Anda di halaman 1dari 20

1

KATA PENGANTAR
Puji syukur kita panjatkan atas kehadirat Allah Yang Mahaesa atas
limpahan rahmat dan hidayahnya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah
yang berjudul Ordo : Mryacales, Juglandales, dan Salicales.
Makalah ini menjelaskan tentang Ciri-ciri ordo Mryacales, Juglandales,
dan Salicales serta contoh-contoh spesiesnya dan identifikasi spesiesnya.
Perkenankanlah kami menyampaikan terima kasih kepada : Ibu Dosen
mata kuliah Siatematika Tumbuhan Tinggi atas tugas yang diberikan sehingga
menambah wawasan kami tentang salah beberapa ordo dari kelas dikotil
utamanya subkelas apetalae.
Kami menydari bahwa dalam pembuatan makalah ini masih banyak
terdapat kekurangan dan kesalahan, untuk itu dari lubuk hati kami yang paling
dalam memohon saran dan kritik yang sifatnya membangun dan mendorong
membuka cakrawala pemahaman tentang tumbuhan.
Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita dan selalu menginspirasi
kita untuk mendalami botani.

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ............................................................................................ 1


BAB I ...................................................................................................................... 3
PENDAHULUAN ............................................................................................... 3
LATAR BELAKANG ..................................................................................... 3
RUMUSAN MASALAH ................................................................................. 3
TUJUAN .......................................................................................................... 4
BAB II ..................................................................................................................... 5
PEMBAHASAN ................................................................................................. 5
ORDO : MYRICALES .................................................................................... 5
ORDO : JUGLANDALES .............................................................................. 8
ORDO SALICALES...................................................................................... 14
BAB III ................................................................................................................. 17
PENUTUP ......................................................................................................... 17
KESIMPULAN .............................................................................................. 17
DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................... 18

BAB I
PENDAHULUAN

LATAR BELAKANG
Divisi Spermatophyta meliputi dua subdivisi yaitu Tumbuhan berbiji
terbuka (Gymnospermae) dan tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae).
Tumbuhan berbiji tertutup memiliki bakal biji yang selalu diselubungi oleh suatu
badan yang berasal dari daun-daun buah yang dinamakan bakal buah yang
kadang-kadang beserta bagian lain dari bunga akan tumbuh menjadi buah dan
bakal biji.
Angiospermae dibedakan lagi kedalam dua kelas berdasarkan

jumlah

daun lembaganya, yakni monokotil (daun lembaga satu) dan dikotil (daun
lembaga dua. Tumbuhan dikotil dibedakan dalam tiga subclass berdasarkan ada
tidaknya daun-daun mahkota (petalae) yakni apetalae, dialypetalae, dan
sympetalae. Apetalae ini terbagi kedalam beberapa ordo yakni Casuarinales,
Fragales, Myricales, Juglandales, Salicales, Urticales,

Piperales, Proteales,

Santalales, Polygonales, Caryophyllales, Euphorbiales, dan Hammalidales. Pada


makalah ini akan dibahas tiga ordo yaitu : Myricales, Juglandales, Salicales.

RUMUSAN MASALAH
Adapun rumusan masalah sebagai berikut :
1. Bagaimanakah ciri-ciri dan contoh bangsa (ordo) myricales?
2. Bagaimanakah ciri-ciri dan contoh bangsa (ordo) juglandales?
3. Bagaimanakah ciri-ciri dan contoh bangsa (ordo) salicales?

TUJUAN
Adapun tujuan yang akan dicapai
1. Mengetahui ciri-ciri dan contoh bangsa (ordo) myricales.
2. Mengetahui ciri-ciri dan contoh bangsa (ordo) juglandales.
3. Mengetahui ciri-ciri dan contoh bangsa (ordo) salicales.

BAB II
PEMBAHASAN

ORDO : MYRICALES
Bangsa ini hanya terdiri atas satu suku yaitu suku Myricaceae, yang terdiri
atas tumbuh-tumbuhan berkayu dengan daun-daun tunggal yang tersebar,
mempunyai daun-daun penumpu atau tidak ada. Pada daun terdapat sel-sel
minyak.

Bunga berkelamin tunggal. Tersusun dalam bulir-bulir tunggal atau

majemuk. Bunga tanpa hiasan bunga, pada jantan memiliki 2-16 benang sari. Pada
betina dengan bakal buah menumpang yang terdiri atas 2 daun buah. Mempunyai
1 ruangan dan 1 bakal biji dengan 1 selaput biji. Buahnya buah batu, biji tanpa
endosperm.

Gambar : Myrica cerifera


Sumber : American Medical Botany, Bigelow, 1817-1821
(http://www.henriettes-herb.com/)

Suku ini meliputi marga Myrica dengan kurang lebih 50 jenis yang
tersebar di Eropa, Asia dan Amerika, misalnya
Myrica cerifera yang bermanfaat menghasilkan lilin.
M. pensyvanica
Klasifikasi dari Myrica cerifera
Regnum

: Plantae

Divisio

: Spermatophyta

Subdivisio

: Angiospermae

Classis

: Dicotylodineae

Subclassis

: Apetalae

Ordo

: Myricales

Familia

: Myricaceae

Genus

: Myrica

Species

: Myrica cerifera

Sumber

: Gembong Tjitrosoepomo,
Taksonomi Tumbuhan (Spermatophyta)

Gambar : Myrica cerifera


Sumber : http://en.wikipedia.org/

Myrica berasal dari bahasa Yunani myrike yang mengacu pada suatu
tanaman yang berbau harum. Tanaman ini merupakan salah satu dari beberapa
spesies Myrica, dalam system taksonomi genus Myrica memiliki sinonim Morella
(genus : Morella, sehingga Myrica cerifera memiliki sinonim Morella cerifera)
(Wikipedia, 2015).
Menurut Laporan ITIS (Integrated Taxonomy Information System)
dalam taksonomi serial 507899 dengan status penamaan yang sudah diterima,
Myrica cerifera L. memiliki sinonim Myrica pusilla Raf., Cerothamnus ceriferus
(L.) Small, Cerothamnus pumilus (Michx.) Small, dan Myrica cerifera var.
pumila Michx.
Manfaat Myrica cerifera, kulit akarnya biasa digunakan sebagai obat
herbal. Tanaman ini mengandung beberapa senyawa organic seperti myricadiol,
taraxerol, dan taraxerone, serta bahan kimia seperti flavonoid yang berbeda, tanin,
resin, gusi, dan fenol. Myricadiol memiliki dampak sedikit pada tingkat kalium
dan natrium, sedangkan zat yang disebut myricitrin memiliki sifat antibiotic.
Tanaman ini masih digunakan saat ini dalam pengobatan demam, diare, dan
beberapa penyakit lain. Myricitrin kimia memiliki sifat anti-demam. Selain itu,
bahan kimia yang, bersama dengan tanin, memiliki anti anti diare.
Klasifikasi dari Myrica pensyvanica
Regnum

: Plantae

Divisio

: Spermatophyta

Subdivisio

: Angiospermae

Classis

: Dicotylodineae

Subclassis

: Apetalae

Ordo

: Myricales

Familia

: Myricaceae

Genus

: Myrica

Species

: Myrica pensyvanica

Sumber

: Gembong Tjitrosoepomo,
Taksonomi Tumbuhan (Spermatophyta)

Gambar : Myrica pensyvanica


Sumber : http://commons.wikimedia.org/
M. pensylvanica mirip dengan M. cerifera. Daun tanaman ini
meninggalkan aroma yang dapat membedakan keduanya : daun memiliki kelenjar
bau di kedua sisi dan harum bila diremas, northern bayberry (M. pensylvanica)
memiliki kelenjar bau terutama pada sisi bawah daun. M. pensylvanica daunnya
dapat diekstrak untuk mendapatkan minyak esensial bayberry.

ORDO : JUGLANDALES
Bangsa ini meliputi pohon-pohon dengan daun-daun majemuk menyirip
gasal yang duduknya tersebar, kadang-kadang berhadapan. Daun penumpu tidak

terdapat. Bunga berkelamin tunggal, anemogami, berumah satu. Buahnya buah


semu yang menyerupai buah batu atau buah keras yang diselubungi semacam
kupula dengan kulit luar tipis atau berdaging dan kulit dalam yang keras. Biji
tanpa endosperm. Bunga jantan dengan tenda bunga yang biasanya berbilangan 4
yang beserta daundaun pelindung berlekatan dengan bakal buahnya. Bakal buah
tenggelam, beruang 1 dengan 1 bakal biji yang mempunyai 1 selaput biji.
Buahnya buah semu yang menyerupai buah batu atau buah keras yang diselubungi
semacam kupula dengan kulit luar tipis atau berdaging dan kulit dalam keras. Biji
tanpa endosperm.
Dalam ordo Juglandales terdapat suku (Familia) Juglandaceae Ciri-cirinya
sebagai berikut :
a. Pohon-pohon dengan daun majemuk menyirip gasal yang tersebar
atau berhadapan tanpa daun penumpu, daun kaya akan zat-zat yang
berbau

sedap.

Bunga

berkelamin

tunggal,

berumah

satu,anemogami.
b. Bunga jantan tersusun dalam bulir yang terdiri atas banyak bunga,
kebanyakan dengan hiasan bunga, bunga betina dalam bulir yang
lebih miskin akan bunga.
c. Masing-masing bunga betina dengan hiasan bunga, pada bagian
bawah diselubungi badan yang menyerupai kupula, yang nanti
akan menjadi selubung buah yang berdaging atau berubah menjadi
alat untuk beterbangan.

10

Suku ini terdiri atas 6 marga,dengan 50 jenis yang tersebar di daerahdaerah iklim sedang di belahan bumi utara dan daerah Asia tropika dan Amerika
Selatan.
Sebagai contoh dapat disebut : Juglans, misalnya : J. regia (biji dapat
dimakan), J. nigra, dari kedua jenis itu kayunya digunakan untuk bermacammacam keperluan, misalnya kotak-kotak pesawat radio, dll. Carya : C. ovata, C.
olivaeformis.

Gambar : Juglans regia


Sumber : http://commons.wikimedia.org/
Adapun Klasifikasi dari Juglans regia
Regnum

: Plantae

Divisio

: Spermatophyta

Subdivisio

: Angiospermae

Classis

: Dicotylodineae

Subclassis

: Apetalae

Ordo

: Juglandales

Familia

: Juglandaceae

11

Genus

: Juglans

Species

: Juglans regia

Sumber

: Gembong Tjitrosoepomo,
Taksonomi Tumbuhan (Spermatophyta)

Juglans regia merupakan tanaman berukuran besar dengan ketinggian


dapat mencapai 25-35 m dan diameter batang hingga 2 m. Berikut adalah gambar
penciri taksonomi (taxonomy key) sehingga Juglans regia masuk ke dalam ordo
Juglandales dan familia Juglandaceae.

Gambar : Taxonomy key


Sumber : http://en.wikipedia.org/

12

Dapat dilihat dari daunnya majemuk menyirip gasal yang duduknya


berhadapan, daun penumpu tidak terdapat. Bakal buah tenggelam. Biji tanpa
endosperm. Bunga jantan tersusun dalam bulir yang terdiri atas banyak bunga,
kebanyakan dengan hiasan bunga, bunga betina dalam bulir yang lebih miskin
akan bunga. Masing-masing bunga betina dengan hiasan bunga, pada bagian
bawah diselubungi badan yang menyerupai kupula, yang nanti akan menjadi
selubung buah yang berdaging atau berubah menjadi alat untuk beterbangan.

Gambar : Bunga Jantan dan Betina


Sumber : http://en.wikipedia.org/
Manfaat Juglans regia, ekstraknya dapat digunakan sebagai antioksidant,
dan juga digunakan sebagai obat tradisional di Australia untuk mengobati diabetes
mellitus.
Selain J. regia ada pula contoh lain dari genus yang berbeda yakni Carya
ovata.
Klasifikasi Carya ovata.
Regnum

: Plantae

Divisio

: Spermatophyta

Subdivisio

: Angiospermae

Classis

: Dicotylodineae

13

Subclassis

: Apetalae

Ordo

: Juglandales

Familia

: Juglandaceae

Genus

: Carya

Species

: Carya ovata

Sumber

: Gembong Tjitrosoepomo,
Taksonomi Tumbuhan (Spermatophyta)

Gambar : Daun dan Bunga jantan Carya ovata


Sumber : http://plants.usda.gov/

Gambar : Buah Carya ovate


Sumber : http://plants.usda.gov/

14

Carya ovate digunakan kulit pohonnya sebagai penambah rasa pada sirup
maple, dan kayunya biasa digunakan dalam membuat panah dan kayu bakar.

ORDO SALICALES
Bangsa terdiri hanya atas suku Salicaceae, yang meliputi tumbuhtumbuhan yang berbatang kayu dengan daun-daun tunggal yang tersebar dan
mempunyai daun-daun penumpu. Bunga berkelamin tunggal, berumah dua, jarang
sekali berumah satu, tersusun dalam bulir tanpa hiasan bunga atau jika ada amat
teerduksi dan tidak pernah menyerupai mahkota. Pada pangkal bunga terdapat
suatu badan seperti piala atau cakram yang sering dipandang sebagai hiasan bunga
yang tereduksi. Bunga jantan dengan 2-8 benang sari, bunga betina dengan satu
putik yang terdiri atas dua buah deengan bakal buah yang duduknya menumpang.
Mempunyai 1 ruang yang mengandung banyak sekali bakal biji yang anatrop
dngan 2-4 papan biji yang parietal. Bakal biji dengan 1 selaput biji.
Penyerbukan secara

anemogami atau entomogami. Buahnya bunga

kendaga yang membuka dengan 2 katup. Biji amat kecil dengan seberkas rambut
dari tali pusarnya, endosperm sedikit atau tidak ada.
Suku ini hanya terdiri atas 2 marga dengan 300 jenis yang tersebar di
daerah beriklim sedang di bagian belahan utara bumi dan beberapa jenis di daerah
tropik. Beberapa jenis sebagai contoh :
Populus : P. nigra, P. balsamifeera, P. deltoids
Salix : S. alba, S. fragillus, S. purpurea, S. amygdalina

15

Cabang-cabang muda berbagai jenis mudah dibengkokkan seperti rotan


dan banyak pula digunakan sebagai bahan anyaman.
Klasifikasi Salix alba
Regnum

: Plantae

Divisio

: Spermatophyta

Subdivisio

: Angiospermae

Classis

: Dicotylodineae

Subclassis

: Apetalae

Ordo

: Salicales

Familia

: Salicaceae

Genus

: Salix

Species

: Salix alba

Sumber

: Gembong Tjitrosoepomo,
Taksonomi Tumbuhan (Spermatophyta)

16

Gambar : Salix alba


Sumber : http://luirig.altervista.org/
Adapun ciri-ciri Salix alba sehingga dimasukkan ke dalam ordo Salicales
dan familia Salicaceae adalah daun-daun tunggal yang tersebar dan mempunyai
daun-daun penumpu. Bunga tersusun dalam bulir tanpa hiasan bunga atau jika ada
amat teerduksi dan tidak pernah menyerupai mahkota. Pada pangkal bunga
terdapat suatu badan seperti piala atau cakram yang sering dipandang sebagai
hiasan bunga yang tereduksi. Bunga jantan dengan 2 benang sari. Manfaat Salix
alba sebagai obat pengurang rasa sakit dan penurun panas, menghasilkan senyawa
aktif salisin (Salix) jika diekstrak.

Gambar : Bunga Salix alba


Sumber : http://luirig.altervista.org/

17

BAB III
PENUTUP

KESIMPULAN
1. Ciri-ciri Myricales : Tumbuh-tumbuhan berkayu dengan daun-daun
tunggal yang tersebar, mempunyai daun-daun penumpu atau tidak ada.
Bunga berkelamin tunggal. Tersusun dalam bulir-bulir tunggal atau
majemuk. Bunga tanpa hiasan bunga, pada jantan memiliki 2-16 benang
sari. Pada betina dengan bakal buah menumpang yang terdiri atas 2 daun
buah. Mempunyai 1 ruangan dan 1 bakal biji dengan 1 selaput biji.
Buahnya buah batu, biji tanpa endosperm. Contoh : Myrica cerifera.
2. Ciri-ciri Juglandales : pohon-pohon dengan daun-daun majemuk menyirip
gasal yang duduknya tersebar, kadang-kadang berhadapan. Daun penumpu
tidak terdapat. Bunga berkelamin tunggal, anemogami, berumah satu.
Buahnya buah semu yang menyerupai buah batu atau buah keras yang
diselubungi semacam kupula dengan kulit luar tipis atau berdaging dan
kulit dalam yang keras. Biji tanpa endosperm. Contoh : Juglans regia.
3. Ciri-ciri Salicales : tumbuh-tumbuhan yang berbatang kayu dengan daundaun tunggal yang tersebar dan mempunyai daun-daun penumpu. Bunga
berkelamin tunggal, berumah dua, jarang sekali berumah satu, tersusun
dalam bulir tanpa hiasan bunga atau jika ada amat teerduksi dan tidak
pernah menyerupai mahkota. Pada pangkal bunga terdapat suatu badan
seperti piala atau cakram yang sering dipandang sebagai hiasan bunga
yang

tereduksi.

Contoh

Salix

alba

18

DAFTAR PUSTAKA

Anonim. 2009. Salix alba L. http://luirig.altervista.org/schedenam/fnam.php?


taxon=Salix+alba. Diakses pada 27 Maret 2015 pukul 18.30 WITA.
Hanriette. 2015. Myrica cerifera. http://www.henriettes-herb.com/eclectic/
bigelow/pics/bigel-pl43-myrica-cerifera.html. Diakses pada 27 Maret
2015 pukul 18.35 WITA.
ITIS. 2011. Morella cerifera (L.) Small. http://www.itis.gov/servlet/SingleRpt/
SingleRpt?search_topic=TSN&search_value=507899. Diakses pada 27
Maret 2015 pukul 18.33 WITA.
Juhriah, dkk., 2015. Sistematika Tumbuhan Tinggi. Universitas Hasanuddin.
Makassar.
Missouri. 2015. Carya ovate. http://www.missouribotanicalgarden.org/Plant
Finder/PlantFinderDetails.aspx?kempercode=a854. Diakses pada 27
Maret 2015 pukul 18.31 WITA.
Scheper. 2003. Myrica cerifera, http://www.floridata.com/ref/m/myrica.cfm.
Diakses pada 27 Maret 2015 pukul 18.34 WITA.
Tjitrosoepomo. 2013. Taksonomi Tumbuhan Spermatophyta. Gadjah Mada
University Press. Yogyakarta.
Wikipedia. 2015. Juglans regia. http://en.wikipedia.org/wiki/Juglans_regia.
Diakses pada 27 Maret 2015 pukul 18.32 WITA.
Wikipedia. 2015. Myrica cerifera. http://en.wikipedia.org/wiki/ Myrica_cerifera.
Diakses pada 27 Maret 2015 pukul 18.36 WITA.
Wikipedia. 2015. Myrica pensylvania. http://en.wikipedia.org/wiki/Myrica_
pensylvanica. Diakses pada 27 Maret 2015 pukul 18.37 WITA.

19

MAKALAH
SISTEMATIKA TUMBUHAN TINGGI

ORDO MYRICALES, JUGLANDALES, SALICALES

OLEH KELOMPOK 3 :
RISKY NURHIKMAYANI

H41112311

NURUL ELFIANI P.

H41112304

ANNISA NURUL ILMI

H41112328

ANDRI NINDYA KARINA

H41112329

SELVIANI

H41112334

JURUSAN BIOLOGI
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS HASANUDDIN
MAKASSAR
2015

20

Soal :
Apakah perbedaan antara Mryca cerifera yang berbeda varietas?
Jawaban :
Varietas berada dibawah tingkat takson spesies, menurut pengertiannya varietas
merupakan peringkat sekunder lain di bawah spesies adalah forma. Suatu varietas
menunjukan penampilan yang khas berbeda dari varietas lain, tetapi akan
bersilang dengan bebas terhadap varietas lainnya, jika Mryca cerifera yang
berbeda varietas berarti tetap merupakan satu spesies yang sama yang dapat saling
kawin dan menghasilkan keturunan yang fertile namun memiliki beberapa sifat
yang mungkin berbeda disebabkan adanya variasi tingkat gen ataupun pengaruh
lingkungan, selain itu perbedaan varietas juga disebabkan adanya pemuliaan
tanaman. Dengan perkembangan ilmu pengetahuan sekarang ini sudah tidaklah
sulit untuk mendeteksi adanya variasi sifat dalam satu spesies baik, dengan
menggunakan 16sRNA.

Apakah fungsi sel-sel minyak pada tanaman ordo Myricales?


Sel-sel minyak pada tumbuhan biasanya merupakan tempat minyak atsiri yang
terletak di dalam vakuola ataupun sitoplasma sel. Minyak atsiri ini menghasilkan
bau aromatis, dan sebagai obat-obatan. Seperti yang diketahui dari ciri-ciri
myricales dimana terdapat banyak sel-sel minyak pada daun-daunnya hal ini
dimungkinkan karena mengandung plastid dalam bentuk yang lain selain
kloroplas yakni elaioplas yang mengandung tetes-tetes minyak pada jaringan yang
penyimpan minyak.