P. 1
Rekayasa Genetika

Rekayasa Genetika

|Views: 8,819|Likes:
Dipublikasikan oleh Indra Furwita

More info:

Published by: Indra Furwita on Jan 26, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC or read online from Scribd
See more
See less

02/24/2013

1. Apa yang dimaksud dengan rekayasa genetika dan berikan 3 contoh rekayasa genetika!

• Rekayasa Genetika atau teknik DNA rekombinan dapat didefenisikan sebagai : "Pembetukan rekombinan baru dari material yang dapat diturunkan dengan cara penyisipan DNA dari luar kedalam suatu wahana (vektor tertentu), sehingga memungkinkan penggabungan dan kelanjutan berkembang dalam host yang baru." Proses ini juga dikenal sebagai " Gen Kloning " atau klon gen, sebab organisme yang secara genetik terbentuk adalah identik dan membawa seluruh potongan DNA yang telah disisipkan, disamping itu memperbanyak molekul yang baru dibentuk.Teknologi rekayasa genetika merupakan proses transplantasi atau pencangkokan satu gen ke gen lainnya dimana dapat bersifat antar gen dan dapat pula lintas gen. Rakayasa genetika juga dapat diartikan sebagai perpindahan gen. • Berbagai kegiatan yang menguji kemutakhiran porses rekayasa genetika telah banyak dilakukan, berikut ini merupakan beberapa contoh pengimplentasian rekayasa genetika. • Gen pankreas babi ditransplantasikan ke bakteri Escheria coli sehingga dapat menghasilkan insulin dalam jumlah yang besar. Sebaliknya gen bakteri yang menghasilkan toksin pembunuh hama ditransplantasikan ke tanaman jagung maka akan diperoleh jagung transgenik yang tahan hama tanaman. • Gen dari sel ambing susu domba ditransplantasikan ke sel telurnya sendiri yang kemudian ditumbuhkembangkan di dalam kandungan induknya sehingga lahirlah domba Dolly yang merupakan hewan kloning (cangkokan ) pertama di dunia. • Tanaman transgenik yang direkayasa pertama kali pada tahun 1980-an, yakni melalui proses mentransfer gen b–faseolin dari kacang-kacangan ke kromosom bunga matahari. • Di Argentina dengan meng-kloning hormon dan merekayasa gentik pada sapi, maka produksi yang dihasilkan susu di Argentina dapat lebih banyak dari sebelumnya, dengan begitu produksi susu akan memenuhi kebutuhan nasional. Sapi-sapi itu nantinya akan ditambahkan pada tubuhnya hormon bovine somatotropin, hormon yang dimana dapat meningkat produksi susu hingga 20 persen.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->