Anda di halaman 1dari 2

Adapun beberapa sifat keunggulan dari material berukuran nano, antara lain :

1) Sifat elektrik
Nanomaterial dapat mempunyai energi lebih besar dari pada material ukuran biasa
karena memiliki surface area yang besar. Energy band secara bertahap berubah
terhadap orbital molekul. Logam ukuran besar mengikuti hokum Ohm. Pada logam
ukuran nano harus memiliki masukan elektrostatik (menggambarkan jumlah energi
elektron) Eel = e2/2C. Resistivitas elektrik mengalami kenaikan dengan berkurangnya
ukuran partikel.
Contoh aplikasi : energi densitas yang tinggi dari baterai, nanokristalin merupakan
material yang bagus untuk lapisan pemisah pada baterai karena dia dapat menyimpan
energi yang lebih banyak. Baterai logam nikel-hidrida terbuat dari nanokristalin nikel
dan logam hidrida yang membutuhkan sedikit recharging dan memiliki masa hidupa
yang lama.
2) Sifat magnetik
Kekuatan magnetik adalah ukuran tingkat kemagnetan. Tingkat kemagnetan akan
meningkat dengan penurunan ukuran butiran patikel dan kenaikan spesifik surface
area per satuan volume partikel. Sehingga nanopmeterial memiliki sifat yang bagus
dalam peningkatan sifat magnet.
Contoh aplikasi : magnet nanokristalin yttrium-samarium-cobalt memiliki sifat
magnet yang luar biasa dengan luas permukaan yang besar. Aplikasinya pada mesin
kapal, instrumen ultra sensitiv dan magnetic resonance imaging (MRI) pada alat
diagnostik.
3) Sifat mekanik
Nanomaterial memiliki kekerasan dan tahan gores yang lebih besar bila dibandingkan
dengan material dengan ukuran biasa.
Contoh aplikasi : automobil dengan efisiensi greater fuel. Nanomaterial diterapkan
pada automobil sejak diketahui sifat kuat, keras dan sangat tahan terhadap erosi,
diharapkan dapat diterapkan pada busi.
4) Sifat optik
Sistem nanokristalin memiliki sifat optikal yang menarik, yang mana berbeda dengan
sifat kristal konvensional. Kunci peyumbang faktor masuknya quantum tertutup dari
pembawa elektrikal pada nanopartikel, energi yang efisien dan memungkinkan
terjadinya pertukaran karena jaraknya dalam skala nano serta memiliki sistem dengan
interface yang tinggi. Dengan perkembangan teknologi dari material mendukung
perkembangan sifat nanofotonik. Dengan sifat optik linear dan non linear material
nano dapat dibuat dengan mengontrol dimensi kristal dan surface kimia, teknologi
pembuatan menjadi faktor kunci untuk mengaplikasikan.

Contoh aplikasi : pada optoelektronik., electrochromik untuk liquid crystal display


(LCD).
5) Sifat kimia
Merupakan faktor yang penting untuk aplikasi kimia nanomaterial yaitu penambahan
surface area yang mana akan meningkatkan aktivitas kimia dari material tersebut.
Contoh aplikasi : teknologi fuel cell merupakan aplikasi yang penting dari
penggunaan logam nanopartikel. Dimana dalam fuel cell digunakan logam Pt dan PtRu.