Anda di halaman 1dari 5

Apa Itu BPH

(BPH)

Kondisi patologis

yang umum

terjadi pada pria di atas usia 60 tahun


dan

terjadi

pembesaran

prostat

Tanda dan Gejala


Yang Nampak Pada
BPH

sehingga menyumbat aliran urine.

1. Adanya kesulitan dalam buang


air kecil.
2. Nyeri saat buang air kecil.
3. Menetesnya urine pada

Apa Penyebab
BPH?
Penyebab

yang

berkemih/

sampai

Disusun Oleh:

saat ini masih belum diketahui, namun

1. Parwati
2. Yunus Afandi

terdapat factor yang mempengaruhi

tidak

puas

setelah berkemih.
4. Pada pemeriksaan USG ginjal,
terlihat

pasti

rasa

akhir

pembesaran

pada

prostat.
5. Perut tegang

terjadinya BPH yaitu Usia.

Akper Karya Bhakti Nusantara


Magelang
2011/ 2012

Akibat lanjut BPH


1. Susah kencing (BAK)

2. ISK (infeksi saluran kencing)


3. Gagal ginjal
4. Batu kandung kemih

3. Derajat III : Ukuran pembesaran


prostat 3-4 cm
4. Derajat IV : Ukuran pembesaran
prostat lebih dari 4 cm

Pencegahan

Perawatan Post
Operasi
1. Batasi

aktivitas

yang

terlalu

berat setelah operasi


2. Tidak mengejan saat BAB
3. Minum 2500 3000 Ml/ hari

Penatalaksanaan

Klasifikasi BPH
1. Derajat

Ukuran

pembesaran

prostat 1-2 cm
2. Derajat II : Ukuran pembesaran
prostat 2-3 cm

a. Farmakoterapi

(Tindakan

Non

Operatif)
b. Tindakan Operatif (Pembedahan)

Tanda dan Gejala Yang

Apa Itu BPH

(BPH)

Kondisi patologis yang umum terjadi


pada pria di atas usia 60 tahun dan
terjadi

pembesaran

prostat

sehingga

menyumbat aliran urine.

Nampak Pada BPH


1. Adanya kesulitan dalam buang air
kecil.
2. Nyeri saat buang air kecil.
3. Menetesnya
urine
pada

akhir

berkemih/ rasa tidak puas setelah

Apa Penyebab BPH?

berkemih.
4. Pada pemeriksaan

USG

ginjal,

terlihat pembesaran pada prostat.


5. Perut tegang

Penyebab yang pasti sampai saat


ini

masih

terdapat

belum
factor

diketahui,

yang

namun

mempengaruhi

terjadinya BPH yaitu Usia lebih dari 60


tahun.
Disusun Oleh:
1. Parwati
2. Yunus Afandi

Akper Karya Bhakti Nusantara


Magelang
2011/ 2012

Penatalaksanaan

Akibat lanjut BPH


1.
2.
3.
4.

Susah kencing (BAK)


ISK (infeksi saluran kencing)
Gagal ginjal
Batu kandung kemih

Klasifikasi BPH
1. Derajat I : Ukuran pembesaran prostat

Perbanyak
istirahat

b. Tindakan Operatif (Pembedahan)

1-2 cm
2. Derajat II : Ukuran pembesaran prostat
2-3 cm
3. Derajat

Pencegahan

a. Farmakoterapi (Tindakan Non Operatif)

III

Ukuran

pembesaran

prostat 3-4 cm
4. Derajat IV :

Ukuran

pembesaran

prostat lebih dari 4 cm

Perawatan Post
Operasi
1. Batasi aktivitas yang terlalu berat
setelah operasi
2. Tidak mengejan saat BAB
3. Minum 2500 3000 Ml (8 gelas per
hari)

Banyak minum

Janagan biasakan
menahan kencing

Janagan terlalu
sering duduk