Anda di halaman 1dari 7

Laboratorium Hidrobiologi

Praktikum Fisiologi Hewan Air

Penentuan pH
Darah Ikan

Carissa Paresky Arisagy


Lutfi Handayani

MSP 12
BDP 12

Tujuan
Mengukur pH darah ikan

Mengetahui kondisi fisiologis ikan


ditinjau dari pH darahnya

pH (potensial Hidrogen)

digunakan untuk menyatakan


konsentrasi ion Hidrogen,

yang menentukan keasaman

pH darah

atau kebasaan relative dari

larutan.

menggambarkan kodisi darah


dalam keadaan netral, asam,
ataukah basa

pH darah

berkisar antara

7,35 - 7,45

(Frandson, 1992)

Tiga sistem untuk mengendalikan


keseimbangan asam basa dalam darah
1. Buffer darah sebagai pelindung perubahan pH yang
terjadi yaitu bikarbonat (basa) dan karbondioksida (asam)
2. Pembuangan karbondioksida hasil metabolisme oksigen
(respirasi)
3. Ginjal berfungsi untuk merubah jumlah asam atau basa

yang dibuang, biasanya berupa ammonia

Mekanisme yang digunakan dalam


mempertahankan pH darah agar tetap normal
adalah melalui penambahan atau pengeluaran
asam atau basa dalam tubuh
(Prince dan Wilson, 1995).

pH darah
Jika suhu menurun, maka akan semakin basa

Berpengaruh terhadap kadar Hb,


Jika pH menurun maka Hb menurun (Fujaya, 2004)

Penyakit yang
ditimbulkan :
Acidosis
Alkalinosis

darah banyak mengandung asam


sehingga pH darah turun

darah banyak mengandung basa


sehingga pH darah naik.

Asidosis/alkalinosis
metabolik

tidak seimbang dalam pembuangan /


pembentukan asam-basa oleh ginjal

Asidosis/alkalinosis
respiratorik

tidak seimbang dalam pernafasan

Sampel darah ikan diambil


dengan spuit (tanpa EDTA)

Darah ditempatkan di
mikrotube

Darah disentrifuge
(3000 rpm 5)

Serum/plasma diambil dan


diteteskan
ke kertas lakmus

Bandingkan dengan warna


standar
untuk penentuan pH darah ikan

Terima Kasih