Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN RESMI PRAKTIKUM KLIMATOLOGI

TEKANAN UDARA

NAMA

: FAUZI HIMAWAN

NIM

: 14.05.016

PRODI

: BTP-D4 (A)

PROGRAM STUDI BUDIDAYA TANAMAN PERKEBUNAN


DIV
POLITEKNIK LPP YOGYAKARTA
2015

ACARA IV

I.

TUJUAN
Agar mahasiswa mengetahui fungsi alat, bagian-bagian alat, prinsip kerja
alat, yang baik dan benar pada alat meter dan tentang tekanan udara yang
mempengaruhi laju transpirasi tumbuhan.

II.

ALAT
Barograph

Gambar Barograph
Deskripsi alat :

Fungsi

: Mengukur tekanan udara

Satuan Alat

: milibar (mb)

Cara kerja :
Dalam alat ini bagian terpenting ialah kapsul/ cell dari besi/baja, yang
hampa udara, dan bentuk permukaan atas dan bawahnya bergelombang.
Kapsul/ cell ini biasanya terdiri dari 7 atau 8 lapisan. Jika tekanan udara naik,
maka kapsul/ cell ini tertekan dan menarik sebagian dari tuas (lever) ke
bawah, bagian lainnya akan naik menggerakkan jarum penunjuk. Jika tekanan
turun, akan terjadi sebaliknya. Pergerakan kapsul/ cell aneroid ini kemudian

dihubungkan denga pena/ jarum yang akan menunjukan pergeseran/


simpangan. Besarnya simpangan yang terjadi selanjutnya dikonversi ke dalam
skala tekanan udara (mb).
III.

PEMBAHASAN
Tekanan udara adalah tenaga yang bekerja untuk menggerakkan massa
udara dalam setiap satuan luas tertentu. Diukur dengan menggunakan
barometer. Satuan tekanan udara adalah milibar (mb). Garis yang
menghubungkan tempat-tempat yang sama tekanan udaranya disebut sebagai
isobar.
Tekanan udara dapat diukur dengan menggunakan barometer. Toricelli
pada tahun 1643 menciptakan barometer air raksa. Karena barometer air
raksa tidak mudah dibawa ke mana-mana, dapat menggunakan barometer
aneroid sebagai penggantinya.
Tekanan udara akan berbanding terbalik dengan ketinggian suatu tempat
sehingga semakin tinggi tempat dari permukaan laut semakin rendah tekanan
udarannya. Kondisi ini karena makin tinggi tempat akan makin berkurang
udara yang menekannya. Satuan hitung tekanan udara adalah milibar,
sedangkan garis pada peta yang menghubungkan tempat-tempat dengan
tekanan udara yang sama disebut isobar.
Ketinggian suatu tempat dari permukaan laut juga dapat diukur dengan
menggunakan barometer. Kenaikan 10 m suatu tempat akan menurunkan
permukaan air raksa dalam tabung sebesar 1 mm. Dalam satuan milibar
(mb), setiap kenaikan 8 m pada lapisan atmosfer bawah, tekanan udara turun
1 mb, sedangkan pada atmosfer atas dengan kenaikan > 8 m tekanan udara
akan turun 1 mb.

Barometer aneroid sebagai alat pengukur ketinggian tempat dinamakan


juga altimeter yang biasa digunakan untuk mengukur ketinggian kapal udara
yang sedang terbang.
Adapun

faktor-faktor

yang

mempengaruhi

tekanan

udara

disebabkan oleh tinggi rendahnya tempat dan juga temperatur. Hal tersebut
dapat dijelaskan satu persatu sesuai dengan peranannya masing-masing.
1. Lintang bumi
Pengaruh lintang bumi melalui temperature menghasilkan
pola mintakat tekanan udara pada permukaan bumi yang
simetris. Sepanjang katulistiwa terdapat lingkaran tekanan
rendah (cold pola latitude) terdapat daerah yang terus menerus
bertekanan tinggi. Ditengah-tengah antara 60 0 -700 terdapat
lingkaran tekanan rendah subpolar (subpolar lows). Antara 250350 terdapat lingkaran tekanan tinggi subtropika. Mintakatmintakat tekanan ini disamping disebabkan oleh temperature
juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain, seperti angin.
Lingkaran-lingkaran tekanan ini juga tidak permanen akan tetapi
sangat dipengarhi oleh pergerakan tahunan dari matahari dan
sebaran daratan dan lautan.
2. Sebaran lautan dan daratan
Pengaruh sebaran daratan dan lautan ini sangat jelas pada
lintang-lintang pertengahan. Pada musim dingin benua relatif
lebih dingin dan mempunyai tendensi membentuk pusat-pusat
tekanan tinggi. Pada musim panas lebih panas dari pada lautan
dan mempunyai tendensi diliputi oleh pusat-pusat pusat-pusat
tekanan rendah. Sebaliknya lautan dipengaruhi tekanan rendah
pada musim dingin dan tekanan tinggi pada musim panas. Dari
peta isobar yang menunjukan tekanan permukaan laut untuk
bulan Januari dan Juli (keadaan yang ekstrim) terlihat bahwa:

a. Atlantik utara ada dibawah pengaruh tekanan tinggi pada


musim panas dan tekanan rendah pada musim dingin
b. Belahan bumi selatan yang mempunyai permukaan lebih
homogen (banyak lautan) tidak menunjukan adanya
perbedaan-perbedaan musiman yang besar.
c. Isobar pada lintang 40 0- 700 selatan hampir sejajar dan
terbentang sepanjang garis lintang
d. Adanya pusat tekanan tinggi terus-menerus dan teraturnya
sobar dibelahan bumi selatan disebabkan kecilnya pengaruh
sebaran lautan dan daratan.
3. Tinggi Rendahnya Tempat
Semakin tinggi suatu tempat, lapisan udaranya semakin tipis dan
semakin

renggang,

rendah.Tekanan

udara

akibatnya
di

tekanan

suatu

tempat

udara
pada

semakin
umumnya

dipengaruhi oleh penyinaran matahari. Daerah yang banyak


mendapat sinar matahari mempunyai tekanan udara rendah dan
daerah yang sedikit mendapat sinar matahari mempunyai
tekan)an udara tinggi.
4.

Temperatur
Jika temperatur udaranya rendah, maka volume molekul udara
berkembang sehingga tekanan udara menjadi rendah, sebaliknya
jika temperatur udara menjadi tinggi, maka tekanan udara
menjadi tinggi.
Transpirasi merupakan proses keluarnya uap air dari dalam tanaman

melalui stomata atau lubang lain seperti lenti sel Laju transpirasi
dipengaruhi oleh ukuran tumbuhan, kadar CO2, cahaya, suhu, aliran
udara, kelembaban, dan tersedianya air tanah.
Tabel Hubungan Tekanan Udara dengan Laju Transpirasi
Tekanan Udara (cmHg)

Laju Tanspirasi (ml/jam)

76,8
76,84
76,87
76,91

0,02
0,04
0,06
0,1

Grafik Hubungan Tekanan Udara dengan Laju Transpirasi

Laju Tanspirasi (ml/jam)


0.12
0.1
0.08
0.06
0.04
0.02
0
76.78

76.8

76.82

76.84

76.86

76.88

76.9

76.92

Dari hasil pengamatan tabel diatas kita dapat mengetahui bahwa laju
transpirasi tumbuhan sangat dipengaruhi oleh tekanan udara, makin besar
tekanan udara makin cepat pula laju transpirasi,proses diberikan tekanan udara
diatasnya maka akan mempercepat terjadinya penguapan air sehingga akan
mmbuat tumbuhan tersebut terus melakukan proses transpirasi secara terusmenerus.

IV.

KESIMPULAN
Pada pratikum kali ini dapat disimpulkan :
1. Tekanan udara adalah tenaga yang bekerja untuk menggerakkan massa
udara dalam setiap satuan luas tertentu. Diukur dengan menggunakan
barometer atau barograph.

2. Tekanan udara dipengaruhi oleh lintang bumi, sebaran darat dan laut,
ketinggian tempat serta temperatur.
3. Tekanan udara sangant mempengaruhi laju transpirasi, makin besar
tekanjan udara makin cepat laju transpirasi.

DAFTAR PUSTAKA

Dwidjoseputro, D. 1994.Pengantar Fisiologi Tumbuhan. Gramedia : Jakarta.

http://www.drzpost.com/reading-629-Pengertian-Tekanan-Udara-dan-AlatUkurnya.html[diakses pada 9 Maret 2015]

Lakitan, B. 1997. Dasar-dasar klimatologi. PT Grafindo Persada. Jakarta.