Anda di halaman 1dari 4

KEKUATAN SUGESTI PIKIRAN!

Pernahkan anda mengenal sugesti? atau kita malah sudah


termakan oleh kekuatan sugesti, saran atau kata-kata
yang di terima oleh indra telinga dan serta merta
dilakukan dan diikuti oleh seseorang itu di namakan
sugesti.
Kekuatan sugesti ini sudah di kenal sejak jaman manusia
lahir, ada dua jenis sugesti yaitu positif dan negatif lalu
kenapa manusia bisa di pengaruhi oleh sebuah sugesti
sedangkan sugesti tidak lebih dari sebuah kata-kata, atau
bunyi dan suara.
Untuk memudahkan pengertian anda tentang sugesti
marilah kita berpikir dan lepaskan pengetahuan intelek
anda yang akan menghambat pengetahuan kita tentang
masalah sugesti.
Pikiran manusia dibagi menjadi dua bagian yaitu pikiran
sadar dan pikiran bawah sadar,
pikiran sadar adalah pikiran dimana kita sedang
beraktivitas atau sedang dalam kesadaran penuh seperti
menyetir mobil, membaca buku, mengerjakan tugas
kantor dan lain-lain.

Sedangkan pikiran bawah sadar di ibarakan dalam


computer sama seperti software segala mekanisme dalam
computer tersimpan dalam alat tersebut.
Begitu juga dengan pikiran bawah sadar adalah tempat
menyimpan segala kesan, pesan yang di timbulkan dari
dalam pikiran atau luar pikiran.
Pikiran bawah sadar memiliki kekuatan 70% di bandingkan
dengan pikiran sadar yang hanya memiliki kekuatan 30%
hal ini sudah dilakukan penelitian oleh seorang Prof dr
Kelvan vinath Mtk, seorang pakar ilmu psikologi asal India
utara.
Jadi sesungguhnya pikiran bawah sadar merupakan
gudang ingatan, pesan dan memory tidak pernah penuh
walau di isi setiap hari.
Satu contoh betapaun anda belajar mengejar ilmu sampai
S5 sekalipun masih ada ruang dalam pikiran bawah sadar
anda untuk menampung segala pelajaran yang anda serap
di bangku kuliah tersebut.
Sugesti yang kita terima sebenarnya tersimpan rapi
dalam pikiran bawah sadar suatu saat apabila dibutuhkan
oleh pikiran sadar maka akan di munculkan dan bereaksi
ke tubuh menjadi sebuah kenyataan.
Contoh sederhana adalah kita sering sekali mendengar
atau membaca penyakit tentang masuk angin, padahal
kalau kita berpikir secara rasio dalam ilmu kedokteran
modern tidak ada penyakit masuk angin, dan lebih dalam
lagi bukankah kita bernafas secara otomatis sudah pasti
angin ada di dalam paru-paru dan organ lainya dengan
demikian tubuh kita sudah ada anginya.

Namun kebanyakan orang percaya begitu saja ketika


pusing-pusing atau mual hal ini di akibatkan oleh masuk
angin padahal bisa saja akibat mabuk, asam lambung atau
yang lainya ini salah satu contoh sugesti negatif.
Contoh yang lain adalah apa hubunganya sakit kepala
dengan musim hujan, secara rasio berpikir hal ini tidak
ada hubunganya tetapi ketika musim hujan gerimis ada
saja yang mengatakan sakit kepala atau pening akibat
kena air hujan.
Kedua contoh tadi merupakan kasus dimana pikiran
bawah sadar menyimpan sugesti negative sewaktu masa
kanak-kanak dimana pikiran pada saat itu tidak bisa
membedakan mana yang rasio dan tidak.
Pikiran bawah sadar hanya menyimpan dan mengeluarkan
apabila kondisi dari luar memungkinkan.
Sugesti adalah sebuah kata-kata yang mempunyai
kekuatan yang luar biasa. Bila anda ingin sukses atau
ingin merasakan bagaimana kekuatan sugesti berperan
banyak terhadap pikiran dan tindakan kita, untuk selalu
menghindari kata-kata seperti : saya tidak bisa, saya tidak
mampu, sudah nasib saya, knapa saya begini, kata-kata
ini mengandung sugesti negatife.
Ubahlah kata-kata menjadi lebih positif seperti ini : saya
pasti bisa, bila Tuhan berkehendak apa yang tidak
mungkin bagi saya, saya lebih tenang saya selalu bahgia
dan lain-lain.
Kata-kata yang positif mengandung energi positif bisa
anda bayangkan dari baru lahir sampai usia sekarang

berapa juta kita sudah mendengar kata-kata atau sugesti


negative.
Kata-kata sugesti negatif dan positif kita bisa dapatkan
pada bacaan, tontonan, dari teman dekat, orang tua, atau
dari orang yang kita sayangi maka berhati-hatilah...
kata pakar dan ahli agama mengatakan gunakan mata
untuk melihat dan telinga untuk mendengar segala hal-hal
yang baik maka pikiran kita juga menjadi baik.
Lalu ada sebuah pertanyaan bagaimana mungkin saya
bisa mengatakan atau berkata kata bahagia sedangkan
hati saya sangat menderita,
jawabanya adalah seberapa kali anda sudah pernah
mencoba dan mempraktekan efek sugesti ini?
Sugesti sama halnya seperti makan cabai yang pedas,
ketika anda memakan cabai tersebut maka pedasnya pasti
terasa tetapi kadar pedasnya cabai berapa persen
tergantung seberapa sering anda melatih kata-kata
positif.
Anda boleh mencoba..?