Anda di halaman 1dari 4

Materi Struktur Tanah

Definisi :
Struktur Tanah merupakan kenampakan bentuk atau susunan partikel-partikel tanah primer
(pasir,liat, debu individual) menjadi partikel-partikel sekunder.
Macam-macam bentuk Struktur :

Faktor yang Mempengaruhi Struktur Tanah :

Tekstur
Tekstur menunjukan perbandingan relatif pasir, debu dan liat dalam tanah. Tekstur juga
menunjukan keadaan kasar atau halusnya suatu tanah itu,dari penjelasan diatas dilihat.
hubungan antara struktur dengan tekstur tanah yaitu tekstur tanah sangat butuh peran
dalam menentukan struktur tingkat kesulitan dan kemudahan daya oleh tanah dan
drainase tanah. Tanah yang kemantapan rendah makin mudah diolah karena kandungan
liatnya sedikit dan sebaliknya. Tekstur tanah dengan struktur tanah erat sekali
hubungannya. Sebagai contohnya, bila tekstur tanahnya pasir maka struktur tanahnya
granuler

Kadar Air
Air berperan dalam pembentukan struktur tanah dengan cara:

Pembengkakan dan pengerutan

Tegangan muka

Pendinginan dan pembekuan secara cepat

Air merupakan persyaratan hidup bagi mikrobia dan tumbuhan

Air sebagai faktor iklim


Aktifitas Biologi
Bila didalam tanah banyak aktifitas makhluk hidupnya,maka tanah akan menjadi
gembur dan akibatnya struktur tanah menjadi lemah.

Bahan organik
Yang mana dalam pembentukan struktur tanah ini bahan organic berfungsi sebagai
perekat atau lem.Bahan organik mempunyai sifat mengikat, memperbesar kemungkinan
penggumpalan yang mencirikan pada agregat individual. Bahan organik berperan
sebagai perekat partikel-partikel tanah sehingga jika bahan tersedia dalam jumlah
banyak partikel tanah sehingga mudah menyatu dan dapat dibentuk srtuktur egregat
yang kuat kemantapannya.
Metode pengamatan :

Kualitatif : (pengamatan sampel di lab dan mengukur dengan jangka sorong )


Kuantitatif : Metode Vilensky

TEKNIS PRAKTIKUM

Metodologi Vilensky
Alat dan bahan :

Buret
Statis
Petridish
Tisu
Tanah agregat kering udara
Botol semprot
Air

Cara kerja:

Metode untuk menghitung jari-jari tetesan :


Buret diisi air

Teteskan sebanyak 10 tetesan

Hitung jumlah tetesan dan volume air

Ulangi 3 kali

Jari-jari tetesan :
Ulangan

Jumlah tetesan

Volume air

Volume per tetes

1
2
3

Rumus jari-jari tetesan :

3
xvolume per tetesan(m m3)
4

Metode untuk mengukur kemantapan agregat :

Jari-jari tetesan

Buret diisi air

Letakkan cawan 20 cm di bawah buret

Letakkan tisu di atas cawan tersebut

Letakkan sampel tanah di cawan

Buka buret, dan teteskan air hingga mengenai bagian tengah sampel

Hitung (A) jumlah tetesan hingga sampel mulai pecah


Hitung (B) jumlah tetesan hingga sampel mulai hancur

Ulangi 3 kali
Kemantapan Agregat:
Ulangan ke1
2
3
Rata-rata

Jumlah tetesan (A)

Jumlah tetesan (B)

Catatan