Anda di halaman 1dari 3

Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia

Sektor Pariwisata Sub Sektor Spa

KODE UNIT

PAR.SP01.007.01

JUDUL UNIT

Mengkoordinasi Tugas-tugas di Industri/Usaha


Spa

DESKRIPSI UNIT :

Unit ini menjelaskan tentang pengetahuan dan


keterampilan mekanisme kerja di usaha/ industri
Spa berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab
personil.

ELEMEN KOMPETENSI
01

Melakukan pembagian
tugas dan tanggung
jawab

KRITERIA UNJUK KERJA


1.1 Struktur organisasi dibuat dan dipahami pimpinan
dan karyawan.
1.2 Tugas dan tanggung jawab personil didiskripsikan
secara jelas.
1.3 Tugas dan tanggung jawab personil dilaksanakan
sesuai kapasitas dan kompetensi yang dimiliki.
1.4 Tugas dan tanggung jawab setiap karyawan
diorganisasikan secara mandiri.

02

Melakukan mekanisme
pelaksanaan tugas

2.1 Uraian penugasan dipahami secara jelas dan


tegas oleh karyawan.
2.2 Koordinasi
tugas
dilaksanakan.

dipahami

dan

mudah

2.3 Prosedur pelaporan pelaksanaan tugas dari setiap


personil dipahami dengan jelas dan tegas.
2.4 Metoda keluhan karyawan disampaikan sesuai
dengan peraturan dan prosedur di industri/usaha
Spa.
03

Melakukan konsistensi
dalam organisasi

3.1 Disiplin dalam tugas diterapkan oleh karyawan


sesuai dengan kebijakan usaha/ industri Spa.
3.2 Tanggung jawab organisasi yang diterima sesuai
ketentuan manajemen.

BATASAN VARIABEL
Variabel-variabel berikut yang dapat disampaikan :
1.
Kebijakan usaha/ industri Spa dan prosedurnya adalah :
Mengkoordinasikan Tugas-Tugas di Industri/Usaha Spa

31

Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia

2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.

Sektor Pariwisata Sub Sektor Spa

1.1
Kontak dengan klien.
1.2
Uraian pekerjaan dan tanggung jawabnya.
1.3
Interaksi dengan anggota kelompok.
1.4
Interaksi dengan supervisor/manajemen.
1.5
Proses induksi.
Informasi termasuk melalui telepon, pesan secara tertulis dan secara lisan.
Tim meliputi kelompok kecil atau tim kerja di industri/usaha Spa.
Anggota kelompok termasuk tim manajemen atau staf lainnya.
Staf meliputi karyawan bekerja paruh waktu atau penuh.
Komunikasi dapat terjadi dengan klien secara eksternal dan kontak
manajemen dengan anggota tim lainnya.
Instruksi yang sederhana diberikan kepada staf atau anggota yang lebih
senior yang ada di usaha/ industri Spa.
Klien dan anggota tim termasuk orang-orang yang searah memiliki latar
belakang sosial, budaya dan teknik serta kemampuan fisik dan mentalnya.
Perencanaan berpengaruh terhadap prosedur Spa dan hal-hal yang di luar
itu.
Pelatihan disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkatan pekerjaan pada
karyawan.

PANDUAN PENILAIAN
1.

Pengetahuan dan keterampilan penunjang


Untuk mendemonstrasikan kompetensi ini diperlukan pengetahuan dan
keterampilan dan di bidang berikut ini :
1.1 Pengetahuan dan aplikasi yang konsisten mengenai kebijakan dan
prosedur di industri/ usaha Spa serta yang pengkodean dari industri
harus dikoordinasikan.
1.2 Pengetahuan dan aplikasi yang konsisten dan relevan mengenai
peraturan yang berhubungan dengan pelayanan konsumen,
perdagangan, dan lain-lain yang sesuai dengan kebutuhan local.
1.3 Pengetahuan dan aplikasi yang konsisten dari kebijakan dan prosedur
usaha/ industri Spa yang berhubungan dengan kesehatan
keselamatan kerja termasuk PPPK (Pertolongan Pertama pada
Kecelakaan).
1.4 Pengetahuan dan aplikasi yang konsisten sehubungan dengan kontak
dengan klien baik eksternal maupun internal.
1.5 Mendemonstrasikan kemampuan praktis dalam berkomunikasi dengan
supervisor dan kelompok.
1.6 Kemampuan praktis untuk memberikan tugas rutin pada anggota staf
secara jelas dan tepat sesuai dengan tugas yang diberikan.
1.7 Kemampuan praktis dalam mengimplementasikan prosedur dan
kebijakan di industri/ usaha Spa.
1.8 Kemampuan menerima tanggung jawab sesuai tugas yang diberikan.
1.9 Pengetahuan tentang kebijakan serta prosedur usaha/ industri Spa dan
koordinasi, pendelegasian tugas-tugas industri/ usaha Spa.
1.10 Pengetahuan tentang kebijakan usaha/ industri Spa dan presentasi
secara verbal dan non-verbal.
1.11 Pengetahuan yang relevan tentang peraturan pemerintah.
1.12 Pengetahuan tentang industri lokal dan kode etika.
1.13 Pengetahuan dalam berkomunikasi dengan tim mencakup :
1.13.1 Peranan, tanggung
jawab, alokasi tugas kelompok dan
manajemen.
1.13.2 Teknik mendengar dan bertanya.

Mengkoordinasikan Tugas-Tugas di Industri/Usaha Spa

32

Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia

1.14

Sektor Pariwisata Sub Sektor Spa

1.13.3 Mengatasi konflik.


1.13.4 Keterampilan bernegosiasi.
1.13.5 Menentukan tujuan.
1.13.6 Kemampuan mengumpulkan informasi organisasi.
1.13.7 Teknik berkomunikasi untuk instruksi rutin.
Pengetahuan berikut ini penting untuk pengembangan diri
1.14.1 Tujuan individu.
1.14.2 Percaya diri
1.14.3 Mengatasi stress
1.14.4 Tim manajemen

2.

Konteks Penilaian
2.1
Unit ini dapat dinilai di dalam atau di luar tempat kerja. Penilaian harus
mencakup peragaan praktek baik di tempat kerja maupun melalui
simulasi.
2.2 Unit ini harus didukung serangkaian metoda untuk menilai pengetahuan
penunjang.

3.

Aspek penting penilaian


3.1 Kompetensi didemonstrasikan sesuai kriteria unjuk kerja tergantung pada
batasan variabel.
3.2
Bukti-bukti dan assessment secara tertulis maupun lisan mencakup
kemampuan menjawab pertanyaan, project work, mendemonstrasikan
elemen kompetensi secara teoritis maupun praktek dengan simulasi
pada lingkungan kerja.

4.

Kaitan dengan unit lain


Unit ini berkaitan dengan unit kompetensi mengenai:
1.
Komunikasi dengan pimpinan dan staff.
2.
Komunikasi dengan pelanggan.

KOMPETENSI KUNCI
NO
1
2
3
4
5
6
7

KOMPETENSI KUNCI DALAM UNIT INI


Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi
Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi
Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas
Bekerja dengan orang lain dan kelompok
Menggunakan ide-ide dan tehnik matematika
Memecahkan masalah
Menggunakan teknologi

Mengkoordinasikan Tugas-Tugas di Industri/Usaha Spa

TINGKAT
1
1
1
1
1
1
1

33