Anda di halaman 1dari 1

Kepada yang terhormat kepala sekolah madrasah umum unggulan genggong

Bapak atau Ibu guru yang telah membimbing saya


Dan tidak lupa kepada teman-temanku yang tercinta
Pertama-tama marilah kita panjatkan rasa syukur kita kepada allah swt yang telah memberikan
nikmat serta hidayahnya, sehingga kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat walafiat.
kedua kalinya marilah kita panjatkan sholawat serta salam semoga tercurahkan kepada baginda
kita rasullah saw, yang telah membawa kita dari zaman kebodohan menjadi zaman kepintaran
dari zaman kegelapan menjadi zaman yang terang menderang seperti saat ini yang kita rasakan.

Disini saya akan menjelaskan tentang Kepribadian Seorang Muslim: yang ditekankan oleh Al
Qur'an maupun sunnah
Dalam buku yang dikarang oleh Dr. Muhammad Ali al-Hashimi , penulis menyajikan kepada
kita hasil telaah beliau yang luas dan mendalam tentang karakter seorang muslim sebagaimana
yang dikehendaki olah Al-Qur'an dan hadits nabi. Beliau memaparkan bagaiman semestinya
hubungan antara seorang muslim dengan tuhannya, dengan kedua orang tuanya, dengan saudarasaudaranya, dengan anak dan isterinya, dengan tetangga dan masyarakatnya, bangsa dan
negaranya..
Oleh karena itu menjadi muslim itu harus totalitas hanya untuk Illahi Robbi, bukankah Allah
juga telah menegaskan dalam Al quran bahwa bila kita ingin kebahagiaan yang hakiki hendaklah
kita menjadi muslim yang sempurna (kaffah). Sehingga menjalani syariatNya bukan lagi beban
melainkan sebuah kenikmatan hidup. Sebab, itu telah menjadi bagian dari seni mencintai yang
luar biasa tadi.
Bila telah demikian, persoalannya sekarang bukan lagi seperti apa peran kita di dunia ini. Aparat
hukum, dokter, mahasiswa, orang kecil atau buruh sekalipun. Asalkan kita komitmen menjadi
muslim yang benar, maka kita akan merasakan betapa nikmatnya hidup dengan seni
mencintaiNya yang luar biasa itu.
Allah itu Maha Benar, setiap janjiNya pasti akan dipenuhi. Maka, hal apa lagi yang kita
kekhawatirkan menjadi seorang muslim. Tak perlu kita risau atas apa yang memang benar hak
kita, sebagaimana pula kita tidak perlu resah atas apa-apa yang memang bukan menjadi hak kita.
Karena itulah, Mereka yang istiqomah menjadi muslim yang sejati tidak akan pernah kesepian.
Mereka akan lebih dikenal di langit meskipun tidak dikenal di bumi.
Dia(Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu, dan (begitu pula)
dalam Al Quran ini, supaya Rasul itu menjadi saksi atas dirimu dan supaya kamu semua menjadi
saksi atas segenap manusia. Maka dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan berpegang teguhlah
kamu pada tali agama Allah. Dia adalah pelindungmu, maka Dia-lah sebaik-baiknya pelindung
dan sebaik-baiknya penolong. (Q.S. Al Hajj :78).