Anda di halaman 1dari 4

Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia

Sektor Pariwisata Sub Sektor Spa

KODE UNIT

PAR.SP01.008.01

JUDUL UNIT

Mengkoordinasi Kelompok Kerja di Industri/


Usaha Spa

DESKRIPSI UNIT :

Unit ini menjelaskan efektivitas koordinasi dan


komunikasi
dalam
kelompok
kerja
di
industri/usaha Spa
sebagai solusi terhadap
keluhan pelanggan.

ELEMEN KOMPETENSI
01

02

KRITERIA UNJUK KERJA

Partisipasi dalam
identifikasi tugas pada
tim Spa

1.1 Tujuan tim diidentifikasi.

Melengkapi tugas
pribadi

2.1 Responsibilitas sebagai anggota tim dilengkapi


dengan target waktu.

1.2 Tugas dan tanggung jawab untuk mencapai


tujuan tim diidentifikasi.

2.2 Informasi dan umpan balik dilakukan oleh orang


lain dalam tim.
03

Membantu tugas kolega


dalam tim

3.1 Partisipasi tim dinilai sesuai performance tim dan


tujuan tim.
3.2 Bantuan
kepada
kolega
diberikan
meyakinkan tujuan tim tercapai.

04

Pelatihan di tempat
kerja

4.1

Pelatihan
anggota
prosedur yang spesifik.

4.2 Keterampilan
tim kerja.

pada

untuk

tim dilakukan dengan

pekerjaan diterapkan pada

4.3 Sistem pendekatan dibantu meliputi penjelasan


dan demonstrasi yang pantas.
4.4 Peserta pelatihan diberi semangat dan petunjuk
untuk menilai performance pribadinya dan
mendiagnosa untuk perbaikan/ peningkatan.
4.5 Performance peserta pelatihan dinilai
dengan ketentuan dan prosedur Spa.
05

Mendengarkan keluhan
pelanggan

sesuai

5.1 Keluhan pelanggan ditanggapi secara positif.


5.2 Strategi
menanggapi
keluhan
pelanggan
dikembangkan untuk menentukan solusi.

Mengkoordinasi Kelompok Kerja di Industri/ Usaha Spa

34

Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia

ELEMEN KOMPETENSI

Sektor Pariwisata Sub Sektor Spa

KRITERIA UNJUK KERJA


5.3 Keluhan pelanggan dicatat dan disimpan dalam
kartu pelanggan untuk menentukan tindakan
perawatan selanjutnya.
5.4 Analisa dilakukan berdasarkan keluhan dan
kondisi pelanggan.
5.5 Format keluhan pelanggan dilengkapi dengan
kode pada setiap kegiatan.

BATASAN VARIABEL
Batasan variabel berhubungan dengan unit kompetensi secara keseluruhan. batasan
variabel ini memungkinkan lingkungan kerja dan situasi tersebut akan berpengaruh
terhadap kinerja. Variabel-variabel ini bisa terdapat pada pelatihan dan assessment,
tergantung pada situasi kerja, kebutuhan peserta didik, kemudahan, level industri,
dan konteks regional. Batasan variabel dari unit ini antara lain:
1.
Kebijakan Spa dan prosedur dalam kaitan dengan koordinasi tugas di Spa
dan resolusi terhadap keluhan pelanggan.
2.
Kebijakan dan prosedur yang berkaitan dengan:
2.1
Kontak dengan pelanggan.
2.2
Deskripsi tugas.
2.3
Interaksi dengan tim kerja.
2.4
Interaksi dengan supervisi/manajemen.
3.
Informasi dapat melalui telepon, tulisan, atau pesan secara lisan.
4.
Tim adalah tim tugas kelompok kecil atau tim Spa..
5.
Anggota tim termasuk juga manajemen atau anggota staf lainnya.
6.
Karyawan mencakup : karyawan penuh waktu atau karyawan paruh waktu.
7.
Komunikasi dapat diukur melalui pelanggan dan antar tim kerja.
8.
Instruksi dapat diberikan pada sebagian atau anggota senior dalam tim.
9.
Pelatihan dapat dilakukan secara situasi formal atau informal.
10.
Pelanggan dan tim kerja dapat meliputi masyarakat dari berbagai kelompok
sosial dan budaya yang berbeda.
11.
Perencanaan dibuat sesuai dengan prosedur Spa dan mempertimbangkan
hal-hal yang tidak diduga yang mungkin terjadi.
12.
Pelatihan staf disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkatan pekerjaan pada
karyawan.
PANDUAN PENILAIAN
1.

Pengetahuan dan keterampilan penunjang


Panduan penilaian menggambarkan pengetahuan dan keterampilan
penunjang yang harus didemonstrasikan untuk membuktikan seseorang telah
kompeten. Hal ini penting untuk penilaian assessment dan harus bersama
dengan kriteria unjuk kerja, batasan variabel, dan petunjuk assessment.
Untuk mendemonstrasikan kompetensi diperlukan pengetahuan dan
keterampilan dan di bidang berikut ini :

Mengkoordinasi Kelompok Kerja di Industri/ Usaha Spa

35

Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia

Sektor Pariwisata Sub Sektor Spa

1.1 Pengetahuan dan penerapan tata tertib Spa dan prosedur kerja pratata.
1.2 Pengetahuan dan penerapan secara konsisten tentang Kesehatan dan
Keselamatan Kerja sesuai dengan proses pratata, tata tertib Spa.
1.3 Pengetahuan Sanitasi hygiene dan sterilisasi.
1.4 Pengetahuan hubungan kebijakan prosedur Spa dalam kaitan koordinator
staff, komunikasi di tempat kerja dan resolusi pada keluhan
pelanggan.
1.5 Pengetahuan berkenaan prosedur dalam berhubungan antara koordinator
Spa dengan anggota staf meliputi :
1.5.1 Sistim penjadwalan.
1.5.2 Klasifikasi karyawan (penuh/ paruh waktu).
1.5.3 Prosedur pertemuan rapat.
1.5.4 Isu yang berkaitan dengan :
pemerataan kesempatan,
prosedur yang berbelit, diskriminasi.
1.5.5 Tuntutan industri pada saat ini.
1.6 Kemampuan untuk mengkoordinasikan staf meliputi :
1.6.1 Teknik mendengar dan bertanya.
1.6.2 Teknik negosiasi.
1.6.3 Pelatihan keterampilan
1.6.4 Pembentukan tim dan motivasi.
1.6.5 Penyelesaian konflik.
1.6.6 Keterampilan mempresentasikan kelompok.
1.6.7 Mengelola waktu.
1.6.8 Mengelola stress
1.6.9 Menentukan tujuan
1.6.10 Kemampuan melakukan konsultasi/komunikasi dengan
pelanggan dengan sopan, ramah, jelas, dan mau
mendengarkan dan menangani keluhan pelanggan.
1.7 Pengetahuan meliputi :
1.7.1 Etika assosiasi industri
1.7.2 Peraturan, responsibilitas dan alokasi tugas pada pribadi,
kelompok kecil dan manajemen
1.7.3 Kebijakan Spa berkaitan dengan penyampaian.
2.

Konteks Penilaian
2.1
Unit ini dapat dinilai di dalam atau di luar tempat kerja. Penilaian harus
mencakup peragaan praktek baik di tempat kerja maupun melalui
simulasi.
2.2 Unit ini harus didukung serangkaian metoda untuk menilai pengetahuan
penunjang.

3.

Aspek penting penilaian


3.1 Mampu berkomunikasi dengan rekan kerja.
3.2 Mampu bekerja sama dalam melakukan tugas di Spa.
3.3 Mampu melakukan konsultasi/komunikasi dengan pelanggan dengan
sopan.
3.4 Mampu mengkoordinasi pembagian tugas di tempat kerja.

Mengkoordinasi Kelompok Kerja di Industri/ Usaha Spa

36

Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia

4.

Sektor Pariwisata Sub Sektor Spa

Kaitan dengan unit lain


Unit ini berkaitan dengan unit kompetensi mengenai:
1.
Melakukan Komunikasi di Tempat Menerima Tamu.
2.
Melakukan Komunikasi dengan Teman Sejawat.
3.
Mengkoordinasi Tugas-tugas Spa.

KOMPETENSI KUNCI
No
1
2
3
4
5
6
7

KOMPETENSI KUNCI DALAM UNIT INI


Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi
Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi
Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas
Bekerja dengan orang lain dan kelompok
Menggunakan ide-ide dan tehnik matematika
Memecahkan masalah
Menggunakan teknologi

Mengkoordinasi Kelompok Kerja di Industri/ Usaha Spa

TINGKAT
1
2
2
1
1
1
1

37