Anda di halaman 1dari 5

BAB...

RENCANA OPERASI DAN MANAJEMEN


a. Fasilitas
yang akan digunakan adalah tenda, kursi, meja, kendaraan untuk delivery.
b. Proses produksi
ada beberapa produk yang di proses di tempat pemasaran, dan ada beberapa produk
lainnya yang di proses di tempat produksi (rumah).
c. Pasokan dan distribusi
pasokan barang di dapat dari pasar atau supermarket terdekat, Sedangkan distribusi di
lakukan di tempat pemasaran dan dengan melakukan delivery.
d. Kontrol keuangan
dengan membuat laporan Transaksi Penjualan serta rincian Pengeluaran harian.
e. Tim manajemen usaha
BAB ....
ANALISIS PERSAINGAN
Analisa Pesaing
Dalam hal pesaing kami mengambil beberapa pesaing yang antara lain yaitu :
1. Tahu Koenak
2. Roti Bakar
3. Internet (indomie telor kornet)
Analisa pesaing usaha kami seandainya produk yang dijual sama maka kami membuat
inisiatif mengubah dibagian tampilan, cara penyajian serta pelayanan yang unik membedakan
dari pesaing usaha kami.
ANALISA SWOT
a. Strength (Kekuatan)
Menu variatif dan berbeda, sehingga pengunjung tertarik untuk mencoba.
Harga terjangkau.
Pelayanan memuaskan.
Tempat strategis.
Suasana nyaman dan bersih.
Halaman parkir luas.

Fasilitas live music.


b. Weakness (Kelemahan)
Belum dikenal.
Kebutuhan Nama Bahan Baku pokok yang agak sulit didapatkan dan harga
berfluktuasi.
c. Opportunity (Peluang)
Peminat minuman dan makanan semakin bertambah..
Usaha seperti ini cocok untuk dilingkungan kampus.
Kebutuhan akan makanan dan minuman diwaktu jam istirahat kampus.
d. Threath (Ancaman)
Adanya pesaing lain yang mendirikan bisnis seperti ini.
Kurangnya minat konsumen dengan menu yang disediakan.

BAB
ANALISIS RENCANA KEUANGAN

a. Proyeksi Pendapatan
1. Dimsum
Nama Bahan Baku
Kulit Siomay
Daging Ayam
Udang Kupas
Bumbu-bumbu
Kecap Ikan
Minyak Wijen
Telur
Tepung Sagu
Saus Sambal

Harga (Rp)
10.000
12.000
15.000
3.000
2.000
2.000
1.000
1.000
6.000

Total Harga Pembelian Bahan Baku


Biaya
Harga jual
Pendapatan

52.000

: Rp 8000/porsi
: Rp 10.000/porsi
: Rp 2000/porsi

2. Pie
Nama Bahan Baku
Telur ayam
Susu cair
Gula pasir dan Vanili bubuk
Tepung terigu
Mentega
Buah
Maizena
Garam
Total Harga Pembelian Bahan Baku

Biaya
Harga Jual
Pendapatan

3. Waffle

: Rp 2.100/buah
: Rp 3.500/buah
: Rp 1.400/buah

Harga (Rp)
4.000
2.000
3.000
3.000
4.000
5.000
2.000
1.000
24.000

Nama Bahan Baku


Tepung terigu
Baking powder
Soda kue
Gula pasir
Telur
Vanili bubuk
Susu cair
Krim margarin

Harga (Rp)
2.500
2.000
3.500
5.000
2.000
1.000
6.000
6.500

Total Harga Pembelian Bahan Baku

Biaya
Harga Jual
Pendapatan

28.500

: Rp 4.000/porsi
: Rp 5.000/porsi
: Rp 1.000/porsi

4. Roti Bakar Ice Cream


Nama Bahan Baku

Harga (Rp)

Roti
Ice cream
Selai
Susu
Mentega

15.000
150.000
36.000
6.000
9.000
216.000

Total Harga Pembelian Bahan Baku


Biaya
Harga Jual
Pendapatan

: Rp. 4.500/porsi
: Rp. 6.000/porsi
: Rp. 1500/porsi

5. Es Shanghais
Nama Bahan Baku
Pepaya
Apel
Jagung
Sirup strawberry
Nata de coco
Semangka
Es kristal
Gula pasir
Susu

Harga (Rp)
15.000
25.000
18.000
7.000
18.000
16.000
12.000
8.000
6.000

Total Harga Pembelian Bahan Baku


Biaya
Harga Jual:
Pendapatan

125.000

: Rp. 3.000/porsi
: Rp. 5.000/porsi
: Rp. 2.000/porsi

b. Proyeksi Aliran Kas


Total Biaya/Porsi/hari
Rp. 21.600
Total Harga Jual/Porsi/hariRp. 29.500
Total Pendapatan/Porsi/hari
Rp. 7.900
c. Sumber Modal
Sumber Modal yang digunakan dalam usaha ini adalah sebesar Rp.1.575.000,- yang
berasal dari Dana pribadi anggota Team sebanyak 25 orang.
d. Break Event Point (BEP)
Dalam penghitungan Break Event Point ini kami menggunakan konsep penghitungan
perkiaraan

transaksi

per

hari

baik

keuntungan,

jumlah

biaya

dan

volume

penjualan/produksi yang dikeluarkan untuk tingkat pengembalian biaya yang tidak


mengakibatkan usaha kami mengalami keuntungan maupun kerugian sesuai konsep titik
impas.
BEP=

Biaya
Penjualan

BEP=

21.600
29.500

x 100%
x 100%

= 73,22 %