Anda di halaman 1dari 44

CLINICAL SCIENCE SESSION

BACK PAIN
Disusun oleh:
Rani Gusmawati
Rani Megawati

Preceptor:
dr. H. Satryo Waspodo., Sp.RM

BAGIAN REHABILITASI MEDIK


PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI DOKTER
FAKULTAS KEDOKTERAN UNISBA
RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH
2010

ANATOMI SPINE

D
E
R
M
A
T
O
M

RADIKULOPATI
Radikulopati adalah suatu keadaan yang
berhubungan dengan gangguan fungsi
dan struktur radiks akibat proses
patologik yang dapat mengenai satu
atau lebih radiks saraf dengan pola
gangguan bersifat dermatomal.

ETIOLOGI

TIPE-TIPE
Radikulopati

CERVICAL PAIN

rasa nyeri disekitar leher ataupun


disertai dengan rasa nyeri yang
menjalar sampai kedua lengan/tangan.

ETIOLOGI

postur yang jelek.


posisi tidur yang kurang bagus.
strain dan sprain
herniasi/penonjolan bantalan tulang
belakang.
kecelakaan.
kekakuan sendi dan otot-otot leher.
osteoartritis.
kebiasaan posisi bekerja yang kurang baik

TERAPI
Disesuaikan dengan penyebabnya.
Alat terapi yang disesuaikan dengan kondisi
nyerinya ; heating dengan diathermi,
ultrasonografi, TENS, traksi, exercise dan
massage rileksasi.
perbaikan postur leher,
posisi tidur yang benar
hindari posisi leher mengarah ke satu sisi dalam
jangka lama,
perkuat otot-otot leher

POSISI LATIHAN YANG DISARANKAN

LOW BACK PAIN

DEFINISI
rasa nyeri yang terjadi di daerah pinggang
bagian bawah dan dapat menjalar ke kaki
terutama bagian sebelah belakang dan
samping luar.
Keluhan ini dapat demikian hebatnya sehingga
pasien mengalami kesulitan dalam setiap
pergerakan (salah tingkah) dan pasien harus
istirahat serta dirawat di rumah sakit.
.

INSIDENSI
Urutan kedua tersering setelah nyeri kepala.
Dari data mengenai pasien yang berobat ke
poliklinik Neurologi menunjukkan bahwa
jumlah pasien diatas usia 40 tahun yang
datang dengan keluhan low back pain
ternyata jumlahnya cukup banyak
Sering dialami oleh 50-80% penduduk
negara-negara industri[Mink 1986,Kramer
1981] dimana prosentasi meningkat sesuai
usia.

ETIOLOGI

Tekanan pada susunan saraf tepi daerah


pinggang (saraf terjepit), dapat terjadi karena :

gangguan pada otot dan jaringan sekitarnya,


gangguan pada sarafnya sendiri,
kelainan tulang belakang
Tumor
Infeksi
Stenosis
Osteoporosis
osteoarthritis

RADIKULOPATI LUMBAR
S

SPASME OTOT (ketegangan otot)

Terjadi karena gerakan pinggang yang


terlalu mendadak atau berlebihan
melampaui kekuatan otot-otot tersebut.
Contoh :

saat olah raga bergerak terlalu mendadak dan


berlebihan pada waktu mengejar atau
memukul bola (badminton, tennis, golf, dll).
mengangkat benda-benda agak berat dengan
posisi yang salah,

Stress mental
HNP (Hernia Nukleus Pulposus)

terdorongnya nucleus pulposus suatu zat yang berada


diantara ruas-ruas tulang belakang, kearah belakang baik
lurus maupun kearah kanan atau kiri akan menekan
sumsum tulang belakang atau serabut-serabut sarafnya
dengan mengakibatkan terjadinya rasa sakit yang sangat
hebat.
Hal ini terjadi karena ruda paksa (trauma/kecelakaan) dan
rasa sakit tersebut dapat menjalar ke kaki baik kanan
maupun kiri (iskhialgia).

KLASIFIKASI ETIOLOGI
Spondylogenik
Vascular LBP

PENYEBAB MEKANIK
Static (

SPONDILOLISIS DAN
SPONDILOLITESIS
Tekanan
Defek
Hal
Ia
Spondilolisis

PERGESERAN PADA
SPONDILOLITESIS

SPONDILOLITESIS GRADE I

TEMUAN KLINIS
Erector spinae spasm

Positive straight-leg raising

TERAPI KONSERVATIF

TERAPI OPERATIF DAN ALTERNATIF

Dilakukan jika terapi konservatif tidak


memberikan hasil yang diharapkan

PENATALAKSANAAN
ACUTE LOW BACK PAIN
Istirahat pada posisi semifleksi

LINGKUNGAN YANG ADAPTIF UNTUK PENDERITA LOW


BACK PAIN
Lingkungan manusia

ADAPTASI LINGKUNGAN MANUSIA


Konservasi energi dan penyederhanaan kerja

PENERAPAN TEKNIK-TEKNIK TERSEBUT:


Membuat perencanan

Bekerja dengan duduk

Istirahat

ADAPTASI LINGKUNGAN BUKAN MANUSIA /


LINGKUNGAN FISIK
Kamar dan
Dapur
Mengasuh
Aktifitas
tidur
mandi
berpakaian
menyedot
bekerja
menyetir
anakAktifitas
aktifitas
dan
dan
di
merapikan
mobil
toilet
kantor
debu
memasak
wood
tempat
working
tidur

Hernia Nukleus Pulposus

DEFINISI

keluarnya nucleus pulposus dari discus


melalui robekan annulus fibrosus keluar
ke belakang/dorsal menekan medulla
spinalis atau mengarah ke dorsolateral
menakan saraf spinalis sehingga
menimbulkan gangguan.

INSIDENSI
HNP paling sering terjadi pada pria dewasa,
dengan insiden puncak pada decade ke-4 dan
ke-5.
Kelainan ini lebih banyak terjadi pada individu
dengan pekerjaan yang banyak membungkuk
dan mengangkat.
Karena ligamentum longitudinalis posterior
pada daerah lumbal lebih kuat pada bagian
tengahnya, maka protrusi discus cenderung
terjadi kearah postero lateral, dengan kompresi
radiks saraf.

ETIOLOGI

Aliran darah ke discus berkurang


Beban berat
Ligamentum longitudinalis posterior
menyempit
Jika beban pada discus bertambah, annulus
fibrosus tidak kuat menahan nucleus
pulposus (gel) akan keluar, akan timbul rasa
nyeri oleh karena gel yang berada di canalis
vertebralismenekan radiks.

FISIOTERAPI
Tirah baring (bed rest) 3 6 minggu dengan maksud bila anulus fibrosis
masih utuh (intact), sel bisa kembali ke tempat semula.
Simptomatis dengan menggunakan analgetika, muscle relaxan
trankuilizer.
Kompres panas pada daerah nyeri atau sakit untuk meringankan nyeri.
Bila setelah tirah baring masih nyeri, atau bila didapatkan kelainan
neurologis, indikasi operasi.
Bila tidak ada kelainan neurologis, kerjakan fisioterapi, jangan
mengangkat benda berat, tidur dengan alas keras atau landasan
papan.
Fleksi lumbal
Pemakaian korset lumbal untuk mencegah gerakan lumbal yang
berlebihan.
Jika gejala sembuh, aktifitas perlahan-lahan bertambah setelah
beberapa hari atau lebih dan pasien diobati sebagai kasus ringan.

Terima Kasih