatalkan atau kembali ke tampilan awal

Tampilan layar untuk proses tambah adalah sbb:

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Direktorat Jenderal Perbendaharaan Tampilan Tambah User terdiri dari isian sbb:  Nama  Nama ID 

Tampilan Tambah User terdiri dari isian sbb:

Nama

Nama ID

Password

Ulangi Password

Bagian Anggaran

Eselon I

Wilayah

Satker

Jenis Kewenangan

Kantor Wilayah

: Diisi dengan nama user atau nama satker (maksimal 30 karakter).

: Diisi dengan Nama ID yang diinginkan (maksimal 15 karakter).

: Diisi dengan password

: Diisi harus sama dengan isian password

: Otomatis, apabila isian kode satker telah diisi.

: Otomatis, apabila isian kode satker telah diisi.

: Otomatis, apabila isian kode satker telah diisi.

: Diisi/pilih menggunakan tombol , sesuai dengan kode Satker.

: Dipilih Kantor Pusat, Kantor Daerah, Dekonsentrasi, Tugas Pembantuan atau Urusan Bersama.

: Diisi/pilih menggunakan tombol , sesuai dengan kode Kantor Wilayah apabila kode BA, Eselon I adalah 015.04, 015.05, 015.08,

apabila kode BA, Eselon I adalah 015.04, 015.05, 015.08,   ES 1 Pelaksana BA Pelaksana
apabila kode BA, Eselon I adalah 015.04, 015.05, 015.08,   ES 1 Pelaksana BA Pelaksana

ES 1 Pelaksana

BA Pelaksana

015.09.

Diisi dengan BA Pelaksana, apabila Bagian Anggaran adalah BA 999.

:

: Diisi dengan Eselon I Pelaksana, apabila Bagian Anggaran adalah BA

999.

Jika Register User untuk satker sudah selesai terisi>>> klik icon

.
.

Apabila proses Simpan dilakukan, maka akan muncul informasi registrasi user sbb:

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Direktorat Jenderal Perbendaharaan Informasi register user ini hanya akan muncul sekali saja, pada saat registrasi user

Informasi register user ini hanya akan muncul sekali saja, pada saat registrasi user pertama kali.

D. Set Direktori

Sub Menu Lokasi Directory digunakan untuk mengetahui dimana lokasi database tabel referensi, tabel DIPA, tabel SPM dan transaksi tersebut berada dan akan disimpan sebagai default pada aplikasi SAIBA tersebut. Klik Utility >>> Set Direktori, sehingga muncul tampilan sbb:

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Direktorat Jenderal Perbendaharaan Tampilan Lokasi Directory untuk SAIBA 2015 terdiri dari isian sbb:  Lokasi Tabel

Tampilan Lokasi Directory untuk SAIBA 2015 terdiri dari isian sbb:

Lokasi Tabel Referensi : Diisi/pilih menggunakan tombol , sesuai dengan lokasi tabel Referensi. Lokasi default adalah C:\SAIBA\REF\

lokasi tabel Referensi. Lokasi default adalah C:\SAIBA\REF\  Lokasi Tabel DIPA : Diisi/pilih menggunakan tombol ,

Lokasi Tabel DIPA : Diisi/pilih menggunakan tombol , sesuai dengan lokasi tabel DIPA. Apabila tidak terintegrasi dengan aplikasi SAS 2015 maka directory yang digunakan C:\SAIBA\TRN\.

Lokasi Tabel SPM : Diisi/pilih menggunakan tombol , sesuai dengan lokasi tabel SPM. Apabila tidak terintegrasi dengan aplikasi SAS 2015 maka directory yang digunakan C:\SAIBA\TRN\.

Lokasi Transaksi

, sesuai dengan lokasi tabel

transaksi. Apabila tidak terintegrasi dengan aplikasi SAS 2015 maka

Apabila tidak terintegrasi dengan aplikasi SAS 2015 maka : Diisi/pilih menggunakan tombol directory yang digunakan
Apabila tidak terintegrasi dengan aplikasi SAS 2015 maka : Diisi/pilih menggunakan tombol directory yang digunakan

:

Diisi/pilih menggunakan tombol

aplikasi SAS 2015 maka : Diisi/pilih menggunakan tombol directory yang digunakan C:\SAIBA\TRN\. Klik tombol S impan

directory yang digunakan C:\SAIBA\TRN\.

Klik tombol Simpan untuk menyimpan. Klik tombol Batal jika ingin membatalkan atau kembali ke tampilan awal.

Apabila aplikasi SAS terintegrasi dengan aplikasi SAIBA, maka Lokasi tabel DIPA dan Lokasi tabel SPM diisi dengan lokasi database DIPA atau SPM tersebut. Misalnya aplikasi DIPA atau SPM tersebut berada di folder C dalam satu komputer yang sama, maka pengisian lokasi tabel DIPA atau lokasi tabel SPM adalah

C:\DBSAS\DATA\SQLDB15.

Apabila langlah-langkah tersebut sudah dilakukan, klik tombol Log Off

tersebut sudah dilakukan, klik tombol Log Off sehingga muncul kembali tampilan : Petunjuk Praktis SAIBA -

sehingga muncul kembali tampilan :

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Direktorat Jenderal Perbendaharaan Untuk masuk ke aplikasi :  Di kotak Username isikan dengan Username yang

Untuk masuk ke aplikasi :

Di kotak Username isikan dengan Username yang telah didaftarkan di menu Admin.

Di kotak Password isikan dengan Password yang telah didaftarkan di menu Admin.

Ketik “2015” di kotak Tahun Anggaran.

Klik tombol

Ketik “ 2015 ” di kotak Tahun Anggaran.  Klik tombol MENU UTAMA 1. Tabel Referensi

MENU UTAMA

1. Tabel Referensi

2. Transaksi

3. Proses

4. Laporan

5. Utility

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Direktorat Jenderal Perbendaharaan Pengambilan Saldo Awal dan Summary Buku Besar 2014 ini dilakukan untuk membentuk saldo

Pengambilan Saldo Awal dan Summary Buku Besar 2014 ini dilakukan untuk membentuk saldo awal berdasarkan data-data 2014. Sesuaikan lokasi database aplikasi SAKPA 2014, misalnya di directory c maka lokasi database nya adalah C:\SAKPA14\TRN\. Atau cara ini dapat dilakukan dengan cara browsing dengan mengklik tombol . Proses ini dilakukan pada saat setup aplikasi SAIBA 2015.

. Proses ini dilakukan pada saat setup aplikasi SAIBA 2015. Klik Proses >>> Pengambilan Saldo Awal

Klik Proses >>> Pengambilan Saldo Awal, maka akan muncul tampilan sbb:

Pengambilan Saldo Awal , maka akan muncul tampilan sbb: Lokasi Buku Besar 2014 diisi atau dipilih
Pengambilan Saldo Awal , maka akan muncul tampilan sbb: Lokasi Buku Besar 2014 diisi atau dipilih

Lokasi Buku Besar 2014 diisi atau dipilih menggunakan tombol , sesuai dengan directory atau folder aplikasi sebelumnya (misal : C:\sakpa14\trn\).

Pilih satker mana saja yang akan dilakukan proses pengambilan saldo awal dan summary buku besar 2015

dengan cara memberi ceklist

.
.

Tabel Informasi memberikan informasi kompilasi jumlah dari data-data 2015 dan jumlah data sesudah dilakukan proses Summary.

Tombol

2015.

Tombol

Tombol

digunakan untuk membatalkan proses pengambilan saldo awal dan summary datasesudah dilakukan proses Summary. Tombol 2015. Tombol Tombol digunakan untuk melakukan proses pengambilan saldo awal dan

digunakan untuk melakukan proses pengambilan saldo awal dan summary data 2015. .

digunakan untuk keluar dari menu.untuk melakukan proses pengambilan saldo awal dan summary data 2015 . Petunjuk Praktis SAIBA - Tingkat

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

A. DIPA
A.
DIPA

A.1. Perekaman DIPA

Klik menu Transaksi >>> Daftar DIPA sehingga muncul tampilan sbb:

menu Transaksi >>> Daftar DIPA sehingga muncul tampilan sbb: Petunjuk Praktis SAIBA - Tingkat UAKPA 12

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

A.2. Klik

Direktorat Jenderal Perbendaharaan A.2. Klik untuk memulai perekaman. Untuk Header DIPA akan tampil secara otomatis,

untuk memulai perekaman.

Untuk Header DIPA akan tampil secara otomatis, selain itu isian :

No. Dokumen

:

Diisi dengan nomor Surat Pengantar dokumen DIPA.

Tgl. Dok.

:

Diisi dengan tanggal penandatanganan DIPA.

Tgl. Buku

:

Diisi dengan tanggal pembukuan DIPA.

Sedangkan Detil DIPA terdiri dari isian :

JNS.SATKER

:

Otomatis terisi sesuai dengan kode jenis kewenangan yang diisi pada saat setup satker pada menu Admin.

KPPN

SD-CP

: Diisi/pilih menggunakan tombol , sesuai dengan kode KPPN pada dokumen DIPA.

: Diisi/pilih menggunakan tombol , sesuai dengan kode Sumber Dana dan Cara Penarikan pada dokumen DIPA.

kode Sumber Dana dan Cara Penarikan pada dokumen DIPA.  Program : Otomatis terisi, pada saat
kode Sumber Dana dan Cara Penarikan pada dokumen DIPA.  Program : Otomatis terisi, pada saat

Program

: Otomatis terisi, pada saat mengisikan elemen Kegiatan.

Kegiatan/Output/Akun/Rupi ah Pagu

:

Diisi/pilih menggunakan tombol , sesuai dengan Kode Kegiatan, Output, Akun dan Rupiah Pagu.

Diisi/pilih menggunakan tombol , sesuai dengan Kode Kegiatan, Output, Akun dan Rupiah Pagu.

Total DIPA

: Terisi secara otomatis

Tombol Simpan digunakan untuk menyimpan detil DIPA. Tombol Batal untuk membatalkan penyimpanan.

detil DIPA. Tombol Batal untuk membatalkan penyimpanan. digunakan untuk mengganti nomor dokumen DIPA, apabila

digunakan untuk mengganti nomor dokumen DIPA, apabila mengalami salahdetil DIPA. Tombol Batal untuk membatalkan penyimpanan. digunakan mengisi nomor dokumen yang benar. digunakan

untuk mengganti nomor dokumen DIPA, apabila mengalami salah digunakan mengisi nomor dokumen yang benar. digunakan

digunakan mengisi nomor dokumen yang benar.

mengalami salah digunakan mengisi nomor dokumen yang benar. digunakan menyimpan perubahan nomor dokumen DIPA. digunakan
mengalami salah digunakan mengisi nomor dokumen yang benar. digunakan menyimpan perubahan nomor dokumen DIPA. digunakan

digunakan menyimpan perubahan nomor dokumen DIPA.

digunakan untuk proses pembatalan ubah nomor dokumen DIPA.

Tombol

penomoran.

Tombol

Tombol

Tombol

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

A.3. Pencetakan Daftar Transaksi

Jenderal Perbendaharaan A.3. Pencetakan Daftar Transaksi Klik untuk mencetak daftar yang berisi elemen-elemen data

Klik untuk mencetak daftar yang berisi elemen-elemen data DIPA yang telah direkam. Selanjutnya akan ditayangkan Daftar Transaksi yang dimaksud sehingga siap dicetak. Daftar Transaksi tersebut harus diverifikasi kembali dan dibandingkan dengan dokumen sumbernya oleh verifikator. Apabila ditemukan ketidaksamaan dengan dokumen sumber perlu dilakukan perbaikan n data dengan cara:

dokumen sumber perlu dilakukan perbaikan n data dengan cara:  Klik tombol  Klik tombol 

Klik tombol

Klik tombol

Letakan kursor pada baris data yang salah

Perbaiki data yang salah

Setelah diperbaiki, klik tombol

data yang salah  Setelah diperbaiki, klik tombol Apabila aplikasi SAS 2015 sudah berjalan untuk satker

Apabila aplikasi SAS 2015 sudah berjalan untuk satker yang bersangkutan, maka pengisian daftar DIPA dapat dilakukan melalui proses peng-copy-an data DIPA tersebut kedalam aplikasi SAIBA 2015.

Database aplikasi SAS 2015 harus dalam satu komputer yang sama dengan aplikasi SAIBA 2015. Atau tidak dalam satu komputer yang sama tetapi komputer aplikasi SAIBA 2015 sudah terkoneksi dengan database aplikasi SAS 2015.

Klik Transaksi >>> Copy DIPA dari Aplikasi SPM sehingga muncul tampilan sbb:

Copy DIPA dari Aplikasi SPM sehingga muncul tampilan sbb: Tampilan Proses Copy DIPA dari Aplikasi SPM

Tampilan Proses Copy DIPA dari Aplikasi SPM terdiri dari isian sbb:

User SPM

:

Diisi user SPM yang terdaftar pada aplikasi SAS 2015 atau diisi “admin”.

Password SPM

:

Diisi password SPM yang terdaftar pada aplikasi SAS 2015 atau diisi “admin”.

Server SPM

:

Diisi dengan lokasi server SPM.

Tombol

Tombol

digunakan untuk melakukan koneksi kedalam database aplikasi SPM 2015.SPM : Diisi dengan lokasi server SPM. Tombol Tombol digunakan untuk keluar dari menu. Petunjuk Praktis

digunakan untuk keluar dari menu.Tombol digunakan untuk melakukan koneksi kedalam database aplikasi SPM 2015. Petunjuk Praktis SAIBA - Tingkat UAKPA

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Apabila pada saat proses

Direktorat Jenderal Perbendaharaan Apabila pada saat proses copy DIPA, copy Revisi DIPA atau copy SPM keluar

copy DIPA, copy Revisi DIPA atau copy SPM keluar dialog box sbb :

copy Revisi DIPA atau copy SPM keluar dialog box sbb : Berarti mysql DBSAS aplikasi SAS

Berarti mysql DBSAS aplikasi SAS belum berjalan atau user dan password SPM yang diisikan salah. Pastikan database aplikasi SAS 2015 sudah berjalan (dapat melakukan proses login ke aplikasi SPM) dan user serta password SPM sudah benar.

Pada c:\DBSAS, klik dua kali mysql-connector-odbc-5.1.8-win32.msi atau klik kanan untuk yang menggunakan Windows 7 dan diatasnya kemudian pilih “Run As Administrator”.

Kemudian klik dua kali mysql-install.bat atau klik kanan untuk yang menggunakan Windows 7 dan diatasnya kemudian pilih “Run As Administrator”.

7 dan diatasnya kemudian pilih “Run As Administrator”. Tetapi apabila pada saat proses muncul dialog box

Tetapi apabila pada saat proses muncul dialog box sbb :

Tetapi apabila pada saat proses muncul dialog box sbb : Dan muncul : copy DIPA, copy

Dan muncul :

copy DIPA, copy Revisi DIPA atau copy SPM berhasil, makaTetapi apabila pada saat proses muncul dialog box sbb : Dan muncul : Petunjuk Praktis SAIBA

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Direktorat Jenderal Perbendaharaan Nomor Dokumen : Isikan Nomor Dokumen dengan menggunakan tombol Tanggal

Nomor Dokumen

:

Isikan Nomor Dokumen dengan menggunakan tombol

Tanggal Dokumen

:

Tanggal dokumen akan muncul secara otomatis.

Tanggal Buku

:

Isikan tanggal buku.

Tampilannya sebagai berikut:

.
.
: Isikan tanggal buku. Tampilannya sebagai berikut: . Klik tombol copy DIPA, sampai muncul tampilan sbb

Klik tombol

tanggal buku. Tampilannya sebagai berikut: . Klik tombol copy DIPA, sampai muncul tampilan sbb : .

copy DIPA, sampai muncul tampilan sbb :

.
.

Dan transaksi Daftar DIPA sudah terisi,dengan tampilan sbb :

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Direktorat Jenderal Perbendaharaan Petunjuk Praktis SAIBA - Tingkat UAKPA 17

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

B. Revisi DIPA

Untuk Revisi DIPA disediakan menu tersendiri tanpa harus mengubah DIPA awal dan dapat dilakukan melalui proses peng-copy-an data Revisi DIPA tersebut dari Aplikasi SPM 2015.

Klik menu Transaksi >>> Daftar Revisi DIPA atau

Tampilan Daftar Revisi DIPA adalah sbb:

Revisi DIPA atau Tampilan Daftar Revisi DIPA adalah sbb: Dalam Daftar DIPA Revisi ini dapat dilakukan

Dalam Daftar DIPA Revisi ini dapat dilakukan proses Tambah, Ubah, Hapus dan Cetak.

Untuk melakukan revisi DIPA Awal atau DIPA Revisi Sebelumnya klik tombol

Untuk Header DIPA terdiri dari isian :

.
.

No. Revisi

:

Diisi dengan nomor Revisi DIPA.

Tgl. Revisi

:

Diisi dengan tanggal Revisi DIPA.

Apabila No. Revisi dan Tgl Revisi sudah diisi, maka semua record DIPA yang sudah direkam pada DIPA Awal atau DIPA Revisi Sebelumnya akan muncul semua. Tampilan sbb:

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Direktorat Jenderal Perbendaharaan Revisi Terakhir dan Revisi Ke akan terisi secara otomatis. Revisi Terakhir menunujukan

Revisi Terakhir dan Revisi Ke akan terisi secara otomatis. Revisi Terakhir menunujukan angka terakhir revisi. Apabila baru pertama kali Tambah Revisi DIPA, maka „Revisi Terakhir‟ akan terisi „0‟ dan „Revisi Ke‟ akan terisi „1‟. Misalnya DIPA tersebut sudah mengalami 4 kali revisi, maka Revisi Terakhir akan terisi „4‟ dan seterusnya.

Kemudian Klik tombol

.
.

Apabila yang akan direvisi adalah nilai rupiah dari suatu akun pada DIPA Awal atau Revisi DIPA Sebelumnya, maka:

1. Klik pada baris DIPA yang akan direvisi nilai rupiahnya, sehingga muncul tanda

2. Klik tombol

3. Isikan nilai rupiah revisi (menjadinya) pada kolom

tanda 2. Klik tombol 3. Isikan nilai rupiah revisi (menjadinya) pada kolom . Petunjuk Praktis SAIBA
tanda 2. Klik tombol 3. Isikan nilai rupiah revisi (menjadinya) pada kolom . Petunjuk Praktis SAIBA
.
.

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Direktorat Jenderal Perbendaharaan 4. Klik tombol Apabila revisinya adalah menambah akun yang belum pernah ada pada

4. Klik tombol

Direktorat Jenderal Perbendaharaan 4. Klik tombol Apabila revisinya adalah menambah akun yang belum pernah ada pada

Apabila revisinya adalah menambah akun yang belum pernah ada pada DIPA Awal atau Revisi DIPA Sebelumnya, maka:

1. Klik tombol

2. Isikan kode KPPN, SD-CP, Kegitaan, Output,

dan nilai rupiah (menjadinya) pada kolom

kode KPPN, SD-CP, Kegitaan, Output, dan nilai rupiah (menjadinya) pada kolom . Petunjuk Praktis SAIBA -
kode KPPN, SD-CP, Kegitaan, Output, dan nilai rupiah (menjadinya) pada kolom . Petunjuk Praktis SAIBA -
.
.

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Direktorat Jenderal Perbendaharaan 3. Klik tombol Apabila revisinya adalah merubah nilai akun yang pernah ada pada

3. Klik tombol

Direktorat Jenderal Perbendaharaan 3. Klik tombol Apabila revisinya adalah merubah nilai akun yang pernah ada pada

Apabila revisinya adalah merubah nilai akun yang pernah ada pada DIPA Awal atau Revisi DIPA Sebelumnya menjadi 0 (nol), maka:

1. Akun yang ada pada DIPA Awal atau Revisi DIPA Sebelumnya dibuat menjadi 0 (nol).

a. Klik pada baris DIPA yang akan direvisi nilai rupiahnya menjadi 0 (nol), sehingga muncul tanda

b. Klik tombol

c. Isikan 0 (nol) pada kolom

0 (nol), sehingga muncul tanda b. Klik tombol c. Isikan 0 (nol) pada kolom . Petunjuk
.
.
0 (nol), sehingga muncul tanda b. Klik tombol c. Isikan 0 (nol) pada kolom . Petunjuk

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Direktorat Jenderal Perbendaharaan d. Klik tombol 2. Atau akun yang dimaksud, yang ada pada DIPA Awal

d. Klik tombol

Direktorat Jenderal Perbendaharaan d. Klik tombol 2. Atau akun yang dimaksud, yang ada pada DIPA Awal

2. Atau akun yang dimaksud, yang ada pada DIPA Awal atau Revisi DIPA Sebelumnya dihapus.

a. Klik pada baris DIPA yang akan direvisi nilai rupiahnya menjadi 0 (nol), sehingga muncul tanda

b. Klik tombol

direvisi nilai rupiahnya menjadi 0 (nol), sehingga muncul tanda b. Klik tombol Petunjuk Praktis SAIBA -
direvisi nilai rupiahnya menjadi 0 (nol), sehingga muncul tanda b. Klik tombol Petunjuk Praktis SAIBA -

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Apabila akan melakukan revisi mutasi akun yang ada pada DIPA Awal atau Revisi DIPA Sebelumnya (misal akun 06.3165.001.521311 berubah menjadi akun 06.3165.001.521111 maka:

1. Akun yang dimaksud, yang ada pada DIPA Awal atau Revisi DIPA Sebelumnya dihapus.

a. Klik pada baris DIPA yang akan direvisi nilai rupiahnya menjadi 0 (nol), sehingga muncul tanda

b. Klik tombol

menjadi 0 (nol), sehingga muncul tanda b. Klik tombol 2. Akun yang ada pada DIPA Awal
menjadi 0 (nol), sehingga muncul tanda b. Klik tombol 2. Akun yang ada pada DIPA Awal

2. Akun yang ada pada DIPA Awal atau Revisi DIPA Sebelumnya dibuat menjadi 0 (nol)

a. Klik pada baris DIPA yang akan direvisi nilai rupiahnya, sehingga muncul tanda

b. Klik tombol

c. Isikan 0 (nol) pada kolom

muncul tanda b. Klik tombol c. Isikan 0 (nol) pada kolom . d. Klik tombol Sehingga
.
.
muncul tanda b. Klik tombol c. Isikan 0 (nol) pada kolom . d. Klik tombol Sehingga
muncul tanda b. Klik tombol c. Isikan 0 (nol) pada kolom . d. Klik tombol Sehingga

d. Klik tombol

b. Klik tombol c. Isikan 0 (nol) pada kolom . d. Klik tombol Sehingga tampilannya adalah

Sehingga tampilannya adalah sbb:

c. Isikan 0 (nol) pada kolom . d. Klik tombol Sehingga tampilannya adalah sbb: Petunjuk Praktis

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

3. Munculkan akun yang baru dengan nilai yang sama dengan nilai pada akun yang menjadi 0 (nol)

nilai yang sama dengan nilai pada akun yang menjadi 0 (nol) a. Klik tombol b. Isikan

a. Klik tombol

b. Isikan kode KPPN, SD-CP, Kegitaan, Output,

.
.
Klik tombol b. Isikan kode KPPN, SD-CP, Kegitaan, Output, . dan nilai rupiah (menjadinya) pada kolom

dan nilai rupiah (menjadinya) pada kolom

Kegitaan, Output, . dan nilai rupiah (menjadinya) pada kolom c. Klik tombol Apabila sudah selesai melakukan

c. Klik tombol

. dan nilai rupiah (menjadinya) pada kolom c. Klik tombol Apabila sudah selesai melakukan perekaman satu

Apabila sudah selesai melakukan perekaman satu nomor revisi DIPA klik tombol

.
.
melakukan perekaman satu nomor revisi DIPA klik tombol . Untuk dapat menambah revisi DIPA pastikan posisi

Untuk dapat menambah revisi DIPA pastikan posisi

untuk pindah posisi gunakan tombol

sama dengan posisi

.
.
untuk pindah posisi gunakan tombol sama dengan posisi . . Dan Apabila ada kesalahan perekaman maka

. Dan

Apabila

ada

kesalahan

perekaman

sama dengan posisi . . Dan Apabila ada kesalahan perekaman maka untuk mencapai revisi sesudahnya. revisi

maka untuk mencapai revisi sesudahnya.

revisi

DIPA,

tetapi

posisi

untuk mencapai revisi sesudahnya. revisi DIPA, tetapi posisi tersebut harus dilakukan proses tidak sama dengan untuk
untuk mencapai revisi sesudahnya. revisi DIPA, tetapi posisi tersebut harus dilakukan proses tidak sama dengan untuk

tersebut harus dilakukan proses

tidak

sama

dengan

posisi tersebut harus dilakukan proses tidak sama dengan untuk revisi- Misalnya ada kesalahan perekaman untuk harus

untuk revisi-

Misalnya

ada

kesalahan

perekaman

untuk

dengan untuk revisi- Misalnya ada kesalahan perekaman untuk harus dilakukan proses pada data tersebut. , sedangkan

harus dilakukan prosesdengan untuk revisi- Misalnya ada kesalahan perekaman untuk pada data tersebut. , sedangkan maka terlebih dahulu.

ada kesalahan perekaman untuk harus dilakukan proses pada data tersebut. , sedangkan maka terlebih dahulu.

pada data

kesalahan perekaman untuk harus dilakukan proses pada data tersebut. , sedangkan maka terlebih dahulu. Setelah itu

tersebut.

,
,

sedangkan

untuk harus dilakukan proses pada data tersebut. , sedangkan maka terlebih dahulu. Setelah itu baru dapat

maka

terlebih dahulu. Setelah itu baru dapat melakukan proses

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Klik Transaksi >>> Copy Revisi DIPA dari Aplikasi SPM sehingga muncul tampilan sbb:

Revisi DIPA dari Aplikasi SPM sehingga muncul tampilan sbb: Tampilan Proses Copy Revisi DIPA dari Aplikasi

Tampilan Proses Copy Revisi DIPA dari Aplikasi SAS terdiri dari isian sbb:

User SPM

:

Diisi user SPM yang terdaftar pada aplikasi SAS 2015 atau diisi “admin”.

Password SPM

:

Diisi password SPM yang terdaftar pada aplikasi SAS 2015 atau diisi “admin”.

Server SPM

:

Diisi dengan lokasi server SPM.

Tombol

Tombol

digunakan untuk melakukan koneksi kedalam database aplikasi SPM 2015.SPM : Diisi dengan lokasi server SPM. Tombol Tombol digunakan untuk keluar dari menu. Apabila pada

untuk melakukan koneksi kedalam database aplikasi SPM 2015. digunakan untuk keluar dari menu. Apabila pada saat

digunakan untuk keluar dari menu.

Apabila pada saat proses

copy DIPA, copy Revisi DIPA atau copy SPM keluar dialog box sbb : dialog box sbb :

copy Revisi DIPA atau copy SPM keluar dialog box sbb : Berarti mysql DBSAS aplikasi SAS

Berarti mysql DBSAS aplikasi SAS belum berjalan atau user dan password SPM yang diisikan salah. Pastikan database aplikasi SAS 2015 sudah berjalan (dapat melakukan proses login ke aplikasi SPM) dan user serta password SPM sudah benar.

Pada c:\DBSAS, klik dua kali mysql-connector-odbc-5.1.8-win32.msi atau klik kanan untuk yang menggunakan Windows 7 dan diatasnya kemudian pilih “Run As Administrator”.

Kemudian klik dua kali mysql-install.bat atau klik kanan untuk yang menggunakan Windows 7 dan diatasnya kemudian pilih “Run As Administrator”.

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Direktorat Jenderal Perbendaharaan Tetapi apabila pada saat proses muncul dialog box sbb : Dan muncul :

Tetapi apabila pada saat proses muncul dialog box sbb :

Tetapi apabila pada saat proses muncul dialog box sbb : Dan muncul : copy DIPA, copy

Dan muncul :

pada saat proses muncul dialog box sbb : Dan muncul : copy DIPA, copy Revisi DIPA

copy DIPA, copy Revisi DIPA atau copy SPM berhasil, maka

: copy DIPA, copy Revisi DIPA atau copy SPM berhasil, maka Tampilan Proses Copy Revisi DIPA

Tampilan Proses Copy Revisi DIPA dari Aplikasi SPM terdiri dari isian sbb:

Revisi Ke

:

Isikan atau pilih menggunakan tombol

Revisi Ke : Isikan atau pilih menggunakan tombol , untuk memilih Revisi ke,

, untuk memilih Revisi ke,

Tanggal Dokumen

:

Pengisian atau pemilihan Revisi Ke harus berurutan. Diisi tanggal dokumen revisi DIPA.

Tanggal Buku

:

Diisi tanggal pembukuan revisi DIPA.

Klik tombol

: Diisi tanggal pembukuan revisi DIPA. Klik tombol untuk copy Revisi DIPA dari aplikasi SAS 2015.

untuk copy Revisi DIPA dari aplikasi SAS 2015.

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Proses cetak Daftar Revisi DIPA dilakukan dengan cara mengklik tombol cetak Daftar Revisi DIPA ke-1 adalah sbb:

mengklik tombol cetak Daftar Revisi DIPA ke-1 adalah sbb: (Cetak). Tampilan layar untuk Tampilan layar untuk

(Cetak). Tampilan layar untuk

Revisi DIPA ke-1 adalah sbb: (Cetak). Tampilan layar untuk Tampilan layar untuk cetak Daftar Revisi DIPA

Tampilan layar untuk cetak Daftar Revisi DIPA ke-2 adalah sbb:

layar untuk Tampilan layar untuk cetak Daftar Revisi DIPA ke-2 adalah sbb: Petunjuk Praktis SAIBA -

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

C. Estimasi Pendapatan

Kalau DIPA merupakan Pagu dari Belanja, Estimasi Pendapatan merupakan pagu dari Pendapatan.

C.1. Klik menu Transaksi >>> Estimasi Pendapatan

Tampilan Estimasi Pendapatan adalah sbb:

Estimasi Pendapatan Tampilan Estimasi Pendapatan adalah sbb: C.2. Klik untuk memulai perekaman.  Satuan Kerja :

C.2. Klik

Tampilan Estimasi Pendapatan adalah sbb: C.2. Klik untuk memulai perekaman.  Satuan Kerja : Otomatis

untuk memulai perekaman.

Satuan Kerja

:

Otomatis sesuai set up

No.Dok.

:

Diisi dengan nomor dokumen DIPA.

Tgl. Dok

:

Diisi dengan tanggal dokumen DIPA.

Tgl Buku

:

Diisi dengan tanggal buku.

JNS.SATKER

:

Otomatis terisi sesuai dengan jenis kewenangan, sesuai setup lokasi.

Program

:

Otomatis terisi pada saat pengisian elemen Kegiatan.

Kegiatan

:

Diisi/pilih menggunakan tombol

, sesuai dengan Kegiatan. Kegiatan : Diisi/pilih menggunakan tombol

Output

:

Diisi/pilih menggunakan tombol

, sesuai dengan Output. Output : Diisi/pilih menggunakan tombol

Akun

:

Diisi/pilih menggunakan tombol

, sesuai dengan Kode Akun. Akun : Diisi/pilih menggunakan tombol

KPPN

:

Diisi dengan kode KPPN.

Rupiah

:

Diisi dengan rupiah Estimasi Pendapatan.

C.3. Pencetakan Daftar Transaksi

rupiah Estimasi Pendapatan. C.3. Pencetakan Daftar Transaksi Klik untuk mencetak daftar yang berisi elemen-elemen data

Klik untuk mencetak daftar yang berisi elemen-elemen data Estimasi Pendapatan yang telah direkam. Selanjutnya akan ditayangkan Daftar Transaksi yang dimaksud sehingga siap dicetak. Daftar Transaksi tersebut akan diverifikasi kembali dibandingkan dengan dokumen sumbernya. Apabila ditemukan ketidakcocokkan dengan dokumen sumber maka perlu dilakukan perbaikan dengan cara:

dokumen sumber maka perlu dilakukan perbaikan dengan cara:  Klik  Letakan kursor pada baris data

Klik

Letakan kursor pada baris data yang salah

Setelah dibetulkan, klik

.
.

Direktorat Jenderal Perbendaharaan



A. SPM/SP2D Umum

A.1. Klik menu Transaksi >>> Daftar SPM dan SP2D

Daftar SPM digunakan untuk menampilkan daftar SPM yang ada untuk Satker yang bersangkutan.Tampilan Daftar SPM adalah sbb:

Satker yang bersangkutan.Tampilan Daftar SPM adalah sbb: Tampilan Daftar SPM terbagi 3 (tiga) tampilan yaitu :

Tampilan Daftar SPM terbagi 3 (tiga) tampilan yaitu :

Tampilan SPM Header

Tampilan SPM Detail

Tampilan SPM Potongan

Untuk melihat tampilan SPM Detail dan SPM Potongan untuk masing-masing SPM Header dilakukan dengan cara:

untuk masing-masing SPM Header dilakukan dengan cara:  Klik  Letakkan kursor pada baris No. SPM
untuk masing-masing SPM Header dilakukan dengan cara:  Klik  Letakkan kursor pada baris No. SPM

Klik

Letakkan kursor pada baris No. SPM yang dimaksud

Klik

Letakkan kursor pada baris No. SPM yang dimaksud  Klik atau Tampilan layar untuk SPM Detail

atau

Tampilan layar untuk SPM Detail adalah sbb:

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Direktorat Jenderal Perbendaharaan Sedangkan untuk tampilan SPM Potongan adalah sbb: A.2. Klik tombol untuk memulai

Sedangkan untuk tampilan SPM Potongan adalah sbb:

Sedangkan untuk tampilan SPM Potongan adalah sbb: A.2. Klik tombol untuk memulai perekaman. Tampilan layar

A.2. Klik tombol

untuk tampilan SPM Potongan adalah sbb: A.2. Klik tombol untuk memulai perekaman. Tampilan layar untuk tambah

untuk memulai perekaman.

Tampilan layar untuk tambah SPM adalah sbb:

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Direktorat Jenderal Perbendaharaan Tampilan Tambah Daftar SPM terdiri dari isian sbb:  Satker : Otomatis, sesuai

Tampilan Tambah Daftar SPM terdiri dari isian sbb:

Satker

:

Otomatis, sesuai setup lokasi.

Tgl. SPM

:

Diisi dengan tanggal SPM.

No. SPM

:

Diisi dengan nomor SPM.

Tgl. SP2D

:

Diisi dengan tanggal SP2D.

No. SP2D

:

Diisi dengan nomor SP2D.

Jumlah Bayar

:

Diisi dengan jumlah bersih rupiah SPM/SP2D.

KPPN

:

Diisi dengan kode KPPN

Cara Bayar

:

Diisi/pilih menggunakan tombol

, sesuai dengan kode cara bayar. Cara Bayar : Diisi/pilih menggunakan tombol

Dokumen

:

Diisi/pilih menggunakan tombol

, sesuai dengan kode dokumen. Dokumen : Diisi/pilih menggunakan tombol

No. Dokumen

:

Otomatis, sesuai jenis dokumen atau diisi dengan nomor dokumen.

Tanggal Dokumen

:

Otomatis, sesuai jenis dokumen atau diisi dengan tanggal dokumen.

Fungsi/SubFungsi/ BA-Unit Es I/ Program

:

Otomatis terisi, apabila mengisikan kode Kegiatan

Kegiatan

:

Diisi/pilih menggunakan tombol

, sesuai dengan kode kegiatan. Kegiatan : Diisi/pilih menggunakan tombol

Output

:

Diisi/pilih menggunakan tombol

, sesuai dengan kode output. Output : Diisi/pilih menggunakan tombol

Lokasi

:

Otomatis, sesuai setup wilayah lokasi.

Jenis Belanja

:

Diisi dengan kode Jenis Belanja.

Jenis Pembayaran

:

Diisi/pilih menggunakan tombol

, sesuai dengan kode jenis pembayaran. Jenis Pembayaran : Diisi/pilih menggunakan tombol

Sifat Pembayaran

:

Diisi/pilih menggunakan tombol

, sesuai dengan kode sifat pembayaran. Sifat Pembayaran : Diisi/pilih menggunakan tombol

S.D.

:

Diisi/pilih menggunakan tombol

, sesuai dengan kode sumber dana. S.D. : Diisi/pilih menggunakan tombol

C.P.

:

Diisi/pilih menggunakan tombol

, sesuai dengan kode cara penarikan. C.P. : Diisi/pilih menggunakan tombol

Akun

:

Diisi/pilih menggunakan tombol

, sesuai dengan kode Akun. Akun : Diisi/pilih menggunakan tombol

Rupiah Pengeluaran

:

Diisi dengan rupiah Pengeluaran.

Dept

:

Otomatis, sesuai dengan kode akun Potongan yang diisi.

Unit

:

Otomatis, sesuai dengan kode akun Potongan yang diisi.

Akun

:

Diisi dengan kode akun Potongan.

Rupiah Potongan

:

Diisi dengan jumlah rupiah Potongan.

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

A.3. Pencetakan Daftar Transaksi

Jenderal Perbendaharaan A.3. Pencetakan Daftar Transaksi Klik untuk mencetak daftar yang berisi elemen-elemen data

Klik untuk mencetak daftar yang berisi elemen-elemen data SPM yang telah direkam. Selanjutnya akan ditayangkan Daftar Transaksi yang dimaksud sehingga siap dicetak. Daftar Transaksi tersebut akan diverifikasi kembali dibandingkan dengan dokumen sumbernya. Apabila ditemukan ketidakcocokkan dengan dokumen sumber maka perlu dilakukan perbaikan dengan cara:

dokumen sumber maka perlu dilakukan perbaikan dengan cara:  Klik tombol  Letakan kursor pada baris

Klik tombol

Letakan kursor pada baris data yang salah.

.
.

Setelah dibetulkan, klik

Apabila terdapat kesalahan nomor SPM atau nomor SP2D, maka nomor SPM/SP2D tersebut dapat diubah

melalui tombol

ataumaka nomor SPM/SP2D tersebut dapat diubah melalui tombol . Apabila aplikasi SAS 2015 sudah berjalan untuk

.
.

Apabila aplikasi SAS 2015 sudah berjalan untuk satker yang bersangkutan, maka pengisian daftar SPM dan SP2D dapat dilakukan melalui proses peng-copy-an data SPM dan SP2D tersebut kedalam aplikasi SAIBA 2015.

Database aplikasi SAS 2015 harus dalam satu komputer yang sama dengan aplikasi SAIBA 2015. Atau tidak dalam satu komputer yang sama tetapi komputer aplikasi SAIBA 2015 sudah terkoneksi dengan database aplikasi SAS 2015.

Untuk copy SPM/SP2D dari aplikasi SAS 2015, SPM yang sudah mendapatkan nomor SP2D harus dilakukan proses Catat SP2D dan Load Master pada aplikasi SAS 2015 modul SPM.

Catat SP2D dan Load Master pada aplikasi SAS 2015 modul SPM. Klik Transaksi >>> Copy SPM/SP2D

Klik Transaksi >>> Copy SPM/SP2D dari Aplikasi SPM sehingga muncul tampilan sbb:

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Direktorat Jenderal Perbendaharaan Tampilan Proses Copy Revisi DIPA dari Aplikasi SAS terdiri dari isian sbb: User

Tampilan Proses Copy Revisi DIPA dari Aplikasi SAS terdiri dari isian sbb:

User SPM

:

Diisi user SPM yang terdaftar pada aplikasi SAS 2015 atau diisi “admin”.

Password SPM

:

Diisi password SPM yang terdaftar pada aplikasi SAS 2015 atau diisi “admin”.

Server SPM

:

Diisi dengan lokasi server SPM.

Tombol

Tombol

digunakan untuk melakukan koneksi kedalam database aplikasi SPM 2015.SPM : Diisi dengan lokasi server SPM. Tombol Tombol digunakan untuk keluar dari menu. Apabila pada

digunakan untuk keluar dari menu.untuk melakukan koneksi kedalam database aplikasi SPM 2015. Apabila pada saat proses copy DIPA, copy Revisi

Apabila pada saat proses

copy DIPA, copy Revisi DIPA atau copy SPM keluar dialog box sbb : dialog box sbb :

copy Revisi DIPA atau copy SPM keluar dialog box sbb : Berarti mysql DBSAS aplikasi SAS

Berarti mysql DBSAS aplikasi SAS belum berjalan atau user dan password SPM yang diisikan salah. Pastikan database aplikasi SAS 2015 sudah berjalan (dapat melakukan proses login ke aplikasi SPM) dan user serta password SPM sudah benar.

Pada c:\DBSAS, klik dua kali mysql-connector-odbc-5.1.8-win32.msi atau klik kanan untuk yang menggunakan Windows 7 dan diatasnya kemudian pilih “Run As Administrator”.

Kemudian klik dua kali mysql-install.bat atau klik kanan untuk yang menggunakan Windows 7 dan diatasnya kemudian pilih “Run As Administrator”.

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Direktorat Jenderal Perbendaharaan Tetapi apabila pada saat proses muncul dialog box sbb : Dan muncul :

Tetapi apabila pada saat proses muncul dialog box sbb :

Tetapi apabila pada saat proses muncul dialog box sbb : Dan muncul : copy DIPA, copy

Dan muncul :

pada saat proses muncul dialog box sbb : Dan muncul : copy DIPA, copy Revisi DIPA

copy DIPA, copy Revisi DIPA atau copy SPM berhasil, maka

: copy DIPA, copy Revisi DIPA atau copy SPM berhasil, maka Tampilan Proses Copy Data SPM

Tampilan Proses Copy Data SPM dan SP2D terdiri dari isian sbb:

Tgl SP2D

: Diisi dengan tanggal SP2D (dari tanggal dan sampai tanggal SP2D yang hendak

dicopykan ke aplikasi SAIBA). : Otomatis.

Hasil Copy data SPM

digunakan untuk melakukan proses copy data SPM/SP2D dari aplikasi SAS 2015.ke aplikasi SAIBA). : Otomatis. Hasil Copy data SPM digunakan untuk keluar dari menu. Tombol Tombol

melakukan proses copy data SPM/SP2D dari aplikasi SAS 2015. digunakan untuk keluar dari menu. Tombol Tombol

digunakan untuk keluar dari menu.

Tombol

Tombol

Petunjuk Praktis SAIBA - Tingkat UAKPA

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Direktorat Jenderal Perbendaharaan Menu Surat Setoran Bukan Pajak digunakan untuk merekam pendapatan dari dokumen SSBP. A.

Menu Surat Setoran Bukan Pajak digunakan untuk merekam pendapatan dari dokumen SSBP.

A. Klik menu Transaksi >>> Pendapatan

SSBP. A. Klik menu Transaksi >>> Pendapatan B. Klik untuk memulai perekaman. Tampilan layar untuk tambah

B. Klik

A. Klik menu Transaksi >>> Pendapatan B. Klik untuk memulai perekaman. Tampilan layar untuk tambah SSBP

untuk memulai perekaman.

Tampilan layar untuk tambah SSBP adalah sbb:

perekaman. Tampilan layar untuk tambah SSBP adalah sbb: Tampilan Tambah SSBP terdiri dari isian sbb: 

Tampilan Tambah SSBP terdiri dari isian sbb:

Tanggal Dokumen

:

Diisi dengan tanggal SSBP.

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Nomor NTB

: Diisi dengan Nomor Transaksi Bank yang dikeluarkan oleh bank atau kantor pos. Diperoleh dari bank pada saat setor.

Kode KPPN

: Diisi sesuai kode KPPN di SSPB.

Nomor NTPN

:

Diisi dengan Nomor Transaksi Penerimaan Negara yang dikeluarkan oleh Ditjen Perbendaharaan. Diperoleh dari bank pada saat setor.

Departemen/Lembaga

:

Otomatis sesuai setup.

Unit Organisasi

: Otomatis sesuai setup.

Satuan

: Otomatis sesuai setup.

Wilayah

: Otomatis sesuai setup.

Akun

: Diisi/pilih menggunakan tombol , sesuai dengan akun penerimaan.

: Diisi/pilih menggunakan tombol , sesuai dengan akun penerimaan.

F/SF/Program

: Otomatis terisi, apabila mengisikan kode Kegiatan.

Kegiatan

:

Diisi/pilih menggunakan tombol

, sesuai dengan kode kegiatan. Kegiatan : Diisi/pilih menggunakan tombol

Output

: Diisi/pilih menggunakan tombol

, sesuai dengan kode Output. Output : Diisi/pilih menggunakan tombol

Jenis Satker

: Otomatis sesuai setup lokasi.

Jumlah Setoran

: Diisi sesuai jumlah rupiah setoran SSBP.

Tanggal Buku

: Otomatis sama dengan tanggal dokumen. Dapat diganti sesuai tanggal pelaporan.

C.

Pencetakan Daftar Transaksi

tanggal pelaporan. C. Pencetakan Daftar Transaksi Klik untuk mencetak daftar yang berisi elemen-elemen data

Klik untuk mencetak daftar yang berisi elemen-elemen data SSBP yang telah direkam untuk periode tertentu. Selanjutnya akan ditayangkan Daftar Transaksi yang dimaksud sehingga siap dicetak. Daftar Transaksi tersebut akan diverifikasi kembali dibandingkan dengan dokumen sumbernya. Apabila ditemukan ketidakcocokkan dengan dokumen sumber maka perlu dilakukan perbaikan dengan cara:

.
.

Klik tombol

Letakan kursor pada baris data yang salah.

.
.

Setelah dibetulkan, klik

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Direktorat Jenderal Perbendaharaan Formulir ini digunakan untuk merekam setoran pengembalian belanja. A. Klik menu

Formulir ini digunakan untuk merekam setoran pengembalian belanja.

A. Klik menu Transaksi >>> Pengembalian Belanja

Klik menu Transaksi >>> Pengembalian Belanja B. Klik untuk memulai perekaman. Tampilan layar untuk tambah

B. Klik

Transaksi >>> Pengembalian Belanja B. Klik untuk memulai perekaman. Tampilan layar untuk tambah

untuk memulai perekaman.

Tampilan layar untuk tambah Pengembalian Belanja adalah sbb:

Tampilan layar untuk tambah Pengembalian Belanja adalah sbb: Tampilan Tambah SSPB terdiri dari isian sbb: Petunjuk

Tampilan Tambah SSPB terdiri dari isian sbb:

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Tanggal Dokumen

:

Diisi dengan tanggal SSPB.

Nomor NTB

:

Diisi dengan Nomor Transaksi Bank yang dikeluarkan oleh bank atau kantor pos. Diperoleh dari bank pada saat setor.

Kode KPPN

:

Diisi sesuai kode KPPN di SSPB.

Nomor NTPN

:

Diisi dengan Nomor Transaksi Penerimaan Negara yang dikeluarkan oleh Ditjen Perbendaharaan. Diperoleh dari bank pada saat setor.

Tanggal Buku

:

Otomatis sama dengan tanggal dokumen. Dapat diganti sesuai tanggal pembukuan/pelaporan.

Departemen/Lembaga

:

Otomatis sesuai setup.

Unit Organisasi

:

Otomatis sesuai setup.

Satuan Kerja/Proyek

:

Otomatis sesuai setup.

Wilayah

:

Otomatis sesuai setup.

Akun

:

Diisi/pilih menggunakan tombol pengembalian belanja.

,
,

sesuai

dengan

akun

Program

:

Otomatis terisi, apabila mengisikan kode Kegiatan.

 

Kegiatan

:

Diisi/pilih menggunakan tombol

, sesuai dengan kode kegiatan. Kegiatan : Diisi/pilih menggunakan tombol  

 

Output

:

Diisi/pilih menggunakan tombol

, sesuai dengan kode Output. Output : Diisi/pilih menggunakan tombol

Jenis Satker

:

Otomatis sesuai setup.

Jumlah Setoran

:

Diisi sesuai jumlah rupiah setoran pengembalian belanja.

 

SD/CP

rupiah setoran pengembalian belanja.    SD/CP : Diisi/pilih menggunakan tombol , sesuai dengan kode sumber

: Diisi/pilih menggunakan tombol , sesuai dengan kode sumber dana dan cara penarikan.

Tombol

Tombol digunakan untuk menyimpan data detail pengembalian belanja.

digunakan untuk menyimpan data detail pengembalian belanja.

Tombol

Tombol digunakan membatalkan proses simpan pengembalian belanja.
Tombol digunakan membatalkan proses simpan pengembalian belanja.

digunakan membatalkan proses simpan pengembalian belanja.

Tombol

digunakan untuk menyimpan transaksi pengembalian belanja.

C. Pencetakan Daftar Transaksi

pengembalian belanja. C. Pencetakan Daftar Transaksi Klik tombol untuk mencetak daftar yang berisi elemen-elemen

Klik tombol untuk mencetak daftar yang berisi elemen-elemen data SSPB yang telah direkam untuk periode tertentu. Selanjutnya akan ditayangkan Daftar Transaksi yang dimaksud sehingga siap dicetak. Daftar Transaksi tersebut akan diverifikasi kembali dibandingkan dengan dokumen sumbernya. Apabila ditemukan ketidakcocokkan dengan dokumen sumber maka perlu dilakukan perbaikan dengan cara:

.
.

Klik tombol

Letakan kursor pada baris data yang salah.

Setelah dibetulkan, klik

.
.

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Direktorat Jenderal Perbendaharaan A. Klik menu Transaksi >>> Jurnal Reklasifikasi Neraca Jurnal

A. Klik menu Transaksi >>> Jurnal Reklasifikasi Neraca

Jurnal Reklasifikasi Neraca adalah sarana untuk memasukkan rincian dari suatu transaksi aset kedalam sistem akuntansi dari masing-masing perkiraan, perkiraan debet maupun perkiraan kredit. Jurnal Reklasifikasi Neraca akan berpengaruh pada Laporan Neraca. Tampilan Jurnal Reklasifikasi Neraca adalah sbb:

Neraca. Tampilan Jurnal Reklasifikasi Neraca adalah sbb: B. Klik untuk memulai perekaman. Tampilan layar untuk tambah

B. Klik

Tampilan Jurnal Reklasifikasi Neraca adalah sbb: B. Klik untuk memulai perekaman. Tampilan layar untuk tambah Jurnal

untuk memulai perekaman.

Tampilan layar untuk tambah Jurnal Neraca adalah sbb:

untuk memulai perekaman. Tampilan layar untuk tambah Jurnal Neraca adalah sbb: Petunjuk Praktis SAIBA - Tingkat

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Tampilan Tambah Jurnal Neraca terdiri dari isian sbb:

Tanggal

:

Diisi dengan tanggal Jurnal Neraca.

 

No.

:

Diisi dengan nomor Jurnal Neraca.

KPPN

:

Diisi/pilih menggunakan tombol

, sesuai dengan kode KPPN.

, sesuai dengan kode KPPN.

Tahun Anggaran

:

Otomatis sesuai setup.

Akun

:

Diisi/pilih menggunakan tombol

 Akun : Diisi/pilih menggunakan tombol , sesuai dengan kode Akun atau cari

, sesuai dengan kode Akun atau cari

 
menggunakan tombol , sesuai dengan kode Akun.

menggunakan tombol , sesuai dengan kode Akun.

Rupiah

:

Diisi sesuai jumlah rupiah Jurnal Neraca.

Jns Satk

:

Otomatis sesuai setup.

Keterangan

:

Diisi dengan keterangan.

C.

Pencetakan Daftar Transaksi

 
keterangan. C. Pencetakan Daftar Transaksi   Klik tombol untuk mencetak daftar yang berisi elemen-elemen

Klik tombol untuk mencetak daftar yang berisi elemen-elemen data Jurnal Reklasifikasi Neraca yang telah direkam untuk periode tertentu. Selanjutnya akan ditayangkan Daftar Transaksi yang dimaksud sehingga siap dicetak. Daftar Transaksi tersebut akan diverifikasi kembali dibandingkan dengan dokumen sumbernya. Apabila ditemukan ketidakcocokkan dengan dokumen sumber maka perlu dilakukan perbaikan dengan cara:

.
.

Klik tombol

Letakan kursor pada baris data yang salah.

Setelah dibetulkan, klik

.
.

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Direktorat Jenderal Perbendaharaan A. Klik menu Transaksi >>> Jurnal Penyesuaian Jurnal Penyesuaian adalah

A. Klik menu Transaksi >>> Jurnal Penyesuaian

Jurnal Penyesuaian adalah sarana untuk memasukkan rincian dari suatu transaksi penyesuaian kedalam sistem akuntansi dari masing-masing perkiraan, perkiraan debet maupun perkiraan kredit. Jurnal Penyesuaian akan berpengaruh pada Laporan Neraca dan Laporan Operasional.

Tampilan Jurnal Penyesuaian adalah sbb:

Laporan Operasional. Tampilan Jurnal Penyesuaian adalah sbb: B. Klik untuk memulai perekaman. Tampilan layar untuk tambah

B. Klik

Operasional. Tampilan Jurnal Penyesuaian adalah sbb: B. Klik untuk memulai perekaman. Tampilan layar untuk tambah Jurnal

untuk memulai perekaman.

Tampilan layar untuk tambah Jurnal Penyesuaian adalah sbb:

memulai perekaman. Tampilan layar untuk tambah Jurnal Penyesuaian adalah sbb: Petunjuk Praktis SAIBA - Tingkat UAKPA

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Tampilan Tambah Jurnal Penyesuaian terdiri dari isian sbb:

Tanggal

:

Diisi dengan tanggal Jurnal Penyesuaian.

No.

:

Diisi dengan nomor Jurnal Penyesuaian.

KPPN

:

Diisi/pilih menggunakan tombol

 KPPN : Diisi/pilih menggunakan tombol , sesuai dengan kode KPPN.

, sesuai dengan kode KPPN.

Tahun Anggaran

:

Otomatis sesuai setup.

Kategori

Akun

:

:

Diisi/pilih menggunakan tombol

Diisi/pilih menggunakan tombol

Diisi/pilih menggunakan tombol Diisi/pilih menggunakan tombol , sesuai dengan kode Kategori. , sesuai dengan kode Akun

, sesuai dengan kode Kategori. , sesuai dengan kode Akun atau cari

tombol , sesuai dengan kode Kategori. , sesuai dengan kode Akun atau cari menggunakan tombol ,

menggunakan tombol , sesuai dengan kode akun.

Rupiah

:

Diisi sesuai jumlah rupiah Jurnal Penyesuaian.

Jns Satk

:

Otomatis sesuai setup.

Keterangan

:

Diisi dengan keterangan.

C. Pencetakan Daftar Transaksi

: Diisi dengan keterangan. C. Pencetakan Daftar Transaksi Klik tombol untuk mencetak daftar yang berisi elemen-elemen

Klik tombol untuk mencetak daftar yang berisi elemen-elemen data Jurnal Penyesuaian yang telah direkam untuk periode tertentu. Selanjutnya akan ditayangkan Daftar Transaksi yang dimaksud sehingga siap dicetak. Daftar Transaksi tersebut akan diverifikasi kembali dibandingkan dengan dokumen sumbernya. Apabila ditemukan ketidakcocokkan dengan dokumen sumber maka perlu dilakukan perbaikan dengan cara:

.
.

Klik tombol

Letakan kursor pada baris data yang salah.

Setelah dibetulkan, klik

.
.

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Direktorat Jenderal Perbendaharaan A. Klik menu Transaksi >>> Jurnal Koreksi Jurnal Koreksi adalah sarana

A. Klik menu Transaksi >>> Jurnal Koreksi

Jurnal Koreksi adalah sarana untuk memasukkan rincian dari suatu transaksi koreksi kedalam sistem akuntansi dari masing-masing perkiraan, perkiraan debet maupun perkiraan kredit. Tampilan Jurnal Penyesuaian adalah sbb:

perkiraan kredit. Tampilan Jurnal Penyesuaian adalah sbb: B. Klik untuk memulai perekaman. Tampilan layar untuk tambah

B. Klik

kredit. Tampilan Jurnal Penyesuaian adalah sbb: B. Klik untuk memulai perekaman. Tampilan layar untuk tambah Jurnal

untuk memulai perekaman.

Tampilan layar untuk tambah Jurnal Koreksi adalah sbb:

memulai perekaman. Tampilan layar untuk tambah Jurnal Koreksi adalah sbb: Petunjuk Praktis SAIBA - Tingkat UAKPA

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Tampilan Tambah Jurnal Koreksi terdiri dari isian sbb:

Tanggal

:

Diisi dengan tanggal Jurnal Koreksi.

 

No.

:

Diisi dengan nomor Jurnal Koreksi.

KPPN

:

Diisi/pilih menggunakan tombol

 KPPN : Diisi/pilih menggunakan tombol , sesuai dengan kode KPPN.

, sesuai dengan kode KPPN.

Tahun Anggaran

:

Otomatis sesuai setup.

Kategori

Akun

:

:

Diisi/pilih menggunakan tombol

Diisi/pilih menggunakan tombol

Diisi/pilih menggunakan tombol Diisi/pilih menggunakan tombol , sesuai dengan kode Kategori. , sesuai dengan kode Akun

, sesuai dengan kode Kategori. , sesuai dengan kode Akun atau cari

tombol , sesuai dengan kode Kategori. , sesuai dengan kode Akun atau cari menggunakan tombol ,

menggunakan tombol , sesuai dengan kode akun.

Rupiah

:

Diisi sesuai jumlah rupiah Jurnal Koreksi.

Jns Satk

:

Otomatis sesuai setup.

Keterangan

:

Diisi dengan keterangan.

C. Pencetakan Daftar Transaksi

: Diisi dengan keterangan. C. Pencetakan Daftar Transaksi Klik tombol untuk mencetak daftar yang berisi elemen-elemen

Klik tombol untuk mencetak daftar yang berisi elemen-elemen data Jurnal Koreksi yang telah direkam untuk periode tertentu. Selanjutnya akan ditayangkan Daftar Transaksi yang dimaksud sehingga siap dicetak. Daftar Transaksi tersebut akan diverifikasi kembali dibandingkan dengan dokumen sumbernya. Apabila ditemukan ketidakcocokkan dengan dokumen sumber maka perlu dilakukan perbaikan dengan cara:

.
.

Klik tombol

Letakan kursor pada baris data yang salah.

Setelah dibetulkan, klik

.
.

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Direktorat Jenderal Perbendaharaan Setiap bulan UAKPA melakukan proses penerimaan GL Aset dari UAKPB dengan kode lokasi

Setiap bulan UAKPA melakukan proses penerimaan GL Aset dari UAKPB dengan kode lokasi yang sama. Sehingga data aset tetap, otomatis masuk kedalam Neraca UAKPA tersebut.

Klik menu Utility >>> Penerimaan Aset Dari UAKPB

maka akan muncul tampilan sbb:

Penerimaan Aset Dari UAKPB maka akan muncul tampilan sbb: Tampilan Proses Penerimaan data dari UAKPB terdiri

Tampilan Proses Penerimaan data dari UAKPB terdiri dari isian sbb:

Tahun Anggaran

Bulan

Lokasi

: Otomatis sesuai setup.

: Diisi/pilih menggunakan tombol

: Diisi/pilih menggunakan tombol

menggunakan tombol : Diisi/pilih menggunakan tombol , sesuai dengan kode periode. sesuai dengan lokasi data

, sesuai dengan kode periode. sesuai dengan lokasi data Aset.

Tombol

BMN.

digunakan untuk melakukan proses penerimaan data aset tetap dari aplikasi SIMAKkode periode. sesuai dengan lokasi data Aset. Tombol BMN. Tombol digunakan untuk membatalkan proses penerimaan data

proses penerimaan data aset tetap dari aplikasi SIMAK Tombol digunakan untuk membatalkan proses penerimaan data

Tombol digunakan untuk membatalkan proses penerimaan data aset tetap dari aplikasi SIMAK BMN, dan proses ini akan menghapus data penerimaan data dari UAKPB aset pada bulan yang ditentukan.

Tombol

digunakan untuk keluar dari menu.data penerimaan data dari UAKPB aset pada bulan yang ditentukan. Tombol Petunjuk Praktis SAIBA - Tingkat

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Direktorat Jenderal Perbendaharaan Klik menu Proses >>> Posting Proses Posting dilakukan untuk memindahkan

Klik menu Proses >>> Posting

Proses Posting dilakukan untuk memindahkan transaksi yang telah tercatat dan benar ke Buku Besar. Proses posting ini dilakukan setiap bulan. Jika terdapat perubahan transaksi pada bulan yang telah dilakukan proses posting, maka transaksi pada bulan tersebut harus dilakukan posting ulang

Tampilan layar untuk Proses Posting adalah sbb:

ulang Tampilan layar untuk Proses Posting adalah sbb: Tabel Periode dapat dipilih sesuai dengan periode posting

Tabel Periode dapat dipilih sesuai dengan periode posting data tersebut. Tabel Informasi memberikan informasi jumlah record dari masing-masing transaksi pada periode tersebut.

Tombol

Tombol

digunakan untuk menampilkan jurnal hasil dari proses posting.masing-masing transaksi pada periode tersebut. Tombol Tombol digunakan untuk keluar dari proses Posting. Petunjuk Praktis

digunakan untuk keluar dari proses Posting.Tombol Tombol digunakan untuk menampilkan jurnal hasil dari proses posting. Petunjuk Praktis SAIBA - Tingkat UAKPA

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Direktorat Jenderal Perbendaharaan Klik menu Laporan >>> Pilih laporan yang akan dicetak Pada masing-masing

Klik menu Laporan >>> Pilih laporan yang akan dicetak

Laporan >>> Pilih laporan yang akan dicetak Pada masing-masing menu laporan akan diminta mengisikan

Pada masing-masing menu laporan akan diminta mengisikan format dari jenis laporan yang akan dicetak. Misalnya akan mencetak Laporan Perubahan Ekuitas, maka akan muncul tampilan sbb:

Laporan Perubahan Ekuitas, maka akan muncul tampilan sbb: Tampilan Laporan Perubahan Ekuitas Tingkat Satker terdiri

Tampilan Laporan Perubahan Ekuitas Tingkat Satker terdiri dari isian sbb:

Jenis Laporan

:

Dipilih laporan Semesteran atau Tahunan.

Pada saat tombol sbb:

laporan Semesteran atau Tahunan. Pada saat tombol sbb: (cetak) diklik, layar menampilkan Format Laporan Perubahan

(cetak) diklik, layar menampilkan Format Laporan Perubahan Ekuitas Tingkat UAKPA

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Direktorat Jenderal Perbendaharaan Klik Klik jika ingin keluar dari contoh laporan. jika ingin mencetak

Klik

Klik

jika ingin keluar dari contoh laporan. jika ingin mencetak laporan.
jika ingin mencetak laporan.jika ingin keluar dari contoh laporan.

jika ingin keluar dari contoh laporan. jika ingin mencetak laporan.

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

A. Backup
A.
Backup

Back-Up digunakan untuk melakukan proses Backup data atau menyimpan data dalam media lain atau directory lain. Proses backup ini sebaiknya dilakukan secara periodik, misalnya sebulan sekali.

Klik Utility >>> Backup atau

Tampilan layar backup data adalah sbb:

Backup atau Tampilan layar backup data adalah sbb: Tampilan Back Up terdiri dari isian sbb: 

Tampilan Back Up terdiri dari isian sbb:

Tahun Anggaran

Backup Ke

: Otomatis

: Diisi dengan media dan directory tujuan backup.

: Otomatis : Diisi dengan media dan directory tujuan backup. Pemilihan media dan directory dapat dipilih

Pemilihan media dan directory dapat dipilih melalui tombol dengan pilihan directory mana yang akan dituju, dengan tampilan sbb:

directory mana yang akan dituju, dengan tampilan sbb: Tampilan select directory terdiri dari :  Tombol

Tampilan select directory terdiri dari :

Tombol Select digunakan untuk memilih directory

Tombol Cancel digunakan untuk membatalkan directory yang dipilih.

Pada saat proses dilakukan, setelah selesai, layar akan menampilkan Register Back-Up.

Petunjuk Praktis SAIBA - Tingkat UAKPA

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

B. Restore

Restore digunakan apabila kita ingin mengembalikan data hasil backup kedalam sistem. Pastikan sebelum melakukan proses restore, setup harus sudah sesuai dengan data yang akan direstore.

Klik Utility >>> Restore atau

Tampilan layar untuk Restore adalah sbb:

Restore atau Tampilan layar untuk Restore adalah sbb: Tampilan Restore terdiri dari isian sbb:  Tahun

Tampilan Restore terdiri dari isian sbb:

Tahun Anggaran

Restore Dari

: Otomatis

: Diisi dengan media dan directory asal.

Pemilihan media dan directory dapat dipilih melalui tombol tampilan sbb:

dan directory dapat dipilih melalui tombol tampilan sbb: dengan pilihan directory asal data, dengan Setelah memilih

dengan pilihan directory asal data, dengan

tampilan sbb: dengan pilihan directory asal data, dengan Setelah memilih file backup asal maka akan muncul

Setelah memilih file backup asal maka akan muncul tampilan layar untuk memastikan apakah yakin untuk melakukan restore dengan tampilan layar sbb:

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Direktorat Jenderal Perbendaharaan Pada saat proses dilakukan, layar akan menampilkan Register Restore Data. Petunjuk

Pada saat proses dilakukan, layar akan menampilkan Register Restore Data.

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Direktorat Jenderal Perbendaharaan A. Pengiriman ke KPPN Klik Proses >>> Pengiriman Data ke KPPN Sub menu

A. Pengiriman ke KPPN

Klik Proses >>> Pengiriman Data ke KPPN

Sub menu Pengiriman ke KPPN digunakan untuk melakukan proses pengiriman data ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara untuk proses rekonsiliasi. Tampilan layar Pengiriman Data ke KPPN adalah sbb:

Tampilan layar Pengiriman Data ke KPPN adalah sbb: Tampilan Proses Pengiriman ke KPPN terdiri dari isian

Tampilan Proses Pengiriman ke KPPN terdiri dari isian sbb:

Bulan

KPPN : Diisi/pilih menggunakan tombol

Copy Ke : Diisi/pilih menggunakan tombol sesuai dengan lokasi media yang akan dicopy (bisa ke disket atau ke flash disk).

:

Diisi/pilih menggunakan tombol

disket atau ke flash disk). : Diisi/pilih menggunakan tombol , sesuai dengan periode pengiriman. , sesuai

, sesuai dengan periode pengiriman. , sesuai dengan kode KPPN.

Tombol Proses digunakan untuk melakukan proses pengiriman data. Tombol Keluar digunakan apabila proses telah selesai.

Pada saat proses dilakukan, setelah selesai, layar akan menampilkan Register Pengiriman sbb:

dilakukan, setelah selesai, layar akan menampilkan Register Pengiriman sbb: Petunjuk Praktis SAIBA - Tingkat UAKPA 52

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Setelah dilakukan rekonsiliasi dengan KPPN, apabila ada kesalahan perekaman transaksi dapat dilakukan

proses

ada kesalahan perekaman transaksi dapat dilakukan proses . Kemudian lakukan proses rekonsiliasi kembali dengan KPPN.

. Kemudian lakukan proses rekonsiliasi kembali dengan KPPN.

B. Pengiriman ke UAPPA-W/UAPPA-E1

Sebelum melakukan pengiriman, anda harus yakin bahwa data yang akan dikirim sudah benar (valid).

Klik Utility >>> Pengiriman Data ke UAPPA-W/UAPPA-E1

Sub menu Pengirimanke UAPPA-W/UAPPA-E1 digunakan untuk melakukan proses pengiriman data ke Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran Wilayah atau ke Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran untuk Satker Pusat. Tampilan layar Pengiriman Data ke UAPPA-W/UAPPA-E1 adalah sbb:

Satker Pusat. Tampilan layar Pengiriman Data ke UAPPA-W/UAPPA-E1 adalah sbb: Petunjuk Praktis SAIBA - Tingkat UAKPA