Anda di halaman 1dari 4

Psikologi Kesehatan

Nama

: Ni Panjawi Lacshita Jati

Fakultas : Kesehatan Masyarakat


Kelas

: IKMC

NIM

: 101211131194

Dosen

: Mohammad Zainal Fatah, Drs.,Ms.,Kes

Universitas Airlangga
Tahun Ajaran
2012-2013

Pengertian Psikologi
Psikologi berasal dari kata dalam bahasa Yunani Psychology yang merupakan gabungan dan
kata psyche dan logos. Psyche berarti jiwa dan logos berarti ilmu. Secara harafiah psikologi
diartikan sebagal ilmu jiwa. Istilah psyche atau jiwa masih sulit didefinisikan karena jiwa itu
merupakan objek yang bersifat abstrak, sulit dilihat wujudnya, meskipun tidak dapat
dimungkiri keberadaannya. Dalam beberapa dasawarsa ini istilah jiwa sudah jarang dipakai
dan diganti dengan istilah psikis.
Pengertian psikologi menurut beberapa ahli :

1. Pengertian Psikologi menurut Ensiklopedi Nasional Indonesia Jilid 13 (1990),


Psikologi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dan binatang baik yang
dapat dilihat secara langsung maupun yang tidak dapat dilihat secara langsung.
2. Pengertian Psikologi menurut Dakir (1993), psikologi membahas tingkah laku
manusia dalam hubungannya dengan lingkungannya.
3. Pengertian Psikologi menurut Muhibbin Syah (2001), psikologi adalah ilmu
pengetahuan yang mempelajari tingkah laku terbuka dan tertutup pada manusia baik
selaku individu maupun kelompok, dalam hubungannya dengan lingkungan. Tingkah
laku terbuka adalah tingkah laku yang bersifat psikomotor yang meliputi perbuatan
berbicara, duduk , berjalan dan lain sebgainya, sedangkan tingkah laku tertutup
meliputi berfikir, berkeyakinan, berperasaan dan lain sebagainya.
Dari beberapa definisi tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa pengertian psikologi adalah
ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku manusia, baik sebagai individu maupun
dalam hubungannya dengan lingkungannya. Tingkah laku tersebut berupa tingkah laku yang
tampak maupun tidak tampak, tingkah laku yang disadari maupun yang tidak disadari.

Sejarah Perkembangan Psikologi


Sebagai bagian dari ilmu pengetahuan, psikologi melalui sebuah perjalanan panjang.
Bahkan sebelum Wundt mendeklarasikan laboratoriumnya tahun 1879, yang dipandang
sebagai kelahiran psikologi sebagai ilmu. Psikologi sendiri sebenarnya telah dikenal sejak
jaman Aristoteles sebagai ilmu jiwa, yaitu ilmu untuk kekuatan hidup ( levens beginsel).
Aristoteles memandang ilmu jiwa sebagai ilmu yang mempelajari gejala - gejala kehidupan.
Jiwa adalah unsur kehidupan (Anima), karena itu tiap - tiap makhluk hidup mempunyai jiwa.
Psikologo adalah ilmu yang mempelajari seluk - beluk kejiwaan manusia.
Penyelidikan tentang gejala - gejala kejwaan itu sendiri mula - mula dilakukan oleh para
Filsup Yunani Kuno.Pada waktu itu belum ada pembuktian-pembuktian nyata atau empiris,
melainkan segala teori dikemikakan berlndaskan argumentasi-argumentasi logis ( akal )
belaka.
Berabad - abad setelah itu,psikologi juga masih merupakan bagian dari filsafat,antara
lain di Perancis muncul Rene Descartes (1596 - 1650), di Inggris muncul tokoh John Locke
(1623-1704). Mereka dikenal sebagai tokoh asosiasionisme, yaitu doktrim psikologi yang
menyatakan bahwa jiwa itu tersusun atas elemen - elemen sederhana dalam bentuk ide - ide
yang muncul dari inderawi. Ide - ide ini bersatu dan berkait satu sama lain lewat asosisi asosisi.

Psikologi
baru
diakui
menjadi
ilmu
independen
setelah
didirikan
laboratoriumpsikologo oleh Wilhem Wundt pada tahun 1897, yang kemudian sangat
berpengaruh bagi perkembangan psikologi selanjutnya. Para sarjana psikologi mulai
menyelidiki gejala - gejala kejiwaan secara lebih sistematis dan objektif.

Iktisar Lapangan Psikologi


1. Psikologi Teoretis : ilmu yang mempelajari gejala-gejala kejiwaan untuk gejala-gejala itu
sendiri. Jadi, belum dihubungkan dengan praktek hidup sehari-hari.
A. Psikologi Umum
Menguraikan dan menyelidiki kegiatan-kegiatan psikis pada umumnya dari manusia termasuk
kegiatan-kegiatan pengamatan intelegensi,perasan,kehendak, dan sebagainya.

B. Psikolgi Khusus :
Psikologi Perkembangan (psikologi genesis)
Menguraikan perkembangan kegiatan psiko manusia sejak kecil hingga dewasa,
dan selanjutnya
Psikologi Kepribadian dan Tipologi
Menguaraikan mengenai struktur kepribadian manusia sebagai suatu keseluruhan
serta mengenai jenis-jenis kepribadian
Psikologi Sosial
Menguraikan kegiatan-kegiatn manusia dengan situasi social seperti social
kelompok dan sebagainya.
Psikologi Pendidikan
Menguraikan dan menyelidiki kegiatan-kegiatan manusia dalam situasi
pendidikan dan belajar.
Psikologi Diferensial dan Psikodiagnostik
Menguraikan
perbedaan
antara
individu-individu
dalam
berbicara,intelegensi,kepribadian, dan bagaimana cara membedakannya.
Psikopatologi
Menguraikan kegiatan-kegitan manusia yang berjiwa abnormal.

2. Psikologi Praktis : ilmu yang mempelajari segala sesuatu tentang jiwa untuk digunakan
dalam praktek.
Termasuk dalam Psikologi Praktis adalah:
Psiko-Teknik : teori tentang cara cara menetapkan pribadi seseorang dan
kecakapanya untuk memegng jabatan tertentu.
Psikologi Pendidikan : mempelajari hal ihwal jiwa untuk keperluan pendidikan.
Psikologi Pengobatan: mempelajari gejala kejiwaan yang berhubungan dengan
penyembuhan penyakit.
Psikologi Kriminal : berhubungan dengan kejahatan.
Psikiatri : ajaran untuk menyembuhakn penyakit jiwa/ urat saraf.
Psiko-Diagnostik : teori tentang cara menetapkan tanda-tanda penyakit jiwa.
Psiko-Terapi : cara mengobati cacat-cacat jiwa dengan berbagai metode

Daftar Pustaka
Joesafira.2010. SEJARAH SINGKAT PERKEMBANGAN PSIKOLOGI.[Online].Didapat
dari:.http://delsajoesafira.blogspot.com/2010/05/sejarah-singkat-perkembanganpsikologi.html[Diakses 12 September 2012].
Ramadhani, Aristama.2007.Logika Hubungannya dengan Psikologi dan
Kepemimpinan.[Online].Didapat dari:informatika.stei.itb.ac.id/~rinaldi.../MakalahIF21530708-033.pdf[Diakses 12 September 2012].
Wicaksono, Abdul Halim.2011Pembagian Psikologi Menurut Kegunaanya.[Online].Didapat
dari:file:///I:/Pembagian%20Psikologi%20Menurut%20Kegunaanya%20_%20IMTAQ.htm[
Diakses 16 September 2012].