Anda di halaman 1dari 1

IMR Jawa Barat

IMR adalah banyaknya kematian bayi berusia dibawah satu tahun, per 1000 kelahiran hidup pada
satu tahun tertentu. IMR Terjadi antara saat setelah bayi lahir sampai bayi belum berusia tepat
satu tahun kematian bayi mencerminkan besarnya masalah kesehatan yang bertanggung jawab
langsung terhadap kematian bayi, seperti diare, infeksi saluran pernapasan dll, tetapi juga
mencerminkan tingkat kesehatan ibu. Angka kematian bayi juga dipakai sebagai angka
probabilitas untuk mengukur risiko kematian bayi saat lahir sampai menjelang ulang tahun
pertama.
Didapat data IMR Jawa Barat Tahun 1980, 1994, 2000, 2007, dan 2012 berturut-turut adalah
134, 89, 57, 39, dan 30. Jika dilihat dari tahun 1980 hingga tahun 2012 angka kematian bayi di
Jawa Barat semakin menurun, ini menandakan masalah kesehatan bayi dan ibu berangsur-angsur
dapat dikurangi. Secara otomatis risiko kematian bayi saat lahir sampai menjelang ulang tahun
pertama juga menjadi semakin kecil. Kita perlu juga mengetahi data IMR Provinsi lain yang
berdekatan dengan Jawa Barat untuk membandingkan bagaimana perbedaan kualitas kesehatan
ibu dan bayi di daerah yang berdekatan. Di sini kita mengambil Provinsi DKI Jakarta dan Jawa
Tengah, dengan tahun yang sama. IMR DKI Jakarta Tahun 1980, 1994, 2000, 2007, dan 2012
berturut-turut adalah 82, 30, 25, 28, dan 22. Berdasarkan data IMR DKI Jakarta dan Jawa Barat
dapat kita simpulkan bahwa kualitas kesehatan ibu dan bayi DKI Jakarta lebih baik karena IMR
DKI Jakarta dari tahun ke tahun lebih rendah dari Jawa Barat. IMR Jawa Tengah Tahun 1980,
1994, 2000, 2007, dan 2012 berturut-turut adalah 99, 51, 44, 26, dan 32. Jika kita perhatikan
angka IMR Jawa Tengah lebih tinggi dari DKI Jakarta, namun lebih rendah dari Jawa Barat. Ini
menandakan kualitas kesehatan bayi dan ibu di Jawa Tengah pada lima tahun tersebut lebih baik
dari kualitas kesehatan bayi dan ibu di Jawa Barat.
Berdasarkan data nasional didapat data IMR Indonesia Tahun 1980, 1994, 2000, 2007, dan 2012
berturut-turut adalah 109, 66, 47, 39, dan 34. Data IMR nasional mencerminkan rata-rata
keseluruhan kesehatan bayi dan ibu di seluruh Indonesia. Berdasarkan data lima tahun tersebut
dapat kita simpulkan bahwa IMR Jawa Barat berada di atas rata-rata IMR Indonesia karena IMR
Indonesia lebih rendah. Jadi, angka kematian bayi di Jawa Barat dari tahun 1980 hingga 2012
masih tergolong tinggi karena di atas rata-rata angka kematian bayi nasional. Untuk itu
pemerintah daerah Jawa Barat khususnya harus melakukan kebijakan peningkatan kesehatan ibu
dan bayi di Jawa Barat supaya setidaknya IMR tidak melebihi rata-rata IMR nasional.