Anda di halaman 1dari 4

1.

Pengertian / definisi hukum


Memberi pengertian/ definisi hukum dalam batasan tertentu guna menjawab seluruh
pertanyaan mengenai arti hukum adalah tidak mungkin, karena luas dan sangat kompleknya
untuk menjawab berbagai pertanyaan / masalah yang menyangkut berbagai aspek hukum itu
sendiri. Namun suatu definisi sangat diperlukan untuk memberikan patokan dan gambaran
sederhana persoalan / pertanyaan yang dihadapi, sehingga dari berbagai definisi itu,
setidaknya masyarakat awam yang belum mengerti hukum mempunyai abstraksi untuk
memahami dari berbagai definisi hukum yang dikemukakan di bawah ini :
A. S.M. Amin : Hukum adalah kumpulan peraturan-peraturan yang terdiri dari norma-norma
dan sanksi-sanksi dan tujuan hukum adalah mengadakan ketertiban dalam pergaulan manusia,
sehingga keamanan dan ketertiban terpelihara.
B. Utrecht : Hukum adalah himpunan peraturan yang menurus tata tertib masyarakat yang harus
ditaati oleh masyarakat.
C. Meyers : Hukum ialah semua aturan yang mengandung pertimbangan kesusilaan, yang
ditujukan kepada tingkah laku manusia dalam masyarakat yang menjadi pedoman bagi
penguasa negara dalam melakukan tugasnya.1
D. Purnadi Purbacaraka : Menurut dia setidaknya ada sembilan arti hukum yang dipahami
oleh masyarakat , yakni sebagai berikut :
a. Hukum sebagai lmu pengetahuan
b. hukum sebagai disiplin
c. hukum sebagai kaidah
d. hukum sebagai tata hukum
e. hukum sebagai petugas
f. hukum sebagai penguasa
g. hukum sebagai pemerintahan
h. hukum sebagai perilaku yang teratur
i. hukum sebagai jalinan nilai-nilai.2
1 Abdul.R. Saliman,Dkk,Esensi Hukum Bisnis Indonesia, teori dan Contoh Kasus, Penerbit Prenata
Media Edisi Pertama, Jakarta, 2004., hal 1-5

Dari berbagai definisi diatas, jelas bahwa hukum merupakan norma-norma yang berisi
peraturan-peraturan yang mengandung perintah dalan larangan yang harus dilakukan atau
tidak boleh dilakukan yang dibuat oleh penguasa / pemerintah yang berlaku di masyarakat
dan jika dilanggar akan menimbulkan sanksi atau hukuman bagi yang melanggarnya.
2. Defenisi Bisnis/Ekonomi
Secara harfiah kata bisnis dari istilah inggris Bussiness yang berarti kegiatan usaha. Menurut
Richard Burton Simatupang kata bisnis sering diartikan sebagai keseluruhan kegiatan usaha
yang dijalankan oleh orang atau badan usaha

secara teratur dan terus menerus, yaitu

berupa kegiatan mengadakan barang-barang dan jasa-jasa maupun fasilitas-fasilitas untuk


diperjualbelikan, dipertukarkan atau disewagunakan dengan tujuan mendapatkan keuntungan.
Kamus besar bahasa Indonesia, menyebutkan bisnis adalah usaha dagang, usaha
komersial dalam dunia perdagangan.
Sehingga bisnis itu secara umum berarti suatu kegiatan dagang, industry, keuangan. Semua
kegiatan itu dihubungkan dengan produksi dan pertukaran barang dan jasa atau urusan-urusan
keuangan yang bertalian dengan kegiatan-kegiatan oleh karena itu, suatu perusahaan dalam
salah satu cabang kegiatan atau usaha pengangkutan atau urusan yang dihubungkan dengan
kegiatan bisnis itu .Atau bisnis adalah semua aktifitas melibatkan penyediaan barang atau
jasa yang diperlukan dan diinginkan oleh orang lain,tujuannnya untuk mendapatkan
keuntungan.
Adapun kegiatan bisnis secara umum dapat dibedakan 3 bidang usaha yaitu:
1. Bisnis dalam artian perdangangan (Commerce), yaitu : keseluruhan kegiatan jual beli
yang dilakukan oleh orang-orang dan badan-badan,baik didalam negeri maupun diluar
negeri atauoun antar Negara untuk tujuan memperoleh keuntungan Contohnya:
Dealer, agen, grosir, took dsb
2. Bisnis dalam artian kegiatan industry (Indiustry) yaitu kegiatan memproduksi atau
menghasilkan barang-barang yang niainya lebih berguna dari asalnya. Contohnya :
Industri perhutanan, perkebunan, pertambangan, pabrik makanan dsb
3. Bisnis dalam artian kegiatan jasa-jasa (Service) yaitu : kegiatan yang menyediakan
jasa-jasa yang dilakukan baik oleh orang maupun badan usaha. Contoh : Perhotelan,

2 Ridwan Halim, Tanya Jawab Ilmu Hukum, Penerbit Alumni, Bandung, 1984, hal 8-10

konsultan, asuransi, pengacara, pariwisata, akuntan dll3


3. Pengertian Hukum Bisnis.
a. Menurut Abdul R.Saliman Dkk, : Hukum Bisnis atau Business Law / Bestuur
Rechts adalah :
Keseluruhan dari peraturan-peraturan hukum, baik yang tertulis maupun yang tidak
tertulis, yang mengatur hak dan kewajiban yang timbul dari perjanjian-perjanjian maupun
perikatan-perikatan yang terjadi dalam praktik bisnis .4
b.Menurut Munir Fuady, Hukum bisnis adalah :
Suatu perangkat kaedah hukum ( termasuk enforcementnya ) yang mengatur tentang tata
cara pelaksanaan urusan atau kegiatan dagang, industri atau keuangan yang dihubungkan
produksi atau pertukaran barang atau jasa dengan menempatkan uang dari para entrepreneur
dalam resiko tertentu dengan motif adalah untuk mendapat keuntungan tertentu .
Istilah hukum bisnis dewasa ini lebih banyak dipergunakan, walaupun ada istilah
lain yang mirip-mirip dengan istilah hukum bisnis seperti : Hukum Dagang (Trade Law),
Hukum Perniagaan (Commercial Law) dan Hukum Ekonomi (Economic Law); Namun
istilah hukum dagang dan hukum perniagaan merupakan istilah yang cakupannya sangat
sempit. Sebab pada prinsipnya kedua istilah diatas hanya melingkupi topik-topik yang
terdapat dalam Kitab undang-undang Hukum dagang (KUHD) saja. Padahal, begitu
banyak topik hukum bisnis yang tidak diatur atau tidak lagi diatur dalam KUHD,
misalnya, mengenai : Perseroan Terbatas, Kontrak bisnis, pasar modal, merger dan
akuisisi, perkreditan, asuransi, Hak atas kekayaan intelektual. Sementara dengan istilah
Hukum Ekonomi cakupannya sangat luas, berhubung dengan adanya pengertian
ekonomi dalam arti makro dan mikro, ekonomi pembangunan dan ekonomi sosial,
ekonomi manajemen dan akutansi.5
Menurut penulis Hukum Bisnis (Bussiness Law/Bestuur Rechts) adalah keseluruhan dari
peraturan-peraturan hukum,baik yang tertulis maupun tidak tertulis, yang mengatur hak dan
3
4 Op.Cit, Abdul.R.Saliman, Dkk, hal 12
5 Munir Fuady, Pengantar Hukum Bisnis, Menata Bisnis Modern, Chitra Aditya Bhakti, Bandung,
2002., hal 20-21

kewajiban yang timbul dari perjanjian-perjanjian maupun perikatan-perikatan yang terjadi


dalam praktik bisnis.