Anda di halaman 1dari 2

Analisa Laporan Keuangan PT. Matahari Department Store, Tbk.

31 Desember 2013 dan 2012


1. Laporan keuangan tersebut telah sesuai dengan Standar Akuntasi Keuangan di Indonesia
yang dibuktikan dengan telah di audit oleh lembaga akuntansi resmi (Kantor Akuntan Publik
Tanudiredja, Wibisana & Rekan) dan dipertanggungjawabkan oleh Presiden Direktur dan
Wakil Presiden Direktur.
2. Jumlah asset PT. Matahari Department Store, Tbk (untuk selanjutnya disebut PT. MDS)
pada tahun 2012 adalah 2,929,752 dan pada tahun 2013 adalah 2,936,752. Tidak terjadi
perbedaan signifikan di kedua tahun tersebut. Namun pada komposisi asset lancar dan tidak
lancar terjadi perubahan. Penurunan nilai pada asset lancar dari 2012 ke 2013, serta
kenaikan nilai asset tidak lancar pada 2012 ke 2013.
3. Liabilitas dan Ekuitas Perusahaan
Liabilitas
2013 3,718,254
2012 4,861,284
Ekuitas
2013 (781,372)
2012 (1,931,532)
Jumlah total liabilitas PT.MDS menurun dari tahun 2012 ke 2013, meskipun pada beberapa
item terdapat peningkatan jumlah liabilitas namun yang perlu diperhatikan adalah item utang
usaha yang meningkat sebanyak 211,199 sedangkan pada item pinjaman bank jangka
panjang menurun sebanyak 454,786. Hal inilah yang menyebabkan liabilitas 2013 lebih
kecil dibanding liabilias 2012.
4. Pendapatan dan laba PT. MDS tahun 2012 ke 2013 mengalami peningkatan yang cukup
baik. Hal ini terlihat dari pendapatan bersih, laba operasi dan laba tahun berjalan yang
meningkat dari tahun pertama ke tahun kedua. Hal ini dapat terjadi karena beban pokok
pendapatan yang lebih besar di tahun 2013, dapat diartikan bahwa perusahaan melakukan
usaha yang besar demi mendapatkan laba tersebut. Di sisi lain perusahaan mencoba
merampingkan biaya keuangan dan beban keuangan sehingga lebih kecil nilainya dibanding
tahun 2012.
5. Pada laporan perubahan ekuitas, tambahan modal di tahun 2013 terjadi jumlah minus, yang
berarti tidak ada tambahan modal bagi perusahaan. Sedangkan pada saldo laba yang tidak
dicadangkan terjadi peningkatan dari tahun 2012 ke 2013. Sehingga nilai total di tahun 2012
ke 2013 dapat dikatakan berkurang daripada tahun sebelumnya.
6. Pada laporan arus kas, penerimaan dari pelanggan pada tahun 2013 naik dibanding tahun
2012. Namun hal ini dibarengi dengan peningkatan pembayaran pinjaman pada bank
sebanyak 1,650,000 sehingga hasil akhir dari kas di tahun 2013 lebih kecil daripada tahun

2012. Jika dilihat dari hasil akhir kas memang nilainya lebih kecil, namun pembayaran
pinjaman pada bank di tahun 2013 tentunya akan mengurangi beban perusahaan dalam
membayar utang yang selama ini dimiliki oleh perusahaan.
7. Catatan atas laporan keuangan dari PT. MDS ini terdiri atas:
- Informasi umum
- Ikhtisar kebijakan akuntansi penting
- Transaksi penggabungan usaha
- Estimasi akuntansi yang penting
- Kas dan setara kas
- Persediaan
- Aset tetap
- Beban dibayar dimuka sewa
- Utang usaha pihak ketiga
- Akrual
- Perpajakan
- Pinjaman Bank
- Modal Saham
- Tambahan Modal Disetor
- Pencadangan Saldo Laba
- Penjualan Konsinyasi
- Beban Pokok Pendapatan
- Beban Usaha
- Keuntungan Lainnya Bersih
- Kewajiban Imbalan Kerja
- Laba bersih per saham
- Pinjaman dari pihak ketiga
- Biaya karyawan
- Informasi mengenai pihak berelasi
- Perjanjian penting
- Pelaporan segmen
- Aset dan liabiitas moneter dalam mata uang asing
- Informasi tambahan untuk arus kas
- Manajemen risiko keuangan
- Komitmen barang modal dan liabilitas kontijensi
- Reklasifikasi akun
Poin-poin dari catatan atas laporan keuangan ini menjelaskan tentang segala hal secara lebih
mendetail tentang jenis pengeluaran, pemasukan serta asset-asset yang dimiliki oleh PT.
MDS.
Sehingga dapat disimpulkan perkembangan PT. Matahari Department Store dari tahun 2012 ke
2013 tidak terlalu mengalami banyak peningkatan. Pengeluaran di 2013 ini lebih banyak untuk
membayar pinjaman dari bank dan belum ada inovasi yang berarti yang dapat meningkatkan
nilai pemasukan lebih banyak.