Anda di halaman 1dari 27

TRANSPOR FISIK DI

AIR PERMUKAAN

Karakter Utama Badan Air Permukaan


Sungai : secara fisik umumnya panjang,
dangkal, dan tidak lebar; aliran horizontal ke
hilir; terkadang cukup turbulen untuk
menyebabkan erosi dan membawa sedimen
ke hilir; karena sedimen, alur bisa berubah
Danau : dalam dan lebih lebar; tidak
didominasi arus ke hilir, memiliki stratifikasi
secara vertical (cahaya, kandungan oksigen)
Muara : sering terstratifikasi karena
perbedaan berat jenis air laut dan air sungai;
dipengaruhi pasang surut; kaya nutiren

Sumber Polutan Kimiawi


Titik (point)
Bukan Titik (nonpoint)

Transpor Fisik di Sungai


Adveksi akibat gravitasi :
=
=

1.49 2/3 1/2


2/3 1/2
=
BU =
SI

Contoh Soal Transpor Fisik di Sungai


Saluran beton persegi empat dengan lebar 2 m dan
slope 0.001 didesain untuk membawa limpasan
hujan dari pemukiman. Setelah hujan deras,
tercatat aliran setinggi 8 in. Perkirakan kecepatan
aliran tsb dengan asumsi aliran adalah uniform dan
steady; koefisien kekasaran Manning (n)=0.013.

1
(2 3.281 ) (8 12 )
=
= 0.55

1
(2 3.281 ) + 2 (8 12 )

1.49 (0.55)2/3 (0.001)1/2

=
= 2.4

0.013

Transpor Fisik di Sungai


Proses Pencampuran Fickian
, =

2 /(4 )

& 1
2
=
@0,61
2

dimana : (kondisi pulse injection)


C = konsentrasi zat kimia [M/L3]; M = massa zat kimia per luas
penampang aliran [M/L2]; x = jarak ke lokasi di hilir [L]; V =
kecepatan aliran [L/T]; t = waktu [T]; DL = koefisien pencampuran
Fickian longitudinal (arah aliran) [L2/T]; 2 = varians spatial dari
distribusi zat kimia [L2]; k = laju proses [T-1]

Transpor Fisik di Sungai


Konsentrasi maksimum @t :
=

Panjang zone pencampuran transverse :


2

dari w
2

dimana : w = lebar aliran [L]; Dt = koefisien


pencampuran Fickian transverse [L2/T]

Transpor Fisik di Sungai


Panjang zone pencampuran transverse
adalah jarak yang dibutuhkan agar zat
kimia terdistribusi secara uniform selebar
aliran (tegak lurus aliran)
D adalah sama untuk semua zat kimia bila
pencampuran hanya oleh difusi turbulen
dan dispersi.

Contoh Soal Transpor Fisik di Sungai


Konsentrasi maksimum suatu pewarna yang
injeksikan 5 jam sebelumnya terukur di titik
A yang berjarak 1025 m dari titik injeksi.
Berapa kecepatan aliran? Perkirakan DL jika
standar deviasi distribusi pewarna searah
aliran (longitudinal; L) adalah 350 m di titik
B yang berjarak 1975 m dari titik injeksi.
1025
= 205 /
=
5

Contoh Soal Transpor Fisik di Sungai


Waktu tempuh ke titik B :
1975
= 9.6
=
205 /

2
(350 )2
6400 2 /
=
=
2 (2 9.6 )

Transpor Fisik di Sungai


Perkiraan D dengan data aliran :
0.15
0.6
=
0.011 2 2
=

dimana :
u* = shear velocity [L/T]; g = percepatan gravitasi
[L/T2]; d = kedalaman aliran [L]; S = slope saluran

Transpor Fisik di Danau


Pencampuran Fickian :
, , =


(
4


+
)
4

dimana :
M = massa zat kimia per kedalaman air
[M/L]

Transpor Udara-Air
Ada 2 model :
Thin Film (atau Stagnant Layer) Model :
konsentrasi zat kimia terlarut di masingmasing media udara dan air adalah
uniform akibat difusi turbulen, terkecuali di
lapisan sangat tipis di antara keduanya
dimana hanya difusi molekuler yang
terjadi sehingga membatasi transpor
antara udara-air. Dianggap lebih cocok
untuk badan air yang tenang, misal danau.

Transpor Udara-Air
Surface Renewal Model : turbulensi di air
membawa gelembung-gelembung kecil ke
permukaan dimana mereka mencapai
ekuilibrium dengan udara. Waktu tinggal
gelembung di permukaan menentukan laju
transport. Bila waktu tinggal gelembung
cukup lama sehingga mencapai ekuilibrium
dengan udara, maka tidak ada lagi transport
hingga gelembung tersebut diganti dengan
gelembung baru. Semakin sering pergantian
gelembung, semakin besar flux antara airudara. Dianggap lebih cocok untuk badan air
dengan turbulensi tinggi, misal sungai.

Thin Film Model


Kendali dari sisi air (water-side control) :
Bila H >> 0.01, misal pelarut, bahan bakar cair,
dan gas
Hambatan difusi molekuler oleh lapisan udara
tipis di permukaan air bisa diabaikan

( )

=
=

= = 0

dimana : kw =gas exchange coefficient dari sisi air;


nilai tipikal ketebalan lapisan tipis di air = 20-200
m

Thin Film Model


Kendali dari sisi udara (air-side control) :
Bila H << 0.01, misal PAHs, pestisida
Lapisan udara tipis di permukaan air menjadi
penghambat difusi molekuler
= ( / ) = ( / ) /

dimana : ka =gas exchange coefficient dari sisi


udara ( / ); nilai tipikal ketebalan lapisan tipis di
udara sekitar 1 cm

Thin Film Model


Kondisi umum :
Bila H sekitar 0.01
Hambatan ada dari 2 sisi
=

+
( )

Thin Film Model :


Gas Exchange Coefficient
Kendali dari sisi air :

4 104 + 4 105 10

u10 (m/detik)=kecepatan angin 10 m di atas muka


air; kw sekitar 1-10 cm/detik
Kendali dari sisi udara :

0.3 + 0.2 10
atau

1100 (
)

Perbandingan antar zat :

Contoh Soal Thin Film Model


Cw trichloroethylene (TCE) di danau adalah 1 ppb.
Dengan data propane H=0.4 dan kw=3 10-3
cm/detik, hitung flux density TCE dari danau.
Asumsi Ca = 0
MW : TCE = 131 g/mol; propane = 44 g/mol
kw = 3 10-3

44
131

= 1.7 10-3 cm/detik

= 1.7 10

6
= 1.7 10
2
3

1
1000 3

Surface Renewal Model :


Gas Exchange Coefficient

Contoh Soal Surface Renewal Model


Cw trichloroethylene (TCE) di sungai adalah 1 ppb.
Dengan data propane H=0.4 dan kw=3 10-3
cm/detik, hitung flux density TCE dari sungai.
Asumsi Ca = 0
MW : TCE = 131 g/mol; propane = 44 g/mol
kw = 3

10-3

44
131

= 2.3 10-3 cm/detik

= 2.3 10

6
= 2.3 10
2
3

1
1000 3

Penguapan dari Fasa Cair Murni


Misal lapisan NAPL di permukaan air
Hambatan hanya dari lapisan udara tipis
dipermukaan NAPL

=
=

Contoh Soal
Penguapan dari Fasa Cair Murni
Truk terguling menumpahkan benzene ke suatu
danau. Dengan u10 = 3 m/detik, hitung J dari
benzene di permukaan danau. Vapor pressure
benzene = 0.12 atm (20C).
Konsentrasi benzene di interface NAPL dan udara :
0.12
78

= 0.4

(293 )(0.082
)

= 1100 3 = 3300

Contoh Soal
Penguapan dari Fasa Cair Murni

3300 0.4 1
1.3
360
=
=

=
3
2

1000
2

Gas Exchange Coefficient Oksigen


Negelescu and Rojanski (1969) :
0.85
2 = 1.92

Thackston and Krenkel (1969) :


24.94 (1 + )
2 =

Owens et al. (1964) :


23.2 0.73
2 =
1.75
Bennet and Rathbun (1972) :
106 0.413 0.273
2 =
1.408

Gas Exchange Coefficient Oksigen


Dimana :
V = kecepatan aliran; d = kedalaman aliran; w =
lebar aliran; S = slope saluran
Froude number : =

Shear velocity : =

Pemodelan DO di Air Permukaan