Anda di halaman 1dari 2

PT.

SWAYASA PRAKARSA LAKUKAN PELATIHAN CPAKB


Yogyakarta Senin, tanggal 16 Februari 2015 mulai pukul 09.00-14.15 WIB, PT.
Swayasa Prakarsa menyelenggarakan pelatihan Cara Pembuatan Alat
Kesehatan yang Baik (CPAKB). Pelatihan tersebut dipimpin oleh Ibu Sri Yuliana,
S.Farm., Apt., selaku Manager Produksi Gama-CHA, didampingi oleh Quality
Assurance Gama-CHA Ibu Nur Qumara Fitriyah, S.Farm., Apt., dan turut hadir
serta Manager Produksi Gama Herbal Indonesia Ibu Indrawati Kurnia Setiani,
S.Farm., Apt., diruang produksi Gama-CHA.
Sebelum pelatihan dimulai diruang produksi alat kesehatan, Ibu Sri Yuliana,
S.Farm., Apt., memimpin doa bersama agar kegiatan hari ini berjalan dengan
lancar. Selanjutnya Ibu Sri Yuliana, S.Farm., Apt., menjelaskan kepada para
peserta, untuk pelatihan kali ini dibagi menjadi dua sesi yaitu kegiatan produksi,
yang kedua kegiatan didemo room Gamatechno lantai 1.
Sesi pertama yang dilakukan diruang produksi adalah memberikan materi tata
cara berpakaian yang baik selama produksi berlangsung, tata cara memasuki
ruang produksi, tata cara menggunakan mikro pipet dengan baik, tata cara
menimbang bahan baku Gama-CHA, serta tata cara pemakaian oven Gama-CHA.
Para peserta sangat antusias dengan diskusi secara terbuka saat mendapatkan
pengarahan langsung dari manager produksi dan langsung mempraktekkannya
diruang produksi. Setelah selesai diruang produksi, pada pukul 10.00 WIB
seluruh peserta berkumpul didemo room untuk melakukan psikotes secara
tertulis mengenai seluruh tata cara yang sudah diberikan oleh manager produksi
dan quality assurance. Peserta langsung sigap dalam mengerjakan soal-soal
psikotes tersebut.
Dilanjutkan sesi kedua didemo room yaitu pelatihan CPAKB dan
mensosialisasikan prosedur kerja kepada para perta pelatihan. Sambutan dari
para peserta pelatihan CPAKB saat berdiskusi secara terbuka yaitu cukup
menarik, mudah dipahami dan diterapkan langsung. Pelatihan ini akan
diselenggarakan secara rutin, setiap enam bulan sekali agar peserta memiliki
kemampuan tenaga ahli sesuai dengan bidangnya masing-masing, dituturkan
oleh Quality Assurance Ibu Nur Qumara Fitriyah, S.Farm., Apt.
Pelatihan CPAKB ditutup oleh Ibu Sri Yuliana, S.Farm., Apt., dengan membaca
hamdallah secara bersama-sama. Dalam pelatihan tersebut, manager produksi
Ibu Sri Yuliana, S.Farm., Apt., menuturkan bahwa Semangat bekerja untuk
mendapatkan produksi Gama-CHA yang terbaik.

PT Swayasa Prakarsa Menyelenggarakan Pelatihan CPAKB


Guna menjaga kualitas hasil produksi dan terus meningkatkan kemampuan staf
produksinya, PT Swayasa Prakarsa pada tanggal 16 Februari 2015 yang lalu
mengadakan pelatihan internal yang bertema pengenalan Standar Prosedur
dalam CPAKB (Cara Pembuatan Alat Kesehatan Yang Baik). Pelatihan tersebut
dipimpin oleh Sri Yuliana, S.Farm., Apt., selaku Manager Produksi Gama-CHA,
didampingi oleh Quality Assurance Gama-CHA Nur Qumara Fitriyah, S.Farm.,
Apt., dan turut hadir serta Manager Produksi Gama Herbal Indonesia Indrawati
Kurnia Setiani, S.Farm., Apt.
Kegiatan tersebut dibagi menjadi dua sesi, sesi pertama dilaksanakan di ruang
produksi Gama-CHA , berisi review pelaksanaan Prosedur Tetap proses produksi
Gama-CHA sesuai dengan On The Job Training yang sudah dilakukan
sebelumnya, meliputi prosedur berpakaian kerja yang baik, prosedur
pengoperasian dan perawatan alat produksi Gama-CHA yang baik dan benar,
serta prosedur kerja penakaran bahan dan finalisasi produk. Para peserta sangat
antusias saat mendapatkan pengarahan langsung dari manager produksi dan
dapat langsung berdiskusi mengenai prosedur produksi yang benar.
Sesi kedua diawali dengan pre-test tertulis yang berfungsi mengukur
pengetahuan dasar para staf produksi terhadap materi CPAKB yang akan
disampaikan. Dalam sesi ini, dibahas secara tuntas prosedur tetap produksi yang
sesuai standar CPAKB, termasuk prosedur pendokumentasian proses, prosedur
pengelolaan bahan masuk dan keluar, sampai barang jadi hasil produksi serta
pengelolaan limbah dan sisa produksi.
Pelatihan ini akan diselenggarakan secara rutin, setiap enam bulan sekali agar
para staf produksi dapat memiliki kemampuan tenaga ahli sesuai dengan
bidangnya masing-masing, dituturkan oleh Quality Assurance, Nur Qumara
Fitriyah, S.Farm., Apt.