Anda di halaman 1dari 5

Bayu Megananda

13/347298/pa/15187
Abstract
In this practicum we determination of micelle critism concentration from
gelatin and we try to find the enthalpys value of this solvent . the method
that we used was measure the electrical conductivity of each solvent with different
concentration .,then we used graph to determine the value of micelle critism concentration
and gelatine enthalpys value.The result from this practicum are we found the value of

I.TUJUAN
Menentukan konsentrasi kritis misel dari gelatin pada pelarut air dan penentuan
harga entalpinya.
ll.Dasar Teori
Misel merupakan partikel koloid, biasanya bundar yang dalam larutan air
mempunyai eksterior hidrao filik dan interior hidrafobik. Umumnya terdiri dari
lapisan tunggal fosfolipid.
Misel agreatmolekul dalam koloid misalnya bila sabun dan detergen lain dilarutkan
dalam air, maka akan terbentuk misel, yakni gerombolan kecil molekuln yang gugus
hidrokarbonnya (non polar) ada dalam bagian tengah gugus hidro filik berada di
bagian luar tersolusi oleh air. (Fessenden, 1999)
Surfaktan merupakan suatu molekul yang sekaligus memiliki gugus hidrofilik dan
gugus lipofilik sehingga dapat mempersatukan campuran yang terdiri dari air dan
minyak. Surfaktan adalah bahan aktif permukaan. Aktifitas surfaktan diperoleh
karena sifat ganda dari molekulnya. Molekul surfaktan memiliki bagian polar yang
suka akan air (hidrofilik) dan bagian non polar yang suka akan minyak/lemak
(lipofilik). Bagian polar molekul surfaktan dapat bermuatan positif, negatif atau
netral. Sifat rangkap ini yang menyebabkan surfaktan dapat diadsorbsi pada antar
muka udara-air, minyak-air dan zat padat-air, membentuk lapisan tunggal dimana
gugus hidrofilik berada pada fase air dan rantai hidrokarbon ke udara, dalam kontak
dengan zat padat ataupun terendam dalam fase minyak. Umumnya bagian non
polar (lipofilik) adalah merupakan rantai alkil yang panjang, sementara bagian yang
polar (hidrofilik) mengandung gugus hidroksil (Jatmika, 1998).
Larutan jenuh didefinisikan sebagai larutan yang mengandung zat terlarut dalam
jumlah yang diperlukan untuk adanya kesetimbangan antara zat terlarut yang larut
dan yang tak larut. Pembentukan larutan jenuh dapat dipercepat dengan
pengadukan yang kuat dari zat terlarut yang berlebih. Banyaknya zat terlarut yang
melarut dalam pelarut yang banyaknya tertentu, untuk menghasilkan suatu larutan
jenuh disebut kelarutan zat terlarut. Lazimnya kelarutan dinyatakan dalam gram zat
terlarut per 100 cm3 atau 100 gram pelarut pada temperatur yang sudah
ditentukan (Brady, 1999).
Konduktometer adalah alat yang digunakan untuk menentukan daya hantar suatu
larutan dan mengukur derajat ionisasi suatu larutan elektrolit dalam air dengan cara
menetapkan hambatan suatu kolom cairan selain itu konduktometer memiliki
kegunaan yang lain yaitu mengukur daya hantar listrik yang diakibatkan oleh
gerakan partikel di dalam sebuah larutan.

Prinsip kerja konduktometer adalah bagian konduktor atau yang di celupkan dalam
larutan akan menerima rangsang dari suatu ion-ion yang menyentuh permukaan
konduktor, lalu hasilnya akan diproses dan dilanjutkan pada outputnya yakni berupa
angka . Semakin banyak konsentrasi suatu misel dalam larutan maka semakin
besar nilai daya hantarnya karena semakin banyak ion-ion dari larutan yang
menyentuh konduktor dan semakin tinggi suhu suatu larutan maka semakin besar
nilai daya hantarnya, hal ini karena saat suatu partikel berada pada lingkungan
yang suhunya semakin bertambah maka pertikel tersebut secara tidak lansung
akan mendapat tambahan energi dari luar dan dari sinilah energi kinetik yang
dimiliki suatu partikel semakin tinggi (gerakan molekil semakin cepat). Sehingga
semakin sering suatu konduktor menerima sentuhan dari ion-ion larutan.

III.Alat dan Bahan


Alat

Bahan

-Labu Ukur 100 ml

-Akuades

-Labu Ukur 1L

-gelatin

-Gelas Beker 100 ml

-Es batu

-Gelas Beker 250 ml


-Gelas Arloji
-Gelas Ukur 25 ml
-Pipet pump
-Termometer
-Pengaduk Gelas
-Penangas
-Alat Pengukur DHL
Bagan Kerja

5 gram gelatin di masukan kedalam kurang lebih 250 ml akuades


panas

Kemudian
di larutkan ke dalammllabu
1 liter ke
Di ambil
42;44,4;45,2;46;46,8;47,6
dantakar
di larutkan
Masing-masing
di
ukur
daya
hantarnya
paada
dalam labu ukur 100 ml
temperature 30,32,34,36,38 derajat celcius

Skema Alat