Anda di halaman 1dari 5

KROMATOGRAFI

Kromatografi diturunkan dari bahasa Greek


Chromato = Warna
Grafe

= Tulisan

Sejarah :
Runge, F.F. (1834-1843) melakukan spot test campuran zat warna
dari ekstrak tumbuh-tumbuhan pada pita kain dan atau kertas.
Goppel Sroeder, F (1868) menganalisis zat warna, hidrokarbon,
alkohol-alkohol, beer, milk pada minuman dan air minum
menggunakan kertas.
Schobeinc menggunakan pita kertas untuk memeriksa cairan.

Day D.T. (1897-1903) menggunakan kolom yang diisi serbuk tanah untuk
pemisahan.
Mikhail Tswett (1906-1907) telah berhasil memisahkan pigment kloroplast
dengan fase diam CaCO3 dan petroleum eter sebagai fase gerak.
Wilson, J.N. (1940) mempelajari tentang teori pada kromatografi kertas.
Martin, A.J.P. dan Synge, R.L.M.(1941) mengajukan pertama kali model yang
menjelaskan efesiensi kolom dan mengembangkan kromatografi cair dan
berhasil mendapatkan hadiah Nobel tahun 1952.
Van Deemter, J.J dkk yang mengembangkan teori kecepatan dengan
menyederhanakan hasil kerja Lapidus dan Ammundson pada fungsi distribusi
Gauss.
Dengan perkembangannya Nama kromatografi tidak sesuai lagi

Metode pemisahan suatu senyawa yang


didasarkan atas migrasi differensial
komponen zat diantara 2 fasa yaitu fasa
diam (fasa stasioner) dan fasa gerak
(fasa mobile)
Fasa diam dapat berupa cair atau padat
Fasa gerak dapat berupa gas atau cair