Anda di halaman 1dari 28

Astigmatisme

dan Presbiopia
Muhammad faris
1210211104
A4

Astigmatisme

Definisi
Astigmatisma adalah kelainan refraksi yang
mencegah berkas cahaya jatuh sebagai suatu
fokus titik di retina karena perbedaan derajat
refraksi di berbagai meridian kornea atau lensa
kristalina.
Pada astigmatisma, mata menghasilkan suatu
bayangan dengan titik atau garis fokus
multiple, dimana berkas sinar tidak difokuskan
pada satu titik dengan tajam pada retina akan
tetapi pada 2 garis titik api yang saling tegak
lurus yang terjadi akibat kelainan
kelengkungan di kornea.

Etiologi
Kelainan bentuk kornea
Terlalu besarnya lengkung kornea pada salah satu
bidangnya
Astigmatisma pasca operasi katarak dapat terjadi
bila jahitan terlalu erat
Herediter

Gejala

Pandangan kabur
Sakit kepala
Kelelahan mata
Pada anak-anak, keadaan ini sebagian besar tidak
diketahui, oleh karena mereka tidak menyadari
dan tidak mau mengeluh tentang kaburnya
pandangan mereka

Klasifikasi
1. Astigmatisma Reguler
Kekuatan bias bertambah / berkurang perlahan
lahan secara teratur dari meridian ke meridian
lain
Mempunyai 2 meridian yang saling tegak lurus
2. Astigmatisma Irreguler
Tidak mempunyai 2 meridian yang tegak lurus
Lengkung Kornea berbeda pada meridian yang
sama
Terjadi infeksi kornea, Trauma, Distrof

Astigmatisma Reguler
Horizontal-vertical Astigmatisme Astigmatisma ini
merupakan dua meridian yang membentuk sudut satu
sama lain secara horizontal (180o20o) atau vertical
(90o20o) astigmatisma ini terbagi atas 2 jenis :
o With-in-the-rule astigmatism. Dimana meridian vertical
mempunyai kurvatura yang lebih kuat (melengkung) dari meridian
horizontal. Disebut with the rule karena mempunyai kesamaan
dengan kondisi normal mata mempunyai kurvatura vertical lebih
besar oleh karena penekanan oleh kelopak mata. Astigmatisma ini
dapat dikoreksi axis 180 0 atau +axis 900
o Against-the rule astigmatism. Suatu kondisi dimana meridian
horizontal mempunyai kurvatura yang lebih kuat (melengkung)
dari meridian vertical. Astigmatisma jenis ini dapat dikoreksi
dengan +axis 180 0 atau -axis 90 0

Astigmatisma
With-The-Rule
Astigmatism

Against-The-Rule
Astigmatism

Steep Axis Vertical


90

Steep Axis Horizontal


90

45 D

42 D
45 D

42 D 180

42.00 / 45.00 X090


Steep K & Axis

180

42.00 / 45.00 X180

Astigmatisma Reguler

Astigmatisma With
the rule
(astigmatisma
lazim)
Pembiasan pd
lengkung
vertikal>kuat dari
horozontalnya

Astigmatisma
againts the rule
(Astigmatisme tdak
lazim)
Pmbiasan pada
lengkung horizontal
> kuat dr vertikal

Astigmatisme Irreguler
Suatu keadaan refraksi dimana setiap meridian
mempunyai perbedaan refraksi yang tidak teratur
bahkan kadang-kadang mempunyai perbedaan
pada meridian yang sama. Principle meridian
tidak tegak lurus satu dengan lainnya.
Biasanya astigmatisma irregular ini dikoreksi
dengan lensa kontak kaku

Diagnosis
Keratometer alat yang dipergunakan untuk
mengukur jari-jari kelengkungan kornea anterior
Skiaskopi,
Retinoskopi garis (streak retinoscopy),
Refraktometri

Talak
Kelainan astigmatisma dapat dikoreksi dengan
lensa silindris, sering kali dikombinasi dengan
lensa sferis. Karena tak mampu beradaptasi
terhadap distorsi penglihatan yang disebabkan
oleh kelainan astigmatisma yang tidak terkoreksi

Presbiopia

Pendahuluan
Akomodasi adalah kemampuan lensa di dalam
mata untuk mencembung yang terjadi akibat
kontraksi otot siliar. Akibat akomodasi, daya
pembiasan lensa yang mencembung bertambah
kuat. Kekuatan akan meningkat sesuai dengan
kebutuhan, makin dekat benda makin kuat mata
harus berakomodasi.
Kekuatan akomodasi ditentukan dengan satuan
Dioptri (D), lensa 1 D mempunyai titik fokus pada
jarak 1 meter.

M. ciliaris relaksasi jika


melihat jauh ( > 6
meter)
Jika melihat dekat
terjadi refleks
akomodasi/near
response (lensa mata
mencembung karena
kontraksi m. ciliaris,
pupil konstriksi, &
konvergensi mata).
Pada umur 40-45 th
daya akomodasi mulai
menurun (presbyopia)
karena lensa mata
mulai mengeras &
melemahnya m. ciliaris
akibat proses
menua.
15

Akomodasi
Refleks
Stimulus: titik potong sinar di belakang retina
Reseptor: cone & rod (bayangan kabur)
Aferen: n. opticus
Eferen: n. oculomotor

Proses: ciliary muscle kontraksi


diameter
mengecil
ligamen mengendor
lensa
mencembung.

16

17

Definisi
Presbiopi merupakan kondisi mata dimana lensa
kristalin kehilangan fleksibilitasnya sehingga
membuatnya tidak dapat fokus pada benda yang
dekat.
Presbiopi adalah suatu bentuk gangguan refraksi,
dimana makin berkurangnya kemampuan
akomodasi mata sesuai dengan makin
meningkatnya umur.

Epidemologi
insiden tertinggi presbiopi terjadi pada usia 42
hingga 44 tahun. Studi di Amerika pada tahun
1955 menunjukkan 106 juta orang di Amerika
mempunyai kelainan presbiopi.
Faktor resiko utama bagi presbiopi adalah usia,
trauma, penyakit sistemik, penyakit
kardiovaskular, dan efek samping obat juga bisa
menyebabkan presbiopi dini.

Etiologi
Terjadi gangguan akomodasi lensa pada usia
lanjut
Kelemahan otot-otot akomodasi
Lensa mata menjadi tidak kenyal, atau berkurang
elastisitasnya akibat kekakuan (sklerosis) lensa

Patofisiologi
Pada mekanisme akomodasi yang normal terjadi
peningkatan daya refraksi mata karenaadanya
perubahan keseimbangan antara elastisitas
matriks lensa dan kapsul sehingga lensa menjadi
cembung.
Dengan meningkatnya umur maka lensa menjadi
lebih keras (sklerosis)dan kehilangan
elastisitasnya untuk menjadi cembung. Dengan
demikian kemampuan melihat dekat makin
berkurang

Gejala dan Tanda


Kesulitan membaca tulisan dengan cetakan huruf
yang halus / kecil
Setelah membaca, mata menjadi merah, berair, dan
sering terasa pedih.
Membaca dengan menjauhkan kertas yang dibaca
atau menegakkan punggungnya karena tulisan
tampak kabur pada jarak baca yang biasa (titik
dekat mata makin menjauh)
Sukar mengerjakan pekerjaan dengan melihat dekat,
terutama di malam hari
Memerlukan sinar yang lebih terang untuk membaca

Diagnostik Test
Untuk usia lanjut dengan keluhan dalam membaca,
dilanjutkan dengan pemeriksaanpresbiopia.
Cara :
a. Dilakukan penilaian tajam penglihatan dan koreksi
kelainan refraksi bila terdapatmyopia, hipermetropia,
atauastigmatisma.
b. Pasien diminta membaca kartu baca pada jarak 30-40
cm ( jarak baca ).
c.Diberikan lensa mulai +1 dinaikkan perlahan-lahan
sampai terbaca huruf terkecil pada kartu baca dekat dan
kekuatan lensa ini ditentukan.
d.Dilakukan pemeriksaan mata satu per satu.

Talak
Kacamata denganbifocalatauProgressive Addition
Lenses( PALs )adalah koreksi yang paling umum
untukpresbiopia.
Bifokalmempunyai dua cara untuk pemfokusan :
bagian besar dari lensa kacamata untuk
nearsightedness atau farsightedness, sedangkan
bagian terbawah lensa memegang preskripsi terkuat
untuk penglihatan dekat untuk pekerjaan
dekat.PALsmirip denagan
lensabifocal,tetapiPALsmemberikan transisi
penglihatan yang lebih bertahap di antara preskripsi,
dengan tidak ada garis visible di antara keduanya.

Kacamata bacaadalah pilihan lain. Tidak


sepertibifocalatauPALsyang sebagian besar orang
menggunakannya setiap hari, kacamata baca hanya
digunakan selama pekerjaan dekat.
Biasanya diberikankacamata bacauntuk membaca dekat
dengan lensa sferis positif yang dihitung berdasarkan
amplitudo akomodasi pada masing-masing kelompok
umur :
+1,0 D untuk usia 40 tahun
+1,5 D untuk usia 45 tahun
+2,0 D untuk usia 50 tahun
+2,5 D untuk usia 55 tahun
+3,0 D untuk usia 60 tahun.

Lensa kontak
Adalensa kontak untukpresbiopia,
yaitumultifocal contact lenses(dalam bentukgas
permeableatausoft lense materials).
Tipe lensa kontak yang lain untuk
koreksipresbiopiaadalahmonovision, di mana
satu mata menggunakan preskripsi penglihatan
jarak jauh dan mata yang lain menggunakan
perskripsi untuk penglihatan dekat.

Anda mungkin juga menyukai