Anda di halaman 1dari 7

KWH METER ANALOG

KWH meter merupakan sebuah alat yang digunakan untuk mengukur energy listrik yang
biasa digunkan di tempat industri dan dirumah-rumah atau biasanya disebut konsumen. Pada
umunyakWH meter untuk mengukur energy listrik arus bolak balik yang digunakan oleh
konsumen. Pada alat ini dipasangsebuah piringan yang terbuat aluminum yang dapat berputar
yang telah diberi sebuah kutub magnit listrik. kWH meter ini juga sebagai pembatas daya
yang dikontrak oleh konsumencontoh 450 watt,900 watt,1300 watt dan lain lain.
Seiring dengan berkembangnya zaman maka alat ukur ini sudah mengalami perkembangan
yang luar biasa dalam beberapa tahun terakhir ini. Pada awalnya, fungsi utama dari KWH
meter ialah untuk menghitung pemakaian energi listrik. Dengan perkembangan teknologi
yang luar biasa, maka KWH meter berkembang menjadi suatu alat ukur otomatis yang bisa
mengirimkan hasil pengukurannya kepada perusahaan listrik yang bersangkutan. Dan
teknologi yang baru saat ini ialah KWH Meter elektronik atau biasa disebut KWH Meter
prabayar.
KWH meter analog hampir sama dengan KWH meter digital. Yang membuat perbedaannya
adalah efisiensi pemakaian alat pengukur energi ini dan komponen utama yang digunakan
pada masing-masing KWH meter. prinsip kerja yang berbeda akan memperlihatkan
perbedaan spesifik dari kedua alat ukur ini.
Kata kunci: Energy listrik, KWH meter
Elemen Meter kWh
KWH meter memiliki komponen utama yang terdiri dari beberapa bagian-bagian
seperti pada gambar di bawah ini.

Gambar 1. Gambar dan Skema Elemen Meter kWh


(Sumber: http://www.scribd.com/document_downloads/direct/39482992?extens
ion=pdf&ft=1353483183&lt=1353486793&uahk=fmlZ2wnwfL8Va0XkBcsrpIsHcd0)
1. Elemen penggerak
Elemen ini terdiri dari kumparan arus dan kumparan tegangan.
Sifat-sifat kumparan arus :
Kumparan ini dihubungkan secara seri dengan beban
Jika pada kumparan ini dialiri arus (ada beban), maka terbentuk medan magnit adanya
medan magnit tersebut akan menimbulkan fluks magnit

Gambar 2. Kumparan Tegangan Tegangan


(Sumber: http://www.scribd.com/document_downloads/direct/39482992?extens
ion=pdf&ft=1353483183&lt=1353486793&uahk=fmlZ2wnwfL8Va0XkBcsrpIsHcd0)
Sifat-sifat kumparan tegangan :
Kumparan ini dihubungkan secara paralel dengan beban
Kumparan ini berbentuk U. Pada kumparan ini juga terjadi fluks magnit yang ditimbulkan
karena adanya medan magnit, jika diberi tegangan
2. Elemen putar
Elemen putar ini berupa piringan yang bentuknya terdapat lekukan-lekukan kecil dan terdapat
lubang kecil. Adapun ciri-cirinya adalah :
Bagian ini berupa piringan yang dibuat dari bahan konduktor.
Pada bagian tengah piringan dipasangkan sebuah poros yang ditumpu oleh dua buah
bantalan.

Salah satu bantalannya dapat diatur.


Pada poros tersebut ditempatkan roda gigi

Gambar 3. Elemen Putar


(Sumber: http://www.scribd.com/document_downloads/direct/39482992?extens)
3. Elemen pengerem
Elemen pengerem ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
Elemen ini berupa magnit permanen yang berbentuk ladam
Penempatannya mengapit piringan (yang terbuat dari bahan konduktor) dan biasanya
berseberangan dengan elemen penggerak

Gambar 4. Elemen Pengerem


(Sumber: http://www.scribd.com/document_downloads/direct/39482992?extens
ion=pdf&ft=1353483183&lt=1353486793&uahk=fmlZ2wnwfL8Va0XkBcsrpIsHcd0)
4. Elemen penghitung
Elemen penghitung ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
Bagian merupakan seperangkat roda gigi yang disusun sedemikian rupa dan dihubungkan
dengan roda gigi yang terdapat pada poros piringan
Pada bagian ini juga terdapat rol angka yang tersusun secara berderet

Gambar 5. Elemen Penghitung


(Sumber: http://www.scribd.com/document_downloads/direct/39482992?extens
ion=pdf&ft=1353483183&lt=1353486793&uahk=fmlZ2wnwfL8Va0XkBcsrpIsHcd0)
5. Terminal
Terminal terdiri dari 2 bagian :
Terminal Arus
Terminal Tegangan

Gambar 6. Terminal Arus dan Tegangan

(Sumber: http://www.scribd.com/document_downloads/direct/39482992?extens
ion=pdf&ft=1353483183&lt=1353486793&uahk=fmlZ2wnwfL8Va0XkBcsrpIsHcd0)
6. Peralatan kompensasi dan penyetel
Peralatan ini dibuat untuk menyetel kecepatan putar dari piringanagar alat ukur tersebut
mengukur energi listrik dengan benar. Alatpenyetel ini terdiri dari :
Alat Beban Maksimum (Magnet Permanen)
Penyetel Beban Rendah (Pergeseran Cincin Penghalang Flux)
Penyetel Beban Kosong (Membelokkan Flux atau Lobang pada Piring)
Penyetel Kesetimbangan Beban
Penyetel Sudut Phasa (Tahanan Geser)

Gambar 7. Peralatan Kompensasi dan Penyetel


(Sumber: http://www.scribd.com/document_downloads/direct/39482992?extens
ion=pdf&ft=1353483183&lt=1353486793&uahk=fmlZ2wnwfL8Va0XkBcsrpIsHcd0)

KWH METER DIGITAL (PRABAYAR)


Layanan Listrik Pra Bayar merupakan bentuk pelayanan PLN dalam menjual energi listrik
dengan cara pelanggan membayar dimuka. Mudahnya, sebelum menggunakan listrik dari
PLN, pelanggan terlebih dahulu membeli sejumlah nominal energi listrik, sesuai yang
dibutuhkan.
Dengan cara ini, kendali penggunaan listrik sepenuhnya ada pada diri pelanggan.
Kekhawatiran tagihan listrik membengkak tak perlu lagi lagi terjadi. Baik yang disebabkan
oleh penggunaan listrik yang tak terkontrol maupun terjadinya kesalahan baca meter. Dengan
membeli listrik di awal, hal-hal yang tidak diinginkan tersebut tak perlu lagi terjadi.

sumber : sugiis. 2009.kwh meter digital.(online),( http://sugiis.blogspot.com/2009/06/kwhmeter-digital.html)


Fitur Fitur KWh Meter Prabayar
Sebelum kita membahas satu persatu dari bagian komponen-komponen KWh Meter Prabayar
merk Actaris ACE9000 IBS lebih dalam lagi, kita harus mengetahui bagian bagian paling luar
dari KWh Meter Prabayar ini.
a. Fitur Standar :

Keterangan:
1. Label Informasi : Informasi umum untuk mengetahui nomor meter, daya maksimal
2. Indikator LED Rate, 1000 pulsa/KWh : Informasi untuk mengetahui ketika pulsa hampir
habis,
3. Indikator Contactor ON/OFF : Informasi untuk mengetahui status light
4. Segel Metrologi : Informasi untuk mengetahui segel tera dan segel metrology,
5. LCD 7 segment untuk 8 karakter : Informasi untuk pengisian TOKEN,
6. Keypad dengan lapis karet
b. Fitur Teknis :
1. Satu fasa 2-kawat, yaitu 1 kawat Fasa dan 1 kawat Netral
2. Range Voltage : 230V 50Hz atau 120V 60Hz,
3. Range Arus Imin=10A dan Imax=60A,

4. Kualifikasi akurasi Class 1,


5. Indeks Proteksi IP54,
6. STS compliant, PLN LMK.
c. Fitur Tambahan :
1. Terdapat temper switch,
2. Penyimpanan TOKEN : memanggil kembali 5 token terakhir yang diterima,
3. External (remote) disconnection : via serial port atau POD.
d. Fitur Programmable :
Berikut ini programmable pada saat manufacturing time (saat pemesanan KWh Meter
Prabayar)
1. Tamper Switch :
Micro Switch untuk merubah status saat terminal cover dibuka. Tersedia 2 konfigurasi :
a. Tamper Disconnect,
b. Tamper Logging,
2. Audible Low Credit Warning :
Audible Low Credit Warning adalah fitur yang terprogram, dimana akan memberikan
peringatan kepada pelanggan untuk memberitahukan sisa pulsa yang mendekati nol berupa
suara beep. Tambahan juga LCD Display berkedip (flashing). Level Batas low credit
warning dapat deprogram dilapangan dengan menggunakan STS TOKEN.
3. Reconnection Time-Out :
Waktu dalam detik (s) yang diperlukan oleh Contactor untuk open (memberi listrik
kepelanggan) setelah power-up. (Default dan Minimum adalah 30s). Dapat disetting dengan
kenaikan +10s.

Sumber: http://www.scribd.com/doc/52816310/Kwh-meter-digunakan-untuk-mengukurenergi-arus-bolak-balik