Anda di halaman 1dari 29

02.

Mineral
MFG 1904

Salahuddin Husein

Jurusan Teknik Geologi


Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada
2012

Pendahuluan

shddin 2008

Mineral intan kualitas


permata. Kekerasan,
kecemerlangan, kecantikan,
keawetan, dan kelangkaan
membuat mereka menjadi
batu permata paling dicari.

Pendahuluan

shddin 2008

Kristal Selenit, Chihuahua, Mexico

Struktur Atom

Inti yang padat tersusun oleh proton dan


neutron serta dikelilingi oleh awan orbit
elektron.

shddin 2008

Ion

shddin 2008

Atom disebut bersifat netral apabila memiliki jumlah proton dan


elektron yang sama.
Karena letak yang berada di luar dan geraknya yang dinamis
mengorbit inti, elektron berpotensi untuk berpindah-pindah,
sehingga elektron dapat bertambah dan dapat pula berkurang.
Atom-atom yang kelebihan atau kekurangan elektron disebut
bermuatan listrik. Mereka dinamakan ion.
Sebuah atom yang kehilangan elektron memiliki muatan positif,
disebut kation.
Sebuah atom yang memperoleh elektron memiliki muatan
negatif, disebut anion.

Isotop

shddin 2008

Isotop karbon: sebuah atom karbon memiliki nomer atom 6 dan


nomer massa atom 12, 13, dan 14, tergantung pada jumlah
neutron di intinya.

Tabel Periodik Unsur

shddin 2008

Mineral

shddin 2008

terbentuk alamiah
senyawa anorganik
komposisi kimiawi tertentu
struktur kristal tertentu
sifat fisik yang konsisten

Mineral : Terbentuk Alamiah

shddin 2008

Terbentuk alamiah artinya


material kristalin sintetis
adalah bukan mineral.

Mineral : Terbentuk Alamiah

shddin 2008

Mineral terbentuk oleh atomatom yang saling mengikat.


Ada dua jenis ikatan yang
banyak terbentuk di alam:
ikatan ion dan ikatan
kovalen.
Pembentukan ikatan ion
antara sodium dan klor
dilakukan oleh pertukaran
elektron kulit terluar dari
atom sodium kepada atom
klor; proses ini menghasilkan
kulit terluar yang stabil bagi
kedua atom tersebut.

Mineral : Terbentuk Alamiah

shddin 2008

Ikatan kovalen terbentuk


ketika dua atom berbagi
elektron. Ikatan antara silikon
dan oksigen, yang banyak
jenis mineralnya, adalah
terutama terbentuk oleh
ikatan ini.

Mineral : Terbentuk Alamiah

shddin 2008

Gambar sebelah kiri menunjukkan pola kerangka 3-dimensi atomatom karbon dalam mineral intan (diamond) yang terbentuk dari
ikatan kovalen.
Gambar sebelah kanan memperlihatkan ikatan kovalen pada
grafit (graphite), tetapi di sini atom-atom karbon membentuk
lapisan-lapisan yang diikat oleh ikatan van der Waals. Lapisan itu
sendiri sangat kuat, namun ikatan antar lapisan sangat lemah.

Mineral : Senyawa Anorganik

shddin 2008

Senyawa anorganik tersusun


sepenuhnya oleh komponenkomponen non-organik.
Organik: dominan C, N, O, H

Mineral : Komposisi Kimiawi Tertentu

shddin 2008

Beberapa mineral sebetulnya adalah kelompok mineral.


Semua anggota kelompok umumnya memiliki jenis struktur yang
sama, sifat fisik yang sama, dan secara kimia saling terkait,
namun mereka juga memiliki perbedaan kimia tertentu.
Contoh: mineral piroksen sebetulnya sebuah kelompok yang
tersusun oleh augit, diopsit, hedenbergit, pigeonit, enstatit,
ferrosilit, dan masih ada beberapa lagi

Mineral : Struktur Kristal Tertentu

shddin 2008

Gambar mikroskopis
dari permukaan kristal
grafit. Setiap titik
berwarna kuning adalah
atom karbon.

Struktur kristal suatu mineral adalah pola susunan 3 dimensi dari


atom-atom penyusunnya.

Mineral : Struktur Kristal Tertentu

shddin 2008

Struktur kristal sodium klorida, mineral halit (halite). Diagram


sebelah kiri menunjukkan ukuran ion sodium dan klorin,
sedangkan diagram sebelah kanan menunjukkan lokasi setiap ion
di dalam struktur kristal.

shddin 2008

Mineral : Sifat Fisik yang Konsisten


Identifikasi sifat fisik dipergunakan untuk menentukan jenis
mineral tanpa bantuan peralatan kristalografis atau kimia.

Sifat fisik banyak ragamnya, sebagian meliputi kekerasan, bentuk,


warna, belahan, dan lain-lain..

Sifat Fisik Mineral : Kekerasan

shddin 2008

Skala Mohs

Sifat Fisik Mineral : Belahan

shddin 2008

Belahan adalah pecahan yang teratur dan sistematis di sepanjang


bidang yang dapat diperkirakan. Bidang belahan terkontrol secara
kristalografis: mereka berasal dari bidang ikatan lemah dan
struktur kristal.

Sifat Fisik Mineral : Belahan

shddin 2008

(a) Belahan 1 arah pada


mica.

(b) Belahan 2 arah saling


tegak lurus pada feldspar.

(c) Belahan 3 arah saling


tegak lurus pada halite.

(d) Belahan 3 arah tidak


saling tegak lurus pada
calcite.

Sifat Fisik Mineral : Belahan

shddin 2008

Gambar ini adalah sayatan tipis dari mineral amfibol (amphibole)


berukuran ~1 cm, memperlihatkan dua bidang belahan yang
bertemu pada sudut lancip.

Semua mineral amfibol akan memperlihatkan pola belahan seperti


ini.

Sifat Fisik Mineral : Belahan

shddin 2008

Ini adalah contoh berukuran beberapa cm dari mineral yang


sama, amfibol. Tampak bahwa menentukan belahan pada contoh
mineral tidak selalu mudah.

Perhatikan dimana contoh tersebut pecah untuk kehadiran


bidang-bidang belahan yang berulang.

Sifat Fisik Mineral : Belahan

shddin 2008

Penting untuk
diperhatikan:
- Jumlah bidang
belahan
- Kualitas belahan
- Sudut belahan
Kalsit adalah mineral
yang mudah pecah
dalam 3 bidang yang
tidak saling tegak
lurus.

Sifat Fisik Mineral : Bentuk Kristal

shddin 2008

Kristal seringkali memiliki bentuk tertentu. Contohnya: garnet


(garnet) memiliki bentuk dodekahedra (12 sisi), pirit (pyrite)
memiliki kubik (6 sisi).

Perhatikan bahwa tidak satu pun dari kedua mineral tersebut


memiliki bidang belahan yang jelas. Meskipun struktur kristalnya
membuat kristal dengan bentuk bangun yang berkembang baik,
jika pecah kedua mineral tersebut tidak akan membelah pada
bidang yang teratur.

Sifat Fisik Mineral : Bentuk Kristal

shddin 2008

Kristal suatu mineral berkembang dalam berbagai bentuk,


beberapa diantaranya adalah:
(a) Kristal kubik (6 sisi), misal: halit (halite), galena (galena), dan
pirit (pyrite).
(b) Kristal dodecahedral (12 sisi), misal: garnet (garnet).
(c) Kristal oktahedral (8 sisi), misal: intan (diamond).
(d) Kristal prisma terpancung piramida, misal: kuarsa (quartz).

Sifat Fisik Mineral : Bentuk Kristal

shddin 2008

Semua kristal turmalin (tourmaline) memiliki penampang trigonal


membulat.

Sifat Fisik Mineral : Bentuk Kristal

shddin 2008

Sebagian menyebut bentuk


kristalnya sebagai acicular
(seperti jarum), radiating,
prismatic (seperti tongkat),
fibrous (seperti serat), globular
(seperti balon), dan lain-lain

Sifat Fisik Mineral : Bentuk Kristal

shddin 2008

Beberapa mineral cenderung tidak memiliki bentuk kristal yang


baik.

Malasit (malachite) atau hydrous Cu-carbonate cenderung


membentuk agregasi kristal fibrous. Kenampakan bergelombang
tergantung pada bagaimana cara memotong sampel.

Sifat Fisik Mineral : Bentuk Kristal

shddin 2008

Perak (silver) dan emas (gold)


memiliki bentuk tidak beraturan,
bahkan kadang berbentuk kawat
yang tersusun oleh kristal-kristal
kecil.

Sifat Fisik Mineral : Bentuk Kristal

shddin 2008

Suatu mineral dapat memiliki banyak bentuk kristal, contoh: kalsit


(calcite).

Sifat Fisik Mineral : Bentuk Kristal

shddin 2008

Intan : telah dibentuk


(dipotong, dihaluskan,
dipoles).

Intan : original.

Sifat Fisik Mineral : Sudut Antar Muka Kristal


Semua kristal kuarsa (quartz), apa pun bentuk dan
ukurannya, memiliki sudut antar muka (interfacial
angles) tertentu dan konstan.

shddin 2008

Sifat Fisik Mineral : Sudut Antar Muka Kristal

shddin 2008

Tampak samping dan penampang 3 kristal kuarsa (quartz) yang


memperlihatkan konsistensi sudut antar muka:
(a) Kristal yang terbentuk sempurna,
(b) Kristal berukuran besar,
(c) kristal yang tidak berkembang baik.

Sifat Fisik Mineral


Warna : cahaya yang diteruskan dan
yang dipantulkan.
Cerat : warna mineral yang telah
dihancurkan dalam bentuk
bubuk.
Kilap : kenampakan mineral dalam
memantulkan cahaya.

shddin 2008

Sifat Fisik Mineral

shddin 2008

Hematit : kilap logam

Ortoklas : kilap non-logam.

Sifat Fisik Mineral

shddin 2008

(a) Grafit, dapat untuk menulis.

(b) Magnetit, bersifat magnetik.

(c) Kalsit, transparan dan refraksi


ganda.

Sifat Fisik Mineral

shddin 2008

Retakan: bagaimana mineral pecah tidak mengikuti bidang


belahan tertentu (seperti pecahan konkoidal pada kuarsa (quartz)
dan gelas (glass)).

Sifat Fisik Mineral


Mineral seperti sulfur (sulphur) selalu berwarna kuning dan
lembut.

shddin 2008

Polimorf

shddin 2008

Intan (diamond) dan grafit (graphite) terbentuk seluruhnya oleh


karbon, namun keduanya memiliki sifat fisik yang sangat berbeda.
Polimorf (polymorphs) adalah material dengan komposisi kimia
yang sama namun berbeda struktur kristalnya.

Mineral-Mineral Silikat

shddin 2008

Kelompok mineral yang membentuk 95% kerak Bumi adalah


silikat, sehingga mereka merupakan mineral pembentuk batuan
(rock-forming minerals) yang paling penting.
Beberapa mineral yang paling penting dalam kelompok silikat
adalah:
- Kuarsa (quartz)
- Feldspar (feldspar)
- Mika (mica)
- Amfibol (amphibole)
- Piroksen (pyroxene)
- Olivin (olivine)
- Garnet (garnet)

Unsur dan Mineral yang Banyak Dijumpai

shddin 2008

Rock Forming Minerals

shddin 2008

shddin 2008

Mineral-Mineral Silikat
Bangun paling dasar dari kelompok mineral silikat adalah
tetrahedron silika.

Setiap tetrahedron dibentuk oleh sebuah atom silikon dikelilingi


oleh empat atom oksigen. Kelompok ini memiliki muatan negatif
-4, sehingga akan membuat ikatan dengan kation.
oxygen atoms
Secara
sistematis
berbentuk
piramida

silicon atom
at center

schematic
representation

shddin 2008

Mineral-Mineral Silikat

In
co cre
m as
pl in
ex g
ity

olivine, garnet

pyroxene
group

tourmaline

amphibole
group

mica
group

Mineral-Mineral Silikat : Struktur Piroksen


Setiap tetrahedron silika
dalam piroksen saling terikat
satu sama lainnya,
membentuk satu rantai
panjang.

shddin 2008

metal cations (Fe, Mg, Ca)

the triangles
represent silica
tetrahedra, viewed
from above

Mineral-Mineral Silikat : Struktur Amfibol


Jaringan silikat dalam
amfibol dibentuk oleh dua
rantai saling terhubung.

the triangles
represent silica
tetrahedra, viewed
from above

metal cations (Fe, Mg, Ca)

shddin 2008

Mineral-Mineral Silikat : Struktur Mika

shddin 2008

Mika adalah silikat dengan struktur


lembaran. Tetrahedra silikat
bergabung membentuk lembaran 2-D.
metal cations (Fe, Mg, Ca)
interlayer cations (Na, K, H2O)

side view

Masing-masing lembaran
terikat secara lemah oleh
lapisan kation.

view from above at silica layer

Mineral-Mineral Silikat : Silikat Kompleks

shddin 2008

Mineral kuarsa (quartz) memiliki bentuk jaring silikat yang paling


kompleks, dimana setiap tetrahedron silika saling terhubungkan
satu dengan lainnya secara rumit.

Ferromagnesian Silicates

shddin 2008

Common ferromagnesian
silicates:
(a) Olivine
(b) Augite, a pyroxene
group mineral;
(c) Hornblende, an
amphibole
group mineral
(d) Biotite mica.

Nonferromagnesian Silicates

Common nonferromagnesian silicates:


(a) Quartz
(b) Potassium feldspar (orthoclase)
(c) Plagioclase feldspar
(d) Muscovite mica

shddin 2008

Mineral-Mineral Silikat : Feldspar & Kuarsa

Feldspar memiliki 2 belahan,


berbentuk kristal balok.

Kuarsa tidak memiliki belahan,


umumnya berbentuk kristal
prismatik.

Mineral-Mineral Silikat : Feldspar & Kuarsa

Struktur feldspar memiliki


bidang-bidang ikatan lemah,
yang membentuk belahan.

shddin 2008

shddin 2008

Struktur kuarsa tidak memiliki


bidang dengan ikatan lemah,
sehingga tidak ada belahan.

Ragam Kuarsa

shddin 2008

(a) colorless quartz


(b) smoky quartz
(c) amethyst
(d) agate
(e) rose quartz

Mineral-Mineral Silikat : Feldspar

shddin 2008

Plagioklas (plagioclase) = Ca,Na feldspar


Feldspar alkali (alkali feldspar) = K, Na feldspar

Feldspar plagioklas menunjukkan striasi


pada satu bidang belahnya, hal ini tidak
pernah tampak pada feldspar alkali.
Beberapa jenis plagioklas juga tampak
berkilau.

Mineral-Mineral Non-Silikat

shddin 2008

Meski mineral-mineral kelompok silikat sangat penting, namun


ada pula mineral-mineral lain yang juga penting dalam
membentuk batuan.
Kalsit calcite (CaCO3) penyusun batugamping dan marmer.
Gipsum gypsum (CaSO4.2H2O) mineral evaporit yang umum
dijumpai.
Halit halite (NaCl) mineral evaporit yang umum dijumpai.
Magnetit magnetite (Fe3O4) mineral minor yang banyak
dijumpai dan sebagai bijih besi.
Pirit pyrite (FeS2) mineral minor yang banyak dijumpai.
Galena galena (PbS) bijih timbal.
Grafit graphite (C) mineral minor yang banyak dijumpai.

Mineral Non-Silikat

shddin 2008

(a) Calcite (CaCO3) adalah mineral karbonat yang utama.


(b) Galena (PbS) adalah mineral sulfida dan bijih timbal.
(c) Gypsum (CaSO4.2H2O) adalah mineral sulfat yang utama.
(d) Halite (NaCl) adalah contoh mineral kelompok halida.

Rock Forming Minerals

shddin 2008

Batuan beku granit tersusun utamanya oleh feldspar alkali dan


kuarsa, sedikit feldspar plagioklas, dan mineral aksesoris seperti
mika biotit. (a) Sampel setangan. (b) Fotomikrograf.