Anda di halaman 1dari 20

Lecturer:

Mr. Abdullah, S.Si, M.Si

EXAMINATION
ANALISYS INSTRUMENT

By :
Fitriatul Hasanah
1105120720

CHEMICAL EDUCATION STUDY PROGRAM


DEPARTMENT OF EDUCATION MATH AND IPA
FACULTY TEACHER TRAINING AND EDUCATION
UNIVERSITY OF RIAU
PEKANBARU
2014

1. Elektroanalitik merupakan metode analitis yang berdasarkan pengukuran parameter listrik


yang diamati yang merupak fungsi konsentrasi sampel. Jelaskan prinsip kerja, bentuk
instrument yang digunakan (gambar), dan parameter yang diamati dalam instrumen
Potensiometri (ESI), Voltametri, dan Polarografi!
POTENSIOMETRI (ESI)

POTENTIOMETRIC (ISE)

A. Prinsip Kerja

A. Working Principle

Potensiometri adalah suatu cara analisis

Potentiometric analysis is a method

berdasarkan pengukuran beda potensial sel dari based on the measurement of the cell potential
suatu sel elektrokimia. Di dalam potensiometri difference of an electrochemical cell. In the
dapat dipelajari hubungan antara konsentrasi potentiometric can learn the relationship
dengan potensial.

between the concentration of potential.

Potensiometri

merupakan

aplikasi

Potentiometric

an

immediate

langsung dari persamaan Nernst dengan cara application of the Nernst equation with two
pengukuran potensial dua elektroda tidak potential
terpolarisasi pada kondisi arus nol.

measurement

electrode

is

not

polarized at zero flow conditions.

Bila sepotong logam M dicelupkan ke

When a metal M is dipped into a

dalam suatu larutan yang mengandung ion solution containing the metal ion Mn+, then
logam itu Mn+, maka terjadilah suatu potensial there is a potential electrode, whose value is
elektroda,

yang

nilainya

diberikan

oleh given by the Nernst equation as:

persamaan Nernst sebagai:


E=E + (RT/nF) ln aMn+

E=E + (RT/nF) ln aMn+

Dengan E suatu potensial electrode standar With E a constant standard electrode potential

yang constant dari logam itu. E dapat diukur of the metal. E can be measured by combining
dengan menggabungkan elektroda itu dengan the electrode with a reference electrode
suatu elektroda rujukan ( biasanya adalah (saturated calomel electrode usually is), and
elektroda kalomel jenuh ), dan mengukur e.m.f. measuring the emf of cells formed. So by
dari dari sel yang terbentuk. Jadi dengan knowing the value of Er electrode reference
mengetahui Er elektroda rujukan dapatlah nilai electrode potential E it can be calculated, and if

potensial elektroda E dihitung, dan jika E standard electrode potential of the metal is

potensial elektrode standar E dari logam itu known, it can be ion activity

diketahui, dapatlah aktivitas ion logam aMn+ known, it can be aMn+ metal ion activity in the
dalam larutan itu dihitung. Untuk larutan encer solution was calculated. For a dilute solution
aktivitas ion yang diukur itu akan dapat ion activity measured it will be said to be equal
dikatakan sama dengan konsentrasi ion, dan to the concentration of ions, and for the more
untuk larutan yang lebih pekat, yang koefisien concentrated solution, the activity coefficient is
aktivitasnya diketahui, dapatlah aktivitas ion known, it can be measured ion activity was
terukur

itu

diubah

menjadi

konsentrasi converted to equivalent concentrations.

padanannya.
Persamaan
hubungan

Nernst

antara

potensial

memberikan
relatif

Nernst equation gives the relationship

suatu between the electrode potential and the relative

elektroda dan konsentrasi spesies ioniknya concentration of the corresponding species


yang

sesuai

pengukuran

dengan
potensial

larutan.
reversible

Dengan ioniknya with a solution. With a reversible


suatu electrode

potential

measurements,

the

elektroda, maka perhitungan aktivitas atau calculation of the activity or concentration of a


konsentrasi suatu komponen dapat dilakukan.
Potensial suatu elektroda tidak dapat

component can be done.


An electrode potential can not be

diukur tersendiri, tetapi dapat ditentukan measured separately, but can be determined by
dengan

menggunakan

elektroda

indikator using an indicator electrode to electrode

dengan elektroda pembanding yang hanya comparison only has the potential price fixed
memiliki harga potensial yang tetap selama during the measurement.
pengukuran.
Elektroda pembanding yang diambil

Electrodes

sebagai baku international adalah elektroda comparison

were

standard

is

taken
an

as

the

international

hidrogen baku. Harga potensial elektroda ini standard hydrogen electrode. Price electrode
ditetapkan nol pada kesadahan baku (H+)=1 M, potential is set to zero on the hardness of raw
tekanan gas H2 = 1 atm dan suhu 25o C, (H+) = 1 M, the gas pressure of H2 = 1 atm and
sedangkan gaya gerak listrik ( GGL ) pasangan 25 C, while the electromotive force (GGL)
elektroda

itu

potensiometer

diukur
yang

dengan

sesuai,

dan

bantuan pair of electrodes was measured with the help


sering of a potentiometer suitable, and is frequently

digunakan peralatan elektronik ( volt meter ).

used electronic equipment (volt meter).

Elektroda indikator yang digunakan Indicator electrode used

adalah elektroda selektif ion (ESI). Elektroda is the ion selective electrode (ISE). Ion
selektif ion adalah elektroda yang responsif selective electrode is an electrode that is
terhadap spesi ion.

responsive to the ionic species.

Elektroda Selektif ion (ESI) adalah sel paro

Ion selective electrode (ISE) is an

elektrokimia (elektroda) yang menggunakan electrochemical half cell (electrode) that uses
membran selektif ion sebagai elemen pengenal ion

selective

membranes

(sensor), karenanya ESI akan lebih merespon elements (sensors),

as

recognition

therefore, ESI will be

analit yang disensor nya dibandingkan ion lain responding to his censored analyte ions
yang berada bersama-sama dalam sampel. compared to others who were together in the
Membran merupakan lapisan tipis bersifat sample. A membrane is semi-permeable thin
semipermeabel yang memisahkan 2 fasa layer that separates two phases with controlled
dengan permeabilitas yang terkontrol.

permeability.

Pada saat kontak dengan larutan analit,


bahan aktif membran akan mengalami disosiasi
menjadi

ion-ion

bebas

pada

antarmuka

membran dengan larutan. Jika anion yang


berada dalam larutan dapat menembus batas
antarmuka membran dengan larutan yang tidak
saling campur, maka akan terjadi reaksi
pertukaran ion dengan ion bebas pada sisi aktif
membran sampai mencapai kesetimbangan
elektrokimia. Mekanisme pertukaran ion pada
antarmuka
dinyatakan

membran
dalam

dengan

reaksi.

larutan

Kesetimbangan

elektrokimia akan menghasilkan beda potensial


pada antarmuka membran dengan larutan.
Beda potensial yang timbul ditentukan oleh
aktivitas ion target, sehingga aktivitas ion
dapat dihitung dengan persamaan Nernst.

At the time of contact with the analyte


solution, the active ingredient membrane will
undergo dissociation into free ions at the
interface of the membrane with a solution. If
the anions in solution can penetrate the
membrane interface boundary with a solution
that does not interfere with each other, there
will be ion exchange reactions with free ions in
the active site of electrochemical membrane
until it reaches equilibrium. The mechanism of
ion exchange membranes at the interface with
the

solution

expressed

in

the

reaction.

Electrochemical equilibrium will produce a


potential difference across the membrane
interface with the solution. Potential difference
that arises is determined by the activity of the
target ion, so that the activity of ions can be
calculated with the Nernst equation.

B. Instrumentation
The

B. Instrumentasi
Alat-alat yang diperlukan dalam metode
potensiometri adalah

tools

required

in

the

electrode

(electrode

potentiometric method is
1. The

comparison

refference)
1. Elektrode pembanding (refference electrode) 2. Electrodes indicator (indicator electrode)
3. Gauge potential
2. Elektroda indikator ( indicator electrode )
3. Alat pengukur potensial

These components are arranged


disusun potentiometric cell as shown below:
membentuk suatu sel potensiometri seperti
Komponen-komponen

pada gambar di bawah ini :

tersebut

in

From the schematic diagram above


shows that the potentiometric cell composed of
Dari diagram skematik di atas terlihat two half-cells are connected by salt bridges
bahwa sel potensiometri
setengah

sel

yang

disusun dari dua that serve load balancing solution in each half-

dihubungkan

dengan cell, but it also serves as a liaison between the

jembatan garam yang berfungsi penyeimbang two half cells. Each half-cell electrodes are
muatan larutan pada masing-masing setengah immersed in an electrolyte solution to the
sel,

selain

itu

juga

berfungsi

sebagai electrode potential is determined by the

penghubung antara dua setengah sel tersebut. concentration. The electrode separation is
Masing-masing setengah sel terdapat elektroda necessary to prevent the occurrence of a
yang tercelup dalam larutan elektrolit untuk spontaneous redox reaction laruan-electrolyte
ditentukan

konsentrasinya

elektrodanya.

Pemisahan

oleh

potensial solution used in the potentiometric cell.

elektrode

ini

diperlukan untuk mencegah terjadinya reaksi


redoks spontan dari laruan-larutan elektrolit C. Parameters Observed In Instruments
yang digunakan dalam sel potensiometri.
C. Parameter

yang

Diamati

Dalam

Instrumen
Parameter

Parameters

observed

in

the

potentiometric instrument is the potential


yang

diamati

dalam difference that occurs due to changes in the

instrument potensiometri adalah beda potensial activity of ions in solution. So that the
yang terjadi karena adanya perubahan aktivitas magnitude of the activity of the ions in solution
ion dalam larutan. Sehingga besarnya aktivitas can be calculated with the potential difference
ion dalam larutan tersebut dapat dihitung observed on the instrument using the Nernst
dengan beda potensial yang teramati pada equation.
instrument dengan menggunakan Persamaan

VOLTAMMETRY

Nernst.

A. Working Principle
VOLTAMETRI

Voltammetry is one of the basic

A. Prinsip Kerja

principles

of

electroanalytical

techniques

Voltametri merupakan salah satu teknik Electroanalysis. Electroanalysis is a technique


elektroanalitik

dengan

prinsip

elektroanalisis.

Elektroanalisis

dasar that focuses on the relationship between the

merupakan amount of electricity by a chemical reaction,

suatu teknik yang berfokus pada hubungan which determines the electrical units such as
antara besaran listrik dengan reaksi kimia, current,

potential,

yaitu menentukan satuan-satuan listrik seperti relationship


arus,

potensial,

hubungannya

atau

dengan

tegangan,

with

or

voltage,

chemical

and

its

parameters.

dan Voltammetry based current measurement as a

parameter-parameter function of potential applications (applied

kimia. Voltametri didasarkan pengukuran arus potential) occurs when the polarization of the
sebagai fungsi dari potensial aplikasi (applied indicator electrode or working electrode.
potential) pada saat terjadi polarisasi pada
indicator elektroda atau elektroda kerja.

Potential varied systematically so that


the chemical substances, undergo oxidation

Potensial divariasikan secara sistematis and reduction of the electrode surface. In


sehingga

zat

kimia

tersebut,

mengalami voltammetry, a polarized electrode in the

oksidasi dan reduksi dipermukaan elektroda. electrolyte cell in an electrochemical cell


Dalam voltametri, salah satu elektroda pada sel potential in the range of a certain range and the
elektrolitnya

terpolarisasi

dalam

sel observed changes in the current generated by

elektrokimia pada serangkaian potensial range the cell as a result of oxidation-reduction


tertentu dan diamati perubahan arus yang process of the analyte. This method is
dihasilkan oleh sel akibat adanya proses commonly used to determine the composition
oksidasi reduksi analit. Metode ini umum and quantitative analysis solution.
digunakan untuk menentukan komposisi dan
analisis kuantitatif larutan.

Amount and type of electrical charge


on the surface of the working electrode is very

Besar dan jenis muatan listrik pada dependent on a given electric potential. If
permukaan elektroda kerja sangat bergantung given enough potential negative then the
pada potensial listrik yang diberikan. Jika surface will be negatively charged electrode.
potensial yang diberikan cukup negatif maka Vice versa, if the potential
permukaan elektroda akan bermuatan negatif. given quite positive it will be positively

Begitu pula sebaliknya, jika potensial yang charged

electrode

surface.

The

charge

diberikan cukup positif maka permukaan contained in the electrode surface must be
elektroda akan bermuatan positif. Muatan yang balanced, then the ions in solution which has a
terdapat pada permukaan elektroda tersebut charge opposite to the charge of the electrode
harus diimbangi, maka ion-ion dalam larutan will be attracted to the electrode surface to
yang memiliki muatan berlawanan dengan form an electric double layer. If enhanced
muatan elektroda akan tertarik ke permukaan electrode potential to more negative potential
elektroda membentuk lapis rangkap listrik. Jika values so as to achieve the decomposition
potensial elektroda diselusur ke nilai potensial potential of the analyte ions, the analyte ions in
yang lebih negatif sehingga mencapai potensial the electric double layer will be reduce. As a
dekomposisi dari ion analit, maka ion analit result, the concentration of the analyte ions in
pada lapis rangkap listrik akan tereduksi. the electric double layer will be reduced and to
Akibatnya, konsentrasi ion analit pada lapis cover the lack of analyte ions in the electric
rangkap listrik akan berkurang dan untuk double layer, analyte ions contained in the
menutupi kekurangan ion-ion analit pada lapis body of the solution will diffuse towards the
rangkap listrik ini, ion-ion analit yang terdapat electrode. A description of the reactions that
dalam tubuh larutan akan berdifusi menuju occur at the electrode surface can be seen as
elektroda. Penjelasan mengenai reaksi yang what is shown in the figure below:
terjadi di permukaan elektroda ini dapat dilihat
seperti apa yang ditunjukkan pada gambar di
bawah ini:

Reduction or oxidation reaction of the

electroactive analyte species on the surface of


Reaksi reduksi atau oksidasi dari spesi the

working

electrode

will

produce

analit yang elektroaktif pada permukaan measurable electric current. There are three
elektroda kerja akan menghasilkan arus listrik kinds of currents generated at voltammetry
yang terukur. Ada tiga macam arus yang technique, namely flow diffusion, migration,
dihasilkan pada teknik voltametri, yaitu arus and convection currents. Diffusion currents are
difusi, arus migrasi, dan arus konveksi. Arus currents

caused

by

changes

in

the

difusi adalah arus yang disebabkan oleh concentration gradient in the diffusion layer
perubahan gradien konsentrasi pada lapis difusi and the magnitude is proportional to the
dan besarnya sebanding dengan konsentrasi concentration of analyte in solution. Migration
analit dalam larutan. Arus migrasi adalah arus flows are currents arising from the electrostatic
yang timbul akibat gaya tarik elektrostatik attractive force between the electrodes by the
antara elektroda dengan ion-ion dalam larutan. ions in solution. Convection currents are
Arus konveksi adalah arus yang timbul akibat currents that arise as a result of physical
gerakan fisik, seperti rotasi atau vibrasi movement, such as rotation or vibration
elektroda dan perbedaan rapat massa. Arus electrode and density differences. Flows are
yang diharapkan pada pengukuran secara expected to be voltammetry measurement is
voltametri adalah arus difusi, karena informasi the diffusion current, because the information
yang dibutuhkan adalah konsentrasi analit. needed is the concentration of the analyte.
Arus konveksi diminimalisasi dengan tidak Convection currents minimized by not stirring
melakukan

pengadukan

pengukuran,

untuk

sesaat

sebelum just prior to measurement, to maintain and

mempertahankan keep

repetition

measurement

temperature

kebolehulangan pengukuran dan menjaga agar measured permanent solution, migration flows
temperatur larutan yang diukur tetap, arus minimized by the addition of a supporting
migrasi

diminimalisasi

dengan

cara electrolyte solution.

penambahan larutan elektrolit pendukung.

B. Instrumentation
Voltammetric cell is shown in the

B. Instrumentasi
Sel

voltametri

gambar di bawah ini:

figure below:
ditunjukkan

pada

Voltammetry

as

well

as

potentiometers, having the working electrode


Voltametri

sama

halnya

dengan and the electrode comparison, the difference in

potensiometer, mempunyai elektroda kerja dan voltammetry coupled with an electrode is an


elektroda

pembanding,

bedanya

pada electrode helper (Auxillary electrode) so

voltametri ditambah dengan sebuah elektroda voltameter has 3 electrodes.


yaitu elektroda pembantu (auxillary electrode)
sehingga

voltameter

mempunyai

buah 1. Electrode Work

elektroda.

Working electrode in voltammetry

1. Elektroda Kerja
Elektroda kerja pada voltametri tidak
bereaksi, akan tetapi merespon elektroda
aktif apa saja yang ada dalam sampel.
Pemilihan

elektroda

bergantung

pada

does not react, but to respond to whatever


the active electrode in the sample. Selection
of electrode potential depends on the
magnitude of the desired range
for the test sample. Working electrode

besarnya range potensial yang diinginkan

was the site of reduction or oxidation

untuk menguji sampel. Elektroda kerja

reaction of the analyte. Working electrode

merupakan tempat terjadinya reaksi reduksi

potential can be varied with respect to time

atau oksidasi dari analit. Potensial elektroda

to obtain the desired reaction from analyte.

kerja dapat divariasikan terhadap waktu


untuk mendapatkan reaksi yang diinginkan 2. Electrode Comparison
Comparison electrode is an electrode
dari analit.
2. Elektroda Pembanding
potential known and stable. Comparison
Elektroda pembanding adalah elektroda

electrode potential is not affected by the

yang potensialnya diketahui dan stabil.

composition of the sample. Saturated

Potensial

calomel electrode (EKJ) or Ag / AgCl

elektroda

dipengaruhi
Elektroda

oleh
kalomel

pembanding
komposisi
jenuh

tidak
sampel.

(EKJ)

atau

electrode is commonly used benchmarks.


3. Electrodes Maid

Ag/AgCl merupakan elektroda pembanding


yang umum digunakan.

electrode current between the working

3. Elektroda Pembantu
Elektroda pembantu yaitu elektroda
yang digunakan untuk mengalirkan arus
antara

elektroda

kerja

dan

elektroda

pembantu, sehingga arus dapat diukur.


Elektroda pembantu yang biasa digunakan
adalah kawat platina yang bersifat inert.
C. Parameter yang Diamati
Parameter

yang

Electrodes helper is used to drain

diamati

electrode and the electrode maid, so that the


current

can

be

measured.

Auxiliary

electrode is a platinum wire used which are


inert.
C. Parameters Observed
Parameters observed in voltammetry
instrument is change the current generated by

dalam the cell as a result of oxidation-reduction

instrument voltametri adalah perubahan arus process of the analyte, wherein the oxidationyang dihasilkan oleh sel akibat adanya proses reduction process occurs as a result of a given
oksidasi reduksi analit, dimana proses oksidasi electric potential. Thus, voltammetry known to
reduksi ini terjadi akibat potensial listrik yang analyze

analytes

based

on

diberikan. Sehingga, voltametri dikenal untuk measurements as a function of potential.


menganalisis analit berdasarkan pengukuran
arus sebagai fungsi potensial.

POLAROGRAPHY
A. Working Principle

current

POLAROGRAFI

Polarography is an analytical method

A. Prinsip Kerja

that is based on the current-voltage curve

{I

Polarografi merupakan suatu metode = f(E)} are obtained by electrolysis by


analisis yang didasarkan pada kurva arus measuring the electric current (i) as a function
tegangan {I = f(E)} yang diperoleh secara of potential (E) is given. So redox events used
elektrolisis dengan melakukan pengukuran arus in this method, mainly reduction. Metal ions
listrik (i) sebagai fungsi potensial (E) yang and organic compounds that can be reduced
diberikan. Jadi peristiwa redoks digunakan di can

be

determined

by

the

type

and

dalam metode ini, terutama reduksi. Ion-ion concentration of this method.


logam dan senyawa organik yang dapat direduksi

Polarography can be studied in the

bisa ditentukan jenis maupun konsentrasinya dengan relationship between the concentration of the
metode ini.

potential and current. Further polarographic

Di dalam polarografi dapat dipelajari technique was used as the basis for the
hubungan antara konsentrasi dengan potensial development of voltammetry method. Or we
dan arus. Selanjutnya teknik polarografi ini can

say

polarographic

methods

are

dijadikan dasar bagi pengembangan metode subdivisions voltammetry using a mercury


voltametri.

Atau

dapat

dikatakan metode drop electrode (dropping mercury electrode,

polarografi merupakan sub bagian voltametri DME).


dengan menggunakan elektroda tetes merkuri
(dropping mercury electrode, DME).

Electrolysis cell is the most important


part of the polarograf. This cell can be written

Sel elektrolisis merupakan bagian yang as:


SCE // Mn+ (x M) Hg

paling penting dari polarograf. Sel ini dapat


Cell

ditulis sebagai:

Sel terdiri dari 2 elektroda yaitu


kalomel

sebagai

of

two

electrodes,

calomel electrode as the comparison electrode

SCE // Mn+ (x M) Hg

elektroda

consists

elektroda

pembanding dan elektroda tetes raksa (DME /


dropping mercury electrode) sebagai elektroda
indikator dan pipa saluran gas N2, semuanya
dicelupkan ke dalam larutan yang sedang
dianalisis. Gas N2 dimasukkan untuk mengusir

and mercury drop electrode (DME / dropping


mercury electrode) as an indicator electrode
and N2 gas pipeline, everything is dipped into
a solution that is being analyzed. N2 gas is
inserted to expel
gas dissolved O2 as O2 can be reduced.
O2 reduction occurs in two stages in

gas O2 yang terlarut karena O2 dapat direduksi.


Pereduksian O2 terjadi dalam 2 tahap
pada proses ini:

this process:
O2 + 2H++ x H2O2
H2O2 + 2H++ x 2H2O

O2 + 2H++ x H2O2

Therefore Hg electrode work on these

H2O2 + 2H++ x 2H2O

measurements the electrode Hg called working

Oleh karena elektroda Hg bekerja electrode. Reduction reaction occurs on the


pada pengukuran ini maka elektroda Hg surface of the mercury. When the solution
disebut working elektrode. Reaksi reduksi containing the metal ion Mn+, then all the metal
terjadi pada permukaan air raksa. Bila larutan ions will move towards the surface of the
mengandung ion logam Mn+, maka semua ion droplets for reduced Hg. Metal ions turn into
logam

akan

bergerak menuju

permukaan amalgams with Hg.

tetesan Hg untuk direduksi. Ion logam berubah

Mn+ + ne + Hg (s)

menjadi amalgam dengan Hg.

During the reduction reaction takes

Mn+ + ne + Hg (s)

M (Hg)

M (Hg)

place and the amount of current will flow can

Selama reaksi reduksi berlangsung be


observed,
usually
expressed
in
arus akan mengalir dan jumlahnya dapat mikroampere. The reduction reaction takes
teramati,
biasanya
dinyatakan
dalam place at a certain potential price, depending on
mikroampere. Reaksi reduksi ini berlangsung the type of substance / ion being reduced.
pada harga potensial tertentu, bergantung pada
During the measurement takes place,
jenis zat/ion yang sedang direduksi.
the mercury dropped regularly with certain
Selama pengukuran berlangsung, air large droplets. Hg electrode is generally used
raksa diteteskan secara teratur dengan besar in the polarographic method for the regular
tetesan tertentu. Umumnya elektroda Hg hatching obtained electrode surface is always
dipakai dalam metode polarografi karena fresh and clean so that the reduction reaction is
dengan penetesan yang teratur diperoleh rapid. Electrodes of platinum (Pt) and gold
permukaan elektroda yang selalu segar (Au) can also used the polarographic method.
dan bersih sehingga reaksi reduksi berlangsung
cepat. Elektrode-elektrode platina (Pt) dan
emas (Au) juga dapat di pakai dalam metode B. Instrumentation
polarografi.
The composition

of

polarography

B. Instrumentasi

apparatus comprising:

Susunan alat polarografi terdiri atas:


Sel polarografi

In the polarographic cell contained the

Dalam sel polarografi terdapat komponenkomponen sebagai berikut:


a) Elektroda pembanding
Dalam
sel
polarografi elektroda
pembanding yang

digunakan

adalah

elektroda kalomel jenuh (SCE).


b) Elektroda indikator
Dalam hal ini elektroda yang digunakan
adalah elektroda tetes air raksa (DME).
Digunakannya DME karena elektroda ini
mempunyai daerah elektroaktivitas yang
luas dan merupakan elektroda yang selalu
segar permukaannya sehingga reaksi
reduksi dapat berlangsung dengan cepat.
Elektroda

1. Cells polarography

merkuri

merupakan

elektroda kerja dalam sistem polarografi,


disamping 2 elektroda yang lain yaitu
elektroda pembanding (Ag/AgCl atau
kolomel jenuh) dan elektroda pembantu
atau Auxiallary elektroda (Pt atau Au).
Ketiga elektroda ditempatkan dalam satu
tabung yang mengandung analit. Adapun
bentuk skema elektroda tersebut adalah
sebagai berikut :

following components:
a) Electrode comparison
In comparison electrode polarographic
cell used was a saturated calomel
electrode (SCE).
b) Electrode indicator
In this case the electrodes used are
mercury drop electrode (DME). The use
of DME as this electrode has a wide
elektroaktivitas area and is always fresh
electrode surface so that the reduction
reaction can take place quickly. Mercury
electrode is the working electrode in
polarography system, in addition to 2
other

electrode

is

an

electrode

comparator (Ag / AgCl or colomel


saturation) and the electrodes maid or
Auxiallary electrode (Pt or Au). The
third electrode was placed in a tube
containing the analyte. The shape of the
electrode scheme is as follows:

c) N2 gas pipeline
This pipeline is intended to ward off the
possibility of O2 gas dissolved in the
c) Pipa saluran gas N2
Pipa ini dimaksudkan untuk mengusir gas
O2 yang kemungkinan terlarut dalam

2. Potentiostat
Potentiostat

larutan yang sedang dianalisis.

is

an

instrument

which

comprises part of the electrical circuit that

Potensiostat
Potensiostat merupakan bagian instrument
yang terdiri dari rangkaian listrik yang
berguna

solution being analyzed.

untuk menjaga potensial

dan

is useful for keeping fixed potential and a


potential set at a certain value.
Simply put:

mengatur potensial tetap pada nilai tertentu.


Secara sederhana :

Alat pembaca (Read out)


Read out merupakan sebuah alat yang

3. Reader Tool (Read out)


Read out is a tool that is used to read the
stream digitally or via computer.

digunakan untuk membaca arus secara


digital atau melalui komputer.

Overall, the tool polarography can be


described as follows:

Secara keseluruhan, alat polarografi


dapat digambarkan sebagai berikut :

C. Parameters Observed In Instruments


Parameters

observed

in

the

polarographic instrument is the amount of


electric current that is obtained by electrolysis
C. Parameter

yang

Diamati

Dalam

Instrumen
Parameter

due to electric potential is given. So we get the


curve expressing the relation of current and

yang

diamati

dalam

instrument polarografi adalah besarnya arus


listrik yang diperoleh secara elektrolisis akibat
potensial listrik yang diberikan. Sehingga
didapatkan kurva yang menyatakan hubungan

potential, which is called the pologram.


The qualitative analysis is based on the
polarographic half-wave potential (E1/2). While
quantitative analysis using diffusion current
magnitude.

arus dan potensial, yang disebut dengan


Both of which can be obtained by analyzing

pologram.
Analisa kualitatif dalam polarografi
didasarkan pada potensial setengah gelombang
(E1/2).

Sedangkan

analisa

kuantitatif menggunakan besarnya arus difusi.


Yang

keduanya

dapat

diperoleh

menganalisa pologram yang diperoleh.

dengan

pologram obtained.

2. Temukan jurnal atau publikasi yang menggunakan instrument elektroanalitik dalam


penentuan sampel dan buat resume jurnal tersebut dalam hal hasil dan cara pengolahan
datanya!
A. Judul Jurnal
Metode Elektroda Selektif Ion
Untuk Pengujian Nitrat Dalam Air
B. Metode
Pengujian

nitrat-nitrogen

A. Title Journal
Nitrate Ion Selective Electrode Method for
Nitrat
Testing Nitrate In Water
B. Method
Tests nitrate-nitrogen (NO3--N) was
(NO3 -N)
conducted using potentiometric ion

selective electrode (ISE) using Metrohm


dilakukan dengan metode potensiometri
potentiometer.
elektroda selektif ion (ESI) menggunakan
C. Instrumentation
Potensiometer Metrohm.
C. Instrumentasi

Gambar Potensiometer Metrohm

Indicator electrode used is the nitrate


ion selective electrode, the electrode means
selective to nitrate ions, using liquid membrane
type (liquid) contains ion-exchange porous
inert plastic. And the comparison electrode is
an electrode used Ag/AgCl.
D. Results
Sel Potensiometri
Before being used for testing,
Elektroda indikator yang digunakan
verification test with the determination of the
adalah elektroda selektif ion nitrat, artinya
linearity curve, the range of concentrations
elektroda yang selektif terhadap ion nitrat,
meet the press. Nernst, response time of the
yaitu menggunakan jenis membran cair
electrode and the Nernst factor.
(liquid) ion-exchange berisi plastik inert
Obtained a linear relationship between
porous. Dan elektroda pembanding yang

digunakan adalah elektroda Ag/AgCl.


D. Hasil Penelitian
Sebelum digunakan untuk pengujian,
dilakukan uji verifikasi dengan penentuan
linieritas
kurva, kisaran konsentrasi yang
memenuhi pers. Nernst, waktu tanggap
elektroda dan faktor Nernst.
Diperoleh hubungan linier antara Log
[NO3- -N] terhadap potensial, pada kisaran
konsentrasi 2-50 ppm dengan koefisien
korelasi (r) = 0,995, sedangkan waktu
tanggap adalah 5 menit. Dan diperoleh harga
faktor Nernst berkisar antara 52 mV49 mV.
Dari hasil penelitian diperoleh kadar ion
NO - dalam air limbah industri mineral A/KL3

P2 diperoleh konsentrasi rerata 48,259 +


1,030 ppm, dan dalam air sungai TBB/H-2
diperoleh 1,972 + 0,045 ppm.
E. Pembahasan

log [NO3--N] on the potential, the


concentration range of 2-50 ppm with
correlation coefficient (r) = 0.995, while the
response time is 5 minutes. And the price
obtained Nernst factor ranging between 52
mV-49 mV.
The results were obtained levels of
NO3 ions in the mineral industry wastewater
A/KL-P2 mean concentrations obtained 48.259
+ 1.030 ppm, and the river water is obtained
TBB/H-2 1.972 + 0.045 ppm.
E. Discussion
Determination of ion concentrations of
NO3 -N in the mineral industry wastewater
samples / A/KLP2 Tailings, determined by two
ways, namely:
a. By way of a standard curve (direct)
b. With the standard addition method (method
difference in rising standards)
A/KL-P2 tailings sample solution in
addition to the standard solution of nitrate
ions (NO3) 1000 ppm, specific volume
(mL) is added so that the concentration of
nitrate (C): 2, 4, 6, and 8 ppm, measured
each additional standards potential.

Penentuan konsentrasi ion NO3--N


dalam cuplikan air limbah industri mineral/
A/KLP2 Tailing, ditentukan dengan 2 cara,
yaitu :
a. Dengan cara kurva standar (langsung)
In both of the above occurs the
b. Dengan cara standar adisi (metode potential difference between two electrodes,
selisih kenaikan standar)
the potential difference occurs because of
Larutan contoh A/KL-P2 tailing di changes in the activity of ions in solution. So
that the magnitude of the activity of the ions in
adisi dengan larutan standar ion nitrat
solution can be calculated with the potential
(NO3) 1000 ppm, volume tertentu (mL)
difference observed on the instrument using the
sehingga konsentrasi
nitrat yang
Nernst equation. Because the aqueous sample
ditambahkan (C) : 2, 4, 6, dan 8 ppm,
solution, the ion activity measured it will be
setiap penambahan
standar
diukur
said to be equal to the ion concentration. So
potensialnya.
didapatlah nitrate ion concentration in
Pada kedua cara di atas terjadi beda
industrial wastewater samples of mineral/
potensial antara dua elektroda, beda potensial
A/KLP2 tailings.
tersebut terjadi karena adanya perubahan
aktivitas ion dalam larutan. Sehingga besarnya

aktivitas ion dalam larutan tersebut dapat


dihitung dengan beda potensial yang teramati
pada instrument dengan menggunakan
Persamaan Nernst. Karena larutan sampel
encer, maka aktivitas ion yang diukur itu akan
dapat dikatakan sama dengan konsentrasi ion.
Sehingga didapatlah konsentrasi ion nitrat
dalam cuplikan air limbah industri mineral/
A/KLP2 Tailing.