Anda di halaman 1dari 18

MEKANISMES PENDAFTARAN

KEPESERTAAN BPJS 2014

Oleh :

GATOT SUBROTO
KEPALA CABANG
PT ASKES Cabang Utama Bandung

kcu-bandung@ptaskes.com

DASAR HUKUM
PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 12 TAHUN 2013, TENTANG JAMINAN
KESEHATAN
DRAFT PERUBAHAN ATAS
PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 12 TAHUN 2013, TENTANG JAMINAN
KESEHATAN
DRAFT PEDOMAN BPJS : TATA LAKSANA
ADMINISTRASI KEPESRTAAN NON-PBI JK

Kelompok
Peserta BPJS
PBI

NON-PBI

PPU

PBPU

BP

Pejabat
Negara

Pekerja
Mandiri

Investor

TNI-POLRI

Pekerja
Profesiona
l

Pemberi
Kerja

PNS/
Pegawai
Swasta

Pensiunan

Orang
Mampu

IURAN PESERTA
BPJS

IURAN PESERTA
BPJS-2

1. PENERIMA UPAH
1. Iuran yang dibayarkan adalah untuk satu
istri dan 3 orang anak.
2. Apabila ada tambahan anak ke-4 atau
lebih, harus membayar tambahan iuran
1% dari gaji/ upah atau yang diterima.
3. Iuran dibayarkan selambat-lambatnya
tanggal 10 bulan berjalan
4. Keterlambatan pembayaran akan
dikenakan denda administratif sebesar 2%
per-bulan dari tunggakan
5. Peserta yang kena PHK dan disyahkan oleh
Disnaker masih mendapatkan jaminan
kesehatan selama 6 bulan.

Kelas Rawat
Peserta BPJS

Persyaratan Dokumen
Pendaftaran
1. Dokumen pendaftaran diperlukan untu proses
validasi kepesertaan
2. Dokumen yang dibawa adalah dokumen yang
syah/ disyahkan dan tidak ditinggalkan di
kantor BPJS
3. Dokumen Pendaftaran pada prinsipnya
terbagi dalam :
1. Identitas Kependudukan diri sendiri,
Identitas Istri/ Suami/ Anak
2. Identitas Kepegawaian/Kepangkatan/
Gapok
3. Bukti Penyetoran Iuran

Dokumen Kependudukan/ identias diri


dankeluarga
1. KTP
2. KITAS/ KITAP (Kartu Iizin Tinggal Sementara/
Tetap untuk WNA)
3. Kartu Keluarga
4. Surat Nikah
5. Akter Kelahiran
6. Surat Keterangan Mahasiswa (untuk anak 2125 tahun)
Dokumen tersebut diperlukan :
1. untuk memvalidasi keabsyahan, istri, anak yang
menjadi tanggungan khususnya untuk pembayaran
iuran berbasis persentasi antara pemberi kerja dan
pekerja
2. Penentuan faskes primer

Dokumen Kepegawaian
1. PEKERJA PENERIMA UPAH
a) SK Penetapan Pejabat Negara
b) SK Pengangkatan PNS
c) SK Kepangkatan TNI/ POLRI
d) SK Pengangkatan Pegawai Negara non-PNS
e) SK Pengangkatan Pegawai BUMN/ BUMD/
Swasta
f) Kontrak Kerja
2. BUKAN PENERIMA UPAH
1. SK Pensiun
2. SK Perintis Kemerdekaan/ Veteran

Dokumen tersebut diperlukan untuk menentukan kelas


perawatan

Dokumen Bukti Penyetoran Iuran


1. PEKERJA PENERIMA UPAH
a) Daftar Gaji
b) KP4
c) KU1
d) Bukti Pemotongan iuran Jaminan Kesehatan
2. PEKERJA BUKAN PENERIMA UPAH/ BUKAN
PENERIMA UPAH
1. KARIP
2. Bukti Penerimaan Pensiunan
3. Bukti Pembayaran Iuran dari BANK
Dokumen tersebut diperlukan sebagai dasar FASKES
memberikan pelayanan

PROSEDUR PENDAFTARAN INDIVIDUAL


1. Kelompok Peserta

a) Pekerja Penerima Upah (PPU) (Pejabat, PNS,


TNI-POLRI
b) Pekerja Bukan Penerima Upaj (Pekerja Mandiri,
Profesional)
c) Bukan Pekerja (BP) (Pensiunan, Pemberi Kerja,
Investor)

2. Prosedur Pendaftaran
a. Menyiapan dokumen pendftaran
b. Menyiapkan pas foto 3X4
c. Mendatangi Kantor BPJS, untuk mengisi
formulir pendaftaran
d. Menentukan pilihan Faskes Primer
(Puskesmas, Klinik, Dokter Gigi)
e. Mendapatkan Nomor Register BPJS
f. Membayar Iuran di Bank Persepsi untuk
mendapatkan nomor Virtual Account

PROSEDUR PENDAFTARAN KOLEKTIF-1


1. Kelompok Peserta

a) Pekerja Penerima Upah (PPU) (PNS, TNI-POLRI,


Pegawai BUMN/ BUMD/ Swasta)
b) Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU)
(Kelompok / Paguyuban/ Asosiasi)
Kelompok Masyarakat (EX-Jamkesda/
PJKMU)

2. Prosedur Pendaftaran <1.000 orang


a.
b.
c.
d.

Menyiapkan dokumen pendftaran


Menyiapkan pas foto 3X4
Mengisi formulir pendaftaran
Menentukan pilihan Faskes Primer (Puskesmas, Klinik,
Dokter Gigi)
e. Penananggung Jawab Pendaftaran menyerahkan DIP
yang telah diisi dan ditempelkan pas foto
f. Mendapatkan Nomor Register BPJS
g. Penanggung Jawab/Pembayar Gaji membayar Iuran di Bank
Persepsi untuk mendapatkan nomor Virtual Account

PROSEDUR PENDAFTARAN KOLEKTIF-2

1. Prosedur Pendaftaran >1.000 orang


a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.

Menyiapkan data pegawai sebagi calon peserta BPJS


Melakukan verifikasi data
Menentukan pilihan Faskes Primer (Puskesmas, Klinik,
Dokter Gigi)
Membuat data xcell dengan struktur data sesuai BPJS untuk
seluruh data pegawai yang telah diveirikasi
Penananggung Jawab Pendaftaran menyerahkan
data xcell kepada BPJS untuk dilakukan verifikasi dan
migrasi data
Mendapatkan Nomor Register BPJS
Penanggung Jawab/Pembayar Gaji membayar Iuran di Bank
Persepsi untuk mendapatkan nomor Virtual Account
Kembali ke kantor Askes untuk mendapatkan kartu BPJS

KART U BPJS

NOMOR BPJS

Faskes Primer

Nomor Induk Kependudukan

Keterangan tentang kartu BPJS


1. NOMOR BPJS

a) Setiap peserta BPJS Kesehatan mendapat 1 (satu)


nomor peserta BPJS Kesehatan yang berlaku untuk
selama-lamanya dimana penomoran tersebut
dikeluarkan secara otomatis dari sistem, terdiri dari
13 digit :
b) Digit ke 1 s.d 12 : Merupakan nomor urut registrasi
peserta BPJS secara nasional dengan penentuan
pemberian nomor urut didasarkan atas penerbitan
kartu lebih awal pengeluarannya (FIFO)
c) Digit ke 13 : 1 (satu) digit terakhir yang merupakan
sebagai alat control terhadap kebenaran penomoran
peserta BPJS.

Keterangan tentang kartu BPJS


2. NOMOR VIRTUAL ACCOUNT

a. Virtual Account adalah Nomor Unik yang mewakili


suatu rekening melalui kombinasi nomor registrasi
peserta atau badan usaha /badan lainnya dan nomor
ID nasabah yang dapat digunakan untuk membayar
tagihan melalui jaringan perbankan.
b. Sistem penomoran virtual account terdiri dari 16 digit,
terdiri dari :
5 (lima) digit kode Bank
1 (satu) digit kode Peserta dan kode Badan Usaha
10 Digit Nomor register BPJS
c. Virtual Account hanya diperuntukkan untuk peserta
Individual dan Badan Usaha

DAFTAR ISIAN PESERTA

1.
2.
3.
4.

PEKERJA PENERIMA UPAH


PEKERJA BUKAN PENERIMA UPAH
BUKAN PEKERJA
PERUBAHAN/ MUTASI/DATA PESERTA/ FASKES/
GOLONGAN/ KEPANGKATAN/ STATUS
PERKAWINAN
5. PENAMBAHAN/ PENGURANGAN ANGOTA
KELUARGA
1.
2.
3.

DIP
MUTASI
TAMBAH/ KURANG ANGGOTA KELUARGA

DUTA ASKES DIVRE-5 siap


melaksanakan SJSN

HATUR NUHUN........

Anda mungkin juga menyukai