Anda di halaman 1dari 11

BAHAN PEWARNA NABATI

FMIPA Jurusan Farmasi


UNPAK BOGOR
9 Juni 2012

Bahan pewarna nabati ( dyes ):


Bahan pewarna yang berasal dari
tanaman . Bahan pewarna tersebut diperoleh
dengan cara fermentasi, pendidihan atau
perlakuan kimia terhadap sejumlah kecil
senyawa kimia yang terkandung dalam
jaringan tanaman.
Kadang kadang warna sudah nampak pada
tanaman tersebut , misal warna kuning dari
benang sari tanaman Crocus sativus
( Saffran )
Tetapi kadang warna tsb tersembunyi,
misalnya
pada tanaman Indigofera indica dan baru
nampak setelah perlakuan tertentu

Sumber pewarna nabati :


- bunga ( Croccus sativus )
- daun ( Pandanus amaryllifolius )
- kulit batang ( Terminalia cattapa)
- akar ( Morinda citrifolia )
- umbi (Beta vulgaris )
- herba ( Indigofera indica )
- rimpang ( Cucurma longa )
- batang ( Caesalpinia sappan )- buah ( Capsicum annuum )

Warna yang berasal dari bahan nabati , secara


kimiawi dapat berasal dari berbagai senyawa .
Pada umumnya dapat dikelompokkan sbb :
* chlorophyll - hijau
* carotenoid - kuning, merah , oranye dan
ungu . Contoh : bixin dari Bixa
oreliana
croxin dari Crocus
sativus
* flavonoid :chalcones, flavanones,flavones,
flavonols, anthocyanins. Warna kuning
sampai merah
contoh : morin ( Moraceae )
rutin ( Sophora
japonica )

* quinone : benzoquinone
anthraquinone :
morindin
( Moraceae )
purpurin
napththaquinone :
lowsone /
henna

Klasifikasi bahan pewarna berdasarkan


kecepatan pewarnaan .
* pewarnaan langsung
* acid and basic dyes : ikatan asam atau
basa
misal pigmen kelompok
flavonoids
* vat dyes : proses redox ( contoh : Indigo )
* Mordant dyes : menggunakan garam
logam
polyvalent ( Chromium
)

Pewarna makanan. Pigmen pewarna


makanan
dikelompokkan menjadi 4 bagian :
* Antocyanins : orange, merah,
biru
* Betanines
: merah dan kuning
* Carotenoids : orange, kuning,
merah
* Chlorophyll : hijau

Kelompok zat warna


Dye ( zat warna celup ) :
Termasuk kategori zat organik dan terlarut
dalam air atau minyak.
Dye memberikan warna transparan
seperti
pada pewarnaan makanan.
Pigmen : dapat merupakan senyawa organik
atau anorganik . Pigmen tidak dapat larut
dalam minyak ataupun air, tetapi dapat
disebarkan secara mikroskopik sehingga
tampak seperti terlarut .
8

Lake : merupakan pigmen anorganik ,


merupakan bentuk lain dari dyes yang
tidak dapat larut dalam air . Lake lebih
stabil daripada dyes dan cukup ideal utk
pewarna produk yang mengandung lemak
dan minyak atau bahan lain yang kurang
lembab. Ada beberapa bentuk
garamnya , misal Aluminium, Calsium dan
Sodium
Oksida : dapat diperoleh secara alami atau
disintesa.Contohnya adalah FeO, Fe 2O3
dan Fe3O4
9

Pearlizing :
zat warna yang tersendiri yang
sering disebut sebagai mika.
Digunakan untuk memperoleh effek
glittering . Effek warnanya diperoleh
antara refleksi, refraksi dan transmisi
sinar yang bila bertemu dengan
bahan atau senyawa yang transparan
atau bening akan menghasilkan warna
dengan indeks refraksi yang tinggi
10

Parameter Uji Zat warna :


Organoleptik
Intensitas warna
Susut pengeringan
Ukuran partikel
Bulk density
Kandungan logam berat

11