Anda di halaman 1dari 5

Tujuan dari pembangunan berkelanjutan adalah "untuk memenuhi kebutuhan

generasi sekarang tanpa mengurangi kemampuan generasi yang akan datang dalam
memenuhi kebutuhan mereka." Sebagai kekuatan penting di dalam masyarakat, organisasi
dalam bentuk apa pun, memiliki sebuah peran penting dalam pencapaian tujuan ini.
Sekalipun begitu, dalam era saat ini di mana pertumbuhan ekonomi tidak dapat diperkirakan,
pencapaian tujuan itu tampaknya hanya sekadar sebuah aspirasi/harapan daripada sebuah
kenyataan. Ketika terjadi globalisasi ekonomi, kesempatan baru untuk menciptakan
kemakmuran dan kualitas kehidupan meningkat melalui perdagangan, berbagi pengetahuan,
dan akses terhadap teknologi. Akan tetapi, kesempatan-kesempatan tersebut tidak selalu
tersedia untuk setiap peningkatan populasi manusia, dan biasanya disertai dengan sejumlah
risiko baru terkait dengan kestabilan kondisi lingkungan. Data statistik menunjukkan bahwa
pertumbuhan positif dari peningkatan kehidupan dari banyak orang di seluruh dunia ternyata
diimbangi dengan informasi yang mengkhawatirkan mengenai kondisi lingkungan serta
beban kemiskinan dan kelaparan yang berlanjut dari jutaan orang lainnya (bahwa
pertumbuhan positif dari peningkatan taraf kehidupan banyak orang di seluruh dunia ternyata
diimbangi dengan informasi mengenai kondisi lingkungan yang semakin mengkhawatirkan
serta meningkatnya kemiskinan dan kelaparan dari jutaan orang lainnya). Kondisi kontras ini
menciptakan dilema yang paling menantang bagi abad ke-21.
Laporan keberlanjutan adalah praktek pengukuran, pengungkapan dan upaya
akuntabilitas dari kinerja organisasi dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan
kepada para pemangku kepentingan baik internal maupun eksternal. 'Laporan Keberlanjutan'
merupakan sebuah istilah umum yang dianggap sinonim dengan istilah lainnya untuk
menggambarkan laporan mengenai dampak ekonomi, lingkungan, dan sosial (misalnya triple
bottom line, laporan pertanggungjawaban perusahaan, dan lain sebagainya). Sebuah laporan
keberlanjutan harus menyediakan gambaran yang berimbang dan masuk akal dari kinerja
keberlanjutan sebuah organisasi -baik kontribusi yang positif maupun negatif.
Suatu laporan keberlanjutan mengacu pada suatu pengungkapan terkonsolidasi
tunggal yang memberikan suatu penyajian yang wajar dan seimbang mengenai kinerja selama
satu periode yang ditetapkan. Pemangku-pemangku kepentingan seyogianya dapat secara
langsung mengakses seluruh informasi laporan dari suatu lokasi tunggal, seperti indeks isi
GRI. Publikasi-publikasi lain seyogianya tidak dirujuk sebagai sumber informasi bagi suatu
Butir Pengungkapan Standar GRI (misalnya suatu Indikator Kinerja), kecuali sarana bagi
seorang pemangku kepentingan untuk secara langsung mengakses informasi yang disediakan
(misalnya, suatu link pada halaman web spesifik atau nomor halaman dari publikasi terkait).

Tidak ada batasan panjang minimum bagi suatu laporan yang menggunakan Kerangka GRI,
sepanjang organisasi telah menerapkan dengan baik Pedoman dan dokumen-dokumen
Kerangka yang telah dipilih untuk dipakai.
Ketika menyiapkan suatu laporan baru, suatu organisasi dapat mengidentifikasi areaarea informasi yang tidak telah berubah sejak laporan sebelumnya (misalnya suatu kebijakan
yang tidak telah diubah). Organisasi dapat memilih untuk hanya menyelaraskan topik-topik
dan indikator-indikator dengan keadaan yang sesuai untuk mempublikasikan Pengungkapanpengungkapan yang tidak berubah. Sebagai contoh, suatu organisasi dapat memilih untuk
memproduksi ulang informasi mengenai kebijakan-kebijakan yang tidak telah berubah dan
hanya menyelaraskan Indikator-indikator dengan kekinian. Fleksibilitas untuk mengambil
suatu pendekatan seperti itu akan tergantung pada bagian besar pada pilihan organisasi
mengenai medium pelaporan, sedangkan topik-topik lain seperti profil atau tata kelola
organisasi dapat berubah pada suatu langkah yang lebih lambat. Terlepas dari strategi yang
dipergunakan, rangkaian penuh informasi yang berlaku bagi periode pelaporan seyogianya
dapat diakses dalam suatu lokasi tunggal (baik dokumen berbasis kertas atau dokumen
berbasis web).
Proses pelaporan keberlanjutan GRI akan membantu perusahaan Anda
melaksanakan langkah-langkah untuk membuat laporan keberlanjutan GRI. Termasuk juga
usulan tindakan yang dapat dilaksanakan oleh perusahaan Anda untuk mengatasi dampak
keberlanjutan dan rencana yang diperlukan untuk mendukung tindakan ini. GRI membagi
proses pelaporan ke dalam lima tahap:

Adapun tujuan utama dalam tahap pelaporan adalah untuk menyelesaikan laporan
keberlanjutan, yang kemudian diluncurkan kepada publik. Berikut ini adalah daftar centang
kegiatan dan keputusan utama untuk perusahaan Anda pada tahap ini:

Kumpulkan informasi yang diperlukan untuk setiap titik data yang dibutuhkan untuk

menanggapi Pengungkapan Standar G4.


Pastikan laporan Anda memberikan gambaran lengkap tapi juga menggunakan teks yang

ringkas.
Pastikan bahwa ada tenggat yang jelas dan disepakati untuk umpan balik dan
penandatanganan akhir.Selesaikan Indeks Konten dengan menggunakan alat Indeks
Konten GRI yang diberikan di situs web GRI. Setiap opsi 'Sesuai' memiliki Indeks
Konten masing-masing. Hal tersebut dijelaskan dalam Prinsip-prinsip Pelaporan dan

Pengungkapan Standar G4.


Apakah perusahaan Anda sudah memutuskan untuk menjamin laporan oleh assurance
eksternal? Jika demikian, pastikan laporan tersebut menyebutkan dengan jelas
Pengungkapan Standar yang telah dijamin oleh pihak luar (dan mana yang belum) pada
kolom assurance eksternal dalam indeks konteks. Dan, pastikan Anda memiliki seluruh
informasi yang diperlukan untuk menanggapi Pengungkapan Standar untuk Assurance.
Organisasi-organisasi menggunakan berbagai pendekatan untuk memperbesar
kredibilitas laporan-laporan mereka. Organisasi-organisasi dapat memiliki sistem-sistem
kendali internal yang berlaku, termasuk fungsi-fungsi audit internal, sebagai bagian dari
proses-proses mereka untuk mengelola dan melaporkan informasi. Sistem-sistem internal
ini penting bagi integritas dan kredibilitas menyeluruh suatu laporan. Namun demikian,
GRI merekomendasikan penggunaan assurance eksternal, termasuk penggunaan
penyedia-penyedia assurance profesional, panel-panel pemangku kepentingan, dan
kelompok-kelompok atau individu-individu eksternal lainnya. Namun demikian, terlepas
dari pendekatan spesifik, hal ini seyogianya dilakukan oleh kelompok-kelompok atau
individu-individu eksternal bagi organisasi. Ikatan-ikatan ini dapat menggunakan
kelompok-kelompok atau individu-individu yang mengikuti standar profesional bagi
assurance, atau mereka dapat melibatkan pendekatan-pendekatan yang mengkuti prosesproses yang sistematis, terdokumentasikan dan berbasis pembuktian, akan tetapi tidak

diatur oleh suatu standar spesifik.


Tentukan cara penyajian laporan. Ini mencakup bagaimana menyajikan laporan lengkap
dan juga informasi spesifik dari laporan yang dibutuhkan oleh kelompok pemangku
kepentingan tertentu. Hal ini melibatkan adanya ide yang jelas tentang pembaca laporan

Anda, informasi yang akan membuat setiap pembaca sangat tertarik, dan apakah laporan
(atau bagian-bagiannya) akan diterjemahkan untuk kelompok pemangku kepentingan

tertentu.
Saat Anda memiliki laporan versi akhir, Anda dapat meminta GRI untuk mengecek
laporan tersebut. Saat ini, GRI memberikan layanan pemeriksaan laporan G4 yang
disebut Materiality Matters. Pemeriksaan berfokus pada Pengungkapan Standar Umum
G4-17 sampai G4-27 dan mengecek apakah pengungkapan tersebut ditempatkan dengan

jelas dalam laporan akhir.


Akhirnya, perusahaan Anda siap untuk memublikasikan laporan. Hal ini dapat dilakukan
pada situs web perusahaan Anda melalui publikasi cetak dan/atau komunikasi kepada

seluruh pemangku kepentingan yang telah terlibat dalam proses tersebut.


GRI mendorong perusahaan Anda untuk mendaftarkan laporan Anda ke GRI tanpa biaya
sehingga laporan Anda akan tampil dalam Database Pengungkapan Keberlanjutan GRI.
Ini akan membantu memetakan pelaporan GRI di seluruh dunia dan juga memberikan

visibilitas pada laporan Anda. Hal ini dapat dilakukan melalui situs web GRI.
Adakan peluncuran dan perayaan resmi untuk menghargai kerja keras semua yang
terlibat dalam proses pelaporan. Kumpulkan umpan balik eksternal dan internal tentang
pelajaran yang diperoleh selama proses tersebut. Ini adalah langkah pertama dalam
bersiap untuk periode pelaporan berikutnya. Ini adalah saat yang tepat untuk kembali ke
Langkah 4: Reviu dari langkah-langkah untuk mendefinisikan Aspek material dan
Boundary.
Tips untuk mengompilasi informasi dan menulis laporan Anda:

Panduan yang diberikan dalam Panduan Penerapan G4 akan membantu Anda memeriksa
bahwa Anda telah mencantumkan informasi yang diperlukan untuk menanggapi
persyaratan setiap Pengungkapan Standar. Hal ini muncul untuk Pengungkapan Standar

Umum dan Pengungkapan Standar Khusus.


Pastikan bahwa Anda menerapkan Prinsip-prinsip Pelaporan G4 untuk menentukan
kualitas dengan menggunakan uji dalam setiap Prinsip. Prinsip-prinsip Pelaporan tentang
Kejelasan, Ketepatan Waktu, dan Keseimbangan terutama relevan digunakan saat

menulis laporan Anda.


Jika Anda ingin melihat bagaimana organisasi lain telah melaporkan Pengungkapan
Standar tertentu di mana Anda membutuhkan bantuan, Database Pengungkapan
Keberlanjutan GRI memberikan kumpulan laporan yang dapat Anda periksa.

Jika Anda memiliki pertanyaan teknis tentang pelaporan dengan G4, Anda dapat
menemukan jawabannya dalam Pertanyaan yang sering diajukan G4 yang tersedia pada

situs web GRI.


Sangat penting agar tim pelaporan keberlanjutan menginvestasikan waktu untuk
membahas tata letak dan penyajian konten laporan, ilustrasi yang akan dicantumkan,
tema utama dan gaya penulisan. Mungkin akan ada berbagai ide tentang hal ini,
sehinggapenting bahwa kesepakatan dapat dicapai pada awal proses penulisan laporan.
Periksa untuk memastikan Anda telah mencantumkan hal-hal berikut ini dalam

laporan G4 Anda:

Informasi tentang opsi 'Sesuai' yang dipilih yang tepat untuk perusahaan Anda dan

memenuhi persyaratan.
Penjelasan tentang bagaimana Anda mengetahui aspek-aspek material organisasi,

berdasarkan dampak dan harapan para pemangku kepentingan.


Indikasi di mana dampak terjadi (Boundary).
Uraian pendekatan perusahaan Anda untuk mengelola setiap Aspek materialnya (DMA).
Indikator untuk setiap Aspek material menurut opsi 'Sesuai' yang dipilih.
Indeks Konten GRI membantu pemangku kepentingan Anda menemukan konten yang
relevan.
Organisasi-organisasi seyogianya mendefinisikan suatu siklus yang konsisten dan

berkala untuk mengeluarkan suatu laporan. Bagi banyak organisasi, hal ini adalah siklus
tahunan, walaupun beberapa organisasi memilih melaporkan setiap dua tahun sekali. Suatu
organisasi dapat memilih untuk menyelaraskan informasi dengan kekinian secara teratur di
antara penerbitan laporan-laporan kinerja terkonsolidasi. Hal ini memiliki keuntungankeuntungan dalam hal memberikan bagi para pemangku kepentingan akses lebih cepat pada
informasi, akan tetapi kekurangannya dalam hal kemampuan membandingkan informasi.
Namun demikian, organisasi-organisasi seyogianya masih menjaga suatu siklus yang dapat
diprediksi di mana seluruh informasi yang dilaporkan mencakup jangka waktu spesifik.
Pelaporan atas kinerja ekonomi, lingkungan hidup dan sosial dapat bersamaan atau
diintegrasikan dengan pelaporan organisasional lainnya, seperti misalnya laporan-laporan
keuangan tahunan. Pengaturan waktu yang terkoordinasi akan memperkuat hubunganhubungan antara kinerja ekonomi, lingkungan hidup, dan sosial.