Anda di halaman 1dari 2

Prinsip

Kelarutan

dalam

Kehidupan

Sehari-hari.

Prinsip kelarutan banyak digunakan untuk membantu kehidupan manusia. Berikut akan
dipaparkan

beberapa

a.

contoh

prinsip

Pembuatan

kelarutan

dalam

Garam

kehidupan

sehari-hari.

Dapur

(NaCl)

Garam dapur yang dibuat dari air laut menggunakan prinsip pnguapan untuk mendapatkan kristal
NaCl. Akan tetapi, ternyata dalam air laut terkandung puluhan senyawa lain, seperti MgCl2 dan
CaCl2. Untuk memurnikan garam dapur maka dilakukan pemisahan zat-zat pengganggu tersebut
berdasarkan
1.

prinsip

CaCl2(aq)

pengendapan.
+

Adapun

Na2CO3(aq)

reaksi

yang

biasanya

CaCO3(s)

dilakukan
2

adalah

NaCl(aq)

Endapan CaCO3 yang berwarna putih segera dipisahkan dan akan diperoleh NaCl yang murni.
2.

MgCl2(aq)

NaOH(aq)

Mg(OH)2(s)

2NaCl(aq)

MgCl2 direaksikan dengan basa kuat natrium hidroksida menghasilkan endapan putih Mg(OH)2
yang
b.

tidak

larut,

sehingga
Industri

diperoleh

NaCl

yang

murni.
Fotografi

Negatif film yang nantinya akan dicetak menjadi foto terdiri dari lapisan tipis kalsium iodida
yang merekat. Sebelum dicetak, negatif film ini dicelupkan dalam larutan perak nitrat untuk
membentuk perak iodida yang sensitif terhadap cahaya. Bila cahaya jatuh pada film selama
proses pencetakan, molekul-molekul perak iodida akan diaktifkan oleh energi dari cahaya. Film
itu kemudian dicuci dengan mencelupkannya dalam sebuah larutan yang mampu mengganti
garam perak yang aktif menjadi partikel-partikel logam perak sehingga tampak benar-benar
hitam. Objek yang merfleksikan paling banyak cahaya pada piring tampak sebagai daerah gelap
dalam negatif, sedangkan objek-objek yang tidak merefleksikan cahaya tampak transparan.
Pada proses pencetakan, cahaya disinarkan melalui negatif kaca pada kertas yang dilapisi bahan
kimia lain seperti perak klorda. Di tempat negatif gelap, tidak ada cahaya yang menjangkau
kertas itu dan garam perak tidak aktif, sedangkan di tempat negatif transparan, cahaya
mengaktifkan garam perak. Bila kertas dicuci dan diatur dengan bahan-bahan kimia yang lebih
banyak, daerah-daerah gelap menjadi terang, dan daerah transparan menjadi gelap.
c.

Penghilangan

Kesadahan

Air sadah sangat mengganggu kehidupan kita. Air sadah akan mengurangi daya pembersih dari
deterjen, karena Ca2+ yang terkandung dalam air sadah akan bereaksi membentuk garam yang
sukar larut. Selain itu, air sadah juga dapat membuat peralatan masak menjadi berkerak. Air

sadah adalah air yang mengandung ion Mg 2+ dan Ca 2+ yang cukup tinggi. Selain itu,
mengandung anion HCO3-. Untuk mengatasi kesadahan biasanya ditambahkan garam yang
mengandung ion karbonat (CO3 2-) dan ion bikarbonat (HCO3-). Penambahan ion-ion tersebut
akan mengakibatkan Ca2+ akan mengendap sebagai CaCO3, dan air pun dapat digunakan
dengan baik tanpa gangguan.