Anda di halaman 1dari 17

BAB

TERMODINAMIKA
SUB BAB:
USAHA DAN PROSES TERMODINAMIKA

Kelompok 6 :
1. Delfiana Julinar Ningsih
2. Dellaire Fajri Defalita
3. Dina Oftaviana
4. Fadelia Selvonia
5. Intan Prastiawati

Proses dan Usaha dalam


Termodinamika
Definisi Termodinamika
Termodinamika berasal dari bahasa
Yunani yaitu, thermos= panas dan
dynamite=perubahan. Jadi
termodinamika adalah salah cabang
ilmu fisika yang mempelajari usaha
dan kalor pada suatu sistem dan
lingkungan.

Istilah-Istilah Penting Dalam Termodinamika


1. Sistem : Bagian yang kita amati/atau menjadi
fokus.
2. Lingkungan : Semua bagian di luar sistem.
3. Usaha : Satuan perpindahan energi dari sistem
ke lingkungan ataupun sebaliknya.
4. Kalor : Energi panas yang dimiliki suatu zat.
5. Sistem Terbuka : Suatu sistem dimana dapat
terjadi perpindahan materi dan energi dengan
lingkungannya. Contoh: kopi panas dalam gelas
terbuka, akan melepaskan panas dan uap air ke
lingkungannya.

6. Sistem Tertutup : Suatu sistem dimana


hanya dapat terjadi perpindahan energi ke
lingkungannya tetapi tidak dapat terjadi
perpindahan materi. Contoh: kopi panas
dalam gelas tertutup, dapat melepaskan
panas / kalor ke lingkungannya tetapi tidak
ada uap air yang hilang.
7. Sistem Terisolasi : Suatu sistem dimana
tidak dapat terjadi perpindahan materi
maupun energi ke lingkungannya. Contoh:
kopi panas dalam suatu termos.


Usaha Sistem Terhadap Lingkungan

Suatu gas di dalam silinder tertutup dengan piston


(penghisap) yang dapat bergerak bebas tanpa
gesekan. Pada saat gas memuai, piston akan
bergerak naik sejauh s . Apabila luas piston A,
maka usaha yang dilakukan gas untuk menaikkan
piston adalah gaya F dikalikan jarak s .

W = F. s
W = P.A. s
karena A. s = V , maka:
W = P. V

W = P(V2
V )

(Gas dalam silinder


tertutup melakukan
usaha terhadap
lingkungan)

Untuk gas yang mengalami perubahan volume


dengan tekanan tidak konstan, maka usaha
yang dilakukan sistem terhadap lingkungan
dirumuskan:
dW = F.d
= F.P.A ds
dW = P dV

Jika volume gas berubahV dari V1 menjadi


2
V2, maka:
W PdV

V1

(N/m2)

(N/m2)

(m3)

(m3)

P (+) maka W (+ sistem melakukan usaha terhadap


lingkungan) bila gas memuai atau berekspansi atau
volume bertambah (V2>V1) atau arah lintasan proses ke
kanan .
P () maka W ( sistem menerima usaha dari lingkungan)
bila gas menyusut atau berkompresi atau volume
menyusut (V2<V1) atau arah lintasan proses ke kiri .

Usaha sistem (W) = 0 jika V1=


V2
Usaha sistem (W) = + jika V2 >
V1
Usaha sistem (W) = - jika V2<V1

Usaha pada Proses Termodinamika


Usaha yang terdapat pada gas yang mengalami
proses-proses termodinamika tersebut akan diuraikan
sebagai berikut.
Usaha pada Proses Isotermal ( T=C )
1. Pada proses Isotermal, sistem tidak mengalami
perubahan suhu atau T=konstan. Jika kita lihat dari
Hukum Boyle, persamaan untuk proses isotermal akan
menjadi:

Atau

(N/m2)

(m3)


2. Usaha padaProsesIsobarik ( P = C )
Pada proses Isobarik, tekanan yang ada akan selalu
konstan. Jika kita lihat persamaan hukum Charles yaitu .
Sehingga . Usaha yang terjadi pada proses Isobarik dapat

ditulis:.
W = P (V)
= P (V2 V1 )

(N/m2)

(m3
)

3. Usaha pada Proses Isokhorik (V


=C)
Proses isokhorik adalah proses perubahan
keadaan sistem pada volume konstan.
Pada proses isokhorik gas tidak mengalami
perubahan volume, sehingga
usaha yang
(N/m )
dilakukan sistem sama dengan nol.
W = P (V2 V1)
2

W = P (0) = 0
(m3)

4. Usaha pada Proses Adiabatik


Proses adiabatik adalah suatu proses
perubahan keadaan gas di mana tidak ada
kalor (Q) yang masuk atau keluar dari sistem
(gas). Proses ini dapat dilakukan dengan cara
mengisolasi sistem menggunakan bahan
yang tidak mudah menghantarkan kalor atau
disebut juga bahan adiabatik.

Faktor
merupakan hasil perbandingan

kapasitas kalor gas pada tekanan konstan
dengan kapasitas kalor gas pada volum
konstan dan selanjutnya disebut Konstanta
Laplace.
Karena sistem tidak menerima atau melepas
kalor, maka usaha yang dilakukan oleh sistem
hanya digunakan untuk mengubah energi
dalam (mengurangi energi dalam).

Karena

,maka
dan
sehingga diperoleh

Usaha
yang dilakukan oleh sistem pada proses

adiabatik dapat juga dituliskan sebagai berikut

Untuk gas monoatomik

Untuk gas diatomik

Usaha pada proses siklus bisa dihitung dari


luas grafik