Anda di halaman 1dari 66

Panduan Mahasiswa Blok 2.

22

Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

FAKULT
L AS KE
KD
E
OKTER
EA
R
N
UNI
N VER
E SITAS
S AND
N
ALA
LS
PADANG
N
2014
Jl.Perintis Kemerdekaan. Padang 25127. Telp.: +62
751 31746. Fax.: +62 751 32838 e-mail :
fk2unand@pdg.vision.net.id
BLOK 2.2
INFEKSI
PANDUAN MAHASISWA

Infeksi, edisi ke-5, Tahun 2014


1

Panduan Mahasiswa Blok 2.


22
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

Edisi ke lima
Tahun Ajaran 2014/2015
FAKULT
L AS KE
KD
E
OKTER
EA
R
N
UNI
N VER
E SITAS
S AND
N
ALA
LS
PADANG
N
2014
Jl.Perintis Kemerdekaan. Padang 25127. Telp.: +62
751 31746. Fax.: +62 751 32838 e-mail :
fk2unand@pdg.vision.net.id

BLOK 2.2
INFEKSI
JADWAL KEGIATAN BLOK
Infeksi, edisi ke-5, Tahun 2014
2

Panduan Mahasiswa Blok 2.


22
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

Edisi ke lima
Tahun Ajaran 2014/2015
FAKULT
L AS KE
KD
E
OKTER
EA
R
N
UNI
N VER
E SITAS
S AND
N
ALA
LS
PADANG
N
2014

Jl.Perintis Kemerdekaan. Padang 25127. Telp.: +62


751 31746. Fax.: +62 751 32838 e-mail :
fk2unand@pdg.vision.net.id
BLOK 2.2
INFEKSI
Infeksi, edisi ke-5, Tahun 2014
3

Panduan Mahasiswa Blok 2.


22
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

JADWAL SKILLS LAB

Edisi Ke lima
Tahun Ajaran 2014/2015

Infeksi, edisi ke-5, Tahun 2014


4
Panduan Mahasiswa Blok 2.
22
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
PENANGGUNG JAWAB
BLOK 2.2
INFEKSI

Wakil Dekan I,

Koordinator Blok 2.2

dr. Rina Gustia, Sp.KK


Dr. dr. Hj. Netti Suharti, M. Kes
NIP. 196408191991032001
NIP. 196601081995032001

Infeksi, edisi ke-5, Tahun 2014


5
Panduan Mahasiswa Blok 2.
22
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
PENDAHULUAN
Penyakit infeksi yang disebabkan oleh berbagai mikroba; bakteri, virus, jamur dan
parasit masih menjadi masalah kesehatan, baik ditinjau dari kesehatan orang perorangan,
maupun masyarakat secara keseluruhan.
Infeksi mikroba apapun jenisnya tetap berhubungan dengan faktor inang (host),
agent infeksi tentu seyogyanya didahului oleh kajian pada inang (host).
Diharapkan sekali mahasiswa sekuat tenaga berupaya untuk mendapatkan
pemahaman yang baik mengenai aspek mikrobiologis dan parasitologis semua agent
penyebab infeksi, munculan klinis serta penanganannya perlu dipelajari secara seksama.
Bakteri, Virus, Jamur serta Parasit adalah organisme yang hidup bersama manusia,
sebagian besar hidup berdampingan dengan manusia bahkan memberi manfaat kepada
kehidupan manusia. Tapi sebagian diantaranya menjadikan manusia sebagai sasaran
untuk mendapatkan nutrient dan lain-lain untuk kelanjutan kehidupannya dan itu secara
langsung dan tidak langsung menimbulkan gangguan, kerusakan yang bermanifestasi
sebagai penyakit pada manusia. Berbagai cara organisme hidup ini menimbulkan
gangguan, kelainan pada tubuh kita dan semua itu akan bermanifestasi dalam bentuk
bermacam-macam kelainan patologis dan kejala klinis. Oleh sebab itu sangat penting
sekali mahasiswa memahami berbagai jenis organisme patogen tersebut dan bagaimana
masing-masingnya menimbulkan kelainan pada tubuh manusia. Ini penting sekali dalam
upaya menegakkan diagnosa baik klinis maupun laboratoris.

Infeksi, edisi ke-5, Tahun 2014


6
Panduan Mahasiswa Blok 2.
22
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
DAFTAR ISI

Halaman
Penanggung jawab
1
Pendahuluan
2
Daftar Isis
3
Karakteristik mahasiswa
4
Tujuan pembelajaran
5
Metode pembelajaran
9
Evaluasi
11
Daftar kuliah pengantar
12
Daftar topik praktikum
14
Jadwal Kuliah
15
Modul 1.
19

Modul 2.
20
Modul 3.
21
Modul 4.
22
Modul 5.
23
Modul 6.
24
Lampiran 1
25
Lampiran 2
26
Lampiran 3
27
Lampiran 4 Metode seven jump
28
Lampiran 5
32

Infeksi, edisi ke-5, Tahun 2014


7
Panduan Mahasiswa Blok 2.
22
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
KARAKTERISTIK MAHASISWA
Mahasiswa yang dapat mengikuti blok Penyakit Infeksi ini adalah mahasiswa FKUNAND angkatan 2011 yang telah mengikuti blok 1.1 sampai blok 2.1 :

- Blok 1.1 Pengantar Pendidikan Kedokteran


- Blok 1.2 Kardiorespirasi
- Blok 1.3 Neuromuskuloskeletal
- Blok 1.4 Pencernaan, Metabolisme dan hormon
- Blok 1.5 Urogenital
- Blok 1.6 Siklus Kehidupan
- Blok 2.1 Pertumbuhan Sel dan Kanker dan Imunologi

Infeksi, edisi ke-5, Tahun 2014


8
Panduan Mahasiswa Blok 2.
22
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
METODE PEMBELAJARAN
A. Aktivitas Pembelajaran.
1. Tutorial.
Diskusi kelompok dengan tutor dijadwalkan dua kali seminggu dengan

menggunakan metode seven jumps. Jika berhalangan hadir karena sesuatu hal,
mahasiswa yang bersangkutan harus menginformasikan kepada tutor dalam
waktu 2 x 24 jam.
2. Skills Lab.
Kegiatan untuk mendapatkan keterampilan medik, mulai dari komunikasi,
keterampilan laboratorium, keterampilan prosedural dan keterampilan klinik
3. Praktikum
Kegiatan yang dilakukan di laboratorium, yang bertujuan untuk meningkatkan
pemahaman tentang teori.
4. Kuliah pengantar
Kuliah yang diberikan oleh pakar, yang bertujuan untuk memberikan pedoman
kepada mahasiswa dalam mempelajari suatu topik.
5. Konsultasi dengan fasilitator / instruktur / pakar.
Konsultasi dengan pakar apabila diperlukan dengan membuat perjanjian
sebelumnya
6. Belajar mandiri
Sebagai seorang pelajar dewasa, anda diharapkan untuk melakukan belajar
mandiri, suatu keterampilan yang penting untuk karir anda ke depan dan
perkembangannya. Keterampilan ini meliputi mengetahui minat anda sendiri,
mencari informasi yang lebih banyak dari sumber pembelajaran yang tersedia,
mengerti informasi dengan menggunakan strategi pembelajaran yang berbeda
dan
berbagai
aktivitas,
menilai
pembelajaran
anda
sendiri
dan
mengidentifikasi kebutuhan pembelajaran selanjutnya. Tidaklah cukup belajar
hanya dari catatan kuliah atau buku teks. Belajar mandiri adalah ciri yang
penting pada pendekatan PBL dan belajar harus dianggap sebagai perjalanan
yang tiada akhir tanpa batas untuk memperoleh informasi.
Infeksi, edisi ke-5, Tahun 2014
9
Panduan Mahasiswa Blok 2.
22

Fakultas Kedokteran Universitas Andalas


7. Diskusi kelompok tanpa tutor
Tergantung pada kebutuhan, mahasiswa juga dapat merancang pertemuan
kelompok tanpa kehadiran tutor. Tujuan dari diskusi tanpa tutor bisa
bervariasi,
seperti
mengidentifikasi
pertanyaan
secara
teoritis,
mengidentifikasi tujuan pembelajaran kelompok, untuk memastikan
bahwa
kelompok tersebut telah
mengumpulkan cukup informasi, atau untuk
mengidentifikasi pertanyaan praktis
B. Sumber Pembelajaran
Sumber pembelajaran berupa :
a. Buku teks
b. Majalah dan Jurnal
c. Internet (e-library)
d. Narasumber
e. Laboratorium
C. Media Instruksional
Media instruksional yang digunakan
a. Panduan tutorial ( Students Guide)
b. Penuntun Praktikum
c. Preparat dan praga praktikum
d. Panduan Skills Lab

Infeksi, edisi ke-5, Tahun 2014


10
Panduan Mahasiswa Blok 2.
22
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
EVALUASI
NO
KOMPONEN
BOBOT
1
Penilaian Tutorial
20%
2
Ujian Skills Lab
20%
3
Ujian Tulis (MCQ, PAQ)
60%
Ketentuan :
1. Mahasiswa yang akan mengikuti ujian tulis/skills lab/praktikum harus
mengikuti persyaratan berikut :
a. Minimal kehadiran dalam kegiatan diskusi tutorial 90%
b. Minimal kehadiran dalam kegiatan skills lab 100%
c. Minimal kehadiran dalam kegiatan praktikum 100%
2. Ketentuan penilaian berdasarkan peraturan akademik program sarjana
Universitas Andalas tahun 2006.
Nilai Angka
Nilai Mutu
Angka Mutu
Sebutan Mutu
90-100
A+
4.00
Sangat cemerlang
85-89

A
3.75
Cemerlang
80-84
A3.50
Hampir cemerlang
75-79
B+
3.25
Sangat baik
70-74
B
3.00
Baik
65-69
B2.75
Hampir baik
60-64
C+
2.25
Lebih dari cukup
55-59
C
2.00
Cukup
50-54
C1.75
Hampir cukup
40-49
D
1.00
Kurang
<40
E
0.00
Gagal
Blue print ujian tulis
NO
KOMPONEN
PERSENTASE (%)
1

Modul 1
16.7
2
Modul 2
16.7
3
Modul 3
16.7
4
Modul 4
16.7
5
Modul 5
16.7
6
Modul 6
16.7
Infeksi, edisi ke-5, Tahun 2014
11
Panduan Mahasiswa Blok 2.
22
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
DAFTAR TOPIK KULIAH PENGANTAR BLOK 2.2
MINGGU
TOPIK KULIAH
KODE
DOSEN PEMBERI
TOPIK
KULIAH
1. Pengenalan Blok 2.2
KP 2.2.1.1
Dr. dr. Netti Suharti, M.Kes
2. Morfologi, Struktur dan
KP 2.2.1.2
dr.
Roslaily
Rasyid,
Fisiologi Pertumbuhan
M.Biomed
Bakteri
3. Aspek Imunologis
KP 2.2.1.3

dr.
A.Aziz
Djamal,
Infeksi Bakteri
M.Sc,SpMK
4. Bakteri Gram Positif I
KP 2.2.1.4
dr. Erly,SpMK
5.
1
Bakteri Gram Positif II
KP 2.2.1.5
dr.
Roslaily
Rasyid,
M.Biomed
6. Diagnosis
KP 2.2.1.6
dr. Zelly Dia Rofinda,SpPK
Hematoserologis Infeksi
7. Diagnosis Mikrobiologi
KP 2.2.1.7
Dr. dr. Netty Suharti, M.kes
dan Uji Resistensi
Bakteri
8. Farmakologi Antibiotika KP 2.2.1.8
Dr. Dra. Yusticia Katar, Apt
I
1. Bakteri Enterik Patogen
KP 2.2.2.1
dr.
A.Aziz
Djamal,
I
M.Sc,SpMK
2. Bakteri Enterik Patogen
KP 2.2.2.2
dr. Erly,SpMK
II
3. Bakteri Coccus Gram
KP 2.2.2.3
dr.
Roslaily
Rasyid,
2
Negatif

M.Biomed
4. Bakteri spiral Pathogen
KP 2.2.2.4
Dr. dr. Netti Suharti, M.Kes
5. Bakteri Flora normal
KP 2.2.2.5
Dra. Elizabeth Bahar, M.Kes
6. Farmakologi Antibiotika KP 2.2.2.6
Dr. Dra. Yusticia Katar, Apt
II
1. Fisiologi dan
KP 2.2.3.2
dr.
A.Aziz
Djamal,
Pertumbuhan Virus
M.Sc,SpMK
2. Aspek Imunologis
KP 2.2.3.3
dr. Erly,SpMK
Infeksi Virus
3. Virus DNA
KP 2.2.3.4
Dra. Elizabeth Bahar, M.Kes
3
4. Virus RNA
KP 2.2.3.5
dr. A Aziz Djamal, Msc.
DTM&H
5. Hematoserologis Infeksi KP 2.2.3.6
Prof.dr. Rismawati Yaswir,
Virus
SpPK(K)
6. Farmakologi obat anti
KP 2.2.3.1
dr. Ilmiawati, PhD
virus
1. Protozoa Darah (Parasit
KP 2.2.4.1
dr.Nurhayati, M.Biomed
Malaria)
4
2. Protozoa Intestinal (
KP 2.2.4.2
dr.Eka Nofita, M.Biomed
E.Histolitika, B. Coli, G.

Lamblia, B. Hominis)
Infeksi, edisi ke-5, Tahun 2014
12
Panduan Mahasiswa Blok 2.
22
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
3. Protozoa Jaringan dan
KP 2.2.4.3
Prof.Dr Dra. Nuzulia Irawati,
Urogenital ( Toxoplasma
MS
dan T.Vaginalis)
4. Vektor
KP 2.2.4.4
Dra. Hasmiwati, M.Kes
5. Respon imun Terhadap
KP 2.2.4.5
dr.
Selfi
Renita
Rusjdi,
Protozoa
M.Biomed
6. Farmakologi Obat
KP 2.2.4.6
dr. Rahmatini, M.Kes
antiprotozoa
(Antiamuba,
Antimalaria, dll)
1. Nematoda Usus
KP 2.2.5.1
dr. Nurhayati, M.Biomed
2. Nematoda Jaringan
KP 2.2.5.2
Prof.Dr Dra. Nuzulia Irawati,
Limfatik dan
MS
Nonlimfatik
3. Trematoda
KP 2.2.5.3
Drs. Adrial, M.Kes
5
4. Cestoda
KP 2.2.5.4

Drs. Adrial, M.Kes


5. Farmakologi
KP 2.2.5.5
dr. Rahmatini, M.Kes
Antihelmintik dan Anti
jamur
6. Diagnostik Parasitologi
KP 2.2.5.6
dr.
Selfi
Renita
Rusdji,
M.Biomed
1. Morfologi, Struktur,
KP 2.2.6.1
Dr. dr. Netti Suharti, M.Kes
sifat Fisiologi dan
Pertumbuhan Jamur
2. Patogenesis Infeksi
KP 2.2.6.2
dr. Erly,SpMK
Jamur Superficialis
3. Mycosis Profunda dan
KP 2.2.6.3
dr.
A.Aziz
Djamal,
6
Opportunistik
M.Sc,SpMK
4. Parasit Pada
KP 2.2.6.4
dr. Eka Nofita, M.Biomed
imunokompromised
5. Aspek Mikrobiologi
KP 2.2.6.5
dr.
Roslaily
Rasyid,
Tindakan Pencegahan
M.Biomed
Infeksi Nosokomial

Infeksi, edisi ke-5, Tahun 2014


13
Panduan Mahasiswa Blok 2.
22
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
DAFTAR TOPIK PRAKTIKUM
MINGGU
TOPIK
KODE
PENANGGUNG
TEMPAT
PRAKTIKUM
TOPIK
JAWAB
PRAKTIKUM
1
Praktikum
P 2.2.1
Dosen
Lab sentral
Pewarnaan
Mikrobiologi
Sederhana
Spora
dan
Kapsul)
2
Praktikum
P 2.2.2
Dosen
Patologi Lab sentral
Hitung Jumlah
Klinik
dan

Jenis
Leukosit
3
Praktikum
P 2.2.3
Dosen
Patologi Lab sentral
Hematokrit dan
Klinik
Trombosit
4
Praktikum
P 2.2.4
Dosen
Lab sentral
Protozoa Usus
Parasitologi
dan Jaringan
5
Praktikum
P 2.2.5
Dosen
Lab sentral
Cacing
Parasitologi
6
Praktikum
P 2.2.6
Dosen
Lab sentral
Isolasi Bakteri,
Mikrobiologi
Uji Resistensi
dan Jamur

Infeksi, edisi ke-5, Tahun 2014


14
Panduan Mahasiswa Blok 2.
22
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
JADWAL KEGIATAN AKADEMIK
BLOK 2.2. IMUNONOLGI DAN INFEKSI
TAHUN AJARAN 2014/2015
SENIN
SELASA
RABU
KAMIS
JUMAT
MINGGU KE
JAM
29 09 - 2014
30 10 - 2013
1 10 - 2014
2 10 - 2014
3 10 - 2014
(A&B)
(C&D)
(A&B)
07.00 07.50
UPACARA
KP2.2.1.3
KP2.2.1.4
KP2.2.1.6
07.30 09.20
(A&B)
(C&D)
(A&B)
(C&D)
08.00 08.50
TUTORIAL 2
KP2.2.1.1
KP2.2.1.3
KP2.2..1.4
KP2.2.1.6

A,B,C,D
(C&D)
(A&B)
(C&D)
09.00 09.50
KP2.2.1.1
TUTORIAL 1
KP2.2.1.5
KP2.2.1.7
(C&D)
A,B,C,D
(C&D)
(A&B)
(A&B)
I
10.00 10.50
KP2.2.1.2
KP2.2.1.5
KP2.2.1.7
KP2.2.1.8
(A&B)
(C)
(C&D)
11.00 11.50
KP2.2.1.
(D)
( A)
(B)
P.2.2.
KP2.2.1.8
2
P.2.2.1
P.2.2.1
P.2.2.1
1
12.00 12.50
13.00 14.00
ISTIRAHAT
ISTIRAHAT
ISTIRAHAT
ISTIRAHAT
ISTIRAHAT
14.00 15.00

(A) SL
(B) SL
(C) SL
(D) SL
BM
15.00 16.00

SENIN
SELASA
RABU
KAMIS
JUMAT
MINGGU KE
JAM
6 10 - 2014
7 10 - 2014
8 10 - 2014
9 10 - 2014
10 10 - 2014
(A&B)
(A&B)
(C&D)
(C&D)
07.00 07.50
KP2.2.2.1
KP2.2.2.2
KP2.2.2.3
KP2.2.2.5
07.30 09.20
(C&D)
(C&D)
(A&B)
(A&B)
08.00 08.50
TUTORIAL 4
KP2.2.2.1
KP2.2.2.2
KP2.2.2.3
KP2.2.2.5
A,B,C,D
(A&B)
(A&B)
09.00 09.50 Diskusi Pleno

TUTORIAL 3
KP2.2.2.4
KP2.2.2.6
II
Minggu I
A,B,C,D
(C&D)
(C&D)
10.00 10.50
KP2.2.2.4
KP2.2.2.6
11.00 11.50
(C)
( D)
( A)
(B)
12.00 12.50
P.2.2.2
P.2.2.2
P.2.2.2
P.2.2.2
13.00 14.00
ISTIRAHAT
ISTIRAHAT
ISTIRAHAT
ISTIRAHAT
14.00 15.00
(A) SL
(B) SL
(C) SL
(D) SL

Infeksi, edisi ke-5, Tahun 2014


15
Panduan Mahasiswa Blok 2.
22
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
SENIN
SELASA
RABU
KAMIS
JUMAT
MINGGU KE
JAM
13 10 - 2014
14 10 - 2014
15 10 - 2013
16 10 - 2014
17 10 - 2014
(A&B)
(C&D)
(C&D)
(C&D)
07.00 07.50
KP2.2.3.1
KP2.2.3.2
KP2.2.3.3
KP2.2.3.5
07.30 09.20
(C&D)
(A&B)
(A&B)
(A&B)
08.00 08.50
TUTORIAL 6
KP2.2.3.1
KP2.2.3.2
KP2.2.3.3
KP2.2.3.5
A,B,C,D
(A&B)
(A&B)
09.00 09.50
Dikusi Pleno

TUTORIAL 5
KP2.2.3.4
KP2.2.3.6
III
Minggu II
A,B,C,D
(C&D)
(C&D)
10.00 10.50
KP2.2.3.4
KP2.2.3.6
11.00 11.50
(C)
(D)
( A)
(B)
12.00 12.50
P.2.2.3
P.2.2.3
P.2.2.3
P.2.2.3
13.00 14.00
ISTIRAHAT
ISTIRAHAT
ISTIRAHAT
ISTIRAHAT
ISTIRAHAT
14.00 15.00
(A) SL
(B) SL
(C) SL
(D) SL
BM

SENIN
SELASA
RABU
KAMIS
JUMAT
MINGGU KE

JAM
20 10 - 2014
21 10 - 2014
22 10 - 2014
23 10 - 2014
24 10 - 2014
(A&B)
(A&B)
(C&D)
(C&D)
07.00 07.50
KP2.2.4.1
KP2.2.4.2
KP2.2.4.3
KP2.2.4.5
07.30 09.20
(C&D)
(C&D)
(A&B)
(A&B)
08.00 08.50
TUTORIAL 8
KP2.2.4.1
KP2.2.4.2
KP2.2.4.3
KP2.2.4.5
A,B,C,D
(A&B)
(A&B)
09.00 09.50
Dikusi Pleno
KP2.2.4.4
KP2.2.4.6
Minggu III
TUTORIAL 7
IV
(C&D)
(C&D)
10.00 10.50
A,B,C,D
KP2.2.4.4
KP2.2.4.6

11.00 11.50
(C)
(D)
( A)
(B)
12.00 12.50
P.2.2.4
P.2.2.4
P.2.2.4
P.2.2.4
13.00 14.00
ISTIRAHAT
ISTIRAHAT
ISTIRAHAT
ISTIRAHAT
14.00 15.00
(A) SL
(B) SL
(C) SL
(D) SL
15.00 16.00
SENIN
SELASA
RABU
KAMIS
JUMAT
MINGGU KE
JAM
27 10 - 2014
28 10 - 2014
29 10 - 2014
30 10 - 2013
31 10 - 2014
(C&D)
(A&B)
(C&D)
(A&B)
07.00 07.50
KP2.2.5.2
KP2.2.5.1
KP2.2.5.3

KP2.2.5.5
07.30 09.20
(A&B)
(C&D)
(A&B)
(C&D)
TUTORIAL 10
08.00 08.50
KP2.2.5.2
KP2.2.5.1
KP2.2.5.3
KP2.2.5.5
A,B,C,D
(A&B)
(C&D)
09.00 09.50
V
Dikusi Pleno
TUTORIAL 9
KP2.2.5.4
KP2.2.5.6
Minggu IV
A,B,C,D
(C&D)
(A&B)
10.00 10.50
KP2.2.5.4
KP2.2.5.6
11.00 11.50
(D)
( A)
(B)
( C ) P.2.2.5
12.00 12.50
P.2.2.5
P.2.2.5
P.2.2.5
13.00 14.00
ISTIRAHAT
ISTIRAHAT
ISTIRAHAT

ISTIRAHAT
14.00 15.00
(A) SL
(B) SL
(C) SL
(D) SL
15.00 16.00
Infeksi, edisi ke-5, Tahun 2014
16
Panduan Mahasiswa Blok 2.
22
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
SENIN
SELASA
RABU
KAMIS
JUMAT
MINGGU KE
JAM
3 11 - 2014
4 11 - 2014
5 11 - 2014
6 11 - 2014
7 11 - 2014
(A&B)
(C&D)
(A&B)
BM
07.00 07.50
KP2.2.6.1
KP2.2.6.2
KP2.2.6.3
07.30 09.20
(C&D)
(A&B)
(C&D)
(A&B)
08.00 08.50
TUTORIAL 12
KP2.2.6.1

KP2.2.6.2
KP2.2.6.3
KP2.2.6.5
A,B,C,D
(C&D)
(C&D)
09.00 09.50
Dikusi Pleno
KP2.2.6.4
KP2.2.6.5
TUTORIAL 11
VI
Minggu V
(A&B)
10.00 10.50
A,B,C,D
KP4.1.6.4
11.00 11.50
(C)
(D)
( A)
(B)
12.00 12.50
P.2.2.6
P.2.2.6
P.2.2.6
P.2.2.6
13.00 14.00
ISTIRAHAT
ISTIRAHAT
ISTIRAHAT
ISTIRAHAT
14.00 15.00
(A) SL
(B) SL
(C) SL
(D) SL
15.00 16.00

SENIN
SELASA
RABU
KAMIS
JUMAT
MINGGU KE
JAM
10 11 - 2014
11 11 - 2014
12 11 - 2014
13 11 - 2014
14 11 - 2014
07.00 07.50

08.00 08.50
Ujian Blok 2.2
Ujian Blok 2.2
VII
09.00 09.50
Dikusi Pleno
HARI I
HARI II
10.00 10.50
Minggu VI

11.00 11.50

KETERANGAN :
1. SL
= Skills Lab
2. KP2.2.x.y
= Kuliah pengantar Blok 2.2.minggu ke x. topik ke y
3. P2.2.x
= Praktikum Blok 2.2.topik x
KETERANGAN TEMPAT KEGIATAN :
1. Tutorial
: Gedung tutorial ABCD dan EF
2. Kuliah Pengantar : Ruang Lokal I Gedung I-J
3. Skills lab
: Gedung A,B,C,D dan Labor Sentral
4. Praktikum
: Labor Sentral
5. Diskusi Pleno
: Aula FKUA
6. Ujian Tulis
: Gedung I-J, GH, ,EF

Infeksi, edisi ke-5, Tahun 2014


17
Panduan Mahasiswa Blok 2.
22
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
SKENARIO
BLOK 2.2.PENYAKIT INFEKSI
TAHUN 2014
MODUL 1

SKENARIO 1 : RADANG TENGGOROK


Seorang anak laki-laki, Bakhtar, 10 tahun dibawa ibunya ke puskesmas dengan keluhan
demam dan dan nyeri menelan sejak 5 hari yang lalu, Pada pemeriksaan fisik didapatkan
adanya tanda-tanda peradangan dan pembesaran tonsil. Pada palpasi leher, terdapat
pembesaran getah bening leher. Dokter menjelaskan bahwa anak ini dicurigai terinfeksi
bakteri
Streptococcus beta haemolyticus Group A yang merupakan salah satu bakteri Gram
positif pada tonsilnya. Dokter tersebut juga menjelaskan bahwa infeksi tersebut, bila tidak
ditangani dengan baik, dapat menyebar dan menimbulkan komplikasi di berbagai organ tubuh..
Untuk diagnosis lanjut dokter merujuk anak ini ke rumah sakit umum dan dokter rumah
sakit umum merujuk ke laboratorium mikrobiologi agar dapat dilakukan pemeriksaan
swab tenggorok untuk kultur dan identifikasi jenis bakteri yang menginfeksi anak tersebut.. Hal
ini dilakukan untuk menghindari terjadinya resistensi bakteri terhadap antibiotik. Sambil
menunggu hasil kultur, dokter memberikan beberapa obat untuk diminum di rumah. Bagaimana
anda menjelaskan tentang infeksi bakteri gram positif ini ?

Infeksi, edisi ke-5, Tahun 2014


18
Panduan Mahasiswa Blok 2.
22
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
MODUL 2
SKENARIO 2 : SAMA-SAMA BASIL
Grane 20 tahun mahasiswa FK tahun III bersama temannya berwisata ke pantai

Pariaman. Disana mereka mengonsumsi es kelapa muda dan makanan ringan lainnya.
Setelah lima hari pulang berwisata Grane merasakan demam terutama pada malam hari. Ia
minum obat penurun panas, tetapi setelah tiga hari ia masih demam bahkan disertai nyeri kepala,
nyeri otot, anoreksia, mual, muntah, obstipasi dan perasaan tidak enak pada perut sehingga
Grane dibawa ibunya ke puskesmas. Dari anamnesis diketahui bahwa Grane mengonsumsi
kelapa muda dan makanan ringan pada waktu berwisata. Pada pemeriksan fisik ditemukan suhu
tubuh
390 C. Dokter mencurigai Grane terinfeksi Salmonella typhi, dan merujuknya ke RSUD
Padang untuk mendapatkan diagnosis pasti dengan pemeriksaan serologi aglutinasi tes Widal,
dengan hasil titer O 1/320 dan titer H 1/160. Grane yang saat ini sedang belajar pada blok sistim
pencernaan menduga apakah ia terkontaminasi kuman E coli dari es kelapa muda yang
diminumnya sehingga ia berfikir apakah perlu dilakukan uji Coliform.
Grane juga ingat pamannya seorang petani dirawat dua bulan yang lalu karena demam,
sakit kepala, disertai ikterus. Dari pemeriksaan laboratorium ditemukan kadar bilirubin
total dalam darah 7 mg/dL dan pada urine ditemukan kuman berbentuk spiral. Sepulang dari
rumah
sakit paman Grane dianjurkan untuk selalu memakai sepatu boot jika bekerja di ladang.
Sebagai mahasiswa kedokteran bagaimana anda menjelaskan bakteri penyebab infeksi
ini ?

Infeksi, edisi ke-5, Tahun 2014


19
Panduan Mahasiswa Blok 2.
22

Fakultas Kedokteran Universitas Andalas


MODUL 3
SKENARIO 3 : DONOR DARAH
Ivuno seorang mahasiswa ingin menyumbangkan darah untuk membantu temannya
yang mengalami perdarahan karena kecelakaan. Pada darah Ivuno dilakukan tes
skrinning untuk
beberapa penyakit infeksi virus yang ditularkan melalui darah antara lain Hepatitis dan
infeksi HIV-AIDS. Ivuno ditemani adiknya yang baru sembuh dari DBD dan kemarin dilakukan
fogging dibeberapa rumah disekitar tempat tinggal mereka dan diberikan penyuluhan tentang
pencegahan penyakit tersebut seperti metoda 3M. Ivuno berharap darahnya memenuhi
syarat untuk ditransfusikan kepada temannya yang membutuhkan saat ini.
Ayah Ivuno sedang sakit dirumah, kata dokter menderita Herpes zoster dan dari riwayat
penyakit dahulu pernah menderita cacar air sewaktu masa kanak-kanak yang disebabkan
oleh virus Varicella yang dapat bersembunyi dalam sel saraf. Dokter memberikan beberapa
macam obat termasuk antivirus.
Bagaimana anda menjelaskan mekanisme terjadinya infeksi oleh agen virus tersebut
pada kasus diatas?

Infeksi, edisi ke-5, Tahun 2014


20
Panduan Mahasiswa Blok 2.
22
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
MODUL 4
SKENARIO 4 : TIDAK SAKIT, KENAPA DIPERIKSA ?
Seorang dokter yang sedang menjalani internship di suatu puskesmas di Pesisir Selatan
sedang memeriksa pasien. Pasien pertama yang ia periksa adalah Gusra umur empat
tahun dengan keluhan sakit perut, BAB berdarah dan berlendir sejak satu minggu yang lalu,
frekuensi 4 5 kali sehari, dan tidak ada demam. Ibu Gusra pernah mengalami hal serupa sekitar
dua bulan yang lalu, namun gejala berhenti setelah minum obat yang dibeli di warung, kadang
kadang muncul kembali dan berhenti sendiri.
Setelah melakukan pemeriksaan fisik, dokter menganjurkan agar Gusra dan ibunya
melakukan pemeriksaan tinja segar di laboratorium. Ibu Gusra bertanya Saya kan
tidak sakit, dok, kenapa diperiksa? Dokter kemudian menjelaskan tujuan pemeriksaan tersebut.
Dari pemeriksaan mikroskopis pada tinja Gusra ditemukan tropozoit yang memiliki pseudopodi,
amuboid, dan di dalammya ditemukan sel darah merah.
Setelah itu dokter memeriksa pasien selanjutnya seorang anak perempuan usia lima
tahun dengan keluhan demam menggigil hilang timbul sejak 10 hari yang lalu.
Sebenarnya banyak yang dipikirkan dokter sebagai penyebab demam pada anak tersebut, namun
setelah anamnesis dan pemeriksaan fisik, mengingat di wilayah puskesmas tersebut banyak
ditemukan
rawa sehingga daerah tersebut menjadi endemik malaria, maka dokter memutuskan untuk
membuat apusan darah tebal dan tipis, dan mengirimnya ke laboratorium. Pada apusan
darah
tepi pasien kedua ditemukan tropozoit, double chromatin, accole, multiple infection, di
dalam eritrosit yang tidak membesar.
Dari cerita di atas bagaimana saudara menjelaskan apa yang terjadi pada Gusra dan
ibunya serta pasien kedua dan bagaimana pencegahannya ?

Infeksi, edisi ke-5, Tahun 2014


21
Panduan Mahasiswa Blok 2.
22
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
MODUL 5
SKENARIO 5 : CACING PENYEBAB MASALAH
Mimin, lima tahun, dibawa ibunya ke puskesmas dengan keluhan makin pucat sejak
dua minggu yang lalu. Pucat sudah terlihat sejak satu bulan yang lalu, dan makin hari
makin bertambah. Dari anamnesis diketahui bahwa akhir-akhir ini Mimin sering mengeluh sakit
perut
dan feses sering lembek kadang-kadang cair dengan frekuensi 2-3 kali sehari. Sehari-hari
Mimin dibawa ibunya ke ladang dan bermain tidak memakai alas kaki. Mimin tidak pernah di
bawa ibunya ke posyandu karena sibuk bekerja, meski sudah sering diingatkan oleh kader.
Dari pemeriksaan fisik terlihat anak apatis, konjungtiva anemis, papila lidah atropi, dan
perut membuncit. Dari pemeriksaan laboratorium Hb 6 gr/dl, dengan gambaran anemia
mikrositik hipokrom serta eosinofilia. Pada pemeriksaan mikroskopis feses ditemukan
telur cacing tambang. Dokter memberikan obat antelmintik dan obat lainnya untuk Mimin dan
memberikan penyuluhan pada keluarganya, serta merujuknya ke RSUD untuk pemeriksaan
selanjutnya.
Ibu Mimin merasa galau karena suaminya sejak dua tahun terakhir telah didiagnosis
menderita elephanthiasis. Walaupun telah mendapat obat antifilaria, tetapi kakinya makin
membesar dan terasa berat.
Bagaimana Saudara menjelaskan apa yang dialami oleh Mimin dan ayahnya, dan
bagaimana cara pencegahannya ?

Infeksi, edisi ke-5, Tahun 2014


22
Panduan Mahasiswa Blok 2.
22
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
MODUL 6
SKENARIO 6 : INFEKSI.. OH.. INFEKSI
Kendi usia 7 tahun beserta adik laki-lakinya dibawa ibu ke puskesmas dengan kelainan
pada kepala berupa rambut rontok pada beberapa lokasi disertai rasa gatal. Dari anamnesis
diketahui mereka memiliki dua ekor anjing peliharaan yang disayangi. Setelah pemeriksaan
dilakukan, dokter mengatakan kemungkinan terjadi infeksi yang disebabkan jamur. Karena itu
perlu pemeriksaan sediaan KOH dari kerokan kulit kepala dengan hasil hifa berseptum dan
bercabang . Setelah diketahui penyebabnya dokter kemudian memberikan obat anti jamur.
Infeksi jamur mengingatkan ibu tersebut akan penyakit anak tetangganya kira-kira satu
bulan yang lalu, yang dirawat karena AIDS. Anak tersebut juga mendapat infeksi jamur
pada mulut dan kulit tubuhnya. Ibu menanyakan kepada dokter, apakah infeksi jamur pada Kendi
sama dengan penyakit anak tetangganya? Dokter menerangkan bahwa Kendi kemungkinan
tertular dari hewan peliharaan, sedangkan anak tetangga ibu tersebut terinfeksi jamur
oportunistik.
Setelah mengurus kedua anaknya, ibu tersebut pergi menjenguk suaminya yang ditunda
kepulangannya karena luka pasca apendiktomi yang mengalami infeksi. Untuk
menentukan antibiotika yang cocok diperlukan pemeriksaan laboratorium, karena kuman
penyebab infeksi tersebut biasanya sudah resisten terhadap banyak obat.
Bagaimana anda menjelaskan terjadinya infeksi pada kasus tersebut dan pencegahannya?

Infeksi, edisi ke-5, Tahun 2014


23
Panduan Mahasiswa Blok 2.
22
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
Lampiran 1:
TIM PENGELOLA
BLOK 2.2 IMUNOLOGI DAN INFEKSI
TAHUN AKADEMIK 2014/2015

Koordinator

: Dr. dr. Netty Suharti, M.Kes


Sekretaris

: dr. Henny Mulyani, Sp.PA, M.Biomed


Penanggung Jawab Tutor dan Praktikum
: Abdiana, SKM, M.Epid

Penanggung Jawab Skills Lab


: Dra. Dian Pertiwi, MS
Penanggung Jawab Pleno/ Ujian
: Dra. Elmatris SY, MS

Infeksi, edisi ke-5, Tahun 2014


24
Panduan Mahasiswa Blok 2.
22
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
Lampiran 2:
DAFTAR NAMA TUTOR
BLOK 2.2 INFEKSI
TAHUN AKADEMIK 2014/2015
NO

NAMA TUTOR
KEL
TEMPAT
1
Dr. drg. Isnindiah Koerniati
1
Ruang A1 ( Gedung A,B,C,D )
2
dr. Yaswir Yasrin, AIF
2
Ruang A2 ( Gedung A,B,C,D )
3
dr. Shinta Ayu Intan
3
Ruang A3 ( Gedung A,B,C,D )
4
Prof. Dr. dr. Ellyza Nasrul, SpPK(K)
4
Ruang A4 ( Gedung A,B,C,D )
5
dr. M. Setia Budi Zain, PA
5
Ruang A5 ( Gedung A,B,C,D )
6
dr. Afdal, SpA, M. Biomed
6
Ruang B1 ( Gedung A,B,C,D )
7
dr. A. Aziz Djamal, M.Sc, DTM&H,
7
Ruang B2 ( Gedung A,B,C,D )
SpMK
8
dr. Ifdelia Suryadi
8
Ruang B3 ( Gedung A,B,C,D )
9
dr. Zelly Dia Rofinda, SpPK
9
Ruang B4 ( Gedung A,B,C,D )
10
dr. Efrida, SpPK, M. Kes
10
Ruang B5 ( Gedung A,B,C,D )
11
dr. Husna Yetti, PhD

11
Ruang C1 ( Gedung A,B,C,D )
12
Prof. dr. Rismawati Yaswir, SpPK(K)
12
Ruang C2 ( Gedung A,B,C,D )
13
dr. Nita Afriani, M. Biomed
13
Ruang C3 ( Gedung A,B,C,D )
14
Dr. dr. Hafni Bachtiar, MPH
14
Ruang C4 ( Gedung A,B,C,D )
15
Prof. Dr. dr. Rizanda Machmud, M. Kes
15
Ruang C5 ( Gedung A,B,C,D )
16
dr. Edison, MPH
16
Ruang C6 ( Gedung A,B,C,D )
17
Prof. dr. Rahmatina B. Herman, PhD, AIF
17
Ruang D1 ( Gedung A,B,C,D )
18
dr. Tuti Lestari, SpB
18
Ruang D2 ( Gedung A,B,C,D )
19
dr. Noverika Windasari
19
Ruang D3 ( Gedung A,B,C,D )
20
Prof. dr. Fadil Oenzil, PhD, SpGK
20
Ruang D4 ( Gedung A,B,C,D )
21
dr. Husnil Kadri, M. Kes
21
Ruang D5 ( Gedung A,B,C,D )
22
dr. Rima Semiarti, MARS
22
Ruang D6 ( Gedung A,B,C,D )

23
Prof. Dr. dr. Delmi Sulastri, MS, SpGK
23
Ruang E1 ( Gedung E / F )
24
dr. Hasnar Hasjim
24
Ruang E2 ( Gedung E / F )
25
Dr. dr. Afriwardi, SpKO, MA
25
Ruang E3 ( Gedung E / F )
26
dr. H. Asril Zahari, SpB-KBD
26
Ruang E4 ( Gedung E / F )
27
drg. Mustafa Noer, MS
27
Ruang E5 ( Gedung E / F )
28
dr. Lili Irawati, M. Biomed
28
Ruang Tutorial Bagian Kimia
29
dr. Mohamad Reza, PhD
29
Ruang Tutorial Bagian Biologi
30
Prof. Dr. dr. Eryati Darwin, PA(K)
30
Ruang Tutorial Bagian Histologi
31
dr. Nurhayati, M. Biomed
31
Ruang Tutorial Bagian Parasitologi
32
dr. Rahmatini, M. Kes
32
Ruang Tutorial Bagian Farmakologi

Infeksi, edisi ke-5, Tahun 2014

25
Panduan Mahasiswa Blok 2.
22
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
Lampiran 3 :
Daftar Nama Moderator dan Narasumber Diskusi Pleno
Blok 2.2 ( Imunologi dan Infeksi )
Tahun Akademik 2014/2015
Mg
Hari/tanggal
Ruangan
Moderator
Narasumber
1
Senin /
Aula
Dr.
dr.
Netty 1. Dr. dr. Netty Suharti, M. Kes
6 -10-2014
FK.Unand
Suharti, M.Kes
2. dr. Roslaily Rasyid, M. Biomed
3. dr. A. Aziz Djamal, M. Sc, DTM&H,
09.00 10.50
SpMK
4. dr. Erly, SpMK
5. dr. Zelly Dia Rofinda, SpPK
6. Dr. Dra. Yusticia Katar, Apt
2
Senin /
Aula
dr. Roslaily Rasyid, 1. dr. A. Aziz Djamal, M. Sc, DTM&H,
13-10-2014
FK.Unand
M. Biomed
SpMK
2. dr. Erly, SpMK
09.00 10.50

3. Dra. Elizabeth Bahar, M. Kes


4. Dr. dr. Netty Suharti, M. Kes
5. dr. Roslaily Rasyid, M. Biomed
6. Dr. Dra. Yusticia Katar, Apt
3
Senin /
Aula
dr. A Aziz Djamal, 1. dr. A. Aziz Djamal, M. Sc, DTM&H,
20 -10-2014
FK.Unand
MSc,
DTM&H,
SpMK
Sp.MK
2. dr. Erly, SpMK
09.00 10.50
3. Dra. Elizabeth Bahar, M. Kes
4. Prof. dr. Rismawati Yaswir, SpPK(K)
5. dr. Ilmiawati, PhD
4
Senin /
Aula
dr.
Eka
Nofita, 1. dr. Nurhayati, M. Biomed
27-10-2014
FK.Unand
M.Biomed
2. Prof. Dr. Dra. Nuzulia Irawati, MS
3. dr. Eka Nofita, M.Biomed
09.00 10.50
4. dr. Selfi Renita Rusdji, M.Biomed
5. dr. Rahmatini, M.Kes
6. Dra. Hasmiwati, M.Kes
5
Senin /
Aula
dr.
Selfi
Renita 1. dr. Nurhayati, M. Biomed
3-11-2014
FK.Unand
Rusdji, M.Biomed
2. Prof. Dr. Dra. Nuzulia Irawati, MS

3. Drs. Adrial, M. Kes


09.00 10.50
4. dr. Rahmatini, M. Kes
5. dr. Selfi Renita Rusdji, M.Biomed
6
Senin /
Aula
Dr.
dr.
Netty 1. Dr. dr. Netty Suharti, M. Kes
10-11-2014
FK.Unand
Suharti, M.Kes
2. dr. Erly, SpMK
3. dr. A. Aziz Djamal, DTM&H, MSc,
09.00 10.50
SpMK
4. dr. Eka Nofita, M.Biomed
5. dr. Roslaily Rasyid, M.Biomed

Infeksi, edisi ke-5, Tahun 2014


26
Panduan Mahasiswa Blok 2.
22
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
METODE SEVEN JUMP (TUJUH LANGKAH)
LANGKAH 1. Klarifikasi istilah/terminologi asing (yang tidak dimengerti)
Proses
Mahasiswa mengidentifikasi kata-kata yang maknanya belum jelas dan anggota
kelompok yang lain mungkin dapat memberikan definisinya. Semua mahasiswa
harus dibuat merasa aman, agar mereka dapat menyampaikan dengan jujur apa
yang mereka tidak mengerti.
Alasan
Istilah asing dapat menghambat pemahaman. Klarifikasi istilah walaupun hanya
sebagian bisa mengawali proses belajar.

Output tertulis
Kata-kata atau istilah yang tidak disepakati pengertiannya oleh kelompok dijadikan
tujuan pembelajaran ( learning objectives)
LANGKAH 2. Menetapkan masalah
Proses
Ini merupakan sesi terbuka dimana semua mahasiswa didorong untuk
berkontribusi pendapat tentang masalah. Tutor mungkin perlu mendorong semua
mahasiswa untuk berkontribusi dengan cepat tetapi dengan analisis yang luas.
Alasan
Sangat mungkin setiap anggota kelompok tutorial mempunyai perspektif yang
berbeda terhadap suatu masalah. Membandingkan dan menyatukan pandangan
ini akan memperluas cakrawala intelektual mereka dan menentukan tugas
berikutnya.
Output tertulis
Daftar masalah yang akan dijelaskan
LANGKAH 3. Curah pendapat kemungkinan hipotesis atau penjelasan
Proses
Lanjutan
sesi
terbuka,
tetapi
sekarang
semua
mahasiswa
mencoba
memformulasikan, menguji dan membandingkan manfaat relatif hipotesis mereka
sebagai penjelasan masalah atau kasus. Tutor mungkin perlu menjaga agar diskusi
berada pada tingkat hipotetis dan mencegah masuk terlalu cepat ke penjelasan
yang sangat detail. Dalam konteks ini:
Infeksi, edisi ke-5, Tahun 2014
27
Panduan Mahasiswa Blok 2.
22
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
a. Hipotesis berarti dugaan yang dibuat sebagai dasar penalaran tanpa asumsi
kebenarannya, ataupun sebagai titik awal investigasi
b. Penjelasan berarti membuat pengenalan secara detail dan pemahaman,

dengan tujuan untuk saling pengertian


Alasan
Ini merupakan langkah penting, yang mendorong penggunaan prior knowledge
dan
memori
serta
memungkinkan
mahasiswa
untuk
menguji
atau
menggambarkan pemahaman lain; link dapat dibentuk antar item jika ada
pengetahuan tidak lengkap dalam kelompok. Jika ditangani dengan baik oleh tutor
dan kelompok, langkah ini akan membuat mahasiswa belajar pada tingkat
pemahaman yang lebih dalam.
Output tertulis
Daftar hipotesis atau penjelasan
LANGKAH 4. Menyusun penjelasan menjadi solusi sementara
Proses
Mahasiswa akan memiliki banyak penjelasan yang berbeda. Masalah dijelaskan
secara rinci dan dibandingkan dengan hipotesis atau penjelasan yang diajukan,
untuk melihat kecocokannya dan jika diperlukan eksplorasi lebih lanjut. Langkah
ini memulai proses penentuan tujuan pembelajaran ( learning objectives), namun
tidak disarankan untuk menuliskannya terlalu cepat.
Alasan
Tahap ini merupakan pemrosesan dan restrukturisasi pengetahuan yang ada
secara aktif serta mengidentifikasi kesenjangan pemahaman. Menuliskan tujuan
pembelajaran terlalu cepat akan menghalangi proses berpikir dan proses
intelektual cepat, sehingga tujuan pembelajaran menjadi terlalu melebar dan
dangkal.
Output tertulis
Pengorganisasian penjelasan masalah secara skematis yaitu menghubungkan ideide baru satu sama lain, dengan pengetahuan yang ada dan dengan konteks yang
berbeda. Proses ini memberikan output visual hubungan antar potongan informasi
yang berbeda dan memfasilitasi penyimpanan informasi dalam memori jangka
panjang. (Perhatian: Dalam memori, unsur-unsur pengetahuan disusun secara
skematis dalam frameworks atau networks, bukan secara semantis seperti kamus).
LANGKAH 5. Menetapkan Tujuan Pembelajaran
Proses

Anggota kelompok menyetujui seperangkat inti tujuan pembelajaran ( learning


objectives) yang akan mereka pelajari. Tutor mendorong mahasiswa untuk fokus,
Infeksi, edisi ke-5, Tahun 2014
28
Panduan Mahasiswa Blok 2.
22
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
tidak terlalu lebar atau dangkal serta dapat dicapai dalam waktu yang tersedia.
Beberapa mahasiswa bisa saja punya tujuan pembelajaran yang bukan merupakan
tujuan pembelajaran kelompok, karena kebutuhan atau kepentingan pribadi.
Alasan
Proses konsensus menggunakan kemampuan seluruh anggota kelompok (dan
tutor) untuk mensintesis diskusi sebelumnya menjadi tujuan pembelajaran yang
tepat dan dapat dicapai. Proses ini tidak hanya menetapkan tujuan pembelajaran,
akan tetapi juga mengajak semua anggota kelompok bersama-sama
menyimpulkan diskusi.
Output tertulis
Tujuan pembelajaran adalah output utama dari tutorial pertama. Tujuan
pembelajaran seharusya berupa isu yang ditujukan pada pertanyaan atau
hipotesis spesifik. Misalnya, "penggunaan grafik cantle untuk menilai
pertumbuhan anak" lebih baik dan lebih tepat daripada topik global
pertumbuhan
LANGKAH 6. Mengumpulkan informasi dan belajar mandiri
Proses
Proses ini mencakup pencarian materi di buku teks, di literatur yang
terkomputerisasi, menggunakan internet, melihat spesimen patologis, konsultasi
pakar, atau apa saja yang dapat membantu mahasiswa memperoleh informasi
yang dicari. Kegiatan PBL yang terorganisir dengan baik meliputi buku program
atau buku blok yang memuat saran cara memperoleh atau mengontak sumber
pembelajaran spesifik yang mungkin sulit ditemukan atau diakses.
Alasan
Jelas bagian penting dari proses belajar adalah mengumpulkan dan memperoleh
informasi baru yang dilakukan sendiri oleh mahasiswa
Output tertulis
Catatan individual mahasiswa.
LANGKAH 7. Berbagi hasil mengumpulkan informasi dan belajar mandiri
Proses

Berlangsung beberapa hari setelah tutorial pertama (langkah 1-5). Mahasiswa


memulai dengan kembali ke daftar tujuan pembelajaran mereka. Pertama, mereka
mengidentifikasi sumber informasi individual, mengumpulkan informasi dari
belajar mandiri serta saling membantu memahami dan mengidentifikasikan area
yang sulit untuk dipelajari lebih lanjut (atau bantuan pakar). Setelah itu, mereka
berusaha untuk melakukan dan menghasilkan analisis lengkap dari masalah.
Infeksi, edisi ke-5, Tahun 2014
29
Panduan Mahasiswa Blok 2.
22
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
Alasan
Langkah ini mensintesis kerja kelompok, mengkonsolidasi pembelajaran dan
mengidentifikasikan area yang masih meragukan, mungkin untuk studi lebih
lanjut. Pembelajaran pasti tidak lengkap ( incomplete) dan terbuka ( open-ended), tapi ini
agak hati-hati karena mahasiswa harus kembali ke topik ketika pemicu
yang tepat terjadi di masa datang.
Output tertulis
Catatan individual mahasiswa.

Infeksi, edisi ke-5, Tahun 2014


30
Panduan Mahasiswa Blok 2.
22
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
Lampiran 5 :
LEMBAR PENILAIAN TUTORIAL HARI PERTAMA (1)
KELOMPOK :
NAMA TUTOR :
Blok
:
Diskusi ke
:
Modul
:
Tanggal
:
UNSUR PENILAIAN
TOTAL
NO
NO.BP
NAMA MAHASISWA
Kehadir
Keaktifan dan
NILAI

Relevansi
Sikap
an
kreativitas
1

10

Keterangan :
1. Kehadiran
0
Tidak hadir atau terlambat > 10 menit
1
Terlambat <10 menit

2
Hadir tepat waktu
2. Keaktifan dan kreatifitas
0
Tidak memberikan pendapat selama diskusi tutorial
0,5
Memberikan pendapat setelah diminta ketua/tutor
1
Memberikan satu pendapat dalam bentuk pengajuan masalah yang ada dalam skenario
(step 2)atau hipotesis terhadap masalah yang dikemukakan oleh anggota kelompok (step 3)atau
kurang berperan serta dalam membuat sistematika (step 4) dan merumuskan tujuan pembelajaran
(step 5)
2
Memberikan 2-3 pendapat dalam bentuk pengajuan masalah yang ada dalam skenario
(step 2)atau hipotesis terhadap masalah yang dikemukakan oleh anggota kelompok (step 3) dan
ikut serta dalam membuat sistematika (step 4) dan merumuskan tujuan pembelajaran (step 5)
3
Memberikan lebih dari tiga pendapat dalam bentuk pengajuan masalah yang ada dalam
skenario (step 2)atau hipotesis terhadap masalah yang dikemukakan anggota kelompok (step 3)
dan ikut serta dalam membuat sistematika (step 4) dan merumuskan tujuan pembelajaran (step 5)

Infeksi, edisi ke-5, Tahun 2014


31
Panduan Mahasiswa Blok 2.
22
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
3. Relevansi
0
Tidak ada pendapat atau pendapat yang disampaikan hanya mengulangi pendapat anggota
lain
1
Pendapat yang disampaikan didasari oleh analisis terhadap skenario atau pengetahuan
yang ada sebelumnya ( prior knowledge) yang kurang relevan dengan topik yang sedang
dibahas
2
Pendapat yang disampaikan didasari oleh analisis terhadap skenario atau pengetahuan
yang ada sebelumnya ( prior knowledge) yang relevan dengan topik yang sedang dibahas
3
Pendapat yang disampaikan didasari oleh analisis terhadap skenario dan pengetahuan
yang ada sebelumnya ( prior knowledge) yang relevan dengan topik yang sedang dibahas

4. Sikap
0
Menghambat jalannya diskusi atau tidak menghargai pendapat anggota lain (dominasi,
mengejek atau menyela) atau tidak menghargai tutor
1
Tidak acuh atau melakukan kegiatan yang tidak ada hubungannya dengan kegiatan
tutorial
1,5
Memberikan pendapat tanpa melalui ketua kelompok
2
Menunjukkan sikap menghargai pendapat dan peran anggota lain dan tutor

Padang,..

Tutor,

()

Infeksi, edisi ke-5, Tahun 2014


32
Panduan Mahasiswa Blok 2.
22
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
Lampiran 6 :
LEMBAR PENILAIAN TUTORIAL HARI KEDUA (2)
KELOMPOK :
NAMA TUTOR :
Blok
:
Diskusi ke
:
Modul
:
Tanggal
:

UNSUR PENILAIAN
Keaktifan
TOTAL
NO
NO.BP
NAMA MAHASISWA
Kehadiran
dan
Relevansi
Sikap
NILAI
kreativitas
1

10

Keterangan :
1. Kehadiran
0
Tidak hadir atau terlambat > 10 menit
1
Terlambat <10 menit
2
Hadir tepat waktu
2. Keaktifan dan kreatifitas
0
Tidak memberikan pendapat selama diskusi tutorial
0,5
Memberikan pendapat setelah diminta ketua/tutor
1
Memberikan pendapat pada sebagian kecil LO atau selalu menyampaikan pendapat
dengan cara
membacakan buku/catatan/handout/dll
2
Memberikan pendapat pada sebagian besar LO atau kadang-kadang menyampaikan
pendapat dengan cara membacakan buku/catatan/handout/dll
2,5
Memberikan pendapat pada sebagian besar LO tanpa membacakan
buku/catatan/handout/dll dan atau
kreatif (menyampaikan secara sistematis atau menggunakan gambar/skema sehingga
mudah dimengerti) 3
Menyampaikan pendapat pada setiap LO tanpa membacakan buku/catatan/handout/dll
dan kreatif
(menyampaikan secara sistematis atau menggunakan gambar/skema sehingga mudah
dimengerti)

Infeksi, edisi ke-5, Tahun 2014


33
Panduan Mahasiswa Blok 2.
22
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

3. Relevansi
0

Pendapat yang disampaikan tidak relevan dengan LO atau tidak memberikan pendapat
1
Sebagian kecil dari pendapat yang disampaikan relevan dengan LO
2
Sebagian besar dari pendapat yang disampaikan relevan dengan LO
3
Semua pendapat yang disampaikan relevan dengan LO
4. Sikap
0
Menghambat jalannya diskusi atau tidak menghargai pendapat anggota lain (dominasi,
mengejek atau menyela) atau tidak menghargai tutor
1
Tidak acuh atau melakukan kegiatan yang tidak ada hubungannya dengan kegiatan
tutorial
1,5
Memberikan pendapat tanpa melalui ketua kelompok
2
Menunjukkan sikap menghargai pendapat dan peran anggota lain dan tutor

Padang,..

Tutor,

()
Infeksi, edisi ke-5, Tahun 2014
34