Anda di halaman 1dari 9

LAPORAN PRAKTIKUM BIOKIMIA

PEMISAHAN BAGIAN DARAH

OLEH :
KELOMPOK 5
ANGGOTA :
1. 1.

AINIL HAMIDAH

2. 2.

ARSY DWI PUTRI

3. 3.

TITO NISPUANDA

JURUSAN GIZI
POLTEKKES KEMENKES RI PADANG
TAHUN 2013

PRAKTEK KE II
Hari / Tanggal

: Selasa / 1 Oktober 2013-11-08

Judul

: Pemisahan Bagian Darah

Tujuan
: 1. Dapat mengamati komponen darah 9berupa plasma, serum, sel-sel
darah merah, packet cell dan buffy coat

2. Dapat mengamati 2 komponen utama protein darah (albumin,globulin) dan membandingkan


hasil pengamatan dengan nilai standar
3. mengamati perubahan yang terjadi pada eritrosit bila berada dalam lingkungan
hipertonik/hypotonik
Bahan

: Darah
Aquades

Alat

: Sentrifuge
Test Tube
Kertas pH
Kertas Saring
Tabung reaksi
Pipet Tetes

Tinjauan Pustaka

Komponen darah
Warna merah pada darah berasal dari sel darah merah ( eritrosit) yang mengandung pigmen
merah membawa zat besi yaitu hemoglobin. Untuk menentukan komponen penyusun darah
adalah dengan cara memusingkan darah yang ditempatkan didalam tabung reaksi didalam
senteifuge, sehingga cairan akan terpisah, bagian atas bening lebih kurang 55% adalah plasma
yang tersusun dari :
-

Air

Protein

Mineral

Bahan organik

Sedangkan endapan bawah tabung berwarna merah lebih kurang 45% berisi campuran sel darah
merah dan sel darah putih dengan yang cair dikenal dengan istilah hematokrit. Nilai hematokrit
manusia bervariasi, nilai normalnya 40-50%sedangkan pria dewasa 35-45% dan wanita dewasa
30-35%, untuk memahami komponen darah, perhatikan gambar berikut ini :

Darah, yaitu cairan yang terdapat pada semua makhluk hidup (kecuali tumbuhan)
tingkat tinggi yang berfungsi mengirim zat-zat dan oksigen yang dibutuhkan jaringan tubuh.
Darah bersifat katalis lemah dengan pH 7,36. Endapan darah (packet cell) adalah sampel yang
akan ditentukan , dapat berupa darah, serum, plasma. Plasma darah , yaitu darah minus sel-sel
darah dan masuh mengandung fibrinogen.
Plasma darah mengandung beberapa senyawa baik organik maupun anorganik, yang meliputi :
1)

Protein Darah

2)

Sari Makanan

3)

Garam Mineral

4)

Getah Secret Sel (enzim,hormon)

Plasma darah meliputi (7%), yang terdiri dari :


1)

Fibrinogen , yang berfungsi untuk pembekuan darah (0,3%)

2)

Globulin , yang berfungsi untuk pembentukan anti body (2,7 %)

3)

Albumin , yang berfungsi untuk menjaga tekanan osmotik darah (4%)

Protein, yaitu senyawa organik komplek berbobot molekul tinggi yang merupakan polimer dan
monomer-monomer asam amino yang dihubungkan saty sama lain dengan ikatan peptida.
Prosedur :
1. Pemisahan Plasma Dan Endapan (Packed Cell)
Masukkan atau darah kedalam test tube

dan sentrifuge selama 10-15 menit

Akan terlihat : lapisan atas yang bening (plasma) dan bagian bawah endapan merah (packed
cell). Diantara dua lapisan terdapat buffy coat (komponen leukosit dan trombosit)

Ukur pH plasma

2. Pemisahan Fibrin Dengan Serum


Ambil 1 ml plasma

lalu encerkan dengan 10 ml NaCl 0,9% + 3 tetes CaCl 20%

Homogenkan, maka akan terjadi endapan gel

Lalu saring ( filtrat = serum, endapan = fibrin)


3. Pemisahan Globulin Dan Albumin
Ambil 1 ml serum

+ 2-3 ml ammunium sulfat 22%

Lalu homogenkan, maka akan terjadi endapan dari globulin

Saring (endapan & filtrat dipisah)

Endapan globulin dilarutkan dalaam 1% NaCl

Filtrat yang didapat diberi kristal ammonium sulfat

Akan akan terberbentuk jenuh

Lalu terjdi endapan albumin dan disaring

larutkan dalam air


4. Hemoloisa Sel Darah Merah Oleh Larutan Hypertonik/Hypotonik
Sediakan 7 bh test tube ( isi dengan air dan NaCl 2% dengan volume yang berbeda-beda)

Tabung

Air (ml)

NaC 2% (ml) % NaCl (ml)

8,5

1,5

0,3

7,5

2,5

0,5

6,5

3,5

0,7

5,5

4,5

0,9

4,5

5,5

1,1

3,5

6,5

1,3

2,5

7,5

1,5

Kocok/ homogenkan

Lalu tiap-tiap tabung + 2 tetes darah

Homogenkan kembali, dan biarkan selama 1 jam

Lihat dan catat perubahan yang terjadi


Hasil

Praktikum

1. 1.

Pemisahan Plasma Dan Endapan

2. Setelah disentripuse terjadi pemisahan :


Bagian atas

:plasma

Bagian tengah

:buffy coay

Bagian bawah

:packed cell

Plasma
2. Pemisahan Fibrin Dan Serum
a. Terjadi endapan seperti gel

Bagian atas

:serum

Bagian bawah

:fibrin

3.Pemisahan Globulin Dan Albumin


1. Serum ditambah ammunium sulfat , terbentuk :
Bagian atas

: filtrat

Bagian bawah

: endapan globulin, yang kemudian dilarutkan dengan NaCl 1%

1. Filtrat + kristal ammunium sulfat akan terjadi bentuk jenuh


2. Lalu endapan globulin disaring dan + air
4. Hemolisa Sel Darah Merah Oleh Larutan Hypotonik/Hypertonik
1)

Sebelum disentripuse :

Tabung 1

: merah bening

Tabung 2-5

:merah kering

Tabung 6

:merah pekat

Tabung 7

: merah pekat (pekat dari tabung 6)

2)

Setelah disentripuse :

Bagian atas

:bening

Bagian tengah

: merah kurang padat

Bagian bawah

:endapan merah tua

3)

Setelah pendiaman 1 jam

Tabung 1-2

:tidak ada pemisahan (ada garis merah diatas)

Tabung 3-6

:terjadi pemisahan (ada endapan)

Tabung 7

: terdapat cairan bening diatas (memisah)

Pembahasan
a)

: Pemisahan Bagian Darah

Pemisahan Plasma Dan Endapan (Packed Cell)

Pada pemisahan plasma dan endapan, darah yang disentrifuse selama 15 menit dengan kecepatan
3 rpm akan menyebabkan terjadinya pemisahan antara filtrat dan endapan, dimana pada bagian
atas akan terdapat filtra, pada bagian tengah terdapat buffy coat, dan pada bagian paling bawah
terdapat packed cell.
b)

Pemisahan Fibrin Dan Serum

Pada pemisahan fibrin dengan serum, dimana plasma diencerkan dengan NaCl dan CaCl2,
sehingga akan terbentuk endapan seperti gel, dimana pada bagian atas terdapat serum dan pada
bagian paling bawah terdapat fibrin .
c)

Pemisahan Globulin Dan Albumin

Pada pemisahan globulin dan albumin dilakukan dengan 2 tahap, pada tahap pertama serum
+ ammunium sulfat maka akan menghasilkan dibagian atas filtrat dan dibagian bawah endapan
globulin , lalu endapan globulin ini diencerka dengan NaCl 1%, selanjutnya tahap kedua filtrat
(bagian atas) + kristal ammunium sulfat akan menjadi jenuh dan endapan albumin (bagian
bawah) diencerkan dengan air.
d)

Hemolisa Sel Darah Merah Oleh Larutan Hypotonik/Hypertonik

Larutan hipertonik adalah larutan dengan konsentrasi zat terlarut lebih tinggi dari pada yang
lainnya. Sedangkan hipotonik adalah larutan dengan konsentrasi zat terlarut lebih rendah dari
pada yang lainnya.
Hemolisa dengan cara darah masukkan kedalam tabung reaksi, dan dimana sebelumnya di dalam
tabung reaksi sudah dimasukkan atau sudah ada air dan larutan NaCl 2% (dengan volume yang
berbeda-beda dari ke 7 tabung), lalu masing masing tabung dihomogenkan dan didiamkan
selama 1jam , maka setelah diamat masing-masing tabung memberikan hasil yang berbeda-beda.
Didapatkan hasilnya bahwa dalam sampel diatas dengan 7 sampel yang merupakan larutah
hipertonik adalah larutan dalam tabung reaksi 3 sampai 7, sedangkan larutan hipotonik adalah
larutan dalam tabungh 1 dan 2.
Kesimpulan

Dapat dikatakn komponen darah terdiri dari :


1. Plasma

2. Buffy coats
3. Packed cells
Sedangkan plasma memalui proses pemisahan terdiri dari :
1. Fibrin
2. Serum
Serum terdiri dari :
1. Albumin
2. Globulin
Larutan hipertonik adalah larutan dengan konsentrasi zat terlarut lebih tinggi dari pada yang
lainnya. Sedangkan hipotonik adalah larutan dengan konsentrasi zat terlarut lebih rendah dari
pada yang lainnya.
Daftar Pustaka

Susilowarno, R Gunawan, dkk. Biologi. Grasindo. Jakarta


Waterbury, Larry.2001. Buku Saku Hematologi. EGC:Jakarta
Yang membuat laporan