Anda di halaman 1dari 2

Habit

REP | 28 February 2013 | 20:44

Dibaca: 175

Komentar: 0

Bagi sebagian besar manusia, keahlian adalah perkara bakat


Bagi sebagiaan yang lain, keahlian adalah masalah latihan dan
pengulangan inilah kutipan kata Felix Y. Siaw dalam bukunya How
to master your Habits
buku ini bisa dijadikan sebagai bahan pembelajaran kepada kita,
untuk tidak mudah menyerah. bahkan pada hal yang terkadang kita
anggap sangat tidak mungkin untuk kita lakukan.
Habit merupakan tindakan yang kita lakukan secara berulang ulang
baik itu secara sadar maupun tidak sadar sehingga akan menjadi
suatu kebiasaan dalam hidupp kita.
Kebiasaan inilah yang nantinya menuntun kita pada akan jadi
apakah kita nantinya. sehingga untuk mencapai suatu hal yang
diinginkan, untuk menjadi sutau kebiaasaan
kita haruslah melakukan hal itu secara berulang ulang. .
apakah kita memilih ataupun tidak memilih akan melakukan suatu
habit dalam diri kita sendiri, habit itu akan tetap muncul. sayangnya,
apabila kita tidak melatih dengan baik, habit yang muncul adalah
habit yang buruk.
If you choose not to plant flower on your garden, then weeds will
grow without encouragement or support
jika kamu memilih untuk tidak menanam bunga pada tamanmu,
maka rumput liar akan tumbuh baik itu tanpa dorongan semangat
ataupun bantuan
jadi, apa salahnya mulai sekarang kita mulai membiasakan hal hal
baik untuk diri kita? mari mulai dengan hal hal kecil yang nantinya
akan menjadi hal yang lebih besar.

Boredom ?
REP | 30 January 2013 | 01:19

Dibaca: 86

Komentar: 0

sometimes boredom at work shows and studyng, making you


rebellious, lazy, and self sabotaging by that activities. And of course
you need some alone time though. Banyak hal yang dapat
digunakan untuk me-refresh otak kita, namun yang tak boleh
dilupakan adalah hiburan yang mendidik bukan hiburan yang justru
membodohkan, acknowledge the need for change
salah satunya dengan tontonan, banyak yang memilih duduk di
depan tv berjam-jam. Yang saya herankan, acara-acara d stasiun tv
sekarang itu terkesan latah, lihat saja contohnya dengan bejibun
acara musik yang ada seperti dahsyat, inbox, etc. seolah-olah tidak
ada tontonan yg lebih baru. Yang lebih aneh yaitu acara reality
show yang tidak jelas yang memperlihatkan hidup orang yang
nganggap dirinya gaul di tv padahal yang nonton menganggap dia
alay, seolah-olah industri pertelevisian betul betul sedang
kehilangan arah. Belum lagi dengan maraknya judul film-film horor
aneh bin ajaib. Contohnya kayak suster keramas, nenek gayung,
kenapa tidak sekalian bikin judul suster luluran,maskeran, ,
be smart for choose channel and movie mas mba bro .