Anda di halaman 1dari 17

GLAUKOMA SUDUT TERTUTUP

Definisi
Glaukoma

merupakan sekelompok penyakit


neurooptik yang menyebabkan kerusakan
saraf optik (neuropati optik), yang ditandai
dengan kelainan atau atrofi papil nervus
opticus
yang
khas,
adanya
ekskavasi
glaukomatosa,
serta
kerusakan
lapang
pandang dan biasanya disebabkan oleh efek
peningkatan tekanan intraokular sebagai
faktor resikonya .
Glaukoma sudut tertutup terjadi jika sudut yg
dibentuk oleh kornea menyempit sehingga dpt
terjadi peningkatan TIO secara cepat.

Etiologi dan Faktor Resiko

Glaukoma terjadi karena peningkatan tekanan


intraokuler yang dapat disebabkan oleh bertambahnya
produksi humor aqueous oleh badan siliar ataupun
berkurangnya pengeluaran humor aqueous di daerah
sudut bilik mata atau di celah pupil.
Beberapa faktor risiko munculnya glaukoma, antara
lain:

Tekanan intarokuler yang tinggi (TIO > 21 mmHg)


Umur (> 40 th)
Riwayat glaukoma dalam keluarga
Obat-obatan ( ex : steroid)
Riwayat trauma pada mata
Riwayat penyakit lain (Hipertensi dan DM)

Aliran Humor Aquous

Patogenesis dan Patofisiologi

Manifestasi Klinis

Pemeriksaan Yang Mungkin Dilakukan

Pemeriksaaan Visus
Menggunakan Optotype Snellen.
Pemeriksaan Tonometri (Menentukan TIO)

Digital
Schiotz

Pemeriksaan Sudut Bilik Mata

Gonioskopi (Menentukan glaukoma sudut terbuka atau sudut


tertutup)

Pemeriksaan Lapang Pandang


Dengan Tes konfrontasi atau dengan Perimetri
Goldmann.

Pemeriksaan Funduskopi

Penatalaksanaan

Medikamentosa
Terapi pendahuluan sebelum tindakan operasi.

Parasimpatomimetik: pilokarpin 2-4%, setiap menit 1


tetes selama 5 menit. Kemudian diteruskan setiap jam.
Inhibitor karbonik anhidrase: asetazolamid 250 mg, 2
tablet. Kemudian disusul dengan 1 tablet tiap 4 jam.
Hiperosmotik: gliserin 50%, 1-1,5 gr/kg yang diberikan
per oral.

Pembedahan

Peripheral iridotomy, iridectomy, and iridoplasty


Laser trabeculoplasty
Glaucoma drainage surgery ( trabeculectomy, sclerectomy,
goniotomy )

Laser trabeculoplasty

Trabekulektomi

Peripheral Iridotomi

Komplikasi

Sinekia anterior perifer


Katarak
Lensa kadang-kadang melekat membengkak, dan
bisa terjadi katarak. Lensa yang membengkak
mendorong iris lebih jauh kedepan yang akan
menambah hambatan pupil dan pada gilirannya
akan menambah derajat hambatan sudut.
Atrofi retina dan saraf optic
Daya tahan unsur-unsur saraf mata terhadap
tekanan intraokular yang tinggi adalah buruk.
Terjadi gaung glaukoma pada pupil optik dan atrofi
retina, terutama pada lapisan sel-sel ganglion.

Prognosis

Tanpa
pengobatan,
glaukoma
dapat
mengakibatkan kebutaan total.
Apabila ditemukan dalam stadium dini,
kerusakan granulomatous belum luas, dan
segera mendapat terapi maka prognosis baik.

TERIMAKASIH