Anda di halaman 1dari 11

Debus Antara Identitas dan

Religiusitas Masyarakat Banten


Disusun Oleh :
Fika Fatma Saumi
Winda Ely Sari
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI SMH BANTEN

Sekilas Banten
Banten sebagai salah satu provinsi yang terletak di sebelah ujung barat pulau jawa,
tepatnya pada posisi 10506-106046 BT dan 5046-701 LS. Wilayah ini diapit oleh laut Jawa
di utara, Selat Sunda di sisi barat dan Samudera Hindia di sisi selatannya. Daratannya
berbatasan dengan DKI Jakarta dan Jawa Barat.
Banten provinsi yang memiliki keanekaragaman budaya, khususnya dalam hal kesenian
tradisional merupakan warisan nenek moyang yang telah diperkenalkan sejak dahulu
secara turun-temurun. Keberadaan warisan budaya khas Banten sangat berarti bagi
masyarakatnya, sebab melalui hal ini masyarakat Banten dapat menunjukkan karakteristik
yang membedakannya dengan masyarakat dari daerah lain.

DEBU
S

DEBUS
TEMBUS

Kesenian bela diri dari


Banten
Mempertunjukan
kemampuan
manusia yang luar biasa.
Misalnya kebal senjata tajam,
kebal air keras dan lain- lain.

GADEBUS

M
A
N
T
R
A

Nama salah satu benda


tajam yang digunakan dalam
permainan tersebut
Permainan kekebalan tubuh
Tidak
tembus
oleh
berbagai senjata yang
ditusukkan
atau
dibacokkan ke tubuh
manusia.

MA
N
SYA TRA
/
seb RAT
me elum
atr laku
k
aks
i de an
bu s

puasa selama 40 hari, setiap selesai sholat fardu membaca


Bismillah sebanyak-banyaknya dan wiridan sebanyak sebelas kali.
Bismillahirrohmanirrohim

Inna

Atoinakal

Kautsar

Fasholli liwa liwali warba Tulung para wali sakabeh, mangka


welas mangka asih Atine wong sadunia madeleng maring
isun,

berkahna

Lailahaillallah

Muhammaddurasulullah.

Bismillahirrohmanirrohim Bima bayu ongedek agu geni


murud mati dening aku. Repsirep atine wong sadunia
madeleng

maring

isun,

Muhammaddurasulullah.

berkahna

Lailahaillallah

Dalam pelaksanaannya
pemain debus tidak boleh
melakukan hal seperti
dibawah ini :

Maling

3
M

Maen
Madon

Debus
mengandung
unsur dzikir, batin, dan
sholawat
merupakan
seni
yang
berkaitan
dengan
pengolahan
batin dan keislaman.

Filosofinya adalah la haula walaa


quwwata illa billahi
aliyyiladhiim, atau tiada daya
upaya melainkan karena Allah
semata.

Dalam UUD 1945 pasal 32 ayat 1


tentang kebudayaan yang berbunyi
negara
memajukan
kebudayaan
nasional
Indonesia
di
tengah
peradaban dunia dengan menjamin
kebebasan
masyarakat
dalam
memelihara dan mengembangkan nilai
nilai budayanya.
Dari pernyataan tersebut membuktikan
bahwa kesenian tradisonal termasuk
debus benar mendapat perlindungan
hukum.

S
U
B
E
D
E
T
N
A
B
N

Setelah mendapat perlindungan hukum, debus bisa dikatakan sebagai kesenian


yang

dapat

membangun

eksistensi

seni

budaya

tradisional

dalam

perkembangan dunia modern sebagai identitas bangsa. Eksistensi tersebut


dapat dibuktikan dengan kondisi debus yang masih bertahan hingga saat ini.
1. Debus menjadi daya tarik provinsi Banten, berasal dari daya tarik tersebut debus menjadi
pencitraan untuk provinsi Banten sebagai kesenian tradisional yang masih bertahan. Pencitraan
tersebut menjadikan debus terkenal hingga mancanegara, sehingga orang lain yang melihat
adegan debus dengan spontan mengatakan Banten.
2. Debus sebagai elemen penting dalam kesenian budaya tradisional banten yang masih di
tradisikan oleh masyarakat Banten, sehingga tak jarang banyak turis yang ingin menyaksikan
secara langsung atraksi debus dengan datang ke provinsi Banten dengan begitu debus semakin
terkenal dan menambah citra provinsi Banten.

Contoh

lagu

yang

sering

dibawakan pada kesenian Debus


Ibadallah

rijalallah-

Agisuna

liajlillah- wakunu senana fillahAsa nabdho bifadillah. Kemudian


dilanjutkan....Waya

sadatu

ya

anjab Waya sadatu ya ahbab


Wa antum ya solil albab Taala
wansuru lillah.

HATUR
NUHUN