Anda di halaman 1dari 10

ep

hk
am

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

P U T U S A N

No. 1167 K/Pdt/2002

ng

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA


MAHKAMAH AGUNG

memeriksa perkara perdata dalam tingkat kasasi telah memutuskan sebagai

gu

berikut dalam perkara :

DEWA KETUT AMERTA, bertempat tinggal di Dusun Dauh


Margi, Desa Pemaron, Kecamatan dan Kabupaten Buleleng,

dalam hal ini memberi kuasa kepada Ketut Suartana, SH.,

ub
lik

ah

Pengacara/Penasehat Hukum, berkantor di Jalan A. Yani No.


206 Singaraja, ;

Pemohon Kasasi dahulu Penggugat/Pembanding ;

am

melawan:

1. DRA. NI NYOMAN RATNINGSIH, bertempat tinggal terakhir

ep

di Jalan Lingga/Samudra No. 71, Kelurahan Banyuasri,

ah
k

setempat dikenal dengan Toko Budaya Dewata Singaraja


sekarang tidak diketahui tempat tinggalnya ;

In
do
ne
si

2. YUSNI INDRIAWAN, bertempat tinggal di Jalan Diponegoro


No. 72 Singaraja, setempat dikenal dengan Toko Perhiasan

A
gu
ng

Emas Sinar Abadi ;

Para Termohon Kasasi dahulu para Tergugat/para Terbanding ;


Dan:

1. I MADE DHARMA TANAYA, SH., Notaris/PPAT, berkantor di


Jalan A. Yani No. 90 Singaraja ;

2. MADE ARTAKA, SH., Notaris/PPAT, berkantor di Jalan Imam


Bonjol No. 34 Singaraja ;

lik

ah

3. KEPALA KANTOR BADAN PERTANAHAN NASIONAL,


KABUPATEN BULELENG, di Singaraja ;

ub

Para Turut Termohon Kasasi dahulu para Turut Tergugat/para


Turut Terbanding ;
Mahkamah Agung tersebut ;

ka

ep

Membaca surat-surat yang bersangkutan ;

Menimbang, bahwa dari surat-surat tersebut ternyata bahwa sekarang

Termohon Kasasi dan para Turut Termohon Kasasi dahulu sebagai para

ng

Tergugat dan para Turut Tergugat di muka persidangan Pengadilan Negeri

on

Hal. 1 dari 10 hal. Put. No. 1167 K/Pdt/2002

In
d

gu

Singaraja pada pokoknya atas dalil-dalil :

es

Pemohon Kasasi dahulu sebagai Penggugat telah menggugat sekarang para

ik

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318)

ah

In
do
ne
si
a

putusan.mahkamahagung.go.id

Halaman 1

ep
u

hk
am

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

bahwa antara Penggugat dan Tergugat I pada awalnya ada hubungan


bisnis dan berkawan baik. Karena hubungan yang baik dan saling percaya itu

ng

maka ketika Penggugat hendak menjual tanah miliknya, Tergugat I menawarkan


diri untuk membeli tanah tersebut ;

bahwa tanah yang menjadi obyek jual-beli dimaksud adalah tanah yang

gu

tercantum atas nama Penggugat, SHM No.1328, luas 10.940 m, terletak di

Desa Kalibukbuk, Kecamatan dan Kabupaten Buleleng dengan batas-batas

sebagaimana disebutkan dalam surat gugatan dan selanjutnya disebut sebagai

bahwa

harga

yang

disepakati

pada

saat

itu

adalah

sebesar

ub
lik

ah

tanah sengketa ;

Rp 131.280.000,- (seratus tiga puluh satu juta dua ratus delapan puluh ribu
rupiah) dan sebagai panjar/uang muka/tanda jadi Tergugat I kemudian

am

membayar sebesar Rp 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) dan berjanji akan
melunasi sisanya dalam beberapa hari kemudian. Tergugat I pun mengatakan

ep

bahwa akta jual belinya nanti saja dibuat jika pembayarannya sudah lunas ;

ah
k

bahwa setelah beberapa hari ditunggu ternyata Tergugat I tidak sanggup


melunasi sisa pembayaran atas pembelian tanah tersebut Tergugat I

In
do
ne
si

mengatakan bahwa karena krisis ekonomi saat ini, ia sekarang sedang


mengalami kesulitan keuangan dan mohon agar pelunasannya bisa ditunda

A
gu
ng

dahulu ;

bahwa beberapa hari kemudian Tergugat I mendatangi Penggugat dan

mengatakan bahwa tanah milik Penggugat tersebut akan dioper/dijual kembali


kepada orang asing dan selanjutnya mohon kepada Penggugat agar bersedia
memberinya Surat Kuasa untuk menjual tanah tersebut kepada orang asing
dimaksud ;

lik

dibuatlah Surat Kuasa Menjual di hadapan Turut Tergugat I, dengan Akta No.
87, tertanggal 23 Mei 1998 dengan janji bahwa jika laku nanti, seketika itu juga

ub

sisa utangnya akan langsung dibayar dan pada saat transaksi jual-beli nanti
Penggugat akan ikut dilibatkan ;

bahwa atas saran Turut Tergugat I kemudian dibuatlah surat pengakuan


hutang dengan Akta No. 88 tertanggal 23 Mei 1998, di mana secara sah

ep

ka

ah

bahwa selanjutnya dengan itikad yang tulus dari Penggugat maka

Tergugat I mengaku berhutang kepada Penggugat karena pembelian sebidang

ng

bahwa setelah sekian lama ditunggu-tunggu ternyata Tergugat I tidak

on

Hal. 2 dari 10 hal. Put. No. 1167 K/Pdt/2002

In
d

gu

menepati janjinya, Tergugat I kemudian menghilang dan tidak diketahui di mana

es

puluh ribu rupiah) ;

tanah yaitu sebesar Rp 81.280.000,- (delapan puluh satu juta dua ratus delapan

ik

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318)

ah

In
do
ne
si
a

putusan.mahkamahagung.go.id

Halaman 2

ep
u

hk
am

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

keberadaannya. Penggugat kemudian mengetahui bahwa tanah sengketa telah

dijual kepada Tergugat II dan telah terjadi peralihan hak milik dari atas nama

ng

Penggugat menjadi atas nama Tergugat II ;

bahwa dalam hal ini Tergugat seharusnya telah mengetahui dan

menyadari bahwa atas tanah sengketa Tergugat I tidak mempunyai kehendak

gu

yang bebas untuk melakukan peralihan hak atas tanah sengketa kepada
Tergugat II, karena bagaimanapun juga baik secara materiil maupun formil hak

Penggugat masih melekat sebagai pemilik atas tanah sengketa ;

bahwa sekalipun juaI-beli tanah sengketa dilakukan dihadapan Turut

ub
lik

ah

Tergugat II yang dalam hal ini selaku Notaris/PPAT, tetapi sejak semula sudah

melanggar asas kebebasan sehingga karenanya jual-beli tanah sengketa antara


Tergugat I dan Tergugat II adalah tidak sah dan karenanya batal dengan segala

am

akibat hukum ;

bahwa di samping telah melanggar asas kebebasan, perbuatan Tergugat

ep

I yang telah menjual tanah sengketa kepada Tergugat II, jelas merupakan

ah
k

perbuatan melawan hukum, tidak memenuhi sarat-sarat yang ditentukan untuk


sahnya suatu perikatan/perjanjian sesuai dengan pasal 1320 KUH Perdata, di

In
do
ne
si

perikatan/perjanjian ;

mana pasal ini jelas menyebutkan adanya sebab/kausa yang halal dalam setiap

A
gu
ng

bahwa sebab/kausa yang tidak halal yang dimaksud dalam hal ini adalah,

bahwa Tergugat I jelas telah mempunyai itikad tidak baik/tidak halal yaitu pada
saat melakukan peralihan hak milik di hadapan Turut Tergugat II tidak

menghubungi/memberitahukan hal ikhwal tersebut kepada Penggugat sesuai


dengan janjinya atau sesuai dengan yang seharusnya. Di samping itu juga itikad

tidak baik/tidak halal ini juga terbukti dari setelah transaksi jual-beli/peralihan

lik

Penggugat sesuai dengan yang dijanjikan sebelumnya tetapi langsung


menghilang dan tidak kedengaran kabar beritanya. Sehingga dalam hal ini jelas

ub

sekali bahwa jual-beli yang dilakukan oleh Tergugat I dan Tergugat II telah
melanggar/bertentangan dengan pasal 1320 KUH Perdata, sehingga berakibat
hukum bahwa jual beli tersebut haruslah dibatalkan dengan segala akibat
hukumnya ;

ep

ka

ah

hak terjadi Tergugat I tidak melunasi sisa pembayaran/hutangnya pada

bahwa dalam hal ini kami Penggugat juga sangat menyesalkan tindakan

Tergugat I dan Tergugat II. Seharusnya Turut Tergugat I memiliki tanggung

ng

jawab moral dalam perbuatan sebuah akta. Sebagai seorang Notaris/PPAT

on

Hal. 3 dari 10 hal. Put. No. 1167 K/Pdt/2002

In
d

gu

semestinya Turut Tergugat II lebih berhati-hati dan melakukan pengecekan

es

Turut Tergugat II yang telah membuat dan mengeluarkan akta jual-beli antara

ik

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318)

ah

In
do
ne
si
a

putusan.mahkamahagung.go.id

Halaman 3

ep
u

hk
am

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

terhadap Surat Kuasa Menjual yang dimiliki oleh Tergugat I atau setidaktidaknya Turut Tergugat II melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada Turut

ng

Tergugat I, di mana surat kuasa itu dibuat. Bahkan tidak ada salahnya apabila
Turut Tergugat II menghubungi Penggugat untuk mengetahui secara pasti ada

hal apa dibalik surat kuasa menjuaI tersebut, apakah ada perjanjian lain di

gu

samping surat kuasa tersebut. Tetapi semua itu tidak dilakukan oleh Turut
Tergugat II, sungguh patut kami sesalkan ;

bahwa di samping hal itu dari informasi yang kami peroleh ternyata tidak

pernah terjadi transaksi jual-beli antara Tergugat I dan Tergugat II. Akta jual-beli

ub
lik

ah

yang dibuat oleh Turut Tergugat II hanyalah formalitas belaka. Yang sebenarnya
terjadi adalah bahwa Tergugat I berhutang kepada Tergugat II kemudian

Tergugat I menyerahkan tanah sengketa kepada Tergugat II sebagai

am

konpensasi dari pembayaran hutangnya tersebut. Jadi Akta Jual beli antara
Tergugat I dan Tergugat II di hadapan Turut Tergugat II hanyalah sebuah

ep

rekayasa belaka. Oleh karena itulah bila dipandang perlu sesuai dengan

ah
k

kewenangan Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini agar
memerintahkan dilakukannya Sumpah Suppletoir (sumpah tambahan) kepada

sebagai dasar dalam membuat putusan nantinya ;

In
do
ne
si

Tergugat I, Tergugat II dan Turut Tergugat II untuk melengkapi pembuktian

A
gu
ng

bahwa oleh karena perbuatan Tergugat I yang telah menjual tanah

sengketa kepada Tergugat II tersebut dapat dikatagorikan sebagai perbuatan


melawan hukum maka sudah sepatutnya Tergugat I, Tergugat II dan atau siapa
saja yang mendapatkan hak dari padanya dihukum untuk menyerahkan tanah

sengketa dalam keadaan kosong, lasia dan tanpa beban apapun kepada
Penggugat dan bila perlu dengan bantuan aparat Kepolisian ;

lik

sengketa dan juga untuk memudahkan pelaksanaan putusan di kemudian hari


maka sudah sepatutnya dilakukan Sita Konservatoir terhadap tanah sengketa ;

ub

bahwa oleh karena BPN telah menerbitkan sertifikat atas nama Tergugat
II maka agar tidak terjadi peralihan hak milik berikutnya maka secara performa
BPN didudukkan sebagai pihak Turut Tergugat III ;

bahwa berdasarkan hal-hal tersebut di atas Penggugat mohon kepada

ep

ka

ah

bahwa untuk menghindari agar tidak terjadi peralihan hak terhadap tanah

Pengadilan Negeri Singaraja agar terlebih dahulu meletakkan sita jaminan atas

supaya memberikan putusan yang dapat dijalankan lebih dahulu sebagai

ng

berikut :

on

Hal. 4 dari 10 hal. Put. No. 1167 K/Pdt/2002

In
d

gu

1. Mengabulkan gugatan Penggugat untuk seluruhnya ;

es

obyek sengketa, dan selanjutnya memohon kepada Pengadilan Negeri tersebut

ik

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318)

ah

In
do
ne
si
a

putusan.mahkamahagung.go.id

Halaman 4

ep
u

hk
am

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

dan berharga ;

2. Menyatakan hukum bahwa sita conservatoir atas tanah sengketa adalah sah

ng

3. Menyatakan hukum tanah sengketa sah milik Penggugat ;

4. Menyatakan hukum bahwa Tergugat I telah melakukan perbuatan melawan


hukum ;

gu

5. Menyatakan hukum bahwa jual-beli tanah sengketa antara Tergugat I dan


Tergugat II dihadapan Turut Tergugat II adalah tidak sah, batal demi hukum

dengan segala akibat hukumnya ;

nama Tergugat II adalah cacat yuridis, tidak sah dan tidak mempunyai

ub
lik

ah

6. Menyatakan hukum bahwa sertifikat hak milik No.1328 yang tercantum atas

kekuatan hukum mengikat ;

7. Menghukum kepada Tergugat I, Tergugat II dan atau siapapun yang

am

mendapatkan hak dari padanya untuk menyerahkan tanah sengketa dalam


keadaan kosong, lasia dan tanpa beban apapun kepada Penggugat dan bila

ep

perlu dengan bantuan Polri ;

ah
k

8. Menyatakan hukum bahwa putusan ini dapat dijalankan terlebih dahulu


walaupun ada upaya verzet, banding atau kasasi ;

In
do
ne
si

Ex Aequo Et Bono ;

9. Menghukum kepada para Tergugat untuk membayar biaya perkara ;

A
gu
ng

Bahwa terhadap gugatan tersebut Pengadilan Negeri Singaraja telah

mengambil putusan, yaitu putusan No. 50/Pdt.G/2000/PN.Sgr., tanggal 13


November 2000 yang amarnya sebagai berikut :
1. Menolak gugatan Penggugat untuk seluruhnya ;

2. Menetapkan mengangkat sita jaminan yang dilaksanakan oleh Jurusita

Pengadilan Negeri Singaraja, sesuai Berita Acara Penyitaan Nomor :

(sembilan ratus dua puluh ribu rupiah) ;

lik

3. Membebankan biaya perkara kepada Penggugat uang sebesar Rp 920.000,-

ub

Menimbang, bahwa dalam tingkat banding atas permohonan Penggugat/


Pembanding putusan Pengadilan Negeri tersebut telah dikuatkan oleh
Pengadilan Tinggi Denpasar dengan putusan No. 68/Pdt/2001/PT.Dps., tanggal
1 Mei 2001 ;

ep

ka

ah

50/Pdt.G/2000/PN.Sgr., tertanggal 14 Juli 2000 ;

Menimbang, bahwa sesudah putusan terakhir ini diberitahukan kepada

Penggugat/Pembanding (dengan perantaraan kuasanya, berdasarkan surat

ng

kuasa khusus tanggal 1 Agustus 2001) diajukan permohonan kasasi secara

on

Hal. 5 dari 10 hal. Put. No. 1167 K/Pdt/2002

In
d

gu

lisan pada tanggal 2 Agustus 2001 sebagaimana ternyata dari akte

es

Penggugat/Pembanding pada tanggal 23 Juli 2001 kemudian terhadapnya oleh

ik

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318)

ah

In
do
ne
si
a

putusan.mahkamahagung.go.id

Halaman 5

ep
u

hk
am

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

In
do
ne
si
a

putusan.mahkamahagung.go.id

permohonan kasasi No. 50/Pdt.G/2000/PN.Singaraja yang dibuat oleh Panitera

Pengadilan Negeri Singaraja, permohonan mana diikuti oleh memori kasasi

ng

yang memuat alasan-alasan yang diterima di Kepaniteraan Pengadilan Negeri


tersebut pada tanggal 15 Agustus 2001 ;

bahwa setelah itu oleh para Tergugat/para Terbanding yang pada

gu

tanggal 20 Agustus 2001 telah diberitahu tentang memori kasasi dari

Penggugat/Pembanding diajukan jawaban memori kasasi yang diterima di

Kepaniteraan Pengadilan Negeri Singaraja pada tanggal 3 September 2001 ;

Menimbang, bahwa permohonan kasasi a quo beserta alasan-alasannya

ub
lik

ah

telah diberitahukan kepada pihak lawan dengan seksama, diajukan dalam

tenggang waktu dan dengan cara yang ditentukan dalam undang-undang,


maka oleh karena itu permohonan kasasi tersebut formal dapat diterima ;

am

Menimbang, bahwa alasan-alasan yang diajukan oleh Pemohon Kasasi/


Penggugat dalam memori kasasinya tersebut pada pokoknya ialah :

ep

1. Bahwa putusan Pengadilan Tinggi Denpasar yang menguatkan putusan

ah
k

Pengadilan Negeri Singaraja yang memutus tanpa disertai dengan


pertimbangan

hukum

yang

cukup

dan

tanpa

menguraikan

serta

In
do
ne
si

mempertimbangkan lebih jauh alasan-alasan hukum dalam memori banding


adalah tidak adil dan melanggar asas-asas hukum acara perdata ;

A
gu
ng

2. Bahwa adalah wajar apabila Pemohon Kasasi selaku Pemohon Banding

ingin mengetahui alasan hukum tentang kenapa dan mengapa keberatankeberatan Pemohon Kasasi dalam memori banding ditolak begitu saja

tanpa ada alasan-alasan, pertimbangan-pertimbangan maupun penolakanpenolakan yang jelas dan tegas ;

3. Bahwa putusan Pengadilan Tinggi Denpasar yang menguatkan putusan

lik

hukum acara perdata yang berlaku, maupun telah salah pula dalam
menerapkan hukum perjanjian/perikatan yang tegas-tegas tercantum dalam
KUH Perdata. Adapun kesalahan-kesalahan dalam penerapan hukum
dimaksud adalah sebagai berikut :

ub

ah

Pengadilan Negeri Singaraja telah salah dan keliru dalam menerapkan

ka

- Bahwa dalam hal penerapan hukum pembuktian. Dalam persidangan

ep

telah terbukti bahwa Tergugat I ternyata tidak menggunakan haknya

ah

untuk hadir di persidangan dan sengaja melarikan diri/menghilang dari

diumumkan pula melalui RRI Singaraja, sehingga secara otomatis

ng

sesuai dengan hukum pembuktian dapatlah dianggap Tergugat I telah

on

Hal. 6 dari 10 hal. Put. No. 1167 K/Pdt/2002

In
d

gu

mengakui seluruh dalil-dalil gugatan Penggugat sehingga sudah

es

tempat kediamannya walaupun telah dipanggil secara patut dan telah

ik

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 6

ep
u

hk
am

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


apabila

gugatan

dari

Penggugat

sepatutnya

In
do
ne
si
a

putusan.mahkamahagung.go.id

dikabulkan

untuk

seluruhnya mengingat bahwa Tergugat I adalah kunci persoalan dalam

ng

perkara ini ;

- Bahwa dalam hal penerapan hukum perikatan/perjanjian. Bahwa dalam


pertimbangan dan penerapan hukumnya Pengadilan Negeri Singaraja

gu

yang dibenarkan oleh Pengadilan Tinggi Denpasar, menguraikan bahwa

jual-beli antara Tergugat I dan Tergugat II di hadapan Turut Tergugat II

tepat. Sesuai dengan Pasal 1320 KUH Perdata, dengan tegas

menyebutkan tentang adanya syarat mutlak untuk dapat dikatakan

ub
lik

ah

adalah sah karena adanya surat kuasa menjual adalah keliru dan kurang

sahnya suatu perikatan/persetujuan yang dalam hal ini adalah jual-beli.


Dalam perkara ini jual-beli antara Tergugat I dan Tergugat II baru

am

memenuhi tiga syarat yaitu adanya sepakat mereka yang mengikatkan


dirinya, adanya kecakapan untuk membuat suatu perikatan dan adanya

ep

suatu hal tertentu tetapi syarat ke empat tidak atau belum terpenuhi,

ah
k

yaitu menyangkut adanya suatu sebab atau kausa yang halal dalam
perikatan ini. Adapun alasan-alasan tidak terpenuhinya syarat ke empat

In
do
ne
si

tersebut adalah sebagai berikut :

- Bahwa jual-beli tersebut dilakukan di hadapan Turut Tergugat II

A
gu
ng

padahal surat kuasa menjual dan pengakuan hutang dibuat di


hadapan Turut Tergugat I. Jika memang ada itikad yang baik jika
memang tidak punya maksud jahat, atau jika memang tidak punya

maksud untuk menghindari pengetahuan dari Penggugat tentu jual beli


tersebut dilakukan di hadapan Turut Tergugat I. Dalam hal ini jelas

sekali adanya suatu sebab yang tidak halal dalam perikatan jual-beli

lik

- Bahwa setelah terjadi transaksi jual-beli Tergugat I langsung menghilang dan sampai saat ini tidak ketahuan di mana keberadaannya
sehingga dalam hal ini Tergugat I tidak menepati janjinya untuk

ub

ah

tersebut sehingga bertentangan dengan Pasal 1320 KUH Perdata ;

membayar sisa pembelian tanahnya kepada Penggugat segera

ka

setelah transaksi jual-beli itu dilakukan ;

ep

- Bahwa dalam hal ini pihak Notaris/Turut Tergugat II juga berperan

ah

sehingga mengakibatkan tidak adanya kausa yang halal dalam

kewajiban moral untuk menghubungi Penggugat atau menghubungi

ng

Turut Tergugat I ketika terjadi transaksi jual-beli tersebut apalagi

on

Hal. 7 dari 10 hal. Put. No. 1167 K/Pdt/2002

In
d

gu

menyangkut peralihan hak milik atas sebidang tanah yang cukup luas

es

perikatan ini. Turut Tergugat II seharusnya atau sepatutnya memiliki

ik

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 7

ep
u

hk
am

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

In
do
ne
si
a

putusan.mahkamahagung.go.id

sehingga adalah wajar sebagai pemilik tanah Penggugat mendapat


pemberitahuan atas terjadinya peralihan hak tersebut ;

ng

- Bahwa demikian pula halnya jika dihubungkan penerapan Pasal 1338

KUH Perdata, dalam bait terakhir menyebutkan Persetujuan harus

dilaksanakan dengan itikad baik". Dalam kasus/peristiwa jual-beli

gu

antara Tergugat I dan II ini jelas tidak ada itikad baik, baik dari pihak
penjual, pembeli maupun pihak Notaris ;

nya/tidak diindahkannya ketentuan Pasal 1339, Pasal 1340 dan pasal


1341

KUHPerdata

Pasal

1339

KUHPerdata

ub
lik

ah

- Bahwa demikian pula halnya jika ditinjau dari sudut tidak dilaksanakan-

menyebutkan

Persetujuan-persetujuan tidak hanya mengikat untuk hal-hal yang


dengan tegas dinyatakan di dalamnya, tetapi juga untuk segala

am

sesuatu yang menurut sifat persetujuan, diharuskan oleh kepatutan,


kebiasaan

atau

undang-undang.

Pasal

1340

KUH

Perdata

ep

menyebutkan, "Persetujuan-persetujuan hanya berlaku antara pihak-

ah
k

pihak yang membuatnya. Persetujuan-persetujuan itu tidak dapat


membawa rugi kepada pihak-pihak ketiga ;

In
do
ne
si

Dalam perkara ini jelas perikatan/ persetujuan yang dibuat antara


pihak Tergugat I dan Tergugat II merugikan pihak Penggugat,

A
gu
ng

sehingga patutlah apabila persetujuan jual-beli tersebut dibatalkan.


Selain itu menurut Pasal 1341 KUH Perdata, menyebutkan Meskipun

demikian, tiap orang berpiutang boleh mengajukan batalnya segala

perbuatan yang tidak diwajibkan yang dilakukan oleh si berutang


dengan nama apapun juga, yang merugikan orang-orang berpiutang,
asal dibuktikan bahwa ketika perbuatan dilakukan baik si berutang

lik

mengetahui bahwa perbuatan itu itu membawa akibat merugikan


orang berpiutang. Hak-hak yang diperolehnya dengan itikad baik oleh
orang-orang pihak ketiga atas barang-barang yang menjadi pokok

ub

ah

maupun orang dengan atau untuk siapa si berutang itu berbuat,

perbuatan yang batal itu, diperlindungi. Untuk mengajukan hal-hal

ka

batalnya perbuatan-perbuatan yang dilakukan dengan cuma-cuma

ep

oleh si berutang, cukuplah si berutang membuktikan bahwa si

demikian

merugikan

orang-orang

yang

mengutangkan

berbuat

padanya, tak peduli apakah orang yang menerima keuntungan juga

on

Hal. 8 dari 10 hal. Put. No. 1167 K/Pdt/2002

In
d

gu

ng

mengetahui atau tidak ;

es

ah

berutang pada waktu melakukan perbuatan itu tahu, bahwa ia dengan

ik

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 8

ep
u

hk
am

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

4. B ahwa berdasarkan atas uraian-uraian pada poin 4 di atas maka kami


Pemohon Kasasi berpendapat bahwa Majelis Hakim Pengadilan Tinggi

ng

Denpasar yang menguatkan putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri

Singaraja telah salah dan keliru dalam menerapkan hukum khususnya


menyangkut

penerapan

Pasal

1320

Perdata

dan

pula

tidak

gu

dilaksanakannya/diindahkannya ketentuan Pasal 1338, pasal 1339, pasal


1340 dan pasal 1341 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata yang berlaku ;

Menimbang, bahwa terhadap alasan-alasan tersebut Mahkamah Agung

berpendapat :

ub
lik

ah

mengenai alasan ke 1 s/d ke 4 :

bahwa alasan tersebut tidak dapat dibenarkan, oleh karena judex facti
tidak salah menerapkan hukum ;

am

Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan di atas, lagi pula ternyata


bahwa putusan judex facti dalam perkara ini tidak bertentangan dengan hukum

ep

dan/atau undang-undang, maka permohonan kasasi yang diajukan oleh

ah
k

Pemohon Kasasi : DEWA KETUT AMERTA tersebut harus ditolak ;


Menimbang, bahwa oleh karena permohonan kasasi dari Pemohon

In
do
ne
si

Kasasi ditolak, maka Pemohon Kasasi dihukum untuk membayar biaya perkara
dalam tingkat kasasi ini ;

A
gu
ng

Memperhatikan pasal-pasal dari Undang-Undang No. 4 Tahun 2004,

Undang-Undang No. 14 Tahun 1985 sebagaimana yang telah diubah dengan


Undang-Undang No. 5 Tahun 2004 dan peraturan perundang-undangan lain

MENGADILI :

lik

Menolak permohonan kasasi dari Pemohon Kasasi : DEWA KETUT


AMERTA tersebut ;

ub

Menghukum Pemohon Kasasi/Penggugat untuk membayar biaya perkara


dalam tingkat kasasi ini sebesar Rp 200.000,- (dua ratus ribu rupiah) ;
Demikianlah diputuskan dalam rapat permusyawaratan Mahkamah
Agung pada hari Kamis tanggal 1 Februari 2007 oleh Prof. Dr. H. Muchsin,

ep

ka

ah

yang bersangkutan ;

SH., Hakim Agung yang ditetapkan oleh Ketua Mahkamah Agung sebagai

sebagai Anggota, dan diucapkan dalam sidang terbuka untuk umum pada hari

ng

Selasa tanggal 6 Februari 2007 oleh Ketua Majelis tersebut dengan dihadiri

on

Hal. 9 dari 10 hal. Put. No. 1167 K/Pdt/2002

In
d

gu

oleh Prof. Dr. HM. Hakim Nyak Pha, SH.,DEA., dan Atja Sondjaja, SH., sebagai

es

Ketua Majelis, Andar Purba, SH., dan Atja Sondjaja, SH., Hakim-Hakim Agung

ik

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318)

ah

In
do
ne
si
a

putusan.mahkamahagung.go.id

Halaman 9

ep
u

hk
am

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

In
do
ne
si
a

putusan.mahkamahagung.go.id

Hakim-Hakim Anggota dan dibantu oleh Budi Hapsari, SH., Panitera Pengganti

ng

dengan tidak dihadiri oleh para pihak.

Hakim-Hakim Anggota :

Ketua :

Ttd./ Prof. Dr. HM. Hakim Nyak Pha, SH.,DEA.

ttd./

Prof. Dr. H. Muchsin, SH

gu

Ttd./ Atja Sondjaja, SH.

Panitera Pengganti :

1.

M e t e r a i..Rp.

6.000,-

2.

R e d a k s i..Rp.

1.000,-

3.

Administrasi kasasi Rp. 193.000,-

ttd./

Budi Hapsari, SH.,

ub
lik

ah

Biaya-biaya :

Jumlah..

Rp. 200.000,-

am

==========

ep

Untuk salinan

ah
k

MAHKAMAH AGUNG RI

Panitera Muda Perdata,

NIP. 040.030.169.

es
on

Hal. 10 dari 10 hal. Put. No. 1167 K/Pdt/2002

In
d

gu

ng

ah

ep

ka

ub

lik

ah

A
gu
ng

MUH. DAMING SUNUSI, SH.MH

In
do
ne
si

an. Panitera

ik

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 10