Anda di halaman 1dari 12

V.

Prosedur
Dalam percobaan ini digunakan alat berupa tabung silinder plastik
(tinggi: 20 cm dan diameter: 10 cm) yang berisi air dengan ketinggian sekitar
8 cm pada suhu 25oC. Sehari sebelum percobaan, setiap mencit dimasukkan
ke dalam tabung silinder tersebut selama 5 menit dan dibiarkan berenang
untuk mengadaptasikan diri dengan lingkungan. Pada hari berikutnya, tes
berenang dilakukan terhadap mencit dengan tiga perbedaan perlakuan, yaitu
kelompok kontrol, kelompok uji 1, dan kelompok uji 2. Pada kelompok
kontrol, mencit diberikan larutan NaCl fisiologis dengan volume secara
berurutan adalah 0,66 ml, 0,833 ml, 0,9 ml, 0,865 ml, 0,958ml dan, 0,590 ml.
Pada kelompok uji 1, mencit diberikan larutan Amitriptilin dengan dosis 0,03
mg/0,5 ml dengan volume secara berurutan adalah 0,67 ml, 0,5 ml, 1,038 ml,
0,708 ml, 0,713 ml dan, 0,818 ml. Pada kelompok uji 2, mencit diberikan
larutan Amitriptilin dengan dosis 0,06 mg/0,5 ml dengan volume secara
berurutan adalah 0,785 ml, 0,413 ml, 0,65 ml, 0,683 ml, 1 ml dan, 0,81 ml.
Semua pemberian larutan tersebut diberikan secara intraperitonial. Satu jam
kemudian, mencit dimasukkan ke dalam tabung silinder yang berisi air.
Dalam saat-saat tertentu, sikap pasif akan ditunjukan oleh mencit yaitu pada
saat badannya tidak digerak-gerakkan. Hal ini dianggap keputusasaan dialami
mencit. Hal ini dianggap menyerupai keadaan depresi. Pada saat itu, lamanya
mencit tidak bergerak dicatat setiap 5 menit selama waktu pengamatan 15
menit. Data dianalisis berdasarkan analisis varians dan untuk mengetahui
perbedaan yang bermakna antara perlakuan bahan uji dan kontrol data
dianalisis dengan Students t-test. Data disajikan dalam bentuk tabel atau
grafik.

VI. Data Pengamatan


6.1 Berat Mencit
Mencit
1
(gram)
1
26,4
2
33,3
3
36,0
4
34,6
5
38,3
6
23,6
Keterangan :
Kelompo
k

Mencit
2
(gram)
26,8
20,0
41,5
28,3
28,5
32,7

Mencit
3
(gram)
31,4
16,5
26,0
27,3
40,0
32,4

Mencit 1 : Kelompok Kontrol (NaCl)


Mencit 2 : Kelompok uji Amitriptilin I (0,03 mg/0,5 ml)
Mencit 3 : Kelompok uji Amitriptilin II (0,06 mg/0,5 ml)
6.2 Perhitungan Dosis
Dosis = Berat Mencit/Berat Absolut Mencit x 0,5

6.2.1 Data Pemberian Dosis Obat Antidepresan


Kelompok
Mencit

Mencit
1

Berat Mencit
(gram)
26,4

Volume Pemberian
(mL)
26,4 g
0.5 = 0,6
20 g

33,3

60
33,3 g
0.5 =
20 g

36,0

0,833
36,0 g
0.5 =
20 g

34,6

0,900
34,6 g
0.5 =
20 g

38,3

0,865
38,3 g
0.5 =
20 g

23,6

0,958
23,6 g
0.5 =
20 g

NaCl
4

0,590
Amitriptilin I
0,03 mg/0,5 ml 1

26,8

26,8 g
0.5 = 0,6
20 g

20,0

70
20,0 g
0.5 =
20 g

41,5

0,500
41,5 g
0.5 =
20 g
1,038

28,3a

28,3 g
0.5 = 0,70
20 g
8

28,5

28,5 g
0.5 =
20 g

32,7

0,713
32,7 g
0.5 =
20 g
0,818

31,4

31,4 g
0.5 =
20 g

16,5

0,785
16,5 g
0.5 =
20 g

26,0

0,413
26,0 g
0.5 =
20 g

27,3

0,650
27,3 g
0.5 =
20 g

40,0

0,683
40,0 g
0.5 =
20 g

32,4

1,000
32,4 g
0.5 =
20 g

Amitriptilin II
0,06 mg/0,5 ml
4

0,810
6.3 Tabel Pengamatan
Kelompok
Mencit

NaCl

Mencit

Waktu Diam
5'

10'

15'

Total ()

32

91

191

314

38

21

78

137

94

114

128

336

12

12

32

32

48

98

208

122

428

rata-rata

51,00

74,83

90,00

215,83

Amitriptilin I
0,03 mg/0,5 ml

Amitriptilin II
0,06 mg/0,5 ml

6.4 Grafik

13

17

36

18

27

45

90

67

12

10

89

16

15

75

106

32

69

155

256

151

259

240

650

rata-rata

48,33

65,83

90,33

204,503

81

84

29

33

68

79

116

263

12

32

40

84

18

16

167

201

65

294

300

659

rata-rata

27,33

71,17

122,17

220,673

DIAGRAM PENGUJIAN EFEK ANTIDEPRESAN


140

122

120
100

90

90

75
80
NaCl
Amitriptilin
mg/0,5 ml
Waktu
Diam I 0,03
60
51

71
66
Amitriptilin II 0,06 mg/0,5 ml
48

40

27

20
0

5'

10'

Kelompok Mencit

15'

Grafik Jumlah Waktu Diam/Waktu


140
120
100
80

NaCl Waktu
Amitriptilin
I 0,03 mg/0,5 ml
Jumlah
Diam
60

Amitriptilin II 0,06 mg/0,5 ml

40
20
0
5'

10'

15'

Waktu

6.5 Analisis Variansi (Tabel Anova)

Yijk = + Ai + Bj + ABij + ijk


Keterangan :

Yijk

Ai

=
=

Bj

Pengamatan jumlah geliat pada waktu ke-i dan obat analgesik


ke-j dengan replikasi ke-k
Rataan Umum
Pengaruh obat antidepresan ke-i
Pengaruh obat waktu ke-j

ABij =

Pengaruh interaksi waktu ke-i dan obat analgesik ke-j

ijk

Pengaruh eror pada obat antidepresan ke-i dan waktu ke-j dan

replikasi ke-k
i

1 ...... a

1 ...... b

1 ..... r

fi aku bingung ngisi keterangan di atas :3

Perhitungan
Y ..
n

3846 2
54 = 273920,67

Faktor Koreksi (FK)

Jumlah Kuadrat Total ( JKT)

= Yij(k) FK
= 596572 273920,67

= 322651,33
Y i ..
r.b

Jumlah Kuadrat Baris (JKA)P =

FK

4935530
6.3

-273920,67

= 274196 158600,04

= 275,44
Y.J.
r .a

Jumlah Kuadrat Kolom (JKB) =

5487266
6.3

FK

-273920,67

= 304848,1 273920,67

= 30927,44
Jumlah Kuadrat Interaksi (JKAB) =
=

Y ij.
r
186724
6

JKA JKB - FK

-275,44 30927,44 273920,67

= 198085,-275,44 30927,44 273920,67

= 6083,11
Jumlah Kuadrat Error (JKE)

= JKT- JKA JKB JKAB

= 322651,33 275,44 30927,44 6083,11


= 285365,33

Tabel Anova
Sumber Keseragaman
A (obat antidepresan)

db
2

B (waktu)
A*B (waktu*obat
antidepresan)

Error

45

6083,11
285365,
33

53

322651,3
3

Total

FAtab [0,05:2:45]
FBtab [0,05:2:45]
FABtab[0,05:4:45]

=
=
=

JK
275,44
30927,4
4

KT
137,72
15463,
72
1520,7
8
6341,4
5

F.Hit
0,02

F.Tabel
(=0,05)
<3,20

2,44

<3,20

0,24

<2,57

3,20
3,20
2,57

Hipotesa 1
h0 : Obat antidepresan tidak berpengaruh pada waktu diam (depresi) mecit
h1 : Ada pengaruh obat antidepresan pada waktu diam (depresei) mencit
F. Hitung < F.Tabel maka Terima H0

Maka tidak ada pengaruh obat antidepresan terhadap waktu diam (depresi) mencit.
Hipotesa 2
h0 : Waktu tidak berperngaruh pada waktu diam (depresi) mencit

h1 : Ada pengaruh waktu pada waktu diam (depresi) mencit


F. Hitung < F.Tabel maka Terima H0

Maka tidak ada pengaruh waktu terhadap waktu diam (depresi) mencit.

Hipotesa 3
h0 : Waktu dan obat antidepresan tidak berpengaruh pada waktu diam (depresi)
mencit
h1 : Ada pengaruh waktu dan obat antidepresan pada waktu diam (depresi)
mencit
F. Hitung < F.Tabel maka Terima H0

Maka tidak ada pengaruh obat dan waktu dan obat antidepresan terhadap waktu
diam (depresi) mencit.
6.6

Persen Aktifitas

% aktivitas =

ratarata obat uji


ratarata kontrol x 100%

% aktivitas Amitriptilin 1 =

204,503
x 100
215,83

= 94,75 %
220,673
x 100
% aktivitas Amitriptilin 2 =
215,83
= 102,24 %
6.7

Persen Inhibisi
% inhibisi = 100% - % aktivitas
% inhibisi Amitriptilin 1

= 100% - 94,75 %
= 5,25 %

% inhibisi Amitriptilin 2

= 100% - 102,24 %
= -2,24 %

VIII. Kesimpulan

Praktikan dapat mengetahui sampai sejauh mana aktivitas obat antidepresi


pada hewan percobaan dimana pada hasil percobaan waktu dan obat antidepresan
tidak berpengaruh terhadap waktu diam (depresi) mencit. Hal ini ditunjang dari
hasil data tabel analasis varians. Pada tabel tersebut diperoleh semua f hitung lebih
kecil dari dari f tabel yang berarti menunjukan menerima h 0 (waktu dan obat
antidepresan tidak berpengaruh terhadap waktu diam (depresi) mencit. Kemudian
hal ini diperkuat dari hasil perhitungan dari % aktivitas dan % inhibisi dari obat
tersebut. Pada obat Amitiripitilin dengan dosis 0,03mg/0,5ml diperoleh %
aktivitas sebesar 94,75% dan %inhibisi sebesar 5,25% dan pada obat Amitriptilin
dengan dosis 0,06mg/0,5ml diperoleh % aktivitas sebesar 102,24% dan %inhibisi
sebesar -2,24%. Hal ini menunjukan bahwa obat antidepresan yang diberikan
terhadap hewan uji memberikan efek anti depresi yang rendah (pada dosis
0,03mg/0,5ml) atau malah membuat hewan uji lebih depresi lagi (pada dosis
0,06mg/0,5ml).Data hasil dari praktikum ini bisa saja salah karena waktu obat
untuk diabsorbsi oleh hewan uji berbeda. Hal ini disebabkan karena
keterbatasannya alat yang digunakan (tabung silinder), jadi banyak hewan uji
yang baru diujikan lebih dari 1 jam pemberian obat padahal waktu efektivitas obat
tersebut pada hewan uji adalah

1 jam. Jadi banyak hewan percobaan yang

diujikan pada saat kerja obat antidepresan sudah hilang.