Anda di halaman 1dari 7

Orentasi K3 Dalam

Masyarakat Industri
Presentasi K3 disampaikan oleh:
Drs. Dwi Prihanto, S.S.T., M.Pd

Orentasi

K3 dalam Masyarakat bertujuan untuk


mengenalkan
pentingnya
K3
dalam
kehidupan
masyarakat di industri, karena Pelaksanaan K3 menjadi
tanggung jawab semua pihak, khususnya masyarakat
industri;
Dengan
demikian
semua
pihak
yang
terkait
berkewajiban berperan aktif sesuai fungsi dan
kewenangannya untuk melakukan berbagai upaya
dibidang K3 secara terus menerus, berkesinambungan
dan menjadikan K3 sebagai bagian budaya kerja
disetiap kegiatan kerja, agar dapat mencegah kasus
kecelakaan dan penyakit akibat kerja.
Untuk itu diperlukan tenaga pendukung yang kompeten
yaitu sumber daya manusia yang handal & berkualitas
di bidang K3, sehingga dapat segera dicapai hasil yang
optimal.

K3 Dalam Aspek Kehidupan di


Masyarakat dan di Industri
Membudayakan

K3
dalam
kehidupan
bermasyrakat
berarti
menumbuh
kembangkan prakasa kegiatan K3 secara arif
dan melaksanakan pekerjaan di dasarkan
kaidah manusiawi.
Ruang lingkup K3 garis tetap berada di
semua lini kegiatan baik di sektor formal
maupun di sektor no formal, sebab potensi
ancaman bahaya kecelakaan mengancam
dimanapun berada.

Kegiatan yang dilakukan Pemerintah untuk


mengenalkan K3 ke masyarakat industri
Penyuluhan

dan pembinaan ke perusahaan dalam rangka


pembentukan P2K3 (2010)
Penyebarluasan Informasi K3 guna peningkatan pelaksanaan K3 di
perusahaan (2011)
Monitoring efektivitas pelaksanaan kegiatan P2K3 (2010)
Peningkatan AK3 bagi pengurus P2K3 perusahaan yang sudah AK3
(2010)
Bimtek penerapan SMK3 di perusahaan (2010)
Bimtek penanggulangan kebakaran (2010)
Penyuluhan dan pembinaan terhadap perusahaan di Kab/Kota untuk
penilaian K3 dalam rangka pengajuan usulan penghargaan K3,
dilaksanakan bersama pegawai pengawas Kab/Kota (2010).
Pembinaan dan penilaian K3 bagi perusahaan peserta Zero Accident
oleh Tim Evaluasi dari Disnaker transduk Prov. Jatim (Des.2010 s/d.
Jan. 2011)

Pada

tanggal 11 Januari 2011 dilaksanakan kegiatan dialog interaktif di


JTV Surabaya, dimulai pukul 05.30 s/d. 06.30 WIB (Kadisnakertransduk
Prov. Jatim didampingi dari PT HM Sampoerna Surabaya)
Pada
tanggal 11 Januari 2011 dilaksanakan Press Release
(Kadisnakertransduk Prov. Jatim bersama 11 orang wartawan dari media
cetak & media elektronika : Jawa Pos, Surya, Suara Surabaya FM, Radar
Surabaya, www.lensa Indonesia. com, Kominfo, Bhirawa, zona berita.
com, dan SDM Plus bertempat di ruang Utama I mulai pukul 14.30 WIB
s/d. selesai.
Pemasangan spanduk pada semua unit kerja dan UPT di daerah di
jajaran Disnakertransduk Prov. Jatim.
Pada tanggal 12 Januari 2011 dilaksanakan upacara bendera yang diikuti
oleh seluruh pegawai di jajaran Disnakertransduk Jatim, pejabat eselon
III/IV UPT di daerah dan mengundang 10 (sepuluh) orang perwakilan
SP/SB, perwakilan APINDO, APJATI, JAMSOSTEK, pimpinan 8 (delapan)
perusahaan di Kota Surabaya, Kabupaten Gresik, Kabupaten Sidoarjo
yakni PT Unilever Surabaya, PT HM Sampoerna Surabaya. PT Jatim Krida
Utama Surabaya, PT Petrokimia Gresik, PT Semen Gresik, PT Maspion
Sidoarjo, PT Dupont Sidoarjo, dan PT Japfa Comfeed Sidoarjo.

Pada bulan Maret 2011, direncanakan akan dilaksanakan


pemberian penghargaan K3 bagi perusahaan peserta Zero
Accident Award Tahun 2010 oleh Gubernur Provinsi Jawa
Timur bagi perusahaan yang memenuhi criteria sesuai
pedoman pelaksanaan pemberian penghargaan K3
mengacu pada Peraturan Menakertrans RI Nomor : Per01/MEN/I/2007, tanggal 11 Januari 2007.
Pada bulan Mei 2011, direncanakan akan dilaksanakan
pemberian penghargaan K3 bagi perusahaan peserta Zero
Accident Award Tahun 2010 oleh Menakertrans RI bagi
perusahaan yang memenuhi criteria sesuai pedoman
pelaksanaan pemberian penghargaan K3 mengacu pada
Peraturan Menakertrans RI Nomor : Per-01/MEN/I/2007,
tanggal 11 Januari 2007. *

sumber
http://disnakertransduk.jatimprov.go.id

Sekian dan Trimakasih