Anda di halaman 1dari 3

No.

Data
1.
Data Objektif:

Masalah Keperawatan
Gangguan rasa nyaman

Distensi abdomen

b.d.

distensi abdomen

Data Subjektif:
Menangis
Kesulitan buang air besar
Perut sering kembung
Gangguan pola tidur*
Perlu

pengkajian

(menggunakan
2.

Stimulator

gelombang

otot

bunyi

untuk

mengetahui adanya hambatan pada kolon)


Data Objektif:

ansietas

Anak menangis

(lingkungan yang asing) teknik

Peningkatan RR*

distraksi, fcc

b.d

efek

hospitalisasi

PeningkatanHR*
Data Subjektif:
Takut
Tenang jika didampingi ayah ibu

a. Gangguan rasa nyaman (ketidaknyamanan) b.d. distensi abdomen


Definisi: merasa kurang senang, lega dan sempurna dalam dimensi fisik, psikospiritual,
lingkungan, dan sosial.
Tujuan

Kriteria

Intervensi

Rasional

Evaluasi
Setelah

Setelah

dilakukan

dilaksanakan

intervensi, klien intervensi

1. Manajemen

lingkungan:

modifikasi lingkungan
klien

tidak merasakan akan:


1. Penurunan
gangguan
rasa
distensi
nyaman
abdomen
(kesejahteraan)

1. Mengurangi
ketidaknyaman
an

2. Pemsangan

NGT

mengeluarkan

untuk
distensi

abdomen jika berada di

yang

dirasakan
2. Mengurangi
ketidaknyaman
an

distensi

2. RR dan HR
dalam

gaster*

abdomen

batas 3. Positining: memposisikan

normal
3. Pola

klien dalam posisi yang


tidur

(kembung)
3. Meminimalkan
udara

nyaman bersama ortu

yang

tidak

masuk

ke

terganggu

gaster

dan

mengurangi

4. Manajemen medikasi*
(Kolaboratif)

5. Teknik distraksi pada klien

ketidaknyaman
an klien
4. Memfasilitasi
penggunaan

dengan kolaborasi FCC

obat resep atau


obat

bebas

secara

aman

dan efektif
5.

b. Ansietas b.d efek hospitalisasi (lingkungan yang asing)


Definisi: perasaan tidak nyaman atau kekhawatiran yang samar disertai respon autonom
(sumber sering kali tidak spesifik atau tidak diketahui oleh individu); perasaan takut yang
disebabkan oleh antisipasi terhadap bahaya. Hal ini merupakan isyarat kewaspadaan yang
memperingatkan individu akan adanya bahaya dan memampukan individu untuk bertindak
menghadapi ancaman.
Tujuan

Kriteria

Intervensi

Rasional

Evaluasi
Setelah
dilakukan
intervensi, klien
dapat
memperlihatkan
pengendalian diri

Setelah dilakukan

1. Pengurangan ansietas

intervensi:
1. Ansietas

rasa cemas, atau


persepsi

berkurang
dibuktikan
oleh
peunurunan

1. Meminimalkan

menakutkan
teknik

pada

tindakan

bermain terapeutik pada

yang

akan

2. Menggunakan

dilakukan pada

terhadap ansietas

tingkat

tindakan yang diberikan


3. Teknik
penenganan:

ansietas
2. Pada

gendongan

pemeriksaan
atau

atau

diayunayunkan oleh ibu


4. Peningkatan
koping:
Berikan teknik distraksi

pemberian
tindakan, klien

setelah

dilakukan

tindakan

menjadi

dan

frekuensi
pernapasan
dalam rentang
normal
4. Klien mampu
beradaptasi
dengan
lingkungan
rumah

sakit

dengan
bantuan orang
tua

perasaan
dengan
3. Menurunkan
ansietas

pada

klien
4. Membantu
klien

kooperatif
3. Mempunyai
irama

klien
2. Menyalurkan

beradaptasi
dengan
5. Kehadiran:

perubahan

menghadirkan orang tua

lingkungan

pada

setiap

dengan bantuan

yang

dilakukan

perawat
dibutuhkan
6. Mengurangi

tindakan
oleh
selama
atau

orang
(family

tua
centre

care)
5. Mengurangi

menjauhkan stressor atau

tingkat stressor

hal yang dapat membuat

anak

klien merasa ketakutan


6. Meminimalkan
risiko ketakutan
anak