Anda di halaman 1dari 21

Stuktur Membran Sebagai

Sarana Transpor Materi


Kelompok V
SINTA AYU PANGESTI
ENDANG TAMARA
DANU DWI SUTANTO
DITA WINDRIANA
ADENA DWI R.
BELA UTAMI N.
FERRY RIANO S.

Dapat dibagi menjadi :


Transport Materi
Molekul Kecil
Transpor Pasif

Difusi &
Osmosis

Molekul Besar
Transpor Aktif

Difusi Terfasilitasi
Saluran
Gerbang

Pompa
Kotranspor

Endositosis
Fagositosis

Pinositosis

PENGANGKUTAN MOLEKUL KECIL


Bergantung apakah sel memerlukan energi atau
tidak

1. Transpor Pasif
Transpor ion, molekul, dan senyawa yang tidak
memerlukan energi untuk melewati membran
plasma.
Mencakup osmosis dan difusi

a. Difusi
Proses pergerakan acak
partikel-partikel (atom,
molekul) gas, cairan,
dan larutan dari konsentrasi
tinggi ke konsentrai yang
lebih rendah hingga
mencapai tahap
keseimbangan.

b. Osmosis
Osmosis adalah perpindahan air melalui membran
permeabel selektif dari bagian yang lebih encer ke
bagian yang lebih pekat. Membran semipermeabel
harus dapat ditembus oleh pelarut, tapi tidak oleh zat
terlarut.
Osmosis akan berhenti apabila konsentrasi kedua zat
sama(isotonis).

ISOTONIK (isotonic)
Air mengalir melintasi
membran, namun dengan laju
yang sama dalam kedua arah.
HIPERTONIK (Hypertonic)
Sel akan kehilangan air ke
lingkungan, mengerut dan
mungkin mati.
HIPOTONIK (hypotonic)
Air akan memasuki sel lebih
cepat daripada keluar dari
sel , dan sel akan
membengkak serta lisis.

Sel Hewan. Sel hewan berada dalam kondisi paling baik dalam lingkungan
isotonik.
Sel Tumbuhan. Sel tumbuhan turgid (kaku) dan umumnya berkondisi paling
baik dalam lingkungan hipotonik, dimana pada akhirnya diseimbangi oleh
dinding yang mendorong sel.

Difusi
Terfasilitasi
DIFUSI FASILITAS
1.Protein Carier
2.Protein Kanal

Protein Carier
protein pembawa berubah-ubah bentuk,
sehingga menggerakkan zat terlarut
menyeberangi membran saat perubahan
bentuk.

Difusi

protein
kanal
Protein saluran
memiliki saluran
yang dapat
dilalui oleh
molekul air atau
zat terlarut
spesifik.

2. Transpor Aktif
Dibantu pompa proton yang menggerakkan
substansi dari konsentrasi rendah ke konsentrasi
tinggi
Membutuhkan energi sehingga disebut aktif

POMPA Na/K ATPase


- Cara kerjanya dengan memompa Na keluar sel
dan memompa K masuk ke dalam sel
- Pengaruhnya menimbulkan potensial kimia yang
mengandung dua konsentrasi gradien (Na dan
K), seperti halnya potensial listrik karena
muatan 3+ dipompa keluar sedangkan 2+ ke
dalam. Sehingga tercipta potensial negatif
dalam sel

POMPA Na+ K+
PADA MEMBRAN
PLASMA

Transpor pasif: zat berdifusi menuruni gradien


konsentrasi.
Transpor aktif: melawan gradien konsentrasi.
Energi: ATP

COTRANSPORT: Transport berpasangan


- Dua molekul berpindah secara bersamaan, satu
sebagai penumpang dan yang lainnya pemandu/
sopir. Pemandu berdisfusi menurunkan gradien
elektrokimianya, namun itu tidak dilakukan
kecuali ada penumpang
- ATP tidak terlibat langsung, tapi mengatur
gradien elektrokimia yang digunakan oleh
pemandu

Transpor massal melintasi membran


plasma
Eksositosis
Vesikel transpor bermigrasi ke membran plasma,
menyatu
dengan
membran
tersebut
dan
melepaskan isinya.
Endositosis
Molekul memasuki sel di dalam vesikel yang
melekuk ke arah dalam dari membran plasma.
3 tipe endositosis: fagositosis, pinositosis, dan
endositosis diperantarai-reseptor.

EKSOSITOSIS
- Vesikula transport berfusi dengan membran plasma
- Digunakan untuk sekresi protein hormon (insulin),
serum protein, matriks ekstraseluler (kolagen)

ENDOSITOSIS
- Terutama terjadi pada sel-sel hewan, karena sel
tumbuhan berdinding kaku
- Sel membentuk pseupodia yang menelan
makromolekul, lalu berfusi dan lepas dari membran
membentuk vesikula internal dan menuju lisosom

Fagositosis

Sel menelan partikel dengan cara menyelubungi


partikel dengan pseudopodia, dan mengemasnya
dalam kantong selaput membran yg cukup besar
biasanya disebut dengan vakuola.

Pinositosis
Sel meneguk semua zat yang terlarut, zat
tidak bersifat spesifik.

SEKIAN
TERIMAKASIH