Anda di halaman 1dari 11

ARSITEKTUR POST MODERN

arsitektur post modern perkembang di akhir abad ke 20. post modern


merupakan pemahaman idealisme barat yang berlandaskan dari pemikiran
skeptis, subjektif atau relativitas. post modern merupakan kecurigaan terhadap
alasan-alasan yang berkembang dalam pemikiran general manusia. post modern
adalah sensitifitas pada ideologi dalam memberikan kontrolnya pada politik dan
ekonomi.
pada awalnya post modern merupakan suatu pemikiran tentang ideologi,
tentang pemahaman, tentang keyakinan seseorang untuk dapat melakukan
perubahan.. mari kita lihat post modern dalam kacamata filosofi.
dalam sudut pandang filosofi, post modern adalah suatu perlawanan terhadap
pemikiran modern yang berkembang di negara maju, terutama eropa. gerakan
ini dimulai sekitar abad ke 16-17 sampai dengan pertengahan abad ke 20
masehi. tentunya pemikiran ini tidak dapat ditolak begitu saja karena sudah
banyak propaganda yang bergerak memberi pemahaman tersebut, pada
masanya di kenal sebagai enlightenment ( masa pencerahan), sekitar abad ke
18.
pemikiran ini berdasar pada :
1. terdapat suatu kondisi, dimana manusia memiliki eksistensi dan properti
yang di gunakan untuk buah pemikirannya, untuk kondisi sosialnyadan
lingkungannya , untuk praktek-praktek dalam kehidupan. Post moderen
melihat dalam pemikiran lain, bahwa hal tersebut adalah suatu kondisi
naif dari manusia dan harus di hilangkan. dengan kondisi yang demikian
post modern merubah konsep berfikir yang telah dipahami sekian lama
dengan merubah bahasa, ide, pemikiran, tata cara dan sebagainya.
2. deskripsi dan penjelasan dari ilmu dan sejarah yang secara prinsip melihat
dengan cara salah dan benar. post modern menolak pemikiran ini, mereka
melihat bahwa tidak ada kebenaran yang hakiki atau absolut dari hasil
pemikiran dan sejarah manusia.
3. berdasar dari alasan dan logika, dan semakin berkembangnya perangkat
ilmu pengetahuan dan teknologi, manusia selalu memiliki kecenderungan
untuk memperbaiki kwalitas hidupnya. tujuannya adalah agar kehidupan
manusia lebih humanis, lebih cerah, dan lebih makmur dari kondisi
sebelumnya. post modern tidak sependapat dengan pemikiran ini,
keyakinan perkembangan manusia dalam ilmu pengetahuan dan teknologi
lebih banyak membawa dampak buruk pada perspektif lainnya. seperti
pengetahuan tentang persenjataan yang bertujuan melindungi diri, malah
menimbulkan peperangan. pembangungan malah menghancurkan
ekosistem. jadi perspektif tentang kemajuan suatu sosial akan lebih
tergantung pada moral sosial itu sendiri, bagaimana mereka
menggunakan dan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

4. alasan dan logika secara universal dapat di benarkan, hukum yang sama,
persamaan hak, dan persamaan pengetahuan. bagi post moderenis alasan
dan logika hanya merupakan gagasan konseptual, dimana hal tersebut
hanya dapat di terima pada tradisi dan intelektual yang sama.
5. hal natural yang berkaitan dengan sifat manusia dikenal sebagai bawaan
lahir mereka, seperti bakat, kepandaian, prilaku dan sebagainya. post
modern menolak pernyataan tersebut, mereka berpendapat bahwa hal-hal
yang berhubungan dengan manusia hampir sepenuhnya adalah buah
pembelajaran dari lingkungan sosial mereka, bagaimana mereka hidup
dan belajar dalam lingkungan sosial itu adalah sifat dari kondisi seorang
manusia.
6. bahasa atau suatu kata menunjuk/menjelaskan pada suatu hal
tertentu sesuai dengan makna atau artinya. post modern melihat
bahwa bahasa tidak selalu menjelaskan maknanya. bahasa dapat
menjadi bahasi itu sendiri tanpa mengartikan makna lainnya. arti
bukanlah sesuatu yang statis atau sebuah ide melainkan suatu jangkauan
terhadap persepsi lain, karena hal ini adalah rasa, pemahaman lain
dapat mengartikannya berbeda. post modern melihat bahasa dalam
kacamata pemikiran seorang filsuf prancis jacques derrida.
7. manusia berfikir bahwa memiliki ilmu dan menguji kebenarannya. post
moderen menolak pemikiran ini, mereka perpendapat bahwa sejak kita
berfikir kita telah memiliki ilmu. saya berfikir, maka saya ada (rene
deskartes)
8. untuk membangun sebuah teori diperlukan berbagai aspek, penjelasan
mengenai sejarah dan sosial dari berbagai sumber. dalam teori
seharusnya terdapat suatu tujuan yang siantifik, walaupun teori tersebut
tidak pernah digunakan dalam prakteknya. post modern menolak
pernyataan ini mereka melihat buah pemikiran seperti ini hanya sebagai
suatu mimpi, pemikiran tersebut hanya akan menutup pendapat-pendapat
lain tentang hal-hal yang telah di anggap benar sebelumnya tanpa melihat
berbagai kemungkinan lainnya pada masa mendatang.
post modern melihat lebih banyak kemungkinan dan relativitas pada suatu
kejadian, mereka membuka berbagai kemungkinan yang ada, tergantung dari
pemahaman atau kondisi suatu masyarakat tertentu. post moderen melihat
bahwa manusia tidak dapat memiliki pemikiran yang hakiki atau absolut. post
modern selalu melihat adanya alternatif pada suatu kejadian dan mereka
memahaminya sebagai pencerahan rasionalitas (Enlightenment ).
post modern sebagai gerakan pemikiran mempengaruhi karya-karya seni rupa,
musik, literatur dan arsitektur. dalam arsitektur post modern adalah suatu
gebrakan visual yang akan merekam atsmofier rasa dan pandangan para
pengamatnya.

Arsitektur Post Modern adalah arsitektur yang menyatu-padukan Art dan


Science, Craft dan Technology, Internasional dan lokal yang merupakan hasil
perkembangan sumber daya manusia terhadap arsitektur modern.
Alasan banyak pihak meninggalkan Arsitektur Modern, meliputi:
1. Tidak ada muatan yang kaya/luas, miskin akan makna, memiskinkan
bahasa arsitektur pada bentuk dan pada level konten/isi. Tidak mampu
berkomunikasi efektif dengan penggunanya.
2.

Tidak memiliki memori, dan tidak memiliki hubungan yang


efektif dengan kota dan sejarah. Terlalu logis dan rasional. Kurang
memperhatikan nilai-nilai masyarakat, faktor lingkungan dan emosi
manusia.Bertentangan dengan tradisi/anti klasik. Menolak ornamen dan
dekorasi.

3. Tidak diketahui keberadaan/ciri khusus suatu bangunan atautidak


berkonteks. Menciptakan kota tanpa karakter, karena kemonotonan
warna putih dan bentuk yang kotak.
Teori teori Post Modern :
1. Robert Venturi (1966).
2. Charles Jencks (1977-1992).
3. Heinrich Klotz (1988).
4. Kisho Kurokawa (1991).
Menurut Heinrich Klotz (1988).
No

Postmodern

Modern

Regionalism

Internationalism

Fictional representation,
figurative form/ berpola

Geometric abstraction

Buildinga s work of art

Building in term of
functional

Respect to multiplicity of
meaning

Anti methaphore and


symbolic language

Fiction as wel as function

Function, no fiction

Respect to pliral
references, eklektik

Respect to memory and


history

Free from memory and


history

Poetry

Technological
utopianism/menarik

Pro improvization and


spontaneity/
imperfectfullness)

Perfection

10

Relativism/ respond to
history, regional and
topogical condition

Building as autonomous,
universally valid
geometric form

a dominant style

Menurut Charles Jencks (1977-1992).


NO

POSMODERN

MODERN

A. IDEOLOGI
1

Muiltivalent Form

Univalent Form

Hybrid Expression

Straightforwardness

Shizoprenic

Vulgar

Double coding

No Style/ International
style

Ambiguity of formal
reading

Popular and plirist

Utopian and idealist

Tradision and choice

Zeitgeist

Artist/client

Artist as prophet/guru
toeri baru

Elitist and participative

elitist

B. METODE
1

Functional mixing

Funstional separation

Contextual urbanism

City in park

Mannerist and baroque

Skin and bone

Skew space and extention

Valume not mass

Abiguity

Transparancy

Tend to asymetrical
symetriy

Asymetry and regularity

Collage/collision

Harmonius integration

C. STYLE
1

Pro methaphor

Anti methaphore

Pro ornament

Anti

Pro symbolic

Anti

Pro humor

Anti

Pro historic memory

Anti historical reference

Eclectic

Purism

Pro representation

Anti

Convetional and abstract

Abstract form

form
post modern dalam arsitektur memiliki tujuan menyelesaikan permasalahan
pada arsitektur modern yang dianggap tidak memiliki makna terhadap konteks,
membuka kemungkinan yang ambigu terhadap persepsi ruang, memecahkan
persepsi-persepsi dan paradoks, bersatu dengan berbagai arsitek untuk
membuka prinsip baru yang lebih berkelanjutan.
tujuan post moderen adalah memberikan kesempatan pada bangunan untuk
dapat di ekspresikan dalam berbagai hal, seperti karakteristiknya, tipologinya,
sclupture. setiap hasil akan mengisyaratkan maksud masing-masing. seperti
pruralisme, makna ganda, bentuk mengambang, tidak skalatis, ironi dan
paradoks.
jangan salah mengartikan, post modern tetap menjaga kebutuhan dasar
manusia atas fungsi dasar, mereka lebih menekankan bukan pada apa yang
harus ada, tetapi apa yang bisa di dapatkan lebih. seperti suatu rumah haruslah
sebagai sebuah rumah, namun apa yang kita dapat lakukan lebih bagi
pemiliknya dan lingkungan terhadap perkembangan pemikiran dan lingkungan
sosial.
beberapa arsitek post modern yang karyanya mempengaruhi perkembangan
isme ini adalah:
1. aldo rossi

aldo rossi
postmodern
2. michael graves

michael graves
postmodern
3. philip johnson

philip johnson
postmodern
4. frank gehry

frank gehry
postmodern
5. charles moore

charles moore
postmodern
6. antoine predock

antoine predock
postmodern
7. robert venturi

robert venturi
postmodern
8. peter eisenman

peter eisenman
postmodern
9. mario botta

mario botta
postmodern
10.urbanmonkees

urbanmonkees
postmodern
11.dll

lihat ulasan lainnya| arsitektur


minimalis https://virtualarsitek.wordpress.com/2015/01/04/arsitektur-minimalis/