Anda di halaman 1dari 473

MODUL

Perkembangan Penalaran dan


Fi si k Man usi a
drh. S:lnti Dewiki, M. Kes.
Ir. Si Yuniati Putri KoesHardini, M.P.
PENDAHULUAN

lmu Alamiah Dasar bertujuan sebagaimana ditetapkan oleh sub Direktorat


Kurikulum dan Perlengkapan Pengajaran, Direktorat Jenderal Pendidikan
Tinggi, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 1983 sebagai upaya
untuk ''mengembangkan kepribadian dan wawasan pemikiran khusus
berkenaan dengan alam semesta, agar daya tangkap, persepsi dan penalaran
berkenaan dengan lingkungan alam dapat ditingkatkan''. Dengan tujuan
tersebut diharapkan Anda dapat lebih tanggap dan memiliki wawasan yang
lebih jelas, pemikiran yang lebih mendalam serta mampu menghargai dan
peduli lingkungan sekitarnya.
Berdasarkan SK Dirjen Dikti Depdiknas RI Nomor 44/DIKTI/Kep/2006
Ilmu Alamiah Dasar (IAD) juga merupakan salah satu komponen dari
kelompok Mata Kuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB). Misi
Kelompok MBB di perguruan tinggi membantu menumbuhkembangkan daya
kritis, daya kreatif, apresiasi, kepekaan mahasiswa terhadap nilai-nilai sosial
dan budaya demi memantapkan kepribadiannya sebagai bekal hidup
bermasyarakat selaku individu dan makhluk sosial yang:
1. bersikap demokratis, berkeadaban, dan menjunjung tinggi nilai
kemanusiaan, bermartabat, serta peduli terhadap pelestarian sumber daya
alam dan lingkungan hidup;
2. memiliki kemampuan untuk menguasai dasar-dasar ilmu pengetahuan,
teknologi, dan seni;
3. ikut berperan mencari solusi pemecahan masalah sosial budaya dan
lingkungan hidup secara arif.
Kompetensi dasar Ilmu Alamiah Dasar berdasarkan surat keputusan
tersebut adalah menjadi ilmuwan dan profesional yang berpikir kritis, kreatif,

1. 2

ILMU ALAMIAH CASAR

sistemik, dan ilmiah. Selain itu, berwawasan luas, etis, estetis, memiliki
kepedulian terhadap pelestarian sumber daya alarn, dan lingkungan hidup,
mempunyai wawasan tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
serta dapat ikut berperan mencari solusi pemecahan masalah, lingkungan
hidup secara arif.
Ilmu Alamiah Dasar (IAD) sebagai ilmu dianggap perlu diketahui dan
dimiliki oleh mahasiswa khususnya mahasiswa dari fakultas non-eksakta
karena:
1. rnemberikan konsep-konsep dasar dalam Ilrnu Pengetahuan Alam (IPA);
2. memberikan wawasan pengetahuan, pengertian, dan apresiasi terhadap
objek, cara pemikiran, dan cara-cara pendekatan dalam IPA dan
teknologi yang sifatnya terapan;
3. dalam IAD juga membicarakan kelangsungan kehidupan di bumi;
4. menyadarkan manusia akan kandungan kekayaan bumi, baik yang sudah
dirnanfaatkan maupun yang belum.
Ilmu Alamiah Dasar atau Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang dalam
bahasa lnggris disebut Natural Science merupakan ilmu pengetahuan yang
mengkaji tentang gejala-gejala di alam semesta, termasuk di rnuka bumi ini
sehingga terbentuk konsep dan prinsip ilmu alam. Ilmu Alamiah Dasar hanya
mengkaji konsep-konsep dan prinsip-prinsip dasar yang esensial saja.
Pembahasan dalam modul ini, akan diawali dengan mengetahui sifatsifat unik manusia dan rasa ingin tahu yang terjadi baik pada hewan maupun
manusia, dibahas dalam Kegiatan Belajar 1. Dalam Kegiatan Belajar 2 berisi
pengetahuan tentang perkembangan alam pikiran manusia diikuti oleh
pengetahuan tentang perkembangan fisik atau tubuh manusia dari masa
prenatal, terbentuknya pria dan perempuan, masa pertumbuhan hingga
dewasa. Pembahasan selanjutnya (Kegiatan Belajar 3) ialah mengenai sejarah
pengetahuan yang diperoleh manusia.
Secara umum, tujuan dari modul ini ialah untuk rnemberikan
pemahaman tentang perkembangan penalaran manusia terhadap gejala-gejala
alam hingga perkembangan tubuh manusia.
Adapun secara khusus setelah mempelajari modul ini, Anda diharapkan
dapat menjelaskan tentang:

1. perkembangan alam pikiran manusia dalam memenuhi rasa ing1n


tahunya dan perkembangannya;
2. perkembangan naluri kehidupan manusia beserta sifat uniknya;
3. perkembangan fisik, sifat, dan pikiran manusia;
4. sejarah pengetahuan manusia.

1. 3

MKDU41 12/MODUL 1

KEGIATAN

BELAJAR

Proses Perkembangan
Alam Pikiran Manusia
anusia pada hakikatnya merupakan makhluk hidup yang unik.
Berdasarkan tata nama biologi, manusia adalah Homo sapiens yang
mengisyaratkan pengertian makhluk tergolong Homo yang memperlihatkan
ciri khas ''jenis'' yang dapat berpikir setiap saat sejak lahir sampai akhir
hayatnya (Trianto, 2007). Berpikir itulah yang mencirikan hakikat manusia.
Manusia di samping memiliki kemampuan biologis dapat juga
mengembangkan penalarannya, misalnya dalam menghadapi kesulitan yang
ditimbulkan oleh perubahan suhu lingkungan, manusia dengan penalarannya
dapat menciptakan sesuatu untuk menghlndari dampak negatif perubahan
suhu tersebut. Manusia dapat menghindari dampak negatif dari perubahan
suhu panas ke suhu dingin yang ditimbulkannya dengan membuat api.
Bagaimana manusia memperoleh keunikan dalam pengembangan
penalaran tersebut? Secara kodrati manusia mempunyai perkembangan yang
berbeda dengan makhluk hldup lain baik secara ontogenik maupun
filogenetiknya. Ontogenik adalah perkembangan individu dari embrio sampai
dewasa. Walaupun secara garis besar, perkembangan ontogenik pada
manusia tidak jauh berbeda dengan makhluk hidup lain khususnya hewan
bertulang belakang (vertebrata), tetapi pada proses pembentukan susunan
syaraf, manusia berkembang lebih baik daripada vertebrata. Mekanisme ini
menyebabkan manusia lebih superior dalam menanggapi setiap apa yang
terjadi baik dari dalam maupun luar diri manusia.

A. SIFAT UNIK MANUSIA


Berdasarkan penjelasan di atas maka manusia sebagai makhluk hidup
umumnya mempunyai sifat unik bercirikan sebagai berikut.
1. Organ tubuhnya kompleks dan sangat khusus, terutama otaknya sehingga
manusia merupakan makhluk yang cerdas dan bijaksana (homo
sapiens). Adanya kemampuan untuk berusaha maka manusia
menggunakan pikirannya untuk melakukan sesuatu di masa sekarang
atau masa depan dengan pertimbangan masa lalu yang merupakan

1.4

2.
3.

4.
5.
6.

ILMU ALAMIAH CASAR

pengalaman pemikiran yang sifatnya abstrak. Hal terse but merupakan


salah satu wujud budaya manusia yang kemudian diikuti wujud budaya
lain berupa tindakan atau perilaku maupun kemampuannya dalam
mengerjakan sesuatu.
Mengadakan metabolisme atau pertukaran zat, yakni adanya zat yang
masuk dan ke luar dari tubuhnya.
Memberikan tanggapan terhadap rangsangan dari dalam dan luar.
Manusia memiliki naluri untuk mempertahankan diri sehingga manusia
dapat menciptakan peralatan canggih demi keselamatan dirinya.
Contohnya, menggunakan kendaraan tank dalam peperangan untuk
menyerang dan melindungi diri, senapan untuk berburu mencari makan.
Memiliki potensi untuk berkembang biak.
Tumbuh dan bergerak.
Berinteraksi dengan lingkungan, artinya:
a) Manusia dapat membuat alat-alat dan menggunakannya sehingga
disebut sebagai manusia kerja (homo faber).
Contoh:
1) Diciptakannya teropong bin tang dan mikroskop untuk melihat
benda jauh dan makhluk-makhluk kecil (jasad renik). Hal itu
menandakan bahwa fungsi indera mata manusia terbatas.
2) Adanya roda sebagai sarana utama kereta untuk mengangkat
barang-barang berat, pertanda terbatasnya kekuatan fisik

manus1a.
b) Manusia dapat berbicara (homo longuens) sehingga apa yang
menjadi pemikiran dalam otaknya dapat disampaikan melalui bahasa
lisan maupun tulisan kepada komunitas maupun generasi
berikutnya.
c) Manusia dapat hidup bermasyarakat (homo socius) dan berbudaya
(homo humanis), tidak bergerombol seperti hewan yang hanya
mengenal hukum rimba, yang kuat itulah yang berkuasa. Dengan
perkataan lain, manusia dapat bermasyarakat dengan tata tertib dan
aturan yang diciptakan untuk kepentingan bersama dan saling
menolong.
d) Manusia dapat mengadakan usaha atas dasar perhitungan ekonomi
(homo aeconomicus), mengadakan tukar-menukar barang (barter)
maupun jual beli dengan prinsip ekonomi sehingga kebutuhan
materinya terpenuhi.

MKDU41 12/MODUL 1

1. 5

e)
7.

Manusia juga mengenal keindahan di sekelilingnya (homo


aestheticus).
Apabila tiba masanya, ia akan mati. Oleh karena itu, manusia menyadari
adanya kekuatan gaib yang memiliki kemampuan lebih hebat dari
manusia yang dapat mengatur jagad raya ini sehingga menjadikan
manusia berkepercayaan atau beragama (homo religieus).

Dalam tahap awal, lahir animisme, dinamisme, maupun totemisme


yang sekarang dikategorikan sebagai kepercayaan dan kadang-kadang
disebut sebagai agama alami. Kemudian lahir agama samawi yang percaya
kepada Tuhan Yang Maha Esa, percaya kepada nabi dan kitab suci-Nya
sebagai pedoman hidup.
Apabila kita bandingkan tubuh manusia dengan tubuh hewan tingkat
tinggi lainnya maka tubuh manusia lemah, misalnya gajah, dapat mengangkat
balok yang berat, harimau dapat berj alan dengan cepat, burung terbang tinggi
ataupun ikan yang dapat berenang dengan sangat cepat.
Kelebihan manusia ialah pada rohani, yakni akal budi dan kemauannya
yang sangat kuat sehingga dengan akal budi dan kemauan tersebut, manusia
dapat mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Contohnya, manusia
dapat bepergian dengan mobil super cepat, bergerak lebih cepat dengan
kapal, terbang dengan pesawat terbang supersonik maupun mengangkat
barang puluhan ton dengan mobil derek. Akal budi dan kemauan keras itulah
yang merupakan sifat unik manusia.

B. RASA INGIN TAHU


Ilmu Pengetahuan Alam itu, bermula dari rasa ingin tahu yang
merupakan ciri khas manusia. Manusia mempunyai rasa ingin tahu tentang
benda-benda di sekelilingnya, alam di sekitamya baik bulan, bintang,
maupun matahari yang dipandangnya, bahkan ingin tahu pula tentang dirinya
sendiri. Rasa ingin tahu tersebut biasanya dikemas dalam bentuk pertanyaan,
misalnya Mengapa tumbuhan bisa tumbuh membesar? Mengapa batu dan
besi bila dimasukkan ke dalam air tenggelam? Mengapa matahari terbit pada
pagi hari, sedangkan bulan dan bintang muncul pada malam hari? Mengapa
manusia lapar, haus, dan dapat menderita sakit? Rasa ingin tahu seperti itu,
tidak dimiliki oleh makhluk hidup yang lain.

1. 6

ILMU ALAMIAH CASAR

Kemampuan bereaksi kepada lingkungan semacam itu tidak dimiliki


oleh makhluk hidup lain. Rasa ingin tahunya ini akan membuat manusia
melakukan eksplorasi agar dapat dipenuhi hasratnya. Manusia melakukan
kegiatan mulai pengamatan atau observasi benda-benda di sekitarnya. Jelas
kiranya bahwa rasa ingin tahu itu tidak dimiliki oleh benda-benda tak hidup,
seperti batu, tanah, sungai ataupun angin. Air dan udara memang bergerak
dari satu tempat ke tempat yang lain, namun gerakannya itu bukan atas
kehendaknya sendiri, tetapi sekadar akibat dari pengaruh alamiah yang
bersifat kekal.
Bagaimana halnya dengan makhluk-makhluk hidup seperti tumbuhtumbuhan dan hewan? Sebatang pohon misalnya, pada bagian ujung dari
batang atau cabang pohon tersebut melakukan gerakan f ototropisme yaitu
pergerakan ke arah cahaya matahari dan hal itu menunjukkan adanya tandatanda pertumbuhan atau gerak. N amun, gerakan itu terbatas pada
mempertahankan kelestarian hidupnya yang bers ifat tetap, misalnya, akar
tumbuhan yang melakukan gerakan geotropi, yaitu gerakan menuju ke pusat
bumi yang selalu cenderung mencari air yang kaya akan kandungan mineral
untuk kebutuhan hidupnya. Kecenderungan semacam ini, tampak
berlangsung sepanjang zaman.
Bagaimana dengan hewan yang menunjukkan adanya keinginan
berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain? Mari kita ambil contoh uburubur. Hewan sederhana ini berpindah tidak atas kehendak sendiri karena
terkadang terbawa arus laut. Bagaimana halnya dengan hewan tingkat lebih
tinggi yang secara nyata mempunyai kemampuan untuk mengadakan
eksplorasi terhadap alam sekitarnya, seperti ikan, burung, harimau, maupun
hewan yang sangat dekat dengan manusia, yakni monyet? Pada hewan yang
tergolong tingkat tinggi mempunyai alat-alat tubuh yang lebih kornpleks
sehingga memiliki kemampuan untuk mengadakan pergerakan sendiri demi
memenuhi rasa keinginantahuannya yang ditujukan untuk mempertahankan
hidupnya. Jika kita perhatikan, (tentunya) burung-burung bergerak dari satu
tempat ke tempat yang lain didorong oleh suatu keinginan, antara lain rasa
ingin tahu, apakah di sana ada cukup makanan untuk dirinya sendiri atau
bersama yang lain? Apakah makanan tersebut cocok dengan jenis makanan
yang diinginkan? Contohnya, pada suatu area pertanian yang penuh dengan
buah padi yang sedang menguning, mungkin tidak akan menarik perhatian
bagi burung pemakan serangga, tetapi akan berbeda untuk burung pemakan
biji-bijian. Hal ini bermakna bahwa tempat tersebut cocok sebagai tempat

MKDU41 12/MODUL 1

1. 7

tinggalnya karena adanya daya dukung lingkungan berupa ketersediaan


pakan dalamjumlah yang cukup.
Selain itu, ada keingintahuan, apakah di suatu tempat cukup aman untuk
membuat sarang? Karena sarang bagi burung merupakan tempat pertahanan
fisik dari berbagai serangan baik dari hewan sejenis maupun tidak sejenis,
dengan kata lain dikenal sebagai daerah teritorial. Setelah mengadakan
eksplorasi, tentu mereka menjadi tahu, apakah tempat itu layak sebagai
tempat tinggal. Hasil eksplorasi yang telah dilakukan akan melahirkan suatu
pengetahuan baru bagi burung tersebut.
Burung juga memiliki pengetahuan tentang bagaimana cara membuat
sarang di atas pohon. Burung Manyar atau burung Tempua, begitu pandai
menganyam sarangnya yang begitu indah bergelantungan pada daun kelapa.
N amun, pengetahuannya itu temyata tidak berubah dari zaman ke zaman.
Bagaimana dengan monyet yang begitu pandai? Apabila kita perhatikan
baik-baik perilaku monyet-monyet itu, temyata kehendak mereka untuk
mengeksplorasi alam sekitarnya sangat besar. Hal itu didorong oleh rasa
ingin tahu yang tetap sepanjang zaman atau yang oleh Issac Asimov (1920)
disebut sebagai idle curiousity atau di buku lain disebut instinct. Insting itu
berpusat pada satu hal saja, yakni untuk mempertahankan kelestarian hidup.
Untuk itu mereka perlu makan, melindungi diri dan berkembang biak.
Dengan perkataan lain, makhluk hidup dibedakan tingkatannya atas
tumbuhan sebagai makhluk yang terendah yang memiliki perikehidupan
sederhana, hewan yang lebih tinggi tingkatannya, memiliki perilaku yang
lebih baik, serta manusia. Masing-masing juga memiliki ciri-ciri khas
sehingga secara mudah dibedakan satu dari yang lain. Namun, secara umum
makhluk-makhluk hidup tersebut memiliki prinsip yang sama, antara lain
daya gerak, naluri untuk mempertahankan diri, dan untuk mengembangkan
keturunannya.
Adapun ciri-ciri kehidupan tumbuhan ialah sebagai berikut.
1. Daya gerak yang dilakukan ialah usaha mempertahankan hidupnya.
Misalnya, tumbuhan memerlukan sinar matahari untuk hidup maka
tumbuhan berkembang ke arah sinar matahari dan terpaksa melengkung
untuk menghindarkan diri dari kekurangan sinar matahari karena ada
tumbuhan lain yang lebih besar tumbuh di dekatnya. Akan tetapi,
terhadap bahaya yang mengancam seperti hewan yang mau memakan
daunnya atau manusia yang mau menebangnya ataupun api yang akan
membakarnya, tumbuhan tidak dapat bergerak untuk menghindarinya.

1.8

2.

3.

1.

2.

3.

ILMU ALAMIAH CASAR

N aluri untuk mempertahankan diri pada tumbuhan juga sederhana,


misalnya duri-duri serta serbuk gatal pada tumbuhan merupakan senjata
untuk mempertahankan diri secara alami yang pasif.
Naluri untuk mengembangkan keturunannya pasif, misalnya sejumlah
tumbuhan menyebarkan bijinya dengan alat, seperti sayap agar jauh
diterbangkan angin. Penyerbukan berlangsung dengan pertolongan
angin, burung, serangga atau manusia seperti pada tumbuhan vanili.
Ciri-ciri kehidupan hewan, antara lain sebagai berikut.
Daya gerak hewan sudah lebih terlihat daripada tumbuhan, seperti usaha
mempertahankan hidupnya, hewan akan bergerak mencari mangsanya
atau menghindarkan diri dari bahaya yang mengancamnya. Misalnya,
buaya yang mencari mangsanya dengan berendam di air, bergerak ke
darat apabila ingin berjemur dan bertelur.
N aluri untuk mempertahankan diri terlihat jelas baik secara aktif maupun
pasif. Misalnya, seekor kura-kura atau penyu akan bersembunyi dalam
tempurungnya yang kuat (pasif) atau harimau dan singa dengan kuku
dan taringnya yang tajam (aktif).
Naluri untuk mengembangkan keturunannya aktif karena mereka
mempunyai jenis kelamin sebagai alat berkembang biak. Pada ikan dan
katak terjadi di luar tubuhnya karena yang betina akan mengeluarkan
telur-telurnya dalam air dan kemudian yang jantan akan mengeluarkan
spermanya untuk membuahi telur-telur tersebut, sedangkan pada hewan
merayap dan burung, pembuahannya berlangsung dalam tubuh betina
(intern) melalui alat-alat kelaminnya. Telur yang dikeluarkan masih
hams dierami dan merawat anaknya sampai cukup besar untuk dapat
hidup sendiri.

Pad a Tabel 1.1, kita dapat melihat sifat umum benda mati dan benda
hidup serta daya pikirnya. Tuhan menciptakan dua makhluk, yaitu satu benda
yang sifatnya anorganis dan yang lain makhluk yang bersifat organis. Untuk
membedakannya, sering yang pertama disebut sebagai benda mati dan yang
kedua makhluk hidup. Benda yang menjadi pengisi bumi tunduk pada hukum
alam (deterministis), sedangkan makhluk tunduk pada hukum kehidupan
(biologis). Masing-masing benda memiliki tingkatan-tingkatan dalam
perwujudannya yakni gas, cair dan padat yang memiliki ciri sendiri-sendiri
sehingga mudah dibedakan satu dari yang lain.

1. 9

MKDU41 12/MODUL 1

Benda-benda tersebut tidak dapat bergerak sendiri melainkan oleh


kekuatan luar contohnya gas, yang dapat bergerak ke atas apabila temperatur
naik karena gas akan menjadi lebih ringan dan dapat melambung ke atas.
Benda cair dapat bergerak jika ada jalan untuk menuju ke tempat yang lebih
rendah, sedangkan benda padat baru dapat bergerak oleh kekuatan luar dan
karena beratnya akan bergerak ke tempat yang lebih rendah atau bergeser ke
kanan - kiri dari tempat asalnya.
Benda-benda di atas dimanfaatkan oleh rnanusia untuk kehidupannya,
seperti udara untuk bernapas, air untuk minurn, rnandi, memasak maupun
mencuci, dan batu-batuan hasil tambang untuk perumahan maupun
perdagangan. Akankah sernua itu rnencukupi kebutuhan rnanusia yang kian
hari kian banyakjumlahnya? Bagaimanakah cara menggantikannya?
Tabel 1. 1.
Sf at Umum Benda Mati dan Makhluk Hidup serta Daya Pikirnya

Perilaku
Kelompok

Jen is

Mac am

Manusia

Neotropik
Pal eontropik
Protoantropik

Makhluk
Hidup (organis
biologis)

Hewan

Benda mati
(anorganis)

Daya
gerak

Aktif
karena
dibantu
alat yang
diciptakannya
Menyu-sui Aktif
Bertelur
secara
Bersel satu alami

Tanaman Berbiji
Generatif
Vegetatif
Spara
Padat: batuan, tanah,
dan lain-lain.
Gair: air, minyak
Gas: udara, uap

Mempert ahankan
di ri
Akt if
karena
dibantu
alat yang
diciptakannya
Akt if
secara
alami

Berk embang biak

Daya Pikir

Seksual,
memelihara keturunan

Terus
berkembang,
nalar dan

nuran1

Seksual,
Intern
Ekstern

Statis, naluri,
ide wriousity

Pasif
Pas if
Aseksual, Tidak punya
pad a
pad a
ekstern
kekuat-an kekuatan
luar
luar
Sebagai tempat makhluk hidup, komponen abiotik
dalam ekologi.

B.Jmber: SJpartono,dkk. , I/mu Alamiah Dasar, (1999, 20).

1. 10
ILMU ALAMIAH

CASAR

Bagaimana dengan manusia? Manusia juga memiliki insting seperti yang


dimiliki oleh hewan dan tumbuh-tumbuhan. Dengan kemampuannya
berbahasa, manusia memberikan nama pada setiap benda yang dikenalnya
sehingga dalam berkomunikasi dengan manusia lain, dapat menggunakan
pengertian atau peristilahan yang sama. Dari benda-benda alam berdasarkan
pengalaman, diketahuilah sifat-sifat dan kegunaannya bagi kehidupan
manusia. N amun, dengan pertolongan akal budinya, manusia menemukan
berbagai cara untuk melindungi diri terhadap pengaruh lingkungan yang
merugikan dan juga menimbulkan rasa ingin tahu yang selalu berkembang.
Rasa ingin tahu tidak terpuaskan sebab jika salah satu soal dapat
dipecahkan maka timbul soal lain yang menunggu penyelesaian. Akal budi
manusia pun tidak pernah puas dengan pengetahuan yang telah dimilikinya.
Selalu timbul keinginan untuk menambah pengetahuan. Rasa ingin tahu pula
yang mendorong manusia untuk melakukan berbagai kegiatan yang bertujuan
untuk mencari jawaban atas berbagai persoalan yang muncul di dalam
pikirannya.
Tiap individu atau kelompok individu mempunyai kelebihan yakni
kemampuan berpikir atau dengan perkataan lain curiousity-nya tidak idle,
tidak tetap seperti itu sepanjang zaman. Ia akan bertanya terus setelah tahu
tentang apa-nya (what), mereka juga ingin tahu bagaimana (how), dan
mengapa begitu (why). Manusia mampu menggunakan pengetahuannya yang
terdahulu untuk dikombinasikan dengan pengetahuan yang baru sehingga
menjadi pengetahuan yang lebih baru.
Hal tersebut berlangsung berabad-abad lamanya sehingga terjadi suatu
akumulasi pengetahuan. Sebagai ilustrasi, kita bayangkan saja manusia purba
zaman dahulu yang hidup di gua-gua atau di atas pohon. Namun, kemampuan
berpikirnya tidak semata-mata didorong oleh sekadar kelestarian hidupnya,
tetapi juga untuk membuat hidupnya lebih menyenangkan, mereka mampu
membuat rumah di atas tiang-tiang kayu yang kokoh dan bahkan sekarang
manusia mampu membuat istana ataupun gedung-gedung pencakar langit.
Bandingkan, burung Tempua dengan sarangnya yang indah yang tampak tak
mengalami perubahan sepanjang masa. Demikian juga harimau yang hidup di
gua-gua atau monyet yang membuat sarang di atas pohon yang tidak berubah
sepanJang zaman.

1. 11

MKDU41 12/MODUL 1

<
1

r.

'

JJ'.

Gambar 1.1.
Perkembangan Kemampuan Berpikir Manusia untuk Menyenangkan
Hidupnya

Rasa ingin tahu yang terus berkembang dan seolah-olah tanpa batas itu
menimbulkan perbendaharaan pengetahuan pada manusia itu sendiri. Rasa
ingin tahu manusia pada mulanya mengenai diri sendiri yang akhirnya
disadari bahwa dirinya terdiri dari dua unsur, yaitu rohani dan jasmani.
Diketahuinya bahwa roh itu ada dalam tubuh manusia karena adanya
pengalaman dan pengertian tentang mimpi dan orang meninggal. Roh
dikatakan abadi walaupun telah meninggalkan badan, sedangkan tubuh yang
telah ditinggalkan roh akan membusuk.
Penguburan atau pembakaran jenazah menunjukkan bahwa memang
manusia memiliki peradaban yang lebih tinggi dari hewan. Pada hewan,
bangkai hewan lain merupakan makanan.
Keingintahuannya dalam tahap berikutnya ialah apa yang terdapat di
alam sekitarnya. Hal ini tidak saja meliputi kebutuhan-kebutuhan praktis
untuk hidupnya sehari-hari seperti bercocok tanam, membuat panah atau
lembing yang lebih efektif untuk berburu, tetapi pengetahuan manusia juga
berkembang sampai kepada hal-hal yang menyangkut keindahan.

C. MANUSIA SELALU INGIN TAHU


Kaki manusia yang lebih panjang daripada lengannya dan mempunyai
lekukan besar dengan ibu jari yang sebidang letaknya dengan jari-jari
lainnya, sangat berbeda dengan kera. Kaki manusia sesuai untuk berjalan
dengan tegak atau berlari, tetapi tidak sesuai untuk berpegangan pada dahandahan pohon.
Kepalanya terletak pada tulang belakang sedemikian rupa sehingga
memungkinkan manusia untuk dapat melihat lurus ke depan jika berdiri
tegak. Tempurung kepala manusia relatif lebih besar dibandingkan dengan
binatang menyusui lainnya yang jalannya masih horizontal. Hal itu

1. 12
ILMU ALAMIAH

CASAR

disebabkan karena volume otak manusia relatif lebih besar, walaupun tidak
ada hubungan yang mutlak antara besarnya volume otak dengan kecerdasan.
Volume otak manusia sekarang sebesar 1.200- 1.500 cc, sedangkan simpanse
hanya 350-450 cc. Manusia sebagai binatang menyusui memiliki sistem
syaraf sentral yang berpusat di otaknya, di samping sistem syaraf periferi
yang ada di seluruh tubuh. Selain secara biologis keadaan otak manusia
seperti yang disebutkan tadi, otak perlu selalu memperoleh latihan berpikir
terus-menerus sehingga memiliki ketajaman.
Dalam kondisi otak demikianlah, manusia memiliki sifat selalu ingin
tahu. Dalam benaknya manusia selalu bertanya karena keingintahuan apa
sesungguhnya (know why). Seseorang merasa kurang puas, apabila apa yang
ingin diketahui tidak terjawab.
Dalam hubungan kehidupan manusia dengan alam, dibedakan atas dua
tingkat peradaban, sebagai berikut.
Pertama, manusia masih sangat bergantung pada alam sehingga ada
kesan bahwa manusia ialah bagian dari alam. Manusia tingkat demikian
disebut manusia alam (natural man) yang hidupnya bergantung pada
pemberian alam (food gathering) dengan jalan meramu untuk memperoleh
sayuran atau buah-buahan dan berburu untuk memperoleh daging. Kebutuhan
primernya berupa sandang, papan, dan pangan juga masih sangat bergantung
pada alam, misalnya pakaian dibuat dari kulit kayu, rumahnya masih dibuat
di atas pohon untuk menghindari bahaya dari binatang, dan makanannya
masih dicari secara meramu dan berburu.
Kedua, manusia yang sudah menguasai alam sehingga ada kesan
rnanusia sebagai raja dunia. Manusia di tingkat demikian disebut manusia
budaya (cultural man) yang hidupnya dilakukan dengan cara menghasilkan
apa yang dibutuhkan (food producing), Pada awalnya, sifat food producing
masih berkaitan dengan alam seperti bercocok tanam maupun memelihara
ternak yang merupakan tingkat primer. Kemudian diusahakan jasa seperti
sumber kehidupan yang lebih banyak lagi hasilnya dan merupakan tingkat
sekunder dalam food producing. Kebutuhan hidup primer pada umumnya
sudah dapat dipenuhi sehingga kebutuhan sekunder lebih mewarnai
kehidupannya, seperti pakaian merupakan sarana untuk menjaga gengsi,
rumah merupakan tempat hidup sejahtera, dan pangan merupakan sesuatu
yang dinikmati di samping fungsi pokoknya untuk dapat memelihara hidup.
Manusia juga dikenal sebagai pencipta kedua (second creator) karena
banyak mengubah yang ada di alam sehingga suatu daerah yang semula

MKDU41 12/MODUL 1

1. 13

merupakan hutan pohon berubah menjadi hutan beton karena manusia bukan
hanya membangun rumah atau rumah ibadah, melainkan untuk pabrik dan
kantor guna memperlancar bisnisnya.
D. PERKEMBANGAN ALAM PIKIRAN MANUSIA
Rasa ingin tahu yang dimiliki manusia, menyebabkan alam pikiran
manusia berkembang. Ada dua macam perkembangan yang dapat kita
ketahui, sebagai berikut.
1.

Perkembangan Alam Pikiran Manusia Sejak Dilahirkan sampai


Akhir Hayatnya
Alam pikiran seorang bayi yang baru dilahirkan, mengalami
perkembangan yang hampir serupa dari zaman ke zaman. Ketika bayi
tumbuh menjadi anak kecil yang mulai bisa mengamati lingkungan, muncul
bermacam-macam pertanyaan di dalam pikirannya. Untuk menjawab
pertanyaan-pertanyaan itu, anak kecil mengadakan penyelidikan sendiri atau
bertanya kepada ibu, ayah, kakak atau orang lain yang mengasuhnya.
Alam pikiran anak berkembang dengan pesat. Rasa ingin tahu seorang
anak akan melemah, apabila orang-orang di sekelilingnya terlalu sibuk,
terlalu malas atau terlalu bodoh untuk memuaskan rasa ingin tahu anak
tersebut. Dengan demikian, perkembangan alam pikiran anak akan
terhambat. Alam pikiran manusia semakin berkembang sesuai dengan
peningkatan umurnya, sampai pada suatu saat di mana umurnya semakin tua
akan terjadi penurunan daya ingat sehingga alam pikiran manusia tidak lagi
berkembang, tetapi berhenti bahkan sering kali kembali seperti masa kanakkanak.
2.

Perkembangan Alam Pikiran Manusia Sejak Zaman Purba hingga


Dewasa Ini
Pada zaman purba, manusia sudah menghadapi berbagai teka-teki yakni
terbit dan terbenamnya matahari, perubahan bentuk bulan, pertumbuhan dan
pembiakan makhluk hidup, adanya angin, petir, hujan, dan pelangi.
Terdorong rasa ingin tahu yang sangat kuat, manusia purba mulai
menyelidiki apa penyebab terjadinya fenomena-tenomena itu dan apa
akibatnya. Penyelidikan ini menghasilkan jawaban atas banyaknya persoalan,
tetapi kemudian akan timbul persoalan-persoalan baru. Dengan demikian,
alam pikiran manusia purba mulai berkembang.

1. 14
ILMU ALAMIAH

DASAR

Perkembangan itu berlangsung terus sampai sekarang dan akan berlanjut


di masa mendatang. Meskipun semua orang memiliki rasa ingin tahu, tetapi
tidak setiap orang mampu dan mau mengadakan penyelidikan sendiri.
Banyak yang sudah merasa puas dengan memilih jalan pintas yakni bertanya
kepada orang lain yang telah menyelidiki atau bertanya kepada orang lain
yang sudah bertanya. J adi, dari tang an kedua, ketiga dan seterusnya. Cara
melalui jalan pintas ini pun menyebabkan alam pikiran manusia berkembang.
Pengetahuan yang terkumpul diwariskan dari generasi ke generasi, lalu
ditambah dengan pengetahuan yang baru didapat.

LATIHAN

Untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai materi di atas,


kerjakanlah latihan berikut!
1) Jelaskan sifat-sifat unik manusia!
2) Apakah rasa ingin tahu manusia dapat terpuaskan? Diskusikanlah
dengan Kelompok Belajar Anda!
3) Ada berapa macam perkembangan alam pikiran manusia? Jelaskan !

Petunjuk Jawaban Latihan


Jawaban latihan ini tidak mutlak benar, Anda dapat menambah ataupun
mengurangi jawabannya setelah mendiskusikannya dengan kelompok belajar
Anda.
1) Manusia sebagai makhluk hidup mempunyai sifat-sifat unik, antara lain:
a) organ tubuhnya kompleks dan sangat khusus, terutam.a otaknya
sehingga manusia merupakan makhluk yang cerdas dan bijaksana
(homo sapiens);
b) mengadakan metabolisme atau pertukaran zat, yakni adanya zat
yang masuk dan ke luar dari tubuh;
c) memberikan tanggapan terhadap rangsangan dari dalam dan luar;
d) memiliki potensi untuk berkembang biak;
e) tumbuh dan bergerak;
f) berinteraksi dengan lingkungan;
g) kematian.
Apakah sif'at-sifat unik manusia sudah cukup jelas dari uraian di atas, di
mana kelebihan manusia dibandingkan dengan hew an dan tumbuhan?

2)

3)

MKDU41 12/MODUL 1

1. 15

Ras a ingin tahu manusia tidak dapat terpuaskan karena manusia selalu
ingin tahu. Manusia makin hari makin banyak pengetahuannya tentang
alam, berkat pemikirannya yang tajam dan pengalamannya yang kian
banyak. N amun, masih ada juga persoalan di sekitarnya yang belum
terpecahkan. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan yang ada pada
manusia itu sendiri. Misalnya, terbatasnya kemampuan melihat,
mendengar, berpikir, dan merasakan. Untuk itu, manusia berusaha
menciptakan alat, seperti teropong untuk melihat jauh, mikroskop untuk
melihat yang kecil, termometer untuk mengukur panas. Dengan
peralatan. tersebut memang dapat diketahui apa yang terkandung dalam
alam, tetapi sebagian besar rahasia al.am masih merupakan teka-teki.
Adakah jawaban yang lain? Silakan didiskusikan lebih lanjut dengan
teman kelompok belajar Anda.
Perkembangan alam pikiran manusia dalam modul ini ada dua macam,
bagaimana menurut Anda? Setujukah akan pendapat modul ini? Silakan
Anda mendiskusikannya dengan teman kelompok belajar Anda.

RANG KUMAN

Tuhan menciptakan dua makhluk, yang satu bersifat anorganis


(benda mati) dan yang lain bersifat organis (makhluk hidup ). Benda
yang menjadi pengisi bumi tunduk pada hukum alam (deterministis)
dan makhluk hidup tunduk pada hukum kehidupan (biologis), tetapi
yang jelas ciri-ciri kehidupan manusia sebagai makhluk yang tertinggi,
lebih sempurna dari hewan maupun tumbuhan.
Dari sekian banyak ciri-ciri manusia sebagai makhluk hidup, akal
budi dan kemauan keras itulah yang merupakan sifat unik manusia.
Rasa ingin tahu, juga merupakan salah satu ciri khas manusia. Ia
mempunyai kemampuan untuk berpikir sehingga rasa keingintahuannya
tidak tetap sepanjang zaman. Karena apa? Karena manusia akan selalu
bertanya apa, bagaimana, dan mengapa begitu. Manusia juga mampu
menggunakan pengetahuannya yang terdahulu untuk dikombinasikan
dengan pengetahuan yang baru sehingga menjadi pengetahuan yang
lebih baru.
Ada dua macam perkembangan alam pikiran manusia, yakni
perkembangan alam pikiran manusia sejak dilahirkan sampai akhir
hayatnya dan perkembangan alam pikiran manusia, sejak zaman purba
hingga dewasa ini.

1. 16
ILMU ALAMIAH

. I

. TES

DASAR

FORMATIF

1- - - - - - - - - - - - - - - -

Pilih satu jawaban yang paling tepat!


1) Manusia merupakan makhluk yang cerdas dan bijaksana. Hal itu berarti,
manusia merupakan homo ....
A. sapiens
B. faber
C. longuens
D. erectus
2)

Definisi pengetahuan ialah ....


A. rasa ingin tahu
B. kumpulan dari apa yang diketahui oleh manusia
C. hasil pemikiran manusia
D. kumpulan dari mitos yang telah dibuktikan secara empiris

3) Perbedaan hewan dan manusia dalam mengenal alam semesta di


sekitarnya ialah ....
A. hewan mengenal alam sekitarnya didorong oleh rasa ingin tahu
sedangkan manusia lebih dari itu
B. hewan mengenal alam sekitarnya hanya sekadar mencari makan,
sedangkan manusia tidak hanya untuk mencari makan tetapi juga
untuk kelestarian hidupnya
C. pada hakikatnya terdapat perbedaan sedikit karena hewan dan
manusia sama-sama mempunyai insting
D. tubuh manusia mengadakan katabolisme
4)

Ins ting berpusat pada ....


A. pertahanan kelestarian hidup
B. AMDAL
C. eksplorasi
D. rasa ingin tahu

MKDU41 12/MODUL 1

1. 17

Pilihlah:
A. Apabila pemyataan pertama dan kedua benar dan mempunya1
hubungan sebab akibat
B. Apabila pemyataan pertama dan kedua benar, tetapi tidak
mempunyai hubungan sebab akibat
C. Apabila salah satu dari kedua pemyataan benar
D. Apabila kedua pernyataan salah

5)

Dengan akal budi saja, manusia tidak pernah puas dengan pengetahuan
yang telah dimilikinya,
sebab
Rasa ingin tahu mendorong manusia untuk melakukan percobaan guna
mencari pengetahuan baru.

6)

Manusia purba memiliki pengetahuan tentang angin, petir ataupun


pelangi yang diturunkan dari generasi ke generasi berikutnya,
sebab
Ketika anak kecil mengamati lingkungannya, muncul bermacam
pertanyaan tentang alam dan menyelidikinya dengan bertanya kepada
ayah, ibu atau masyarakat lain yang mengasuhnya.

Pilihlah:
A. Jika (1) dan (2) benar
B. Jika (1) dan (3) benar
C. Jika (2) dan (3) benar
D. Jika (1), (2), dan (3) benar
7)

Ilmu Pengetahuan Alam ialah ilmu yang mengkaji tentang ....


(1) gejala-gejala alam semesta
(2) matematika dan statistik
(3) gejala-gejala yang terjadi atau yang akan terjadi di alam

8)

Agama alami ialah agama yang berasal dari adat dan kepercayaan, yakni
agama ....
(1) Buddha
(2) animisme
(3) totemisme

1. 18
ILMU ALAMIAH

9)

CASAR

Manusia bermasyarakat diatur dengan tata tertib demi kepentingan


bersama sesuai dengan budaya di daerahnya masing-masing sehingga
manusia dikenal sebagai ....
(1) Homo socius
(2) Homo humanis
(3) Homo aestheticus

10) Manusia makin hari makin banyak pengetahuan tentang alam, namun
masih ada juga persoalan yang belum dipecahkan karena keterbatasan
dalam hal ....
(1) merasakan
(2) melihat
(3) berpikir
Cocokkanlah jawaban Anda dengan Kunci Jawaban Tes Formatif 1 yang
terdapat di bagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban yang benar.
Kemudian, gunakan rumus berikut untuk mengetahui tingkat penguasaan
Anda terhadap materi Kegiatan Belajar 1.
Jumlah Jawaban yang Benar

Tingkat penguasaan = - - - - - - - - - - - x 100%


Jumlah Soal
Arti tingkat penguasaan: 90 - 100% = baik sekali
80 - 89% = baik
70 - 79% = cukup
< 70% = kurang
Apabila mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih, Anda dapat
meneruskan dengan Kegiatan Belajar 2. Bagus! Jika masih di bawah 80%,
Anda harus mengulangi materi Kegiatan Belajar 1, terutama bagian yang
belum dikuasai.

1 . 19

MKDU41 12/MODUL 1

KEGIATAN

BELAJAR

Perkembangan Fisik, Sifat, dan


Pikiran Manusia
isik atau tubuh manusia mengalami proses pertumbuhan sedikit demi
sedikit mulai dari masa di rahim ibu, masa setelah dilahirkan sampai
masa dewasa. Proses perubahan tersebut diawali dari bentuk sel yang sangat
sederhana pada saat pembuahan sampai ke bentuk sel yang sangat kompleks.
Embrio atau janin di rahim induk terjadi dari hasil pembuahan sel telur induk
oleh sel telur pejantannya. Sel telur yan.g telah dibuahi disebut zygot, yang
terdiri dari satu set kromosom lengkap. Dari sel ini terbentuklah sel lain
melalui proses mitosis atau disebut juga pembelahan sel, diferensiasi sel
sehingga terbentuk janin, dan transformasi bentuk tubuh.
Bukan hanya itu, William Sutton dari Amerika pada tahun 1902,
menemukan bahwa setiap kromosom sperma dapat dipasangkan dengan satu
kromosom telur yang identik. Hal ini lebih jelas terlihat ketika mereka
menggandakan diri dan mengerut. Setiap kromosom sel sebenarnya memiliki
dua salinan. Salinan ini disebut pasangan homolog. Homolog berarti
mempunyai bentuk yang sama.

_, -

.
'

'

Gambar 1.2.
Pasangan Kromosom Homolog

Penjelasan tentang perkembangbiakan dapat Anda baca pada Modul 4


Kegiatan Belajar 2. Namun, sebelum membahas perkembangan fisik tubuh
manusia, marilah kita bahas tentang apa yang menentukan jenis kelamin?

1.20
ILMU ALAMIAH

DASAR

Sepanjang sejarah, banyak pemikir berusaha menjawab pertanyaan itu.


Faktor penentu jenis kelamin ternyata tidak terdapat dalam gen. Seorang
pakar menemukan pada kromosom laki-laki, sepasang kromosom yang tidak
homolog. Kromosom yang besar disebut X dan yang kecil Y.

Slmber: Larry G:>nick, dkk., (2003).

Gambar 1.3.
Pasangan Kromosom X dan Y

Satu-satunya hal yang membedakan antara laki-laki dan perempuan ialah


perempuan memiliki dua kromosom X dan laki-laki memiliki satu X dan
satu Y, sementara 22 pasang kromosom yang lain sama.
.Ln~1 1tt--l!f1 rnt97lll~f

. ltf ~.fl~ ~t}

'

/,.

,,/

I; -

1'?-'

-' I

'

.'

'

'

,\

Slmber: Larry G:>nick,dkk., (2003).

Gambar 1.4.
Perbedaan Kromosom pada Perempuan dan Laki-Laki

1 . 21

MKDU41 12/MODUL 1

Ilustrasi di samping adalah gen sel


kelamin perempuan (ovum/sel telur)
yang mengandung kromosom XX dan
gen kelamin laki-laki dengan kromosom
X dan Y.

~, ~ 1"4!mtlirtUBfl

He:

Setelah
terj adi
proses
pembuahan dalam perkembangbiakan sel secara meiosis, sel telur
membawa kromosom X, dan sperma
terbagi rata antara X dan Y.

maka
I

SJmber: Larry Gonick, dkk., (2003).

Gambar 1.5.
Proses Perbandingan Terjadinya Bayi Laki-Laki dan Perempuan

Dari ilustrasi di atas belum juga terjawab, gen mana yang bertanggung
jawab atas fungsi tertentu. Apakah kromosom Y yang membuat laki-laki,
ataukah diperlukan do sis ganda X untuk membuat perempuan? Apa yang
terjadi bila ada orang dengan dua kromosom X dan satu Y?
Pertanyaan ini dijawab dengan melihat kasus-kasus kegagalan meiosis.
Kegagalan itu terjadi karena kadang-kadang timbul kesalahan dalam
pembuatan sperma. Contoh sindrom Kleinfelter (laki-laki dengan kromosom
XXY, laki-laki super dengan kromosom XYY (karyotip) ataupun sindrom
Turner (perempuan dengan kromosom XXX).
T9D~ Kl:~Tfl~(IT' ~
..

-.

Dui! ~r~~m, Si~ ._


SJmber: Larry Gonick, dkk., (2003).

Gambar 1.6.
llustrasi Kegagalan Meiosis

1.22
ILMU ALAMIAH

DASAR

Apakah binatang berurusan dengan X dan Y? J awabnya, tidak selalu.


Penentuan kelamin dilakukan dengan berbagai cara meskipun banyak spesies
menggunakan sistem yang sama dengan manusia.
Pada burung justru kebalikannya, yakni XX untuk burung jantan dan XY
untuk burung betina. Pada lebah lebih aneh lagi yakni lebah jantan terbentuk
dari telur yang tidak dibuahi.
Setelah kelahirannya, tidak seperti anak binatang yang dapat langsung
beraktivitas Ualan, makan), manusia dilahirkan dengan tidak mempunyai
kemampuan sehingga memerlukan pemeliharaan dan perawatan induknya.
Hal ini sangat dimungkinkan karena perbandingan rasio berat bayi dengan
ibunya yang rata-rata hanya 5,5% saja yang memungkinkan si ibu dapat
memelihara dan melindunginya dengan baik.
Perkembangan fisik manusia (normal) dimulai dari pertemuan sel telur
dengan sperma di Tuba Falopii (tempat pembuahan) hingga mencapai usia
kehamilan 9 bulan. Hal tersebut dapat diamati pada gambar-gambar di bawah

1n1.

Setelah ovulasi, sel telur turun ke


Tuba Falopii. Jika satu sperma masuk
ke dalam rahim melalui vagina sekitar
24 jam, terjadilah konsepsi. Lima
minggu pertama, terbentuk embrio
sebesar 0, 25 cm. Jantung walaupun
tidak lebih besar dari benih opium,
sudah mulai berdenyut.

-Akhir
bulan
kedua
(usia
9 minggu), panjang embrio 2,5 cm
dan mulai terlihat jari-jari dengan
selaput tipis antarjari. Pembuluh
darah tampak jelas, plasenta siap
memberi makanan yang bergizi bagi
bayi melalui tali umbilical. Jantung
sudah terbagi menjadi 2 serambi
kanan dan kiri.

' eua tiuletn

'
I I

1.23

MKDU41 12/MODUL 1

Mulai minggu kedelapan, janin itu


disebut fetus. Akhir dari tiga bulan
pertama (minggu ke-13), fetus tumbuh
menjadi 7,5 cm dan bertambah kuat. Ia
mulai menelan dan menendang.
Semua organ dan otot telah terbentuk
dan mulai berfungsi.

E:tT11l11Q

,~1~tt11PH'r11

~l

\ Tfua buldtr
Akhir bulan keempat (usia 18
minggu), panjang fetus bertambah
menjadi sekitar 14 cm. Ia dilapisi oleh
selaput tebal dan rambut halus yang
disebut lanugo. Denyut jantung
terdengar jelas. Pada saat ini, ibu
getaran
tendangan
merasakan
bayinya.

Selaput pelindung kulit

bayi yang disebut vern1x


caseosa
mulai
terbentuk.
Dengan pemeriksaan USG,
terlihat fetus mengisap ibujari.
Akhir dari bulan kelima (usia
22 minggu), fetus bertambah
panjang menjadi 19 cm dari
puncak kepala sampai panggul/
pantat dengan berat sekitar
340- 500 gr.

r nwe11cct

llma .Bulan
Alis mata, dan kelopak mata sudah terlihat. Paru-paru fetus terisi dengan
cairan amniotic dan mulai berlatih bemapas. Jika sang ibu berbicara atau
bemyanyi, fetus dapat mendengarnya. Akhir dari tiga bulan kedua (minggu

1.24
ILMU ALAMIAH

DASAR

ke-27), panjang fetus menjadi 38 cm, dari kepala sampai jari kaki atau
25 ,5 cm dari kepala sampai pantat.
Akhir dari bulan ketujuh (usia
31 minggu), panjang fetus 45 cm
dari atas sampai jari kaki.
Badannya sudah normal terbentuk,
kuku-kuku jari menutupi ujung
jari. Dia mencoba menuju ke
tempat terang.

"

.' '

...... ..

1Znam tltilen

fitr1~1.r.1liltflii II1111

Pada bulan kedelapan, fetus


bertambah
beratnya,
rata-rata
1 pon per minggu dan lapisan
TiJJtth B.ur.an
lemak telah mengisi jaringan di
bawah kulit. Ia mungkin bergerak dengan kepala ke bawah untuk persiapan
kelahiran. Beratnya antara 1,8
sampai 2. 7 gram.
Setelah usia fetus mendekati
kelahiran, beratnya bisa mencapai
2,7 sampai 4,1 kg dan panjangnya
antara 48 sampai 49 cm. Apabila
fetus mendekati lubang kelahiran,
gerakannya berkurang.
I

1.25

MKDU41 12/MODUL 1

Masa pertumbuhan manusia cukup cepat pada masa kanak-kanak sampai


remaja kemudian menurun menjadi sangat lambat setelah mencapai dewasa
sampai tua. Namun, secara umum pertumbuhannya dinyatakan sangat lambat
karena memakan waktu sekitar 30% dari masa hidupnya.
Bentuk tubuh manusia mengalami perubahan yang sistematis dan teratur
sesuai dengan kodratnya sejak bayi hingga dewasa. Perubahan fisik yang
sangat nyata terjadi pada masa pubertas, terutama pada tanda-tanda
kedewasaan seperti tumbuhnya rambut pada bagian tertentu dan fungsi
genetalianya. Perubahan morfologis wanita pada mas a pubertas, yang tidak
dialami laki-laki, ialah pinggul membesar, pinggang meramping,
terbentuknya payudara serta datangnya siklus haid. Perbedaan bentuk tubuh
dan alat genetalia tersebut dapat dimaklumi karena secara biologis mereka
mempunyai peran yang berbeda dalam kehidupannya.
Perubahan fisik yang sangat menyolok terlihat pada masa usia
10- 15 tahun yang biasa disebut masa pra-remaja (masa puber). Pada masa
ini, tubuh anak-anak mulai berubah menjadi tubuh seorang dewasa.
Pertumbuhan fisik yang paling nyata adalah tinggi badan yang bertambah
dengan cepat. Disusul dengan tumbuhn.ya rambut di ketiak dan sekitar
kemaluan, munculnya jerawat atau wajah menjadi berminyak, dan perubahan
suara pada remaja laki-laki.
1. Pada remaja perempuan, perubahan yang terjadi ialah payudara
membesar, kadang disertai rasa nyeri atau tidak sama besar tumbuhnya.
Hal ini normal adanya.

"

'
Anak-anak

'd
-1 .

'

'

'

j)~~

:\

Remaja

'

'
~

Dewasa - Tua

1.26
ILMU ALAMIAH

DASAR

Anak-anak

Remaja

Dewasa - Tua

Gambar 1.7.
Perubahan Fisik Perempuan dan Laki-Laki dari Anak sampai Usia Lanj ut

2.

Selain yang terlihat di luar, perubahan juga terjadi di dalam tubuh.


Kelenjar-kelenjar di otak mengeluarkan zat-zat kimia yang disebut
hormon. Horman ini mempengaruhi perubahan alat-alat reproduksi dari
anak menjadi remaja.
Pada remaja laki-laki, kelenjar prostat dan seminal, uretra (saluran
kencing) , testis (buah zakar) dan penis juga tumbuh membesar dan mulai
mengeluarkan
cairan
yang
diperuntukkan
sebagai
tempat
berkembangnya sperma.

Hormon-hormon yang mempengaruhi perubahan fisik dan emosi pada


masa pubertas ini, terutama:
1. estrogen dan progesteron, pada remaja perempuan dan diproduksi oleh
indung telur;
2. testosteron, pada remaja laki-laki diproduksi oleh testis.
A. PERKEMBANGAN SIFAT DAN PIKIRAN MANUSIA
Cara orang dewasa mencari pengetahuan umumnya sangat dipengaruhi
oleh pengembangan pengetahuan pada masa anak-anak. Apabila pada masa
perkembangan, kecerdasannya kurang mendapatkan bimbingan yang baik
maka kemampuannya akan terus terbawa sampai tingkat dewasa. Berikut ini
pengelompokan perkembangan kecerdasan manusia berdasarkan usia dari
bayi hingga dewasa.

MKDU41 12/MODUL 1

1.27

1.

Masa Bayi (0-2 tahun)


Masa bayi menurut psikolog disebut juga periode sensorimotorik. Pada
periode ini perkembangan kecerdasan bayi sangat cepat. Ia mulai belajar
makan, berjalan, berbicara, dan mengikatkan diri pada orang lain. Dengan
gerakan-gerakan anggota tubuhnya, ia belajar memadukan keteranganketerangan melalui semua alat inderanya.

2.

Masa Kanak-kanak (3-5 tahun)


Masa kanak-kanak disebut sebagai periode praoperasional, dengan
kisaran usia 2- 5 tahun. Pada periode ini, dorongan keingintahuannya sangat
besar sehingga banyak yang menyebutkan masa ini sebagai masa bertanya,
apalagi pada masa ini si anak sudah memiliki keterampilan berbahasa lisan.
N amun, pada mas a ini pengungkapan sering menggunakan lambanglambang, seperti bermain mobil-mobilan dengan garasinya menggunakan
kotak kosong.

3.

Masa Usia Sekolah (6-12 tahun)


Masa ini disebut juga sebagai periode operasional nyata, dengan
kisaran usia 6- 12 tahun. Pada periode ini anak sangat aktif, ditandai dengan
perkembangan fisik dan motorik yang baik. Para ahli psikologi menyebut
juga masa ini sebagai ''masa tenang'' karena proses perkembangan emosional
si anak telah mendapatkan kepuasan maksimal sesuai dengan kemampuan
individu. Perolehan pengetahuannya masih dengan induksi (pengamatan dan
percobaan) walaupun sudah mulai menggunakan penalaran dan logika.
4.

Masa Remaja (13-20 tahun)


Masa remaja disebut juga dengan periode operasional formal
(11-15 tahun). Periode ini merupakan masa pertentangan (konflik), baik
dengan dirinya sendiri maupun dengan orang dewasa. Mereka berusaha
mengekspresikan dirinya sebagai orang dewasa. Padahal secara fisik, mental,
dan emosional belum mampu berbuat demikian. Perolehan pengetahuan
mulai dilakukan secara deduksi dan mampu menggunakan nalar serta
berhipotesis.
Masa Dewasa ( > 20 tahun)
Masa dewasa ditandai dengan kemampuan individu untuk berdiri sendiri.
Mereka mampu mengendalikan perilakunya dengan baik, menempatkan

5.

1.28
ILMU ALAMIAH

CASAR

dirinya sebagai anggota dalam kelompok serta merupakan individu yang


bertanggung jawab.
Masa balita merupakan masa emas (golden age) bagi anak. Di masa ini,
anak manusia mengalami tumbuh kembang yang luar biasa, baik dari segi
fisik, emosi, kognitif maupun psikososial. Perkembangan tersebut dapat kita
lihat pada Tabel 1.2 di bawah ini.
Tabel 1. 2.
Pertumbuhan dan Perkembangan Balita

Umur
1 bl

2 bl

3 bl

4 bl

Motorik Kasar
Tangan dan
kaki bergerak
aktif
Mengangkat
kepala ketika
tengkurap
Kepala tegak
ketika
didudukkan
Tengkurapterlentang
sendiri

5 bl
6 bl

Komunikasi/Bicara

Sosial/Kemandi rian

Kepala
menoleh ke

samp1ng
kanan dan kiri

Bereaksi terhadap
bunyi lonceng

Menatap wajah
ibu/pengasu h

Bersuara

Tersenyum spontan

Memegang

ma1nan

Tertawa/berteriak

Memandang
tangannya

Meraih,
menggapai

Menoleh ke suara

Meraih mainan

Duduktanpa
berpeqangan

7 bl

8 bl

Motorik
Hal us

Memasukkan biskuit
ke mulut
Mengambil

ma1nan
dengan
tangan kanan
dan kiri

Berdiri
berpeqanqan
Menjimpit
Memukul
mainan di
keduatanqan

9 bl
10 bl

11 bl
15 bl

Bersuara ma ... ma .. .

Berjalan

Mencoretcaret

Melambaikan tanqan
Bertepuk tangan

Memanggil mama,
papa
Berbicara 2 kata

Menunjuk, meminta
Minum dari gelas

Umur

Motorik Kasar

1,5 th

Lari naik
tangga
Menendang
bola

t----1

2 th

2,5 th

3,5 th
4th

Motorik
Hal us

Komunikasi/Bicara

Sosial/Kemandi rian

Menumpuk 2

ma1nan
Menumpuk 4

ma1nan

Berbicara beberapa
kata mimik, pipis
Menunjuk gambar
(bola, kucing)

Memakai sendok,
menyuapi boneka
Melepas pakaian,
memakai pakaian,
menyikat qiqi
Mencuci tangan dan
mengeringkan
tang an

Melompat

3th

1.29

MKDU41 12/MODUL 1

Menggambar
garis tegak

Berdiri 1 kaki
Kemampuan
berlari
meningkat
dalam bentuk
dan kekuatan.
Kemampuan
mengendalikan diri ketika
berlari pun
meningkat,
terutama
ketika
berhenti, mulai
berlari dan
berbalik arah 1
Melompat dari
ketinggian
-+60-70cm
dengan kedua
kaki mendarat
bersamaan.
Mampu berdiri
lalu melompat
sejauh 25
cm.

Menggabung
beberapa kata
(mama pipis),
menunjuk bagian
tubuh (mata, mulut)
Menyebutkan warna
benda, menyebutkan
penggunaan benda
(qelas untuk minum)

Menggambar
linqkaran
Menggambar
tanda tambah

72 % anak usia ini dapat menguasai kemampuan ini

Menyebutkan nama
teman

Memakai baju kaos


Memakai baju tanpa
dibantu

1.30
ILMU ALAMIAH

Umur

4,5 th

5th

CASAR

Motori k Kasar
Dapat
'
menurun1
undakan yang
tinggi dengan
kaki
berg anti an
(dengan
tuntunan
Anda
Menuruni
tangga yang
sempit dengan
kaki
bergantian.
Jarak
lemparan
meningkat2.
Menangkap
bola besar
dengan
tangan
dilenturkan di
daerah siku 3.
Kemampuan
berlarinya
hampir
menyerupa1'
orang dewasa,
dan
melakukannya
dalam
'
perma1nan
seperti
bermain kejarkejaran.
Mampu
berlari, lalu
melompat
sejauh 6075 cm4.

Motorik
Hal us

Menggambar
'
manus1a
(kepala,
badan, kaki)

Komunikasi/Bicara

Sosial/Kemandirian

Bermain kartu ,
menyikat gigi tanpa
dibantu

Menghitung
'
ma1nan

20% anak usia ini menguasai kemampuan melempar


3
29% anak usia ini mulai menguasai kecakapan menangkap benda
4
80% anak usia ini menguasai kemampuan melompat

1. 31

MKDU41 12/MODUL 1

Umur

Motorik Kasar

Motorik
Hal us

Komunikasi/Bicara

Sosial/Kemandi rian

Dapat

menurun1
undakan yang
panjang atau
tangga yang
lebar dengan
kaki
bergantian.
Mulai
memahami
cara
melempar
dengan
melangkahkan
kaki kanan ke
depan sambil
melempar5.
Menangkap
bola kecil
dengan
menggunakan
telapak
tanaan 6.
B.Jmber: SJbbagian Tumbuh Kembang-Pediatri S:>sial, Bagian llmu Kesehatan Anak
FKUl-ROCM, Jakarta (2001) dalam Nova, no. 855/XVll , 18 Juli 2004 .

Manusia sebagai homo socius yang senang mengadakan hubungan


dengan sesama atau sekelompok manusia lainnya mulai mempelajari bahasa
sejak ia berumur sekitar 12 bulan. Pada Tabel 1.2, sudah diperinci
perkembangan komunikasi atau bicara anak, sedangkan pada Tabel 1.3, kita
akan melihat gambaran usia anak dan pencapaian perkataan yang harus
dikuasai ketika anak berusia 46 bulan atau menjelang usia 4 tahun. Usia di
atas 4 tahun dapat memperhatikan perkembangan bahasa pada tahap pertama
hingga keempat.

74% anak usia ini menguasai kecakapan melempar


6
56% anak usia ini sudah mulai menguasai kecakapan menangkap

1.32
ILMU ALAMIAH

CASAR

Tabel 1. 3.
Lima Tahap Perkembangan Bahasa Anak

Tahap
Pertama
Usia rata-rata 12-26
bu Ian

Kedua
Usia rata-rata 27-30
bu Ian

Ketiga
Usia rata-rata 31-34
bu Ian

Hasil yang diperoleh


Kemampuan berbicara
Menghasilkan beberapa kata secara konsisten walaupun masih
terbatas, dan secara bertahap mulai mengikuti aturan fonologi,
seperti "cucu" untuk kata "susu ': Kini secara bertahap mampu
mengucapkan kata susudengan benar.
Kemampuan berbahasa
Menggunakan satu kata untuk mengucapkan suatu objek dan
beberapa objek (holofrase) ataupun mengungkapkan sesuatu
hal yang berarti, mulai menggunakan kombinasi 2 kata untuk
mengungkapkan keberadaan, pengingkaran, menyatakan rasa
sakit, kepemilikan, menunjukkan lokasi dan tingkah laku.
Kemampuan berkomunikasi
Menggunakan bahasa tubuh untuk mengungkapkan maksud,
menggunakan bahasa tubuh dan vokalisasi untuk
mengkomunikasikan keinginan dan menghadapi perilaku orang
lain.
Kemampuan berbicara
Mulai mengikuti aturan fonologi untuk menghasilkan tampilan
berbicara yang konsisten.
Kemampuan berbahasa
Mulai menghasilkan mortem seperti, di dalam, di atas, bentuk
jamak, keterangan masa lampau, pernyataan kepemilikan,
dan mulai menggunakan kata pengganti orang, seperti saya,
kamu, ia, dan mereka.
Kemampuan berkomunikasi
Mampu bercakap-cakap dengan lawan bicara dan terlibat dalam
percakapan pendek, menggunakan kata penunjuk seperti di sini,
di sana untuk menyatakan lokasi.
Kemampuan berbicara
Mampu mengucapkan semua vokal dan konsonan dengan baik
Kemampuan berbahasa
Melanjutkan eksperimen berbahasanya melalui modifikasi
kalimat pernyataan sederhana, mulai menghasilkan bentuk
kalimat pengingkaran, interogatif dan perintah.
Kemampuan berkomunikasi
Belajar untuk menjadi seorang lawan bicara yang baik, seperti
menanti giliran berbicara dan menggunakan aturan bertanya
yang baik, menggunakan berbagai pernyataan yang baik untuk
mengungkapkan keinginan akan sesuatu objek dan pelayanan,
mulai dapat menarik garis besar atau maksud dari percakapan
yanq dilakukannya.

MKDU41 12/MODUL 1

Tahap
Keempat
Usia rata-rata 35-40
bu Ian

Kelima
Usia rata-rata 41-46
bu Ian

1.33

Hasil yang diperoleh


Kemampuan berbicara
Mulai menyederhanakan kata-kata dan mengurangi kumpulan
konsonan seperti mengucapkan "bangkat" untuk kata
b(e)rangkat.
Kemampuan berbahasa
Menghasilkan kalimat pertanyaan dalam bentuk yang biasa
digunakan oleh orang dewasa sehingga menghasilkan kalimat
dalam bentuk yang lebih kompleks
Kemampuan berkomunikasi
Mulai memiliki kesadaran yang baik terhadap aspek sosial dari
suatu percakapan, mulai menggunakan kalimat permohonan
secara tidak langsung.
Kemampuan berbicara
Menghasilkan beberapa kelompok konsonan dan mulai
menyatukannya seperti mampu mengucapkan kata-kata b(e)
rangkat atau tabrak dengan benar.
Kemampuan berbahasa
Mampu menggunakan keterangan masa lampau dalam
berbahasa, mampu membalikkan susunan pokok kalimat dan
sebutan dalam membuat suatu kalimat pertanyaan, mampu
menggunakan kata dan jika untuk menggabungkan suatu anak
kalimat.
Kemampuan berkomunikasi
Mampu menyatakan perasaan dan emosi yang dimilikinya,
menghasilkan suatu permohonan tidak langsung yang
diucapkan melalui pertanyaan ataupun pernyataan.

SJmber: Bal it a dan Masai ah Perkembangannya, Seri Ayahbunda, (Juli 20001 ).

Perkembangan kemampuan berbicara, berbahasa dan berkomunikasi


membutuhkan pendidikan dan latihan. Deng an pendidikan formal yang baik
maka manusia dapat mengemukakan pendapat, ide maupun gagasan yang
menjadi buah pikirannya, guna mengembangkan teknologi bagi kemudahan
hidupnya. Pendidikan yang baik akan mudah ditangkap dan dicema manusia
bila sejak dari rahim ibu mendapat gizi yang baik.
LATI HAN

Untuk memperdalam pemaharnan Anda mengenai materi di atas,


kerjakanlah latihan berikut!
1)

Selain perubahan alat-alat reproduksi, perubahan apa saja yang tampak


dari luar baik perempuan maupun laki-laki?

1.34
ILMU ALAMIAH

2)
3)

CASAR

Perubahan emosi apa saja yang dialami oleh remaja perempuan dan lakilaki menurut pengalaman Anda?
a) Jelaskan siklus haid pada perempuan menurut pengetahuan Anda!
b) Jelaskan pengaruh hormon testosteron pada remaja laki-laki!

Petunjuk Jawaban Latihan


Jaw ab an latihan ini tidak mutlak benar, Anda dapat menambah,
mengurangi jawabannya setelah mendiskusikannya dengan kelompok belajar
Anda.
1) Apakah jawaban Anda sama dengan tabel di bawah ini?
Lakilaki

Peru bah an
Tampak dari Luar
Otot menguat

Perempuan
Tidak
Tampak
dari Luar
Mimpi
basah

Tampak dari
Luar

Tidak
Tampak
dari Luar

Tumbuh payudara

Tumbuh jakun

Puting menonjol
ke luar
Bentuk tubuh
berlekuk
Kulit berminyak
Tumbuh rambut di
ketiak dan sekitar
kemaluan

Kulit berminyak
Suara membesar
Tumbuh rambut di
ketiak, sekitar muka
dan sekitar kemaluan

2)

Peru bah an

Samakah jawaban Anda dengan tabel di bawah ini?


Perubahan Emosi
Laki - laki
Timbul erhatian ada lawan jenis
In in diakui kedewasaann a

Men 'adi lebih sensitif


Timbul erhatian ada lawan enis
Suka bercermin di de an kaca

3)

Sebaiknya mahasiswa laki-laki menjawab pertanyaan nomor 3a dan


mahasiswa perempuan menjawab nomor 3b. Oleh karena hal-hal yang
ditanyakan bukan milik kaum laki-laki saja ataupun perempuan saja.
a) Siklus haid terjadi satu kali per bulan, indung telur melepas satu sel
telur ke saluran indung telur, lalu bergerak menuju rahim. Siklus

MKDU41 12/MODUL 1

b)

1.35

biasanya terjadi 28 hari sekali dengan kisaran 21-35 hari. Catatlah


tanggal hari pertama haid.
Hormon testosteron dihasilkan oleh testis. Pada masa remaja,
produksi ini bisa sangat cepat sehingga dalam 2 hari saja sudah
terkumpul air mani yang kadang-kadang ke luar spontan pada saat
tidur atau bangun tidur. Ini disebut dengan mimpi basah.

RANG KUMAN

Tubuh manusia berubah mulai sejak berupa sel sederhana yang


selanjutnya secara bertahap menjadi manusia yang sempuma. Sel
sederhana berasal dari sel kromosom sperma yang identik dengan
kromosom sel telur, pada prosesnya akan terjadi kromosom yang tidak
homolog yang akan menj adi laki-laki.
Lima minggu setelah terjadi konsepsi, bakal jantung mulai
berdenyut yang selanjutnya akan membagi menjadi serambi kiri dan
kanan pada minggu ke-9. Pada minggu ke-13, janin sudah mulai
berbentuk yang ditandai dengan berfungsinya berbagai organ, yang
selanjutnya pada usia 18 minggu mulai terasa gerakan dari janin.
Pada usia 32 minggu, janin mulai mempersiapkan diri untuk
dilahirkan dengan kepala di bawah makin mendekati lubang kelahiran.
Pada saat ini gerakan semakin berkurang. Perkembangan tercepat terjadi
pada saat setelah kelahiran sampai remaja.
Perubahan fisik yang sangat nyata, terjadi pada saat pubertas, yang
ditandai di antaranya dengan tanda kedewasaan berupa tumbuhnya
rambut pada daerah-daerah tertentu dan fungsi organ-organ reproduksi
(organ genitalia).
Perkembangan pengetahuan pada manusia sangat dipengaruhi oleh
perkembangan pengetahuan semasa anak-anak, berupa bimbingan yang
baik oleh orang tua dan lingkungan yang terus akan terbawa sampai
dewasa.
Sampai usia 2 tahun, perkembangan kecerdasan sangat cepat, dari
belajar, makan, berbicara dan berjalan. Pada usia 2- 7 tahun rasa ingin
tahu akan makin besar. Masa remaja merupakan masa pertentangan
dengan dirinya maupun dengan orang dewasa karena selalu berusaha
untuk memposisikan diri sebagai orang dewasa walaupun secara
emosional belum rnemadai. Selanjutnya, setelah usia 30 tahun, mulai
dapat mengendalikan diri dan mampu menempatkan diri sebagai
individu yang bertanggung jawab.

1.36
ILMU ALAMIAH

. I

, TES

DASAR

FORMATIF 2- - - - - - - - - - - - - - - -

Pilih satu jawaban yang paling tepat!


1)

Sel telur bertemu dengan sperma sehingga terjadi pembuahan di ....


A. tuba Falopii
B. rahim
C. tuba deferens
D. servix

2)

Hasil pertemuan antara sel telur dengan sperma disebut ....


A. embrio
B. zigot
C. janin
D. fetus

3)

Dalam proses perkembangbiakan sel secara meiosis, kemungkinan anak


yang dilahirkan adalah ....
A. perempuan semua
B. seluruhnya laki-laki
C. V2 perempuan, Y2 laki-laki
2
D. perempuan, / 2 laki-laki

4)

Fetus dapat mendengar nyanyian sang ibu pada bulan ke ....


A. 3
B. 4
C. 5
D. 6

Pilihlah:

A. Apabila pernyataan pertama dan kedua benar dan mempunya1


hubungan sebab akibat
B. Apabila pemyataan pertama dan kedua benar, tetapi tidak
mempunyai hubungan sebab akibat
C. Apabila salah satu dari kedua pernyataan benar
D. Apabila kedua pernyataan salah
5)

Keharnilan bisa terjadi setelah 24 jam sel telur bertemu dengan sperma,
sebab
Saat masa subur terjadi 14 hari sebelum haid berikutnya.

6)

MKDU41 12/MODUL 1

1.37

Jantung berdenyut pada usia kehamilan menginjak minggu kelima pada


trisemester pertama,
sebab
Pada usia lima minggu pertama kehamilan, embrio sudah sebesar 2,5 cm.

Pilihlah:
A. Jika (1) dan (2) benar
B. Jika (1) dan (3) benar
C. Jika (2) dan (3) benar
D. Jika (1), (2), dan (3) benar
7)

Berdasarkan pertumbuhan dan perkembangan balita yang normal dan


sehat maka pada usia 1,5- 2 tahun sudah dapat mandiri dalam hal ...
( 1) memakai sendok
(2) bertepuk tangan
(3) melepas pakaian

8)

Anak berumur 5 tahun sudah memiliki motorik kasar berupa ...


(1) bermain kejar-kejaran
(2) melompat sejauh 75 cm
(3) menangkap bola kecil dengan telapak tangan

9)

Kemampuan berbahasa pada usia rata-rata 30 bulan adalah mengucapkan


morfem ...
(1) ''di dalam''
(2) ''ada dua''
(3) ''cucu'' untuk kata susu

10) Kemampuan berkomunikasi pada anak usia rata-rata 41-46 bulan adalah
mampu ...
(1) menjadi seorang lawan bicara yang baik
(2) menyatakan emosi yang dimilikinya
(3) memohon suatu permintaan secara tidak langsung melalui
pertanyaan atau pemyataan
Cocokkanlah jawaban Anda dengan Kunci Jawaban Tes Formatif 2 yang
terdapat di bagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban yang benar.
Kemudian, gunakan rumus berikut untuk mengetahui tingkat penguasaan
Anda terhadap materi Kegiatan Belajar 2.

1.38
ILMU ALAMIAH

CASAR

Jumlah Jawaban yang Benar

Tingkat penguasaan = - - - - - - - - - - - x 100%


Jumlah Soal
Arti tingkat penguasaan: 90 - 100% = baik sekali
80 - 89% = baik
70 - 79% = cukup
< 70% = kurang
Apabila mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih, Anda dapat
meneruskan dengan Kegiatan Belajar 3. Bagus! Jika masih di bawah 80%,
Anda harus mengulangi materi Kegiatan Belajar 2, terutama bagian yang
belum dikuasai.

1.39

MKDU41 12/MODUL 1

KEGIATAN

BELAJAR

Sej arah Pengetahuan yang


Diperoleh Manusia
anusia selalu merasa ingin tahu maka sesuatu yang belum dapat
terjawab dikatakan wallahualam, artinya Allah yang lebih
mengetahui atau wallahualam bissawab yang artinya Allah mengetahui
sebenamya. Gejala-gejala (fenomena) manusia ingin tahu, khususnya tentang
alam dan sekitarnya telah diuraikan pada Kegiatan Belajar 1. Dalam Kegiatan
Belajar 2 ini, dikemukakan tentang sejarah pengetahuan yang diperoleh
manusia dari mitos yang pada masa silam pernah berperan penting dalam
kehidupan manusia hingga kemajuan kemampuan berpikir manusia (manusia
yang rasional) sekarang ini.
A. MITOS

Perkembangan lebih lanjut dari rasa ingin tahu manusia ialah


keingintahuan untuk memenuhi kebutuhan nonfisik atau kebutuhan alam
pikirannya. Jadi, tidak semata-mata untuk memenuhi kebutuhan pengamatan
maupun pengalamannya. Untuk memuaskan alam pikirannya, manusia
mereka-reka sendiri jawabannya.
Berdasarkan sejarah perkembangan jiwa manusia baik sebagai individu
maupun sebagai keseluruhan, menurut A. Comte ( 1798- 1857) ada tiga tahap,
sebagai berikut.
1.

Tahap Teologi atau Fiktif


Pada tahap teologi atau fiktif ini, manusia berusaha untuk mencari dan
menemukan sebab yang pertama dan tujuan yang terakhir dari segala sesuatu
dan selalu dihubungkan dengan kekuatan gaib. Setiap gejala alam yang
terjadi yang menarik perhatiannya selalu diletakkan dalam kaitannya dengan
sumber yang mutlak sehingga manusia selalu beranggapan bahwa setiap
gejala dan peristiwa dikuasai dan diatur oleh para dewa atau kekuatan gaib
lainnya.

1.40
ILMU ALAMIAH

CASAR

2.

Tahap Filsafat, Metafisik atau Abstrak


Pada tahap ini, manusia masih tetap mencari sebab utama dan tujuan
akhir, tetapi manusia tidak lagi menyandarkan diri kepada kepercayaan akan
adanya kekuatan gaib, melainkan kepada akalnya sendiri, yakni akal yang
telah mampu melakukan abstraksi guna menemukan hakikat dari segala
sesuatu yang ingin diketahuinya.
3.

Tahap Positif atau Tahap limo


Tahap positif merupakan tahap kemampuan manusia yang telah mampu
berpikir secara positif atau ilmiah atas dasar pengetahuan yang telah dicapai
dan dikembangkan secara positif melalui pengamatan, percobaan, dan
perbandingan.
Mitos termasuk dalam tahap teologi atau tahap fiktif karena manusia
menciptakan mitos untuk memahami gejala alam yang ada di sekitarnya.
Mitologi berarti pengetahuan tentang mitos yang merupakan kumpulan
cerita-cerita mitos. Mitologi banyak muncul dalam zaman prasejarah.
Manusia menyusun mitos atau dongeng untuk mengenal realita atau
kenyataan, yakni pengetahuan yang tidak objektif melainkan subjektif. Mitos
ini diciptakan untuk memuaskan rasa ingin tahu manusia untuk menjawab
keterbatasan manusia tentang alam. Dalam alam pikiran mitos, rasio atau
penalaran belum terbentuk, yang bekerja hanya daya khayal, intuisi atau
imajinasi. Biasanya disampaikan dari mulut ke mulut.
Menurut C.A. van Peursen, mitos ialah suatu cerita yang memberikan
pedoman atau arah tertentu kepada sekelompok orang. Cerita itu dapat
ditularkan, dapat pula diungkapkan lewat tari-tarian atau pementasan wayang
dan sebagainya.
Inti cerita ialah lambang-lambang yang mencetuskan pengalaman
manusia, juga lambang kejahatan dan kebaikan, hidup dan kematian, dosa
dan penyucian, perkawinan dan kesuburan, firdaus dan akhirat. Pada tahap
teologi ini, manusia menemukan identitas dirinya. Manusia sebagai subjek
yang masih terbuka dikelilingi oleh objek, yakni alam sehingga manusia
mudah sekali dimasuki oleh daya dan kekuatan alam. Manusia belum mampu
memandang objek atau realita dengan indranya sehingga manusia dan alam
lebur menjadi satu. Lewat mitos, manusia dapat turut serta mengambil bagian
dalam kejadian-kejadian alam sekitarnya dan dapat juga menanggapi daya
kekuatan alam.

1.41

MKDU41 12/MODUL 1

Secara garis besar, mitos dibedakan atas tiga macam sebagai berikut.

1.

Mitos Sebenarnya

Manusia berusaha sungguh-sungguh dan dengan 1maJ1nas1nya


menerangkan gejala alam yang ada, namun belum tepat karena kurang
pengetahuannya sehingga untuk bagian tersebut orang mengaitkannya
dengan seorang tokoh atau dewa-dewi.

Contoh:
Apakah pelangi itu? Karena tak dapat menjawab, mereka mereka-reka
dengan jawaban bahwa pelangi ialah selendang bidadari. Jadi, muncul
pengetahuan baru yakni bidadari.
Gempa bumi diduga terjadi karena Atlas (raksasa yang memikul bumi
pada bahunya) sedang memindahkan bumi dari bahu yang satu ke bahu
lainnya.
Gerhana bulan disangka terj adi karena bulan dimakan raksasa maka pada
waktu gerhana bulan, manusia memukul-mukul benda apa saja yang dapat
menimbulkan bunyi, agar raksasa itu takut dan memuntahkan kembali bulan
itu.
Bunyi guntur disangka roda kereta yang dikendarai dewa melintasi
langit.
Gunung meletus karena''yang berkuasa'' dari gunung itu sedang marah.

2.

Cerita Rakyat

Mitos yang merupakan cerita rakyat ialah usaha manusia mengisahkan


peristiwa penting yang menyangkut kehidupan masyarakat. Oleh karena
cerita rakyat hanya disampaikan dari mulut ke mulut maka sulit dipercaya
kebenarannya. Akan tetapi, gejala yang ada dalam masyarakat memang ada
dan agar meyakinkan, seorang tokoh dikaitkan dalam cerita tersebut.

Contoh:
Lutung Kasarung dari daerah Pasundan, Bawang Merah, Bawang Putih
dan Timun Emas dari Jawa Tengah.

3.

Legenda

Adapun cerita yang berdasarkan mitos disebut legenda. Dalam legenda


dikemukakan seorang tokoh yang dikaitkan dengan terjadinya suatu daerah.

1.42
ILMU ALAMIAH

CASAR

Apakah tokoh tersebut pernah ada atau tidak, namun yang bersangkutan
dihubungkan dengan apa yang terdapat di suatu lingkungan, sebagai bukti
kebenaran suatu legenda.
Contoh:
Sangkuriang yang dikaitkan dengan Gunung Tangkuban Perahu dan
Dataran Tinggi Bandung yang dahulunya merupakan danau.

Manusia pada tahap teologi (menurut A. Comte) atau pada tahap mitos
(C.A. van Peursen), belum dapat melihat realita ini dengan indranya.
Manusia belum dapat mengetahui dan menangkap peristiwa (objek) dengan
alam pikirannya maka manusia beranggapan bahwa dewa, hantu, setan atau
makhluk gaib lainnya yang dianggap sakti atau berkuasa sedang murka.
Dahulu, mitos sangat berpengaruh, bahkan sampai saat ini pun
kepercayaan akan mitos masih belum sepenuhnya hilang. Cara mencari
jawaban atas masalah seperti itu ialah dengan menghubungkannya dengan
makhluk-makhluk gaib. Cara berpikir seperti itu disebut berpikir secara
irasional. Tentu saja pengetahuan yang diperoleh secara irasional belum
dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Manusia pada tahap mitos
menanggapi realita dengan mengadakan selamatan, tari-tarian atau
menyanyikan lagu-lagu. Dalam tari-tarian atau lagu-lagu tersebut, terkandung
cerita tentang riwayat para dewa yang sedang mengatur peristiwa-peristiwa
alam. Lewat cerita ini, manusia merasa aman dan merasa dapat
menghindarkan diri dari keganasan peristiwa alam.
Mitos itu timbul akibat seperti berikut.

1.

Keterbatasan Pengetahuan Manusia


Pada saat manusia masih terbatas pengetahuannya, belum banyak yang
mereka ketahui. Pengetahuan mereka peroleh dari cerita orang karena
seseorang mengetahui sesuatu hal. Kemudian memberitahukannya lagi
kepada orang lain. Apakah yang diketahui itu sudah benar atau belum,
merupakan permasalahan. Dari hal yang tidak benar, kemudian disalahkan
setelah ada kebenaran maka pengetahuan orang tentang sesuatu jadi
bertambah.

MKDU41 12/MODUL 1

1.43

2.

Keterbatasan Penalaran Manusia


Manusia memang mampu berpikir, namun pemikirannya perlu terusmenerus dilatih. Pemikiran itu sendiri dapat benar dapat pula salah. Akhirnya
penalaran yang salah akan kalah oleh penalaran yang benar. Untuk itu
diperlukan waktu guna meyakinkan bahwa penalaran itu benar adanya.
3.

Keingintahuan Manusia yang telah Dipenuhi untuk Sementara


Kebenaran memang harus dapat diterima oleh akal, tetapi sebagian lagi
dapat diterima secara intuisi, yakni penerimaan atas dasar kata hati tentang
sesuatu yang benar. Kata hati yang irasional dalam kehidupan masyarakat
awam sudah dapat diterima sebagai suatu kebenaran atau pseudo science.
4.

Keterbatasan Alat Manusia

a.

Alat penglihatan
Banyak benda-benda yang bergerak begitu cepat sehingga tak tampak
jelas oleh mata. Mata tak dapat membedakan sepuluh gambar yang berbeda
satu dengan yang lain dalam satu detik. Jika ukuran partikel jauh maka mata
tak mampu melihatnya.
b.

Alat pendengaran
Pendengaran manusia terbatas pada getaran yang mempunyai frekuensi
dari 30 sampai 30,000 hertz per detik. Getaran di bawah 30 atau di atas
30,000 hertz per detik tidak akan terdengar oleh telinga manusia.
Alat pencium dan pengecap
Bau dan rasa tidak dapat memastikan benda yang dicecap maupun yang
diciumnya. Manusia hanya bisa membedakan empat jenis rasa, yakni rasa
manis, asin, asam dan pahit. Bau seperti parfum dan bau-bauan lain dapat
dikenal oleh hidung kita, bila konsentrasinya di udara lebih dari sepersepuluh
juta ppm. Melalui bau, manusia dapat membedakan satu benda dengan benda
yang lainnya. Namun, tidak semua orang bisa melakukannya.
c.

d.

Alat perasa
Alat perasa pada kulit manusia dapat membedakan panas atau dingin,
namun sangat relatif sehingga tidak bisa dipakai sebagai alat observasi.

1.44
ILMU ALAMIAH

CASAR

Alat-alat tersebut, sangat berbeda-beda kepekaannya di antara manusia.


Ada yang sangat tajam penglihatannya, ada yang tidak. Demikian juga ada
yang tajam penciumannya, ada yang lemah. Akibat dari keterbatasan alat
kita maka mungkin timbul salah informasi, salah tafsir dan salah pemikiran.
Latihan dapat meningkatkan ketepatan alat , namun tetap sangat terbatas.
Selain itu manusia secara terus menerus mengembangkan
pengetahuannya tidak hanya sekadar untuk memenuhi kebutuhan yang
menyangkut kelangsungan hidupnya saja, tetapi juga untuk mengetahui mana
yang benar, mana yang salah, mana yang bagus atau mana yang jelek.
Mereka harus terus berpikir sehingga dapat menarik kesimpulan dan
memperoleh pengetahuan. Pada hakikatnya manusia merupakan makhluk
berpikir, merasa, bersikap dan bertindak. Proses berpikir dalam nearik
kesimpulan yang benar disebut penalaran. Penalaran merupakan kegiatan
berpikir yang logis dan analitis.
J adi kesimpulan atau pengetahuan yang tidak logis dan analitis tidak
berdasarkan penalaran, di antaranya adalah sebagai berikut.
1) Pengambilan kesimpulan berdasarkan perasaan.
2) Intuisi. Pendapat yang berdasarkan intuisi timbul dari pengetahuanpengetahuan yang terdahulu melalui suatu proses berpikir yang tidak
disadari.
3) W ahyu. Pengetahuan yang disampaikan Tuhan kepada manusia melalui
para nabi yang diutus-N ya.
4) Trial dan error. Suatu cara untuk memperoleh pengetahuan secara cobacoba atau untung-untungan.
Usaha-usaha lain berdasarkan penalaran ialah dengan menciptakan alat,
meskipun alat yang diciptakan masih mengalami kesalahan. Pengulangan
pengamatan dengan berbagai cara dapat mengurangi kesalahan pengamatan
tersebut.
Bagaimana tanggapan masyarakat setelah pengetahuan yang mereka
peroleh dari hasil pengamatan dengan alat-alat ternyata berbeda dengan apa
yang mereka ketahui atau percayai berdasarkan mitos?
Puncak hasil pemikiran mitos terjadi pada zaman Babylonia, yakni
+ 700- 600 SM. Orang-orang Babylonia berpendapat bahwa alam semesta itu
sebagai ruangan setengah bola dengan bumi datar sebagai lantainya,
sedangkan langit-langit dengan bintang merupakan atapnya.

MKDU41 12/MODUL 1

1.45

N amun, yang menakjubkan ialah, mereka telah mengenal ekliptika atau


bidang edar matahari dan telah menetapkan perhitungan satu tahun, yakni
satu kali matahari beredar sampai kembali ke tempat semula, yakni selama
365 ,25 hari.
Horoskop atau ramalan nasib manusia berdasarkan perbintangan juga
berasal dari zaman Babylonia ini. Masyarakat waktu itu bahkan mungkin
masih ada juga pada masa kini yang dapat menerimanya. Hal tersebut
disebabkan karena pengetahuan yang mereka peroleh dari kenyataan
berdasarkan pengamatan dan pengalaman tidak dapat digunakan untuk
memecahkan masalah hidup yang mereka hadapi sehari-hari.

Contoh:
Pada suatu saat, hasil pertanian mereka tidak memuaskan, namun pada
saat yang lain baik sekali. Mereka sendiri tidak memahami mengapa
demikian. Pengetahuan mereka belum dapat menjawab mengapa hal itu
terjadi maka mereka percaya pada mitos yang dikaitkan pada bulan, matahari
dan bintang-bintang.
Demikianlah sejarah pengetahuan yang diperoleh manusia. Seperti yang
telah Anda ketahui, manusia ialah makhluk yang serba ingin tahu karena itu
disebut sebagai binatang yang rasional (rational animal). Dengan daya pikir
yang rasional tersebut, manusia memburu pengetahuan (know how),
kemudian ditingkatkan lagi masalahnya (know why), akhirnya bertanya
apakah ada kegunaan dalam kehidupannya (know use).
Perubahan cara pemenuhan kebutuhan manusia dari cara food gathering
menjadi food producing menyebabkan cara hidupnya tidak lagi nomaden
(berpindah-pindah) tetapi sedenter (menetap). Selain itu, ekonomi
masyarakat manusia bukan hanya persoalan menghasilkan makanan,
melainkan juga perdagangan dan industri guna memenuhi kebutuhan
hidupnya. Peningkatan keadaan ekonomi mendorong manusia mengadakan
tempat pemusatan baru dengan terbentuknya kota-kota sehingga terjadilah
revolusi kota (urban revolution). Cara hidup yang menetap dengan ekonomi
yang mantap memberi kesempatan berpikir lebih banyak. Objek pemikiran
manusia yang pertama dan utama ialah alam karena manusia dapat belajar
dari alam dan akhirnya lahirlah pengetahuan alam (natural science).

1.46
ILMU ALAMIAH

CASAR

Sejarah pengetahuan tersebut dalam kegiatan belajar ini dibagi menjadi


sebagai zaman purba, zaman Babylonia, zaman pertengahan dan zaman
modern.
B. ZAMAN PURBA
Pengetahuan yang dikumpulkan pada zaman purba berasal dari
kemampuan mengamati, membeda-bedakan, dan dari basil percobaan yang
sifatnya trial and error. Semua pengetahuan yang diperoleh diterima begitu
saja tanpa mencari tahu sebab akibatnya.
Pada saat manusia mulai memiliki kemampuan menulis, membaca, dan
berhitung maka pengetahuan yang terkumpul dicatat secara tertib dan
berlangsung terus-menerus. Misalnya, dari pengamatan dan pencatatan
peredaran matahari, ahli astronomi Babylonia menetapkan pembagian waktu
seperti, tahun dibagi dalam 12 bulan, minggu dibagi dalam 7 hari dan hari
dalam 24 jam. Selanjutnya, jam dibagi dalam 60 menit dan menit dalam 60
detik. Kemudian satuan enam puluh ini juga digunakan untuk pengukuran
sudut, 60 detik sama dengan 1 menit, 60 menit sama dengan 1 dan satu
lingkaran penuh ialah 360. Demikian pula para ahli Babylonia dapat
meramalkan terjadinya gerhana matahari, tiap 18 tahun tambah sepuluh atau
sebelas hari. Ini terjadi kira-kira 3000 SM.
Pada tahun 2980 - 2950 SM, manusia dapat membangun piramid di
Mesir untuk menghormati dewa agar tidak terjadi bahaya banjir di sungai Nil.
Pembangunan piramid itu menunjukkan bahwa pengetahuan teknik bangunan
dan matematika, khususnya geometri dan aritmatika telah maju.
Kurang lebih tahun 1600 SM, orang Mesir telah menghitung keliling
lingkaran sama dengan tiga kali garis tengahnya, sedang luas lingkaran sama
dengan seperdua belas kuadrat kelilingnya.
C. PENGETAHUAN YANG BERKEMBANG
BABYLONIA (600-200 SM)

PADA

ZAMAN

Pengetahuan perbintangan pada masa itu memang sedang berkembang.


Kelompok bintang atau rasi seperti rasi Scorpio, Virgo, Pisces, Leo dan
sebagainya, yang masih kita kenal kini, berasal dari zaman Babylonia.
Pengetahuan orang-orang Babylonia itu, setengahnya berasal dari hasil
pengamatan maupun pengalaman. N amun, setengahnya berupa dugaan,

MKDU41 12/MODUL 1

1.47

imajinasi, kepercayaan atau mitos. Pengetahuan semacam itu, dapat kita


sebut sebagai pseudo science yang artinya mirip sains tapi bukan sains.
Suatu pola berpikir yang satu langkah lebih maju daripada mitos dan
pseudo science ialah penggabungan antara pengamatan, pengalaman dan akal
sehat atau rasional. Contohnya ialah ajaran-ajaran orang Yunani pada sekitar
tahun 600 - 200 SM.
Sebagai tonggak sejarah, dapat disebutkan di sini seorang ahli pikir
Bangsa Yunani yang bemama Thales (624-546 SM), seorang astronom yang
juga ahli di bidang matematika dan teknik. Ia yang pertama berpendapat
bahwa bintang-bintang mengeluarkan sinarnya sendiri, sedangkan bulan
hanya sekadar memantulkan cahaya dari matahari. Ia juga berpendapat,
bahwa bumi merupakan suatu piring yang datar yang terapung di atas air.
Thales juga mempertanyakan asal usul dari semua benda yang kita lihat di
alam raya ini. Ia berpendapat bahwa adanya keanekaragaman benda di alam,
sebenarnya merupakan gejala alam saja. Bahan dasarnya amat sederhana dan
sama. Unsur dasar itu, membentuk benda yang beraneka ragam melalui
proses. Jadi, tidak terbentuk begitu saja. Unsur dasar tersebut menurut Thales
ialah air.
Pendapat itu, sungguh merupakan perubahan besar dari alam pikiran
manusia masa itu. Orang-orang beranggapan bahwa aneka ragam benda di
alam diciptakan oleh para dewa seperti apa adanya karena kemampuan
berpikir manusia makin maju dan disertai pula oleh perlengkapan
pengamatan, seperti teropong bintang yang makin sempurna maka mitos
dengan berbagai legendanya makin ditinggalkan orang. Mereka cenderung
menggunakan akal sehat atau rasional.
Tokoh-tokoh lainnya yang menjadi tokoh pembaharu di zaman
Babylonia, yakni sebagai pengubah pola pikir masa itu, antara lain ialah:

1.

Anaximander (610-546 SM)

Seorang pemikir yang sezaman dengan Thales, berpendapat bahwa alam


semesta yang kita lihat itu berbentuk seperti bola dengan bumi sebagai
pusatnya. Langit dengan segala isinya, beredar mengelilingi bumi. Pendapat
ini bertahan hingga dua abad lamanya. Ia juga mengajarkan membuat jam
matahari atau petunjuk waktu dengan sebuah tongkat yang ditegakkan di atas
bumi dan juga untuk menentukan titik balik matahari. Jam matahari
merupakan dasar perhitungan jam sampai sekarang.

1.48
ILMU ALAMIAH

DASAR

SOie
r---~---n~

Sumber: Supartono W , dkk., Ilmu Alamiah Dasar.


Gambar 1.8.
Jam Matahari

2.

Anaximenes (560-520 SM)

Tokoh ini berpendapat, bahwa unsur-unsur dasar pembentukan semua


benda ialah air. Namun, air merupakan salah satu bentuk saja. Ia dapat
merenggang menjadi api (gas) atau memadat menjadi tanah. Inilah yang
merupak:an teori pertama tentang transmutasi unsur-unsur.

3.

Herakleitos (560-470 SM)

Tokoh Yunani yang satu ini memberi koreksi terhadap pendapat


Anaximenes. Ia berpendapat, bahwa justru apilah yang menjadi penyebab
adanya transmutasi itu. Tanpa api, benda-benda akan tetap seperti apa
adanya.

4.

Pythagoras (580-500 SM)

Tokoh ini berpendapat, bahwa sebenamya unsur dasar ada empat, bukan
satu yang dapat berubah ke dalam tiga bentuk unsur seperti yang
dikemukakan oleh penemu-penemu sebelumnya. Keempat unsur dasar itu
ialah tanah, api, udara dan air. Pythagoras juga terkenal di bidang
matematika. Salah satu penemuannya yang terpakai sampai sekarang ialah
yang kita kenal sebagai dalil Pythagoras tentang segitiga siku-siku, yak:ni
berikut ini.

1.49

MKDU41 12/MODUL 1

KUatlrm~!:!1~ sis 11imr1tf ~tiuan i'rfDIW;)a


J

snw~~~-'"~ :s.~!:n-~ ctan~!T 11.~ 'ff'\1~.!lft~~~ p~~


ian~ i&tlu3at tSt mku~i~Ll,rr~a:

Gambar 1.9.
Rumus Pythagoras

Tentang alam semesta, Pythagoras berpendapat bahwa bumi ini bulat


dan berputar karena berputar maka tampaknya seolah-olah alam berputar
mengelilingi bumi.

5.

Empedokles (480-430 SM)


Tokoh ini menyempurnakan ajaran Pythagoras tentang empat unsur
dasar yakni tanah, air, udara, dan api, dengan memperkenalkan adanya tenaga
penyekat atau tarik menarik dan tenaga pemisah atau tolak menolak. Kedua
tenaga tadilah yang dapat mempersatukan atau memisahkan unsur-unsur tadi.
6.

Socrates (470-399 SM)


Ia dianggap sebagai tonggak ilmu pengetahuan Yunani karena banyak
melakukan penyelidikan terhadap pengetahuan yang menyangkut kehidupan
manusia. Walaupun Socrates tidak meninggalkan karya-karya tertulis, tetapi
buah pemikirannya dikumpulkan oleh muridnya Plato. Ilmunya yang terkenal
ialah logika yang mengajak manusia untuk berpikir yakni adanya major
premise, minor premise dan conclusion.
7.

Demokritos (460-370 SM) dan Leucippus ( 450 SM)


Mereka dinilai sebagai penemu atom yakni materi terkecil dari suatu
benda yang tidak dapat dibagi lagi (sekarang sudah dapat dilakukan).
Bentuknya bermacam-macam dan selalu bergerak ke segala arah sehingga
sering terjadi benturan-benturan satu dengan yang lain dan menimbulkan
pusaran. Jumlah atom dan pusarannya akan membentuk beraneka ragam
benda. Di luar benda-benda hanya ada kehampaan (void).

1.50
ILMU ALAMIAH

CASAR

8.

Plato (423-347 SM)


Ia mempunyai titik tolak berpikir yang berbeda dengan orang-orang
sebelumnya. Ia yang sastrawan itu menghindari pemikiran yang terlalu
materialistik seperti Demokritos dan Empedokles. Plato berpendapat bahwa
keanekaragaman yang tampak ini sebenamya suatu duplikat saja dari suatu
yang kekal dan material.
9.

Aristoteles (348-322 SM)


Ia merupakan pemikir terbesar pada zamannya. Ia membukukan intisari
dari ajaran orang-orang sebelumnya. Aristoteles membuang hal-hal yang
tidak masuk diakalnya dan menambahkan pendapatnya sendiri.
Bukunya merupakan ensiklopedia pengetahuan masa itu. Tentang unsur
dasar, ia menyebutkan adanya zat tunggal yang disebut Huie. Zat tunggal ini
tergantung dari kondisinya, dapat berbentuk tanah, air, udara atau api.
Adanya transmutasi ini disebabkan oleh keadaan dingin, lembab, panas dan
kering. Contoh, apabila Hule dalam kondisi lembab dan panas maka ia
berbentuk udara. Apabila dalam keadaan panas dan kering akan berbentuk
api dan bila kering dan dingin berbentuk tanah.
Aristoteles tidak percaya adanya ruang hampa. Ia berpendapat bahwa
bila di suatu tempat tidak ada apa-apanya (benda), di situ ada sesuatu yang
immaterial, yakni Ether (bukan eter yang kita kenal sebagai senyawa kimia).
Ajaran Aristoteles yang penting ialah suatu pola berpikir dalam memperoleh
kebenaran berdasarkan logika. Dia juga sebagai orang pertama yang
menyusun klasifikasi bintang yang ada di muka bumi ini.
API

UDARA

TANAH

AIR

Gambar 1. 10.
Transmutasi Unsur-unsur Dasar

MKDU41 12/MODUL 1

1. 51

10. Archimedes (287-212 SM)


Seorang pakar di zamannya yang sudah menggunakan cara empiris
didasarkan pada pengalaman atau percobaan. Ia ahli menemukan hukumhukum di bidang matematika, fisika, dan mekanika. Salah satu hukumnya
yang terkenal ialah benda yang terapung di air akan kehilangan berat sesuai
dengan air yang ke luar.

11. Ptolomeus (127-151 M)


Seorang tokoh besar setelah Aristoteles. Buah pikirannya yang penting
ialah tentang bumi sebagai pusat sistem tata surya (geosentris ), yakni bumi
berbentuk bulat, diam seimbang tanpa tiang penyangga. Bintang-bintang
menempel tetap pada langit dan berputar mengelilingi bumi, sekali dalam
24 jam. Planet beredar melalui orbitnya sendiri, terletak di antara bumi dan
bintang.

D. PENGETAHUAN DI ZAMAN PERTENGAHAN (780-828 M)


Perkembangan ilmu pengetahuan selanjutnya terjadi dan berkembang di
Timur Tengah pada abad pertengahan yang diprakarsai oleh bangsa Arab.
Banyak peninggalan pengetahuan bangsa Yunani yang diterjemahkan ke
dalam bahasa Arab dan ditulis dalam bentuk buku serta dipakai sebagai
acuan pada dunia Islam dan Eropa.
Pada zaman ini juga banyak dikembangkan metode eksperimen yang
memungkinkan perluasan bi dang kedokteran, f armasi, astronomi, kimia dan
biologi. Penemuan penting yang digunakan sampai saat ini ialah penulisan
bilangan (angka Arab) dan desimal yang memunculkan ilmu aljabar.
Tokoh pembaharu pada zaman ini menurut Supartono, dkk dalam
bukunya Ilmu Alamiah Dasar, ialah sebagai berikut.

1.

Kwarizmi (+ 780-850 M)
Ia menghasilkan karya Al Jahr wal Mukabala yang berarti pengutuhan
kembali dan perbandingan, memperkenalkan asas algorisme yang merupakan

sistem hitungan nilai angka menurut tempat dari kanan ke kiri, satuan,
puluhan, ribuan dan seterusnya. Sehingga penjumlahan bilangan dari atas ke
bawah untuk sejumlah deret angka tidak mengalami kesulitan. Inilah yang
kemudian menjadi dasar mesin hitung dan kalkulator. Sistem persepuluhan
(decimal) yang sejajar dengan asas algoritme segera dapat menggantikan

1.52
ILMU ALAMIAH

CASAR

sistem perenampuluhan (hexadesimal) yang sebelumnya digunakan oleh


bangsa Semit. Angka Romawi yang tidak mengenal nol, tidak cocok dipakai
dalam sistem persepuluhan dengan angka di belakang koma, dan tidak dapat
dipakai dalam penjumlahan dari atas ke bawah. Dari sistem Kwarizmi yang
berasal dari bahasa Arab inilah, bangsa Barat menyebutkannya sebagai angka
Arab, walaupun penulisannya sudah lain.

2.

Ar Razi (866-909 M)
Tokoh kedokteran dan kimia, orang Barat menyebutnya Razes. Ar-Razi
merupakan orang pertama yang mendiagnosis penyakit cacar dengan cara
membedakan antara cacat air (variola) dan cacar merah (rougella). Ia juga
berhasil melaksanakan pengobatan dengan pemanasan saraf, pengobatan
penyakit kepala, mendiagnosis tekanan darah tinggi, dan menggunakan kayu
pengikat untuk patah tulang (spalk). Sebagai ahli kimia ia menemukan air
raksa (mercury).
3.

Niraizi (Wafat 922 M)


Ia telah membuat planetarium dengan ketepatan yang diakui oleh para
ahli. Ia mengkritik pendapat Ptolomeus yang berpaham geosentris, dan
menulis sejumlah buku yang memuat tentang cuaca dan iklim, serta
pengetahuan tentang bintang. Ia membuat alat bantu ilmu bintang yang dapat
menggambarkan gerak-gerak benda langit dan mengukur jaraknya.

4.

Tsabit ibnu Qurrah (Wafat 901 M)


Ia merupakan tokoh lain di bidang astronomi yang membahas waktu
matahari (Syamsiah) yang lamanya setahun 365 hari, 5 jam, 49 menit,
1 detik.

5.

Ibnu Sina (980-1037 M)


Ia adalah tokoh kedokteran, orang Barat menyebutnya Avicenna. Dialah
yang pertama kali menunjukkan bahwa udara merupakan penyalur penyakit
dan merintis pengobatan penyakit saraf (neurasthenia). Karyanya yang
berjudul Al-Qanun fi'ith Thibb atau Pedoman Kedokteran merupakan buku
terluas yang dipergunakan dalam dunia Islam maupun Barat, seluruh
karyanya berjumlah 170 buah yang sebagian besar sudah diterjemahkan
dalam bahasa Latin.

MKDU41 12/MODUL 1

1.53

6.

Ibnu Rusyd (1126-1198 M)


Seorang penulis kedokteran umum, orang Barat menyebutnya Averoes.
Ia merintis ilmu jaringan tubuh (histology) dan berjasa dalam penelitian
pembuluh-pembuluh darah, ia juga mengatakan bahwa seseorang yang telah
terkena penyakit cacar (seperti yang dikemukakan Ar-Razi) akan kebal
terhadap penyakit tersebut.

7.

Az Zahrawi (Wafat 1013)


Orang yang merintis ilmu pengenalan penyakit (diagnostic) dan cara
penyembuhan (therapeutic) penyakit telinga. Selain itu, juga merupakan
perintis pembedahan telinga dan pelopor penyakit kulit (dermatology).
Karya-karyanya yang telah diterjemahkan dalam bahasa Latin dan dicetak
berulang kali di Eropa ialah Genua (1497), Basel (1541) dan Oxford (1778)
8.

Ibnu Baithar (Wafat 1248)


Di Barat, Ia dikenal sebagai Alpetragius yakni seorang ahli tumbuhan.
Oleh karena ia banyak melakukan terapannya sebagai applied science untuk
keperluan obat-obatan. Sebagian ilmunya memang berasal dari Yunani, tetapi
1.400 ramuan obat yang dikemukakannya, sebanyak 300 ramuan merupakan
temuannya sendiri dan 200 merupakan ramuan dari tumbuhan. Karyanya
yang terkenal ialah Al Adwiyati 'l Bashtithah yang artinya Ramuan Ramuan
Sederhana dicetak dalam bahasa Latin dengan judul Simplicia (1758)

9.

Al Ashama 'I (7 40-828 M)


Seorang sarjana ilmu hewan. Karyanya berjudul Al Hayawan yang
berarti hewan. Di dalam buku tersebut dipaparkan tentang singa, harimau,
gajah, dan unggas. Ia meneliti binatang-binatang tersebut dalam alamnya
serta perpindahannya yang berhubungan dengan musim.
E. PENGETAHUAN DI ZAMAN MODERN (ABAD XV-KINI)
Zaman ini dimulai pada abad ke-15 karena banyaknya penemuan yang
mengubah pola pikir sebelumnya terutama dengan penemuan empiris yang
didukung oleh alat bantu yang lebih baik. Perubahan pola pikir yang sangat
radikal ialah perubahan paham geosentris menjadi heliosentris yang sangat
bertentangan dengan paham dan kepercayaan maupun kekuasaan saat itu.

1.54
ILMU ALAMIAH

CASAR

Pakar yang penting pada era itu ialah Copernicus ( 1447-1543) dan
Galileo (1546- 1642). Copernicus dalam bukunya De Revolutionibus Orbim
Caelestinum atau Peredaran Alam Semesta menyatakan sistem heliosentris.
Penemuan tersebut didukung juga oleh penemuan Galileo. Era ini dianggap
sebagai titik awal ilmu pengetahuan modem yang berdasarkan pada teori
induksi atau suatu kebenaran harus dibuktikan secara empiris. Penemuan
tersebut juga membuka cara berpikir yang lebih maju, terbuka, dan berani
menyatakan kebenaran meskipun harus bertentangan dengan pendapat atau
kepercayaan umum yang ada.
Selain tokoh-tokoh tersebut, ada beberapa tokoh lainnya sebagai berikut.

1.

Roger Bacon (1214-1294)


Pakar ini menyatakan bahwa hakikat ilmu pengetahuan alam ialah ilmu
yang berdasarkan kepada kenyataan yang disusun dan dibentuk dari
pengalaman, penyelidikan, dan percobaan; sedangkan matematika ialah dasar
dan kunci untuk berpikir dan mencari kebenaran dalam ilmu pengetahuan.

2.

Leonardo da Vinci (1452-1519)


W alaupun pakar ini seorang pelukis terkenal, namun ia pun berpendapat
bahwa percobaan tidak mungkin sesat, yang tersesat ialah pandangan dan
pertimbangan kita.

3.

Nicolas Copernicus (1473-1543)


Ia seorang ahli astronomi, matematika dan pengobatan yang berpendapat
bahwa matahari ialah pusat dari sistem tatasurya dan bumi mengelilingi
matahari, sedangkan bulan mengelilingi bumi.

4.

Francis Bacon (1561-1626)


Ia mendukung bahwa cara berpikir induktif ialah satu-satunya jalan
untuk mencapai kebenaran dan kebenaran itu hanya dapat dicapai dengan
penyelidikan dan percobaan (eksperimen) yang nantinya akan menumbuhkan
pengertian terhadap keadaan alam.
Sehingga mulai saat itu, kegiatan eksperimen ditingkatkan dengan
memperbaiki langkah-langkah untuk memperoleh pengetahuan, antara lain
dengan melakukan:
a. observasi dan pengumpulan data;
b. menyusun model atau ramalan generalisasi;

c.

MKDU41 12/MODUL 1

1.55

melakukan eksperimen untuk menguji ramalan atau generalisasi


sehingga memperoleh kesimpulan atau hukum yang lebih mantap.

5.

Johanes Keppler (1571-1630)


Mengemukakan tiga buah hukum tentang peredaran planet mengelilingi
matahari sebagai berikut.
a. Orbit dari semua planet berbentuk elips.
b. Dalam waktu yang sama, garis penghubung antara planet dan matahari
selalu melintasi bidang yang luasnya sama.
c. Pangkat dua dari waktu yang dibutuhkan sebuah planet untuk
mengelilingi matahari adalah sebanding dengan pangkat tiga dari jarak
rata-rata planet itu dengan matahari.

6.

Galileo Galilei (1546-1642)


Pakar ini menemukan antara lain empat hukum gerak, penemuan tata
bulan planet Jupiter, mendukung heliosentrisme dari Copernicus dan
hukumnya Keppler. Ia juga menegaskan bahwa bulan tidak datar, penuh
dengan gunung, planet Mercurius dan Venus tidak memancarkan cahaya
sendiri dan juga menemukan empat buah bulan pada planet Jupiter.
Penemuannya ini didasarkan atas pengamatan dengan alat teropong
bintangnya.
Semua penemuan dan pendapatnya yang telah disebutkan di atas disusun
berdasarkan basil percobaan. Sejak itu dianggap sebagai permulaan abad
ilmu pengetahuan modern. Dianggap demikian karena pengetahuan yang
diperoleh tidak hanya menggunakan cara berpikir deduktif saja tetapi juga
bertumpu pada pengetahuan yang sudah diakui kebenarannya dengan
eksperimen. Dengan kata lain, setelah manusia memadukan kemampuan
penalaran dengan eksperimen lahirlah IPA sebagai ilmu yang mantap.
7.

Evangelista Torricelli (1588-1647)


Seorang ahli fisika dan ilmu pasti yang berhasil menemukan termometer
sebagai alat ukur suhu udara sekaligus dapat memperkirakan tekanan udara di
suatu tempat.
8.

Blaise Pascal (1623-1662)


Seorang ahli yang telah menemukan pemikiran prinsip komputer di usia
18 tahun.

1.56
ILMU ALAMIAH

CASAR

9.

Antonie Laurent Lavoisier (1743-1793)


Lavoisier ialah seorang tokoh pembaharu yang berasal dari Perancis. Ia
melalui eksperimen yang berulang-ulang telah dapat membuktikan bahwa
pada proses pembakaran terjadi reaksi antara bahan yang dibakar dengan
oksigen yang terdapat di udara. Jadi, bukan karena bahan yang dibakar
tersebut mengandung flogiston seperti anggapan sebelumnya. Sukses
Lavoisier diperoleh karena ia menggunakan metode ilmiah di dalam
penelitiannya, lalu timbul pertanyaan-pertanyaan, langkah-langkah
bagaimanakah yang merupakan ciri khas metode ilmiah itu?
10. John Dalton (1766-1844)
Ia menemukan teori tentang atom dan menemukan multiple proporties.
Karyanya, antara lain Meteorogical Observations and Essays (1793),
kemudian A New System of Chemical of Philosophy (1827). Dalton juga
menemukan kasus buta warna pada penglihatan manusia.
11. Antonie van Leuwenhoek (1632-1723)
Leuwenhoek menggunakan mikroskop basil karyanya sehingga dapat
melihat bakteri dan perkembangannya serta sel tubuh dengan pembesaran
270 kali. Ia juga menemukan spermatozoa anjing, kelinci, ikan, manusia, dan
binatang lainnya.
12. Malphighio Malpighi (1628-1694)
Ia menemukan anatomi tubuh dengan percobaan, mula-mula pada katak,
kemudian menemukan struktur binatang dan tumbuh-tumbuhan.
Dengan cara yang rasional dan empiris yang dikembangkan, ilmu
pengetahuan maju dengan pesat sehingga dikatakan sebagai scientific
revolution. Ilmu dipikirkan untuk kesejahteraan manusia (antologi), dan
lahimya applied science (ilmu terapan).

MKDU41 12/MODUL 1

1.57

LATI HAN

Untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai materi di atas,


kerjakanlah latihan berikut!
1) Pelangi merupakan tangga para bidadari yang mau turun dari kayangan
ke bumi untuk mandi. Apakah contoh di atas merupakan mitos, legenda
atau cerita rakyat? Jelaskan!
2) Mengapa di daerah Kudus, masyarakat tidak memakan sate sapi?
Apakah contoh di atas merupakan mitos, legenda atau cerita rakyat?
Jelaskan!
3) Sebutkan empat tokoh pembaharu ilmu pengetahuan dengan ciri khas
atau titik tolak cara berpikimya !
P etunjuk Jawaban Latihan

Jawaban latihan ini tidak mutlak benar, Anda dapat menambah maupun
mengurangi jawabannya setelah mendiskusikannya dengan kelompok belajar
Anda.
1) Contoh di atas ialah suatu mitos karena menurut C.A. van Peursen, mitos
ialah suatu cerita yang memberikan pedoman atau arah tertentu kepada
sekelompok orang. Cerita itu dapat ditularkan, dapat pula diungkapkan
lewat tari-tarian atau pementasan wayang dan sebagainya. Bagaimana
dengan pendapat Anda sendiri?
2) Jawabannya ialah legenda (cerita rakyat) karena dalam usahanya
menyebarkan agama Islam dengan damai, Sunan Kudus menganjurkan.
agar penganutnya tidak menyembelih sapi. Tujuannya agar penduduk
yang pada saat itu masih beragama Hindu tidak tersinggung. Bagaimana
dengan pendapat Anda sendiri?
3) Silakan Anda memilihnya dari penjelasan yang ada.

1.58
ILMU ALAMIAH

DASAR

RANG KUMAN

Manusia selalu merasa ingin tahu maka sesuatu yang belum


terjawab dikatakan wallahualam, artinya Allah yang lebih mengetahui
atau wallahualam bissawab yang artinya Allah mengetahui sebenarnya.
Perkembangan lebih lanjut dari rasa ingin tahu manusia ialah untuk
memenuhi kebutuhan nonfisik atau kebutuhan alam pikirannya, untuk
itu manusia mereka-reka sendiri jawabannya.
A. Comte menyatakan bahwa ada tiga tahap sejarah perkembangan
manusia, yaitu tahap teologi (tahap metafisika), tahap filsafat dan tahap
positif (tahap ilmu). Mitos termasuk tahap teologi atau tahap metafisika.
Mitologi ialah pengetahuan tentang mitos yang merupakan kumpulan
cerita-cerita mitos. Cerita mitos sendiri ditularkan lewat tari-tarian,
nyany1an, wayang.
Secara garis besar, mitos dibedakan atas tiga macam, yaitu mitos
sebenamya, cerita rakyat, dan legenda. Mitos timbul akibat keterbatasan
pengetahuan, penalaran dan pancaindra manusia, serta keingintahuan
manusia yang telah dipenuhi walaupun hanya sementara.
Puncak hasil pemikiran mitos terjadi pada zaman Babylonia
(700-600 SM) yaitu horoskop (ramalan bintang), ekliptika (bidang edar
Matahari) dan bentuk alam semesta yang menyerupai ruangan setengah
bola dengan bumi datar sebagai lantainya sedangkan langit-langit dan
bintangnya merupakan atap.
Tonggak sejarah pengamatan, pengalaman dan akal sehat manusia
ialah Thales (624- 546) seorang astronom, pakar di bidang matematika
dan teknik. Ia berpendapat bahwa bintang mengeluarkan cahaya, bulan
hanya memantulkan sinar matahari. Setelah itu muncul tokoh-tokoh
perubahan lainnya, seperti Anaximander, Anaximenes, Herakleitos,
Pythagoras.

TES

FDRMATIF 3

Pilih satu jawaban yang paling tepat!


1)

Definisi mitos menurut C.A. van Peursen ialah suatu ....


A. cerita yang memberikan pedoman atau arah tertentu kepada
sekelompok orang
B. tahapan teologi

MKDU41 12/MODUL 1

1.59

C. ilmu
D. bagian dari filsafat
2)

Gerhana bulan terjadi karena bulan dimakan oleh raksasa. Cerita tersebut
termasuk ....
A. legenda
B. cerita rakyat
C. mitos sebenarnya
D. dongeng

3)

Tidak ada suatu tempat yang tidak ada apa-apanya (ruang hampa) karena
di situ ada sesuatu yang immaterial, yaitu ....
A. ester
B. ether
C. eter
D. eterna

4)

Jam Matahari merupakan dasar perhitungan jam sampai sekarang. Jam


tersebut merupakan hasil penemuan dari ....
A. Ptolomeus
B. Erasthothenes
C. Anaximander
D. Thalaes

Pilihlah:

A. Apabila pernyataan pertama dan kedua benar dan mempunya1


hubungan sebab akibat
B. Apabila pernyataan pertama dan kedua benar, tetapi tidak
mempunyai hubungan sebab akibat
C. Apabila salah satu dari kedua pemyataan benar
D. Apabila kedua pernyataan salah
5)

U saha manusia mengisahkan peristiwa penting yang menyangkut


kehidupan masyarakat disebut cerita rakyat,
sebab
Dalam cerita rakyat kebenarannya sulit dipercaya, tetapi gejala yang
terlihat dalam masyarakat memang ada dan biasanya dikaitkan dengan
seorang tokoh.

1.60
ILMU ALAMIAH

6)

CASAR

Kebenaran memang harus dapat diterima oleh akal,


sebab
Penerimaan atas dasar kata hati tentang sesuatu yang benar dan irasional
dalam kehidupan masyarakat sudah dapat diterima sebagai suatu
kebenaran.

Pilihlah:
A. Jika (1) dan (2) benar
B. Jika (1) dan (3) benar
C. Jika (2) dan (3) benar
D. Jika (1), (2), dan (3) benar
7)

8)

9)

Pseudoscience ialah ilmu pengetahuan yang merupakan gabungan


dari ....
( 1) pengamatan
(2) pengalaman
(3) akal sehat
Pythagoras berpendapat bahwa unsur-unsur di alam terdiri dari ....
(1) tanah
(2) api
(3) kayu
Rum us Pythagoras berlaku pada segitiga ....
(1) siku-siku
(2) sama sisi
(3) yang kedua sudutnya 60 dan 30

10) Faktor-faktor yang menyebabkan mitos


adalah ....
( 1) tokoh yang terkait dalam mitos
(2) keingintahuan manusia
(3) penalaran manusia yang terbatas

dipercayai kebenarannya

Cocok:kanlah jawaban Anda dengan Kunci Jawaban Tes Formatif 3 yang


terdapat di bagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban yang benar.
Kemudian, gunakan rumus berikut untuk mengetahui tingkat penguasaan
Anda terhadap materi Kegiatan Belajar 3.
Jumlah Jawaban yang Benar

Tingkat penguasaan = - - - - - - - - - - - x 100%


Jumlah Soal

MKDU41 12/MODUL 1

1. 61

Arti tingkat penguasaan: 90 - 100% = baik sekali


80 - 89% = baik
70 - 79% = cukup
< 70% = kurang
Apabila mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih, Anda dapat
meneruskan dengan modul selanjutnya. Bagus! Jika masih di bawah 80%,
Anda harus mengulangi materi Kegiatan Belajar 3, terutama bagian yang
belum dikuasai.

1.62
ILMU ALAMIAH

CASAR

Kunci Jawaban Tes Format if


Tes Formatif 1
1) A
2)

3)
4)
5)
6)
7)
8)
9)
10)

A
D
B
B
B

c
A
D

Tes Formatif 2
1) A
2) B
3) c
4) D
5) A
6) c
7) B
8) D
9) A
10) D

Tes Formatif 3
1) A
2) D
3) B
4)

5)
6)
7)
8)
9)
10)

c
A
A
B

1.63

MKDU41 12/MODUL 1

Daftar Pustaka
Aly Abdullah dan Rahman Eny. (1992). Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta: Bumi
Aksara.
Darmodjo Hendro, dan Kaligis Yeni. (1994). Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta:
Universitas Terbuka.
Goniek Larry, dkk. (2003). Kartun Biologi Genetik. Gramedia.
http: //www.babycentre.eo.uk/general/3279.html 6/24/04.
Jasin Maskoeri. (1992). Ilmu Alamiah Dasar. Cetakan ke-11, Jakarta:
Rajawali Press.

Majalah Seni Ayahbunda, Balita, dan Masalah Perkembangan. Jakarta: Edisi


Juli 2001.
Nizamuddin H. (1994). /lmu Alamiah Dasar. Cetakan Ke 2, Jakarta: Ghalia
Indonesia.
Purnama, Heri. (2003). Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta. Rineka Cipta.
S. J. Drost J. (1992). Ilmu Alamiah Dasar. Buku Panduan Mahasiswa.
Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

MODUL 2

Ruang Li ngkup dan Perkembangan


llmu Pengetahuan Alam
drh. S:lnti Dewiki, M. Kes.
Ir. Si Yuniati Putri KoesHardini, M.P.
PENDAHULUAN

eperti dijelaskan pada Modul 1, adanya kemampuan berpikir pada


manusia menyebabkan terus berkembangnya rasa ingin tahu tentang
segala hal yang ada di alam semesta. Pengetahuan yang diperoleh dari alam
semesta ini selanjutnya merupakan dasar dari pengembangan Ilmu
Pengetahuan Alam (IPA). Dengan akal yang dimilikinya, ditambah dengan
pengetahuan yang diperoleh saat itu maka informasi tentang pengetahuan ini
akan terus bertambah dan berkembang sehingga semua pengetahuan dapat
diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Pembahasan dalam modul ini, akan dimulai dengan penalaran dan awal
pengetahuan, pengertian Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), terbentuknya IPA
sampai terwujudnya penalaran ilmiah melalui metode ilmiah. Dalam modul
ini juga akan dibahas perkembangan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) menjadi
berbagai disiplin ilmu. Dari uraian ini dapat dilihat bahwa sebenarnya ilmu
pengetahuan telah mendorong munculnya teknologi, sebab dari dahulu selalu
berkembang menyesuaikan diri dengan perkembangan keingintahuan
manus1a.
Metode ilmiah dipakai hampir di semua bidang pengetahuan karena
keunggulan-keunggulan yang dimilikinya. Oleh karena itu, pemahaman akan
metode ilmiah ini sangat berguna dalam kehidupan kita sehari-hari. Pada
zaman modern sekarang ini, pola penalaran ilmiah merupakan kebutuhan
yang sangat esensial bagi mereka yang ingin maju. Di sini diuraikan juga
tentang langkah-langkah operasional metode ilmiah, keunggulan, dan
keterbatasannya dengan tinjauan tentang peranan matematika dan IPA.
Setelah mempelajari modul ini, secara umum Anda diharapkan dapat
menjelaskan perkembangan dan pengembangan IPA menjadi beberapa

2.2

ILMU ALAMIAH CASAR

disiplin ilmu hingga terwujudnya metode ilmiah yang merupakan ciri khusus
dari ilmu pengetahuan alam, sedangkan secara khusus, Anda diharapkan
dapat menjelaskan tentang berbagai hal sebagai berikut.
1. Metode ilmiah dan implementasinya
a. Metode ilmiah.
b. Asal mula langkah-langkah operasional metode ilmiah.
c. Kriteria metode ilmiah.
d. Keterbatasan dan keunggulan metode ilmiah.
e. Peranan matematika terhadap IPA.
f. Ilmu pengetahuan alam kualitatif dan kuantitatif.
2. Ruang lingkup dan perkembangan IPA
a. Penalaran dan awal pengetahuan.
b. Pengertian Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
c. Terbentuknya IPA.
d. Ruang lingkup IPA dan pengembangannya
1) IPA klasik dan IPA modern.
2) Bidang IPS.
3) Bidang IPA, Ilmu Bumi, dan Antariksa.
4) Perkembangan ilmu IPA lainnya.

2.3

MKDU41 12/MODUL 2

KEGIATAN

BELAJAR

Metode llmiah dan lmplementasinya


ada Modul 1, Anda telah mengetahui adanya perkembangan pola
berpikir manusia yang dimulai dari zaman Babylonia (650 SM). Pada
saat itu orang percaya kepada mitos, ramalan nasib berdasarkan
perbintangan, bahkan percaya adanya dewa. Ada dewa Angin, dewa
Matahari, dewa Petir. Berbagai cara dilakukan manusia untuk memperoleh
pengetahuan, baik melalui pendekatan non-ilmiah maupun (terutama) dengan
pendekatan ilmiah.
Di bawah ini akan dibahas mengenai perkembangan pengetahuan yang
dilihat dari pendekatan ilmiah.

A. METODE ILMIAH
Marilah kita mengingat kembali, bagaimana sejarah memperoleh
pengetahuan melalui pendekatan sains semu (pseudo science), antara lain
berikut ini.

1.

Mitos
Mitos merupakan gabungan dari pengamatan dan pengalaman, namun
sebagian lainnya berupa dugaan, imajinasi, dan kepercayaan. Mitos muncul
karena keterbatasan alat indra manusia (sebagai alat bantu utama).
Wahyu
W ahyu merupakan komunikasi Sang Pencipta dengan makhluknya dan
merupakan pengetahuan yang disampaikan kepada utusannya. Manusia
dalam menerima pengetahuan ini bersifat pas if, namun dengan keyakinan
bahwa semuanya adalah benar. Wahyu merupakan kebenaran mutlak dan
tidak dapat dipertanyakan dan diperdebatkan kebenarannya dengan akal saja.

2.

3.

Otoritas dan Tradisi


Pengetahuan yang telah ada dan mapan sering digunakan oleh pemimpin
(sudah tradisi) untuk menyatakan kebenaran. Sebagai contoh sampai abad
pertengahan manusia menganggap bahwa bumi ialah pusat dari alam semesta
(geosentris) sehingga pada saat Copernicus menyatakan bahwa bumi bukan

2.4

ILMU ALAMIAH CASAR

sebagai pusat alam semesta dan hanya merupakan satelit dari sistem tata
surya (heliosentris) maka penguasa dan kepercayaan pada saat itu menolak
dengan keras. Sampai-sampai Bruno pengikut Copernicus dengan paham
heliosentrisnya serta para penemu pengetahuan lainnya yang sangat
bertentangan dengan penguasa saat itu, dianggap kemasukan setan dan
dibakar mati pada tahun 1600.
4.

Prasangka
Prasangka, yakni suatu anggapan yang benar, padahal baru merupakan
kemungkinan benar atau kadang-kadang malah tidak mungkin benar. Dengan
prasangka, orang sering mengambil keputusan yang keliru. Prasangka hanya
berguna untuk mencari kemungkinan suatu kebenaran.
Contoh:
Pada zaman Babylonia, orang percaya bahwa hujan turun dari surga
sampai ke bumi melalui jendela-jendela yang ada di langit.
5.

Intuisi
Intuisi, yakni suatu pendapat seseorang yang diangkat dari
perbendaharaan pengetahuannya yang terdahulu, melalui suatu proses yang
tidak disadari. Jadi, seolah-olah begitu saja muncul, pendapat itu tentu saja
tanpa dipikirkan lagi. Pengetahuan yang dicapai dengan cara demikian sukar
dipercaya. Ungkapan-ungkapannya sering masuk akal, namun belum tentu
cocok dengan kenyataan.
6.

Trial and Error


Trial and Error, yakni metode coba-coba atau untung-untungan.
Menurut percobaan Kohler, seorang psikolog dari Jerman cara ini dapat
diibaratkan, seperti seekor kera yang mencoba meraih pisang dalam suatu
kerangkeng. Kera dengan cara coba-coba menggunakan bantuan tongkat
dapat juga meraih pisang.
Pengetahuan pada manusia, yang diperoleh melalui cara ini banyak
sekali, sejak zaman manusia purba hingga kini. Banyak pula penemuan hasil
trial and error yang sang at bermanfaat bagi manusia, misalnya dengan
ditemukannya rendaman kulit kina untuk obat malaria. Penemuan dengan
cara coba-coba ini jelas tidak efisien apabila digunakan sebagai suatu cara
untuk mencari kebenaran.

MKDU41 12/MODUL 2

2.5

Pada zaman Yunani, orang cenderung untuk mengikuti begitu saja ajaran
para pakar ataupun penguasa. Namun, ajaran-ajaran ini ternyata banyak yang
keliru karena ahli-ahli pikir pada saat itu terlalu mengandalkan pemikiran
atau akal sehat. Kebenaran yang dianut itu adalah yang masuk diakalnya.
Contoh:
a. Setiap hari kita melihat matahari terbit dari arah timur dan terbenam di
sebelah barat maka masuk akallah apabila dikatakan bahwa matahari
beredar mengelilingi bumi.
b. Apabila kayu dibakar maka berubah menjadi api, udara, dan abu
(tanah) maka menurut akal sehat, unsur dasar pembentukan kayu itu
ialah tanah, api, dan udara.
Pengetahuan yang didapat dengan cara-cara tersebut di atas, termasuk
pada golongan pengetahuan yang tidak ilmiah (kebenaran yang dianut adalah
yang masuk di akalnya).
Lalu bagaimana pengetahuan yang ilmiah atau yang disebut ilmu
pengetahuan itu? Pencarian pengetahuan dengan cara ilmiah dilakukan
berdasarkan pemikiran rasional, pengalaman empiris (fakta) maupun
referensi pengalaman sebelumnya. Berdasarkan metode ini, data atau fakta
yang ada, perlu diuji terlebih dahulu sebelum diterima kebenarannya. Oleh
karena itu, dengan cara ini suatu pengetahuan atau f akta dapat diperbaiki
apabila ada kesalahan atau adanya penemuan baru yang dapat mengoreksi
pengetahuan sebelumnya. Pengujian harus secara sistematik dan mengikuti
kaidah ilmu yang berdasarkan pada metode ilmiah. Pengetahuan yang
diperoleh dengan cara atau metode ilmiah disebut sebagai ilmu. Dengan kata
lain, ilmu ialah pengetahuan yang didapatkan berdasarkan metode ilmiah.
J adi, pengetahuan dinamakan sebagai suatu ilmu pengetahuan ilmiah
apabila pengetahuan itu memenuhi syarat-syarat sebagai berikut.
1. Logis atau masuk akal, sesuai dengan kaidah-kaidah ilmu pengetahuan
yang telah diakui kebenarannya.
2. Objektif, artinya pengetahuan itu sesuai dengan objeknya, yakni
kesesuaian atau kebenarannya dibuktikan dengan hasil pengindraan atau

emp1r1s.
Contoh:
Galileo dapat dianggap tokoh perintis IPA karena ia berani menentang
kepercayaan yang ada pada masa itu yang berlawanan dengan hasil
pengamatannya. Ia mengajarkan kepada murid-muridnya untuk tidak

2.6

ILMU ALAMIAH CASAR

begitu saja mempercayai ajaran Aristoteles dan hendaknya melakukan


eksperimen serta membuat kesimpulan atas hasil observasinya itu.
Singkatnya, Galileo mendambakan kebenaran yang objektif atas dasar

emp1r1s.
Metodik yakni suatu pengetahuan yang diperoleh dengan menggunakan
cara-cara tertentu, teratur, dan terkontrol. Hal-hal yang berhubungan
dengan metode ilmiah ini akan dijelaskan lebih lanjut.
Sistematik, artinya pengetahuan ilmiah itu tersusun dalam suatu sistem,
tidak berdiri sendiri. Satu dengan yang lain saling terkait, saling
menjelaskan sehingga seluruhnya merupakan satu kesatuan yang utuh.
Berlaku umum, yakni pengetahuan itu tidak hanya berlaku atau dapat
diamati oleh seseorang atau beberapa orang saja, tetapi oleh semua
orang, dengan cara eksperimentasi yang sama dan akan memperoleh
basil yang sama pula atau konsisten.
Contoh:
Melalui teropongnya Galileo menemukan adanya gunung-gunung di
bulan. Pengetahuan ini tak hanya berlaku bagi Galileo, tetapi untuk
semua orang, yakni jika menggunakan teropong yang sama dan dengan
cara yang sama pula maka akan diperoleh pengetahuan yang sama, yaitu
di bulan ada gunung-gunung.
Kumulatif, berkembang, dan tentatif, sesuai dengan khasanah ilmu
pengetahuan yang selalu bertambah seiring dengan hadirnya ilmu
pengetahuan yang baru. Ilmu pengetahuan yang terbukti salah harus
diganti dengan ilmu pengetahuan yang benar.

3.

4.

5.

6.

B. KRITERIA METODE ILMIAH


Jika suatu metode yang digunakan dalam penelitian. disebut metode
ilmiah maka metode tersebut harus mempunyai kriteria, antara lain berikut

llll.

1.

Berdasarkan Fakta
Keterangan-keterangan yang ingin diperoleh dalam penelitian, baik yang
akan dikumpulkan dan dianalisis haruslah berdasarkan fakta-fakta yang
nyata, janganlah penemuan atau pembuktian didasarkan pada daya khayal,
kira-kira, legenda-legenda atau kegiatan sejenis.

MKDU41 12/MODUL 2

2.7

2.

Bebas dari Prasangka


Metode ilmiah harus mempunyai sifat bebas prasangka, bersih, dan jauh
dari pertimbangan subjektif. Penggunaan suatu fakta haruslah dengan alas an
dan bukti yang lengkap serta dengan pembuktian yang objektif.
3.

Menggunakan Prinsip-prinsip Analisis


Dalam memahami serta memberi arti terhadap fenomena yang kompleks,
harus digunakan prinsip analisis. Semua masalah harus dicari sebab-sebabnya
serta pemecahannya dengan menggunakan analisis yang logis. Fakta yang
mendukung tidaklah dibiarkan sebagaimana adanya atau hanya dibuat
deskripsinya saja, tetapi harus dicari sebab akibatnya dengan menggunakan
analisis yang tajam.
Dalam metode ilmiah, peneliti harus dituntun dalam proses berpikir
dengan menggunakan analisis. Hipotesis harus ada untuk mengumpulkan
persoalan serta memandu jalan pikiran ke arah tujuan yang ingin dicapai
sehingga hasilnya akan mengenai sasaran. Hipotesis merupakan pegangan
yang khas dalam menuntun jalan pikiran peneliti.
4.

Menggunakan Ukuran Objektif


Sistem kerja penelitian dan analisis harus dinyatakan dengan ukuran
yang objektif. Ukuran tidak boleh didasarkan pada perasaan atau hati nurani.
Berbagai pertimbangan harus dibuat secara objektif dan dengan
menggunakan akal pikiran yang sehat.
5.

Menggunakan Teknik Kuantitatif


Dalam metode ilmiah lazim digunakan, kecuali untuk atribut-atribut
yang tidak dapat diidentifikasikan. Ukuran seperti ton, mm, per detik, ohm,
kilogram harus selalu digunakan. Jangan digunakan ukuran-ukuran, seperti
sejauh mata memandang, sehitam aspal, sejauh hisapan sebatang rokok
sebagai ukuran kuantitatif. Kuantifikasi yang termudah ialah dengan
menggunakan ukuran nominal, ranking, dan rating.
C. LANGKAH-LANGKAH OPERASIONAL METODE ILMIAH
Salah satu syarat agar dapat disebut sebagai ilmu pengetahuan ialah
materi pengetahuan tersebut harus diperoleh melalui metode ilmiah. Metode
ilmiah ialah prosedur dalam mendapatkan pengetahuan yang disebut ilmu.

2.8

ILMU ALAMIAH CASAR

Senn berpendapat bahwa metode ilmiah ialah suatu prosedur atau cara untuk
mengetahui segala sesuatu dengan langkah-langkah yang sistematis, bersifat
objektif, dan konsisten. Metodologi ialah suatu pengkajian dalam
mempelajari peraturan-peraturan dalam metode tersebut. Sejak abad XVI,
para ilmuwan menggunakannya dalam mempelajari alam semesta ini.
Pendekatan yang digunakan kadang-kadang bersifat induktif maupun
deduktif. Mari kita ingat kembali bahwa pendekatan induktif ialah
mengambil suatu simpulan umum berdasarkan sekumpulan pengetahuan,
sedangkan pendekatan deduktif berdasarkan hal-hal yang sudah dianggap
benar, diambil kesimpulannya berdasarkan hal-hal yang dianggap benar (lihat
Modul 1).
Sejak digunakannya metode ilmiah dalam penelitian ilmiah, berarti awal
dimulainya IPA modern yang kemudian berkembang sangat pesat.
Perintis-perintis IPA modern ialah Galileo Galilei (1564-1642), Isaac
Newton (1642- 1727), dan Robert Boyle (1626- 1691). Khusus di bidang
ilmu kimia ialah Antonie Laurent Lavoisier (1743-1793).
Alur berpikir yang tercakup dalam metode ilmiah dapat dijabarkan
dalam langkah-langkah yang mencerminkan tahapan kegiatan ilmiah.
Kerangka berpikir ilmiah pada dasamya terdiri dari langkah-langkah yang
disebut langkah-langkah operasional metode ilmiah, sebagai berikut.

1.

Perumusan Masalah
Perumusan masalah di sini ialah pertanyaan-pertanyaan apa, mengapa,
ataupun bagaimana objek yang hendak diteliti itu. Masalah itu harus jelas
batas-batasnya serta dikenal juga faktor-faktor yang mempengaruhinya.
2.

Penyusunan Kerangka Berpikir dalam Pengajuan Hipotesis


Kerangka berpikir merupakan argumentasi yang menjelaskan hubungan
yang mungkin terdapat antara berbagai faktor yang saling berkait dan
membentuk konstelasi permasalahan. Kerangka berpikir ini disusun secara
rasional berdasarkan premis-premis ilmiah yang telah teruji kebenarannya
dengan memperhatikan faktor-faktor empiris yang relevan dengan
permasalahan.

3.
a.
b.
c.

MKDU41 12/MODUL 2

2.9

Perumusan Hipotesis
Hipotesis ialah:
suatu pernyataan yang menunjukkan kemungkinan-kemungkinan
jawaban untuk memecahkan masalah yang telah ditetapkan;
suatu dugaan yang tentu saja didukung oleh pengetahuan yang ada;
suatu jawaban sementara dari permasalahan yang harus diuji
kebenarannya dalam suatu observasi atau eksperimentasi.

4.

Pengujian Hipotesis
Pengujian hipotesis ialah berbagai us aha pengumpulan fakta-fakta yang
relevan dengan hipotesis yang telah diajukan untuk dapat memperlihatkan
apakah terdapat fakta-fakta yang mendukung hipotesis tersebut atau tidak.
Fakta-fakta ini dapat diperoleh, melalui pengamatan langsung dengan
mata atau teleskop maupun melalui uji coba. Kemudian fakta-fakta tadi
dikumpulkan melalui pengindraan.
5.

Penarikan Simpulan
Penarikan simpulan ini didasarkan atas penilaian melalui analisis dari
fakta-fakta (data), untuk melihat apakah hipotesis yang diajukan itu diterima
atau tidak.
Hipotesis dapat diterima apabila data yang terkumpul mendukung
pernyataan hipotesis. Sebaliknya, apabila data tidak mendukung maka
hipotesis tersebut ditolak. Hipotesis yang diterima merupakan suatu
pengetahuan yang kebenarannya telah diuji secara ilmiah dan merupakan
bagian dari ilmu pengetahuan.
Keseluruhan langkah tersebut harus ditempuh melalui urutan yang
teratur, karena langkah yang satu merupakan landasan bagi langkah
berikutnya. Dari langkah-langkah itu, dapat disimpulkan bahwa ilmu
pengetahuan merupakan pengetahuan yang disusun secara sistematis, berlaku
umum, dan kebenarannya telah teruji secara empiris.

D. SIKAP ILMIAH
Berlandaskan pada syarat, kriteria, dan langkah-langkah operasional di
atas maka metode ilmiah menuntun dan menuntut pembentukan karakter
seorang ilmuwan agar mempunyai sikap ilmiah, antara lain berikut ini.

2.10
ILMU ALAMIAH

CASAR

1.

Jujur
Ilmuwan wajib melaporkan dan mendesiminasikan basil pengamatan dan
penelitian secara objektif dan jujur sebingga bila basil pengamatan atau
penelitiannya tersebut diuji kembali oleb peneliti lain akan memberikan basil
yang sama.
2.

Terbuka
Peneliti atau ilmuwan barus mempunyai pandangan yang luas, terbuka
pada pendapat orang lain, jaub dari praduga dan mengbargai gagasan baru
orang lain meskipun untuk menerimanya barus melakukan pengujian terlebib
dabulu.
3.

Toleran
Seorang ilmuwan bersedia belajar dari orang lain atau membandingkan
pendapatnya dengan orang lain, serta tidak memaksakan pendapatnya pada
orang lain.
4.

Skeptis
Dalam mencari kebenaran, ilmuwan barus bersikap bati-bati, meragukan
sesuatu dan skeptis, tetapi kritis sebingga akan menyelidiki (memverifikasi)
dabulu bukti-bukti (informasi) yang mendasari suatu simpulan, keputusan,
atau pemecaban masalab.
5.

Optimis
Seorang ilmuwan tidak akan mengatakan babwa sesuatu tidak dapat
dikerjakan sebelum memikirkan dan mencoba mengerjakan terlebib dabulu.

6.

Pemberani
Sifat ilmuwan yang selalu mencari kebenaran, akan berani melawan
ketidakbenaran, kepura-puraan yang mengbambat kemajuan meskipun barus
merugikan diri sendiri.
Contob ilmuwan pemberani tersebut ialab Copernicus dan Galileo,
mengenai keyakinan tentang beliosentrisnya yang sangat bertentangan
dengan kepercayaan penguasa pada saat itu, yang percaya akan geosentris.

MKDU41 12/MODUL 2

2. 11

Kreatif dan Inovatif


Seorang ilmuwan harus selalu ingin mendapatkan, menciptakan,
memvariasikan sesuatu yang baru, guna mendapatkan nilai tambah.

7.

E. KETERBATASAN DAN KEUNGGULAN METODE ILMIAH


Keterbatasan
Pengetahuan yang ilmiah dihasilkan dengan menggunakan metode
ilmiah. Kita telah mengetahui bahwa data yang digunakan untuk mengambil
simpulan ilmiah itu berasal dari pengamatan. Kita mengetahui pula bahwa
pancaindra kita juga mempunyai keterbatasan kemampuan untuk menangkap
suatu fakta sehingga tidak disangsikan lagi bahwa data yang dikumpulkan
ialah keliru sehingga simpulan yang diambil pun akan keliru.
J adi, kemungkinan keliru atau salah dari suatu simpulan ilmiah tetap ada.
Oleh karena itu, semua simpulan ilmiah atau dengan kata lain kebenaran ilmu
pengetahuan termasuk IPA bersifat tentatif, artinya sebelum ada kebenaran
ilmu yang dapat menolak simpulan itu maka simpulan tersebut dianggap
benar. Sebaliknya, simpulan ilmiah yang benar tersebut dapat menolak
simpulan ilmiah terdahulu sehingga menjadi kebenaran ilmu yang baru.
Memang, tidak mustahil suatu simpulan ilmiah bisa saja berubah sesuai
dengan perkembangan ilmu pengetahuan itu sendiri. Tidak demikian halnya
dengan pengetahuan yang didapat dari wahyu illahi. Kebenaran dari
pengetahuan ini bersifat mutlak, artinya tidak akan berubah sepanjang masa.
Metode ilmiah memang tidak sanggup menjangkau untuk menguji
adanya Tuhan. Metode ilmiah juga tidak dapat menjangkau untuk membuat
simpulan yang berkenaan dengan baik dan buruk atau sistem nilai. Juga tidak
dapat menjangkau tentang seni dan keindahan.
1.

2.

Keunggulan
Ciri khas ilmu pengetahuan ialah bersifat objektif, metodik, sistematik,
dan berlaku umum. Hal yang demikian akan membimbing kita pada sikap
ilmiah yang terpuji, yakni berikut ini.
a. Mencintai kebenaran yang objektif, bersikap adil dan itu semua akan
menjurus ke arah hidup yang bahagia.
b. Menyadari bahwa kebenaran ilmu itu tidak absolut. Hal itu dapat
menjurus ke arah mencari kebenaran secara terus-menerus.

2.12
ILMU ALAMIAH

c.

d.

e.

f.
g.

CASAR

Dengan ilmu pengetahuan, orang tidak percaya pada, takhayul, astrologi


maupun peruntungan karena segala sesuatu di alam semesta ini telah
melalui proses yang teratur.
llmu pengetahuan membimbing kita untuk ingin tahu lebih banyak.
Akibatnya, ilmu pengetahuan yang kita peroleh akan sangat membantu
pola kehidupan kita.
Ilmu pengetahuan pun akan membimbing kita untuk tidak berpikir secara
prasangka, tetapi berpikir secara terbuka atau objektif, suka menerima
pendapat-pendapat orang lain atau bersikap toleran.
Metode ilmiah membimbing kita untuk tidak begitu saja percaya pada
suatu simpulan tanpa adanya bukti-bukti nyata.
Metode ilmiah juga membimbing kita untuk selalu bersikap optimis,
teliti, dan berani membuat suatu pernyataan yang menurut keyakinan
ilmiah kita ialah benar.

F. PERANAN MATEMATIKA TERHADAP ILMU PENGETAHUAN


ALAM
Menurut dugaan sejarah, kemampuan manusia menulis sama tuanya
dengan kemampuan manusia untuk dapat berhitung, yakni kurang lebih
10.000 tahun SM. Tulisan itu pada hakikatnya simbol dari apa yang ia tulis
tersampaikan.
Contoh:
Berhitung, pada awalnya berbentuk korespondensi per satuan dari
proyek yang dihitung, misalnya seseorang ingin menghitung berapa jumlah
ternaknya maka ternak itu dimasukkan ke dalam kandang satu per satu. Tiap
ekor diwakili oleh satu batu kecil maka jumlah ternaknya ialah jumlah batu
kecil itu. Dengan sekantung batu, ia dapat mengontrol apakah ada ternak
yang belum kembali atau hilang atau bahkan sudah bertambah karena
beranak.
Jadi, sejak awal kehidupan manusia, matematika itu merupakan alat
bantu untuk mengatasi sebagian permasalahan dalam menghadapi lingkungan
hidupnya. Sumbangan matematika terhadap perkembangan IPA sudah jelas,
bahkan boleh dikatakan bahwa tanpa matematika IPA tidak akan
berkembang.
Hal itu terjadi karena IPA tidak menggantungkan diri pada metode
induksi. Dengan metode induksi semata tak mungkin orang mengetahui jarak

MKDU41 12/MODUL 2

2.13

antara bumi dengan bulan atau bumi dengan matahari, bahkan untuk
menyatakan keliling bumi saja hampir tidak mungkin.
Berkat bantuan matematikalah maka:
1. Erathotenes, sampai kepada simpulan bahwa keliling bumi ialah 24.000
mil dan bergaris tengah 8.000 mil.
2. Hipparchus (150 SM), dapat menghitung jarak bumi ke bulan.
Perhitungannya diilhami oleh ajaran Aristoteles yang menyatakan bahwa
bulan terletak antara bumi dengan matahari, juga diilhami oleh gerhana
bulan di mana bayang-bayang bumi pada bulan ketika itu digunakan
untuk memperkirakan jarak bumi dengan bulan. la berkesimpulan bahwa
jarak bumi ke bulan ialah 24.000 mil.
3. Aristarchus, berpendapat bahwa secara matematika, jarak bumi ke
matahari dapat dihitung. Namun, kesalahan instrumen, Ia bersimpulan
bahwa jarak bumi ke matahari ialah 20 kali jarak bumi ke bulan. Padahal
jarak yang benar ialah 400 kali. Simpulan lain yang diperolehnya
berdasarkan perhitungan matematika, ialah besarnya matahari yang tentu
lebih besar dari bumi, diperkirakan sedikitnya tujuh kali lebih besar. Ia
berpendapat tidak logis jika matahari yang besar itu beredar mengelilingi
bumi yang jauh lebih kecil, mestinya sebaliknya bumi yang mengelilingi
matahari. N amun, pendapatnya tidak mendapat tanggapan dari
masyarakat.
4. Copernicus, dengan bantuan teleskopnya serta perhitungan matematis
mengumumkan prinsip heliosentris.
Ahli-ahli matematika yang banyak sumbangannya dalam Ilmu
Pengetahuan Alam, antara lain berikut ini.
1. Pythagoras, mengadakan perhitungan terhadap benda-benda berbentuk
segi banyak.
2. Apollonius, mengadakan perhitungan pada benda-benda yang bergaris
lengkung.
3. Kepler (1609), berjasa dalam perhitungan jarak peredaran yang
berbentuk elips dari planet-planet.
4. Galileo Galilei (1642), berjasa dalam menetapkan hukum lintasan
peluru, gerak, dan percepatan.
5. Huygens (1695), dapat memecahkan teka-teki adanya Cincin Saturnus,
perhitungan tentang bandulan, dan penemuan lain yang terkenal adalah
perhitungan tentang kecepatan cahaya, yakni 600.000 kali kecepatan

2.14
ILMU ALAMIAH

CASAR

suara (pada masa itu, orang beranggapan bahwa cahaya tak


membutuhkan waktu untuk memancar). Ini semua merupakan gambaran
yang menunjukkan bahwa perkembangan IPA selalu ditunjang atau
secara mutlak membutuhkan dukungan matematika.
Bagaimana pada masa sekarang? Kiranya tidak dapat diragukan lagi
fungsi matematika di zaman modem ini. Pembuatan mesin-mesin, pabrikpabrik, bendungan, jembatan bahkan perjalanan ke ruang angkasa tidak
mungkin berlangsung tanpa bantuan matematika.

G. ILMU PENGETAHUAN ALAM KUALITATIF DAN


KUANTITATIF
Penemuan-penemuan seperti adanya gunung di bulan, Jupiter yang
mempunyai empat buah bulan, bercak hitam di matahari yang dapat
digunakan untuk mengukur kecepatan rotasi matahari, disebut ilmu
pengetahuan alam yang bersifat kualitatif. IPA yang kualitatif ini tidak dapat
menjawab pertanyaan yang sifatnya kausal atau hubungan sebab akibat. IPA
kualitatif itu hanya mampu menjawab pertanyaan tentang hal-hal yang
bersifat aktual.
Contoh:
Seseorang memelihara bebek dengan makanan tradisional biasa maka
bebek akan bertelur 15 butir dalam sebulan. Kemudian orang itu
menambahkannya dengan keong racun sebagai makanan tambahan, ternyata
bebeknya bertelur lebih banyak yakni 20 butir sebulan. Dari kenyataan
tersebut belum dapat ditarik simpulan adanya pengaruh penambahan
makanan keong racun itu terhadap kenaikan jumlah telur bebek karena masih
bersifat kasus, artinya mungkin saja itu suatu kebetulan terjadi pada seekor
bebek.
Namun, apabila percobaan itu dilakukan terhadap 1.000 ekor bebek dan
999 bebek berkelakuan seperti kasus tersebut di atas maka kemungkinan
besar perlakuan itu bersifat umum sehingga dapat disimpulkan, bahwa ada
pengaruh penambahan makanan keong racun terhadap jumlah telur yang
dihasilkan. Simpulan dapat ditarik berdasarkan induksi (eksperimental) dan
deduksi (perhitungan matematika atau statistik). Jadi, IPA kuantitatif ialah
IPA yang dihasilkan oleh metode ilmiah yang didukung oleh data kuantitatif
dengan menggunakan analisis statistik. IPA kuantitatif ini dapat disebut juga
sebagai Ilmu Pengetahuan Alam modern.

MKDU41 12/MODUL 2

2.15

LATI HAN

Untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai materi di atas,


kerjakanlah latihan berikut!
1)

2)
3)

Sebutkan cara-cara untuk mendapatkan pengetahuan terhadap mitos


maupun ramalan nasib berdasarkan perbintangan bahkan percaya adanya
dew a!
Bagaimana mengetahui bahwa suatu pengetahuan itu ilmiah atau tidak?
Jelaskan tentang kriteria metode ilmiah yang Anda ketahui!

Petunjuk Jawaban Latihan


Jawaban latihan ini tidak mutlak benar, mungkin Anda dapat
memberikan jawaban atau contoh yang lain yang dapat didiskusikan dengan
kelompok belajar Anda.
1) Pengetahuan terhadap mitos maupun ramalan nasib berdasarkan
perbintangan bahkan percaya adanya dewa melalui pendekatan sains
semu (pseudoscience).
2) Suatu ilmu pengetahuan itu dikatakan ilmiah jika didapatkan
berdasarkan metode ilmiah melalui pengujian secara sistematik dan
mengikuti kaidah ilmu.
3) Kriteria metode ilmiah, antara lain berdasarkan f akta, bebas dari
prasangka, menggunakan prinsip-prinsip analisis objektif'.

RANG KUMAN

Pengetahuan tentang mitos, ramalan nasib berdasarkan perbintangan


bahkan percaya adanya dewa diperoleh dengan cara berprasangka,
berintuisi dan coba-coba (trial and error)
Suatu pengetahuan dapat dikatakan pengetahuan yang ilmiah
apabila memenuhi syarat-syarat antara lain; objektif, metodik,
sistematik, dan berlaku umum. Salah satu syarat ilmu pengetahuan
tersebut harus diperoleh melalui metode ilmiah. Kriteria metode ilmiah
yang digunakan dalam penelitian antara lain harus berdasarkan fakta,

2.16
ILMU ALAMIAH

DASAR

bebas prasangka, menggunakan prinsip-prinsip analisis, hipotesis,


berukuran objektif, serta menggunakan teknik kuantitatif atau kualitatif.
Alur berpikir yang mencakup metode ilmiah dapat dijabarkan dalam
langkah-langkah yang mencerminkan tahapan kegiatan ilmiah. Kerangka
berpikir ilmiah pada dasamya terdiri dari langkah-langkah operasional
metode ilmiah, yaitu perumusan masalah, penyusun kerangka berpikir,
pengajuan hipotesis, perumusan hipotesis, pengujian hipotesis, dan
penarikan simpulan.
Metode ilmiah mempunyai keterbatasan maupun keunggulan.
Keterbatasan metode ilmiah adalah ketidaksanggupannya menjangkau
untuk menguji adanya Tuhan, membuat kesimpulan yang berkenan
dengan baik dan buruk atau sistem nilai dan juga tidak dapat
menjangkau tentang seni dan keindahan, sedangkan keunggulannya,
antara lain:
1. mencintai kebenaran yang objektif dan bersikap adil;
2. kebenaran ilmu tidak absolut sehingga dapat dicari terus-menerus;
3. mengurangi kepercayaan pada takhayul, astrologi maupun
peruntungan.
Peranan matematika terhadap IPA sangat besar karena matematika
merupakan alat bantu untuk mengatasi sebagian permasalahan dalam
menghadapi lingkungan hidupnya. Contoh pada zaman modern ini,
pembuatan mesin-mesin, pabrik bahkan perjalanan ke ruang angkasa.
Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) terbagi menjadi IPA kualitatif dan
IPA kuantitatif. IPA kualitatif hanya mampu menjawab pertanyaan
tentang hal-hal yang bersifat aktual, sedangkan IPA kuantitatif adalah
IPA yang dihasilkan oleh metode ilmiah yang didukung oleh data
kuantitatif dengan menggunakan analisis statistik.
. I

, TES

FORMATIF

1- - - - - - - - - - - - - - - -

Pilih satu jawaban yang paling tepat!


1) Pengetahuan terhadap mitos maupun astrologi diperoleh dengan cara ....
A. prasangka, objektif, dan metodik
B. prasangka, intuisi, dan coba-coba
C. intuisi, percaya, dan objektif
D. prasangka, intuisi, dan berlaku umum

MKDU41 12/MODUL 2

2.17

2)

Suatu pengkajian dalam mempelajari peraturan-peraturan dalam metode


ilmiah disebut ....
A. metodologi
B. mitologi
C. seismologi
D. metodologi

3)

Kebenaran ilmiah terkadang bersifat tentatif. Hal tersebut karena ....


A. terbatasnya pancaindra
B. data yang diambil keliru
C. akan ada kebenaran ilmu yang akan menentang
D. kesimpulan yang ada berasal dari pengamatan

4)

Salah satu bukti manfaat matematika, ditunjukkan oleh Erathotenes


dengan menyatakan ....
A. jarak bumi ke bulan 24.000 mil
B. jarak bumi ke matahari 400 kaki jarak bumi ke bulan
C. keliling bumi 24.000 mil
D. keliling bumi 25. 000 mil

Pilihlah:
A. Apabila pernyataan pertama dan kedua benar dan mernpunya1
hubungan sebab akibat
B. Apabila pernyataan pertama dan kedua benar, tetapi tidak
mempunyai hubungan sebab akibat
C. Apabila salah satu dari kedua pemyataan benar
D. Apabila kedua pernyataan salah

5)

Prasangka hanya berguna untuk mencari kemungkinan suatu kebenaran,


sebab
prasangka adalah suatu anggapan yang dianggap benar, mungkin tidak
benar.

6)

Metode ilmiah harus mempunyai sifat bebas prasangka, bersih, dan jauh
dari pertimbangan subjektif,
sebab
dalam metode ilmiah, peneliti harus dituntun dalam proses berpikir
dengan menggunakan analisis yang tajam.

2.18
ILMU ALAMIAH

CASAR

Pilihlah:
A. Jika (1) dan (2) benar
B. Jika (1) dan (3) benar
C. Jika (2) dan (3) benar
D. Jika (1), (2), dan (3) benar
7)

Pengetahuan dapat dikatakan ilmiah apabila memenuhi syarat, antara


lain .. ..
(1) metodik
(2) objektif
(3) sistematik

8)

Metode ilmiah IPA tidak mampu menjangkau kebenaran tentang


masalah ....
( 1) kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
(2) baik buruknya suatu sistem nilai kehidupan manusia
(3) hal-hal yang tidak terjangkau oleh pancaindra dan pengalaman

9)

IPA kuantitatif adalah IPA yang ilmiah karena .. ..


(1) menggunakan data statistik
(2) kesimpulannya berdasarkan deduksi
(3) bukan merupakan hasil eksperimen

10) Beberapa keunggulan metode ilmiah, ialah ....


(1) mernbuat manusia selalu ingin tahu lebih banyak
(2) manusia jadi tidak percaya pada takhayul
(3) bersifat sistematik dan objektif
Cocokkanlah jawaban Anda dengan Kunci Jawaban Tes Formatif 1 yang
terdapat di bagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban yang benar.
Kemudian, gunakan rumus berikut untuk mengetahui tingkat penguasaan
Anda terhadap materi Kegiatan Belajar 1.

Tingkat penguasaan =

Jumlah Jawaban yang Benar


Jumlah Soal

Arti tingkat penguasaan: 90 - 100% = baik sekali


80 - 89% = baik
70 - 79% = cukup
< 70% = kurang

100%

MKDU41 12/ MODUL 2

2.19

Apabila mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih, Anda dapat


meneruskan dengan Kegiatan Belajar 2. Bagus! Jika masih di bawah 80%,
Anda harus mengulangi materi Kegiatan Belajar 1, terutama bagian yang
belum dikuasai.

2.20
ILMU ALAMIAH

CASAR

KEGIATAN

BELAJAR

Perkembangan
llmu Pengetahuan Alam (IPA)
anusia adalah makhluk yang serba ingin tahu seperti yang telah
dijelaskan pada Modul 1, Kegiatan Belajar 1 karena itu manusia
disebut juga sebagai binatang rasional (rasional animal). Dengan daya pikir
rasional diburunya segala sesuatu untuk diketahui (know how), kemudian di
tingkatkan bagaimana masalahnya (know why), akhirnya apakah kegunaan
sesuatu dalam kehidupan (know use).
Dengan bertambah majunya alam pikiran manusia dan makin
berkembangnya cara-cara penyelidikan, manusia dapat menjawab banyak
pertanyaan tanpa mengarang mitos. Dengan demikian, mitos makin kurang
disukai dan hanya dipakai untuk memberi keterangan kepada anak kecil jika
kita kebetulan terlalu malas untuk memberi penjelasan ilmiah yang lengkap
atau jika kita menganggap bahwa anak itu masih terlalu kecil untuk dapat
mencema penjelasan yang benar.
Deng an akalnya yang berkembang, informasi yang diperoleh disimp an
dan diajarkan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Penambahan
informasi yang baru menyebabkan pengetahuan yang ada juga bertambah
dari generasi ke generasi.
Ilmu ini terus berkembang sejalan dengan sifat manusia yang merasa
selalu ingin tahu terhadap sesuatu yang baru, terutama tentang benda yang
berada di sekelilingnya, alam semesta beserta isinya bahkan dirinya sendiri.
Rasa ingin tahu tersebut mendorong manusia untuk dapat memahami dan
menjelaskan gejala alam, baik secara makroskopik maupun mikroskopik.
Dorongan rasa ingin tahu dan usaha untuk memahami serta pemecahan
masalah yang dihadapi tersebut dapat menghasilkan pengetahuan baru.
Pengetahuan tentang suatu masalah akan mendatangkan satu pertanyaan lain
yang memerlukan jawaban. Dengan demikian, rasa ingin tahu terus
berkembang baik untuk kebutuhan praktis hidupnya maupun kepentingan
ilmu.
Berdasarkan uraian tersebut maka secara sederhana dapatlah kita
gambarkan sebagai berikut.

2.21

MKDU41 12/MODUL 2

,,

'

'

PeflAa,
matan~a
' . l':J
11"e'ngatamarr

--------'t

l'mu P1ang~t~lmn
~-t jlmir P~.@etctriuart Alair

8..Jmber: 8.Jmi Hudiyono, (2000).

Gambar 2.1.
Rasa lngin Tahu dan Penemuan llmu Pengetahuan Alam

A. PENALARAN DAN AWAL PENGETAHUAN


A. Comte berpendapat bahwa dalam perkembangan manusia, sesudah
tahap mitos adalah tahap filsafat (seperti yang pernah diulas pada Modul I,
Kegiatan Belajar 2). Pada tahap filsafat, rasio sudah terbentuk, tetapi belum
ditemukan metode berpikir secara objektif. Rasio sudah mulai dioperasikan,
tetapi kurang objektif. Berbeda pada tahap teologi, pada tahap filsafat ini,
manusia mencoba menggunakan rasionya untuk memahami objek secara.
dangkal, tetapi objek belum dimasuki secara metodologis yang definitif.
Perkembangan alam pikiran manusia merupakan suatu proses maka
manusia tidak puas dengan pemikiran ini sehingga berkembang ke dalam
tahap positif atau tahap ilmu. Dalam tahap positif atau tahap ilmu ini, rasio
sudah dioperasikan secara objektif. Manusia menghadapi objek dengan rasio.
Berkat pengamatan yang sistematis, kritis dan makin bertambahnya
pengalaman yang diperoleh, lambat-laun manusia berusaha mencari jawaban
secara rasional dengan meninggalkan yang irasional. Pemecahan secara
rasional berarti mengandalkan rasio dalam usaha memperoleh pengetahuan
yang benar. Kaum rasionalis mengembangkan paham yang disebut
rasionalisme. Dalam menyusun pengetahuan, kaum rasionalis menggunakan
berikut i ni.

2.22
ILMU ALAMIAH

CASAR

1.

Penalaran Deduktif (Rasional)


Penalaran deduktif ialah cara berpikir yang bertolak belakang dari
pernyataan yang bersifat umum untuk menarik simpulan yang bersifat
khusus. Penarikan simpulan secara deduktif ini menggunakan pola berpikir
yang disebut silogisme. Silogisme terdiri atas dua buah pemyataan dan
sebuah simpulan. Kedua pernyataan itu disebut premis mayor dan premis
minor. Simpulan atau konklusi diperoleh dengan penalaran deduktif dari
kedua premis tersebut. Metode ini merupakan perkembangan pola berpikir
dalam memperoleh kebenaran berdasarkan logika yang dikemukakan oleh
Aristoteles (348-322 SM).
Contoh:
a. Semua benda apabila dipanaskan dalam keadaan kering akan berubah
menjadi api. (1)
Kayu ialah benda. (2)
Kayu apabila dipanaskan dalam keadaan kering akan berubah menjadi
api (3).
( 1) disebut premis mayor, yakni sesuatu yang berlaku umum.
(2) disebut premis minor, sesuatu yang khusus.
(3) disebut simpulan.
b.

Semua manusia harus mengalami kematian. (1)


Si Fulan ialah manusia. (2)
Si Fulan harus mengalami kematian. (3)

Jadi, simpulan ditarik dari sesuatu yang umum menuju kepada yang
khusus. Dengan perkataan lain, simpulan ini hanya benar jika kedua premis
yang digunakan benar dan cara menarik simpulannya juga benar. Jika ada
yang salah dari ketiga hal di atas maka simpulan yang diambil juga tidak
benar.
Penalaran deduktif ini bertitik tolak dari ajaran Aristoteles mengenai
prinsip ''perkembangan'' dari logam. Pernyataan logikanya sebagai berikut.
Semua benda akan menjadi emas dan perak (1)
Air Raksa ialah logam (2)
Air Raksa dapat berubah menjadi emas (simpulan)
Oleh karena percaya akan simpulan hanya benar jika kedua premis yang
digunakan benar dan cara menarik simpulannya juga benar dan jika ada yang

2.23

MKDU41 12/MODUL 2

salah dari ketiga hal di atas maka kesimpulan yang diambil juga tidak benar
maka usaha ini gagal karena belum pernah mengubah air raksa menjadi emas.
W alaupun mungkin zaman sekarang ada cara untuk mengubah air raksa
menjadi emas melalui proses transmutasi inti.
Dengan demikian, jelaslah bahwa penalaran deduktif itu, pertama-tama
harus mulai dengan pernyataan yang sudah pasti kebenarannya. Aksioma
dasar inilah yang dipakai untuk membangun sistem pemikiran yang
diturunkan atau berasal dari ide yang menurut anggapan manusia jelas, tegas
dan pasti dalam pikiran manusia. Masalah utama adalah kesulitan untuk
menilai kebenaran premis-premis yang digunakan. Hal ini disebabkan
penalaran yang digunakan bers ifat abstrak, lepas dari pengalaman sehingga
tidak mungkin dapat diamati pancaindra. Oleh karena itu, sering ide yang
menurut seorang cukup jelas dan dapat dipercaya, tidak dapat diterima oleh
orang lain.
Lingkup pengertian dan pengetahuan semakin luas. Hal itu
dimungkinkan karena manusia sebagai homo faber mampu membuat
peralatan sehingga keterbatasan kemampuannya dapat diatasi. Dalam
pentahapan perkembangan wawasan manusia dibedakan atas lima, yakni
antroposentris, geosentris, heliosentris, galaktosentris, dan asentris.
Untuk itu mari kita lihat lebih lanjut ringkasan penjelasannya pada
Tabel 2.1 di bawah ini.
Tabel 2.1
Perkembangan Wawasan Manusia

No.

Tingkatan

Pengertian

Cont oh

1.

Antroposentris

Manusia yang menjadi pusat segalagal anya

2.

Geosentris

Bumi yang menjadi pusat segalagal anya

3.

Heliosentris

Matahari yang menjadi pusat, sistem


tata surya

Kelahiran dan kematian


orang penting
mempengaruhi kondisi
alam nabi, raja
Matahari, bulan dan
bintang berputar
mengelilingi bumi
(Ptolomeus
Matahari memiliki
sejumlah planet dan
planet memiliki satelit
(revolusi, rotasi)

2.24
ILMU ALAMIAH

No.

CASAR

Tingkatan

Pengertian

4.

Galaktosentris

Galaksi menjadi pusat dari sejumlah


tata surya

5.

Asentris

Tidak ada yang menjadi pusat,


semua beredar dalam konstelasi
alamiah

Cont oh
Bima Sakti menjadi
pusat galaksi dalam
tata surya
Hal-hal yang belum
terjangkau oleh akal
manusia dipulangkan
kembali kepada
kekuasaan Tuhan

Dengan penalaran deduktif ini, dapat diperoleh bermacam-macam


pengetahuan mengenai suatu objek tertentu tanpa ada kesepakatan yang dapat
diterima oleh semua pihak. Selain itu juga terdapat kesulitan untuk
menerapkan konsep rasional kepada kehidupan praktis.
2.

Penalaran lnduktif (Empiris)


Pengetahuan yang diperoleh berdasarkan deduktif ternyata mempunyai
kelemahan maka muncullah pandangan lain berdasarkan pengalaman konkret
atau adanya fakta-fakta yang mendukung yang disebut penganut empirisme.
Pendapat mereka, gejala alam itu bersifat konkret dan dapat ditangkap
dengan pancaindra manusia.
Penganut empirisme menyusun pengetahuan dengan menggunakan
penalaran induktif. Penalaran induktif ialah cara berpikir dengan menarik
simpulan umum dari pengamatan atas gejala-gejala yang bersifat khusus.
Dengan penalaran induktif (metode induksi), makin lama dapat disusun
pemyataan yang lebih umum lagi dan makin bersifat fundamental. Deng an
kata lain, metode induksi merupakan dasar dari perkembangan metode ilmiah
sekarang karena pengambilan simpulan dilakukan berdasarkan data
pengamatan atau eksperimentasi yang diperoleh.
Contoh:
a. Pengamatan atas logam besi, tembaga, aluminium, jika dipanasi temyata
bertambah panjang. Dari sini dapat disimpulkan secara umum, bahwa
semua logam jika dipanasi akan bertambah panjang.
b. Kucing bernapas, kambing bernapas, sapi, kuda, dan harimau juga
bernapas. Dapat disimpulkan secara umum bahwa semua hewan dapat
bernapas.
c. Hewan dapat bernapas. Manusia dapat bemapas. Jadi, dapat disimpulkan
bahwa semua makhluk hidup dapat bernapas.

MKDU41 12/MODUL 2

2.25

Dengan cara induktif, dapat diperoleb prinsip-prinsip yang bersifat


umum sebingga memudabkan dalam bal memabami gejala yang beraneka
ragam. Namun, temyata pengetabuan yang dikumpulkan berdasarkan
penalaran induktif ini, belum tentu bersifat konsisten atau bahkan mungkin
bersifat kontradiktif. Demikian pula fakta yang berkaitan belum dapat
menjamin tersusunnya pengetabuan yang sistematis.
Contob, dari basil pengamatan terbadap anak yang berprestasi tinggi di
beberapa sekolab, menunjukkan bahwa semuanya berbidung mancung.
Adakab kebenarannya bubungan antara bidung mancung dengan basil
prestasi tinggi?
Selain itu, masib ada kesulitan dalam menafsirkan apakab sebenarnya
yang dimaksud dengan pengalaman itu? Apakab pengalaman itu merupakan
stimulus pancaindra ataukab justru banya suatu persepsi? Sejaub mana
kemampuan pancaindra dapat diandalkan, misalnya tongkat lurus yang
sebagian terendam dalam air akan terlibat bengkok.
Dari uraian di atas dapat disimpulkan, babwa pengetabuan yang
diperoleb banya dengan penalaran deduktif, tidak dapat diandalkan karena
bersifat abstrak dan lepas dari pengetahuan. Demikian pula pengetahuan yang
diperoleb banya dari penalaran induktif, juga tidak dapat diandalkan karena
kelemaban pancaindra. Karena itu, bimpunan pengetabuan yang diperoleb
belum dapat disebut ilmu pengetabuan.

B. PENGERTIAN ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)


Sejak timbulnya peradaban, manusia telah mampu membedakan antara
bewan dan tumbuban yang dapat dimakan. Mereka mulai menggunakan alat
untuk memperoleb makanan atau mengenal api untuk memasak. Kesemuanya
itu menandakan babwa manusia telab memperoleb pengetabuan dari
pengalaman. Mereka juga telab menggunakan pengamatan dan abstraksi.
Dari pengamatan timbulnya panas dengan cara menggosok-gosokkan
tangan maka mereka berusaba untuk menggosok-gosokkan bambu, kayu
kering atau batu agar dapat menghasilkan api. Berawal dari pengamatan
objek-objek yang ada di sekitarnya, kemudian mengamati bulan, bintang, dan
matabari yang menyebabkan pengetabuan mereka bertambab luas.
Menurut Trianto (2007), IPA berasal dari babasa asing science. Science
sendiri berasal dari babasa Latin scientia yang berarti saya tabu. Kata science
semula berarti ilmu pengetahuan yang meliputi ilmu pengetahuan sosial

2.26
ILMU ALAMIAH

DASAR

(social science) dan ilmu pengetahuan alam (natural science). Lama


kelamaan, kata science atau sains dimaksudkan untuk menyebut natural
science atau Ilmu Pengetahuan Alam walau pengertian ini menurut J ujun
Suriasumantri (1998: 29), kurang pas dan bertentangan dengan etimologi.
IPA sendiri terdiri dari ilmu-ilmu dasar, yaitu ilmu ilmu fisik (physical
science) antara lain fisika, kimia, astronomi, geofisika, serta ilmu-ilmu hayat
(life science), antara lain biologi, zoologi, botani.
Mengacu pada Gambar 2.1 maka gambar berikut adalah
pengembangannya.
1

lltl"LI,'

Pena~1mi

'~~:Ot~ FT~~
. .-. AsliDJ1l)rrlh
C!Gl)
-

___._,._

~,ksri1
._

11m~1 ~1am~

II111\J~ay.at

' - 1

'~i~1;lllJ1i. ~;

.zoolo .lm imtl


Slmber: Trianto, (2007).

Gambar 2.2.
F'lagam llmu Pengetahuan Alam

Jadi, apakah Ilmu Pengetahuan Alam itu? Sebenarnya tidaklah mudah


mendefinisikan apakab IPA itu? H.W. Fowler, dkk (1951), mendefinisikan
IPA sebagai ilmu pengetahuan yang sistematis dan dirumuskan. Ilmu ini
berbubungan dengan gejala-gejala kebendaan dan terutama didasarkan atas
pengamatan dan induksi. Nokes di dalam bukunya Science in Education
menyatakan bahwa IPA ialah pengetahuan teoretis yang diperoleh dengan
metode khusus. Kedua pendapat di atas sebenamya tidak berbeda. Memang
benar IPA ialah ilmu yang teoretis, tetapi teori itu didapat dari pengamatan
dan eksperimentasi terbadap gejala-gejala alam.
Fakta tentang gejala kebendaan atau alam tersebut, diselidiki dan diuji
berulang-ulang melalui eksperimen. Berdasarkan basil eksperimen itulab
dirumuskan keterangan ilmiahnya (teori). Teori pun tidak dapat berdiri
sendiri. Teori didasari oleh suatu basil pengamatan.

MKDU41 12/MODUL 2

2.27

Contoh:
1. Maxwell tidak akan menyusun teori gelombang elektromagnetik, jika
Faraday tidak berhasil dalam percobaan-percobaannya mengenai induksi
elektromagnetik.
2. Planet Neptunus tidak akan ditemukan secara teoretis, seandainya
sebelumnya tidak ada pengamatan yang menyaksikan suatu keanehan
dalam lintasan planet-planet lainnya.
Jadi, dapatlah disetujui, bahwa IPA ialah suatu pengetahuan teoretis
yang diperoleh atau disusun dengan cara yang khas, yakni dengan melakukan
observasi eksperimentasi, penyimpulan, penyusunan teori, eksperimentasi,
observasi, dan seterusnya, berkaitan antara cara yang satu dengan cara yang
lain. Cara untuk memperoleh ilmu secara demikian ini terkenal dengan nama
metode ilmiah.

C. TERBENTUKNYA ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)


Himpunan pengetahuan seperti di atas dapat disebut sebagai suatu ilmu
pengetahuan jika digunakan perpaduan antara rasionalisme dan empiris yang
dikenal sebagai metode keilmuan atau pendekatan ilmiah. Memang benar,
bahwa IPA merupakan suatu ilmu yang teoretis. Teori tersebut didasarkan
atas pengamatan berbagai percobaan terhadap gejala alam. Betapapun
indahnya suatu teori dirumuskan, tidaklah dapat dipertahankan kalau tidak
sesuai dengan hasil-hasil pengamatan/observasi.
Fakta-fakta tentang gejala kebenaran alam diselidiki dan diuji berulang
kali melalui percobaan-percobaan (eksperimen). Kemudian berdasarkan hasil
eksperimen itulah dirumuskan keterangan ilmiahnya (teori). Teori ini pun
masih harus diuji kemantapan atau kesaktiannya. Artinya, bilamana diadakan
penelitian ulang, yang dilakukan oleh siapa pun, dengan langkah-langkah
yang serupa dan kondisi yang sama maka akan diperoleh hasil yang
konsisten.
Metode keilmuan itu bersifat objektif, bebas dari keyakinan, perasaan
dan prasangka pribadi, serta bersifat konsisten. Artinya, dapat diuji ulang
oleh siapa pun dan dengan demikian simpulan yang diperoleh lebih dapat
diandalkan dan hasilnya lebih mendekati kebenaran.
Secara lengkap dapat dikatakan, bahwa suatu himpunan pengetahuan
dapat disebut IPA, bilamana memenuhi persyaratan sebagai berikut.

2.28
ILMU ALAMIAH

CASAR

Objeknya ialah pengalaman manusia, berupa gejala-gejala alam. Kemudian


dikumpulkan melalui meto de keilmuan serta mempunyai manfaat untuk
kesej ahteraan manusia.
Berkat makin sempurnanya alat pengamat bintang, berupa teleskop dan
juga makin meningkatnya kemampuan berpikir manusia maka antara tahun
1500- 1600, terjadi perubahan besar atas semua ajaran Aristoteles maupun
Ptolomeus. Sebagai tonggak sejarah dapat dicatat di sini ialah Nicoulas
Copernicus (1473- 1543) (Kegiatan Belajar 2 pada Modul 1).
Marilah kita ingat kembali pokok ajaran Copernicus sebagai berikut.
1. Matahari ialah pusat dari sistem solar. Di dalam sistem itu, bumi ialah
salah satu dari planet-planet lain yang beredar mengelilingi matahari;
2. Bulan beredar mengelilingi bumi dan bersama bumi mengelilingi
matahari.
3. Bumi berputar pada porosnya dari Barat ke Timur yang mengakibatkan
adanya siang dan malam serta pandangan tentang gerakan bintangbintang.
Pengikut Copernicus, yakni Bruno (1548- 1600) memperoleh simpulan
lebih jauh lagi, yakni:
1. jagat raya tak ada batasnya;
2. bintang-bintang tersebar di seluruh jagat raya.
Oleh karena keberaniannya mengungkapkan pendapat yang bertentangan
dengan penguasa pada waktu itu maka ia dianggap kemasukan setan, lalu
dibakar sampai mati pada tahun 1600.
Ahli astronomi lain yang juga penting dicatat ialah Johanes Keppler
(1571 - 1630). Ia mengungkapkan pendapatnya, antara lain berikut ini.
Planet-planet beredar mengelilingi matahari, pada suatu garis edar yang
berbentuk elips dengan suatu fokus.
Apabila ditarik garis imajinasi, dari planet ke matahari, dan sementara
itu, ia bergerak menurut garis edarnya maka luas bidang yang ditempuh pada
jangka waktu yang sama ialah sama.
Pangkat dua dari waktu yang dibutuhkan oleh sebuah planet untuk
mengelilingi matahari secara penuh ialah sebanding dengan pangkat tiga dari
jarak rata-rata planet itu terhadap matahari.
Perlu dicatat pula, orang besar bemama Galileo Galilei (1564-1642).
seorang berkebangsaan Italia, dengan berani mengumumkan atas

MKDU41 12/MODUL 2

2.29

penemuannya melalui teleskopnya yang mutakhir pada saat itu, yang


bertentangan dengan pandangan penguasa. Ia membenarkan Teori
Copernicus, tentang heliosentris yang jelas-jelas bertentangan dengan ajaran
agama saat itu yang homosentris atau geosentris.
Lebih jauh, ia menemukan bahwa ada empat buah bulan yang
mengelilingi Jupiter, adanya gunung-gunung di bulan dan suatu bintik hitam
(black hole) di matahari yang sangat penting untuk dapat menghitung rotasi
matahari. Kelompok taburan bintang yang disebut Milky Way atau Bima
Sakti itu terdiri dari bermiliar bintang dan yang sangat menakjubkan ialah
ditemukannya cincin Saturnus.
Dengan rasionalisme dan empirisme yang dikembangkan, ilmu
pengetahuan maju dengan pesat sehingga dikatakan sebagai revolusi ilmu
pengetahuan (scientific revolution). Ilmu yang dipikirkan untuk
kesejahteraan manusia (antologi) dan lahirnya ilmu terapan (applied
science) memungkinkan terjadinya revolusi teknologi (technological
revolution). Terjadinya revolusi industri (industrial revolution) ialah
sebagai jawaban manusia untuk memenuhi kebutuhan akan basil industri
setelah kebutuhan pangan tercapai. Dengan berkembangnya jumlah
penduduk, soal pangan kembali menjadi masalah serius. Bioteknologi
dikembangkan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, sedangkan
elektronika saat ini juga maju pesat.

D. RUANG LINGKUP IPA DAN PENGEMBANGANNYA


Seperti yang telah Anda pelajari di atas, bahwa dalam upaya mencari
jawaban yang dapat digunakan untuk menjelaskan fenomena alam maka
perlu dilakukan pengamatan atau penelitian terus-menerus. Untuk melakukan
penelitian tersebut diperlukan landasan pengetahuan atau teori yang sudah
ada. Selanjutnya, berdasarkan data penelitian yang diperoleh, dimungkinkan
akan mendapatkan jawaban atas pertanyaan ataupun teori baru dari fenomena
yang diteliti. Dengan demikian, inti dari perkembangan ilmu ialah penelitian
yang dikelilingi atau didukung oleh landasan-landasan atau strata ilmu.
Landasan atau strata ilmu tersebut dibagi dalam tiga tingkatan sebagai
berikut.

1.

Hipotesis

Hipotesis ialah strata ilmu yang paling rendah merupakan dugaan atau
prediksi yang diambil berdasarkan pengetahuan atau teori yang sudah ada
untuk menjawab masalah penelitian yang sedang dilakukan.

2.30
ILMU ALAMIAH

DASAR

2.

Teori
Teori ialah strata yang lebih tinggi dari hipotesis. Teori merupakan
landasan ilmu yang telah teruji kebenarannya. Namun, teori masih mungkin
untuk dikoreksi dengan teori baru yang lebih tepat.

3.

Hukum atau Dalil


Hukum atau dalil ialah strata yang paling tinggi. Hukum atau dalil,
berasal dari teori yang telah diuji terus-menerus dan diketahui tidak
ditemukan adanya kesalahan.
Dengan demikian, ilmu pengetahuan merupakan siklus ilmu dengan
penelitian sebagai intinya yang tidak pernah terputus bahkan akan semakin
membesar dan meluas. Siklus ini secara sederhana ditampilkan pada
Gambar 2.3.

.l f
-

., _.'
I

.' ~

'

8.Jmber: SJmi Hudiyono, (2000).

Gambar 2.3.
Ski us llmu dengan Penelitian sebagai lntinya

Berdasarkan gambar di atas maka kita dapat melihat bahwa penelitian itu
dilakukan dalam upaya untuk menjawab masalah yang dikemukakan. Secara
sederhana masalah tersebut berupa pertanyaan apa, mengapa, atau bagaimana
fenomena (alam) itu terjadi.
Untuk memulai suatu penelitian, diperlukan prediksi tentang jawaban
atas masalah atau pertanyaan yang diteliti. Prediksi tersebut dirangkum dalam
suatu hipotesis. Hipotesis disusun berdasarkan teori atau hukum yang sudah

MKDU41 12/MODUL 2

2.31

ada. Berdasarkan hipotesis tersebut, disusunlah langkah-langkah operasional


untuk mendapatkan data, yang selanjutnya harus dianalisis dan ditarik
simpulan. Simpulan yang diperoleh dapat berupa ''menerima'' atau
''menolak'' hipotesis yang diajukan. N amun, keduanya sangat berarti bagi
pengembangan ilmu pengetahuan atau penelitian berikutnya. Berdasarkan
simpulan tersebut mungkin akan diperoleh suatu perbaikan atau perlengkapan
teori yang sudah ada atau bahkan mungkin didapatkan suatu teori baru.
Data penelitian atau teori yang diperoleh tersebut ternyata dapat memicu
timbulnya pertanyaan lebih lanjut yang dengan sendirinya akan diikuti
kegiatan penelitian berikutnya. Pembuktian teori yang sudah ada dengan
kegiatan penelitian yang berkesinambungan, suatu saat akan membuktikan
bahwa tidak ada keraguan terhadap teori yang sudah ada. Bila pembuktianpembuktian yang dilakukan temyata lebih memperkuat teori yang sudah ada
maka teori tersebut suatu saat akan berubah menjadi hukum atau dalil yang
mempunyai strata lebih tinggi dan tidak diragukan lagi kebenarannya.
Salah satu contoh hukum dan dalil ialah hukum Archimedes dan dalil
Pitagoras yang ditemukan oleh pemikir Yunani yang bemama Archimedes
(250 SM) dan Pythagoras (500 SM) yang sampai sekarang tetap dipakai dan
tidak ada keraguan terhadap dalil tersebut.
Ban yak pakar yang berpendapat bahwa Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
berkembang dari IPA klasik ke IPA modem. Adapun pengertian tentang IPA
klasik dan IPA modem yang dicetuskan oleh para pakar tersebut pun
berbeda. Tetapi pada umumnya berlandaskan atas disiplin ilmu yang mereka
tekuni.
Pakar fisika misalnya, mendefinisikan IPA klasik sebagai perkembangan
ilmu fisika sebelum abad XX, yakni sejak awal sampai batas munculnya
teori relativitas, sedangkan definisi IPA modern menurutnya ialah
perkembangan fisika setelah abad XX yang dimulai sejak saat munculnya
Teori Relativitas dari Einstein (1905) diikuti teori radiasi oleh Max Planck
(1910) dan sinar X oleh Rontgen (1923).
Pakar biologi tentu lain pandangannya terhadap IPA klasik dan IPA
modern, demikian pula apabila dipandang dari disiplin ilmu yang lain. Secara
umum pengertian IPA bukan hanya ditinjau dari satu disiplin ilmu saja,
namun IPA dapat diperinci lebih lanjut yang meliputi berbagai disiplin ilmu.
Konsep IPA klasik telaahannya mengikuti kaidah ilmu tradisional dan
bers ifat makroskopik, sedangkan IPA modern bersifat mikroskopik
sehingga penggolongan IPA menjadi ''klasik'' dan ''modern'' sama sekali
bukan berkaitan dengan waktu maupun klasifikasi bidang ilmu.

2.32
ILMU ALAMIAH

CASAR

Penggolongan ini lebih mengacu kepada konsepsi, yaitu cara berpikir, cara
memandang, dan cara menganalisis suatu f enomena al am.

1.

IPA Klasik
Klasik berarti bersifat tradisional berdasarkan pengalaman, kebiasaan
atau naluri semata meskipun ada kreasi namun merupakan tiruan dari
keadaan alam sekitar.
Contoh secara umum, antara lain:
a. pembuatan ragi tempe dan ragi tape meskipun hanya berdasarkan
pengalaman petani, namun tanpa disadari petani tersebut telah
berkecimpung dalam bidang mikrobiologi, mikologi, dan tentu saja tidak
lepas dari ilmu fisika yang mendasarinya.
b. pembuatan gula kelapa merupakan proses fisika bersama-sama kimia
yang telah tinggi tingkatannya.
Dalam fisika, para pakar membedakan antara fisika klasik dan fisika
modern. Fisika klasik adalah fisika yang mempelajari komponen materi dan
interaksi antara komponen dengan perkembangan pengamatan, yaitu:
a. dinikmati langsung, seperti gerakan benda dalam mekanika;
b. penglihatan, dengan teori cahaya;
c. pendengaran, dengan suara atau bunyi;
d. indra, dengan rasa termodinamika;
e. listrik dan magnet.

a.
b.

c.

d.

2.

Contoh fi sika modern di antaranya sebagai berikut.


Penjumlahan vektor yang dipakai dalam computed tomografi atau
penampang lintang tubuh dengan sinar X.
Magnetic resonance imaging (MRI) untuk deteksi tumor.
Teori Momentum Linear (p = mv) yang selanjutnya dikembangkan
dalam sistem isolasi dengan munculnya hukum kekekalan momentum
maupun hukum kekekalan energi.
Medan, potensial, energi potensial, dan gaya gerak listrik industri.

IPA Modern
IPA modern muncul berdasarkan penelitian maupun pengujian dan telah
diadakan pembaharuan yang dikaitkan dengan berbagai disiplin ilmu yang
ada. Proses pengalengan (canning) berbagai hasil pangan, pertanian, dan

2.33

MKDU41 12/MODUL 2

perikanan yang berkaitan dengan t'isika, kimia, biologi, biokimia merupakan


hasil perkembangan IPA yang telah dinikmati oleh manusia.
Fisika modern dirintis seiring dengan dimulainya IPA modern yang
dikaitkan dengan teori relativitas dan teori kuantum yang menggambarkan
sifat atom, inti, dan partikel lain (molekul padat), misalnya teknologi nuklir
yang merupakan teknologi modern yang dapat dimanfaatkan di bidang
kedokteran, transportasi, angkatan bersenjata, dan berbagai bidang penelitian
yang berkaitan dengan disiplin ilmu lain.
IPA modern yang diperoleh atas dasar penelitian dengan menggunakan
metode ilmiah disertai pengujian berulang kali akan menghasilkan ilmu yang
mantap, baik untuk terapan maupun ilmu murni.
Banyak contoh kegiatan IPA modem, antara lain sebagai berikut.
a. Pemanfaatan energi matahari untuk kegiatan yang berkaitan dengan
listrik untuk transportasi, industri maupun rumah tangga, yang
merupakan pemant'aatan foton untuk menimbulkan aliran muatan listrik
(elektron) karena perbedaan panas sehingga terbentuklah sel pembangkit
tenaga listrik.
b. Tungku sinar matahari telah banyak digunakan yang hanya berprinsip
pada titik fokus lensa cekung.
c. Energi panas bumi dapat diubah menjadi energi listrik.
d. Pemanfaatan sis a sampah organisme seperti jerami, sis a tanaman lain
ataupun kotoran hewan yang diproses dengan bantuan bakteri, dalam
kondisi tertentu menghasilkan gas CH4 , C02 , CO, H 2S yang ternyata
dapat dimanfaatkan sebagai pengganti bah an bakar. Proses di atas sering
disebut sebagai energi biogas.
Secara umum,
Gambar 2.4.

periode pengembangan IPA

dapat dilihat

pada

2.34
ILMU ALAMIAH

~---==---

DASAR

~.) ______

J
1
(

- -

---- ~ ---

----- 1~9 '.

r---=~~m~~
~~,---~=-_,..,
s~
fiij~
J~"-----+--~
, c~
~a~t--~~sa
~-~ ~~-~'t~
T~-~
1--~seudo~.,ren~

'Mltu.s

,~l~

AwaJ

~~kar~g
H.Gt~)luB

a,vo~rndu~1n;

L16sralisme
P:EfDem4an alal

P.arJe1l!Ufil1 cnes.i.c
moetarn rnesfn
Y.Sr.t. k~rt~s ~lak,

TSJa'ali nilkroskapiR

PtnertaUB-rta1a1

.~~o; ~

,~aflW l~!n ~~

'(,'~C!Jiftl}

~11tu.

d'an$~~~gat~

l~A ~cren1
J\tat Tra;Gl ~trgg'Jf~

'P.ao.l1fl1tlan~oulti~ll

.~~9YF~ll1Qlfj.Y.~

Sifal

- ,rrnkrostop~
..
~ atl~l!Si~ 1/~gg1
. - --

..

"' a{!lSlraksl oofam

--------

8.Jmber: SJmi Hudiyono, {2000).

Gambar 2.4.
Diagram Periode Perkembangan IPA

3.

Klasifikasi IPA
Munculnya Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) diperkirakan pada sekitar
abad pertengahan (1500-1600). Pada saat ini ba11yak orang yang menjadi ahli
di beberapa bidang ilmu pengetahuan, seperti Copernicus dan Galileo yang
tidak saja sebagai astronom, tetapi juga ahli dalam bidang pengobatan dan
ahli matematika. Ilmu pengetahuan semakin hari semakin berkembang
sehingga orang sulit mempelajari secara keseluruhan. Orang tidak lagi
menjadi ahli dalam banyak bidang ilmu karena masing-masing ilmu sudah
semakin luas dan mendalam.
Keahlian seseorang menguasai ilmu pengetahuan sebanding dengan
kemampuannya menyerap kedalaman ilmu pengetahuan, serta daya pikir
kritis terhadap ilmu itu sendiri. Sampai mendekati abad pertengahan,
perkembangan ilmu pengetahuan belum begitu luas dan dalam sehingga
seseorang yang mempunyai cara berpikir tajam dan kritis akan sangat
mungkin dapat menguasai beberapa bidang ilmu sekaligus. Sebagai contoh
ialah ahli pikir Yunani, Pythagoras dikenal sebagai seorang astronom yang
juga ahli matematika dan transmutasi unsur (dasar dari kimia). Copernicus
dikenal sebagai ahli astronomi, matematika, dan pengobatan.

MKDU41 12/MODUL 2

2.35

Setelah abad pertengahan, perkembangan ilmu relatif lebih pesat dan


mendalam sehingga tidak memungkinkan lagi bagi seseorang menguasai
berbagai bidang ilmu secara mendalam. Oleh karena itu, perlu dilakukan
klasifikasi ilmu pengetahuan yang ada menjadi berbagai disiplin ilmu.
Secara garis besar ilmu pengetahuan dibagi menjadi dua bidang ilmu
utama sebagai berikut.
a. Ilmu sosial dan budaya
Ilmu ini secara umum mempelajari tingkah laku manusia (humaniora).

b.

Ilmu pengetahuan alam


Ilmu pengetahuan alam, mempelajari makhluk hidup (biologi) dan benda
mati (sains fisik). Deng an sains fisik utama ialah ilmu fisika yang sasaran
utama pembelajarannya materi dan energi, serta ilmu kimia yang
mempelajari komposisi materi.
Akibatnya, terlihat kecenderungan orang untuk membagi
pengetahuan menjadi berbagai disiplin ilmu, yaitu sebagai berikut.

a.

ilmu

Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (JPS)


Ilmu ini secara umum mempelajari tentang tingkah laku manusia
(humaniora) sebagai makhluk sosial. IPS dibagi lagi menjadi beberapa
cabang ilmu, antara lain berikut ini.
1) Psikologi, yaitu ilmu jiwa dengan sasaran ialah otak atau pikiran.
2) Bahasa, yaitu cabang ilmu yang mempelajari tentang komunikasi verbal.
3) Sejarah, yaitu cabang ilmu yang mempelajari peristiwa-peristiwa masa
lalu.
4) Antropologi, yaitu cabang ilmu yang mempelajari sejarah dan
perkembangan kebudayaan manusia.
5) Etnologi, yaitu cabang ilmu dengan sasaran ialah manusia sebagai
satuan suku bangsa.
6) Ekonomi, yaitu cabang ilmu yang mempelajari tentang kesejahteraan
dan media tukar menukar.
7) Arkeologi, yaitu cabang ilmu yang mempelajari benda-benda kuno atau
antik.
8) Sosiologi, yaitu cabang ilmu yang mempelajari kemasyarakatan.
9) Pendidikan, yaitu cabang ilmu yang mempelajari masalah pendidikan
dan latihan.

2.36
ILMU ALAMIAH

CASAR

10) Teologi, yaitu pengetahuan tentang keagamaan.


11) Filsafat naturalistik atau filsafat pengetahuan alam, yaitu ilmu yang
mempelajari tentang gejala-gejala alam.
b.

Bidang Jlmu Pengetahuan Alam (IPA) atau sering disebut natural

sczence
Ilmu ini mempelajari tentang makhluk hidup (biologi) dan benda mati
(sains fisik). IPA dibagi lagi menjadi beberapa cabang ilmu sebagai berikut.
1) Fisika (Physics), yaitu cabang ilmu dengan sasaran utama materi
dan energi.
2) Kimia, yaitu cabang ilmu yang mempelajari komposisi materi.
3) Meteorologi, yaitu cabang ilmu yang mempelajari iklim dan cuaca.
4) Biologi, yaitu ilmu yang mempelajari makhluk hidup dan gejalagejalanya. Biologi dibagi lagi menjadi beberapa cabang ilmu, yaitu
sebagai berikut.
a) Zoologi ialah cabang ilmu yang mempelajari tentang hewan.
b) Botani ialah ilmu yang mempelajari tentang seluk-beluk
tumbuhan.
c) Morfologi ialah suatu studi yang mempelajari bentuk atau
struktur luar dari makhluk hidup.
d) Fisiologi, yaitu suatu ilmu tentang fungsi atau f aal bagian tub uh
atau organ dari makhluk hidup.
e) Anatomi ialah ilmu yang mempelajari tentang struktur atau
bentuk dalam suatu tubuh.
f) Histologi, yaitu ilmu yang mempelajari jaringan tubuh atau
organ makhluk hidup yang merupakan serentetan sel sejenis.
g) Sitologi, yaitu studi yang mempelajari tentang struktur
molekuler.
h) Higiene, yaitu ilmu pengetahuan tentang kesehatan.

llmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa (IPBA)


IPBA ialah ilmu yang membahas tentang keberadaan bumi sebagai salah
satu bagian dari tata surya dan juga membahas tentang ruang angkasa beserta
benda-benda angkasa lainnya.
c.

MKDU41 12/MODUL 2

2.37

IPBA dibagi lagi menjadi beberapa cabang ilmu sebagai berikut.


1) Astronomi, yaitu ilmu yang membahas tentang benda-benda ruang
angkasa yang ada di alam semesta.
2) Geologi, yaitu ilmu yang mempelajari tentang struktur bumi. Ilmu ini
dibagi lagi menjadi:
a) petrologi, yaitu ilmu yang membahas tentang batu-batuan;
b) vulkanologi, yaitu ilmu yang membahas tentang gempa bumi;
c) mineralogi, yaitu ilmu yang mempelajari tentang mineral atau
bahan galian;
d) kristalografi yang mempelajari tentang bentuk-bentuk kristal dari
mineral.
3) Geografi, yaitu ilmu yang mempelajari tentang permukaan bumi serta
sosio-ekonomi dari makhluk yang ada di situ (terutama manusia).
Matematika sebagai salah satu bidang ilmu yang tidak termasuk dalam
kategori pembagian ilmu tersebut. Kedudukan matematika merupakan
penunjang pengembangan disiplin ilmu. Bagi sains fisik, matematika
merupakan bahasa yang dapat menjelaskan hukum-hukum alam. Statistika
dimanfaatkan untuk pengumpulan, pengorganisasian serta peringkasan dan
analisis data. Simpulan ditarik berdasarkan basil analisis data yang diamati.
Sedangkan informatika banyak dimanfaatkan dalam pemodelan, baik fisik
maupun matematis pengumpulan data (data akuisisi) dan sekaligus untuk
menganalisis data yang diperoleh.
Telah dikatakan bahwa pemisahan atau pembagian ilmu ini terjadi
karena ilmu pengetahuan berkembang dan proses perkembangannya
memerlukan waktu yang relatif lama. Dalam perkembangan ilmu
pengetahuan selanjutnya, ternyata terlihat ada kecenderungan beberapa ilmu
bertemu kembali karena pada hakikatnya mereka berada dalam satu unit,
misalnya dalam biologi molekuler, dasar yang sangat kuat untuk
mempelajarinya ialah ilmu kimia dan fisika, sebab dalam kedua ilmu tersebut
terlihat adanya sifat keilmuan yang berkaitan dengan sifat kelistrikan materi
dan struktur atom.

2.38
ILMU ALAMIAH

CASAR

E. PEMFOKUSAN DAN PEMBENTUKAN MULTI DISIPLIN ILMU


1.

Pemfokosan limo
Pengembangan ilmu yang terus-menerus dan begitu cepatnya, terutama
mulai awal abad XX menyebabkan klasifikasi ilmu berkembang ke arah
disiplin ilmu yang lebih spesifik. Sebagai contoh, dalam disiplin ilmu kimia
telah terjadi pemfokusan menjadi berbagai subdisiplin ilmu kimia, antara lain
kimia teoretis, kimia analisis, kimia anorganik, biokimia, kimia fisika, dan
kimia organik.
Selanjutnya, subdisiplin ilmu tersebut berkembang menjadi spesialisasi
tertentu. Sebagai contoh, dalam subdisiplin kimia organik, ada yang terfokus
ke arah kimia organik sintesis dan kimia organik bahan alam. Kimia bahan
alam pun dapat terbagi lagi berdasarkan sumber dari bahan alam itu diambil
atau juga berdasarkan kelompok senyawa kimianya.
2.

Moltidisiplin dan Interdisiplin limo


Pengembangan ilmu tidak hanya ke arah satu disiplin ilmu saja, tetapi
banyak ilmu baru yang tidak bisa dibahas berdasarkan satu disiplin ilmu saja.
Ilmu semacam ini disebut sebagai ilmu multidisiplin atau interdisiplin ilmu.
Moltidisiplin ilmo merupakan ilmu pengetahuan dan cakupan
pembahasannya menggunakan lebih dari satu kelompok dari disiplin ilmu,
misal kelompok IPA dan IPS. Contoh, ilmu multidisiplin yang paling populer
ialah ilmu lingkungan. Pembahasan ilmu lingkungan dapat dilihat dari
berbagai disiplin ilmu sosial maupun IPA. Pendekatan IPA pun dapat dilihat
dari berbagai disiplin ilmu seperti kimia (kimia lingkungan), fisika (fisika
lingkungan), biologi (ekologi, biodiversitas), hidrologi (pencemaran air),
geografi (pencemaran udara, perubahan iklim), pertanian, dan masih banyak
lagi ilmu lainnya.
Interdisiplin ilmo merupakan pengetahuan yang cakupan
pembahasannya menggunakan satu kelompok disiplin ilmu saja. Sebagai
contoh, ilmu komputer dikembangkan dari disiplin IPA yang mencakup ilmu
bahan untuk pembuatan prosesor, semi konduktor, elektronika (fisika, kimia
dan elektro material), rancang bangun dan jaringan (teknik elektro), serta
pemrograman (matematika).
Perkembangan interdisiplin IPA pun cukup banyak dan berkembang
dengan sang at pesat. Contohnya, bioteknologi, teknologi informasi, dan ilmu
material. Perkembangan tersebut sangat mempengaruhi pola pandang dan

2.39

MKDU41 12/MODUL 2

kehidupan sosial manusia saat ini. Jika suatu ilmu dikembangkan berdasarkan
interdisiplin ilmu maka perlu memperhitungkan dampak sosialnya juga
sehingga pembahasannya berubah menjadi multidisiplin ilmu. Sebagai
contoh, perlunya etika pada penelitian bioteknologi terutama yang
menyangkut manusia (cloning), dampak teknologi informasi (internet,
multimedia) terhadap perkembangan anak serta dampak material baru
(seperti plastik, pestisida) terhadap lingkungan.

F. APLIKASI IPA BAIK SECARA MONO MAUPUN


INTERDISIPLIN
Manfaat aplikasi IPA dalam kehidupan sehari-hari cukup banyak, baik
itu berasal dari mono maupun multidisiplin ilmu. Beberapa contoh
pemanfaatan ilmu kimia, fisika, biologi, dan interdisiplin yang terbentuk,
ditampilkan pada Tabel 2.2.
Beberapa produk aplikasi tersebut sering saling tumpang tindih
penempatannya. Hal ini terjadi karena titik berat pembahasannya yang
berbeda. Sebagai contoh, polimer, bidang kimia, dan teknik kimia
menitikberatkan pada reaksi pembentukannya, sedangkan peninjauan bidang
fisika akan lebih ke arah karakteristik dari produknya. Contoh lain,
biosintesis, pada bidang biologi akan menitikberatkan perhatiannya pada
proses biologinya dan aktivitas produk yang dihasilkan, sedangkan bidang
kimia akan lebih tertarik pada perubahan kimia yang terjadi serta optimalisasi
produknya. Berdasarkan kedua contoh tersebut terlihat bahwa bidang ilmu
yang terkait saling mendukung untuk mendapatkan basil yang optimal.
Tabel 2. 2.
Pengembangan Mono dan Multidisiplin llmu serta Aplikasinya
No

Disiplin llmu

1.

Kimi a
Kimia
Anorganik

2.

Kimia Organik

Contoh Aplikasi
Mineral atau hasil pertambangan yang digunakan untuk industri
gelas/keramik/ kristal, pewarna (cat) atau pemutih, pupuk, katalis,
semen, zat eksolosif.
Polimer, digunakan sebagai bahan dasar kain, plastik, ban,
industri farmasi, industri pangan dan pakan, insektisida, bahan
bakar minyak dan gas, pulp and paper, gas pendingin, zat aditif
dan preservatif, pewarna organik.

2.40
ILMU ALAMIAH

No

Disiplin llmu

3.

Kimia Analisis

4.

Kimia Fisik

5.

Biokimia

6.

1.

Kimia
lingkungan
Fisika
Mekanika

2.

Listrik - Magnet

3.
4.

Cahaya - Bunyi
Optik

5.

Fisika Modern

1.

Biolooi
Botani
Zoologi
Mikroorqanisme
Multidisiplin
Bioteknologi

2.

llmu Material

3.

llmu
Linqkunqan

1.

2.
3.

CASAR

Contoh Aplikasi
Sebagai bahan monitoring proses pada produk industri,
lingkungan, ekstraksi atau purifikasi, kontrol kualitas dan
standarisasi produk, dan lain-lain.
Electroplating, seperti fernikel, gold plated.
Sel galvany seperti baterai, aki sel, bahan bakar
Semi konduktor, nuklir, polimer, metalurgi, ekstraksi, atau
purifikasi.
Sebagai bahan metabolisme pada bahan obat, pangan, dan
nutrisi kesehatan.
Sebagai bahan monitoring pencemaran, pencegahan bahanbahan berbahaya '83 , dan pengolahan lingkungan.
Dapat ditemukan pad a produk mesin, bangunan, otomotif, dan
oesawat.
Seperti pada listrik arus kuat (jaringan listrik),
Elektronika: semikonduktor, instrumentasi, komputer, audio, atau
video, peralatan rumah tanqqa.
Audiovisual: TV, radio, VCD, liqhting decoration.
Digunakan pada kaca mata, teleskop, mikroskop, dan
instrumentasi riset.
Nuklir: energi, preservasi, sterilisasi, penerbangan pesawat ruang
angkasa.
Pertanian, perkebunan, dan kehutanan.
Peternakan, perikanan.
lndustri farmasi, panqan, dan kimia.
Digunakan untuk pemuliaan tanaman, hewan, bahan baku
industri obat, kimia, pangan, kloning, dan oroduk transqenik.
Polimer, metalurgi (baja stainlis), semikonduktor (elektronika
komputer).
Konservasi alam, monitoring lingkungan, pengolahan limbah, dan
lain-lain.

MKDU41 12/MODUL 2

2.41

LATI HAN

Untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai materi di atas,


kerjakanlah latihan berikut!
a) J elaskan tentang penalaran deduktif dan induktif!
b) Berikan contohnya masing-masing!
2) a) Sebutkan perbedaan antara IPA klasik dengan IPA modem!
b) Berikan contohnya masing-masing!
3) Mengapa matematika tidak dimasukkan ke dalam salah satu kelompok
bidang ilmu pengetahuan?
4) Apakah yang menjadi dasar pengelompokan ilmu pengetahuan itu?
1)

Petunjuk Jawaban Latihan


Jawaban latihan ini tidak mutlak benar, mungkin Anda dapat
memberikan jawaban atau contoh lain yang dapat didiskusikan dengan
kelompok belajar Anda.
1) a) Penalaran deduktif ialah cara berpikir yang bertolak belakang dari
pemyataan yang bers ifat umum untuk menarik simpulan yang
bersifat khusus, sedangkan penalaran induktif ialah cara berpikir
dengan menarik simpulan umum dari pengamatan atas gejala-gejala
yang bers ifat khusus dan merupakan dasar dari perkembangan
metode ilmiah sekarang karena pengambilan simpulan dilakukan
berdasarkan data pengamatan atau eksperimentasi yang diperoleh.
b) Contoh penalaran deduktif dan induktif dapat Anda diskusikan_
sesuai dengan contoh yang telah Anda pelajari.
2) IPA klasik adalah ilmu pengetahuan yang umumnya bersifat tradisional,
berdasarkan pengalaman, kebiasaan atau naluri semata meskipun ada
kreasi, namun merupakan tiruan dari keadaan alam sekitar, sedangkan
IPA modern diperoleh atas dasar penelitian dengan menggunakan
metode ilmiah disertai pengujian berulang kali sehingga diperoleh ilmu
yang mantap, baik untuk ilmu terapan maupun ilmu murni.
3) Untuk jawaban nomor 3) dan 4) dapat Anda baca kembali pada materi
Kegiatan Belajar 1.

2.42
ILMU ALAMIAH

DASAR

RANG KUMAN

Dengan bertambah majunya alam pikiran dan makin


berkembangnya cara-cara penyelidikan, manusia dapat menjawab
banyak pertanyaan tanpa mengarang mitos. Berkat pengamatan yang
sistematis, kritis, dan makin bertambahnya pengalaman yang diperoleh,
lambat laun manusia berusaha mencari jawab secara rasional. Dalam
menyusun pengetahuan, kaum rasionalis 1nenggunakan penalaran
deduktif, dan penalaran induktif.
Penalaran deduktif ialah cara berpikir yang bertolak belakang dari
pernyataan yang bersifat umum untuk menarik simpulan yang bers ifat
khusus, sedangkan penalaran induktif (empiris) ialah cara berpikir
dengan menarik simpulan umum dari pengamatan atas gejala-gejala
yang bers ifat khusus.
Oleh karena himpunan pengetahuan yang diperoleh dari penalaran
deduktif dan induktif tidak dapat diandalkan sebagai ilmu pengetahuan
maka muncullah ilmu yang secara teoretis didapat dari pengamatan dan
eksperimentasi terhadap gejala-gejala alam. Konsep itu disebut Ilmu
Pengetahuan Alam.
Perkembangan ilmu pengetahuan menjadi berbagai disiplin ilmu
dapat kita lihat sebagai berikut.
llmu Penaetahuan Alam
llmu Sosial dan Budaya
Sains Fisik Sains Hayati (Biologi)
Fisika
Botani
Bahasa
Kimi a
Zoologi
Sosiologi
Astronomi
Mikrobiologi
Pendidikan
Geologi
Kesehatan
Sejarah
Mineralogi
Paleontologi
Antropologi
Geografi
Fisiologi
Etnologi
Geofisika
Taksonomi,
Seni dan Budaya
Meteorologi dan lain-lain
Psikolog
Ekonomi,
Oseanologi,
dan lain-lain
dan lain-lain
Didukung oleh matematika, statistika, dan informatika

MKDU41 12/MODUL 2

TES

2.43

FORMATIF 2- - - - - - - - - - - - - - - -

Pilih satu jawaban yang paling tepatl


1)

Cara berpikir yang bertolak belakang dari pemyataan yang bersifat


umum untuk menarik simpulan yang bersifat khusus, disebut penalaran
secara ....
A. deduktif
B. induktif
C. silogisme
D. logika

2)

Berikut ini yang termasuk dalam IPS ialah ....


A. antropologi
B. petrologi
C. histologi
D. astronomi

3)

Sasaran ilmu fisika ialah ....


A. tata surya
B. komposisi materi
C. materi dan energi
D. struktur molekul

4)

Ilmu yang mempelajari tentang jaringan tubuh disebut . ...


A. fisiologi
B. anatomi
C. sitologi
D. histologi

Pilihlah:
A. Apabila pemyataan pertama dan kedua benar dan mempunya1
hubungan sebab akibat
B . Apabila pemyataan pertama dan kedua benar, tetapi tidak
mempunyai hubungan sebab akibat
C. Apabila salah satu dari kedua pernyataan benar
D. Apabila kedua pernyataan salah

2.44
ILMU ALAMIAH

CASAR

5)

Sejak timbulnya paham heliosentris sampai zamannya Galileo, dapat


dianggap sebagai permulaan abad ilmu pengetahuan,
sebab
setelah paham geosentris pudar, suatu kebenaran berdasarkan induksi
atau percobaan mulai berkembang dengan pesat.

6)

Kucing dan ikan bernapas, itu berarti semua hewan dapat bernapas,
sebab
simpulan tersebut diambil berdasarkan penalaran secara deduktif.

Pilihlah:
A. Jika (1) dan (2) benar
B. Jika (1) dan (3) benar
C. Jika (2) dan (3) benar
D. Jika (1), (2), dan (3) benar
7)

Pandangan tentang peredaran alam semesta menurut Copernicus


bertentangan dengan pandangan para penguasa pada saat itu karena para
penguasa berpikir berdasarkan prinsip ....
(1) geosentris
(2) homosentris
(3) heliosentris

8)

Jasa matematika dalam IPA antara lain dapat menghitung ....


(1) benda-benda segi banyak
(2) panjang garis lengkung suatu benda
(3) jarak peredaran galaksi yang berbentuk elips dan spiral

9)

Berikut ini yang termasuk dalam cabang geologi, antara lain ilmu ...
(1) petrologi
(2) seismologi
(3) vulkanologi

10) Geografi ialah ilmu yang mempelajari tentang ...


(1) permukaan bumi
(2) sosioekonomi makhluk di atas bumi
(3) struktur bumi
Cocokkanlah jawaban Anda dengan Kunci Jawaban Tes Formatif 2 yang
terdapat di bagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban yang benar.
Kemudian, gunakan rumus berikut untuk mengetahui tingkat penguasaan
Anda terhadap materi Kegiatan Belajar 2.

2.45

MKDU41 12/MODUL 2

Jumlah Jawaban yang Benar

Tingkat penguasaan = - - - - - - - - - - - x 100%


Jumlah Soal
Arti tingkat penguasaan: 90 - 100% = baik sekali
80 - 89% = baik
70 - 79% = cukup
< 70% = kurang
Apabila mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih, Anda dapat
meneruskan dengan modul selanjutnya. Bagus! Jika masih di bawah 80%,
Anda harus mengulangi materi Kegiatan Belajar 2, terutama bagian yang
belum dikuasai.

2.46
ILMU ALAMIAH

CASAR

Kunci Jawaban Tes Format if


Tes
1)
2)
3)
4)
5)
6)
7)
8)
9)
10)

Formatif 1
B
A

c
A
B

c
D
A
A
D

Tes
1)
2)
3)
4)
5)
6)
7)
8)
9)
10)

Formatif 2
A
A

c
D
A

c
A
D
B
D

2.47

MKDU41 12/MODUL 2

Daftar Pustaka
Darmojo, H. dan Y. Kaligis. (1986). Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta:
Universitas Terbuka.
Hidayat, B and Soetrisno (penyunting). (2000). Pengetahuan Alam dan
Pengembangan. Jakarta: Dirjen DIKTI, DEPDIKNAS.
Hudiyono, Sumi. (2000). Perkembangan Alam Pikiran Manusia serta
Pengelompokan dan Pengembangan ilmu-ilmu IPA. Makalah Pelatihan
Nasional Dasen IAD, Dirjen Dikti Depdiknas di Yogyakarta,
7-10 Oktober 2002.
Hudiyono, S., Kosela, S., Harminto,S., dan Kartono, H. (Eds). (1997). Ilmu
Alamiah Dasar. Makalah Lokakarya Revitalisasi Materi Mata Kuliah
Umum. Universitas Indonesia.
PPST, LP-UI. (1991). Materi Penataran Pengajaran MKDU Mata Kuliah
/lmu Alamiah Dasar. Eds. Suwito, dkk. Jakarta.
Purnama, Henri. (1997). Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta: Rineka Cipta.
Supartono, et al. (1999). Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Tim IAD-UI, (2001). Ilmu Alamiah Dasar dan Perkembangannya Menjadi
Berbagai Disiplin Ilmu. Dalam Dirjen DIKTI, DEPDIKNAS, I A D.
Hal. 68- 88.

MODUL 3

Alam Semesta, Tata Surya, dan Bumi


drh. Slnti Dewiki, M. Kes.
Ir. Si Yuniati Putri Koes Hardini, M. P.
PENDAHULUAN

ada Modul 1dan2, Anda telah mempelajari tentang perkembangan alam


pikiran manusia, sejarah pengetahuan yang diperoleh manusia hingga
metode ilmiah sebagai dasar untuk memperoleh ilmu pengetahuan secara
ilmiah. Dengan metode ilmiah kita dapat membedakan pengetahuan yang
bers ifat ilmiah dengan nonilmiah. Anda juga telah mengetahui perkembangan
penalaran manusia dalam mengenal alam semesta.
Dalam Modul 3 ini, akan diungkapkan basil pengamatan para ilmuwan
tentang alam semesta, yang diawali dengan teori terbentuknya alam semesta,
tata surya, dan sistem tata surya. Kemudian akan diuraikan pula tentang
kelahiran bumi, sejarah perkembangannya sampai pada bagian-bagian
selubung bumi, seperti litoster, hidrosfer, atmosfer, dan biosfer.
Pengenalan alam semesta atas hasil penalaran ilmiah tersebut, tentu saja
sangat penting bagi kehidupan kita sehari-hari sehingga terhindar dari
takhayul. Kita dapat menikmati kebesaran dan kekuasaan-Nya secara lebih
nyata, agar dapat memahami pengetahuan tentang sifat dan perilaku alam
sekitar sehingga m.a mpu mengelola alam yang kita huni ini layaknya seorang
khalifah yang bijaksana.
Secara umum, modul ini bertujuan agar Anda berpandangan lebih luas
dalam bidang IPA melalui pemahaman teori-teori tentang terbentuknya alam
semesta, sistem tata surya, serta pengetahuan yang lebih jauh tentang bumi
dengan segala lapisannya.
Setelah mempelajari modul ini, Anda diharapkan dapat menjelaskan
tentang:
1. alam semesta dan tata surya;
2. susunan tata surya dengan menunjukkan gambaran yang tepat;
3. bumi dan lapisan-lapisannya yang meliputi litosfer, hidrosfer, atmosfer,
maupun biosfer beserta fungsinya masing-masing.

3.2

ILMU ALAMIAH CASAR

KEGIATAN

BELAJAR

Alam Semesta
ada Modul 1, Anda telah mengetahui bahwa ilmu pengetahuan itu
terbentuk dari basil perpaduan antara pengamatan dengan penalaran.
Anda juga telah mengetahui bahwa kebenaran ilmu itu adalah relatif, tidak
mutlak dan selalu dapat diperbaiki atau disempurnakan oleh basil penelitian
yang lebih akurat.
Selain itu, kebenaran ilmu juga bertingkat. Tingkat kebenaran yang
tertinggi disebut hokum. Setingkat lebih rendah dari hukum dinamakan teori
dan sebelum teori adalah hipotesis. Hipotesis ialah dugaan sementara yang
harus diuji kebenarannya dan jika basil uji benar secara ilmiah dapat
berkembang menjadi teori.
Adapun contoh-contohnya sebagai berikut.
Hokum : Hukum Archimedes berkenaan dengan tekanan terhadap benda
dalam zat cair atau Hukum Boyle tentang tekanan gas tertutup.
Teori
: Teori tentang terbentuknya gunung berapi atau teori tentang
terbentuknya tata surya.
Hipotesis : Hipotesis Nebular tentang terbentuknya sistem tata surya dari
kondensasi awan panas atau kabut gas yang sangat panas.

A. TEORI TERBENTUKNYA ALAM SEMESTA


Sej ak lama manusia berusaha memahami alam semesta. Alam semesta
merupakan ruang yang maha luas tempat benda-benda langit berada termasuk
bumi tempat hidup manusia. Di alam semesta inilah miliaran bintang berada,
planet-planet, satelit, dan komet melakukan gerak rutinnya, serta meteormeteor melintas setiap saat. Selain itu, terdapat pula benda-benda angkasa,
seperti debu, kabut, dan gas.
Pada zaman kejayaan Yunani, orang percaya bahwa bumi merupakan
pusat dari alam semesta (geosentrisme). Namun, berkat pengamatan dan
pemikiran yang lebih tajam, pandangan itu berubah sejak abad pertengahan
yang dipelopori oleh Copernicus menjadi heliosentrik, yaitu matahari
menjadi pusat beredarnya bumi bersama planet-planet lain. Pada Modul 1
juga telah disebutkan bahwa pada saat itulah awal dari abad perkembangan
ilmu pengetahuan alam.

MKDU41 12/MODUL 3

3.3

Pengertian alam semesta itu sendiri mencakup tentang mikrokosmos dan


makrokosmos. Mikrokosmos ialah benda-benda yang mempunyai ukuran
yang sangat kecil, misalnya atom, elektron, sel, dan amoeba. Makrokosmos
ialah benda-benda yang mempunyai ukuran yang sangat besar, misalnya
bintang, planet, ataupun galaksi.
Para ahli astronomi menggunakan istilah alam semesta dalam pengertian
tentang ruang angkasa dan benda-benda langit yang ada di dalamnya.
Manusia sebagai makhluk Tuhan yang berakal budi dan penghuni alam
semesta, selalu tergoda oleh rasa ingin tahu untuk mencari penjelasan tentang
makna dari hal-hal yang diamati. Dengan diperolehnya berbagai pesan dari
fenomena alam dan beranekaragam cahaya dari benda-benda langit yang
sampai di bumi, timbullah beberapa teori yang mengungkapkan tentang
terbentuknya alam semesta. W alaupun telah banyak penelitian tentang
terbentuknya alam semesta, namun tetap masih dalam tingkat teori. Teoriteori tersebut ialah sebagai berikut.

1.

Teori Keadaan Tetap (Steady-state Theory)

Teori ini dikemukakan oleh Fred Hoyle, Herman Bondi, dan Thomas
Gold (1948). Teori ini berdasarkan prinsip kosmologi sempuma yang
menyatakan bahwa keberadaan alam semesta, di mana pun dan bilamana pun
selalu sama. Berdasarkan prinsip tersebut dikatakan bahwa alam semesta
terjadi pada suatu saat tertentu, di masa yang telah lalu sampai sekarang.
Segala sesuatu di alam semesta ini selalu tetap sama walaupun galaksigalaksi saling bergerak menjauhi satu sama lain. Teori ini ditunjang oleh
kenyataan bahwa galaksi baru mempunyai jumlah yang sebanding dengan
galaksi lama.
Dengan perkataan lain, teori ini menyatakan bahwa setiap galaksi yang
terbentuk, tumbuh, menjadi tua, dan akhirnya mati. Jadi, teori ini
beranggapan bahwa alam semesta itu tak terhingga besamya dan tak
terhingga tuanya (tanpa awal dan tanpa akhir).

2.

Teori Ekspansi dan Kontraksi

Dengan diketahuinya kecepatan radial galaksi-galaksi dengan bumi dari


basil pemotretan satelit dapat disimpulkan bahwa semakin jauh jarak galaksi
terhadap bumi maka semakin cepat galaksi tersebut menjauhi bumi. Hal ini
sesuai dengan garis spektra yang menuju ke panjang gelombang yang lebih
besar, yaitu ke arah merah. Kondisi ini sering dikenal dengan pergeseran

3.4

ILMU ALAMIAH CASAR

merah. Hasil penemuan itulah yang menguatkan teori bahwa alam semesta
selalu berekspansi (mengembangkan diri) dan berkontraksi (menipis ).
Siklus tersebut diduga berlangsung dalam waktu 30.000 juta tahun.
Dalam masa ekspansi, akan terbentuk banyak galaksi dan bintang.
Ekspansi tersebut didukung oleh adanya tenaga yang bersumber dari reaksi
inti hidrogen dan akhimya akan membentuk berbagai unsur lain yang lebih
kompleks. Pada masa kontraksi, galaksi dan bintang yang terbentuk meredup
dan berbagai unsur yang terbentuk menyusut dengan mengeluarkan tenaga
berupa panas yang sangat tinggi. Dengan demikian, harus ada ledakan atau
dentuman yang memulai adanya pengembangan.

3.

Teori Ledakan Besar (Big-bang Theory)


Teori ledakan besar bertolak dari asumsi adanya suatu massa yang
sangat besar dan mempunyai berat jenis yang juga sangat besar. Kemudian
massa tersebut meledak dengan hebat karena adanya reaksi inti.
Teori ini dikembangkan berdasarkan pemikiran yang menggunakan
hukum fisika dan teori pemuaian Edwin Hubble. Hubble ( 1940), dengan
teropong luar angkasanya mematahkan teori sebelumnya. Alam bersifat
dinamis berasal dari ''titik singularitas'' yang pecah dengan dentuman besar.
Massa itu kemudian berserak mengembang dengan sangat cepatnya
menjauhi pusat ledakan. Setelah berjuta-juta tahun, massa yang berserak itu
membentuk kelompok galaksi yang ada sekarang. Mereka terus bergerak
menjauhi titik pusatnya. Teori tersebut didukung oleh kenyataan dari
pengamatan bahwa galaksi tersebut itu memang bergerak menjauhi titik pusat
yang sama.
Teori Big Bang lahir dari pengembangan Teori Pemuaian yang
dikemukakan oleh Hubble (1940). Hasil pemikiran ahli astrofisika USA
kelahiran Rusia George Gamow dan rekannya Ralph Alper, Haus Bethe, dan
Robert Herman di akhir tahun 1940. Gamow mengemukakan gagasan bahwa
seluruh bahan dan tenaga dalam alam semesta pernah terpadu dalam satu
bola raksasa yang terdiri dari neutron dan tenaga pancaran yang disebut
Ylem (baca: ailem).
Menurut Trianto (2007), teori tersebut di atas memiliki dua masa penting
selama sejarah pembentukan alam semesta, yaitu:
a. era radiasi, dari saat alam semesta baru lahir sampai sejuta tahun
kemudian;

b.

3.5

MKDU41 12/MODUL 3

era pendinginan, dari alam semesta berumur sejuta tahun dan terus
berlanjut selama alam semesta bergerak memuai yang diikuti dengan
alam senyap gema, sisa dentuman besar. Sisa gema itu akan tertangkap
dalam bentuk radiasi bersuhu 5 K < 0C (273K).

Teori Keadaan Tetap dan Teori Dentuman Besar didukung oleh pakar
astronomi Amo Penzias dan Robert Wilson yang menemukan radiasi
gelombang mikro. Temyata penemuan tersebut berdasarkan Teori Kenisbian
Einstein.
Menurut teori ini ada beberapa masa penting, selama terjadinya alam
semesta, yakni berikut ini.
a. Masa batas dinding Planck, yaitu masa pada saat alam semesta
berumur 10- 43 detik berdasarkan basil perhitungan Planck.
b.

23

Masa Jiffy, yaitu masa pada saat alam semesta berumur 10-

detik

dengan jari-jari alam semesta 10- 13 cm dengan kerapatannya 1055 kali


kerapatan air.
c.

Masa Quark, yaitu masa pada saat alam semesta berumur 10-4 detik.
Pada masa ini partikel-partikel saling bertumpang tindih dan tidak
berstruktur serta diikuti dengan terbentuknya hadron yang mempunyai
9

d.
e.

kerapatan 10 ton tiap sentimeter kubik.


Masa pembentukan Lipton, yaitu masa pada saat alam semesta
berumur setelah 1o-4 detik.
Masa radiasi, yaitu masa alam semesta berumur 1 detik sampai 1 juta
tahun. Kemudian pada saat terbentuknya fusi hidrogen menjadi helium,
9

mempunyai suhu 10
5

f.

berumur 10 sampai 10 tahun mempunyai suhu 30.000 derajat Kelvin.


Masa pembentukan galaksi, yaitu pada masa usia alam semesta
8

g.

derajat Kelvin. Pada saat usia alam semesta

10 - 10 tahun. Pada saat usia ini, galaksi masih berupa kabut pilin
yang berputar membentuk piringan raksasa.
Masa pembentukan tata surya, yaitu pada usia alam semesta
4, 5x109 tahun.

3.6

ILMU ALAMIAH CASAR

B. TEORI TERBENTUKNYA GALAKSI DAN TATA SURYA

1.

Galaksi
Galaxy (galaksi) adalah calon bintang atau sekelompok bintang (cluster
atau super cluster) yang jumlahnya miliaran dan terdapat di alam semesta.
Pengamatan selanjutnya mengungkapkan bahwa matahari kita sebenarnya
merupakan salah satu dari beribu-ribu matahari yang lain, yaitu bintangbintang yang beredar mengikuti pusat bintang-bintang itu. Dapat berupa
suatu pijaran yang sangat besar, dikelilingi oleh kelompok-kelompok bintang
yang sangat dekat satu dengan lainnya (cluster) dan juga dikelilingi oleh
gumpalan-gumpalan kabut gas pijar yang lebih kecil dari pusatnya (nebule)
serta ribuan bintang yang bertebaran. Galaksi itu ternyata tidak hanya satu
tetapi beribu-ribu jumlahnya. Galaksi-galaksi yang pertama diperkirakan
muncul kurang dari satu miliar tahun setelah terjadinya big bang. Galaksi
terbentuk dari basil tumbukan dan penggabungan antara awan-awan gas yang
banyak terdapat di ruang angkasa. Galaksi, tempat matahari kita berinduk
diberi nama Milky Way atau Bima Sakti.
Apakah semua galaksi itu berpusat dari suatu induk galaksi?
Ada satu hipotesis tentang terbentuknya galaksi, yaitu hipotesis Fowler
(1957). Menurut Fowler, 12 ribu juta tahun yang lalu, galaksi kita tidak
seperti sekarang ini. Ia masih berupa kabut gas hidrogen sangat besar yang
berada di ruang angkasa. Ia bergerak perlahan mengadakan rotasi sehingga
keseluruhannya berbentuk bulat. Oleh karena gaya beratnya maka ia
mengadakan kontraksi.
Pada saat berkontraksi, massa bagian luar banyak yang tertinggal.
Bagian yang berkisar (berputar) lambat dan mempunyai berat jenis yang
besar akan membentuk bintang-bintang. Gumpalan kabut yang telah menjadi
bintang itu pun secara perlahan mengadakan kontraksi. Energi potensial yang
mereka keluarkan dalam bentuk sinar dan panas radiasi. Bintang-bintang itu
pun semakin turun temperaturnya. Setelah berpuluh ribu juta tahun, ia
mempunyai bentuk yang boleh dikatakan tetap seperti halnya matahari kita.
Hipotesis itu diyakinkan oleh suatu observasi yang ditujukan kepada pusat
galaksi yang selalu melahirkan bintang baru, baik secara perlahan-lahan
maupun secara eksplosif.
Menurut Trianto (2007), ada beberapa hipotesis yang dasar
pemikirannya adalah sebagai berikut.

a.

b.

MKDU41 12/MODUL 3

3.7

Semua galaksi umurnya hampir sama sehingga diperkirakan


pengembangan dan pembentukannya berasal dari materi yang dihasilkan
dari peristiwa dentuman besar.
Hasil pengamatan menunjukkan bahwa galaksi-galaksi yang terbentuk,
mengarahkan kita pada asumsi telah terj adi kondisi atau sifat
inhomogenitas di dalam ledakan itu atau setidaknya sifat itu berkembang
dengan segera setelah dentuman besar.

a.

Ciri-ciri galaksi
Galaksi adalah gabungan dari konstelasi-konstelasi bintang. Konstelasi
adalah kumpulan dari sejumlah tata surya, contohnya tata surya kita yang
berada dalam galaksi Bima Sakti. Galaksi tersebut ada yang besar dan kecil
yang mengandung planet dan jumlahnya akan meningkat terus seiring dengan
perkembangan ''day a lihat'' manusia.
Ciri-ciri galaksi antara lain adalah sebagai berikut.
1) Galaksi mempunyai cahaya sendiri, bukan cahaya pantulan.
2) Jarak antara galaksi Bima Sakti dengan galaksi lain adalah jutaan tahun
cahaya.
3) Galaksi mempunyai bentuk tertentu.
b.

Bentuk galaksi
Berdasarkan hasil pengamatan selanjutnya, temyata di alam semesta
terdapat beribu-ribu galaksi dengan berbagai bentuk dan ukuran. Edwin
Hubble membedakan galaksi menjadi tiga bentuk, yaitu galaksi spiral,
galaksi elips, dan galaksi tak beraturan.

Berdasarkan umumya dari yang tertua, diduga berturut-turut ialah


galaksi elips, galaksi spiral, dan galaksi tidak beraturan.
1)

Galaksi berbentuk elips


Galaksi elips merupakan galaksi yang sudah tua, tidak membentuk
bintang-bintang baru lagi. Galaksi elips amat besar dan tersusun oleh
bintang-bintang yang telah tua. Hampir 17o/o dari galaksi yang ada
berbentuk elips (Gambar 3.1).
Galaksi tersebut terlihat lebih terang seperti bola lonjong yang besar dan
bersinar. Apabila dibandingkan dengan galaksi spiral maka galaksi elips
merupakan bentuk yang sederhana karena hanya terdiri atas pusat roda
dan selubung bulat yang membungkus pusat. Galaksi elips agak pipih

3.8

ILMU ALAMIAH DASAR

dan kerapatan bintang-bintang pada pusatnya bergantung pada gravitasi


mass a.

Gambar 3.1.
Galaksi Berbentuk Bips

2)

Galaksi berbentuk spiral


Galaksi ini berbentuk amat besar dengan inti di tengahnya (nukleus)
mempunyai lengan spiral dan cakram (disk) atau seperti pusaran api
raksasa yang berstruktur paling teratur. Apabila dilihat dari samping,
galaksi ini tampak seperti elips berlengan dan dikelilingi atmosf'er
bercahaya, serta terdapat lingkaran-lingkaran dari kumpulan beribu-ribu
bintang yang disebut globular cluster yang bertebaran di pinggir galaksi
berbaur dengan corona. Bintang-bintang yang sedang terbentuk seperti
matahari berada pada lengan galaksi. Jumlah galaksi ini kurang lebih
80% dari galaksi yang ada. Salah satu contoh galaksi spiral adalah
galaksi Canes Venatici (Gambar 3.2).

Gambar 3.2.
Galaksi Canes Venatici

Slmber: http:www.hispaset i .org/fotosl data/med ia/ 11 I

3.9

MKDU41 12/MODUL 3

Pada umumnya galaksi spiral memiliki tiga bagian yang dapat dibedakan
yaitu pusat roda, selubung bulat yang membungkus pusat terdiri atas bintang
dan gugusan bintang, serta piringan dengan lengan spiral yang mengelilingi
pusat di daerah katulistiwa.
Bentuk beberapa galaksi spiral lebih rumit apabila pusatnya tidak bulat,
tetapi berbentuk cerutu dan kedua ujungnya berbentuk spiral, seperti percikan
api dari pusatnya yang menyala.
3)

Galaksi berbentuk tidak beraturan


Galaksi ini terdiri dari bermiliar-miliar bintang muda berwarna putih
kebiruan dan bintang raksasa biru yang sangat panas. Di antara bintangbintang tersebut bertebaran gas dan debu angkasa luar yang dibutuhkan
dalam pembentukan bintang. Banyaknya galaksi berbentuk tidak
beraturan ialah 3 % . Galaksi ini terlihat sebagai gumpalan datar atau
onggokkan bintang yang semakin menebal, sebagian menipis dalam
batas-batas yang tidakjelas (Gambar 3.3).

~-
:-:-

--.-=-

Gambar 3.3.
Magellanic yang Bentuknya Tidak Beraturan

Selanjutnya, Hubble membagi lagi ketiga keluarga galaksi tersebut dan


meletakkannya dalam deret yang bersinambungan menurut ketidakteraturan
dan gejolak yang tampak sebagai berikut.

3.10
ILMU ALAMIAH

a.

b.

c.

DASAR

Pada ujung deret yang keadaannya tenang terdapat galaksi elips yang
paling bulat bentuknya disebut kelas E nol (E-0). Galaksi elips lainnya
diatur menurut derajat kecepatannya dari E-1 yang paling mendekati
bentuk bola E-7 yang berbentuk piring.
Pada golongan yang ''rapi sedang'' dan ''tenang sedang'' terdapat galaksi
spiral dan spiral berbatang. Golongan tersebut meliputi deret galaksi
spiral Sa yang spiralnya paling ketat sampai galaksi-galaksi spiral
berbatang Sba, di antara keduanya terdapat galaksi Sb dan SBb serta
galaksi Sc dan SBc yang spiralnya paling jarang.
Pada urutan terakhir terdapat galaksi yang strukturnya tidak beraturan.
Contohnya, galaksi NGC 4449 (nomor dalam Ne General Catalogue).

2.

Bima Sakti
lnduk dari matahari kita ialah galaksi Bima Sakti atau Milky Way
(lnggris) atau De Melkweg (Belanda) karena berdasarkan pengamatan,
galaksi Bima Sakti apabila dilihat dari atas berwujud, seperti spiral raksasa
yang berputar. Dari samping terlihat seperti elips yang sangat besar. Bintangbintang bertebaran dalam lengan spiral, di antaranya matahari kita. Jaraknya
30.000 tahun cahaya dari pusat galaksi atau 20.000 tahun cahaya dari ujung
atau pinggir galaksi. Galaksi Bima Sakti bergaris tengah 100.000 tahun
cahaya. Semakin ke tengah, tebaran bintang semakin merapat dan
diperkirakan pusat galaksi merupakan bola bintang raksasa sehingga galaksi
ini berbentuk bulat pipih seperti kue cucur (Gambar 3.4).

Gambar 3.4.
Gal aksi Bi ma S3.kt i

MKDU41 12/MODUL 3

3. 11

Tetangga terdekat dari Bima Sakti ialah galaksi Andromeda yang juga
berbentuk spiral dan jauhnya 870.000 tahun cahaya (cahaya bergerak dengan
kecepatan 300.000 km/detik, jadi 1 tahun cahaya berjarak: 300.000 x 365 1/4
x 4 x 60 x 60 km = 1013 km).
Letak matahari dan bumi tempat kita tinggal, diperkirakan 2/3 pusat
galaksi hingga batas tepian luarnya. Bulatan-bulatan yang terletak di bawah
dan di atas pusat galaksi merupakan kumpulan banyak bintang (globular).
Dalam satu galaksi ada yang mencapai 1000 kumpulan bintang seperti itu.
Galaksi kita mengadakan rotasi dengan arah yang berlawanan dengan jarum
Jam.
Bima Sakti memiliki tidak kurang dari 100 ribu juta bintang. Selain itu,
masih terdapat banyak gumpalan gas maupun semacamnya dalam ukuran
kecil yang berjumlah banyak.
Astronom-astronom yang menyelidiki keberadaan Bima Sakti, antara
lain Kapteyn, Seeliger, Charlier, Shapley, Lindbland, dan Oort.
Menurut Lindbland dan Oort yang mempelajari gerak revolusi bintangbintang maka dapat disimpulkan bahwa inti galaksi Bima Sakti terletak di
arah bintang sagitarius, yaitu kira-kira 35 tahun cahaya dari matahari.
Keadaan galaksi Bima Sakti dapat digambarkan sebagai berikut.
a. Bima Sakti berbentuk keping (cakram) dengan poros sebagai inti sistem.
b. Dari tengah susunan perbintangan 80.000-100.000 tahun cahaya dan
tebalnya 3.000 tahun cahaya sampai mencapai 15.000 tahun cahaya di
tengahnya.
c. Struktur sistem galaksi adalah struktur spiral dengan massa lebih kurang
100 miliar massa matahari.
d. Matahari berada pada jarak 30.000- 35.000 tahun cahaya dari pusat
sistem galaksi Bima Sakti.
e. Matahari dan bintang lain merupakan 'sistem lokal' dalam ruang tempat
matahari berada. Sistem lokal dengan anggotanya beredar mengelilingi
inti susunan Bima Sakti dengan kecepatan 450 km/detik dalam waktu
225 ju ta tahun [kosmis] untuk sekali berputar lengkap.

3.

Tata Surya

Tata surya terdiri dari matahari sebagai pusat dan benda angkasa lain
seperti planet, satelit, meteor, komet, debu, dan gas antarplanet yang beredar
mengelilinginya. Keseluruhan sistem ini bergerak mengelilingi pusat galaksi.

3.12
ILMU ALAMIAH

CASAR

Setiap anggota tata surya mempunyai ciri yang khas, baik ukuran,
komposisi, gerak, dan orbitnya, penampakan maupun bentuknya. Perilaku
dari anggota tata surya dapat mempengaruhi anggota lainnya termasuk bumi
dan kehidupan di dalamnya. Fenomena atau gejala alam yang ditimbulkan
oleh anggota tata surya kadang kala dapat diamati dari bumi. Menjadi
perhatian tersendiri bagi para astronom untuk melakukan pengamatan dan
penelitian demi mengungkap sebagian rahasia alam semesta ini.
Bagaimana proses tata surya terbentuk? Banyak teori tentang asal usul
tata surya dikemukakan orang, tetapi belum ada satu pun yang dapat diterima
oleh semua pihak. Di antara teori itu ialah sebagai berikut.
a.

Hipotesis Nebular
Hipotesis ini dikemukakan pertama kali oleh Kant dan Laplace pada
tahun 1796. Ia yakin bahwa sistem tata surya terbentuk dari kondensasi awan
panas atau kabut gas yang sangat panas. Pada proses kondensasi tersebut,
sebagian terpisah dan merupakan cincin yang mengelilingi pusat.
Pusat itu kemudian menjadi sebuah bintang atau matahari. Bagian yang
mengelilingi pusat tersebut, dengan cara yang sama berkondensasi
membentuk suatu formula yang serupa dengan terbentuknya matahari tadi.
Setelah mendingin, benda-benda ini akan menjadi planet-planet seperti bumi
dengan benda-benda yang mengelilinginya
Dapat dibayangkan bahwa berdasarkan teori ini, planet Satumus yang
dikelilingi oleh cincin Saturnus itulah yang merupakan bakal satelitnya.
Salah satu keberatan dari hipotesis nebular ialah ditemukannya dua buah
bulan pada Jupiter dan sebuah bulan di Saturnus yang berputar berlawanan
arah dengan rotasi planet-planet itu. Hal itu menunjukkan bahwa satelit
tersebut bukan merupakan bagian dari planetnya. Ini berarti sesuai dengan
hipotesis Laplace.

b.

Hipotesis Planettesimal
Pertama kali dikemukakan oleh Chamberlain dan Moulton. Hipotesis ini
bertitik tolak dari pemikiran yang sama dengan Teori Nebular yang
menyatakan bahwa sistem tata surya terbentuk dari kabut gas yang sangat
besar dan berkondensasi. Perbedaannya ialah terletak pada asumsi bahwa
terbentuknya planet tersebut itu tidak harus dari satu badan, tetapi
diasumsikan adanya bintang besar lain yang kebetulan sedang lewat di dekat
bintang yang merupakan bagian dari tata surya kita.

MKDU41 12/MODUL 3

3.13

Kabut gas dari bintang lain itu, sebagian terpengaruh oleh daya tarik
matahari kita dan setelah mendingin terbentuklah benda-benda yang disebut
planettesimal. Planettesimal merupakan benda-benda kecil yang padat. Oleh
karena daya tarik menarik antarbenda itu sendiri, benda-benda kecil itu akan
bergumpal menjadi besar dan panas. Hal ini disebabkan oleh tekanan akibat
akumulasi dari massanya. Teori ini dapat menjawab pertanyaan mengapa ada
satelit-satelit pada Jupiter maupun pada Satumus yang mempunyai orbit
berlawanan dengan rotasi planet-planet itu.

c.

Teori Tidal atau Teori Pasang Surut


Teori tidal diungkapkan pertama kali oleh James dan Harold Jeffreys
pada tahun 1919. Menurut teori ini, planet merupakan percikan dari matahari
seperti percikan matahari yang sampai kini masih tampak ada. Percikan itu
disebut Tidal. Tidal yang besar, kemudian akan menjadi planet baru, terjadi
karena adanya dua matahari yang bergerak mendekati. Peristiwa ini tentu
jarang sekali terjadi, namun apabila ada dua bintang yang bergerak mendekat
satu sama lain, akan terbentuklah planet-planet baru seperti teori tersebut di
atas.
Usaha para ilmuwan itu hanyalah sekadar menguji hipotesis. Setelah
teruji, teori tersebut masih dapat diperbaiki dengan teori yang lebih akurat.
Namun demikian, teori tersebut di atas masih diyakini orang sampai
sekarang.
d.

Teori Bintang Kembar


Teori ini berpendapat bahwa kemungkinan matahari dahulu merupakan
sepasang bintang kembar. Oleh sesuatu sebab, salah satu bintang meledak
dan akibat gaya tarik gravitasi, bintang yang satunya sekarang menjadi
matahari. Pecahan tersebut tetap berada di sekitar dan beredar
mengelilinginya.

e.

Teori Creatio Continua


Teori ini dikemukakan oleh Fred Hoyle, Bondi, dan Gold. Menurut teori
ini, pada saat diciptakan, alam semesta tidak ada. Alam semesta selamanya
ada dan akan tetap ada setelah diciptakan. Pada setiap saat ada partikel yang
dilahirkan dan ada yang lenyap. Partikel-partikel tersebut kemudian
mengembun menjadi kabut-kabut spiral dengan bintang-bintang dan jasadj as ad alam semesta.

3.14
ILMU ALAMIAH

CASAR

Oleh karena partikel yang dilahirkan lebih besar daripada yang lenyap
maka jumlah materi semakin bertambah dan mengakibatkan pemuaian alam
semesta. Pengembangan ini akan mencapai titik batas kritis pada 10 mi liar
tahun lagi. Akan tetapi, dalam waktu 10 miliar tahun terse but akan
dihasilkan kabut-kabut baru. Teori ini berpendapat bahwa 90% materi alam
semesta ialah hidrogen, dari hidrogen akan terbentuk helium dan zat-zat
lainnya.

Teori G.P. Kuiper

Pada tahun 1950, G.P. Kuiper mengajukan teori berdasarkan keadaan


yang ditemui di luar tata surya dan menyuarakan penyempurnaan atas teoriteori yang telah dikemukakan yang mengandaikan bahwa matahari serta
semua planet berasal dari gas purba yang ada di ruang angkasa. Pada saat ini
terdapat banyak kabut gas dan di antara kabut terlihat proses melahirkan
bintang.
Kabut gas yang tampak tipis-tipis di ruang angkasa itu, lambat laun
memampatkan diri menjadi massa yang semakin lama semakin padat karena
gaya tarik gravitasi antarmolekul dalam kabut itu. Pemadatan ini
dimungkinkan karena sifat gas semacam itu selalu menyebabkan terjadinya
gerakan. Selanjutnya, gerakan itu semakin lama menjadi gerakan berputar
yang memipihkan dan memadatkan gas kabut tersebut. Satu atau dua
gumpalan materi memadat di tengah, sedangkan gumpalan yang kecil akan
melesat di lingkungan sekitarnya.
Gumpalan yang terkumpul di tengah menjadi matahari sebagai pusat,
sedangkan gumpalan-gumpalan yang kecil menjadi bakal planet. Matahari
yang di pusat begitu padat dan mulai menyala dengan api nuklir, yang
selanjutnya api itu mendorong gas yang masih membungkus planet menjadi
sirna sehingga planet sekarang tampak telanjang, tinggal terasnya. Akan
tetapi, bakal planet yang jauh dari matahari kurang terpengaruh sehingga
tampak menjadi planet yang besar dengan diliputi kabut.

MKDU41 12/MODUL 3

3.15

LATIHAN

Untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai materi di atas,


kerjakanlah latihan berikut!
1)

2)
3)

Sebutkan teori-teori tentang terbentuknya alam semesta dan jelaskan !


Jelaskan tentang Hipotesis Fowler!
Sebutkan perbedaan antara Hipotesis Nebular dan Hipotesis
Planettesimal !

Petunjuk Jawaban Latihan


Untuk menjawab latihan diha1apkan Anda mempelajari lagi tentang
Teori Terbentuknya Alam Semesta, Galaksi dan Tata Surya, Hipotesis
Nebular dan Hipotesis Planettesimal. Kemudian buatlah rangkuman sendiri
yang berbeda dengan rangkuman di modul.

RANG KUMAN

Banyak Teori-teori tentang terbentuknya alam semesta, yaitu Teori


Keadaan (Steady State Theory) dan Teori Ledakan Besar (Big-Bang
Theory). Teori Keadaan Tetap, menyatakan bahwa setiap galaksi yang
terbentuk tumbuh menjadi tua dan akhirnya mati. Jadi, teori ini
beranggapan bahwa alam semesta itu tak terhingga besamya dan juga
tak terhingga tuanya (tanpa awal dan akhir). Teori Ledakan Besar ialah
meledaknya massa yang sangat besar dengan dahsyat karena adanya
reaksi inti.
Berdasarkan Hipotesis Fowler, galaksi berawal dari suatu kabut gas
pijar dengan massa yang sangat besar. Kabut ini kemudian mengadakan
kontraksi dan kondensasi sambil terus berputar pada sumbunya. Ada
massa yang tertinggal, yakni pada bagian luar dari kabut pijar tadi.
Massa itu juga mengadakan kontraksi dan kondensasi maka terbentuklah
gumpalan gas pijar yaitu bintang-bintang. Bagi yang bermassa besar
masih berupa kabut bintang. Dengan cara yang sama, bagian luar
bintang yang tertinggal juga mengadakan kondensasi sehingga
terbentuklah planet. Demikian juga bagian planet membentuk satelit
bulan.

3.16
ILMU ALAMIAH

DASAR

Bima Sakti atau Milky Way, berbentuk seperti kue cucur. Matahari
kita terletak kira-kira pada jarak 2/3, dihitung dari pusat galaksi itu
sampai ke tepiannya.
Tata surya te1diri dari matahari sebagai pusat, benda-benda lain,
seperti planet, satelit, meteor, komet, debu, dan gas antarplanet beredar
mengelilinginya. Teori-teori yang mendukung terbentuknya tata surya,
antara lain Hipotesis Nebular, Hipotesis Planettesimal, Teori Tidal,
Teori Bintang Kembar, Teori Creatio Continua, dan Teori G.P. Kuiper.
. I

TES

FORMATIF

Pilih satu jawaban yang paling tepat!


1)

Alam semesta ini tidak berawal dan tidak berakhir. Pernyataan ini
didukung oleh ....
A. Hipotesis Nebular
B. Teori Ledakan
C. Teori Keadaan Tetap
D. Hipotesis Fowler

2) Menurut pengamatan, 80% dari galaksi berbentuk spiral. Kenyataan ini


mengungkapkan bahwa galaksi mengadakan ....
A. revolusi
B. rotasi
C. ekspansi
D. kondensasi
3)

Matahari kita ialah anggota dari galaksi ....


A. Andromeda
B. Bima Sakti
C. Magellanic
D. Nebula

4)

Adanya satelit yang beredar berlawanan arah dengan planetnya ialah


sesuai dengan teori ....
A. Tidal
B. Nebular
C. Planettesimal
D. G.P. Kuiper

MKDU41 12/MODUL 3

3.17

Pilihlah:
A. Apabila pernyataan pertama dan kedua benar dan mempunya1
hubungan sebab akibat.
B. Apabila pernyataan pertama dan kedua benar, tetapi tidak
mempunyai hubungan sebab akibat.
C. Apabila salah satu dari kedua pernyataan benar.
D. Apabila kedua pemyataan salah.

5)

Atom, elektron, sel, dan amoeba mempunyai ukuran yang sangat kecil.
Sebab
Mikrokosmos ialah salah satu pengertian alam semesta yang terdiri dari
benda-benda berukuran sangat kecil.

6)

Galaksi dan bintang terbentuk dari tenaga yang bersumber dari reaksi
inti hidrogen dan akhimya membentuk berbagai unsur lain yang
kompleks.
Sebab
Galaksi yang terjadi menurut Teori Ledakan Besar, bergerak menjauhi
titik pusat yang sama.

Pilihlah:
A. Jika (1) dan (2) benar
B. Jika (1) dan (3) benar
C. Jika (2) dan (3) benar
D. Jika (1), (2), dan (3) benar
7)

Tingkat kebenaran yang paling tinggi secara berurutan dari suatu ilmu
ialah . ...
(1) hukum dan teori
(2) teori dan hipotesis
(3) hukum dan hipotesis

8)

Bintang dan atom termasuk benda-benda ....


( 1) megakosmos
(2) makrokosmos
(3) mikrokosmos

9)

Sistem tata surya terbentuk dari kondensasi awan panas atau kabut gas
yang sangat panas. Pendapat tersebut sesuai dengan . ...
(1) hipotesis Nebular
(2) hipotesis Kant
(3) hipotesis Laplace

3.18
ILMU ALAMIAH

CASAR

10) Salah satu pengaruh dalam proses terbentuknya bintang dari kabut gas
ialah daya tarik matahari, setelah mendingin terbentuk benda-benda
yang ....
( 1) berukuran kecil
(2) planettesimal
(3) satelit pada Jupiter dan Saturnus
Cocokkanlah jawaban Anda dengan Kunci Jawaban Tes Formatif 1 yang
terdapat di bagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban yang benar.
Kemudian, gunakan rumus berikut untuk mengetahui tingkat penguasaan
Anda terhadap materi Kegiatan Belajar 1.
Jumlah Jawaban yang Benar

Tingkat penguasaan = - - - - - - - - - - - x 100%


Jumlah Soal
Arti tingkat penguasaan: 90 - 100% = baik sekali
80 - 89% = baik
70 - 79% = cukup
< 70% = kurang
Apabila mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih, Anda dapat
meneruskan dengan Kegiatan Belajar 2. Bagus! Jika masih di bawah 80%,
Anda harus mengulangi materi Kegiatan Belajar 1, terutama bagian yang
belum dikuasai.

3.19

MKDU41 12/MODUL 3

KEGIATAN

BELAJAR

Tata Surya
istem tata surya ialah suatu sistem organisasi yang teratur pada matahari.
Matahari sebagai induk (pusat peredaran) dan dikelilingi oleh bendabenda angkasa lain, yang bergerak mengelilingi matahari dalam garis edar
tertentu, di bawah pengaruh gaya gravitasi matahari.
Untuk mempelajari sistem tata surya, akan lebih baik bila kita mengenal
tata surya dari matahari sebagai induk, planet, satelit, asteroid, komet, serta
meteor.

A. SUSUNAN TATA SURYA


Kita mengenal surya ialah kata lain dari matahari. Tata surya berarti
adanya suatu sistem organisasi yang teratur pada matahari itu. Telah
disebutkan bahwa matahari ialah salah satu dari 100 miliar bintang di dalam
galaksi. Matahari sebagai pusat tata surya berada pada jarak 30 tahun cahaya
dari pusat Bima Sakti.
Pada zaman Yunani kuno, seorang ahli filsafat bernama Clausius
Ptolomeus mengemukakan pendapatnya bahwa bumi ialah pusat alam
sernesta. Menurut pandangan ini, rnatahari, bulan, dan planet-planet beredar
rnengelilingi bumi yang tetap diam sebagai pusatnya.
Pandangan geosentris ini 14 abad lamanya dianut orang. Pada waktu
pengarnatan secara kasar, orang-orang Yunani telah dapat rnengenal lirna
planet, yaitu Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, dan Saturnus. Menurut
pandangan geosentris susunan planet-planet disajikan pada Gambar 3.5
berikut ini.

3.20
ILMU ALAMIAH

CASAR

.....

'

''

''

'

'

'

''

'

'

I
I

''

'

''
\

\
\

\
\

\
I
I

0
0
Bulan Merkurius Venus Matahari

'

\
\
I
I

''

'

'

\
I
I

I
I

Bumi

I
I

I
I

Yupiter Satumus

I
I

Mars

I
I

SJmber: Maskoeri Jasin, (1992).

Gambar 3.5.
Letak Benda Langit menurut Pandangan Geosentris

Pada abad ke-16 seorang ilmuwan Polandia bernama Nicolas Copernicus


berhasil mengubah pandangan salah yang telah dianut berabad-abad lamanya.
Menurut Copernicus, bumi ialah planet dan seperti halnya dengan planetplanet lainnya, bumi beredar mengelilingi matahari sebagai pusatnya
(heliosentris). Pandangan Copernicus ini didasari oleh adanya pengamatan
yang teliti serta dengan perhitungan yang sistematis. Kesemuanya itu berkat
bantuan teropong sebagai alat pengamat dan juga telah berkembangnya
matematika dan fisika sebagai sarana penunjang pada masa itu.
Setelah adanya teropong, dapat diamati planet-planet yang lebih jauh,
seperti Uranus, Neptunus, dan Pluto. Pluto merupakan planet terjauh dan
baru ditemukan pada tahun 1930. Sampai saat ini planet yang telah diketahui
ada 10 buah, termasuk bumi dan asteroida atau planetoida.
Di samping planet dan satelit, benda angkasa lain yang juga beredar
mengelilingi matahari ialah komet, meteor, debu, dan gas antarplanet. Sistem
benda-benda langit yang beredar mengelilingi matahari sebagai pusat disebut
sistem tata surya.
Matahari dapat dilihat karena memancarkan sinar sendiri. Planet-planet
dan satelit tidak memancarkan cahaya dengan sendirinya. Planet dan satelit
dapat dilihat karena memantulkan cahaya matahari. Dengan mata kasar,
planet dapat dibedakan dengan bintang karena kedudukan planet selalu
berubah dari waktu ke waktu terhadap bintang- bintang. Menurut pandangan
heliosentris, susunan planet di dalam tata surya ialah sebagai berikut.

3.21

MKDU41 12/MODUL 3

0
I

,
,

,
,

I
I

,
,
,

,
,,

I
I

,
,

,
,

I
I

,,

,,

,,

,
,

,
,
,

,,

I
I

B.Jmber: Maskoeri Jasin , (1992).

Gambar 3.6.
Letak Benda Langit Menurut Pandangan Heliosentris

Dengan menyimak gambar di atas, kita dapat mengelompokkan planetplanet tersebut menjadi dua kelompok, yaitu sebagai berikut.
1. Kelompok planet dalam, yakni planet yang dekat dengan matahari,
terdiri dari planet Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars.
2. Kelompok planet luar, terdiri dari planet Asteroida, Jupiter, Saturnus,
Uranus, Neptunus, dan Pluto.
Planet dalam umumnya lebih kecil dari planet luar, namun mempunyai
massa jenis lebih besar.
Merkurius dan Venus berada di antara bumi dan matahari karena itu
disebut planet dalam. Planet Mars, Asteroida, Jupiter, Saturnus, Neptenus,
dan Pluto yang beredar di luar garis peredaran bumi disebut planet luar.
Planet-planet tersebut mengelilingi matahari melalui lintasan atau orbit yang
bentuknya elips dan matahari berada dalam salah satu titik fokus.
Peredaran planet mengelilingi matahari disebut gerak revolusi. Di
samping itu planet-planet beredar mengelilingi sumbunya disebut gerak
rotasi. Adanya gerak rotasi ini menyebabkan timbulnya peredaran siang dan
malam pada planet-planet. Dilihat dari selatan (dari tempat kita melihat)
gerak revolusi maupun gerak rotasi planet-planet searah jarum jam atau dari
timur ke barat. W aktu untuk satu putaran revolusi disebut kala revolusi.
W aktu satu putaran rotasi disebut kala rotasi. Untuk bumi, kala revolusi
ialah satu tahun ( 365 1,4 hari), sedangkan kala rotasinya adalah satu hari
(24 jam).

3.22
ILMU ALAMIAH

B.

CASAR

BAGIAN-BAGIAN TATA SURYA

Tata surya terdiri dari matahari sebagai pusat dan benda-benda angkasa
lain, seperti planet, satelit, meteor, komet, debu, dan gas antarplanet beredar
mengelilinginya. Keseluruhan sistem ini bergerak mengelilingi pusat galaksi.
Planet merupakan suatu benda yang dingin, sinarnya yang tampak
kemilau dari bumi itu, tidak lain ialah cahaya matahari yang dipantulkannya.
Jadi, tidak ubahnya seperti bulan purnama.
Sebelum kita mengenal masing-masing planet tersebut secara lebih
mendalam maka kita bahas lebih dahulu tentang matahari sebagai pusat tata
surya.
1.

Matahari

Matahari ialah suatu bola gas pijar yang terdiri dari 94% atom hidrogen
(H) dan 5,9% atom helium (He), serta sisanya campuran unsur-unsur karbon
(C) dan atom lainnya. Bentuk matahari ternyata tidak bulat benar. Ia
mempunyai semacam ekuator dan kutub karena gerak rotasinya. Garis tengah
ekuatorialnya 864.000 mil, sedangkan garis tengah antarkutubnya 43 mil
lebih pendek.
Matahari juga merupakan tata surya yang paling besar karena 98 %
massa tata surya terkumpul pada matahari. Di samping sebagai pusat
peredaran, matahari juga merupakan pusat sumber tenaga di lingkungan tata
surya. Matahari terdiri dari inti dan tiga lapisan kulit, masing-masing
f otosfer, kromosfer, dan korona.
Jarak matahari ke bumi ialah 93.000.000 mil. Jarak ini dipakai sebagai
satuan astronomi. Satu satuan Astronomis (Astronomical Unit: AU: 93 juta
mil= 14,8 juta km) . Dibandingkan dengan bumi, garis tengah matahari kirakira 100 kali garis tengah bumi. Gaya tarik matahari kira-kira 30 kali gaya
tarik bumi.
Bagaimana dengan temperatur di matahari? Menurut perhitungan para
pakar, temperatur di permukaan matahari sekitar 6.000C. Jenis batuan atau
logam apa pun yang kita kenal di bumi akan lebur pada temperatur setinggi
itu. Temperatur tertinggi terletak di bagian tengahnya, yang diperkirakan
tidak kurang dari 25 jutaC.
Pada permukaannya tampak bercak hitam. Dengan adanya bercak hitam
itulah, orang dapat menghitung kecepatan matahari mengadakan rotasi, yakni

MKDU41 12/MODUL 3

3.23

27 hari. N amun, semakin dekat ke kutubnya temyata semakin lambat. Di


kutubnya kecepatan rotasi ialah 34 hari.
Lapisan bola matahari bagian dalam disebut fotosfer (photos: cahaya,
sphera: bola), yang artinya bola bercahaya memancar. Radiasi fotosfer
sangat kuat pada gelombang tampak mata, sedangkan atrnosfer bumi dapat
meloloskan panjang gelombang tampak mata. Mata manusia sangat sensitif
terhadap panjang gelombang tampak mata ini. Fotosfer tebalnya kira-kira 220
mil. Dari lapisan ini terdapat semburan api yang berasal dari suatu ledakan.
Semburannya mencapai ketinggian 140.000 mil.
Apabila kita melihat matahari dengan menggunakan filter tembus cahaya
merah maka hanya berkas sinar merah gas hidrogen yang tampak sehingga
kita akan dapat melihat lapisan kromosfer (bahasa Yunani, chromos: warna,
sphera: bola). Kromosfer merupakan lapisan luar dari fotosfer. Wamanya
kemerahan berasal dari hidrogen yang berpijar. Lapisan ini mempunyai lidahlidah api yang menjilat ke luar. Tebal kromosfer kira-kira 9.000 mil.
Lapis an lebih luar dari kromosfer ialah korona. Korona berupa sinar
kemilauan yang tebalnya kadang-kadang melebihi garis tengah matahari itu
sendiri. Korona tampak jelas (berwarna putih perak) mengelilingi matahari
pada waktu terjadi gerhana matahari karena fotosfer dan kromosfer terhalang
oleh bulan. Pada saat biasa, korona sangat lemah untuk dilihat karena kalah
terang dibandingkan dengan terangnya fotosfer. Bentuk korona selalu
berubah. Gas pada korona sangat panas karena memancarkan sinar X.
Menurut J.R. Meyer, panas matahari berasal dari batu meteor yang
berjatuhan dengan kecepatan tinggi pada permukaan matahari. Sedangkan
menurut Teori Kontraksi H. Helmholz, panas itu berasal dari menyusutnya
bola gas. Ahli lain, Dr. Bothe, menyatakan bahwa panas tersebut berasal dari
reaksi-reaksi nuklir yang disebut reaksi Hidrogen Helium Sintetis, yakni
perubahan atom hidrogen (H) menjadi helium (He).
Matahari sangat penting bagi kehidupan di muka bumi karena:
a. merupakan sumber energi (sinar panas). Energi yang terkandung dalam
batubara dan minyak bumi sebenarnya juga berasal dari matahari;
b. mengontrol stabilitas peredaran bumi yang berarti mengontrol terjadinya
siang dan malam, bulan, tahun, serta mengontrol peredaran planet
lainnya.

3.24
ILMU ALAMIAH

DASAR

Dengan mempelajari matahari yang merupakan bintang terdekat, berarti


juga mempelajari bintang-bintang lain (Gambar 3.7).

'lfllUM01 Cf.lll~mum::

_ou-:J

''
..

IJbriOftrlfil(JU~

-----~

.....

Gambar 3. 7.
Bagi an-bagi an Mat ah ar i

2.

Planet Merkurius
Merkurius merupakan planet terkecil dan terdekat dengan matahari.
Merkurius tidak mempunyai satelit atau bulan dan juga hawa atau udara.
Planet ini mengandung albedo, yaitu perbandingan antara cahaya yang
dipantulkan dengan yang diterima dari matahari sebesar 0,07. Ini berarti 0,93
atau 93% cahaya yang berasal dari matahari diserapnya.
Garis tengahnya 4.500 km lebih besar daripada garis tengah bulan yang
hanya 3 .160 km. Oleh karena letaknya yang begitu dekat dengan matahari
maka bagian yang menghadap matahari sangat panas, sebaliknya yang tidak
menghadap matahari dingin sekali. Hal ini disebabkan karena Merkurius
tidak memiliki atmosfer dan bulan (satelit). Diperkirakan tidak ada kehidupan
sama sekali di Merkurius.
Merkurius mengadakan rotasi dalam waktu 58,6 hari. Ini berarti panjang
siang harinya lebih dari 28 hari, demikian juga pada malam harinya.
Merkurius mengelilingi matahari dalam waktu 88 hari.
W aktu paling baik untuk melihat planet ini dari bumi ialah sesaat
sebelum matahari terbit dan terbenam. Saat Merkurius berada di sebelah
barat matahari akan terbit lebih dahulu dari pada matahari dan akan terlihat

MKDU41 12/MODUL 3

3.25

sebagai bintang pagi. Sebaliknya, saat Merkurius di sebelah timur matahari,


akan terlihat sebelum matahari terbenam dan kelihatan sebagai bintang sore.

3.

Planet Venus

Planet ini dinamakan Venus karena apabila dilihat dari bumi merupakan
planet yang paling banyak memantulkan cahaya matahari akibat sifat dari
permukaannya. Orang Yunani menganggap keadaan planet itu sangat cantik
seperti dewi kecantikan mereka (Venus).
Planet ini lebih kecil dari bumi, mempunyai albedo 0,8 atau 20% cahaya
matahari yang datang akan diserapnya. Planet ini diliputi awan tebal
(atmosfer) yang mungkin terjadi dari karbondioksida, tetapi tidak
mengandung uap air dan oksigen. Planet ini juga tidak mempunyai satelit.
Venus menempati urutan kedua terdekat dengan matahari. Planet ini
terkenal sebagai Bintang Kejora yang bersinar terang pada waktu sore atau
pagi hari. Besarnya hampir sama dengan bumi, bergaris tengah 12.320 km,
sedangkan bumi bergaris tengah 12.640 km. Rotasi Venus kurang lebih
247 hari dan berevolusi (mengelilingi matahari) selama 225 hari, artinya

1 tahun Venus adalah 225 hari.


Dengan analisis spektrum atas cahaya yang datang dari Venus, dapat
diketahui bahwa di sana terdapat oksigen. Atas dasar analogi bahwa
keberadaan gas oksigen yang tetap jumlahnya di udara disebabkan oleh
tumbuhan yang mengadakan f otosintesis maka dapat diperkirakan bahwa di
Venus pun ada kehidupan.
Venus tidak mempunyai bulan. Pada tahun 1967, negara Soviet Rusia
telah menancapkan kapsulnya di permukaan planet ini, sedangkan Amerika
dengan Mariner -5-nya telah pula mengadakan perlawatan melewati planet
itu.
Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh mereka, para pakar
berkesimpulan bahwa atmosfer Venus terdiri dari karbondioksida sekitar
85o/o sampai 98%, sedangkan sisanya ialah uap air. Oksigen sangat sedikit
dan tidak ada nitrogen. Bandingkan dengan atmosfer bumi yang tersusun dari
80% nitrogen, 19,8% oksigen, dan sisanya ialah gas lain termasuk
karbondioksida (C02) yang jumlahnya sangat sedikit. Temperatur di Venus
berdasarkan data dari kapsul Soviet berkisar antara 280C atau 563F,
sedangkan menurut Mariner-5 milik Amerika Serikat sekitar 316C atau
800F.

3.26
ILMU ALAMIAH

CASAR

Rotasi Venus berlawanan dengan rotasi bumi, bumi berotasi dengan arah
barat-timur, sedangkan Venus rotasinya timur-barat.

4.

Planet Bumi dan Bulannya


Bumi menempati urutan ketiga terdekat dengan matahari. Besamya
hampir sama dengan Venus dan bergaris tengah 7.900 mil atau 12.646 km.
Jarak antara bumi dengan matahari ialah 149 juta km. Jarak ini dijadikan
satuan jarak Astronomical Unit (AU). Jadi, 1 AU= 149 juta km.
Contoh:
Jarak Venus ke matahari adalah 0,72 AU= 0,72 x149 juta km
= 107, 28 juta km.

Bumi mengadakan rotasi 24 jam, berarti satu hari di bumi lamanya ialah
24 jam, sedangkan satu hari Venus ialah 247 kali dari bumi, yakni 247 x
24 jam. Bumi mengadakan revolusi selama 3651A hari. Satu kali putaran
mengelilingi matahari disebut juga satu tahun. Sekarang mari kita
bandingkan dengan 1 tahun merkurius = 88 hari bumi, sedangkan 1 tahun
Mars = 1,9 tahun bumi. Berat jenis rata-rata bumi ialah 5,52.

5.

Bulan
Bulan merupakan satu-satunya satelit bumi dan tidak memiliki atmosfer.
Jarak bulan dengan bumi adalah 240 ribu mil = 384 ribu km dan bergaris
tengah 2.160 mil atau 3.456 km. Jarak terjauh bulan dari pusat bumi 406.700
km dan jarak terdekatnya 356.400 km.
Apabila dilihat dari bumi, bulan selalu menunjukkan permukaan yang
sama. Hal ini berarti bahwa waktu yang dibutuhkan untuk mengadakan rotasi
sama dengan waktu yang dibutuhkan untuk satu kali revolusi.
Pada permukaan bulan, terdapat gunung-gunung dan dataran rendah
seperti bumi. Namun, lubang-lubang kepundannya tampak besar-besar
sampai ada yang bergaris tengah 8 km.
Berat jenis bulan kira-kira setengah dari berat jenis bumi. Besamya pun
hanya 1/82 bumi dan bergravitasi 1/6 dari gravitasi bumi. Oleh karena bulan
tidak beratmosfer maka raut permukaan bulan tetap aba di sebab tidak ada
erosi. Tidak adanya atmosfer dapat dibuktikan dengan tidak dibiaskannya
sama sekali sinar bintang yang datangnya dari belakang bulan ke bumi.
Sinamya merupakan pantulan sinar matahari sehingga dengan pantulan itu

MKDU41 12/MODUL 3

3.27

permukaan bulan dapat berubah-ubah. Perubahan penampakan bulan disebut


fase. Fase bulan terjadi karena bulan mengitari bumi (revolusi).
Ada delapan fase bulan, yakni berikut ini.
a. Fase bulan baru, terjadi pada kedudukan dengan urutan matahari bulanbumi (konjungsi).
b. Fase bulan sabit, terjadi pada kedudukan setelah konjungsi dan akan
memasuki kedudukan kuartir.
c. Fase bulan setengah penuh, terjadi pada kedudukan bulan-bumi tegak
lurus pada matahari-bumi (kuartir).
d. Fase bulan bungkuk, terjadi pada kedudukan setelah kuartir dan akan
memasuki kedudukan oposisi.
e. Fase bulan purnama, terjadi pada kedudukan dengan urutan mataharibumi-bulan (oposisi).
f. Fase bulan bungkuk, terjadi pada kedudukan oposisi dan akan
memasuki kedudukan kuartir.
g. Fase bulan setengah penuh, terjadi pada kedudukan bulan bumi tegak
lurus pada matahari-bumi.
h. Fase bulan sabit, terjadi pada keadaan setelah kuartir dan akan
memasuki kedudukan konjungsi.
Bulan mengorbit bumi dengan periode 27 .3 hari, yang disebut periode
sideris, sedangkan selang waktu yang dibutuhkan bulan mencapai dua f ase
sama berturut turut, misalnya dari bulan purnama ke bulan purnama
berikutnya, disebut periode sinodis. W aktu satu periode sinodis adalah
29,5 hari.
Dalam kalender yang mendasarkan pada peredaran bulan sebagai
acuannya, tanggal diambil pada saat bulan baru atau disebut bulan mati.
Pada saat tersebut bulan berada di antara bumi dan matahari sehingga tidak
ada cahaya matahari yang dapat dipantulkan bulan ke bumi. Kemudian
karena bulan bergerak mengelilingi bumi, semakin lama semakin banyak
permukaan bulan yang tampak disinari matahari. Bulan mulai kelihatan
sebagai bulan sabit dan berlangsung sampai sekitar tanggal 7, yakni saat
bulan dalam keadaan setengah penuh. Kemudian antara tanggal 7 dan
tanggal 15, permukaan bulan yang disinari matahari semakin banyak.
Keadaan ini disebut bulan bungkuk.
Saat bulan purnama, yaitu sekitar tanggal 14, bumi berada di antara
bulan dan matahari.

3.28
ILMU ALAMIAH

CASAR

Pada kedudukan ini bulan bersinar penuh karena bulan berada persis di
belakang bumi, apabila dilihat dari matahari. Setelah bulan purnama
berlangsung, bulan memasuki fase bungkuk lagi, kemudian menjadi setengah
penuh pada tanggal 21, dan menjadi bulan sabit lagi sampai bulan baru
berikutnya.
Perhitungan tahun menurut bulan mengelilingi bumi disebut perhitungan
qamariah (bahasa Arab, qamar = bulan). Penanggalan Hijriah didasarkan
pada peredaran bulan mengeliling bumi. Perhitungan tenang kapan
dimulainya bulan baru dan kapan pula diakhirinya bulan Ramadhan bagi
umat Islam menjadi sangat penting. Mengingat pada bulan Ramadhan umat
Islam wajib berpuasa, kemudian setelah bulan Ramadhan berakhir, umat
Islam dilarang berpuasa. Oleh sebab itu, pemeluk agama Islam perlu
mengetahui secara tepat kapan mulai dan kapan berakhirnya bulan Ramadhan
tersebut.
Perhitungan tahun menurut peredaran bumi mengitari matahari disebut
perhitungan Syamsiah (bahasa Arab, Syam = matahari), contohnya
penanggalan Masehi.
a.

Pembentukan bulan
Sampai saat ini masih belum jelas bagaimana bulan terbentuk dan
menjadi satelit bumi. Di bawah ini dipaparkan teori mengenai proses
pembentukan bulan.
1) Teori fisi
Menurut teori ini, bulan berasal dari calon bumi pada saat masih belum
memadat. Menurut pendukung teori ini, proses fisik dibuktikan oleh
komponen pokok pembentuk bumi dan bulan yang sama. Hal ini
dibuktikan bahwa kandungan besi di bulan hanya sedikit saja karena
sebagian besar masih tertinggal di bumi.
Akan tetapi, banyak juga yang menentang teori ini, sebab teori ini tidak
bisa menjelaskan mengapa bidang orbit bulan membentuk sudut 5,8
terhadap ekliptika. Apabila teori ini benar maka bidang orbit bulan
seharusnya berimpit dengan bidang orbit bumi mengelilingi matahari
(bidang ekliptika).
2) Teoripenangkapan
Menurut teori ini, bulan datang dari daerah lain di tata surya. Pada suatu
ketika, benda langit yang akan menjadi bulan ini bergerak cukup dekat
dengan bumi sehingga akan mengalami gaya tarik gravitasi bumi. Gaya

MKDU41 12/MODUL 3

3.29

tarik gravitasi bumi menyebabkan benda langit tersebut mengorbit


(mengelilingi) bumi dan menjadi satelit bumi.
Pendukung teori ini berpendapat tidak seharusnya dua objek yang
berdekatan dan berjarak sama dari matahari, memiliki perbandingan
komposisi unsur yang berbeda. Keberatan terhadap teori penangkapan
ialah bahwa proses penangkapan dapat dikatakan tidak mungkin terjadi
karena jarak antarbenda langit yang sangat besar.
3) Teori kondensasi
Menurut teori kondensasi, bumi dan bulan terbentuk bersama-sama dari
sumber bahan yang sama secara terpisah. Teori ini banyak penganutnya
karena proses kondensasi memang analog dengan proses pembentukan
tata surya.
Apabila massa bumi dibandingkan dengan massa bulan maka bumi
hanya 81 kali lebih berat daripada bulan. Berbeda dengan planet-planet
lain, perbandingan planet dengan satelit-satelitnya besar sekali sehingga
bumi dan bulan dapat dianggap sebagai planet kembar. Planet kembar
berasal dari materi yang sama umurnya, kemudian masing-masing
memadat dan terbentuklah sistem bumi-bulan dengan bulan sebagai
satelit bumi.
Teori ini punya kelemahan karena perbandingan komposisi materi kedua
planet kembar berbeda. Seharusnya apabila bumi dan bulan berasal dari
materi yang sama maka perbandingan komposisi materi keduanya sama

JUga.
4) Teori tumbukan
Teori tumbukan merupakan teori yang paling populer saat ini. Teori ini
mengemukakan bahwa saat bumi belum padat, sebuah benda langit
menumbuk bumi. Akibat tumbukan maka sebagian materi bumi beserta
materi penyusun benda langit tersebut terlempar ke angkasa dan
bergabung menjadi satu, membentuk bulan.
5) Teori lemparan
Teori ini mengemukakan bahwa pada saat bumi belum padat dan
berotasi, sebagian massanya terlempar ke luar, kemudian menjadi bulan.
Sedangkan bagian bumi yang ditinggalkan menjadi dasar dari Samudra
Pasifik. Hal ini dibuktikan bahwa batuan Silisium - Magnesium (Sima)
yang ada di bulan sama dengan batuan Sima yang ada di dasar Samudra
Pasifik.

3.30
ILMU ALAMIAH

CASAR

Mengingat jarak bulan dari bumi tidak terlalu jauh, manusia mulai
berpikir bagaimana memanfaatkan bulan untuk kepentingan manusia. Salah
satunya ialah usaha untuk membuat fasilitas pengamatan bintang

(observatorium).
Hal ini dilakukan mengingat di bulan tidak ada atmosfer, kondisi
seismiknya relatif stabil dibandingkan dengan bumi, sedikitnya gangguan
cahaya dan gelombang radio serta melimpahnya bahan-bahan mentah yang
biasa digunakan untuk membangun observatorium.
Bagian bulan yang sama selalu menghadap ke bumi. Hal ini terjadi
karena rotasi bulan pada porosnya memakan waktu yang sama dengan waktu
edar bulan mengelilingi bumi (revolusi). Dengan demikian, kita selalu
melihat sisi bulan yang tetap, hanya fasenya saja yang berbeda-beda.
berulang dari bulan baru ke bulan pumama dan seterusnya.
Pada materi sebelumnya telah dijelaskan bahwa di permukaan bulan
tidak ada atmosfer. Hal tersebut akan mengakibatkan:
a) suhu berubah sangat cepat (suhu tertinggi 110C dan terendah -170C);
b) bunyi tidak dapat merambat akibatnya sangat sunyi;
c) tidak ada peredaran air, akibatnya kering kerontang. Sinar bulan berasal
dari pantulan sinar matahari. Sesuai dengan pantulan ini permukaan
bulan dapat berubah. Perubahan penampakan bulan disebut f ase dan f ase
bulan terjadi karena bulan mengitari bumi (revolusi).

b.

Gerhana bulan
Apabila permukaan bulan terkena oleh bayang-bayang bumi maka akan
terjadi gerhana bulan dan apabila bumi yang terkena bayangan bulan maka
akan terjadi gerhana matahari.
Para ilmuwan telah dapat memperhitungkan dengan sangat akurat, kapan
akan terjadi gerhana bulan, tidak saja pada tahun berapa, tetapi hari, tanggal,
jam, bahkan perhitungan detiknya.

6.

Planet Mars

Planet ini diberi nama sesuai dengan nama Dewa Perang orang Yunani
karena berwama kemerah-merahan seperti darah yang diduga tanahnya
mengandung banyak besi oksigen. Pada permukaan planet ini didapatkan
wama hijau, biru, dan sawo matang yang selalu berubah sepanjang tahun.
Dugaan ini bertolak pada hal berikut ini.

a.

b.

c.

MKDU41 12/MODUL 3

3.31

Berdasarkan pengamatan melalui teropong dan foto, pada permukaan


Mars terdapat semacam kanal (saluran atau dam air) yang sangat panjang
dan lurus sekali. Kanal tersebut menghubungkan bagian Mars yang
tertutup salju dengan bagian yang panas. Apabila kanal ini buatan alam,
apakah mungkin selurus itu?
Mars tampaknya diselubungi oleh atmosfer. Dugaan ini bertolak dari
kenyataan bahwa permukaan Mars dari waktu ke waktu selalu tampak
berubah, baik dalam bentuk maupun warnanya. Fenomena ini mengarah
kepada adanya tumbuhan pada permukaannya dan adanya awan yang
menyelubungi seperti layaknya di bumi.
Dari analisis spektra sinar yang datang dari Mars, ternyata memang ada
oksigen meskipun jumlahnya relatif sedikit sehingga tidak mungkin
manusia bumi bemapas secara bebas di sana.

Penelitian terakhir menunjukkan bahwa pada planet Mars terdapat uap


air meskipun dalam jumlah yang sangat kecil, tetapi para pakar lebih
cenderung mengatakan bahwa perubahan warna permukaan planet
disebabkan oleh angin pasir, jadi bukan oleh organisme.
Hal lain yang menarik di planet ini adalah adanya dua buah bulan yang
biasa disebut dengan nama satelit.
Satelit yang kecil diberi nama phobos. Satelit ini dekat dengan planet
Mars dan hanya berjarak 3.700 mil (dibandingkan dengan jarak bumi-bulan,
240 ribu mil). Memiliki garis tengah 10 mil (16 km). Planet Mars
mengadakan revolusi mengelilingi dirinya dalam waktu 7 jam 39 menit, dan
terbit dari Barat, sedangkan terbenam di sebelah Timur. Phobos dalam satu
hari Mars, terbit dan terbenam sebanyak 3 kali.
Satelit yang besar dinamakan Deimos. Satelit ini terbit dari arah Timur
dan terbenam di sebelah Barat setelah beberapa hari. Hal ini disebabkan
karena revolusi satelit Deimos hanya berbeda sedikit lebih cepat daripada
rotasi Mars.
Fakta lain yang perlu dicatat tentang Mars adalah:
a. jarak Marske matahari adalah 1,52 AU;
b. bergaris tengah 3.920 mil (setengah dari bumi);
c. berevolusi 1,9 tahun;
d. berotasi 24 hari 37 menit;
e. perlu pula diketahui, bahwa menurut data yang dikirim oleh Mariner -4,
di Mars tak ada oksigen, hampir tak ada air, sedangkan kutub es yang

3.32
ILMU ALAMIAH

DASAR

diperkirakan mengandung banyak air, ternyata tak lebih dari lapisan


salju yang sangat tipis. Ini pula kiranya yang menjadi sebab, mengapa
pada waktu tertentu kutub yang berwarna putih itu lenyap dari
pandangan mata. Dalam Gambar 3.8 berikut tampak adanya kutub ''es''.

Gambar 3.8.
Planet Mars

7.

Planet Jupiter
Jupiter merupakan planet terbesar dalam tata surya kita. Ia bergaris
tengah 86.600 mil atau 138.560 km, mengadakan rotasi dengan cepat yaitu
10 jam (bandingkan 24 jam untuk Bumi dan 247 hari untuk Venus). Jupiter
tampak sebagai bintang yang terang yang muncul di tengah malam
(Gambar 3.9). Akibat berotasi dengan cepat, bagian ekuator lainnya menjadi
sedikit mengembang dan membentuk sabuk yang jelas.

MKDU41 12/MODUL 3

3.33

Gambar 3. 9.
Jupiter Dipotret dengan Teleskop 200 inci

Berdasarkan analisis spektroskopis, planet ini mengandung gas metana


dan amoniak dalam jumlah banyak, begitu juga gas hidrogen. Albedonya
0,44. Bercak kemerahan bergaris tengah 30.000 mil di bagian Selatan (telah
diketahui dari tahun 1831) diperkirakan adalah suatu kawah yang masih
hidup (karena warnanya berubah-ubah). Planet ini mempunyai 14 satelit atau
bulan.
Massa planet ini sangat besar, hampir 300 kali massa bumi dan
mempunyai gravitasi 2,6 kali gravitasi bumi. Artinya, apabila suatu benda di
bumi beratnya 100 kg maka berat benda tersebut di Jupiter menjadi 260 kg.
Akibat selanjutnya, ia memiliki daya tarik yang sangat kuat sehingga mampu
menarik 12 satelit atau bulan yang berukuran sangat besar. Dua di anta1anya
lebih besar daripada planet Merkurius. Tiga darinya beredar berlawanan arah
dengan sembilan lainnya. Bulan-bulan tersebut memiliki lapisan atmosfer
yang cukup tebal.

8.

Planet Saturnus
Planet terbesar kedua setelah Jupiter ialah Saturnus karena planet ini
bergaris tengah 74.000 mil atau 118.400 km dengan kecepatan rotasi yang
sama dengan Jupiter. Planet ini juga memiliki lapisan atmosfer yang terdiri
dari gas metan, amoniak, dan hidrogen yang bersuhu rata-rata 103C, tetapi
suhu pada permukaannya sangat rendah, yakni 243F. Walaupun demikian,
massa jenisnya sangat kecil apabila dibandingkan dengan air yakni
3
0,75 g/cm .

3.34
ILMU ALAMIAH

DASAR

Hal yang paling menarik dari planet ini ialah ditemukannya sabuk putih
yang melilit ekuatornya dengan jarak dari permukaan planet sejauh 7 .000 mil
sampai kurang lebih 37 .000 mil. Sabuk ini berbentuk pipih setebal 10 mil,
dan berupa debu. Sabuk ini temyata berputar mengelilingi planet dengan
kecepatan yang berbeda, sabuk bagian dalam jauh lebih cepat daripada
bagian luamya. Sabuk atau cincin ini diduga berasal dari satelit yang tidak
pemah terbentuk karena gaya ganggu Saturnus yang besar, akibat letaknya
yang terlalu dekat dengan Saturnus sehingga calon satelit itu menjadi tidak
stabil (Gambar 3.10).
Saturnus mempunyai 10 satelit dan yang terbesar ialah Titan (besarnya
2 kali bulan-bumi). Phoebe yang bergerak berlawanan arah dengan sembilan
satelit lainnya, menunjukkan bahwa phoebe bukan anak kandung Saturnus.
Keanehan phoebe dan sabuk raksasa itu memperkuat Teori Tidal.
Keanehan lainnya ialah sabuk Satumus itu mengembang dan merapat pada
permukaan planet 15 tahun sekali.

Gambar 3. 10.
Oncin S3.turnus dalam Keadaan Merenggang

9.

Planet Uranus
Planet ini ditemukan secara tak sengaja oleh Herschel dan keluarga pada
tahun 1781, ketika mereka sedang mengamati Saturnus. Besamya Uranus
kurang dari setengah Satumus dengan garis tengah 50.560 km atau 4 kali
bumi. Oleh karenanya, planet ini merupakan planet pertama yang dapat
ditangkap oleh teleskop karena letaknya yang cukup jauh dari matahari.
Uranus memiliki lima satelit. Berbeda dengan planet lain, rotasi Uranus
bergerak dari arah timur ke sebelah barat. Jarak ke matahari adalah 2.860 juta
km atau 19,2 AU, dan mengelilinginya dalam waktu 84 tahun. Kecepatan

MKDU41 12/MODUL 3

3.35

rotasi 10 jam 47 menit. Berdasarkan pengamatan pesawat Voyager pada


bulan Januari 1986, Uranus memiliki 14 satelit. Sama seperti Venus,
rotasinya berlawanan arah dengan rotasi bumi.

10. Planet Neptunus


Neptunus ditemukan pada saat para astronom mengamati planet baru
Uranus yang orbitnya agak menyimpang dari perhitungan. Berdasarkan
Hukum Newton (gaya tarik menarik antara dua benda) diperkirakan ada
benda langit besar lain yang mempengaruhi orbit Uranus. Ternyata pengaruh
tersebut disebabkan adanya Neptunus yang merupakan planet terbesar ketiga
pada tahun 1846. Planet ini jika dilihat dengan teleskop dari bumi berwarna
kebiru-biruan. Dari spektrum cahayanya, planet ini diketahui mempunyai
atmosfer yang sebagian besar terdiri dari gas metana.
Neptunus mempunyai dua satelit, satu di antaranya disebut Triton.
Satelit Triton beredar berlawanan arah dengan gerak rotasi Neptunus.
Jarak ke matahari adalah 30,1 AU atau 4.470 juta km, bergaris tengah 28.000
mil dan mengelilingi matahari dalam waktu 165 tahun sekali putar.
11. Planet Pluto
Pluto merupakan planet terluar dari tata surya kita. Mulanya orang tidak
menyangka bahwa ia adalah planet karena sinamya yang berkedip-kedip
seperti bintang. N amun, dengan pengamatan yang penuh kesabaran akhimya
berkesimpulan bahwa ia adalah planet. Planet tersebut ditemukan pada tahun
1930. Pluto ialah nama dewa kegelapan orang Yunani karena wamanya yang
tidak terang akibat jauh dari matahari. Pemberian nama itu berdasarkan
kenyataan bahwa planet itu mendapat sedikit sinar matahari karena jaraknya
dengan matahari 39,5 AU atau + 5.811 juta km. Suhu rata-rata pada planet ini
adalah 220C. Pluto tidak mempunyai satelit.
Pluto disebut juga sebagai transneptunus, ada dugaan planet ini
merupakan bagian dari satelit Neptunus yang terlepas. Hal ini disebabkan
karena garis edarnya agak berbeda dengan planet lain. Pada suatu saat,
jaraknya sangat dekat dengan matahari dibandingkan dengan Neptunus, pada
saat yang lain lebih jauh, namun jarak rata-rata keseluruhan planet Plutolah
yang terjauh (Gambar 3.11).

3.36
ILMU ALAMIAH

DASAR

:Q ~11JC!!Dll~

,0

YeU\115_

Osun1~

.o.
~
--

Jtumtt1;1

O- '

I l
'' I

Gambar 3. 11.
Gambaran Orbit Pluto dan Planet-planet lainnya

Konferensi Persatuan Astronom Intemasional yang berlangsung di


ibukota Ceko, Praha, telah memutuskan Pluto bukan lagi sebuah planet.
Konferensi Persatuan Astronom Internasional berpendapat Pluto terlalu kecil
untuk masuk sebagai planet dan selama ini para astronom meragukan status
Pluto sebagai planet ke sembilan dalam tata surya kita.
Pluto adalah bongkahan es kecil di ruang angkasa, yang merupakan
planet terkecil dalam tata surya sejak ditemukan pada tahun 1930. Objek
yang tidak mengandung kehidupan ini sudah lama terancam pengusiran dari
kelompok elit sembilan planet dalam tata surya.

12. Planet Kerdil


Dengan semakin banyaknya temuan tentang Pluto, para astronom
semakin tidak yakin dengan pemberian status planet pada Pluto, dan tahun
1990-an, dengan kemampuan teleskop yang semakin meningkat terlihat
bahwa banyak objek lain yang mirip Pluto di kawasan ruang angkasa yang
disebut Sabuk Kuiper.
Para astronom juga menyadari bahwa orbit Pluto amat berbeda dengan
delapan planet lain di tata surya karena pluto memerlukan waktu 247 tahun
untuk mengelilingi matahari. Namun, pukulan terbesar atas Pluto terjadi
ketika beberapa tahun lalu ditemukan sebuah asteroid yang disebut 2003
UB313 di kawasan yang sama tetapi benda tersebut memiliki ukuran yang
lebih besar dari Pluto.

MKDU41 12/MODUL 3

3.37

Upaya pertama adalah memperluas definisi planet sehingga Pluto dapat


masuk dengan menyebut planet-planet yang lebih kecil sebagai planet kelas
pluton. Namun, para ahli geologi menolak istilah tersebut karena nama
tersebut digunakan untuk sejenis bebatuan yang tebal. Untuk itu para
astronom intemasional yang bersidang selama hampir dua minggu di Praha
memutuskan untuk menyusun definisi baru bagi sebuah planet, dan Pluto
tidak memenuhi syaratnya.
Pluto kini mendapat status sebagai planet kerdil. Objek-objek lain yang
mirip dengan Pluto seperti bulannya Pluto, Charon, dikelompokkan sebagai
objek Plutonian. Sementara objek lainnya yang mengelilingi matahari disebut
sebagai benda kecil di tata surya.
C. BENDA-BENDA LANGIT LAIN DAN TATA SURYA
1.

Asteroida atau Planetoida


Pada tahun 1801, Piazzi seorang astronom Italia melalui pengamatan
teleskopnya, menemukan benda langit yang berdiameter 500 mil atau + 900
km (bulan berdiameter 2.160 mil atau 3.000 km) beredar mengelilingi
matahari.
Beberapa tahun kemudian temyata ditemukan pula beberapa buah benda
semacam itu. Benda-benda itu mengorbit mengelilingi matahari pada jarak
antara Mars dengan Jupiter.
Pada saat ini, benda semacam itu telah diketahui sebanyak + 2.000 buah,
berbentuk bulat-bulat kecil, yang terbesar disebut Ceres dengan diameter 750
km. Benda-benda langit yang terkecil yang dapat diamati adalah yang
berdiameter 1 mil. Kelompok benda langit ini disebut planetoida atau bukan
planet untuk membedakannya dengan sembilan planet utama yang telah
dijelaskan tadi. Apabila seluruh massa planetoida ini dikumpulkan,
jumlahnya tidak lebih dari 2 % dari massa bulan.
Komet atau Bintang Berekor
Meskipun komet disebut sebagai bintang berekor, komet bukan
tergolong bintang alam dalam arti yang sebenamya. Komet merupakan
anggota tata surya yang beredar mengelilingi matahari dan menerima
energinya dari matahari.
Komet sebenamya merupakan kumpulan bungkahan batu yang
diselubungi oleh kabut gas. Diameter komet termasuk selubung gasnya
2.

3.38
ILMU ALAMIAH

CASAR

100.000 km, sedangkan diameter inti yang berupa bongkahan batu berkisar
antara 10- 20 km. Cahaya matahari yang mengenai komet sebagian
dipantulkan, sedang lainnya berupa sinar ultra violet akan bereksitasi pada
gas yang menyelubungi komet. Akibat eksitasi ini akan terjadi resonansi atau
fluorescensi, dan gas akan berpendar memancarkan cahaya.
Akibat tekanan cahaya matahari, gas pendar ini akan terdorong menjauhi
matahari maka terbentuklah ekor komet. Oleh karena ekor komet selalu
menjauhi matahari maka jika komet mendekati matahari, posisi ekor berada
di belakang dan di depan sewaktu menjauhinya.
Semakin dekat komet dengan matahari, semakin besar tekanan cahaya
matahari dan semakin panjang pula ekor komet tersebut. Ekor komet
biasanya terdiri dari CO, CH2 dan gas labil CH2 , NH2 , OH. Gas labil ini
merupakan hasil disosiasi dari CHi, NH3, dan H20.
Dibanding planet, komet mempunyai lintasan yang lebih lonjong dan
tidak selalu terletak pada bidang ekliptika. Orbitnya mengelilingi matahari
pun aneh, yaitu pada perihelion yang merupakan garis edar terdekat dengan
matahari. Contohnya, komet Halley yang datang setiap 7 5 tahun, mempunyai
perihelion Garak terdekat dengan matahari) di antara bumi dan Venus,
sedangkan aphelion-nya Garak terjauh dengan matahari) lebih jauh dari orbit
yang dimiliki Neptunus. Komet sebenarnya beredar secara periodik. Komet
Kohoutek, misalnya yang mendekati bumi pada akhir tahun 1973,
diperkirakan akan muncul kembali pada 4.000 tahun mendatang.

3.

Meteor atau Bintang Beralih


Meteor adalah benda angkasa yang tidak mengeluarkan cahayanya
sendiri, tetapi dia bukan bintang. Jadi, semacam benda-benda planetoida yang
mungkin saja datang dari luar tata surya kita.
Meteor berupa batu-batu kecil yang bergaris tengah antara 0,2-05 mm
dan massanya tidak lebih dari 1 gram. Meteor ini semacam debu angkasa
yang bergerak dengan kecepatan rata-rata 60 km/detik atau 60 x 60 x 60 km

per Jam.
Apabila benda-benda itu beredar cukup dekat dengan bumi, la akan
mendapat pengaruh gaya tarik bumi (gravitasi). Akibatnya, mereka akan
masuk ke alam atmosfer bumi. Akibat bergesekan dengan atmosfer tersebut
timbul panas dan tampak berpijar. Jadi, suatu meteor akan tampak jika
memasuki atmosfer bumi dan suhu yang tinggi dari meteor itu sendiri akan
hancur sebelum sampai ke permukaan bumi.

MKDU41 12/MODUL 3

3.39

Beberapa meteor besar pemah sampai di permukaan bumi yang kita


kenal dengan batuan meteorit. Meteorit tersebut massanya + 10.000 ton dan
menimbulkan kawah meteor di Arizona dan Siberia.
Meteorit mengandung besi dan nikel yang dapat digolongkan menjadi
tiga jenis, yaitu meteorit:
a. besi nikel mengandung 90% besi dan 8% nikel;
b. batu mengandung banyak Kalsium dan Magnesium;
c. tektit mengandung asam kersik 80o/o.
Ada beberapa anggapan yang menyatakan bahwa meteor berasal dari
letusan di bulan berupa debu asteorida yang terlepas dari garis edarnya
ataupun debu komet yang terlepas.

4.

Satelit
Satelit merupakan pengiring planet. Satelit beredar mengelilingi planet
dan bersamaan pula beredar mengelilingi matahari. Peredaran satelit
mengelilingi planet disebut gerak revolusi satelit. Di samping itu, satelit juga
melakukan gerak rotasi, yaitu beredar mengelilingi sumbunya sendiri.
Pada umumnya, arah rotasi dan revolusi satelit sama dengan arah rotasi
dan revolusi planetnya, yaitu dari arah barat ke sebelah timur kecuali satelit
dari planet Neptunus. Planet yang telah diketahui tidak mempunyai satelit
adalah Merkurius, Venus, dan Pluto.
Bulan merupakan satu-satunya satelit dari planet bumi. Rotasi bulan
adalah satu hari, sedangkan revolusinya satu bulan. Oleh karena jika rotasi
bulan sama dengan rotasi bumi, mengakibatkan permukaan bulan yang
menghadap ke bumi selalu tetap.
Jarak antara bumi dengan bulan, kurang lebih 384.403 km dan
merupakan benda langit yang paling dekat terhadap bumi. Jika dibandingkan
bumi, bulan mempunyai ukuran:
a. massa bulan: 1/10 massa bumi;
b. garis tengah bulan: 1/4 diameter bumi 3000 km;
c. gravitasi bulan: 1/6 gravitasi bumi.
Permukaan bulan penuh dengan kawah-kawah dan gunung-gunung.
Bagian bulan yang gelap, halus, dan datar disebut Lembah Maria. Di
permukaan bulan tidak ada udara (oksigen), akibatnya:

3.40
ILMU ALAMIAH

a.

DASAR

suhu berubah sangat cepat. Suhu tertinggi 110C, sedangkan suhu


terendah 73C;
bunyi tidak dapat merambat sehingga sangat sunyi;
langit tampak kelam;
tidak ada peredaran air sehingga kering kerontang.

b.
c.
d.

LATIHAN
- -- ~

Untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai materi di atas,


kerjakanlah latihan berikut!
1) Sebutkan tiga alasan mengapa matahari itu penting bagi kehidupan !
2) Jelaskan perbedaan letak benda-benda langit menurut pandangan
geosentris dan heliosentris !
3) Berilah tiga alasan mengapa orang menduga bahwa di Planet Mars
terdapat kehidupan !

Petunjuk Jawaban Latihan


Untuk menjawab latihan ini, diharapkan Anda mempelajari kembali
Bagian-bagian Tata Surya, seperti Matahari, Mars, dan Letak Benda-benda
Langit berdasarkan pandangan Geosentris dan Heliosentris.

RANG KUMAN

Matahari kita dikelilingi oleh sembilan planet. Empat buah yang


dekat dengan Matahari disebut planet dalam, yaitu Merkurius, Venus,
Bumi, dan Mars. Lima lainnya disebut planet luar berada relatif jauh
dengan Matahari dan umumnya berukuran besar. Mereka adalah Jupiter,
Satumus, Uranus, Neptunus, dan Pluto.
Data dari masing-masing anggota tata surya itu dapat dirangkum
dalam tabel berikut ini.

MKDU41 12/MODUL 3

3.41

Jarak
dari
Garis
Massa
Revolusi
Ju ml ah
Planet Matahari
Revolusi Teng ah
Massa
Ciri Lain
Orbit
Sat el it
(x101ston)
(Km)
(Juta
Km)
Merkurius 57,6
88 hari
59 hari
4.800 km 0
5, 13 290
Suhu siang
450C
Suhu malam
-150C
Venus
107,2
225 hari 243 hari
12.320
0
4,97 4318
Suhu rata-rata
km
500C
Bumi
149,6
1
5307
365,25
23 jam 35 12.740
5,5
Suhu sesuai
hari
menit 9
km
kehidupan
detik
atmosfer
tersedia
Mars
226,4
687 hari 24 jam 37 6.720 km 2
3,94
572
Suhu dan
menit
atmosfer sangat
rend ah
Jupiter
778
12 tahun 10 jam
143.000 14
1,33
1687400 Atmosfer terdiri
H2,NH4, He, CH4
yano tebal
Saturn us 1417
29,5
1Ojam 14 120.1660 17
504400
Atmosfer loreng0,69
tahun
menit
loreng seperti
cincin beracun
Uranus
2.852,8
84 tahun 12 jam
46.880
5
1,56
77100
Massa methan
dingin
katulistiwa
miring 980 tiap
42 tahun baru
kena sinar
matahari
Neptunus 4.468,8
165
17 jam 50 50.400
2
2,27 93400
Amoniak
tahun
menit
Pluto
5.865,6
248
6 hari 9
5.900
1
4
959
Suhu rata-rata
tahun
130C
iam

1.

2.

3.

Anggota tata surya yang lain adalah sebagai berikut.


Asteroida, berbentuk semacam planet tetapi sangat kecil, bergaris
tengah 500 mil, jumlahnya lebih dari 2.000 buah dan terletak antara
Mars dan Jupiter.
Komet atau bintang berekor. Garis edarnya eksentrik, perihelionnya
sangat dekat dengan matahari, sedangkan aphelionnya sangat jauh,
berupa bola gas pijar seperti matahari.
Meteor, merupakan batuan dingin yang terjadi akibat gaya tarik
bumi sehingga masuk ke atmosfer menjadi pijar karena bergesekan
dengan atmosfer.

3.42
ILMU ALAMIAH

. I

, TES

DASAR

FORMATIF 2- - - - - - - - - - - - - - - -

Pilih satu jawaban yang paling tepat!


1)

Planet dalam adalah planet yang ....


A. terletak di dalam tata surya
B. terletak di antara Matahari dan N eptunus
C. jaraknya dekat dengan Matahari
D. jaraknya dekat dengan Matahari dan Neptunus

2)

Perbedaan temperatur pada siang dan malam hari di planet Merkurius


sangat besar. Hal ini disebabkan, antara lain ....
A. letaknya yang sangat dekat dengan Matahari
B. letaknya yang sangat dekat dengan Matahari dan rotasinya yang
sangat lambat
C. tidak adanya lapisan Atmosfer
D. tidak adanya lapisan Atmosfer dan revolusinya yang sang at cepat

3)

Salah satu ciri letak dari planet Venus ialah . ...


A. bintang yang sangat terang pada pagi dan sore hari
B. satu-satunya planet di samping Bumi yang beratmosfer
C. satu-satunya planet yang diselimuti kabut berbentuk gelang
D. satu-satunya planet yang bercincin

4)

Satu ciri khas dari planet Mars ialah ....


A. temperatumya sang at panas dan tidak beratmosfer
B. temperatumya sang at dingin dan beratmosfer
C. mempunyai dua satelit yang berotasi sangat cepat
D. mempunyai dua satelit yang satu dengan yang lainnya beredar
berlawanan arah

Pilihlah:

A. Apabila pernyataan pertama dan kedua benar dan mempunya1


hubungan sebab akibat.
B. Apabila pernyataan pertama dan kedua benar, tetapi tidak
mempunyai hubungan sebab akibat.
C. Apabila salah satu dari kedua pemyataan benar.
D. Apabila kedua pemyataan salah.

MKDU41 12/MODUL 3

3.43

5)

Planet Merkurius mengandung albedo sebesar 0,07.


Sebab
Cahaya yang berasal dari Matahari diserap planet Merkurius sebesar
93%.

6)

Bulan merupakan satelit atau benda angkasa yang bergerak mengelilingi


bu mi.
Sebab
Bulan apabila dilihat dari bumi selalu menunjukkan permukaan yang
sama.

Pilihlah:
A. Jika (1) dan (2) benar.
B. Jika (1) dan (3) benar.
C. Jika (2) dan (3) benar.
D. Jika (1), (2) , dan (3) benar.
7)

Satelit yang mengelilingi Mars ialah .. .


(1) Phobos
(2) Deimos
(3) Phomos

8)

Saturnus mempunyai 10 satelit, antara lain ...


(1) Titan
(2) Phoeloem
(3) Phoebe

9)

Benda-benda langit yang berdiameter 1 mil disebut ...


(1) Komet
(2) Asteorida
(3) Planetoida

10) Macam-macam meteorit dibagi menjadi meteorit ...


( 1) besi nikel
(2) batu
(3) tekstil
Cocokkanlah jawaban Anda dengan Kunci Jawaban Tes Formatif 2 yang
terdapat di bagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban yang benar.
Kemudian, gunakan rumus berikut untuk mengetahui tingkat penguasaan
Anda terhadap materi Kegiatan Belajar 2.

3.44
ILMU ALAMIAH

CASAR

Jumlah Jawaban yang Benar

Tingkat penguasaan = - - - - - - - - - - - x 100%


Jumlah Soal

Arti tingkat penguasaan: 90 - 100% = baik sekali


80 - 89% = baik
70 - 79% = cukup
< 70% = kurang
Apabila mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih, Anda dapat
meneruskan dengan Kegiatan Belajar 3. Bagus! Jika masih di bawah 80%,
Anda harus mengulangi materi Kegiatan Belajar 2, terutama bagian yang
belum dikuasai.

3.45

MKDU41 12/MODUL 3

KEGIATAN

BELAJAR

Bumi
umi merupakan salah satu planet dari tata surya kita dan tak ada satu
pun di antara planet-planet dalam tata surya itu yang mempunyai
kondisi yang memungkinkan adanya kehidupan seperti di bumi. Dalam
kegiatan belajar ini, marilah kita kenal lebih dalam tentang bumi yang kita
pijak ini.

A. BUMI SEBAGAI PLANET


Pada awalnya, manusia menganggap bahwa bumi ini mempunyai
kedudukan yang istimewa di alam semesta ini karena matahari terbit di
sebelah timur, pada tengah hari ada di atas kepala kita, dan tenggelam di
sebelah barat. Hal ini berarti matahari mengitari bumi sehingga timbul
hipotesis geosentris dari Ptolomeus.
Pandangan ini berubah setelah Copernicus dengan teori heliosentris
mengemukakan bahwa bumi tidak memiliki kedudukan yang istimewa di
alam ini. Bumi hanyalah salah satu planet, bersama dengan planet-planet lain
bergerak mengelilingi matahari. Meskipun sejak abad ke-18, manusia sudah
menyadari bahwa bumi ialah sebuah planet yang bergerak mengitari
matahari, tetapi baru pada pertengahan abad ke-20 kesadaran itu muncul
dengan kuat. Mengapa? Karena pada mas a ini, penerbangan pesawat ke
ruang angkasa semakin maju. Gambar bumi yang dilihat dari angkasa hasil
pemotretan pesawat membuat kesadaran yang muncul semakin berkembang.
Bumi mengorbit matahari dalam lintasan berbentuk elips (Hukum
Keppler 1), dengan jarak rata-rata 149,6 juta km (93 juta mil). Oleh karena
lintasannya berbentuk elips maka jarak matahari - bumi selalu berubah.
Menurut Hari Kartono (2003), Jarak matahari - bumi yang terdekat
(perihelion), terjadi pada tanggal 4 Januari dengan jarak 91,5 juta mil dan
jarak matahari - bumi yang terjauh (aphelion) terjadi pada tanggal 5 Juli,
dengan jarak 94,5 juta mil. Jadi, hal itu menunjukkan bahwa perubahan jarak
matahari - bumi dalam satu tahun ialah sekitar tiga juta mil. Jarak rata-rata
dari pusat matahari ke pusat bumi disebut 1 AU (Astronomical Unit atau
satuan jarak astronomi) sehingga diperoleh data tentang jarak bumi matahari seperti yang tertera pada tabel 3 .1.

3.46
ILMU ALAMIAH

CASAR

Tabel 3. 1.
Jarak Matahari dan Bumi

No.
1.
2.
3.
4.

TanQQal
1 Januari
1 April
1 Juli
1 Oktober

Jarak
147.001.000 km
149.501.000 km
152.003.000 km
149.501 .000 km

Slmber: Hari Kartono, (2003).

Ekuator bumi tidak sebidang dengan bidang orbit bumi, melainkan


miring sekitar 23 27 1. Kemiringan ini menyebabkan terjadinya empat musim
yakni musim panas, gugur, dingin, dan semi. Pada daerah subtropika, diduga
diakibatkan oleh tumbukan meteorit sewaktu bumi baru terbentuk. Ketika
bumi berotasi, kedudukan sumbunya tidak tetap. Keadaannya seperti gasing
yang sedang berputar, tetapi hampir jatuh. Gerakan yang disebut presesi ini
mengimbangi gaya gravitasi sehingga gasing tidak jatuh. Sumbu bumi yang
mengalami presesi bergerak membentuk lintasan kerucut dengan sudut
puncak 23 27 1.
Presesi bumi diakibatkan oleh keadaan bumi yang berbentuk bukan bola
sempurna karena memiliki sumbu rotasi yang miring terhadap bidang
orbitnya dan menerima gaya tarik gravitasi bulan dan matahari. Gabungan
gaya-gaya ini menimbulkan suatu momen gaya yang cenderung menjatuhkan
bumi ke bidang ekliptika (bidang orbit bumi) dan bumi melawan gaya ini
dengan melakukan presesi. Dalam gerakan presesinya, sumbu bumi tidak
bergerak dalam lintasan lurus, melainkan bergelombang. Sumbu bumi
tampak seperti mengangguk-angguk dan gerakan ini dinamakan nutasi.
Nutasi merupakan akibat lain dari gaya tarik gravitasi bulan dan matahari
terhadap bumi.
Oleh karena bumi kita tidak bulat sempurna - pepat pada kutub-kutubnya
dan menggelembung pada ekuator maka jari-jari di kutub bumi ialah 6.356,8
km, sedangkan pada ekuator, jari-jarinya 6378,2 km. Pepatnya bola bumi ini
disebabkan pada saat baru terbentuk, bumi belum terlalu padat dan rotasinya
membuat bumi menggelembung pada bagian yang tegak lurus sumbu rotasi,
yaitu dengan ekuator.
Bola bumi dibagi secara horizontal atas dua bagian sama besar, yakni
belahan bumi utara dan belahan bumi selatan, oleh garis Ekuator atau garis
Katulistiwa (0 lintang). Belahan bumi utara membentang antara 0-90

3.47

MKDU41 12/MODUL 3

Lintang Utara (LU) dan belahan bumi selatan membentang antara 0-90
Lintang Selatan (LS), yang dibagi atas daerah:
1. 23Y2 LU- 23Y2 LS = Daerah Tropika;
2. 23Y2 LU- 66Y2 LU = Daerah Subtropika;
3. 66Yi0 LU-90 LU= Daerah Kutub Utara;
4. 23Y2 LS-66Y2 LS= Daerah Subtropika Selatan;
0
5. 66Yi LS-90 LS= Daerah Kutub Selatan.
Bola bumi dibagi secara vertikal atas dua bagian sama besar, yaitu Bujur
Barat (BB) dan Bujur Timur (BT), oleh garis bujur standar 180BT/BB dan
garis bujur standar 0BT/BB.
Garis bujur standar 0BT, melalui kota Greenwich (lnggris), digunakan
sebagai garis Standar Waktu International (Greenwich Mean Time: GMT),
sedang garis bujur standar 180 BT/BB digunakan sebagai Garis Pergantian
Tanggal Internasional.
Menurut garis bujur, Indonesia terletak antara 95BT-141BT, berarti
jarak antara titik paling barat dengan titik paling timur = 46 atau 46 x
4 menit = 184 menit (1 = 4 menit).
Indonesia menetapkan tiga daerah waktu, sebagai berikut.
1. Waktu Indonesia Barat (WIB), dengan garis bujur standar 105 BT.
2. Waktu Indonesia Tengah (WITA), dengan garis bujur standar 120 BT.
3. Waktu Indonesia Timur (WIT), dengan garis bujur standar 135 BT.
Perbedaan waktu WIB dengan GMT
Perbedaan waktu WITA dengan GMT
Perbedaan waktu WIT dengan GMT

-=
-=
---

(105- 0) x 4 menit
420 menit = 7 jam
(120- 0) x 4 menit
480 menit = 8 jam
(135- 0) x 4 menit
540 menit = 9 jam

Apabila kita melewati garis Pergantian Tanggal International (180


BT/BB) dari arah barat ke timur maka waktunya dikurangi 1 hari.
Sebaliknya, apabila kita melewati garis tersebut dari arah timur ke barat
maka waktunya ditambah 1 hari.
Contohnya, apabila kita dari arah barat melintasi garis tersebut pada hari
Selasa maka saat melewati garis tersebut harinya ialah Senin. Sebaliknya,
apabila kita melintas garis tersebut dari arah timur ke barat pada hari Selasa
maka saat melewati garis tersebut harinya ialah Rabu . Menurut garis lintang,

3.48
ILMU ALAMIAH

CASAR

Indonesia yang terletak antara 6LU-11LS termasuk dalam daerah tropika,


berarti iklimnya iklim tropis.

B. TEO RI TERBENTUKNYA BUMI


Bumi itu bulat telah lama diketahui manusia, yaitu kira-kira 500 tahun
yang lalu. Bagaimana kita mengetahui bahwa bumi itu bulat? Kini, mudah
saja karena dengan pesawat ruang angkasa dapat dibuat foto yang jelas
bahwa bumi memang bulat. N amun, pengamatan yang teliti, menunjukkan
bahwa bumi agak pipih sedikit pada kutubnya. Garis tengah bumi dari kutub
ke kutub 7. 900 mil, sedangkan bila dihitung secara ekuatorial 7. 923 mil
(1 mil = 1,6 km). Bumi memiliki berat jenis 5,5; sedangkan beratnya 6,6 x
1021 ton.

1.

Kelahiran Bumi
Asal-usul bumi sama seperti asal-usul planet lain yang telah
dikemukakan. Kapan bumi lahir? Penghitungan penentuan umur lapisan
bumi dan fosil banyak dikemukakan oleh teori, antara lain sebagai berikut.
a.

Teori Sedimen
Pengukuran usia bumi didasarkan atas perhitungan tebalnya lapisan
sedimen yang membentuk batuan. Dengan mengetahui ketebalan lapisan
sedimen rata-rata yang terbentuk setiap tahun dan membandingkannya
dengan tebal batuan sedimen yang terdapat di bumi sekarang ini maka dapat
dihitung umur lapisan tertua kerak bumi. Berdasarkan perhitungan semacam
ini, diperkirakan bumi terbentuk 500 juta tahun yang lalu.

b.

Teori kadar garam


Pengukuran usia bumi berdasarkan perhitungan kadar garam di laut.
Diduga bahwa pada awalnya laut itu berair tawar. Akibat sirkulasi air dalam
alam ini maka air yang mengalir dari darat melalui sungai ke laut, membawa
garam-garam. Keadaan semacam itu berlangsung terus-menerus sepanjang
abad. Dengan mengetahui kenaikan kadar garam setiap tahun, dan jika
dibandingkan dengan kadar garam pada saat ini, yakni sebesar kurang lebih
340 maka dihasilkan perhitungan bahwa bumi telah terbentuk 1.000 juta
tahun yang lalu.

MKDU41 12/MODUL 3

3.49

c.

Teori termal
Teori ini mengukur usia bumi berdasarkan perhitungan suhu bumi.
Diduga, pada awalnya bumi merupakan batuan yang sangat panas, kemudian
lama kelamaan mendingin. Dengan mengetahui massa dan suhu bumi saat ini
maka ahli fisika bangsa Inggris, Elfin memperkirakan perubahan bumi dari
batuan yang sangat panas menjadi batuan yang dingin seperti ini memerlukan
waktu 20.000 juta tahun.
d.

Teori radioaktivitas
Pengukuran usia bumi yang dianggap paling akurat ialah perhitungan
berdasarkan waktu peluruhan unsur-unsur radioaktif. Dalam perhitungan ini
diperlukan pengetahuan tentang waktu paruh unsur-unsur radioaktif. Di
antara isotop radioaktif yang dapat digunakan untuk maksud tersebut ialah
238
40
14
Uranium-238 (U ), Potasium-40 (K ) , dan Carbon-14 (C ). Isotop
Uranium dan Potasium sangat baik untuk memberikan data tentang umur
lapisan bumi, sedangkan isotop karbon (C) sangat bermanfaat untuk
memberikan data tentang umur f osil.
Waktu paruh ialah waktu yang dibutuhkan elemen radioaktif untuk
meluruh atau mengurai sehingga massanya tinggal separuh. Elemen
radioaktif yang digunakan ialah elemen yang memancarkan cahaya (invisible
light) yakni alpha, beta dan gamma. Elemen ini berangsur-angsur meluruh
sehingga hilanglah sifat radioaktifnya menjadi elemen radioaktif yang
massanya menjadi separuh (Drost, 1922).
Contoh:
238
a gram U ------ 1/2 a gr Pb radioaktif + Pb tak radioaktif + zat lain,
membutuhkan waktu n tahun maka waktu paruh umur U radioaktif =
n tahun.
Artinya:
238
W aktu paruh U ialah 4 ,5 ribu juta tahun. Unsur yang stabil dibentuk
238
206
meluruh, yaitu Pb
yang nonradioaktif. Umur lapisan bumi
apabila U
ditentukan dengan menghitung massa Uranium yang ada dalam sampel
lapisan bumi itu. Dari hasil penyelidikan, telah diketahui bahwa dalam 1
238
206
meluruh menjadi 1/7.600.000.000 gram Pb . Dengan
tahun, 1 gram U
menentukan perbandingan antara Pb terhadap U memungkinkan untuk
menghitung bahan atau batuan yang mengandung Uranium saja.

3.50
ILMU ALAMIAH

DASAR

Dalam bentuk grafik dapat digambarkan sebagai berikut.

0._,6....

.-....

- ~ --

..
-- -i.r------...._.
~

"'-"'t

. , . . _ . ,_ _ _ p ...

..

..,....__

iii '

._...,.,._.,_,.,,_ _.,_,;+-
-

--..-

"['a e--

..

---

i: " ' ..
I - ~ ...- .... ""'
... f" - ..
._
..._._......,.,-. ,IW. .,,.:.,.,.__._.
.._ --c
~mn , ...,..,.-=-

ill
ill
1''

;,,'

r
I

lllP'

...

2 P.8rl:ll
. 1!.;t _
l _ _ _._.,f

~IN\,U

Andaikan contoh tanah mengandung 0,15 gram Pb


maka umur lapisan bumi ialah:
15
O, x 7.600.000.000 tahun = 3, 8 ribu juta tahun
0,30

206

dan 0,3 gram U

238

Dengan cara yang sama dapat pula dihitung umur lapisan bumi dengan
40
40
membandingkan Kalium-40 (K ) terhadap Argon-40 (Ar ).
Sedangkan untuk Carbon-14 (C 14) mempunyai waktu paruh sekitar 5.700
12
tahun. Unsur karbon yang lazim kita kenal ialah C yang nonradioaktif
terdapat di atmosfer dalam bentuk C02 . Akibat respirasi dan fotosintesis
12
14
maka makhluk hidup mengandung C dan C
radioaktif. Jadi, e}emen
tersebut hadir dalam bentuk tanaman dan hewan dalam perbandingan yang
14
tetap. Sel-sel yang mati tidak dapat menimbun C untuk jangka waktu yang
14
lama, sebab elemen tersebut berdisintegrasi menjadi Nitrogen-14 (N ).
Dari beberapa basil pengukuran di atas maka dapat diketahui umur bumi
berikut kehidupan yang ada pada saat itu (Tabel 3.2).

3.51

MKDU41 12/MODUL 3

Tabel 3. 2.
Distribusi Waktu Geologi

Laman ya
Berlangsung Dominasi Makhluk Hidup
Era
Peri ode
EPOCH
dalam
Jutaan
Tumbuhan
Hewan
Tahun
0,011
Quarter
Sekarang
Tanaman
Manusia dan
Pleistocene
1
berderajat mamalia
tinggi
lainnya
(modern
plants)
CENOZOICUM
Tertier
Pilocene
12
(zaman Mamalia)
Milocene
13
11
Oligocene
Eocene
22
Paleocene
5
MESOZOICUM
Greta
72
Coniferae
Reptil dan
(zaman reptilia)
Jura
46
dan
Archeopteryx
Trias
49
tanaman
(bu rung
berbunga
purba)
PALAEZOICUM
Perm
50
Paku dan
Amphibi, ikan
(zaman kehidupan Pennsylvanian
40
lumut
invertebrate
purba)
Mississippian
25
tingkat tinggi
Devon
60
Silur
20
Ordovicium
75
Cambrium
100
PROTEROZOICUM
Manusia sederhana (tak
(zaman
banyak fosil yang dapat
precambrium)
1000
ditemukan
Tak ada kehidupan (hanya
ARCHEOZOICUM
2000
terdiri dari anorganik dan
organik

C. STRUKTUR BUMI
Para ahli geologi memperoleh gambaran mengenai susunan bagian
dalam bumi melalui pengamatan seismologi (hantaran pada gelombang
gempa bumi) karena arah kecepatan dan bentuk gelombang gempa
ditentukan oleh komposisi dan kerapatan bagian dalam bumi. Bumi temyata
memiliki beberapa lapisan, antara lain diselimuti oleh gas yang disebut
atmosfer. Pada permukaan bu mi terdapat lapisan air yang disebut hidrosfer.

3.52
ILMU ALAMIAH

DASAR

Bagian bumi yang padat terdiri dari kulit (litosfer), dan bagian inti yang
disebut centrosfer (Gambar 3.2).

lhtl Ivar

'lntJ 'tJetatl\

Gambar 3. 12.
Sruktur Bumi

Penjelasan tentang lapisan-lapisan bumi tersebut ialah sebagai berikut.


1.

Inti Bumi (Barisfer/Centrosfer)


Pengetahuan manusia tentang inti bumi masih sangat terbatas. Inti bumi
terdiri dari dua bagian, yaitu inti luar (tebalnya 2160 km) dan inti dalam
(tebalnya 1320 km). Beratjenis inti bumi diperkirakan 10.7, sedangkan berat
jenis litosfer rata-rata 2.6. Dari kedua macam Berat Jenis (BJ) tersebut dapat
disimpulkan bahwa inti bumi lebih berat dari pada kulit bumi (barys = berat,
sphaira = bulatan). Diduga barisfer terdiri dari nikel dan ferum (besi) yang
disingkat nife. Inti luar diduga berwujud cair, sedangkan inti dalam berwujud
padat. Secara termodinamika pada suhu ribuan derajat Celcius, besi dan nikel
tidak akan berwujud padat tetapi berupa senyawa gas.
Pengaruh panas matahari hanya terasa paling dalam 20 meter di bawah
permukaan bumi. Setelah 20 meter ke bawah, temperaturnya konstan karena
tidak dipengaruhi oleh musim panas dan dingin. Akan tetapi, semakin masuk
ke dalam bumi, temperaturnya semakin tinggi. Umumnya, setiap turun 33 m
maka temperaturnya akan naik 1C. Angka 33 m disebut jumlah geotermis
yang artinya jumlah meter yang diperlukan untuk kenaikan 1C, apabila
turun vertikal ke dalam lapisan bumi. Di Eropa digunakan 33 km, sedangkan
di Amerika Utara digunakan 60 m. Selain itu, ada istilah derajat geotermis,
artinya jumlah derajat Celcius yang dipakai apabila turun vertikal 100 meter
ke dalam bumi.

MKDU41 12/MODUL 3

3.53

Di Eropa, derajat geotermisnya 100 rn/33 m x 1C = 3,3C, sedangkan di


Amerika Utara: 100 rn/60 m x 1C = l,6C.
Jumlah geotermis atau derajat geotermis, tidak sama di setiap tempat.
Batuan gunung berapi yang masih panas memperkecil jumlah geotermis,
sedangkan air samudra dan air tanah memperbesar derajat geotermis.
Semakin besar jumlah geotermis suatu lapisan bumi, akan semakin kecil
derajat geotermisnya.
Jadi, dengan cara di atas, dapat dihitung temperatur inti bumi. Jari-jari
bumi rata-rata 6367 ,5 km. Temperatur inti buminya 6367 ,5 krn/33 m x 1C
= 192,924C. Namun diduga bahwa semakin jauh dari permukaan bumi
maka semakin kecil derajat geotermisnya atau semakin besar jumlah
geotermisnya sehingga temperatur inti bumi tidak akan lebih dari 3.000C.
Dengan temperatur tersebut maka segala macam zat telah mencair atau
menjadi gas. Akan tetapi karena tekanan berat dari lapisan-lapisan di atasnya
maka barisfer tetap padat.
Beberapa alasan tentang sifat inti bumi itu padat ialah:
a. jika barisfer itu cair maka akan terjadi pasang dan surut yang mungkin
akan mengakibatkan permukaan bumi kembang kempis;
b. getaran-getaran gempa di Jepang dapat diukur di lnggris dengan alat-alat
yang halus.
Inti bumi menyebabkan adanya sifat kemagnetan dari bumi. Bumi
merupakan magnet raksasa dengan kutub utara magnet terletak di bagian
utara bumi, dan kutub selatan terletak di bagian selatan bumi, meskipun
ternyata tidak tepat benar pada kutub bumi. Penyimpangannya dari pusat
bumi 17 dilihat dari pusat bumi. Oleh karena itu, jarum kompas selalu
menunjuk ke arah utara dan selatan. Fenomena alam semacam ini
dimanfaatkan untuk mengungkapkan adanya batuan di permukaan bumi yang
mempunyai gaya untuk tarik menarik atau tolak menolak sesama benda. Arah
kemagnetan bumi merupakan salah satu misteri alam semesta yang sampai
kini belum terungkap.

2.

Mantel Bumi
Sesudah inti bumi (centrosfer), lapisan berikutnya ialah selimut atau
mantel bumi yang bersifat melindunginya. Lapisan ini dilihat dari centrosfer
terdiri dari mesosfer, astenosfer, dan litosfer. Penjelasan lebih lanjut adalah
sebagai berikut.

3.54
ILMU ALAMIAH

CASAR

a.

Mesosf er
Wujud lapisan ini padat dengan ketebalan sekitar 2.400- 2.750 km.
Letaknya di atas centrosfer di bawah astenosfer. Pada perbatasan dengan
centrosfer (inti bumi), terdapat lapisan transisi, di mana kecepatan gelombang
menurun tajam.
b.

Astenosfer
Wujud lapisan ini agak kental. Tebalnya 100-400 km. Lapisan ini
diduga sebagai tempat formasi magma. Pada lapisan ini pula terjadi sintesis
batuan dan mineral. Oleh karena wujudnya yang tidak padat maka massa
yang di atasnya dapat bergerak. Kondisi semacam ini mungkin menjadi dasar
pemikiran teori lempeng tektonik.

c.

Litosfer
Lito sfer berasal dari kata lithos yakni batuan dan sphaira ialah bulatan.
Tebal litosfer hanya 32 km, merupakan bagian yang vital bagi kehidupan
manusia, berupa benua dan pulau-pulau tempat kita tinggal. Ketebalan
litosfer tidak sama, terdiri dari dua lapisan. Bagian atas terdiri dari Silikon
(Si) dan Aluminium (Al) dengan BJ rata-rata 2,65. Sedangkan lapisan yang
lebih dalam terdiri dari Silikon (Si) dan Magnesium (Mg) dengan BJ 2,9.
Bagian tebal berupa benua 2,2 mil (8 km), sedangkan bagian yang tipis
berupa dasar laut setebal 5 mil (3,5 km). Lapisan litosfer bersama kerak
bumi disebut lempeng litosfer yang mengapung di atas materi yang agak
kental yakni astenosfer.
Kandungan mineral litosfer disajikan pada Tabel 3.3 berikut.
Tabel 3. 3.
Kandungan Mineral Litosfer

No.

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

10.

Nama
OksiQen
Silikon
Aluminium
Ferrum
Calcium
Natrium
Maonesium
Titanium
Hidrogen
Lainnya

Berat (0/o)

47,7
27,7
8, 1
5
3,6
2,8
2,1
0,6
0,1
0,7

MKDU41 12/MODUL 3

3.55

3.

Kerak Bumi
Lapisan kerak bumi terletak di atas litosfer, yang menempati bagian
paling atas dari permukaan bumi dengan ketebalan rata-rata antara 10- 50 km.
Kerak bumi ini tidak sama tebalnya di semua tempat. Di atas benua tebalnya
berkisar 20-50 km, tetapi di bawah permukaan laut tebalnya hanya sekitar
10-12 km saja dan berbentuk padat. Kerak bumi terdiri dari zat padat yang
disebut batuan termasuk pasir, tanah, abu gunung api, kerikil, tanah liat.
Menurut kejadiannya, batuan dibedakan atas tiga golongan sebagai
berikut.

a.

Batuan beku
Batuan beku terjadi dari magma yang cair dan panas yang membeku di
dalam atau di luar bumi akibat temperatumya menurun drastis.
Berdasarkan tempat membekunya, batuan beku dibedakan atas tiga
macam sebagai berikut.
1) Batuan beku luar, berasal dari magma panas cair yang ke luar dari kawah
gunung berapi saat meletus, kemudian bersentuhan dengan udara luar
yang bertemperatur rendah.
2) Batuan beku sela, berasal dari magma yang membeku di jalan ke luar
menuju permukaan bumi.
3) Batuan beku dalam, merupakan magma yang membeku di dalam bumi.

b.

Batuan sedimen ( endapan)


Angin, air maupun es mengikis batuan dan hasil kikisannya diendapkan
ke tempat lain. Hasil kikisan tersebut ada yang tetap gembur dan ada yang
mengeras (membatu) karena waktu atau tekanan dari lapisan di atasnya.
Contoh hasil kikisan yang tetap gembur, antara lain pasir pantai dan
pasir sungai. Sedangkan batuan konglomerat (kumpulan batu kerikil yang
menyatu dan mengeras) dan batuan pasir (kumpulan pasir yang menyatu dan
mengeras) ialah contoh batuan sedimen yang mengeras.

4.

Hidrosfer
Hidrosfer berasal dari kata ialah hydro yakni air dan shpaira yang
berarti bulatan atau butiran. Hidrosfer tidak sepenuhnya menyelimuti bumi,
hanya 75% yang meliputi samudra, lautan, danau, sungai, air tanah, dan es
yang terdapat dalam kedua kutub. Kedalaman laut rata-rata ialah 4.000 m.
Laut terdalam terdapat di dekat Pulau Guam yang dalamnya + 11.000 m.

3.56
ILMU ALAMIAH

CASAR

Hidrosfer sang at berpengaruh terhadap keadaan atmosfer karena air yang


menguap dari lautan membentuk awan dan hujan yang berlangsung
sepanjang abad akan membentuk siklus air.
Air yang turun dari langit, awalnya sebagai hujan dan salju dapat
dikatakan tidak mengandung garam atau mineral yang terlarut (air tawar).
Tetapi karena masuk ke sungai, mengalir di atas permukaan tanah maupun di
bawah permukaan tanah akan melarutkan garam mineral yang ada di tanah ke
laut. Siklus tersebut yang menyebabkan air laut menjadi asin karena mineral
yang mudah larut dalam kerak bumi terbawa oleh air laut terus menerus
disertai pemanasan matahari dan penguapan air laut, tetapi garam mineralnya
tidak sehingga air laut terasa asin. Di dalam bumi juga terdapat beberapa
jenis air lain yang berasal dari bagian bumi yang lebih dalam, antara lain air
mineral dan air belerang.
Kandungan garam mineral air laut ialah 3,5% (Tabel 3.4) berupa NaCl
(garam dapur) dan MgS04 (garam Inggris). Garam Inggris menyebabkan
rasa pahit pada air laut. Pada waktu hujan turun, akan terbawa berbagai
macam gas antara lain oksigen (02) dan karbondioksida (C02) yang sangat
dibutuhkan oleh kehidupan laut.
Tabel 3.4.
Kandungan Mineral Air Laut
No.
1.
2.

3.
4.
5.
6.
7.
5.

Ion
Chlor
Natrium
Su Ifat
Magnesium
Calcium
Kalium
Bikarbonat

Simbol
ClNa+
SQ4Mg++
Ca++
K+
HCQ3-

Berat {0/o)

55,0
30,6
7,7
3,7
1,2
1, 1

0,4

Atmosfer
Atmosfer merupakan lapisan gas yang menyelubungi bumi, yang dikenal
sebagai udara. Tebal atmosfer sekitar 3.000 mil (+ 4.800 km), yang
terhitung dari permukaan laut. Berat jenisnya pada lapisan bagian bawah
ialah 0,013, semakin ke atas semakin kecil sampai mendekati 0. Separuh dari
berat seluruh atmosfer berada pada lapisan bawah dengan tebal 3,5 mil dari
permukaan bumi. Oleh karena lapisan atmosfer bawah lebih padat daripada
lapisan atasnya maka akibatnya tekanan udara berkurang sesuai dengan
ketinggian.

MKDU41 12/MODUL 3

3.57

Atmosfer juga bersifat kompresibel (dapat dimampatkan) sehingga jika


ada benda yang bergerak melewatinya seperti meteor, akan menjadi panas
dan hancur sebelum mencapai permukaan bumi.
Gas yang ada di lapisan atmosfer merupakan campuran dari gas Nitrogen
(N2), Oksigen (02), Argon (Ar) , Carbondioksida (C02) , Neon (Ne), Helium
(He), Kripton (Kr), Hidrogen (H2), Xenon (Xe), Metana (CH4), Ozon (03),
dan uap air (H2 0). Gas-gas tersebut sangat penting bagi manusia, seperti
oksigen. Yang dapat mengubah zat makanan menjadi energi melalui
pembakaran dengan cara bergabung dengan unsur kimia lain, yaitu uap air
(H20).

Karbondioksida (C02) dihasilkan dari pembakaran bahan bakar dan


pemapasan manusia serta hewan, yang sangat dibutuhkan oleh tumbuhan.
Gas ini dapat mengakibatkan efek rumah kaca karena kenaikan konsentrasi
karbondioksida (C02) di atmosfer akan menyebabkan kenaikan suhu
permukaan bumi.
Atmosf er terbagi atas tiga lapisan sebagai berikut.
a. Lapisan terbawah setebal 10 mil( 16 km) disebut troposfer.
b. Lapisan tengah di atas 50 mil( 16 80 km) disebut stratosfer.
c. Lapisan teratas di atas 50 mil( 80 km) disebut ionosfer.
a.

Troposfer
Lapisan setebal 10 mil (+ 16 km) ini terletak di daerah katulistiwa,
kemudian menipis hingga 5 mil (+ 8 km) di kutub bumi. Hampir seluruh uap
air yang terkandung di udara terdapat di dalam lapisan troposfer. Akibat
kandungan air akan terjadi hujan, angin, badai salju, dan awan. Pesawat
terbang mengarungi udara hanya sarnpai batas troposfer.
Suhu troposfer terhitung dari permukaan bumi ke atas, dan semakin ke
atas akan turun secara teratur. Setiap kenaikan 1 mil (+ 1,6 km) akan turun
hingga l9F, sedangkan pada ketinggian 10 mil (+ 16 km) temperaturnya
turun secara drastis menjadi 0. Gejala tersebut disebut lapse rate, artinya
setiap naik 100 m suhu akan turun rata-rata 0,6C.
Contoh:
Puncak Jaya di Provinsi Papua ketinggiannya 5.000 m , suhu di pantai ( 0
m) rata-rata 26C.
Jadi suhu di puncak Jaya = 26C - (5.000m/lOOm x 0,6C)
= - 4C.

3.58
ILMU ALAMIAH

CASAR

Suhu tersebut membuat air membeku (salju). Gejala inilah yang


menyebabkan mengapa di daerah tropika ada salju.
Pada lapisan troposfer terdapat penurunan suhu karena sangat sedikit
menyerap radiasi gelombang pendek dari matahari, sedangkan sebaliknya
permukaan tanah memberi panas pada troposfer di atasnya. Oleh karena itu,
pertukaran panas banyak terjadi pada troposfer bawah dan suhu akan turun
dengan bertambahnya ketinggian permukaan tanah.
U dara troposfer atas sang at dingin. Dengan demikian lebih berat
dibandingkan dengan udara di atas tropopause, yaitu lapisan pemisah antara
troposfer dengan stratosfer sehingga udara ditroposfer tidak dapat menembus
lapisan troposfer.

b.

Stratos!er
Lapisan udara di atas tropopause disebut stratosfer. Lapisan ini mulai
dari 10 mil ( 16 km) sampai 50 mil ( 80 km) di atas bumi. Suhu rata-rata
sekitar 35C. Pesawat terbang sebenarnya masih dapat mengarungi pada
lapisan terbawah dari stratosfer, dengan syarat semua pintu kabin dapat
ditutup rapat dan udara di dalam pesawat diatur terutama kadar oksigen
hingga seperti kondisi dalam troposfer.
Dalam lapisan stratosfer terdapat ozon (03 ) yang merupakan lapisan
penting bagi kehidupan makhluk hidup di muka bumi karena dapat menolak
sinar ultra violet dari matahari. Sinar ultra violet kadar tinggi dapat merusak
semua sel makhluk hidup.
Mesosfer
Pada lapisan mesosfer ditandai dengan adanya penurunan suhu rata-rata
0,4C setiap naik 100 m. Bagian atas mesosfer dibatasi oleh mesopause,
yang merupakan lapisan atmosfer dengan suhu paling rendah, yaitu sekitar
-100C dan terletak pada ketinggian 85 km.
Di atas mesopause terdapat lapisan termosfer yang terletak pada
ketinggian 85 km dan 300 km dengan suhu sekitar -100C sampai dengan
minus ratusan bahkan ribuan derajat Celcius. Oleh karena itu, apabila terjadi
perubahan tekanan udara lebih rendah akan terbentuk ion sehingga lapisan
termosfer disebut juga lapisan ionosfer.
c.

MKDU41 12/MODUL 3

3.59

d.

lonosfer
Lapisan ini terdapat di atas 50 mil (+ 803 km) dari mesosfer, dengan
tekanan udara sangat rendah sehingga semua partikel terurai menjadi ionionnya.
Contoh:
Molekul AB bermuatan listrik 0 atau netral. Apabila AB terurai maka
akan menjadi partikel A yang bermuatan listrik positif dan partikel B
bermuatan negatif. Partikel yang bermuatan listrik tersebut disebut ion.

Ionosfer sangat penting artinya bagi manusia terutama dalam komunikasi


radio jarak jauh karena dapat digunakan sebagai lapisan pemantul gelombang
radio.
Gelombang radio tidak dapat dipancarkan langsung ke daerah sasaran
yang relatif jauh karena dua alasan, yaitu:
1) permukaan bumi melengkung.
2) gangguan cuaca pada troposfer.
Tipisnya lapisan ionosfer akan berakibat, batu meteor baru menyala
setelah mencapai kerendahan 60 mil (+ 96 km) di atas bumi. Lapisan Bumi
yang meliputi litosfer, hidrosfer, dan troposfer yang dihuni oleh berbagai
makhluk hidup dikenal dengan nama biosfer.

D. ROTASI DAN REVOLUSI BUMI

1.

Rotasi Bumi
Gerak rotasi bumi adalah gerak bumi mengitari sumbunya sendiri. Bumi
berotasi dengan arah negatif atau timur, yaitu dari barat ke timur. Gerak
berotasi bumi dibuktikan dengan percobaan bandul Foucoult.
Gerak rotasi bumi mengakibatkan beberapa peristiwa sebagai berikut.
a. Peredaran semu matahari dan benda-benda langit lainnya.
b. Pergantian siang dan malam.
c. Perbedaan percepatan gravitasi di permukaan bumi dan timbulnya gaya
sentrifugal.
d. Pembelokan arah angin dan arah arus laut.
e. Adanya dua kali pasang naik dan pasang surut air laut dalam sehari
semalam.
f. Perbedaan waktu antara tempat-tempat yang berbeda derajat busumya,
yaitu 4 menit setiap 1 atau 1 jam setiap berbeda 15 bujur.

3.60
ILMU ALAMIAH

CASAR

2.

Revolusi Bumi
Revolusi bumi adalah gerak bumi pada orbitnya mengitari matahari.
Bidang orbit bumi mengitari matahari disebut ekliptika. Selama mengitari
rnatahari, poros bumi selalu miring mernbentuk sudut 23,5 terhadap garis
tegak lurus ekliptika. Bumi berevolusi dalarn arah negatif (berlawanan arah
jarumjam).
Bukti bahwa bumi berevolusi adalah sebagai berikut.
a. Terjadinya paralaks bintang, yaitu pergeseran kedudukan bintang yang
dekat dengan bumi terhadap latar belakang bintang lain yang lebih jauh.
b. Terjadinya aberasi cahaya matahari, yaitu perpindahan yang tampak
dalam arah cahaya datang dari sebuah bintang akibat gerak revolusi
bumi.
Revolusi bumi mengitari matahari mengakibatkan beberapa fenomena
sebagai berikut.
a. Gerak semu tahunan matahari pada ekliptika.
b. Perubahan lamanya siang dan malam.
c. Pergantian musim.
d. Terlihatnya rasi bintang yang berbeda setiap bulan.

E. BENUA DAN SAMUDRA


1.

Benua
Sebagaimana telah kita ketahui bahwa bumi sebagai benda alam
semesta, pada awalnya merupakan benda yang berpijar kemudian mendingin.
Pada proses pendinginan, terbentuk kerak yang keras yang disebut kulit bumi
atau kerak bumi atau litosfer.
Pada tahap awal lapisan litosfer sangat labil. Dalam proses pendinginan,
bumi juga bergerak mengadakan rotasi sehingga kulit yang baru terbentuk
akan retak-retak dan bergeser saling menjauhi karena seolah-olah kulit yang
sudah keras tersebut mengapung pada bagian bumi sebelah dalamnya yang
diperkirakan masih dalam keadaan lumer (Gambar 3.13 dan 3.14).

3.61

MKDU41 12/MODUL 3

--

-=

---

'

--

-..... ...

-- ...

--

'

fase l
Gambar 3. 13.
Pergeseran Horizontal

- --

. __
-...,__

...

_ - --

' - II
raSE
~

.faae n
Gambar 3. 14.
Pergeseran Horizontal

Teori Wegner
Pada tahun 1915, Wegner, seorang ahli geografi Bangsa Jerman,
mengemukakan suatu teori yang disebut Teori Wegner. Menurut teori ini,
burlli pada 250 juta tabun yang lalu banya terdiri dari satu benua yang sangat
besar, retak dan kemudian bergeser menjauhi satu sama lain. Pergeseran
tersebut menyebabkan terbentuknya benua-benua seperti benua Amerika,
Asia, Eropa, Afrika, Australia, dan Antartika (Gambar 3.15).
Teori Wegner didukung oleh beberapa fakta sebagai berikut.
1) Sepanjang Timur Amerika SeIatan temyata mempunyai bentuk dan
lekukan yang kira-kira sama dengan lekukan pada benua Afrika sebelah
Barat.
2) Lekukan bagian Selatan Australia sesuai atau cocok dengan tonjolan
benua Antartika.
3) Lekukan Semenanjung India dan Pulau Madagaskar sesuai dengan teluk
yang terbentuk antara Afrika dengan Antartika.
Kesesuaian tersebut tidak hanya dari sisi geografik, tetapi juga dari sisi
geologi, yakni jenis dan umur batu-batuan yang diduga sama.

3.62
ILMU ALAMIAH

DASAR

Afrika

India

'

_Antgrt.i.ka

'

Amerika '

..
Gambar 3. 15.
Terbentuknya Benua Aki bat Pergeseran

Peristiwa pergeseran berlangsung dalam jutaan tahun. Secara kronologis


dapat digambarkan sebagai berikut.
a. Pada 225 juta tahun yang lalu, masih merupakan satu benua besar yakni
Super Continental yang disebut Pangea.
b. Pada 200 juta tahun yang lalu, Super Continental tersebut pecah
menjadi tiga bagian yakni benua Eropa-Asia, Afrika-Amerika, dan
Antartika-Australia.
c. Pada 135 juta tahun yang lalu, benua Afrika dan Amerika mulai
memisah disela-selanya terdapat Samudra Atlantik.
d. Pada 65 juta tahun yang lalu, Australia dan Antartika memisahkan diri
terjadilah Lautan In.donesia. Pergeseran sampai saat ini pun masih
berlangsung.
Harry Hess, memberikan dasar-dasar baru tentang kondisi benua yang
bergerak. Benua bukan hanyut seperti es terapung, tetapi tertanam kuat pada
basalt dasar samudra. Dasar samudra yang baru didesak terus-menerus ke
atas dari astenosfer yang panas pada pematang samudra. Pematang samudra
merupakan bibir yang terbentuk pada dua sisi celah dalam burni yakni tempat
bahan panas selubung bumi yang tertekan ke atas.
Bahan panas kemudian mendingin, mengeras dalam litosfer, dan
mematrikan dirinya ke tepi lempengan litosfer pad a kedua sisi retakan (kerak
samudra). Bahan tersebut bergerak ke bawah dari pematang tengah samudra,
bersama lempengan melintasi dasar laut dengan kecepatan 1,5 sampai 7 ,5 cm

3.63

MKDU41 12/MODUL 3

setahun sebagai perluasan dasar laut. Bagian yang ditumpangi menekuk ke


bawah dan tenggelam dalam astenosfer, dipanaskan lagi pecah lagi, meleleh
dan terserap masuk kembali ke bagian dalam bumi. Pergeseran dan retaknya
litosfer kemudian runtuh, menyebabkan terjadinya gempa tektonis. Perluasan
dasar laut menyebabkan jarak antara benua bertambah lebar.
W alaupun batuan beku bagi manusia dirasakan sang at keras dan seakan
bumi merupakan satu kesatuan, namun sebenarnya terdiri dari lempengan
tipis dan kaku seperti cangkang telur yang retak (Gambar 3.16).
Di bumi ada enam lempengan utama sebagai berikut.
a. Lempengan Amerika, terdiri dari Amerika Utara dan Selatan, serta 1/2
dasar bagian barat Samudra Atlantik.
b. Lempengan Afrika, yang terdiri dari Afrika dan sebagian samudra
sekitarnya.
c. Lempengan Eurasia, terdiri dari Asia, Eropa, dan dasar laut sekitamya.
d. Lempengan India, yang meliputi anak benua dan dasar samudra
sekitarnya.
e. Lempengan Australia, terdiri dari Australia dan samudra di sekitarnya.
f. Lempengan_Pasifik, yang mendasari samudra Pasifik.
..
-gg~:I

...,

.
,

'

l.)jrffilf!n'g ~iiJA~j.

--

...:

.,;/'

Gambar 3. 16.
Lempengan-lempengan Utama

Lempengan-lempengan tersebut setiap saat mengalami gerakan


horizontal yang menimbulkan pemisahan benua seperti yang dikemukakan
oleh Wegner. Sebagai akibatnya, benua Amerika semakin jauh dari benua

3.64
ILMU ALAMIAH

CASAR

Afrika, sedangkan benua Australia karena desakan oleh pematang tengah


samudra di sebelah selatannya mengakibatkan benua tersebut semakin
mendekat ke Indonesia.
Selain gerakan horizontal, juga terdapat gerakan vertikal, yaitu desakan
lava yang ke luar dari lempengan di Samudra Indonesia yang menyebabkan
anak benua India semakin terdesak ke Utara. Akan tetapi, daratan Asia cukup
kuat bertahan maka terjadi kerutan bumi yang berupa pegunungan Himalaya
yang tinggi.
Demikian pula akibat pematang tengah di laut Tengah yang mendesak
Eropa ke utara maka terjadilah pegunungan Alpen yang juga sebagai kerutan
bumi (Plate Tektonic Theory). Secara alami, lempengan mengalami
perusakan dan pembangunan kembali (putus dan bersambung) yang gerakan
lempengannya mengakibatkan gempa tektonik. Proses perusakan dan
pembangunan kembali wujudnya ialah patahnya daratan akibat desakan di
dasar laut sehingga di daratan terjadi retakan. Di sepanjang retakan demikian,
muncul pegunungan yang di beberapa tempat lahir gunung berapi seperti
pegunungan Rocky Mountain di pantai barat Amerika.
Indonesia merupakan salah satu daerah yang sering diguncang gempa
karena letaknya tepat pada pertemuan dua deretan pegunungan lipatan muda
Circum Pasific dan Mediterania. Selain itu, pertemuan tiga lempengan
litosfer, yaitu lempengan India sebelah barat, lempengan Australia sebelah
barat dan selatan, dan lempengan samudra Pasifik sebelah timur
menyebabkan daratan Indonesia selalu bergerak atau tidak diam.

2.

Samudra
Berdasarkan Teori Wegner, pergeseran bagian bumi bersifat vertikal
(geoinklinal) maupun horizontal yang masih berlangsung terus-menerus
hingga saat ini. Terbentuknya gunung Himalaya bersamaan dengan Samudra
Hindia (Indonesia) merupakan contoh dari peristiwa tersebut.
Samudra Pasifik atau Lautan Teduh, terbentuk karena massa bumi pada
saat masih berupa cairan terlepas dari muka bumi. Diduga hal itu terjadi
karena dipengaruhi oleh rotasi yang menimbulkan gaya sentripetal (gaya
menjauhi pusat) dan gaya tarik benda angkasa yang lain (ingat Teori Tidal).
Teori terlepasnya bagian dari massa bumi lalu membentuk bulan, didukung
oleh membesarnya lekukan Pasifik di muka bumi, yang apabila dihitung akan
sama dengan jumlah massa dari bulan. Jenis batuan di bulan pun mirip
dengan batuan Silisium Magnesium yang terdapat di dasar samudra Pasifik.

3.65

MKDU41 12/MODUL 3

Teori lain mengatakan bahwa bumi awalnya berupa awan panas, mencair
dan bertemperatur tinggi. Kemudian berangsur-angsur mendingin
membentuk bumi purba berupa daratan dan terjadilah benua. Pada saat bumi
mendingin banyak unsur berupa gas terutama H2 , CH4 , dan H 2 terlepas dalam
bentuk gas, ke luar berbentuk lapisan awan tebal melapisi bumi purba,
demikian selanjutnya terjadi penguraian karena terkena sinar matahari
langsung sehingga terjadilah lapisan udara atau atmosfer .
Bersamaan dengan terbentuknya atmosfer, terjadi pula proses
pendinginan udara dan hujan yang akan mempercepat pendinginan bumi.
Siklus yang berlangsung bermiliar-miliar tahun akan membentuk kumpulan
air di lekukan-lekukan permukaan bumi. Lautan purba pada mulanya diduga
hanya lOo/o dari lautan yang ada saat ini. Berikut gambaran siklus massa
udara panas, udara dingin dan huj an (Gambar 3 .17).

p ,

_...

~.

''
I

- ......

I'

I'

Gambar 3.17.
Sklus Udara Panas-Dingin Hujan - Penguapan

Kondensasi yang dialami bumi menyebabkan jumlah air yang


menutupnya semakin luas, hingga sekarang sekitar 75o/o atau 11.375 juta km3
air di permukaan bumi dan disebut lautan. Gejala suhu bumi semakin
meningkat di akhir abad XX sehingga mencairkan es di kutub dan salju di
puncak-puncak pegunungan yang semakin memperluas permukaan laut.
A walnya manusia berpikir bahwa dasar lautan rata seperti dataran di atas
benua luas. Pengukuran dalamnya laut oleh manusia sebelum ditemukan

Lapisan Uda1

Kilat dari awan

Massa
udara

pan a~

Hujan

3.66
ILMU ALAMIAH

DASAR

kapal selam, dilakukan dengan cara batu yang diikat tali oleh juru batu,
kemudian diukur dengan alat penduga gema dengan gelombang bunyi.
Selanjutnya menjelang Perang Dunia II dengan menggunakan alat elektronik
yang modern sehingga kapal selam dapat memetakan dasar laut. Setelah
Perang Dunia II dengan makin lengkapnya sarana maka semakin banyak
manusia tertarik untuk mengetahui dasar laut yang memiliki pesona alam dan
memberikan
harapan
terhadap
kepentingan
kehidupan
manusia
(Gambar 3.18).
T~~~"1 P~ln~ 11111~1

_LI.

. '

- r

- 1u1
~~"'
~. _ l'fA
-

1Rnlll~rl1~I~
Gambar 3. 18.
Dasar Laut an Pasi f i k

"

* w

F 'S'

LATIHAN

Untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai materi di atas,


kerjakanlah latihan berikut!
1)

2)

Umur bumi dapat dihitung dengan berlandaskan Teori Sedimen.


Tunjukkan kelemahan. dari teori ini. Teori mana yang paling tepat
menurut pendapat Anda?
Kandungan mineral dalam air laut yang terbesar ialah Chlor (Cl) dan
Natrium (Na), kedua ialah Sulfat (S04) dan Magnesium (Mg), sedangkan
urutan ketiga ialah Calcium (Ca) dan Bikarbonat (C03). Jelaskan
hubungan fakta tersebut dengan teori bahwa air laut itu awalnya ialah air
tawar!

3)

MKDU41 12/MODUL 3

3.67

Atmosfer bumi terdiri dari beberapa lapisan. Lapisan terbawah ialah


troposf'er, kemudian stratosfer dan yang paling atas ionosfer. Ternyata
temperaturnya makin ke atas makin menurun. Mengapa demikian?

P etunjuk J awaban Latihan

Jawaban latihan di atas, dapat Anda lihat dan pelajari kembali tentang
materi Kelahiran Bumi, lapisan Hidrosfer, dan Atmosfer.

RANG KUMAN

Berbagai upaya telah ditempuh untuk menentukan umur tata surya


termasuk bumi. Teori yang mendukung hal tersebut, antara lain teori
Sedimen, teori Kadar Garam, teori Geotermal, dan teori Radioaktivitas.
Teori yang terakhir merupakan teori yang dianggap paling benar. Teori
radioaktivitas berlandaskan perhitungan waktu paruh dari peluruhan zat
radioaktif. Dengan mengetahui kadar zat radioaktif dibandingkan dengan
kadar zat luruhannya dapat diketahui kapan zat itu terbentuk.
Berdasarkan teori tersebut, kita dapat menghitung bahwa bumi berumur
antara 5- 7 ribu juta tahun.
Bumi ternyata tidak sepenuhnya bulat, tetapi agak pipih di kedua
kutubnya. Bergaris tengah ekuatorial 7 .923 mil, sedangkan antarkutub
7 .900 mil. Berat jenisnya 5,5 dan beratnya 6,6 x 1021 ton.
Inti dalam bumi tebalnya 815 mil, inti luar 1.360 mil, mantel bumi
1.800 mil ,dan lapisan litosfer 20 mil. Lapisan bumi yang cair disebut
hidrosfer yang menutupi 71 % muka bumi dengan kedalaman rata-rata
4.000 m, sedangkan lapisan yang berupa gas disebut atmosfer, terdiri
dari troposfer setebal 10 mil. Di atmosfer terdapat segala kegiatan
cuaca seperti awan, hujan, badai, petir maupun lalu lintas udara. Sesudah
troposf'er ialah stratosfer dengan ketebalan mulai dari 10-50 mil. Pada
lapisan stratosfer terdapat lapis an ozon yang dapat menolak datangnya
sinar ultra violet berintensitas tinggi dari matahari yang dapat merusak
lapisan ionosfer. Hal ini disebabkan senyawa terurai menjadi ion-ion
pada temperatur yang sangat rendah. Saat ini lapisan ozon telah
robek/berlubang akibat pemakaian bahan kimia jenis CFC. Lapisan
ionosfer penting untuk dinding pemantul gelombang radio.
Teori Wegner mengungkapkan bahwa benua dan samudra bermula
dari satu kontinen. Oleh karena itu, lapisan kulit bumi, yang pada
awalnya goyah dan bumi bergerak mengadakan rotasi maka lapisan

3.68
ILMU ALAMIAH

DASAR

tersebut retak dan secara perlahan memisahkan diri menjadi benuabenua. Pegunungan Himalaya dan Samudra Hindia (Indonesia) terbentuk
karena kerutan geoinklinal, sedangkan Atlantik karena pergeseran
horizontal. Lito sfer, hidrosfer maupun troposfer merupakan tempat
tinggal berbagai makhluk hidup yang disebut biosfer.
Harry Hess berpendapat bahwa di bumi ada enam lempengan utama
sebagai berikut.
1. Lempengan Amerika, terdiri dari Amerika U tara dan Selatan serta
1/2 dasar bagian barat Samudra Atlantik;
2. Lempengan Afrika, yang terdiri dari Afrika dan sebagian samudra
sekitarnya;
3. Lempengan Eurasia, terdiri dari Asia, Eropa, dan dasar laut
sekitarnya;
4. Lempengan India, yang meliputi anak benua itu dan dasar samudra
sekitarnya;
5. Lempengan Australia terdiri dari Australia dan samudra di
sekitarnya;
6. Lempengan Pasifik, yang mendasari samudra Pasifik.

TES

FORMATIF 3

Pilih satu jawaban yang paling tepat!


1) Umur Bumi dapat ditentukan dengan berbagai cara. Cara yang dianggap
paling benar ialah dengan teori .. ..
A. sedimen
B. kadar Garam
C. radioaktivitas
D. kadar Termal
2)

Bekerjanya panas bumi disebabkan oleh ....


A. revolusi bumi
B. rotasi bumi
C. radiasi
D. radioaktivitas

3)

Bukti-bukti bahwa pada zaman dahulu benua Amerika bersatu den_gan


Afrika ialah ....
A. terdapatnya binatang-binatang buas yang sama di kedua benua
B. bentuk geografiknya yang setangkup antara Afrika Barat dengan
bagian Timur Amerika Selatan

MKDU41 12/MODUL 3

3.69

C. terdapatnya batuan meteorit yang sejenis


D. terdapatnya bunga dan pepohonan yang sama di kedua benua
4)

Adanya supercontinental diungkapkan pertama kali oleh ....


A. Wegner
B. Laplace
C. Harry Hess
D. Chamberlain

Pilihlah:
A. Apabila pernyataan pertama dan kedua benar dan mempunya1
hubungan sebab akibat
B. Apabila pernyataan pertama dan kedua benar, tetapi tidak
mempunyai hubungan sebab akibat
C. Apabila salah satu dari kedua pernyataan benar
D. Apabila kedua pernyataan salah

5)

Batuan beku bagi manusia dirasakan sangat keras dan seakan bumi
merupakan satu kesatuan, namun sebenarnya terdiri dari lempengan tipis
seperti kulit telur yang sudah retak.
Sebab
Batuan beku itu terbentuk dari bahan panas yang mendingin dan
mematrikan dirinya ke tepi lempengan litosfer pada kedua sisi retakan.

6)

Gempa tektonik ialah gempa yang terjadi bila lempengan-lempengan


bergerak secara horizontal sehingga lempengan tersebut mengalami
kerusakan.
Sebab
Gempa tektonik sering terjadi di Indonesia yang tepat berada pada
pertemuan lempengan India Barat dan Mediterania.

Pilihlah:
A. Jika (1) dan (2) benar
B. Jika (1) dan (3) benar
C. Jika (2) dan (3) benar
D. Jika (1), (2), dan (3) benar
7)

Bagian atas lapisan litosfer terdiri dari unsur ...


(1) Silikon (Si)
(2) Magnesium (Mg)
(3) Alunilinium (Al)

3. 70
ILMU ALAMIAH

8)

CASAR

Isotop radioaktif yang digunakan untuk mengukur umur f osil ialah . ..


(1) Uranium-238
(2) Potasium-14
(3) Potasium-40

Cocokkanlah jawaban Anda dengan Kunci Jawaban Tes Formatif 3 yang


terdapat di bagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban yang benar.
Kemudian, gunakan rumus berikut untuk mengetahui tingkat penguasaan
Anda terhadap materi Kegiatan Belajar 3.
Jumlah Jawaban yang Benar

Tingkat penguasaan = - - - - - - - - - - - x 100%


Jumlah Soal
Arti tingkat penguasaan: 90 - lOOo/o = baik sekali
80 - 89% = baik
70 - 79% = cukup
< 70% = kurang
Apabila mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih, Anda dapat
meneruskan dengan modul selanjutnya. Bagus! Jika masih di bawah 80%,
Anda harus mengulangi materi Kegiatan Belajar 3, terutama bagian yang
belum dikuasai.

3.71

MKDU41 12/MODUL 3

Kunci Jawaban Tes Format if


Tes Formatif 1
1) c
2) B
3) B
4) B
5) A
6) B
7) A
8) c
9) D
10) D

Tes Formatif 2
1) c
2) B
3) A
4) D
5) A
6) B
7) A
8) B

9)

10) A

Tes Formatif 3
1) c
2) D
3) B
4) A
5) B

6)

7)
8)

B
B

3. 72
ILMU ALAMIAH

CASAR

Daftar Pustaka

Aly Abdullah, Drs dan Rahma Eny, Ir. (1992). llmu Alamiah Dasar. Jakarta:
Bumi Aksara.
Darmodjo Hendro, Drs, M.A dan Kaligis Yeni, Dra, M.Sc. (1994). Ilmu
Alamiah Dasar. Jakarta: Universitas Terbuka.
Jasin Maskoeri, Drs. (1992). llmu Alamiah Dasar. Cetakan ke-5. Jakarta:
Rajawali Press.
Kartono, Hari. (2003). Makalah Pelatihan Nasional Dosen Ilmu Kealaman
Dasar (IAD). Bumi dalam Alam Semesta.
(Muhtar lbnu Thalab/''PR''/BBCNews), 2007. Pluto Terpental dari Sistem
Tata Surya.
Nizamuddin H. Dr. dkk. (1994). llmu Alamiah Dasar. Cetakan ke-2, Jakarta:
Ghalia Indonesia.
S.J. Drost J., Drs. (1992). Jlmu Alamiah Dasar. Jakarta: Buku Panduan
Mahasiswa, PT. Gramedia Pustaka Utama.
Trianto. (2007). Wawasan llmu Alamiah Dasar, Perspektif Islam dan Barat.
Jakarta: Prestasi Pustaka.
http://www.pikiranrakyatbandungcorn, dikelola oleh Pusat Data Redaksi
(Unit: Cyber Media-Dokumentasi Digital).
http://www.detikcom Keluar dari Susunan Planet, Pluto Dinamai Planet
Kerdil. Chazizah Gusnita, 25 Agustus 2006, 05:02 WIB.
http://www.portalteledukasiMESENet. Pluto Terpental dari Sistem Tata
Surya, 7 September 2006.

MODUL 4

Keanekaragaman Makhluk Hidup dan


Persebarannya
drh. S:lnti Dewiki, M. Kes.
Ir. Si Yuniati Putri KoesHardini, M.P.
PENDAHULUAN

alam Modul 3 telah dibahas tentang kedudukan bumi di alam semesta,


dalam Modul 4 ini akan dibahas tentang makhluk hidup sebagai
penghuni bumi. Oleh sebab keberadaan makhluk hidup tersebar di seluruh
wilayah bumi, tentunya akan muncul pertanyaan, dari mana asal mula
makhluk hidup ini? Apakah ada begitu saja ataukah berasal dari sesuatu yang
sebelumnya ada? Apakah makhluk hidup tersebut dapat hidup di seluruh
muka bumi ini atau adakah sesuatu yang merupakan pembatas bagi
kehidupan makhluk hidup tersebut?
Untuk menjawab pertanyaan tersebut maka dalam modul ini akan dicoba
untuk membuka tabir rahasia yang dipandang dari sudut ilmu pengetahuan
alam dengan segala keterbatasannya, yaitu dengan membahas mengenai asal
mula kehidupan, di mana kehidupan itu tumbuh dan berkembang, serta
berevolusi membentuk kelompok makhluk hidup yang kemudian
berkembang dan menyebar mengisi seluruh permukaan bumi.
Dalam modul ini dijelaskan juga tentang faktor-faktor yang
mempengaruhi persebaran makhluk hidup. Secara khusus, setelah
mempelajari modul ini Anda diharapkan dapat menjelaskan:
1. biosfer dan makhluk hidup;
2. keanekaragaman makhluk hidup; dan
3. persebaran makhluk hidup.

4.2

ILMU ALAMIAH CASAR

KEGIATAN

BELAJAR

Biosfer dan Kehidupan


ada permukaan bumi antara batuan induk dan lapisan atas atmosfer,
terdapat kehidupan organisme, mulai dari bentuk yang sangat sederhana
sampai yang paling rumit. Dalam kehidupan tersebut, masing-masing
organisme baik secara langsung maupun tidak, saling mempengaruhi dan
membentuk organisasi yang disebut biosfer.
Mengapa kehidupan organisme ada di biosfer? Dan bagaimana aw al
adanya kehidupan organisme tersebut? Untuk menjawab pertanyaan tersebut
maka dalam Kegiatan Belajar 1, akan dijelaskan tentang biosfer dan asal
mula kehidupan organisme, serta perkembangan organisme dan
penyebarannya ke seluruh wilayah bumi.

A. BIOSFER
Biosfer (biosphere) berasal dari kata bio yang berarti hidup atau
kehidupan dan sphere yang artinya lingkungan atau bidang. J adi, biosfer
berarti ''lingkungan atau bidang kehidupan atau lingkungan tempat di mana
organisme hidup''. Dalam biosfer terdapat sejumlah bioma (komunitas dari
binatang, tanaman atau organisme) yang terdiri dari flora dan fauna.
Di daratan bioma atau komunitas dipisahkan terutama oleh garis lintang.
W ilayah dari bioma yang berada antara artik dan antartika hampir tidak
memiliki bioma, serta daerah di dekat ekuator memiliki paling banyak bioma.
Biosfer adalah bagian dari sistem planet bumi seperti udara, tanah dan
air, tempat kehidupan berkembang, proses kehidupan, dan perubahan
kembali terbentuk (biogenesis). Biosfer berkembang sesudah melalui proses
biogenesis atau biopoesis sejak 3,5 juta tahun yang lalu. Biosfer dibentuk
oleh susunan struktur yang membentuk hierarki yang disebut rantai makanan.
Energi dan mass a ditransfer dari salah satu rantai makanan ke level rantai
makanan berikutnya dengan efisiensi mencapai 10%. Untuk mengetahui
penjelasan energi dan rantai makanan, Anda dapat mempelajarinya dalam
Modul 5.
Menurut pandangan umum geofisika, biosfer adalah sistem ekologi
global yang berisi gabungan semua hubungan kehidupan, dan interaksinya
dengan elemen biosfer, yaitu litosfer (bebatuan), hidrosfer (air), dan

MKDU41 12/MODUL 4

4.3

atmosfer (udara). Contohnya, gas oksigen untuk proses pemapasan yang


diambil dari atmosfer dan air yang merupakan zat vital bagi makhluk hidup
karena sel pada makhluk hidup umumnya 75% terdiri atas air. Sel hidup
tanpa air tidak akan terjadi kehidupan karena akan terjadi dehidrasi atau
kekurangan air sehingga menyebabkan kematian.
Litosfer menjadi habitat bagi makhluk hidup darat (terestrial) dan
merupakan sumber mineral penting untuk pertumbuhan dan metabolisme
seperti kalsium, besi, dan magnesium. Selain itu, tanah sebagai substrat bagi
tumbuhnya tanaman merupakan produsen yang sangat penting karena
menyediakan semua energi kimia dalam bentuk makanan bagi kehidupan di
Bumi.
Menurut Vladimir Vemadsky (1929), biosfer adalah zona kehidupan di
planet bumi, termasuk kehidupan semua organisme dan semua materi organik
yang belum membusuk.
Biosfer dibagi menjadi beberapa lapisan sebagai berikut.

1.

Atmosfer
Atmosfer merupakan lapisan udara di atas bumi dari ketinggian 0 km di
atas permukaan tanah, sampai dengan sekitar 560 km. Berbagai proses
kehidupan, seperti fotosintesis yang memerlukan C02 dan memproduksi 0 2
atau respirasi yang membutuhkan 0 2 dan menghasilkan C02 , keduanya
terjadi di lapisan yang disebut atmosfer. Atmosfer Bumi terdiri atas nitrogen
(N) dan oksigen (02), dengan sedikit argon (Ar), karbondioksida (C02), uap
air, dan gas lainnya. Atmosfer melindungi kehidupan di bumi dengan
menyerap radiasi sinar ultraviolet dari matahari dan mengurangi suhu
ekstrem di antara siang dan malam.
2.

Hidrosfer
Lapisan bumi yang merupakan bagian terpenting dalam kehidupan
organisme adalah lapisan air atau hidrosfer. Air juga berperan penting dalam
evolusi makanan dalam kehidupan di planet kita. Selain itu, air berperan
penting dalam sistern transportasi zat makanan, seperti fosfor dan nitrogen,
dalam pertumbuhan tanaman.

4.4

ILMU ALAMIAH CASAR

3.

Geosfer
Bagian ini disebut juga lapisan tanah. Geosfer dan biosfer dihubungkan
oleh tanah yang mengandung campuran antara udara, zat mineral, zat
organik, dan air. Tanah mengandung semua komposisi yang ada di dalam
semua fer (atmosfer, geosfer, biosfer, dan hidrosfer).
4.

Antrosfer
Antrosfer merupakan bagian di mana manusia hidup. Populasi manusia
bersifat mengancam biosfer dengan cara merusaknya, misalnya merusak
hutan hujan tropika selama bertahun-tahun. Hal ini akan menyebabkan
kemusnahan beberapa spesies tanaman dan binatang yang menjadi langka
keberadaannya saat ini.

B. ASAL MULA KEHIDUPAN


Kita mengenal beberapa hipotesis tentang asal mula kehidupan. Perlu
diketahui bahwa hipotesis yang dikemukakan para ahli tidak terlepas dari
cara penalaran seseorang dari zaman ke zaman. Oleh karena itu, ada beberapa
hipotesis yang janggal kedengarannya. Sebaliknya, ada yang benar jika
ditinjau dari segi logika.
Terlepas dari janggal tidaknya hipotesis itu, yang terpenting adalah
bagaimana mereka sampai pada hipotesis itu dan adakah fakta yang
mendukungnya. Beberapa hipotesis yang dikemukakan orang dalam
menjawab dari mana asal kehidupan adalah sebagai berikut.

1.

Hidup dari Tuhan Datangnya


Pendapat semacam ini kita kenal dengan paham penciptaan khusus
atau special creation yang mengandung pengertian bahwa Tuhan langsung
turun tangan, kemudian menciptakan kehidupan di atas bumi. Ilmuwan tidak
menolak anggapan ini, akan tetapi sayang, keterangan tersebut di luar taraf
dan batas ilmu pengetahuan.
Bagaimanakah kehidupan terjadi? Ilmu biologi yang harus mencari
jawaban mengenai permasalahan itu dan berusaha mencari keterangan dalam
taraf atau tingkat kehidupan dan lingkungannya sendiri. Dengan demikian,
harus dihindarkan suatu gambaran tentang pekerjaan Tuhan yang agak
anthromorfistis (seperti manusia) yang mengibaratkan Tuhan bagaikan
manusia atau tukang.

MKDU41 12/MODUL 4

4.5

Pendapat tersebut juga dikenal dengan sebutan Teori Transedental


yang berpendapat bahwa semua ciptaan di bumi ini secara religi adalah
ciptaan Super Nature atau Tuhan Yang Maha Kuasa di luar jangkauan sains.

2.

Teori Cozmozoa
Pendapat ini menyatakan bahwa makhluk hidup datang di bumi dari
bagian lain alam semesta. Diperkirakan bahwa suatu benda berat telah
menyebarkan benda hidup yang berupa partikel-partikel kecil.
Teori ini berdasarkan 2 asumsi berikut ini.
a. Benda hidup ada atau telah ada di suatu tempat dalam alam semesta ini.
b. Hidup dapat dipertahankan selama perjalanan antarbenda angkasa ke
bumi.

3.

Teori Pfluger
Teori ini berpendapat bahwa bumi berasal dari suatu materi yang sangat
panas sekali. Kemudian dari bahan yang mengandung Karbon (C) dan
Nitrogen (N) terbentuk senyawa Cyanogen (CN). Senyawa tersebut dapat
terjadi pada suhu yang sangat tinggi, selanjutnya terbentuk protein
pembentuk protoplasma yang akan menjadi makhluk hidup.

4.

Teori Moore
Teori ini menyatakan bahwa hidup dapat terjadi karena kondisi yang
cocok dari bahan anorganik pada saat bumi mengalami pendinginan melalui
suatu proses yang kompleks dalam larutan yang labil. Apabila fase keadaan
kompleks tersebut tercapai maka akan muncul hidup itu.
5.

Teori Allen
Pendapat ini menyatakan bahwa pada saat keadaan berdifusi, seperti
keadaan bumi sekarang ini. Beberapa reaksi terjadi, yaitu energi yang datang
dari sinar matahari diserap oleh zat besi yang lembab dan menimbulkan
pengaturan atom dari beberapa materi. Interaksi antara Nitrogen (N), Karbon
(C), Hidrogen (H), Oksigen (0), dan Sulfur (S) yang terdapat di dalam
genangan air di muka bumi, akan membentuk zat-zat difusi yang akhirnya
membentuk protoplasma benda hidup.

4.6

ILMU ALAMIAH DASAR

6.

Generatio Spontanea
Teori ini dikenal juga dengan nama abiogenesis dengan tokohnya
Aristoteles. Ia mengemukakan bahwa hidup ini berawal dari benda mati yang
secara tiba-tiba menjadi jasad hidup.
Contohnya, cacing berasal dari lumpur, ulat berasal dari daging yang
membusuk, kutu pakaian berasal dari kotak penyimpanan pakaian ataupun
tikus berasal dari pakaian bekas yang tersimpan lama. Akibat karismanya,
paham tersebut dapat bertahan berabad-abad lamanya. Hipotesis ini berakhir
setelah munculnya para ilmuwan lain dengan pola berpikir yang lebih
rasional.
7.

Omne Vivum Ex Ovo


Pada abad ke-17 sekitar tahun 1625- 1697, Francisco Redi, seorang
pakar biologi bangsa Italia, dapat membuktikan bahwa ulat yang terdapat
pada bangkai berasal dari telur lalat yang diletakkan secara sengaja oleh lalat.
Pembuktian itu diperkuat dengan hasil pengamatan pada sepotong daging
yang telah direbus yang diletakkan dalam sebuah bejana terbuka
(Gambar 4.1).

.,......._ _.Wai

1W. .

w, ~ am

ifil~

l~6!i!
rfiBr~s~a"~I:iR

tJll\I

8.Jmber: J. Drost , S. J., (1992).

Gambar 4.1.
Percobaan Redi

8.

Omne Ovum Ex Vivo


Hipotesis Redi tampaknya belum memberikan kepuasan bagi Lazzaro
Spallanzani (1729-1799), seorang pakai yang berasal dari Italia, yang

4.7

MKDU41 12/MODUL 4

menyatakan bahwa semua makhluk hidup berasal dari telur. Dengan


demikian dari mana asal mula telur tersebut?
Berdasarkan hasil percobaannya dengan air kaldu, jasad renik yang
mencemari kaldu dapat membusukkan kaldu. Apabila air kaldu dipanaskan
kemudian ditutup rapat-1apat maka pembusukan tidak akan terjadi. Oleh
karena itu, simpulannya adalah telur berasal dari jasad hidup (Gambar 4.2).
I

,,

"=~"
~II

l ffltltU

8.Jmber: J. Drost. SJ., (1992).

Gambar 4.2.
Percobaan ~alanzani

Atas dasar percobaan inilah ia bersimpulan bahwa telur-telur tadi


pastilah berasal dari sesuatu yang hidup, paham ini kita kenal dengan Omne
Ovum Ex Vivo.

9.

Omne Vivum Ex Vivo


Louis Pasteur (1822- 1895), sarjana kimia berkebangsaan Perancis,
melanjutkan percobaan
Spallanzani dengan percobaan berbagai
mikroorganisme. Akhirnya, ia bersimpulan bahwa ada kehidupan
sebelumnya, sebelum tumbuh kehidupan yang baru atau disebut Omne
Vivum Ex Vivo. Teori ini disebut juga biogenesis dengan konsep dasar
bahwa yang hidup berasal dari yang hidup juga. Teori biogenesis
mengungguli teori abiogenesis, akan tetapi asal mula kehidupan tetap
menjadi masalah yang belum terungkap. Namun, hampir semua para ahli
sependapat bahwa asal mula kehidupan di bumi kita, bukan dari angkasa luar.

4.8

ILMU ALAMIAH DASAR

Marilah kita lihat sketsa percobaan Louis Pasteur berikut ini.

'

'

'

..

'

'

~- .....
',.,._.l.f'.l 3 ..
. ._r
4

Ksr1Jl1

1\gak K:erul1

rin~bau

l>Si:t~~\J

.'.IB1rt1" lak
brdtbl!t"1

9..Jmber: J. Drost. SJ., (1992).

Gambar 4.3.
Percobaan Louis Pasteur

10. Teori Urey


Harold Urey (1893), seorang ahli kimia dari Amerika Serikat
mengemukakan bahwa atmosfer bumi pada awalnya kaya akan gas-gas
metana (CH4 ) , amoniak (NH3) , hidrogen (H2 ) , dan air (H20). Zat-zat tersebut
m.erupakan unsur penting yang terdapat dalam tubuh makhluk hidup.
Diduga hal tersebut terjadi karena adanya energi dari aliran listrik
halilintar dan radiasi sinar kosmos. Unsur-unsur tersebut mengadakan reaksi
kimia membentuk zat-zat hidup. Zat hidup yang mula-mula terbentuk diduga
sama dengan virus yang kita kenal sekarang. Kemudian zat tersebut, selama
berjuta-juta tahun berkembang menjadi berbagai jenis organisme.
11. Teori Oparin-Haldane
A.I. Oparin adalah ahli biologi bangsa Rusia, di tahun 1924,
mempublikasikan pendapatnya tentang asal mula kehidupan, namun tak ada
sambutan dari para ahli. Pendapat tersebut baru ditanggapi secara serius
ketika diterbitkan tahun 1936 dalam berbagai bahasa. J.B.S. Haldane, ahli
biologi Inggris, secara terpisah, juga berpendapat sama dengan Oparin.

MKDU41 12/MODUL 4

4.9

Teori Oparin menyatakan bahwa jasad hidup terbentuk dari senyawa


kimiawi dalam laut pada saat atmosfer bumi belum mengandung oksigen
bebas. Senyawa organik tersebut, antara lain asam amino sederhana, purin
dan basa pirimidin, serta senyawa golongan gula. Kemudian terbentuk pula
senyawa polipeptida, asam polinukleat, dan polisakarida, yang semuanya itu
dapat terbentuk berkat bantuan sinar ultra violet, kilatan listrik (petir), panas,
dan sinar radiasi.
Jas ad hidup pertama disebut protobion, diperkirakan hidup di dalam laut
sekitar 5-10 m di bawah permukaan laut. Di tempat tersebut, pro to bi on
terhindar dari sinar ultra violet berintensitas tinggi yang berasal dari matahari
yang dapat mematikan. Di daratan saat itu tak mungkin ada kehidupan karena
intensitas sinar ultraviolet yang mematikan tersebut. Ketika jasad hidup
berkembang menjadi lebih sempuma dan mampu memproduksi oksigen
maka semakin lama terdapat lapisan pelindung yang berupa ozon di atmosfer
bumi. Kemudian, kehidupan merayap di pantai-pantai dan terakhir memenuhi
daratan.
Apabila kita melihat kembali teori-teori terdahulu maka tampaknya
Teori Oparin-Haldane kembali kepada generatio spontanea, tetapi melalui
proses evolusi ratusan juta tahun lamanya.

C. BUKTI KEHIDUPAN
Stanley L. Miller ( 1936) berpaling kembali pada paham generatio
spontanea Ia menganggap bahwa tidak mustahil hidup ini pernah
berkembang dari zat mati.
Perbedaan yang dilakukan telah memaparkan beberapa f akta baru yang
dapat memperluas wawasan kita. Fakta apakah yang mendasari percobaan
itu? Kenyataan menunjukkan bahwa jasad hidup sebagian besar terdiri dari
protein (zat putih telur) yang terurai menjadi unit sederhana, yakni asam
amino yang mengandung nitrogen. Apabila asam amino tersebut dipisah lagi
maka akan dihasilkan CH4 (metana), H2 0 (air), H2 (hidrogen), dan NH3
(amoniak). Demikian pula jika beberapa senyawa sederhana diuraikan maka
akan diperoleh unsur C, H, 0, dan N yang merupakan unsur dasar kehidupan
tersebut.
Percobaan Miller terse but membuat zat organik sederhana (asam amino)
dari gas methan, amonia, hidrogen, dan uap air.
1. Air di dalam bola kaca dipanaskan sampai mendidih.

4.10
ILMU ALAMIAH

2.
3.
4.
5.
6.

DASAR

U ap air yang terbentuk naik dan bercampur dengan gas CH4 , NH3, dan
H2.
Ditampung dalam ruangan bola tahan api.
Elektroda dihubungkan dengan aliran listrik terbentuk loncatan bunga
api, yang akan menyebabkan campuran gas saling bereaksi.
Hasil reaksi turun melewati alat pendingin/kondensator ke tempat
penampungan.
Hasil reaksi berupa asam amino yang diduga merupakan bahan dasar
kehidupan.
'

-11r:.

3
I

'

'

ia;iilJ llAJ ~It

"*TI . ...g~~ lffif1

G!H

~.

'

~
5
1

1,J,.,,

~I

I
- . ......_
,,;

I~ -

.,

Loncatan bunga api


.

.E

Kam.tERwi101

,
'

Gambar 4. 4.
Percobaan Mil ler

D. PERBEDAAN ANTARA MAKHLUK HIDUP DENGAN BENDA

MATI
Pertanyaan ini tampaknya sederhana, apa sulitnya menetapkan bahwa
batu merupakan benda mati dan manusia merupakan salah satu makhluk
hidup. Akan tetapi, apabila kita pertanyakan lebih lanjut, mengapa kita dapat
mengatakan batu adalah benda mati dan manusia itu benda hidup.
Beberapa sifat yang dapat digunakan untuk membedakan antara makhluk
hidup dengan benda mati adalah sebagai berikut.

MKDU41 12/MODUL 4

4. 11

1.

Bentuk dan Ukuran


Makhluk hidup mempunyai bentuk dan ukuran tertentu, sedangkan
benda mati tidak.
Contoh:
Batu ada yang sebesar butir pasir atau sebesar gunung, sedangkan
manusia biasanya mempunyai bentuk dan ukuran tertentu.
2.

Komposisi Kimia
Makhluk hidup mempunyai komposisi kimia tertentu yang terdiri dari
unsur-unsur Karbon (C), Hidrogen (H), Oksigen (0), Nitrogen (N), Belerang
atau Sulfur (S), Fosfor (P) dan sedikit mineral, sedangkan benda mati
komposisinya tidak tertentu.

3.

Organisasi
Setiap makhluk hidup terbentuk dari sel-sel. Sel-sel tersebut kemudian
membentuk jaringan, selanjutnya jaringan akan membentuk organ. Sistem
organ inilah yang membentuk proses hidup. Pada benda mati, misalnya batu,
susunannya yang kompleks adalah hasil dari unsur pokoknya.
4.

Metabolisme
Pada makhluk hidup terjadi pengambilan dan penggunaan makanan,
respirasi atau pemapasan, sekresi dan ekskresi. Sedangkan benda mati tidak
mengalami hal-hal tersebut.

5.

Iritabilitasi
Makhluk hidup dapat memberikan reaksi terhadap perubahan pada
sekitarnya, misalnya cahaya, gerakan, kelembaban, dan suhu. Besamya
reaksi tidak seimbang dengan besarnya aksi yang diakibatkannya. Pada benda
mati, besarnya reaksi seimbang dengan aksi.
Contoh: Besi yang kena panas akan memuai sesuai dengan panas yang
datang.
6.

Reproduksi
Pada makhluk hidup terdapat kemampuan untuk memperbanyak diri
(reproduksi), sedangkan pada benda mati tidak.

4.12
ILMU ALAMIAH

CASAR

7.

Tumbuh dan Mempunyai Daur Hidup


Setiap makhluk hidup mengalami proses pertumbuhan dan mempunyai
daur hidup, artinya melalui proses kelahiran, tumbuh dewasa, dan mati.
Benda mati mengecil dan membesar karena pengaruh lingkungan luar, seperti
halnya pada kristal.
Ketujuh hal tersebut merupakan perbedaan umum yang terdapat antara
makhluk hidup dan benda mati, jadi bukan kriteria untuk menetapkan apakah
sesuatu itu merupakan makhluk hidup atau bukan. Untuk menetapkan bahwa
sesuatu itu adalah makhluk hidup hanya diperlukan tiga hal saja yakni
mampu mengadakan:
a. metabolisme termasuk respirasi (bernapas);
b. reaksi terhadap rangsangan dengan tujuan untuk mempertahankan diri;
c. pertumbuhan dan reproduksi.
Beberapa contoh makhluk hidup tingkat rendah antara lain sebagai
berikut.

1.

Virus
Apabila rantai senyawa gula - fosfat - purin - pirimidin suatu asam
amino dalam percobaan Miller bertambah panjang dan semakin kompleks
maka akan terbentuk DNA (Deoxyribo Nucleic Acid) dan selanjutnya
terbentuk virus.
Penemuan virus sejalan dengan ditemukannya mikroskop elektron oleh
Knoll dan Ruska pada tahun 1932 di Jerman karena virus berukuran sangat
halus antara 10- 30 milimikron.
Berbagai jenis virus telah ditemukan dan mempunyai beragam bentuk
seperti bulat, lonjong, kubus ataupun seperti batang. Sifatnya aneh karena
dapat dikristalkan sebagai zat kimia biasa, ditanam dalam tumbuhan atau
hewan dan dapat bertambah banyak.
Persepsi terhadap perbanyakan diri virus ada dua pendapat, yakni:
a. virus melakukan reproduksi sebagaimana halnya makhluk hidup lain;
b. virus tak dapat memperbanyak diri melainkan organisme tempat virus
berada dapat membentuk duplikat virus tadi.
Beberapa jenis virus menyebabkan berbagai penyakit, misalnya mozaik
pada tembakau, tomat, mentimun, waluh, dan jipang. Pada manusia, penyakit
campak, cacar, cacar air, influenza, polio, kutil, demam kuning, hepatitis

MKDU41 12/MODUL 4

4.13

infectious. Sedangkan pada hewan antara lain penyakit anthrax, rabies,


psitacosis, dan pes sapi.

2.

Bakteriofag
Tingkat yang lebih tinggi derajatnya dari virus adalah bakteriofag
(bacteriophage). Organisme ini sudah boleh dianggap hidup sesungguhnya
karena ia tidak dapat hidup dalam substrat buatan. Tubuhnya terdiri dari
rantai DNA yang dikelilingi protein dan dapat bereproduksi. Hidup sebagai
parasit yang menyerang bakteri dengan jalan mengebor/melubangi tubuh
bakteri. Hal ini dapat terjadi karena ukurannya jauh lebih kecil daripada
bakteri dan sedikit lebih besar dari virus, yaitu 30- 20 milimikron, berbentuk
seperti kendi.

3.

Rickettsia
Taraf makhluk hidup yang lebih tinggi dari bakteriofag adalah
Rickettesia. Rickettsia sudah mempunyai RNA (Ribose Nucleic Acid), yaitu
suatu asam dalam inti sel yang biasanya berada di luar inti sel pada
organisme bertaraf tinggi. Ukurannya 0,3- 0,5 mikron, sedemikian kecilnya
sehingga tak dapat disaring. Rickettsia tak dapat berbiak dalam medium yang
tak hidup. Rickettsia penyebab demam, cacar, dan tipus.
4.

Bakteri
Bakteri merupakan mikroba yang sangat beragam dalam hal bentuk dan
perilakunya. Bakteri digolongkan ke dalam tumbuhan karena berdinding
tubuh tebal. Ukurannya 0,5- 70 rnikron tergantung pada macarn bakteri.
Meskipun bakteri tidak memiliki inti sel, tetapi di dalam tubuhnya terdapat
DNAdanRNA.
Ia dapat dibiakkan dalam medium buatan. Bakteri sering digolongkan ke
dalam ragi/jamur karena tidak memiliki hijau daun sehingga tidak dapat
berf'otosintesis. J adi, kehidupannya tergantung kepada bahan organik yang
sudah mati (saprofitis) atau menjadi parasit pada makhluk hidup lain. Pada
umumnya, bakteri hidup subur pada suhu 20-35C, ada pula bakteri yang
tahan pada suhu 80C, seperti sumber air panas vulkanik.
Dalam proses pembusukan, semua bahan organik hancur menjadi bahan
anorganik. Oleh karena itu, hampir semua proses pembusukan merupakan
f enomena pembiakan bakteri maka bakteri disebut pula mikroba pembusuk
atau pengurai.

4.14
ILMU ALAMIAH

5.

CASAR

Protozoa

Protozoa sering disebut hewan bersel tunggal karena dinding tubuhnya


tipis sekali dan berperilaku seperti hewan dalam arti mobilitas (pergerakan)
dan cara makannya.
Ukuran tubuhnya 20- 100 mikron, memiliki inti sel yang masif dan tub uh
kental yang dinamakan protoplasma. Protozoa ada yang hidup bebas di alam
ada pula yang menjadi parasit. Ia dapat berbiak dengan cara membelah diri.

E. REPRODUKSI
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa makhluk hidup
memiliki ciri mampu berkembang biak atau sering disebut reproduksi. Jadi,
reproduksi adalah perkembangbiakan makhluk hidup menjadi lebih banyak
jumlah dan jenisnya. Reproduksi juga merupakan salah satu cara makhluk
hidup mempertahankan keberadaannya.
Bagaimana makhluk hidup yang beragam jenis memperbanyak dirinya?
Beberapa cara perkembangbiakan makhluk hidup adalah sebagai berikut.

1.

Perkembangbiakan (Reproduksi) Sel

Metabolisme menyebabkan protoplasma sel menjadi semakin banyak


dan menyebabkan sel itu tumbuh menjadi besar sampai batas tertentu. Hal
tersebut berlaku untuk semua sel, baik yang berasal dari makhluk hidup
bersel tunggal seperti amoeba maupun dari makhluk bersel banyak seperti
manus1a.
Apabila sudah sampai batas maksimumnya maka sel akan membelah
menjadi dua sel yang baru atau yang mati. Kecambah akan menjadi pohon
besar, kecebong akan menjadi katak atau janin tumbuh menjadi manusia
dewasa. Semua itu adalah akibat pembelahan sel. Semakin besar makhluk
hidup maka semakin banyak pula jumlah selnya. Dari hasil pengamatan
melalui mikroskop terhadap berbagai jenis makhluk hidup terdapat dua
macam pembelahan sel, yaitu mitosis dan amitosis.
Mitosis artinya proses pembelahan sel melalui beberapa tahapan atau
fase tertentu, sedangkan amitosis adalah suatu proses pembelahan sel yang
terjadi tanpa melalui tahapan tertentu.

a.

4.15

MKDU41 12/MODUL 4

Amitosis

Pembelahan sel tipe amitosis disebut juga pembelahan sel secara


langsung karena memang tidak melalui fase tertentu. Cara pembelahan sel
tersebut hanya terjadi pada makhluk hidup atau organisme tingkat rendah,
misalnya bakteri dan ganggang (blue green algae), diduga juga terdapat pada
sel kanker.
Pembelahan sel semua makhluk hidup yang lebih sempurna atau tingkat
tinggi (baik tumbuhan maupun hewan) terjadi melalui cara mitosis.
Proses pembelahan amitosis adalah sebagai berikut.
Pada mulanya terbentuk dinding baru
pada sel dewasa dan inti sel mendekati
din ding

'

1)

2)
"-

__
- -. .....

,._~
, ----......_,.,..
, ,
A

m . gg

Inti membelah dua dan bergerak saling


menjauhi

~
. __,~

~--?----.VS'
,...

.&

.a

Li

'}

- \

3)

J - C?

Gerakan saling menjauhi diikuti oleh


dinding sel

. '.._

'

4)

b.

'

Terbentuk dua sel 'anak'. Anakan


berkembang menjadi dewasa, membelah lagi, dan seterusnya

Mitosis pada sel hewan

Pembelahan mitosis lebih kompleks daripada amitosis, sering disebut


juga dengan pembelahan tak langsung.
Sel timbul hanya da1i sel sebelumnya. Pembelahan sel meliputi
pembelahan nukleus dan sitoplasma. Gamet betina yang telah dibuahi bersifat
diploid disebut zigot. Zigot akan membelah diri berulang kali dengan proses
yang disebut mitosis dan menghasilkan 2 sel anak yang masing-masing
mempunyai jumlah kromosom diploid. Sebelum 2 sel anak terbentuk,
terlebih dahulu terjadi perubahan dalam inti sel melalui beberapa fase atau
tahapan.

4.16
ILMU ALAMIAH

1)

2)

3)

4)

5)

6)

CASAR

Beberapa tahapan atau fase adalah sebagai berikut.


Interfase
Suatu fase sel dalam keadaan dewasa. Pada fase ini, di dalam sel terdapat
sernua kegiatan hidup, kecuali pernbelahan sel. Krornatin tarnpak sebagai
butiran-butiran yang terbesar dalarn inti sel. Sentrosorn tarnpak di luar
inti.
Profase
Sentrosorn rnernbelah jadi dua dan bergerak berlawanan arah. Pasangan
ini disebut sentriol. Kromatin berubah menjadi benang-benang yang
tampak dengan jelas, disebut kromosom. Pada akhir profase, kromosom
mernbelah diri rnenjadi sepasang benang kromosom yang identik,
disebut krornatid, sedangkan pada sentriol terbentuk benang-benang
protoplasrna yang disebut aster.
Prometafase
Mernbran nukleus lenyap dan gelendong meluas dari satu kutub ke kutub
yang lain. Kromosom bergerak ke ekuator gelendong.
Metafase
Pada fase ini butir nukleolus yang masih tarnpak dalarn fase profase
tidak terlihat lagi. Pasangan krornosorn rnenjadi pendek dan
rnenernpatkan diri dalarn bidang ekuator dengan sentriol sebagai kutubkutubnya.
Anafase
Pasangan kromatid mulai memisahkan diri masing-masing ke arah kutub
yang berlawanan.
Telofase
Pada fase ini rnasing-rnasing krornatid sudah terpisah dari pasangannya
dan sel rnulai rnernbelah diri rnenjadi dua buah sel yang identik.
Sernentara itu, krornatid yang sebenarnya adalah suatu kromosom
''anak'', yang kemudian mengerut menjadi butir-butir kromatin.
Nukleolus dan membran inti terbentuk akan kembali.

Selanjutnya, sel kembali seperti pada tahapan interfase. Untuk lebih


jelasnya dapat dilihat pada Garnbar 4.5.

4.17

MKDU41 12/MODUL 4

'

..
r

' I

- .."I-.

.r"#L

.P:rc:xmsnirase
'

~~~
.
..._ ."'.

I~ .

. ~;-Lw"\
. ..r

-~

8.Jmber: H. Nizamuddin, (1994).

Gambar 4.5.
Tahapan Mitosis pada Sel Hewan

c.

Mitosis pada sel tumbuhan


Proses mitosis pada sel tumbuhan pada hakikatnya sama, perbedaannya
terletak pada:
1) tumbuhan tidak mempunyai sentrosom;
2) tahap telofase sel tumbuhan memperlihatkan terbentuknya dinding sel.
Sedangkan sel hewan memperlihatkan pembentukan membran plasma.

2.

Perkembangbiakan Makhluk Hidup Bersel Banyak (Organisme


Multiselular)
Yang dimaksud dari makhluk hidup bersel banyak ialah tumbuhan,
hewan, dan manusia. Terdapat dua tipe perkembangbiakan, yaitu sebagai
berikut.

a.

Aseksual
Pada pembiakan secara aseksual ini, terjadi pembentukan individu baru
dari satu induk tanpa melalui hubungan atau penyatuan antara dua sel
kelamin.

4.18
ILMU ALAMIAH

DASAR

Perkembangbiakan secara aseksual akan menghasilkan individu baru


yang identik dengan induknya karena berasal dari satu sel induk yang
protoplasma dengan unsur-unsur penentu keturunannya juga identik.
Yang termasuk dalam perkembangbiakan aseksual, antara lain berikut

1n1.

1)

2)

Pembelahan kembar
Sel membelah membentuk dua sel anak yang mempunyai jumlah
sitoplasma dan inti yang sama. Hampir semua tumbuhan tingkat rendah
dan hewan bersel satu berkembang biak dengan cara ini. Induknya tidak
mati tetapi membentuk dua individu baru.
Contoh : Amoeba, yaitu hewan bersel satu yan.g rnenyebabkan penyakit
disentri.
Paramecium, bakteri, dan spirogyra.
Kuncupan
Cara perkembangbiakan kuncupan terdapat pada tumbuhan dan hewan.
Inti rnembelah menjadi dua belahan yang sama, tetapi sitoplasmanya
membelah tidak sama besar. Bagian yang kecil disebut kuncup.
Contoh: Hydra, hewan bunga karang.
Gambar di samping menunjukkan adanya
Hydra muda tumbuh di dekat pangkal batang
tubuh Hydra induknya. Pada suatu saat Hydra
tersebut akan melepaskan diri dari induknya dan
menjadi individu baru.

3) Pembentukan spora
Spora adalah tumbuhan yang kecil sekali, diliputi oleh dinding selulosa
yang keras. Spora dibentuk dari inti makhluk hidup bersel satu. Inti ini
akan membelah menjadi banyak inti. Setiap inti berisi sitoplasma dan
dikelilingi oleh dinding sel akan membentuk spora. Dengan menembus
dinding sel dari sel induknya, spora dapat berkembang menjadi sel baru.
Proses ini disebut sporulasi.
Contoh: Perkembangbiakan secara sporulasi terdapat pada jamur roti.
4) Perkembangbiakan vegetatif
Perkembangbiakan secara vegetatif ialah perkembangbiakan melalui satu
organ dari tubuh makhluk hidup yang diberi fungsi untuk reproduksi.
Organ tersebut dapat berupa akar, batang, daun ataupun umbi.

MKDU41 12/MODUL 4

4.19

Contoh: kentang, pada ''rnata'' dari urnbi kentang dapat turnbuh


''anaknya''. Singkong dengan batang. Turnbuhan dapat juga berkernbang
biak atas bantuan rnanusia, seperti cangkok, dan stek. Hal ini dapat
dilakukan seperti pada pohon rnangga rnaupun jeruk rneskipun pada
kedua turnbuhan ini secara alami dapat berkernbang biak rnelalui cara
seksual yaitu dari biji di dalarn buahnya.
Keuntungan perkernbangbiakan cara vegetatif ialah akan rnendapatkan
individu baru yang identik dengan induknya, sedangkan secara seksual
dirnungkinkan dapat berubah tidak sarna dengan induknya.

b.

Seksual
Pada pernbiakan seksual terjadi pernbentukan individu baru rnelalui
peleburan atau perpaduan antara dua sel kelamin. Hal ini berarti diperlukan
dua sel induk untuk rnenghasilkan satu keturunan atau lebih. Cara ini berlaku,
baik untuk turnbuhan rnaupun hew an, dan terj adi bila ada dua sel kelamin
yang berbeda bersatu. Selarna proses berlangsung, kedua inti bersatu
demikian pula sitoplasrnanya. Dengan cara seksual, dapat dihasilkan banyak
variasi sifat-sifat individu baru.
Contoh: turnbuhan rnernpunyai sifat genotip AaBb. Dengan cara
vegetatif keturunannya tetap rnernpunyai sifat AaBb, tetapi dengan seksual
keturunannya dapat bervariasi rnenjadi AABB, AaBB, Aabb, aabb, dan
seterusnya. Hal ini rnerupakan salah satu terjadinya variabilitas rnakhluk
hidup atas dasar sifat keturunannya.
Dua sel kelarnin yang rnenjadi satu disebut garnet. Hasil peleburan dari
garnet disebut zygot.
Beberapa tipe dari perkernbangbiakan seksual adalah sebagai berikut.
1) Konjugasi
Apabila dua sel khusus rnernpunyai bentuk yang sarna, disebut isogamet.
Proses peleburan dua isogarnet disebut konjugasi.
Contoh: Turnbuhan dan hewan tingkat rendah.
2) Fertilisasi
Apabila dua sel khusus mernpunyai bentuk yang tidak sarna disebut
heterogamet. Proses peleburan dua heterogarnet disebut f ertilisasi, dan
terbentuklah zigot.
Contoh: Turnbuhan dan hewan tingkat tinggi.

4.20
ILMU ALAMIAH

DASAR

Zigot kemudian membelah seperti individu bersel satu. Perbedaannya,


semua sel berlekatan satu dengan lainnya dan merupakan awal dari
pertumbuhan dan perkembangan in di vidu. Setiap fase pertumbuhan
mengikuti pola tertentu sampai menjadi organisme yang dewasa.

Gambar di atas ini menunjukkan perkembangbiakan cara fertilisasi dari


sebuah sel telur. Tampak pembelahan sel tanpa penambahan jumlah
protoplasma sehingga besarnya tetap.

LATIHAN
I""
- -- ~

Untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai materi di atas,


kerjakanlah latihan berikut!
1)
2)
3)

4)
5)

Apakah biosfer itu? Di bagian manakah manusia hidup?


Mengapa orang menolak anggapan bahwa makhluk hidup yang ada di
bumi ini berasal dari kosmos?
Apakah persamaan dan perbedaan antara pendapat tentang generatio
spontanea yang dipelopori oleh Aristoteles, dengan teori yang
diungkapkan oleh Oparin-Haldane?
Percobaan Pasteur yang manakah yang membuyarkan teori generatio
spontanea tersebut di atas? Jelaskan dengan singkat!
Bagaimanakah proses perkembangbiakan makhluk hidup bersel banyak?
Jelaskan!

MKDU41 12/MODUL 4

4.21

Petunjuk Jawaban Latihan


Jawaban untuk latihan, dapat Anda pelajari kembali materi tentang asal
mula kehidupan.

RANG KUMAN

Biosfer adalah bagian dari sis tern planet bumi, meliputi udara, tanah
dan air, dimana segala kehidupan mampu berkembang.
Biosfer dapat dibagi menjadi empat lapisan, yaitu atmosfer,
hidrosfer, geosfer, dan antrosfer.
Hidup berarti mampu mengadakan metabolisme termasuk respirasi,
bereaksi terhadap rangsangan luar dengan tujuan mempertahankan diri
dan mengadakan reproduksi. Sel memenuhi syarat tersebut maka sel
dianggap sebagai suatu unit kehidupan yang terkecil.
Ada beberapa teori asal mula kehidupan, yaitu sebagai berikut.
1. Hidup berasal dari Tuhan.
2. Teori Cozmozoa.
3. Teori Pfugler.
4. Teori Moore.
5. Teori Allen.
6. Generatio Spontanea.
7. Omne Vivum Ex Ovo.
8. Omne Ovo Ex Vivo.
9. Omne Vivum Ex Vivo.
10. Teori Urey.
11. Teori Oparin - Haldane.
Perbedaan antara makhluk hidup dan benda mati dapat dilihat dari

s1s1:
1. bentuk dan ukuran;
2. komposisi kimia;
3. organisasi;
4. metabolisme;
5. iritabilitasi;
6. reproduksi; dan
7. tumbuh dan mempunyai daur hidup.

4.22
ILMU ALAMIAH

DASAR

Beberapa contoh yang termasuk ke dalam makhluk hidup tingkat


rendah adalah sebagai berikut.
1. Virus.
2. Bakteriofag.
3. Rickettsia.
4. Bakteri.
5. Protozoa.
Reproduksi (perkembangbiakan) sel, meliputi mitosis (pembelahan
sel melalui tahapan atau fase tertentu) dan amitosis (proses pembelahan
sel tanpa rnelalui tahapan atau fase tertentu).
Mitosis pada hewan atau pembelahan tidak langsung menghasilkan
beberapa tahapan atau fase, yaitu interfase, profase, prometafase,
metafase, anafase, dan tel ofase.
Terdapat dua tipe perkembangbiakan pada makhluk hidup bersel
banyak, yaitu sebagai berikut.
1. Aseksual yang termasuk di dalamnya adalah pembelahan kembar,
kuncupan, pembentukan spora dan perkembangbiakan secara
vegetatif.
2. Seksual, yang terdiri dari beberapa tipe, yaitu konjugasi dan
f ertilisasi.

TES

FORMATIF

Pilih satu jawaban yang paling tepat!


I)

Berikut ini yang mendefinisikan biosf er sebagai zona kehidupan di


planet bumi adalah .. ..
A. Vladimir Vernadsky
B . Francesco Redy
C. Pfluger
D. Spallanzani

2)

Tokoh yang menganut teori abiogenesis adalah ....


A. Aristoteles
B. Louis Pasteur
C. Harold Urey
D . Haldane

3)

MKDU41 12/MODUL 4

4.23

Francisco Redi menganggap bahwa kehidupan berawal dari telur, di


mana ia mengamati bahwa ....
A. unit terkecil dari hajat hidup itu adalah telur lalat.
B. ulat yang timbul dari bangkai, berasal dari telur lalat
C. makhluk hidup yang paling sederhana adalah telur
D. unit terkecil dari makhluk hidup adalah sel

Pilihlah:
A. Apabila pernyataan pertama dan kedua benar dan mempunya1
hubungan sebab akibat
B. Apabila pernyataan pertama dan kedua benar, tetapi tidak
mempunyai hubungan sebab akibat
C. Apabila salah satu dari kedua pemyataan benar
D. Apabila kedua pemyataan salah

4)

Menurut Allen, terbentuknya protoplasma makhluk hidup berasal dari N,


C, dan H yang berdifusi,
sebab
C, N, dan H merupakan unsur-unsur utama dalam protein.

5)

Teori generatio spontanea tidak dapat lagi diterima saat ini,


sebab
Louis Pasteur berpendapat bahwa daging yang disimpan dalam tempat
yang steril, tidak akan mengalami pembusukan.

6)

Biogenesis adalah suatu konsep dasar bahwa makhluk hidup dapat


terbentuk bukan dari makhluk hidup,
sebab
cacing dapat timbul dengan sendirinya dari dalam lumpur.

7)

Yang termasuk dalam makhluk hidup tingkat rendah adalah virus dan
bakteri,
sebab
virus dan bakteri merupakan makhluk hidup yang selalu menimbulkan
penyakit ganas.

Pilihlah:
A. Jika (1) dan (2) benar
B. Jika (1) dan (3) benar
C. Jika (2) dan (3) benar
D. Jika (1), (2), dan (3) benar

4.24
ILMU ALAMIAH

CASAR

8) Teori yang menyatakan bahwa terbentuknya makhluk hidup berasal dari


adanya senyawa yang mengandung C dan N adalah ....
(1) Allen
(2) Pfluger
(3) Cozmozoa
9)

Perbedaan mitosis pada sel hewan dan sel tumbuhan adalah bahwa pada
sel tumbuhan ....
( 1) tidak terdapat centrosom
(2) telofasenya membentuk dinding sel yang membagi sel menjadi dua
(3) centrosom yang membelah dua disebut centriol

10) Berikut ini yang termasuk ke dalam perkembangbiakan seksual


adalah ....
(1) konjugasi
(2) kuncupan
(3) Fertilisasi
Cocokkanlah jawaban Anda dengan Kunci Jawaban Tes Formatif 1 yang
terdapat di bagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban yang benar.
Kemudian, gunakan rumus berikut untuk mengetahui tingkat penguasaan
Anda terhadap materi Kegiatan Belajar 1.
Jumlah Jawaban yang Benar

Tingkat penguasaan = - - - - - - - - - - - x 100%


Jumlah Soal
Arti tingkat penguasaan: 90 - 100% = baik sekali
80 - 89% = baik
70 - 79% = cukup
< 70% = kurang
Apabila mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih, Anda dapat
meneruskan dengan Kegiatan Belajar 2. Bagus! Jika masih di bawah 80%,
Anda harus mengulangi materi Kegiatan Belajar 1, terutama bagian yang
belum dikuasai.

4.25

MKDU41 12/MODUL 4

KEGIATAN

BELAJAR

Keanekaragaman Makhluk Hidup


alam Kegiatan Belajar 2 ini, Anda akan diajak untuk dapat memahami
struktur sel, bagian-bagian sel, perbedaan sel hewan dengan sel
tumbuhan, bagaimana sel dapat berkembang biak, bagaimana proses
terjadinya evolusi, dan pengelompokan keanekaragaman kehidupan di bumi

llll.

A. SEL
Sel adalah satu unit kehidupan yang terkecil. Sel memenuhi syarat
untuk dapat dikatakan hidup karena sel mampu melakukan metabolisme,
mempertahankan diri, dan berkembang biak.

1.

Sel sebagai Suatu Unit Kehidupan


Sel sebagai istilah dalam dunia biologi diungkapkan pertama kali oleh
Robert Hooke (1665). Dengan menggunakan mikroskop yang sederhana, ia
mengamati serpihan gabus dan kayu. Ia mendapatkan gambaran adanya
''deretan-deretan'' kamar kecil yang mengingatkan pada sel penjara kerajaan.
2.

Teori tentang Sel


Teori ini timbul pada tahun 1839 oleh M. Schleiden seorang ahli botani
dan T. Schwann seorang ahli zoologi yang berpendapat, semua jasad hidup
terdiri dari sel. Sedangkan Virchow (1885) mengemukakan bahwa semua sel
berasal dari sel sebelumnya.

3.

Bentuk dan Ukuran Sel


Bentuk dan ukuran sel sangat bervariasi karena tergantung dari fungsi
sel. Bentuk sel pada kulit adalah pipih, pada urat saraf bulat panjang dan pada
darah seperti diskus (piringan). Namun, ada kecenderungan umum bahwa sel
mempunyai bentuk yang sama, yaitu bulat telur.
Ukuran sel juga bervariasi. Sel sebagai bagian dari organ hewan atau
manusia ukurannya sangat kecil bergaris tengah sekitar 0,01 mm. Sebuah sel
dari suatu bakteri jauh lebih kecil lagi ukurannya, yaitu + 0,0005 mm, yang
tak dapat diamati dengan mata telanjang karena batas kemampuan mata kita

4.26
ILMU ALAMIAH

CASAR

hanya 0, 1 mm. N amun, ada sel yang dengan mudah dapat diamati secara
kasat mata ialah telur, misalnya telur ayam. Sel yang berupa telur ada yang
berisi 7 liter putih telur, yaitu telur burung Aepyornis dari Madagaskar.
4.

Struktur Sel
Pada hakikatnya, sel terdiri dari protoplasma yang dilindungi oleh
lapisan yang disebut membran. Protoplasma terdiri dari dua bagian, yaitu
bagian luar yang agak cair disebut sitoplasma dan bagian dalam yang agak
padat disebut nukleoplasma. Contohnya: Sel hewan
Protoplasma terdiri dari unsur-unsur C (18%), H (10%), 0 (65%),
N (3% ), P (1 %), dan sejumlah kecil unsur-unsur lain termasuk S, Ca, dan Fe.
Protoplasma juga berisi 70% air, protein, gula, tepung, lemak garam.
Protoplasma sering disebut dasar hidup ragawi dan kimiawi. Protoplasma
adalah jembatan antara hidup dan tidak hidup.
5.

Bagian-bagian dari Sel

a.

Inti sel
Inti sel adalah badan yang bulat, biasanya terletak dekat pusat sel,
terpisah dari sitoplasma dengan dibatasi oleh membran inti. Protoplasma dari
inti lebih padat dibandingkan sitoplasma yang mengelilinginya. Hal ini dapat
diperlihatkan dengan memberikan zat warna pada sel sehingga inti sel akan
tampak berwarna lebih terang. Di samping mengatur kegiatan sel, inti sel
memegang peranan penting dalam proses pembelahan sel atau reproduksi sel.
Di dalam sel inti terdapat material bergranula yang disebut kromatin, yang
mengatur penyebaran sifat-sifat keturunan. Di dalam inti terdapat pula satu
atau lebih badan yang padat yang disebut nukleolus. Fungsi nukleolus tidak
diketahui dan akan hilang selama sel membelah.
b.

Sitoplasma
Sitoplasma adalah protoplasma yang terletak di luar inti sel dan di
sebelah dalam dari membran sel. Sitoplasma menjalankan semua kegiatan
hidup kecuali reproduksi. Di dalam sitoplasma terdapat ruangan-ruangan
berisi cairan yang disebut vakuola. Cairan sel terdiri dari makanan yang larut
dan zat-zat cair.
Pada sel tumbuhan hijau, terdapat badan-badan kecil yang disebut
kloroplas. Kloroplas berisi klorofil yang berguna untuk membuat makanan.

4.27

MKDU41 12/MODUL 4

Adanya klorofil merupakan salah satu perbedaan dasar antara sel tumbuhan
dan sel hewan. Sel hewan tidak mempunyai klorofil sehingga sel hewan tidak
dapat membuat makanan sendiri. Beberapa sel tumbuhan mempunyai
struktur yang kecil di dalam kloroplasnya yang disebut pirenoid yang ada
hubungannya dengan pembentukan makanan dan penyimpanan tepung.
Membran sel
Fungsi dari dinding sel ialah melindungi bagian dalam dari sel dan
menetapkan bentuk dan kekakuan sel. Sebelah dalam dari dinding sel
terdapat plasma atau membran sel. Membran sel mengatur jalannya material
ke dalam dan ke luar sel.

c.

6.

Persamaan dan Perbedaan antara Sel Hewan dengan sel Tumbuhtumbuhan


Struktur dasar semua sel adalah sama, yaitu terdiri dari membran,
sitoplasma, dan nukleoplasma.
Perbedaannya antara lain sebagai berikut.
a. Membran pada sel tumbuhan berdinding kaku, terbuat dari selulosa,
sedangkan pada sel hewan tidak berdinding sel.
b. Dalam sitoplasma sel tumbuhan terdapat kloroplas.
c. Pada sel hewan terdapat sentrosom yang berfungsi dalam pembelahan
sel. Sentrosom ini tak terdapat pada sel tumbuhan.
7.

Ikhtisar

No.
1
2
3
4
5
6
7
8

9
10

Jenis Baqian dari Sel


Membran Self Plasma
Dindina Sel
Sitoolasma
Kloroplas
Butir-butir pati
Vakuola
Nukleoplasma dengan membran nukleusnya
Kromatin
Nukleolus
Sentrosom

Hew an
+

+
+
+
+
+

Tumbuhan
+
+
+
+
+
+
+
+
+

4.28
ILMU ALAMIAH

CASAR

B. PERSAMAAN ANTARA MAKHLUK-MAKHLUK HIDUP


1

Unit Sederhana
Dari pelajaran mengenai sel, tampak adanya persamaan dasar pada
semua makhluk hidup. Ahli-ahli ilmu pengetahuan percaya bahwa
persamaannya adalah semua nenek moyang bagi berbagai bentuk kehidupan
yang ada sekarang adalah sama, yaitu sebuah sel yang sederhana.
2.

Seleksi Alam
Sekitar 120 tahun yang lalu, Charles Darwin seorang ahli ilmu
pengetahuan bangsa Inggris mengemukakan suatu teori evolusi yang disebut
Teori Seleksi Alam. Ia mengatakan bahwa adanya spesies baru secara
berangsur-angsur berasal dari spesies sebelumnya, melalui proses seleksi
al am.
3.

Persamaan antara Embrio-embrio


Embrio adalah tumbuhan atau hewan muda pada tingkatan
perkembangan sebelum perkecambahan, penetasan atau lahir. Hasil studi
berbagai macam embrio hewan pada umur yang berbeda, yaitu pada
tingkatan perkembangan awal mempunyai bentuk yang sama sehingga sulit
untuk membedakan embrio ayam, kelinci atau manusia.
C. EVOLUSI
Dari kehidupan masa lalu, diperoleh suatu kenyataan bahwa pada batuan
yang lebih tua terdapat f osil makhluk hidup yang sederhana, sedangkan pada
batuan yang lebih muda terdapat f osil dari makhluk hidup yang lebih
sempurna. Kenyataan ini menunjukkan adanya perubahan yang perlahanlahan dan terus-menerus dari makhluk hidup di muka bumi ini. Perubahan ini
ternyata tidak hanya perubahan akan kompleksitas susunan tubuhnya tetapi
juga terbentuknya berbagai variasi atau keanekaragaman kehidupan.
Perubahan secara bertahap dari semua makhluk hidup yang terjadi secara
perlahan dan terus-menerus kita sebut sebagai evolusi. Adanya evolusi tidak
hanya dapat dilihat dari penelitian fosil-fosil, tetapi juga dapat dilihat secara
fisik dari persamaan dan perbedaan pada embrionya (embrio = janin) atau
perbandingan faal (fisiologis) tubuhnya.

MKDU41 12/MODUL 4

4.29

D. SEJARAH KEHIDUPAN
Sejarah kehidupan di bumi memang disusun berdasarkan temuan fosil
yaitu sebagai berikut.

1.

Zaman Azoikum

Zaman sebelum ada kehidupan, kira-kira lebih dari 5 ribu juta tahun
yang lalu.

2.

Zaman Archeozoikum atau Zaman Purba

Pada zaman ini, bumi dalam keadaan cukup dingin, ada benua, samudra,
sungai, dan gunung. Kira-kira 2 sampai 3,5 ribu juta tahun yang lalu.

3.

Zaman Proterozoikum

Suatu zaman di mana hidup berbagai hewan bersel satu atau protozoa
yang jumlahnya kira-kira seribu juta.

4.

Zaman Paleozoikum atau Zaman Primer

Zaman ini terjadi kira-kira 200- 600 juta tahun yang lalu. Zaman
Paleozikum terbagi dalam anak-anak zaman atau masa yaitu (mulai dari yang
tertua), Kambrium, Ordovisian, Silurian, Devonian, Karboniveros, dan
Permian.
Pada zaman ini terdapat pula (mulai dari yang tertua) binatang laut tak
bertulang belakang, ikan, tumbuhan darat, amphibi, insekta, dan reptil besar.

5.

Mezozoikum atau Zaman Sekunder

Zaman ini terjadi kira-kira 230- 135 juta tahun yang lalu terbagi dalam
tiga anak zaman, yaitu sebagai berikut.
a. Trias, di mana terdapat reptil besar seperti dinosaurus.
b. Yuras, mulai ada burung dan binatang mamalia (menyusui).
c. Kreta, mulai musnahnya Dinosaurus dan ekspansi angiosperma.

6.

Zaman Kenozoikum atau Nezoikum (Zaman Baru)

Terjadi kira-kira dari 70 juta tahun yang lalu sampai sekarang. Terbagi
dalam dua anak zaman, yaitu sebagai berikut.
a. Zaman tertier (70-10 juta tahun yang lalu). Pada zaman tertier terdapat
hewan menyusui sampai ada hutan dan buah-buahan serta kera.

4.30
ILMU ALAMIAH

CASAR

Zaman kuarter dari 6 juta tahun yang lalu sampai sekarang.

b.

Zaman kuarter terbagi dua, yaitu sebagai berikut.


1) Plaistosen atau deluvium, di mana hidup manusia purba.
2) Holocen atau alluvium, di mana hidup beraneka makhluk hidup
termasuk yang kita lihat sekarang.

E. TEORI EVOLUSI
Sejarah bumi dengan fosil-fosilnya bukanlah berdasarkan teori, tetapi
kumpulan berbagai fakta. Teori evolusi mencoba menjawab mengapa terjadi
evolusi.

1.

Teori Lamarck

Ilmuwan Perancis inilah yang pertama kali membagi biologi menjadi


botani (ilmu tumbuhan) dan zoologi (ilmu hewan). Ia mengakui adanya
evolusi karena Lamarck berpendapat bahwa evolusi disebabkan adanya
adaptasi. Sifat-sifat baru didapat atas pengaruh lingkungan, kemudian
diteruskan pada keturunannya.
Contoh:
Jerapah yang sekarang berleher panjang itu, dahulu berleher pendek.
Oleh karena jerapah lebih suka memakan pucuk-pucuk daun dan pucuk daun
yang di bawah semakin langka maka ia selalu menjulurkan lehernya untuk
meraih pucuk daun yang di atas. Sehingga leher jerapah lambat laun menjadi
panJang.

2.

Teori Darwin

Berbeda dengan pandangan Lamarck, Darwin menganggap bahwa


perubahan panjang leher jerapah disebabkan oleh seleksi alam. Maksudnya,
hanya jerapah berleher panjang saja yang bertahan hidup sedangkan jerapah
berleher pendek musnah, mungkin karena tak kebagian makanan.
Gagasannya tentang evolusi ini ditulis dalam buku yang berjudul The Origin

of Species by Means Natural Selection.

MKDU41 12/MODUL 4

4.31

Dalam buku tersebut, Darwin mengemukakan dua teori pokok sebagai


berikut.
a.

Spesies yang hidup sekarang berasal dari spesies yang hidup di masa
lamp au
Spesies adalah suatu jenis organisme yang mempunyai hubungan
struktural dan fungsional sama. Hubungan seksual dari spesies yang sama
dapat menghasilkan keturunan dan apabila spesiesnya berbeda tidak
menghasilkan keturunan.

b.

Evolusi terjadi melalui seleksi alam


Seleksi alam terjadi karena beberapa hal yang saling menunjang, antara
lain berikut ini.
1) Adanya variasi
Tidak ada dua individu yang mempunyai sifat yang benar-benar sama.
Dalam suatu spesies pun terdapat berbagai variasi, yang berarti selalu
terbentuk variasi baru dari hasil keturunannya.
2) Kelebihan produksi
Adanya kecenderungan berkembangbiak terus sehingga populasinya
sangat besar.

3) Struggle for existence


Adanya perjuangan spesies untuk mempertahankan hidupnya.
4) Enheritance of the variations
Hanya individu-individu yang sesuai dengan lingkungannya yang akan
dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya.
5) Survival of the fittest
lndividu yang kuatlah yang akan dapat bertahan hidup.
3.

Teori Darwin-Weismann
Pada zaman Darwin belum diketahui tentang kromosom dan gen sebagai
as al dari sifat keturunan. W eismann melengkapi Teori Darwin dengan
pem yataan sebagai berikut.
a. Evolusi merupakan masalah genetika, yakni menyangkut masalah
bagaimana diwariskannya gen-gen melalui sel-sel kelamin.
b. Sel-sel tubuh tidak dipengaruhi oleh lingkungan. Jadi, evolusi adalah
gejala seleksi alam terhadap faktor alam genetika.

4.32
ILMU ALAMIAH

CASAR

4.

Teori De Vries
Botanikus Belanda ini mengungkapkan teorinya bahwa perubahanperubahan pada evolusi disebabkan oleh adanya mutasi gen. Mutasi adalah
perubahan sempurna yang timbul dalam gen yang mengakibatkan perubahan
sifat pada keturunannya.
Ia memadukan teori mutasinya dengan Teori Darwin sebagai berikut.
a. Organisme dengan ciri pembawaan yang baru akan tampak dengan
segera (bukan perlahan-lahan). Ciri pembawaan yang baru ini
merupakan basil dari perubahan atau mutasi di dalam gen.
b. Mutasi dapat membuat organisme terpengaruh atau tidak terpengaruh
oleh lingkungan.
c. Sebagai basil dari seleksi alam, organisme dengan mutasi yang baik
kebanyakan dapat hidup lebih lama.
d. Sejak basil mutasi dapat diturunkan, perubahan-perubahan dapat
diharapkan akan berlangsung terus dan spesies dengan sifat yang baru
akan terus terbentuk.
Teori yang dapat diterima oleh para biolog saat ini adalah Teori Darwin
yang dimodifikasi oleh De Vries ini.

F.

PENGELOMPOKAN MAKHLUK HIDUP

Sebelum kita menjelaskan bentuk dan ukuran dari suatu organisme,


biasanya kita membuat gambaran apakah organisme tersebut tumbuhan atau
hewan, misalnya perkataan pohon. Orang sudah mengenalnya bahwa yang
dimaksud adalah tumbuhan. Akan tetapi, apabila terdapat banyak pohon,
perkataan pohon saja kurang memberi gambaran yang jelas tentang pohon
yang mana yang dimaksud.

1.

Sistem Klasifikasi
Ahli ilmu pengetahuan memperkirakan bahwa di bumi ini terdapat jutaan
organisme hidup. Untuk dapat mengklasifikasikan dengan saksama, perlu
dipikirkan adanya susunan sistematik. Caranya adalah setiap spesies (hewan
atau tanaman) diberi nama dua kata.
Kata pertama adalah nama genus di mana huruf pertamanya harus ditulis
dengan huruf besar dan kata yang kedua adalah penunjuk spesies atau
ephiteton specificum.

MKDU41 12/MODUL 4

4.33

Misalnya, homo adalah nama genus dan sapiens adalah penunjuk


spesies, sedangkan Homo sapiens adalah nama spesies yang selalu terdiri
atas dua kata.
Spesies adalah kumpulan tanaman atau hewan yang mempunyai banyak
persamaan dan dapat mengadakan perkembangbiakan satu sama lain.
Kumpulan spesies yang mempunyai banyak persamaan disebut familia dan
seterusnya. Sistem binominal dari Linnaeus ini dipakai oleh para ahli
biologi.
2.

Dunia Tumbuhan dan Hewan


Semua organisme hidup dibagi dalam dua bagian besar, ialah dunia
tumbuhan dan hewan. Kemudian dibagi lagi dalam Phylum (Divisio pada
tumbuhan), kelas, ordo, familia, genus, spesies, dan ras (kultivar pada
tumbuhan).

3.
a.

b.

c.

Dunia Tumbuhan
Divisio 1 : Thallophyta
Divisi ini terdiri dari tumbuhan yang sederhana. baik yang uniseluler,
maupun multiseluler. Thallophyta dibagi dalam dua subdivisi, yaitu
ganggang dan jamur.
Subdivisio 1: Ganggang
Ganggang dapat membuat makanan sendiri karena mempunyai klorofil.
Tumbuhan ini dibagi dalam empat kelas berdasarkan warna, yakni
ganggang biru hijau, ganggang hijau, ganggang coklat, dan ganggang
merah.
Subdivisio 2: Jamur
Jamur merupakan tanaman tingkat rendah yang tidak mempunyai
klorofil dan tidak dapat membuat makanan sendiri. Sehingga hidupnya
tergantung dari organisme lain atau organisme mati. Bakteri termasuk
salah satu jamur. Beberapa di antaranya ada yang hidup sebagai parasit,
ada pula yang hidup pada organisme yang mati yang disebut saprofit.
Begitu pula ragi adalah jamur yang berguna bagi manusia. Tumbuhan
ragi mampu memperbanyak diri dengan mengeluarkan sekresi kimia
yang dapat mengubah gula menjadi alkohol dan C02 (karbondioksida).
Proses ini disebut fermentasi.

4.34
ILMU ALAMIAH

d.

e.

f.

CASAR

Divisio 2: Bryophyta
Termasuk divisio ini ialah tumbuhan dengan daun yang sederhana dan
bagian yang menyerupai akar dan batang. Bryophyta atau lumut
mempunyai klorofil dibagi dalam lumut hati dan lumut daun.
Divisio 3: Pterodophyta
Divisi ini merupakan tingkatan yang lebih maju, yakni sudah
mempunyai daun, batang, dan akar yang sebenarnya. Cara berkembang
biaknya belum menggunakan biji, tetapi masih menggunakan spora.
Divisio 4: Spermatophyta
Divisio tumbuhan yang paling maju tingkat kelahirannya, antara lain
rumput-rumputan dan tanaman polongan. Berkembang biak dengan biji,
mempunyai sistem perakaran yang luas, untuk menyerap air dan
mineral-mineral.
1) Subdivisio 1: Gymnospermae
Tumbuhan berbelah atau biji terbuka. Salah satu ordo yang
terpenting ialah coniferae, suatu jenis tumbuhan yang menghasilkan
conus. Belahan biji yang terbuka itu terdapat pada conus betina.
2) Subdivisio 2: Angiospermae
Subdivisio yang paling tinggi tingkatannya. Jumlahnya sekitar
140.000 spesies dalam bentuk semak, perdu, dan pohon yang
mempunyai organ reproduksi yang disebut bunga. Biji merupakan
hasil perkembangbiakan seksual yang terdapat di dalam buah.
a) Kelas 1: Monokotil
Tumbuhan berbelah satu. Tulang daun panjang dan sejajar atau
tersusun berdekatan satu sama lain. Familia yang termasuk
dalam tumbuhan monokotil tersebut ialah Liliaceae,
Orchidaceae, lridaceae, Graminae, Palmae, dan Musaceae.
b) Kelas 2: Dikotil
Tumbuhan dikotil ialah tumbuhan berbiji belah dua. Tulang
daunnya menyirip atau menjari. Familia yang termasuk yang
termasuk dalam tumbuhan dikotil antara lain Leguminosae,
Compositae, Labiatae, dan Solanaceae.

Donia Hewan
Dunia hewan terdiri atas Avertebrata, yaitu hew an yang tidak
mempunyai tulang belakang dan Vertebrata hewan bertulang belakang.

4.

a.

b.

MKDU41 12/MODUL 4

4.35

Phylum 1: Protozoa
Hewan bersel satu yang hanya dapat dilihat dengan menggunakan
mikroskop. Antony van Leeuwenhoek adalah orang yang pertama kali
membuat deskripsi tentang protoplasma kita kenal sebagai bentuk yang
sederhana dari kehidupan hewan. Protozoa ditemukan di air yang
menggenang, danau, dan laut.
1) Kelas 1: Sarcodina
Genus Amoeba merupakan salah satu bentuk yang sederhana dari
Phylum Protozoa dengan massa protoplasma yang tidak mempunyai
bentuk tertentu. Proses menangkap makanannya dengan cara
makanan segera dikelilinginya dan selanjutnya dicernakan oleh
vakuola makanan.
2) Kelas 2: Infusoria
Genus Paramecium ini mempunyai rambut-rambut getar yang
disebut silia, yang menyelimuti bagian luar sel dan digunakan untuk
bergerak. Ia mempunyai dua vakuola, yaitu vakuola kontraktil untuk
mengeluarkan sisa cairan dan vakuola makanan untuk mencernakan
makanan.
3) Kelas 3: Mastigophora
Euglena mempunyai cambuk panjang yang disebut flagelum. Genus
ini telah menimbulkan masalah dalam klasifikasi karena mempunyai
klorof'il, artinya dapat membuat makanan sendiri dan selayaknya
termasuk golongan tumbuhan. N amun, karena tidak mempunyai
kulit, bergerak dengan bantuan flagelum dan tidak mempunyai
dinding sel sehingga (biasanya) digolongkan dalam dunia hewan.
4) Kelas 4: Sporozoa
Sporozoa adalah golongan hewan parasit, ada yang hidup dalam
tubuh manusia atau hewan. Kuman penyakit yang menyebabkan
malaria termasuk dalam kelas ini.
Phylum 2: Porifera
Yang termasuk phylum ini ialah hewan bunga karang. Spons yang biasa
kita pakai untuk mandi adalah binatang yang sel-sel hidupnya sudah mati
dan hanya tinggal skeletnya. Spons atau hewan bunga karang adalah
hewan bersel banyak. Masing-masing sel berhubungan atau tergantung
satu sama lain. Kebanyakan dari spons, hidup di lautan pada air garam
yang panas, tetapi beberapa hidup di danau dan sungai air tawar.

4.36
ILMU ALAMIAH

c.

d.

e.

f.

g.

h.

CASAR

Phylum 3: Coelenterata
Hewan yang menarik ini sering disebut juga sebagai bunga laut, contoh
yang umum adalah Jelly Fish (ubur-ubur) yang dapat memberikan
sengatan parah pada tubuh manusia. Di dalam air, ubur-ubur tampaknya
seperti mangkuk yang tembus cahaya.
Phylum 4: Platyhelmintes
Yang termasuk phylum ini ialah cacing gepeng yang perkembangan
struktur tubuhnya belum maju dibandingkan dengan cacing-cacing
lainnya karena saluran pencernaannya hanya mempunyai satu lubang
sehingga pengambilan makanan dan pengeluaran zat-zat sisa terjadi
melalui lubang tersebut. Contohnya, cacing pita (Taenia solium) yang
sering terdapat pada babi. Apabila daging babi dimakan manusia dengan
tidak dimasak terlebih dahulu, kista akan berkembang menjadi cacing
pita dewasa di dalam usus halus.
Phylum 5: Nemathelminthes
Cacing bundar termasuk dalam phylum ini. Pada umumnya merupakan
parasit. Saluran pencernaannya mempunyai 2 lubang dan tidak
bersegmen. Tubuhnya terdiri dari 3 lapisan sel. Salah satu dari genus ini
adalah cacing tambang. Larva cacing hidup dalam tanah yang lembab
atau panas, dan masuk ke dalam tubuh manusia melalui bagian kulit kaki
manusia yang tipis atau bagian tubuh lain yang berhubungan dengan
tan ah.
Phylum 6: Annelida
Ia merupakan cacing yang kompleks dengan struktur tubuh yang sudah
maju. Contohnya, cacing tanah. Sering melekat pada ikan karena ikan
tersebut digunakan sebagai tuan rumah (hospes).
Phylum 7: Echinodermata
Hewan yang termasuk Echinodermata ialah bintang laut. Hewan tersebut
mempunyai kulit yang berduri. Tubuhnya tersusun seperti roda atau
bintang yang radial simetris, mempunyai jaringan saraf, tetapi tidak
mempunyai otak.
Phylum 8: Mollusca
Mollusca adalah hewan yang bertubuh lunak, terdapat di darat, laut, dan
air tawar. Kira-kira 90.000 spesies telah diidentifikasikan. Hewan-hewan
ini berbadan lunak, tidak bersegmen, dan kebanyakan mempunyai kulit
pelindung. Contohnya, Kerang, tiram, dan remis adalah hewan bivalvula
(mempunyai dua katup ).

i.

j.

MKDU41 12/MODUL 4

4.37

Phylum 9: Arthropoda
Spesies dari Arthropoda ini paling banyak, sekitar 70.000 telah
diidentifikasi dan merupakan A vertebrata yang paling kompleks. Ciri
dari phylum ini adalah mempunyai tiga pasang atau lebih kaki tambahan.
Kelas dari Arthropoda adalah Crustacea, Myriapoda, Arachnoidea, dan
Insekta.
1) Kelas 1: Crustacea
Hewan ini sering disebut udang karang. Kepala dan dadanya
berhubungan menjadi satu. Bernapas dengan insang, terdapat kulit
keras yang menyelimuti tubuhnya, mempunyai lima pasang kaki dan
dua pasang antena atau alat peraba.
2) Kelas 2: Myriapoda
Myriapoda berbentuk seperti cacing dan berkaki banyak. Hewan
kecil ini mempunyai eksoskelet yang lunak. Setiap segmen dari
tubuhnya mempunyai 1 atau 2 pasang kaki.
3) Kelas 3: Arachnoidea
Tubuh Arachnoidea terdiri atas dua bagian yaitu pertama bagian
kepala dan dada menjadi satu dan kedua bagian perut atau abdomen.
Mempunyai 4 pasang kaki. Kalajengking, laba-laba, kutu, dan
kepiting termasuk dalam kelas Arachnoidea.
4) Kelas 4: Insekta
Dari phylum Arthropoda, insekta merupakan kelas yang terbesar
jumlah jenisnya. Spesies yang termasuk dalam kelas ini adalah lalat,
nyamuk, kupu-kupu, belalang, semut, dan kumbang.
Phylum 10: Chordata
Phylum yang terakhir dalam dunia hewan adalah Chordata. Semua
hewan dari phylum ini mempunyai nothocord atau tulang belakang.
Chordata dapat dibagi dalam empat subphylum, yakni berikut ini.
1) Hemichordata.
2) Urochordata.
3) Cephalochordata.
4) Vertebrata.
Dari subphylum Cephalochordata terdapat genus Amphioxus yang
berbentuk lanset, menyerupai ikan dan tidak mempunyai tulang
punggung yang sebenamya.
Phylum Vertebrata atau orniata merupakan subphylum yang paling
dikenal dan dominan.

4.38
ILMU ALAMIAH

CASAR

Ciri-ciri vertebrata adalah sebagai berikut.


1) Sistem syarafnya sudah mengalami perkembangan yang sang at maju
dengan otak besar yang dilindungi oleh rongga tengkorak.
Tengkorak mempunyai endoskelet terdiri atas:
a) aksial skelet termasuk tengkorak dan tulang belakang;
b) appendecular skelet termasuk tulang bahu.
2) Memiliki tulang pectoral dan gelang punggung (pelvic).
3) Jantung sudah beruang-ruang.
4) Sistem sirkulasi sudah maju beserta darah merahnya.
5) Sumsum tulang belakang (medula spinalis).
6) Rongga-rongga badan, satu berisi sistem syaraf, yang satu lagi berisi
rongga-rongga lainnya.
Vertebrata terdiri atas lima kelas ialah berikut ini.
1) Ikan (Pisces).
2) Ampibi (Amphibia).
3) Reptil (Reptilia).
4) Burung (Aves).
5) Hewan menyusui (Mammalia).
Manusia termasuk dalam kelas mamalia. Pembagian vertebrata ini atas
dasar suhu badan, cara bemapas, mekanisme reproduksi, dan alat
pelindung tubuh.
1) Kelas 1: Pisces (lkan)
Ikan hidup di air tawar atau air laut. Ikan merupakan hewan
berdarah dingin dengan jantung beruang dua. Tubuhnya diliputi oleh
sisik yang berlumpur dan mempunyai skelet dari tulang. Ikan dapat
menghasilkan telur beribu-ribu. Fertilisasi terjadi ekstern. Ikan
bernapas dengan insang, dan menerima oksigen dari udara yang
larut dalam air. Ikan juga mempunyai gelembung udara yang berisi
udara dan membantu ikan dalam mengapung dan menjaga
keseimbangan.
2) Kelas 2: Amphibia
Hewan amphibia hidup dalam bentuk larva di dalam air, dan
sesudah dewasa dapat hidup di darat. Amphibia berdarah dingin.
Fertilisasi terjadi secara ekstern, yakni telumya diletakkan dalam air.
Dari bentuk larva kemudian berubah menjadi bentuk kecebong.
Amphibia dewasa mempunyai jantung dengan tiga ruangan dan kulit
yang telanjang. Organ pernapasan berubah dari insang menjadi paru-

MKDU41 12/MODUL 4

4.39

paru. Amphibia dewasa masih dapat hidup di air atau sekitarnya,


tetapi kemampuan untuk hidup di darat merupakan suatu kemajuan
jika dibandingkan dengan ikan.
Di samping kodok (Rana), terdapat pula katak (Bufo) dan
Salamander. Amphibia dapat menolong manusia dengan memakan
insekta. Oleh sebagian orang, kaki kodok sering dikonsumsi untuk
dimakan.
3) Kelas 3: Reptilia
Reptilia adalah hewan berdarah dingin. Proses perkembangannya
tidak melalui tingkatan kecebong. Beberapa ada yang hidup di air,
tetapi sebagian besar hidup di darat.
Fertilisasi terjadi secara intern, yakni di dalam tubuh hewan betina.
Dalam beberapa hal ada yang melahirkan, ada pula melalui telur
yang ditetaskan. Sepanjang hidup, reptil bemapas dengan paru-paru.
Jantung beruang tiga, kecuali buaya yang mempunyai empat ruang.
Kulit diliputi sisik. Reptil dapat membantu manusia dengan cara
memakan insekta.
4) Kelas 4: Aves (burung)
Aves merupakan kelas pertama yang berdarah panas. Suhu badan
tetap. Hal itu berarti, tidak dipengaruhi oleh keadaan luar. Bernapas
dengan paru-paru. Jantung beruang empat. Kulitnya berbulu dan
kakinya bersisik. Burung mempunyai sayap. Paruh tidak bergigi,
kebanyakan dapat terbang. Telur diliputi oleh kulit telur.
5) Kelas 5: Mamalia
Mamalia
merupakan
kelas
yang
paling
maju
dalam
perkembangannya. Berdarah panas dan memiliki j antung yang
beruang empat. Bemapas dengan paru-paru, berambut, berdinding
diafragma, dan memiliki tujuh ruas tulang leher. Di Australia ada
satu ordo yang disebut Platypus yang bertelur di sungai.
Ordo-ordo yang lain adalah sebagai berikut.
Ordo 1 : Mamalia tidak bergigi, misalnya Armadillo.
Ordo 2 : Marsupilia, misalnya kanguru yang membawa anaknya
ketika masih muda di dalam kantong perutnya untuk
beberapa waktu.
Ordo 3 : Mamalia yang menyerupai ikan, misalnya ikan paus dan
lumba-lumba.

4.40
ILMU ALAMIAH

CASAR

Ordo4 : Rodentia adalah hewan pengerat, rnisalnya tikus dan


kelinci.
Ordo 5 : Hewan pemakan serangga, misalnya tikus mondok.
Ordo 6 : Mamalia bersayap, rnisalnya kelelawar.
Ordo 7 : Camivora adalah hewan pemakan daging, yang
mempunyai gigi taring untuk mencabik-cabik tub uh
mangsanya, misal harimau, beruang, singa, anjing, anjing
laut, serigala, dan kucing.
Ordo 8 : Mamalia berkuku. Hewan ini mempunyai gigi molar
yang kuat dengan permukaan lebar terutama berfungsi
untuk menggiling. Kebanyakan adalah pemakan
tumbuhan (herbivora), rnisalnya unta, jerapah, sapi,
kuda, zebra, rhinoceros, dan gajah.
Ordo 9 : Primata. Mamalia yang berjalan tegak dan merupakan
ordo yang paling maju. Mamalia yang termasuk ordo ini
ialah kera, orang utan, babon, gorila, simpanse, dan
manus1a.
Perbedaan utama ialah syaraf yang sudah berkembang.
Otak, terutama cerebrum sudah berkembang. Selain itu,
primata mempunyai lima jari kaki dan tangan dengan ibu
jari dengan kedudukan sedemikian rupa untuk
memegang sesuatu bersama jari-jari yang lain.

G. SEJARAH PERKEMBANGAN MANUSIA


Manusia adalah makhluk hidup yang mempunyai derajat paling tinggi.
Makhluk hidup yang berbudi dan berakal hanyalah manusia. N amun, ada
ciri-ciri manusia yang juga dirniliki hewan, seperti adanya rambut,
menyusukan anak, maupun mempunyai kelenjar keringat yang dirniliki oleh
golongan mamalia.
Apabila kita ingin menyusun tentang asal mula manusia adalah dengan
cara mempelajari fosil-fosil yang terdapat di bumi. Ketika Darwin
mengemukakan beberapa teori evolusinya, Darwin sendiri belum
menemukan fosil yang berhubungan dengan sejarah asal mula manusia. Pada
tahun 1856, beberapa tahun sebelum buku Darwin terbit tentang terjadinya
spesies, di Jerman (di lembah Neander) secara kebetulan ditemukan fosil
tengkorak manusia. Perbedaan dengan tengkorak manusia sekarang terletak

MKDU41 12/MODUL 4

4.41

pada struktur tulang atap tengkorak, susunan geligi dan tonjolan tulang
keningnya. Oleh ahli-ahli biologi tengkorak tersebut dinyatakan sebagai
manusia purba yang diberi nama manusia Neanderthal dengan volume
otaknya 1.450 cc, dan hidup sekitar 1.000-4.000 tahun yang lalu.
Pada tahun 1871 Darwin menerbitkan buku yang berjudul The Descent
of Man tentang as al mula manusia. Pad a mas a Darwin, f osil masih belum
merupakan bahan penelitian yang meyakinkan. Darwin mencari hubungan
kekerabatan antara manusia dengan primata. Di dalam klasifikasi, manusia
sebagai Homosapiens termasuk ordo primata.
Persamaan ciri-cirinya adalah sebagai berikut.
1. Mata frontal menghadap ke muka.
2. lbu jari pada tangkai depan dapat digerakkan ke segala jurusan.
3. Letak kelenjar susu di dada.
4. Bentuk rahim simpleks.
Kaki manusia yang lebih panjang dari lengannya merupakan suatu hal
yang membedakannya dengan primata lainnya. Kaki manusia mempunyai
lekukan besar dengan ibu jari yang sebidang letaknya dengan jari-jari lainnya
yang sangat berbeda dengan kaki kera. Kaki manusia sesuai untuk berjalan
atau berlari, tetapi tidak sesuai untuk berpegangan pada dahan-dahan pohon.
Kepala manusia terletak pada tulang belakang sehingga memungkinkan
manusia untuk dapat melihat lurus ke depan jika berdiri tegak. Otak manusia
relatif besar. Manusia sekarang mempunyai volume otak sebesar
1.200- 1.500 cc, sedangkan pada simpanse hanya 350- 450 cc. Tidak ada
hubungan mutlak antara besarnya volume otak dan kecerdasan. Ciri-ciri
kepala manusia lainnya adalah muka yang tegak lurus, rahang yang tidak
begitu menonjol, hidung yang jelas dan bibir yang terdiri dari bagian luar dan
dalam, di mana bagian dalam memiliki selaput lendir di bagian dalam.
Penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa gorila dan simpanse
mempunyai hubungan kekerabatan yang erat dengan manusia. Hanya
terdapat sedikit perbedaan dalam hal susunan haemoglobin antara kedua jenis
primata tersebut dengan manusia. Berdasarkan hal tersebut para ahli-ahli
biologi berpendapat bahwa manusia dan hewan dari golongan primata
mempunyai nenek moyang yang sama.
Dari ordo primata diduga telah ada sekitar 7 5 juta tahun yang lalu.
Umumnya hidup di pohon-pohon, hanya manusia yang menyimpang dalam
evolusinya sehingga menjadi satu makhluk yang dapat hidup di atas tanah

4.42
ILMU ALAMIAH

CASAR

dan berjalan di atas kedua kakinya. Tangan digunakan untuk memegang dan
mengatur benda yang diperlukannya. Semakin tinggi tingkat perkembangan
hewan primata maka makin tangkas hewan itu menggunakan tangannya, dan
volume otaknya semakin besar. Evolusi primata dapat diikuti dari tingkatan
yang paling primitif sampai manusia, yaitu familia Tupailidae, Lemuridae,
Pongidae, dan Homonidae.

H. BEBERAPA PENEMUAN MANUSIA PURBA ATAU PRAMANUSIA


Pada tahun 1924, Raymond Dart seorang ahli anatomi di Afrika Selatan
telah menemukan f osil yang kemudian diberi nama Australopithecus
africanus. Bentuk f osil tersebut hampir menyerupai kepala simpanse muda,
tetapi giginya menyerupai gigi manusia sekarang dan mungkin dapat berjalan
tegak.
Di Afrika SeIatan ditemukan pula f osil manusia purba yang diberi nama
Australopithecinae yang diperkirakan tingginya 1,5 m. Volume otaknya kirakira 600 cc sedikit lebih besar dari gorila sekarang yang mempunyai volume
otak sekitar 510 cc. Australopicthecinae hidupnya tidak lagi di pohon-pohon.
Fosil-fosil Afrika termasuk dalam familia Homonidae, akan tetapi bukan dari
genus Homo. Hal ini berarti bahwa para ahli antropologi berpendapat bahwa
f osil Afrika lebih menyerupai manusia daripada menyerupai kera.
Seorang dokter Belanda Eugene Dubois pada tahun 1887 di daerah Trinil
di tepi Bengawan Solo menemukan f osil berupa rahang, beberapa gigi dan
sebagian dari tulang tengkorak, serta tulang paha. Fosil ini diberi nama
Pithecantropus erectus atau Homoerectus. Hidup antara 500.000-300.000
tahun yang lalu pada zaman Plaestosin tengah. Mereka dianggap sudah dapat
membuat alat untuk berburu, sudah dapat menggunakan api dan diduga sudah
dapat berbicara. Volume otaknya antara 770-1.000 cc.
Pada tahun 1929 Davidson Black dan W.C. Pei di Peking menemukan
f osil manusia purba yang dinamakan Sinanthropus pekinensis. Volume
otaknya antara 900- 1.200 cc, telah menggunakan senjata dan alat yang
terbuat dari tulang dan batu. Penggunaan api pun tampaknya sudah biasa.
Dengan adanya tulang tengkorak kosong yang menunjukkan bekas dibelah
dengan sengaja dari bawah ke atas, diduga bahwa Sinanthropus suka
membunuh sesama manusia. Struktur tubuh serupa dengan Pithecantropus
dan hidup kira-kira 500.000 tahun yang lalu.

MKDU41 12/MODUL 4

4.43

Di Jerman (di Heidelberg) ditemukan pula f osil tulang dari zaman


Pleistosin setingkat dengan Pithecantropus dan Sinanthropus disebut Homo
heidelbergensis. Ada juga fosil manusia Cro Magnon dari Perancis yang
timbul pada zaman yang lebih muda dari zaman Neanderthal. Hidup sekitar
30.000 tahun yang lalu, dinamakan manusia Cro Magnon atau disebut Homo
sapiens diluvialis, berukuran tinggi tegak dan mempunyai volume otak yang
sama besarnya dengan otak manusia sekarang. Manusia Cro Magnon telah
pandai membuat alat-alat dan ahli seni. Selain batu, mereka menggunakan
tulang, gading dan tanduk kijang, serta alat lainnya. Beberapa dari alat ini
diukir atau dipahat menjadi bentuk benda yang dapat dikenal.
Di Timur Tengah juga ditemukan fosil manusia dari zaman
100.000- 300.000 tahun yang lalu, rnisalnya dari Palestina, Gunung Carmel
dan manusia Shanidar di gunung di Irak U tara. Ciri-ciri umum yang dimiliki
oleh fosil-fosil itu menunjukkan persamaan dengan manusia Solo dan
manusia Rhodesia.
Jadi, manusia tipe Neanderthal mempunyai penyebaran yang sang at luas,
tetapi kebenarannya masih sangat diragukan karena pada waktu itu belum ada
transportasi.
Manusia Neandhertal, gunung Carmel, Cro Magnan dan manusia
sekarang dapat dimasukkan dalam Homo sapiens, sebagai satu spesies.
Pithecanthropus erectus, Lisianthropus pelonensus, dan Homo
heidelbergensis dianggap sebagai satu spesies saja yang disebut Homo
erectus karena:
1. mereka hidup dalam zaman yang sama;
2. berj alan tegak;
3. walaupun ada perbedaan antara mereka, perbedaan-perbedaan tersebut
disebabkan karena lokasi yang berbeda.
Perbandingan tengkorak manusia dengan hewan dapat dilihat pada
gambar berikut.

4.44
ILMU ALAMIAH

DASAR

- - -- -- Gambar 4. 12.
Perbandingan Tengkorak Manusia dan Kera

Gambar berikut adalah gambar bentuk muka manusia zaman dulu yang
dibuat secara hipotetik dan dikembangkan dari bentuk tengkoraknya.

.~ua~hrill'--\'ftU..

4.45

MKDU41 12/MODUL 4

,Ji

1n I .. 1

'=31'~41 1
}c~JJ'"J,. IM' I

l\f!llB

..

II

.r
I

JJ

...
I!

,,,... . . . .

~"' ~
t

'"

'ji!iiiiiiij[lli

. ..

'
,

.,.

11.J,

" ,W~J.1nr19R#!"~'!~~~IWJ.ru'f-

Gambar 4.13.
Sej arah Perkembangan Manusia

'

4.46
ILMU ALAMIAH

DASAR

LATI HAN

Untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai materi di atas,


kerjakanlah latihan berikut!
1) Bagaimana kita mengetahui bahwa manusia belum ada pada 10 juta
tahun yang lalu dan bagaimana pula kita mengetahui bahwa sudah ada
binatang sejenis ikan pada 500 juta tahun yang lalu?
2) Apakah persamaan dan perbedaan antara Teori Darwin dengan Teori
Lamarck tentang evolusi?
3) Bagaimana pendapat Anda pribadi bila ada orang mengatakan bahwa
manusia itu berasal dari monyet? Jelaskan mengapa Anda berpendapat
demikian!
P etunjuk Jawaban Latihan

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan


me.mpelajari kembali materi tentang Evolusi.

tersebut,

Anda

dapat

RANG KUMAN

Sel terdiri dari membran sel, nukleus (inti sel), dan protoplasma
yang terdiri dari sitoplasma dan nukleoplasma. Pada nukleoplasma
terdapat bagian yang mampu mengadakan metabolisme, sedangkan
membran melindungi serta mengatur hubungan sel dengan dunia luar.
Pada hakikatnya, sel tumbuhan dan hewan adalah sama, perbedaannya
hanya terdapat pada adanya kloroplas pada tumbuhan dan adanya
sentroplas pada hewan. Diduga bahwa nenek moyang hewan maupun
tumbuhan berasal dari sel sederhana yang sama
Evolusi artinya perubahan secara perlahan dan berlangsung terusmenerus.
1. Sejarah Kehidupan Bumi terdiri atas zaman
a. Azoikum
: belum ada kehidupan, bumi masih panas.
b. Archeozoikum : bumi dingin, ada daratan dan lautan.
c. Proterozoikum : zaman kehidupan protozoa bersel satu.
Kesemua zaman tersebut disebut pre-cambrian.

4.47

MKDU41 12/MODUL 4

Sejarah Kehidupan di bumi berdasarkan Umur Fosil yang


ditemukan:
Umur
Jt.
Thn

0.01
2
10
25
35
55
70
135
180
230

Zaman/Era

CENOZOIC (Zaman
Mamalia)

Mas a
(Peri ode)
Sekarang
Pleistosen
Pliosen
Miosen
Oligosen
Eosen
Peleosen

MESOZOIC
(Zaman Reptil)

Kretasius
Jurassik
Triastik

280
405
425
500

PALEOZOIC

Permainan
Karboni Verus
Devonian
Silurian
Ordovisian
Cambrian

>300

PRECAMBRIAN

Kejadian Penting

Manusia zaman es
Masa jaya mamalia
Radiasi kera
Modernisasi mamalia
Perkembangan mamalia
Dinosaurus terakhir, perkembangan angiospermae besarbesaran
Mamalia pertama dan burung
Dinosaurus oertama
Ekspansi reptil sederhana
Reptil pertama, hutan lebat
Amphibia dan insekta pertama
Tumbuhan tanah pertama
lkan pertama
Berbagai makhluk laut sederhana
yang tidak bertulang belakang
Ada fosil-fosil

2.

Teori Evolusi dikemukakan oleh beberapa ilmuwan, yaitu


a. Lamarck
: evolusi disebabkan karena adanya adaptasi.
Contoh: leher jerapah menjadi panjang.
b. Darwin
: evolusi disebabkan oleh seleksi alam.
Contoh: karena seleksi alam, jerapah leher
panjang yang jaya, yang leher pendek punah.
c. Weismann : evolusi adalah masalah genetika. Jadi, evolusi
adalah seleksi al am terhadap f aktor genetika.
d. De Vries
: evolusi disebabkan karena mutasi gen.

3.

Dunia Kehidupan
Kehidupan terbagi dua, yakni dunia tumbuhan dan hewan termasuk
manusia. Pemberian nama spesies terdiri atas dua kata, yaitu:
a. kata di depan menunjukkan genusnya;
b. kata di belakangnya menunjukkan spesies.

4.48
ILMU ALAMIAH

DASAR

A. Dunia Tumbuhan
Divisi/subdivisi/contoh

Thallophyta : ganggang, Jamur


Bryophyta
: lumut
Pteridophyta : rumput, polongan, perdu, pohon berbuah,
berbiji belah, dan berbiji tunggal.
B. Dunia Hew an
Divisi/Phylum/contoh
Protozoa
: Amoeba, Paramecium, Eug Zena, dan

Sporozoa.
Porifera
Coelenterata
Platyhelminthes
N emanthelminthes
Annelida
Echinodermata
Mollusca
Arthropoda
Chordata

TES

:
:
:
:
:
:
:
:

bung a karang.
ubur-ubur, hydra.

cac1ng gepeng.
cacing bundar.
cacing tanah.
bintang laut.
tiram, kerang remis, octopus, dan keong.
udang, lipan, kalajengking, laba-laba,
dan insekta.
: semua hewan yang bertulang belakang,
seperti berikut ini.
1. Pisces (sem ua j enis ikan)
2. Amphibia (katak, salamander)
3. Reptilia (buaya, ular)
4. Aves (burung)
5. Mamalia, seperti berikut ini.
a. Tak bergigi: lumba-lumba.
b. Berkantong: kanguru.
c. Pengerat: tikus.
d. Pemakan serangga: landak.

FORMATIF 2

Pilih satu jawaban yang paling tepat!


1)

Ikan pemah merajai kehidupan di bumi ini, yaitu pada zaman ....
A. Paleozoikum
B. Proterozoikum
C. Cenozoikum
D. Azoikum

MKDU41 12/MODUL 4

4.49

2)

Evolusi adalah masalah perubahan gen, pernyataan ini dicetuskan oleh


teori . ...
A. Lamarck dan Darwin
B. Lamarck dan De Vries
C. De Vries dan Darwin
D. De Vries dan W eismann

3)

Bryophyta mempunyai klorofil, oleh karena itu dapat ....


A. membuat makanan sendiri
B. mengadakan pernapasan langsung dengan udara
C. hidup sebagai parasit
D. tetap mengadakan f'ermentasi

4)

Dalam dunia hewan, manusia termasuk .. ..


A. phylum Chordata
B . spesies Homo sapiens
C. kelas Mamalia
D. f amilia Homonidae

Pilihlah:
A. Apabila pernyataan pertama dan kedua benar dan mempunya1
hubungan sebab akibat
B. Apabila pernyataan pertama dan kedua benar, tetapi tidak
mempunyai hubungan sebab akibat
C. Apabila salah satu dari kedua pernyataan benar
D. Apabila kedua pernyataan salah

5)

Evolusi adalah gejala seleksi alam terhadap faktor genetika,


sebab
salah satu hal yang menunjang seleksi alam adalah adanya variasi
sehingga tidak ada dua individu pun yang bersifat sama.

6)

Spesies Homo sapiens termasuk familia Homonidae,


sebab
familia adalah kumpulan spesies yang mempunyai banyak persamaan.

Pilihlah:
A. Jika (1) dan (2) benar
B. Jika (1) dan (3) benar
C. Jika (2) dan (3) benar
D. Jika (1) , (2) , dan (3) benar

4.50
ILMU ALAMIAH

CASAR

7)

Divisio Thallophyta terbagi menjadi . ...


(1) ganggang
(2) jamur
(3) Euglena

8)

Ciri-ciri Nemathelminthes, antara lain adalah .. .


(1) struktur tubuhnya kompleks
(2) saluran pencemaan mempunyai 2 lubang
(3) tubuhnya terdiri dari 3 lapisan sel

9)

Yang termasuk dalam ciri-ciri primata, antara lain ...


( 1) bentuk rahimnya simpleks
(2) letak kelenjar susu di dada
(3) mata frontal menghadap ke muka

10) Ciri-ciri fosil Australopithecus africanus, antara lain ...


(1) kepalanya mirip manusia sekarang
(2) dapat berjalan tegak
(3) giginya mirip gigi manusia sekarang
Cocokkanlah jawaban Anda dengan Kunci Jawaban Tes Formatif 2 yang
terdapat di bagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban yang benar.
Kemudian, gunakan rumus berikut untuk mengetahui tingkat penguasaan
Anda terhadap materi Kegiatan Belajar 2.
Jumlah Jawaban yang Benar

Tingkat penguasaan = - - - - - - - - - - - x 100%


Jumlah Soal
Arti tingkat penguasaan: 90 - 100% = baik sekali
80 - 89% = baik
70 - 79% = cukup
< 70% = kurang
Apabila mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih, Anda dapat
meneruskan dengan Kegiatan Belajar 3. Bagus! Jika masih di bawah 80%,
Anda harus mengulangi materi Kegiatan Belajar 2, terutama bagian yang
belum dikuasai.

4.51

MKDU41 12/MODUL 4

KEGIATAN

BELAJAR

Persebaran Makhluk Hidup


ada kegiatan belajar yang terdahulu, Anda telah banyak mengetahui
tentang bagaimana makhluk-makhluk hidup itu sampai demikian banyak
dan beraneka ragam. Pada Kegiatan Belajar 3, Anda akan mempelajari
bagaimana makhluk hidup tersebar menempati permukaan bumi.
Beberapa faktor yang mempengaruhi persebaran makhluk hidup di bumi
antara lain adalah yang dijelaskan berikut ini.

A. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSEBARAN


MAKHLUK HIDUP
1.

Faktor Lingkungan
Salah satu faktor yang sangat menentukan adanya perbedaan jenis
makhluk hidup yang tinggal di suatu tempat adalah lingkungan di mana
makhluk tersebut hidup. Lingkungan hidup termasuk lingkungan abiotik,
misalnya tanah, air, dan iklim. Iklim, pada hakikatnya terdiri dari temperatur
dan curah hujan. Sedangkan temperatur, terutama tergantung dari banyaknya
sinar matahari yang diterima. Selain lingkungan abiotik ada pula lingkungan
biotik yang juga sangat besar pengaruhnya, contoh hewan memerlukan
tumbuhan untuk makanannya, sedangkan tumbuhan memerlukan kondisi
lingkungan abiotik untuk dapat hidup. Jadi, lingkungan dengan kondisi
tertentu menentukan jenis tumbuhan maupun hewan yang hidup di wilayah
tersebut.

2.

Faktor Sejarah
Faktor sejarah yang dimaksud adalah sejarah geologi. Dahulu sekitar 200
juta tahun yang lalu hanya ada satu benua, yang kemudian retak dan bergeser.
Pergeseran berlangsung secara lambat dan akhirnya terjadi lima benua seperti
yang kita alami sekarang ini, diduga berlangsung dalam waktu 135 juta
tahun. Jadi, pergeseran dimulai pada zaman Mesozoikum sampai awal
Cenozoikum hingga bentuknya yang sekarang. Dalam bahasan sebelumnya,
Anda mengetahui bahwa pada zaman tersebut bumi telah dihuni oleh
berbagai jenis ikan, reptil, burung hingga hewan menyusui serta tumbuhan
atau hewan di daratan. Pergeseran menjadi anak benua tersebut,

4.52
ILMU ALAMIAH

CASAR

mengakibatkan makhluk hidup yang di sekitar mengalami perubahan


lingkungan hidup, misalnya iklim yang berbeda menyebabkan hanya
makhluk yang tahan terhadap kondisi tersebut akan tetap bertahan hidup dan
menyesuaikan diri sehingga tidak musnah.
Jadi, sejarah geologi dapat menentukan geografi kehidupan di bumi baik
ditinjau dari persamaan maupun perbedaan makhluk hidup.

3.

Faktor Hambatan Penyebaran


Kita mengetahui semua bahwa makhluk hidup itu mampu berkembang
biak, misalnya bagi makhluk yang hidup di daratan, air merupakan hambatan
(water barrier) sedangkan sebaliknya bagi makhluk air, daratan merupakan
hambatan (land barrier). Daratan yang sempit juga dapat menjadi hambatan,
misalnya Costarica di Amerika Tengah merupakan filter atau saringan
penyebaran makhluk daratan di Amerika Utara dan Amerika Selatan. Selat
Panama merupakan filter makhluk hidup di Samudra Atlantik dan Pasifik.
Sebaliknya, kepulauan dapat menjadi jembatan penyeberangan antara Eurasia
dan Australia.
Ketiga faktor tersebut yang menentukan adanya variabilitas biogeografi,
namun tentunya Anda masih ingat bahwa ada f aktor lain yang menentukan
variabilitas yaitu variasi genetik hasil perkawinan dan mutasi genetik.
B. WILA YAH PERSEBARAN MAKHLUK HIDUP
Geografi kehidupan atau biogeografi adalah pembagian wilayah
berdasarkan kondisi geografis yang berkaitan dengan kehidupan yang
terdapat di dalamnya. Jadi, pembagian wilayah di bumi yang dikaitkan
dengan kehidupan tumbuhan dan hewan, misalnya wilayah gurun pasir
dengan sedikit curah hujannya, tanah yang kering, akan ditumbuhi tumbuhan
seperti kaktus yang memiliki akar panjang, dengan daun yang dilapisi zat
penahan penguapan. Hewan yang hidup di gurun pasir adalah hewan yang
tahan dengan air sedikit dan tahan terhadap sengatan panas seperti unta.
Iklim, tumbuhan (vegetasi), dan hewan merupakan ekosistem skala
besar yang disebut daerah habitat atau bioma. Kondisi suatu bioma
dipengaruhi oleh faktor abiotik dan biotik. Faktor abiotik di padang pasir
berupa pasir, batu-batuan, sedangkan faktor biotiknya berupa kaktus dan
unta. Kondisi di daerah pantai faktor abiotiknya adalah pasir pantai atau
lumpur, sedangkan faktor biotik adalah hewan berupa ikan atau buaya.

MKDU41 12/MODUL 4

4.53

Pembagian wilayah berdasarkan letak geografi menimbulkan iklim


berbeda-beda yang juga sangat mempengaruhi kehidupan dan wujud hewan
di dalamnya. Pada umumnya daerah atau wilayah berdasarkan iklim dapat
dibedakan menjadi tiga daerah, yaitu tropis, subtropis, dan kutub. Berikut ini
diuraikan tentang geografi yang dikaitkan dengan habitat di dalamnya.

C. GEOGRAFI TUMBUHAN
Tumbuhan memegang peranan penting dalam menentukan geografi
makhluk hidup karena tumbuhan merupakan titik awal dari rantai kehidupan.
Selanjutnya, materi tentang rantai kehidupan akan dibahas secara lebih
mendalam dalam Modul 5. Tumbuhan sang at peka terhadap keadaan
lingkungan fisik. Oleh karena itu, dapat dengan mudah mengamati adanya
perbedaan jenis tumbuhan pada daerah dengan iklim yang sama.
Contoh:
1. Daerah tropis ialah daerah antara 23 1/2 Lintang Utara (LU) dan 23
1/2 Lintang Selatan (LS) sepanjang khatulistiwa dan beriklim panas.
Lingkungan abiotiknya, antara lain matahari yang bersinar sepanjang
tahun, mulai bulan Januari sampai Desember, perubahan suhu hanya
sedikit (amplitudonya kecil) di bawah naungan pohon (kanopi), bahkan
tidak ada perubahan suhu antara siang dan malam, curah hujannya
tinggi, merata sepanjang tahun antara 200-225 cm per tahun. Daerah ini
juga ditandai dengan adanya hutan yang lebat dengan ciri khasnya
adalah sebagai berikut.
a. Pohon besar dan tinggi.
b. Cabang pohon panjang dan banyak yang membentuk naungan
pohon yang luas.
c. Pada pohon itu terdapat banyak tumbuhan epifit (menempel pada
dahan dan ranting).
d. Banyak pohon merambat ke pohon lain misalnya rotan karena
hampir tidak ada sinar matahari.
e. Di bawah pohon besar (kanopi) masih terdapat pohon yang agak
rendah (tanaman perdu) dan di bawahnya lagi masih ada semak
belukar sehingga tercipta tingkat kehidupan.
f. Di bawah suhu hampir tidak terasa, hidup rumput dan lumut sebagai
makanan hewan kecil.

4.54
ILMU ALAMIAH

DASAR

Hal ini hanya dimungkinkan terdapat di daerah tropis karena adanya


intensitas cahaya matahari yang cukup. Di pedalaman daerah tropis
terdapat beberapa gurun pasir yang kondisinya berbeda jauh dengan
lingkungan hutan tropis. Lingkungan abiotiknya, antara lain suhu
udara siang hari sangat tinggi sekitar 50C, sebaliknya pada malam
hari dapat mencapai 0C. Curah hujan (prestisipasi) sangat rendah
sekitar 25 cm per tahun, kelembaban udara sangat rendah, dan
penguapan air (evaporasi) sangat tinggi sehingga mengakibatkan
tanah secara keseluruhan menjadi tandus.
Ada tumbuhan dengan ciri-ciri ukurannya kecil, tumbuhnya waktu
hujan turun, berbunga dan berbiji dalam ukuran yang tahan lama
dan tumbuh pada musim penghujan tahun berikutnya. Ada
tumbuhan menahun dengan ciri-ciri, daunnya kecil-kecil bahkan ada
yang tidak berdaun, dilapisi zat lilin tebal guna mengurangi
penguapan, memiliki akar panjang agar mampu menyerap air di
lapisan tanah yang dalam.

Gambar 4. 14.
Hutan Huj an Tropis

4.55

MKDU41 12/MODUL 4

Lihat gambar berikut.

'

I l.
Ill

'\

"". ..:'l.

\,
~

,.

,Y

t.

_..

..

'~
I

....

I
I

"

..

'- -_ ,

..

r;.

--

...

)!; - :.0 : -

-~

..
-

- ,,- >

- - ----

Gambar 4. 15.
Geografi Tumbuhan

2.

Daerah Subtropik (23 - 40 LU/LS). Akibatnya, kemiringan bumi


terasa dengan adanya empat musim yaitu musim panas (summer),
musim gugur (autumn), musim dingin (winter), dan musim semi
(springi).
Biomanya memiliki ciri-ciri curah hujan sepanjang tahun antara
75- 100 cm per tahun, memiliki empat musim, dan hutannya merupakan
luruh. Gugurnya daun pepohonan hutan merupakan persiapan akan
datangnya musim dingin dan bersemi kembali setelah musim dingin
selesai.
Di daerah subtropis yang khas adalah adanya salju waktu musim dingin.
Jumlah tumbuhan di kawasan subtropis lebih sedikit tumbuhan tinggi,
jarak antara pohon satu dengan ya11g lain tidak rapat dan praktis tidak
ada perdu di bawahnya.
Di daerah tengah benua terdapat padang rumput karena curah hujannya
sedikit sehingga sulit bagi pohon untuk hidup dengan baik, tetapi tidak
sampai menjadi gurun pasir. Curah hujan yang sedikit menyebabkan
tumbuhnya bermacam rumput, ada yang pendek, sedang, dan tinggi.
Tanah padang rumput banyak mengandung humus karena daun rumput
yang cepat mati dan membusuk pada musirn tumbuh.

4.56
ILMU ALAMIAH

3.

4.

CASAR

Selain itu, daerah iklim ini ditandai dengan hutan yang terlalu lebat tanpa
belukar, rotan, dan epifit. Semakin ke arah kutub maka semakin jarang
hutannya dan digantikan dengan padang rumput (40-60 LU/LS).
Daerah beriklim dingin (60-80 LU/LS), pada musim panas, matahari
bersinar lebih dari 12 jam sehari sehingga malam menjadi lebih singkat.
Pada musim dingin, matahari kurang dari 12 jam sehingga malam lebih
lama. Bioma yang khas di daerah beriklim dingin ini dihuni oleh padang
taiga dan tundra. Padang taiga biasanya terdiri dari satu jenis spesies
(homogen) seperti hutan cemara atau pinus dan pakis. Tundra adalah
padang perdu dan paku yang pendek (rendah).
Daerah kutub: tidak ada yang hidup kecuali pada batas terdapat
tumbuhan lumut (80-90 LU/LS). Ciri-ciri daerah tundra (daerah
beriklim kutub) adalah memiliki energi radiasi yang sedikit, perbedaan
siang dan malam dalam musim panas dan musim dingin sang at besar.
Rumput tumbuh menutupi tanah dan tumbuhan berbiji tumbuh kerdil.

Menurut Supartono, dkk. ( 1999), Junghun membagi daerah iklim dengan


vegetasi alam yang tumbuh di dalamnya ada empat macam sebagai berikut.
1. Daerah panas dengan suhu rata-rata di atas 22 C, mencakup ketinggian
dari 0-700 m di atas permukaan laut. Vegetasi yang tumbuh baik adalah
kelapa, tebu, padi, dan jagung.
2. Daerah sedang dengan suhu antara 15-22C, meliputi daerah antara
700- 1.500 m di atas permukaan laut. Vegetasi yang tumbuh dengan baik
adalah karet, teh, kina, dan sayur-sayuran.
3. Daerah sejuk dengan suhu antara 11- l 5C, meliputi daerah antara
1.500- 2.500 m. Vegetasi yang tumbuh baik adalah pinus, hortikultura
(tanaman budidaya), dan kina.
4. Daerah dingin dengan suhu di bawah 11C mencakup daerah antara
2.500-4.000 m di atas permukaan laut. Vegetasi yang paling atas hanya
lumut, sedangkan daerah yang di bawah hampir sama dengan tanaman di
daerah iklim sejuk.
Apabila kita selidiki, jenis tumbuhan dari pantai tropik ke puncak
gunung bersalju maka terdapat urutan susunan yang sama, yaitu sebagai
berikut.
Ketinggian: 0 - 4.000 kaki
= tumbuhan.
4.000 - 8.000 kaki = tumbuhan subtropik.
8.000 - 12.000 kaki = tumbuhan iklim sedang.
12.000 - 16.000 kaki = tumbuhan iklim dingin (kutub).

4.57

MKDU41 12/MODUL 4

C. GEOGRAFI HEWAN
Atas dasar faktor yang mempengaru.hi variabilitas dan persebaran
terhadap makhluk hidup yang sudah dijelaskan maka bumi ini dapat dibagi
menjadi 6 daerah (fauna regions), yakni daerah seperti berikut.
1. Palaeartic (Eropa dan Asia Utara).
2. Ethiopian (Afrika dan Semenanjung Arab).
3. Oriental (Asia Selatan dan Indonesia).
4. Australian (Australia dan sekitamya).
5. Nearctic (Amerika Utara dan Greenland).
6. Neotropical (Amerika Selatan dan Tengah).

= -~

4-

~I

'

,. .

~--

Gambar 4. 16.
Daer ah Holarsit i k

Berikut ini Anda dapat melihat berbagai jenis m.amalia yang terdapat di
masing-masing daerah holarsitik.
Sebagai habitat utamanya adalah lihat masing-masing gambar berikut

1n1.

4.58
ILMU ALAMIAH

DASAR

1.

Daerah Palaeartic

2.

Ethiopian
I

11

1!

...ll

3.

Oriental

4.

4.59

MKDU41 1 2 / MODUL 4

Australian

If

-=
I

.,
........._ _

!'!.iii"
iiiiitr

-:

'... 1
~

-;-

'

I
I ..
1-C

I I

-'

5.

Neartik
'X:"'1.J

...

---,...,---

......

,.r

'~;.'

6.

Neotropical
. _
" __
- -- --..._
,....___

~~,~ ~
'

4.60
ILMU ALAMIAH

DASAR

LATI HAN

Untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai materi di atas,


kerjakanlah latihan berikut!
1) V ariasi tumbuhan dari pantai tropis ke kutub ternyata sama dengan
variasi dari pantai ke puncak gunung bersalju. Kesimpulan apakah yang
dapat Anda ambil dari kenyataan tersebut?
2) Tumbuhan jenis paku-pakuan terdapat di seluruh muka bumi dengan
variasi yang hampir serupa, tetapi tumbuhan kurma sangat langka di
Indonesia, dan hanya terdapat di semenanjung Arab. Dapatkah Anda
menjelaskan mengapa hal ini terjadi?
3) Anda tentu mengetahui bahwa orang Cina berkulit kuning dan bermata
sipit, orang Afrika berkulit hitam berambut keriting, orang Indonesia
berkulit sawo matang, orang Eropa berkulit putih.
a) Bagaimana kita dapat mengetahui bahwa mereka memahami berasal
dari satu spesies?
b) Faktor-faktor apa yang menyebabkan adanya perbedaan tersebut?
Petunjuk Jawaban Latihan
Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas Anda dapat mempelajari
kembali materi persebaran makhluk hidup.

--

RANG KUMAN

Faktor-faktor yang menentukan adanya variabilitas geografi


makhluk hidup sehingga menyebar di atas permukaan bumi adalah
sebagai berikut.
1. Faktor lingkungan, terdiri dari lingkungan abiotik, yaitu tanah, air,
temperatur, dan iklim. Sedangkan lingkungan biotik adalah
lingkungan antara makhluk-makhluk hidup itu sendiri.
2. Faktor sejarah, yang dimaksud adalah sejarah geografi bumi yang
dahulu kala hanya terdiri dari satu benua dan satu samudra.
Kemudian retak dan bergeser secara sangat perlahan, kemudian
membentuk benua, samudra, dan lautan.

MKDU41 12/MODUL 4

3.

4.61

Faktor hambatan penyebaran. Hambatan itu terdiri antara lain


daratan untuk makhluk penghuni lautan, yaitu daratan atau benua
dan daratan yang menyempit, seperti Amerika Tengah (Costa Rica).
Bagi makhluk hidup daratan, hambatannya adalah lautan dan selat.

Ketiga faktor tersebut dapat disebut sebagai faktor geografi. Di


samping f aktor geografi masih ada faktor genetik, baik variasi yang
dihasilkan dari perkawinan maupun mutasi genetik.
Geografi tumbuhan, ternyata merupakan variasi pantai tropik
menuju kutub yang sama dengan variasi dari pantai tropik ke puncak
gunung, yaitu daerah tropis berhutan lebat, subtropis hutannya agak
menipis, dan pada daerah beriklim dingin terdapat padang rumput atau
hutan cemara dan pakis, serta daerah dekat kutub terdiri dari taiga
kemudian tundra dan lumut. Di daerah kutub tak ada tumbuhan.
Geografi hewan, terbagi enam daerah geografi, sebagai berikut.
1. Eropa dan Asia Utara disebut Palaeartic, dihuni antara lain oleh
bison dan rusa rein.
2. Afrika dan Arab disebut Ethiophian, dihuni antara lain oleh gajah
Afrika, jerapah, dan gorilla.
3. Australia dan sekitarnya, dihuni antara lain oleh kangguru, koala,
dan wombat.
4. India sampai Indonesia disebut daerah Oriental dihuni oleh
harimau, gajah India, dan kerbau.
5. Daerah Amerika Utara dan sekitarnya disebut Nearctic, dihuni oleh
bison dan semacam rusa rein yang disebut Caribau.
6. Daerah Amerika Selatan disebut Neotropical dihuni oleh tapir dan
monyet Howler.
TES

FORMATIF 3

Pilih satu jawaban yang paling tepat!


1) Faktor yang menghambat penyebaran makhluk hidup bersifat ....
A. genetik
B. geografi
C. historik
D. adaptatik
2) Tundra adalah daerah padang . ...
A. rumput
B. pasir yang ditumbuhi kaktus

4.62
ILMU ALAMIAH

CASAR

C. lumut dan perdu


D. pasir tanpa tumbuhan
3)

Makhluk hidup di lautan tampak lebih homogen, sebab ....


A. terdapat batas daratan
B. berasal dari spesies yang sama
C. perbedaan faktor geografi dan genetik
D. adanya faktor historik

4)

Gajah Afrika tidak sama dengan gajah India. Hal itu disebabkan oleh ....
A. iklim dan musim yang tak sama
B. perbedaan sejarah geografinya
C. perbedaan f aktor geografi dan genetik
D. perbedaan lingkungan dan adaptasinya

Pilihlah:

A. Apabila pemyataan pertama dan kedua benar dan mempunya1


hubungan sebab akibat
B. Apabila pemyataan pertama dan kedua benar, tetapi tidak
mempunyai hubungan sebab akibat
C. Apabila salah satu dari kedua pemyataan benar
D. Apabila kedua pemyataan salah
5)

Pohon-pohon besar yang tinggi banyak terdapat di daerah antara


23

/i

LU dan 23

/i

LS ,
sebab

daerah

antara

23 ,,Yi LU dan 23 ,,Yi LS

adalah

daerah

sepanJang

katulistiwa yang beriklim tropik.


6)

Daerah Palaeartic meliputi daerah yang dihuni oleh jerapah dan gorilla,
sebab
daerah Amerika Utara disebut daerah Palaeartic.

Pilihlah:
A. Jika (1) dan (2) benar
B. Jika (1) dan (3) benar
C. Jika (2) dan (3) benar
D. Jika (1), (2), dan (3) benar

4.63

MKDU41 12/MODUL 4

7)

Daerah Ethiophian dihuni oleh ...


(1) gajah afrika
(2) bison
(3) jerapah

8)

Daerah Neotropical dihuni oleh ...


(1) bison
(2) tapir
(3) monyet howler

Cocokkanlah jawaban Anda dengan Kunci Jawaban Tes Formatif 3 yang


terdapat di bagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban yang benar.
Kemudian, gunakan rumus berikut untuk mengetahui tingkat penguasaan
Anda terhadap materi Kegiatan Belajar 3.
Jumlah Jawaban yang Benar

Tingkat penguasaan = - - - - - - - - - - x 100%


Jumlah Soal
Arti tingkat penguasaan: 90 - 100% = baik sekali
80 - 89% = baik
70 - 79% = cukup
< 70% = kurang
Apabila mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih, Anda dapat
meneruskan dengan modul selanjutnya. Bagus! Jika masih di bawah 80%,
Anda harus mengulangi materi Kegiatan Belajar 3, terutama bagian yang
belum dikuasai.

4.64
ILMU ALAMIAH

CASAR

Kunci Jawaban Tes Format if


Tes Formatif 1
1) A
2) A
3) B
4) D
5) c
6) D
7) c
8) A
9) A
10) B

Tes Formatif 2

Tes Formatif 3

1)
2)
3)
4)
5)
6)
7)
8)
9)
10)

1)
2)
3)
4)
5)
6)
7)
8)

c
A

c
c
D
A

c
D

c
D

c
A
D
B

4.65

MKDU41 12/MODUL 4

Daftar Pustaka
Aly, Abdullah dan Rahma, Eny. (1992). Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta: Bumi
Aksara.
Darmodjo, Hendro dan Kaligis, Yeni. (1994). Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta:
Universitas Terbuka.
Drost. J. (1992). Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta: Buku Panduan Mahasiswa.
Gramedia Pustaka U tama.
Jasin, Maskoeri. (1992). Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta: Rajawali Press.
Nizamuddin, H. (1994). Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Nebel. Bernard. (2000). Environmental Science. The Way the World Works.
New Jersey: Prentice Hall.
Smith, Robert Leo., (1976). The Ecology of Man: An Ecosystem Approch.
New York: Havper and Row. Publisher.
W . Supartono, dkk. (1999). Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta: Ghalia Indonesia.

MODUL 5

Ekosistem, Sumber Daya Alam,


dan Lingkungan
drh. 80.nti Dewiki, M.Kes.
Ir. Si Yuniati Putri Koes Hardini. M. P.
PENDAHULUAN

alam Modul 5 ini akan dijelaskan sebagian kecil dari gejala alam yang
ada di sekeliling kita, di mana makhluk hidup dengan segala
aktivitasnya ternyata sangat berpengaruh terhadap lingkungan di sekitarnya.
Manusia merupakan salah satu komponen yang ada dalam biosfer, segala
macam aktivitasnya dapat mempengaruhi keadaan biosfer, namun sebaliknya
juga dapat dipengaruhi oleh adanya perubahan dalam biosfer tersebut.
U ntuk melestarikan dan memanfaatkan biosfer pada mas a sekarang dan
masa yang akan datang diperlukan pemahaman tentang keberadaan kita
sebagai bagian dari alam itu sendiri.
Beraneka proses dan hubungan terjadi dalam biosfer yang kesemuanya
itu dapat dirangkumkan sebagai perubahan dari materi dan energi. Setiap unit
yang meliputi organisme atau komunitas pada suatu daerah tertentu saling
berinteraksi terhadap lingkungan fisik sehingga terjadi aliran energi,
diversifikasi biotik, dan siklus mineral dalam suatu ikatan sistem yang
disebut ekosistem.
Ketidakseimbangan dalam perubahan materi dan energi akan
menimbulkan masalah lingkungan secara global. U ntuk mendapatkan
keseimbangan atau keselarasan dalam pengubahan materi dan energi ini
diperlukan kesadaran dan tanggung jawab manusia dalam peranannya
sebagai bagian dari komponen biosfer.
Dalam kaitan dengan pengembangan tanggung jawab tersebut maka
perlu diperoleh jawaban untuk pertanyaan berikut ini.
1. Bagaimana aliran energi membentuk suatu lingkaran makanan dalam
ekosistem dan bagaimana pula bentuk-bentuk ekosistem yang alami?
2. Bagaimana mengklasifikasikan sumber daya alam?

5.2

3.

ILMU ALAMIAH CASAR

Bagaimana mengelola sumber daya alam dan lingkungan supaya terjaga


kelestariannya?

Pada modul terdahulu, telah dipelajari konsep evolusi dan biogeografi,


dan dalam modul ini akan lebih memantapkan kajian konsep-konsep itu.
Pada dasamya, evolusi makhluk hidup merupakan upaya mengadaptasi diri
pada lingkungan yang berubah karena di dalamnya telah terjadi perubahan
pola pengubahan energi maupun materi. Demikian pula penyebaran makhluk
hidup di permukaan bumi ini ditentukan oleh keadaan serta pola perubahan
energi di lingkungan tertentu. Organisme hanya akan dapat bertahan hidup di
tempat yang sesuai dengannya.
Dengan mempelajari Modul 5 ini, secara umum Anda diharapkan dapat
memahami adanya ekosistem serta menyadari peranan manusia dalam
ekosistem tersebut.
Sedangkan secara khusus setelah menyelesaikan modul ini, Anda
diharapkan dapat menjelaskan:
1. ekosistem dan komponen-komponen yang ada di dalamnya;
2. klasifikasi sumber daya alam dan lingkungan;
3. konsep pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup.

5.3

MKDU41 12/MODUL S

KEGIATAN

BELAJAR

Ekosistem dan Komponennya


ebelum membahas lebih lanjut tentang komponen ekologi yang terdapat
dalam atmosf er bumi, seperti populasi, komunitas, dan komponen
lainnya, terlebih dahulu akan dibahas mengenai ekologi, yang merupakan
wadah besar yang di dalamnya berisi komponen penghuni bumi yang
kehidupannya saling berhubungan.

A. EKOLOGI
Istilah ekologi pertama kali digunakan oleh Haeckel seorang ahli
biologi, sekitar tahun 1860-an. Istilah Ekologi berasal dari dua kata, yaitu
Oikos, berarti rumah dan Logos berarti ilmu. J adi secara harfiah ekologi
berarti makhluk hidup dengan rumahnya atau rumah tangga makhluk hidup.
Ekologi dan ekonomi mempunyai banyak persamaan, yaitu sama-sama
mempunyai alat transaksi. Perbedaannya, pada ekologi tidak menggunakan
uang sebagai alat transaksi, melainkan materi, energi, dan informasi. Alat
transaksi dalam ekologi tersebut dalam suatu komunitas atau antara beberapa
komunitas akan menjadi perhatian utama seperti halnya uang dalam ekonomi
sehingga ekologi disebut sebagai ekonomi alam.
Dalam menganalisis tata lingkungan, ekologi juga menggunakan konsep
model lingkaran yang melukiskan proses rumah tangga lingkungan dan lazim
dikenal dengan nama lingkaran energi, materi, dan informasi. Dalam ekologi
terdapat golongan produsen dan konsumen. Apabila selama proses pengaliran
energi materi tidak terganggu, berarti tata lingkungan masih dalam
keseimbangan ekologis.

5.4

ILMU ALAMIAH DASAR

.S\eNOMI
..

-c~OLOGJ
- ,..
.-

'

'

- .

, 1, r.ri~l sti&

-'

. I!! t'U':H'lf
-

I
I

' ' 11Hil''

iii

Slmber: SJpartono, dkk. , (1999).

Gambar 5.1.
Perbandingan Ekologi dan Ekonomi

Rumah makhluk hidup adalah lingkungan di mana makhluk hidup itu


tinggal. Di sinilah mereka saling berpengaruh terhadap sesamanya termasuk
dengan komponen yang tidak hidup di sekelilingnya dalam rangka
mempertahankan kelangsungan hidupnya.
Menurut Drost (1992), ekologi atau ilmu lingkungan mengintegrasikan
berbagai ilmu yang mempelajari hubungan antara jasad hidup (termasuk
manusia) dengan lingkungannya.
Bumi dengan atmosfer dapat dipandang sebagai suatu sistem yang terdiri
dari banyak subsistem. Sistem dapat diartikan sebagai suatu kesatuan antara
beberapa komponen yang saling berhubungan yang berkaitan secara teratur.
Setiap sistem merupakan suatu perangkat elemen atau satuan-satuan yang
berada dalam berbagai keadaan dan setiap keadaan elemen dipengaruhi oleh
keadaan elemen yang lain. Pengaruh timbal balik antara elemen yang satu
dengan elemen yang lain merupakan suatu sengkelit umpan balik
(perputaran).
Sistem yang terdiri dari komponen-komponen makhluk hidup disebut
biosistem. Biosistem memiliki sifat, antara lain:
1. sistem yang terbuka;
2. membutuhkan makanan atau bahan bakar untuk memperbaharui energi
dan materi yang habis dipakai;
3. mempunyai susunan yang rumit;
4. terutama terdiri dari protoplasma;
5. mengandung sejumlah subsistem;

6.
7.

5.5

MKDU41 12/MODUL S

mempunyai hubungan simbiotik, parasitik atau komensalistik baik


dengan sistem biotik lainnya maupun dengan sistem abiotik;
terdapat pada lingkungan tertentu.
Cara kerja suatu sistem dapat digambarkan sebagai berikut.

.
-

I
-- l

- -- -

'

~II!~ iOlflP,t!mIUI

ra!ra11 1111m~~n1uLt=

t)onh::rlli\~

:..

Jl9M.

nn"I alruJlll ~"iii


_LU;U I llOltlt!ll

==
-~
- _____ j Umoaa Ba\Ul~--_;,..__.-1. -

8.Jmber: G. Tyler Miller, Jr.

Garn bar 5. 2.
Kerj a Sstem

Manusia merupakan suatu sistem homeostatik dapat mengatur suhunya


sendiri dalam batasan optimal bagi kelangsungan hidupnya. Dalam batasbatas tertentu, ia dapat mengatur suhu tubuhnya agar tetap stabil meskipun
suhu di sekelilingnya berubah-ubah, lebih rendah atau lebih tinggi. Apabila
suhu atmosfer meningkat maka tubuh manusia akan melepaskan panas
dengan cara mengeluarkan keringat lebih banyak. Sebaliknya, apabila suhu
atmosfer turun, tubuh manusia akan memproduksi panas dengan cara
menggigil, menghemat energi dengan menyempitkan pembuluh darah serta
mengurangi proses berkeringat. Kemampuan suatu sistem dalam mengatur
diri sendiri disebut homeostatis.
Semua sistem yang dapat mengatur dirinya sendiri mempunyai ambang
(batas) homeostatis. Batas-batas ini menentukan sejauh mana keadaan sistem
menyimpang dari titik keseimbangan dengan tidak menyebabkan perubahan
batik (irreversible) atau perusakan sistem itu sendiri.
Mekanisme umpan balik negatif mengatur dengan cara memperlambat
serta menghentikan kecenderungan suatu sistem untuk menyimpang terlalu

5.6

ILMU ALAMIAH DASAR

jauh dari keadaan optimalnya. Namun, sering terjadi bahwa masukan dari
lingkungan ke dalam sistem melebihi atau di bawah batas homeostatis.
Dengan kata lain, fluktuasi yang harus dialami oleh sistem itu terlalu
besar. Akibatnya, keseimbangan dari sistem itu akan rusak. Skema
memperlihatkan bahwa keadaan ini terjadi jika manusia mendapat panas
yang jauh melebihi batas homeostatis. Suhunya akan sangat meningkat
sehingga dapat menewaskan manusia karena kepanasan. Sebaliknya apabila
manusia terkena suhu yang sangat rendah, yaitu jauh di bawah ambang
toleransinya, manusia akan mati karena kedinginan atau hipothermia.
Perubahan drastis yang merusak salah satu f aktor lingkungan dapat
menjadi perusak sistem lingkungan khususnya biosistem. Biosistem terdapat
dalam berbagai tingkat organisasi seperti yang digambarkan oleh Odum
( 1971) dalam skema berikut.
....

,:::;

l '

O u .PJ.IJ

'

~~CDlll

'

, ,~ lh1 rl
6 1trntdll

J;h,.=" o!YI

$ i)!!fit.t

orpa"

Inn
:orna r1111nt1

..

OCCUllE!S.I

- rJ '

t:

Gambar 5.3.
Biosistem

Ekologi terutama mempelajari bagian kanan dari spektrum yaitu taraf di


atas organisme. Jadi, ekologi mempelajari mekanisme serta interelasi
komponen biotik dan abiotik dalam mengalirkan energi dan mengatur
populasi dalam struktur komunitas beserta dinamikanya.
Menurut Supartono, dkk. (1999), Miller memberikan gambaran batas
wilayah kerja ekologi sebagai suatu model yang berdasarkan atas anggapan,
bahwa seluruh alam semesta merupakan suatu ekosistem tersusun dari
kelompok-kelompok komponen yang berkaitan satu sama lainnya. Masingmasing kelompok merupakan suatu kesatuan dengan kelompok lainnya.
Contohnya, bagian-bagian atom akan membentuk atom, satuan-satuan atom

MKDU41 12/MODUL S

5.7

akan membentuk molekul, sedangkan satuan-satuan molekul akan


membentuk satuan protoplasma dan seterusnya.
Dalam cakupan ekologi perlu diketahui beberapa pengertian antara lain
sebagai berikut.
1. lndividu adalah satu kesatuan dari faktor keturunan yang sama.
2. Populasi adalah sekumpulan individu dari jenis yang sama dan terjadi
bersama-sama pada suatu tempat dan waktu.
3. Komunitas adalah kumpulan populasi yang menempati suatu daerah
tertentu atau disebut pula biozonose. Dalam ekologi yang disebut
komunitas biotik ialah komunitas yang anggota-anggotanya mempunyai
tempat tumbuh atau tempat berbiak yang sama, misalnya burung.
4. Ekosistem adalah tatanan satuan secara utuh dan menyeluruh antara
segenap unsur lingkungan hidup yang saling mempengaruhi. Ekosistem
sering disebut sebagai ekologi murni karena cakupan ekologi adalah
lingkungan yang tatanannya merupakan ekosistemnya.
5. Sosio-ekosistem merupakan tingkat organisasi yang lebih tinggi
daripada ekosistem yang terbentuk karena adanya interaksi iklim dan
jasad hidup setempat.
6. Biosfer adalah tingkat organisasi terbesar mencakup semua kehidupan di
bumi dan adanya interaksi antara lingkungan fisik secara keseluruhan.

B. EKOSISTEM
Suatu organisme tidak akan dapat hidup mandiri tanpa kehadiran
organisme lain serta mengabaikan sumber daya alam yang merupakan
sumber pangan, tempat perlindungan, dan tempat perkembangbiakan. Suatu
konsep sentral dalam ekologi adalah ekosistem merupakan suatu sistem yang
terbentuk oleh hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan
lingkungannya.
Setiap unsur yang berada di suatu daerah tertentu tersebut memang
berhubungan dan saling mempengaruhi lingkungan fisik sehingga terjadi
aliran energi dan materi yang terjadi dalam suatu sistem dan disebut
ekosistem (asal kata ecological sistem atau ecosystem).
Dalam skema biosistem yang telah digambarkan di depan, ekosistem
dapat dilihat sebagai hasil saling mempengaruhi antara komponen biotik dan
abiotik dalam pengubahan energi dan materi karena ekosistem, meliputi
organisme (biotik) dan lingkungan yang tak hidup (abiotik).

5.8

ILMU ALAMIAH CASAR

Batas antara satu ekosistem dengan ekosistem yang lain tidak jelas, juga
luas areal ekosistem tidak dapat ditentukan. Pada dasamya, mereka
berhubungan dalam ekosistem menyangkut perubahan energi dan materi.
Dalam ekosistem berlangsung daur biogeokimia serta pengaturan ekologis.
Aliran materi dalam ekosistem membentuk j aring-j aring makanan.
Di dalam suatu ekosistem yang dapat berdiri sendiri harus tersedia:
1. sumber energi serta sistem kehidupan yang sanggup mengolah energi ini
untuk kebutuhan komponen-komponen dalam ekosistem;
2. cukup zat-zat kimia yang dibutuhkan serta mekanisme yang mengatur
keseimbangan zat-zat antara komponen biotik dan abiotik dalam
ekosistem. Zat-zat kimia yang dibutuhkan oleh suatu ekosistem terutama
adalah H 20, C02 , dan 0 2 , serta zat hara lainnya.
Untuk memelihara keseimbangan ekosistem maka zat-zat kimia dan
unsur hara lainnya harus seimbang di antara komponen biotik dan abiotik.
Bagaimanakah keseimbangan zat-zat kimia ini harus dapat dipelihara? Di
alam ini keseimbangan dipelihara melalui siklus zat-zat tersebut, yang
dikenal dengan nama siklus biogeokimia. Contohnya, siklus (daur) Karbon,
Phosphor, dan Nitrogen.

1.

Siklus Karbon
Udara merupakan reservoir dari molekul C02 dan air merupakan
sumber dari bikarbonat (H2C03). Melalui proses fotosintesis dan
metabolisme tumbuhan, atom C dari C02 menjadi atom karbon molekul
organik yang digunakan untuk perturnbuhan tanarnan. Dalam rantai rnakanan,
atom karbon berubah menjadi jaringan organisme yang berada dalam
ekosistem. Pada titik tertentu, saat organisme tersebut dimakan atau mati
maka atom karbon akan masuk dalam sistem daur ulang dan kembali ke
udara atau ke tanah, untuk digunakan melalui proses fotosintesis, dan
seterusnya.

5.9

MKDU41 12/MODUL S

Pnnaeuornri
...
m1nV'i!J~~

..,,..

_..;~~

.,-

St:tri(ll!hfffl

Gambar 5.4.
Daur Karban

2.

Daur Phosphor

1'1nmooal 'it.?~l a1:2.!i

-'.-

mnmue11 t:errn1n131agp
~~~BtetaimT1
carran

Gambar 5.5.
Daur Phosphor

5.10
ILMU ALAMIAH

3.

DASAR

Daur Nitrogen

Gambar 5.6.
Daur Nitrogen

Dari ketiga contoh siklus ini, organisme pengurai berpengaruh dan


merniliki peran yang sangat besar dalam mengembalikan zat-zat yang telah
diserap oleh tumbuhan, kemudian berpindah ke hewan dan manusia melalui
proses makan memakan dan kembali ke atmosfer a tau tanah untuk kemudian
digunakan lagi oleh makhluk hidup. Dalam siklus nitrogen, selain sebagai
bakteri pengurai, bakteri nitrifikasi, dan bakteri denitrif'ikasi berperan juga
dalam mengusahakan penggunaan kembali zat-zat nitrogen oleh makhluk
hidup. Jadi sebenarnya, ekosistem bukan hanya sekadar kompleks organisme,
tetapi juga semua f aktor kirnia yang membentuk lingkungan tersebut.
Elemen yang sangat membantu dalam pembentukan kehidupan ini
adalah sinar matahari yang merupakan sumber energi bagi organisme. Energi
diubah oleh tumbuhan menjadi energi kimia di dalam zat-zat organik
tumbuhan itu. Tumbuh-tumbuhan merupakan makanan hewan yang tidak
dapat membuat makanannya sendiri. Hewan yang memakan tumbuhan
disebut herbivor. Herbivor merupakan makanan bagi pemangsanya, yaitu
karnivor (pemakan daging). Kamivor yang kemudian mati akan diurai oleh
organisme pembusuk.

MKDU41 12/MODUL S

5. 11

C. ALIRAN ENERGI
Berdasarkan aliran energi yang digunakan dalam setiap komunitas maka
setiap populasi dapat digolongkan ke dalam salah satu kelompok berikut ini.
1. Produsen, yakni jenis makhluk hidup berhijau daun yang dapat
mengubah energi surya menjadi energi kimia dalamjaringannya.
2. Konsumen pertama, biasanya disebut juga herbivor, yaitu organisme
pemakan tumbuhan.
3. Konsumen kedua, karnivor, ciri organisme yang memakan herbivor.
4. Konsumen ketiga, yakni karnivor memakan karnivor lainnya. Namun,
ada organisme yang secara fungsional termasuk konsumen pertama,
kedua dan ketiga misalnya manusia.
5. Parasit, yakni organisme yang memakan makanan yang telah dicema
oleh organisme lain di tempat dia hidup.
6. Pemakan bangkai, ialah hewan-hewan yang hidup dari kotoran (faeces)
atau tubuh organisme mati yang sudah membusuk.
7. Pengurai, ialah cendawan, bakteri, dan mikroba yang menguraikan
organisme mati atau sampah organik dan melepaskan zat kimia, serta
panas ke dalam lingkungannya untuk kemudian diserap kembali oleh
tumbuhan hidup.
Pembuatan makanan serta pengaliran dari satu organisme ke organisme
lain, membentuk suatu rangkaian rantai makanan. Melalui rantai makanan
inilah berlangsung aliran materi dan energi dalam ekosistem.
Prinsip aliran energi dalam ekosistem meliputi kegiatan komponen yang
terjadi dalam biotik, yaitu:
1. aliran energi yang menggunakan energi matahari sebagai sumber utama;
2. daur ulang nutrien dalam rantai makanan.
Bagan di bawah ini dapat menerangkan bagaimana aliran energi
digunakan dalam memenuhi kebutuhan makhluk hidup.

5.12
ILMU ALAMIAH

DASAR

.I
\

: l l'iUJD_aarf tQC11UlR

ti!lll~~j.d I
- f

Gambar 5. 7.
Aliran Materi/Energi dalam Ekosistem

Dalam rangkaian rantai makanan, makhluk dalam ekosistem


dikelompokkan menjadi beberapa golongan. Pengelompokan ini berdasarkan
pada jarak transfer makanan dari sumber energi dalam ekosistem.
Tumbuhan hijau merupakan golongan tingkat tropik pertama (langsung
menggunakan energi matahari untuk pertumbuhannya). Herbivor termasuk
golongan tingkat tropik kedua sedangkan karnivor primer termasuk golongan
tingkat tropik ketiga, dan seterusnya.
Ada tiga tipe rantai makanan sebagai berikut.
1. Tipe rantai makanan perumput, yaitu materi tumbuhan yang berpindah
dari kelompok konsumen yang satu ke kelompok konsumen berikutnya.
2. Tipe rantai makanan pembusuk yang di dalamnya terdapat organisme
pembusuk yang menguraikan organisme lain yang sudah mati.
3. Tipe rantai makanan parasit yang di dalamnya terdapat organisme yang
lebih kecil memangsa organisme besar.

5.13

MKDU41 12/MODUL S

'
I

l(Wll

--- - - - - -

Gambar 5. 8.
Tipe Rantai Makanan

Ada organisme yang termasuk ke dalam beberapa tingkat tropik,


misalnya manusia. Ia berfungsi baik sebagai herbivor maupun karnivor.
Dalam setiap ekosistem, rantai-rantai makanan tidak berdiri sendiri,
tetapi berkaitan dengan rantai makanan yang lain sehingga membentuk suatu
jalinan yang kompleks yang saling tergantung dan disebut sebagai jaringjaring makanan. Seperti yang terlihat pada Gambar 5.8 berikut ini.

5.14
ILMU ALAMIAH

DASAR

EliUn-1~ Wl3JllE.trr

.siti!f ~P~@'r

a..... ' 8UruJ'ij!1

1 ~~m)~

I
'

...,. _

.~

B_mrimu t~~lf WJ ~
t:l~,Jl(itU

Ja\t:t:af)I

I .~

~111p_t;l" ~~

shrew

,~

'

---

~1ttn.g1 air.
'

'

1..

Gambar 5. 9.
Jari ng-j ari ng Makanan

Dalam tumbuhan, zat hara beserta air dan energi diasimilasi membentuk
bahan tubuh tumbuh-tumbuhan, sementara itu makanan yang dikonsumsi
hewan, digunakan terutama untuk memelihara kelangsungan hidupnya, hanya
sebagian kecil makanan itu yang diasimilasikan menjadi bahan tubuh hewan.

5.15

MKDU41 12/MODUL S

Sebagai contoh, 100 kg rumput yang dimakan oleh seekor sapi, hanya
kira-kira 10 kg yang diubah menjadi bahan tubuh sapi. Sebagian besar energi
yang diperoleh dari makanan digunakan untuk memelihara proses kehidupan
sapi itu sendiri. Manusia memakan daging sapi yang 10 kg itu, hanya
menggunakan kira-kira 1 kg yang diasimilasikan sebagai bahan tubuh
manusia. Sebagian besar energi digunakan untuk proses kehidupan.
J adi, tingkat tropik pertama menggunakan makanan lebih besar
sedangkan tropik kedua lebih kecil dan ketiga lebih kecil lagi dan seterusnya.
Gambaran penggunaan zat makanan tersebut akan membentuk piramida
makanan seperti gambar di bawah ini.
(""CJ.
/;
\\.~
'; ' f."1\1 ,/
-,
-NJ~' 'io
/

._ I

'~

u "
T I ' I TI1i1fl~ll
I

\..C

t ..,:,

r,,,10~

Ir
'

--

-- . -

:.,

.'

'
t

l\'\tm1\?0l=IJ I
\.,

.."I

..
t I~ 1 ,,yr\ rn

Gambar 5. 10.
Piramida Makanan

D. POPULASI
Populasi adalah kumpulan individu sejenis, yang terdapat di suatu daerah
tertentu. Apakah cukup dengan definisi itu saja? Ataukah masih
menimbulkan pertanyaan?
Contohnya, Di Pulau Komodo ada komodo dan biawak (Varanus
salvator). Pertanyaan apa yang timbul di benak Anda. Adakah terbersit
pertanyaan seperti berikut ini?

5.16
ILMU ALAMIAH

1.
2.
3.

CASAR

Berapa banyakkah individu yang dapat terkumpul menjadi suatu


populasi?
Berapa luaskah daerah yang dapat dihuni oleh suatu populasi?
Sejauh manakah biawak di pulau tersebut akan dianggap sebagai
populasi?

Jika komodo juga terdapat di Pulau Rica maka pertanyaan yang timbul,
sejauh manakah komodo ini akan dianggap sebagai populasi?
Menentukan populasi memang sukar, kalau anggota-anggotanya saling
terpisah dalam suatu wilayah, di mana jarak menjadi penghalang
antarindividu, seperti halnya gajah atau harimau di Asia, pohon cemara di
Eropa bahkan manusia di dunia. Cara menentukan batasan populasi yang
lebih baik didasarkan pada pengaruh kelompok terhadap individu atau
pengaruh individu terhadap individu lainnya dalam suatu populasi. Jadi,
definisi populasi adalah:

Suatu sistem yang dinamis dari gejala individu yang selalu melakukan
hubungan sehingga populasi adalah kumpulan individu suatu spesies yang
mempunyai potensi untuk berkembang biak antara individu jantan dengan
individu betina.

Jika ada banteng di Ujung Kulon, Pananjung Pangandaran, dan Baluran


(Jawa Timur), berspesies sama yaitu Bos sondaicus, tetapi karena potensi
berbiaknya dipisahkan atau dihalangi oleh jarak yang jauh maka tiga
kumpulan banteng tersebut merupakan tiga populasi.
Di daerah tertentu memang tidak hanya terdapat populasi sejenis
makhluk hidup saja, melainkan beraneka ragam populasi, misalnya di
halaman rumah. Di sini akan ditemukan populasi buah mangga atau buahbuahan lain, populasi tikus, populasi rumput, populasi kunyit atau rempahrempah lain. Populasi mempunyai kemungkinan untuk berinteraksi. Interaksi
ini terlihat dalam bentuk kompetisi untuk mempertahankan diri atau kerja
sama untuk mempertahankan jenis.

MKDU41 12/MODUL S

5.17

Hal itu dapat terjadi jika jumlah individu per unit luas mengalami
kenaikan dalam perjalanan waktu maka kepadatan populasi juga naik
sehingga kebutuhan populasi akan bahan makanan, tempat tinggal, dan
kebutuhan hidup lainnya menjadi di luar kemampuan alam lingkungan untuk
menyediakan atau menyokong secukupnya. Kondisi ini akan menimbulkan
persaingan atau kompetisi yang mengakibatkan:
1. dalam waktu singkat menimbulkan efek ekologi;
2. dalam waktu panjang, menimbulkan akibat evolusi.
Persaingan menimbulkan daya juang untuk mempertahankan
kelangsungan hidup yang dapat dimenangkan oleh yang kuat atas anggota
populasi yang lemah. Menurut Pumomo, dan Heri (2003), dalam waktu
singkat akibat ekologi itu berupa:
1. kelahiran, kelangsungan hidup, dan pertumbuhan populasi tertekan;
2. pemindahan (emigrasi) populasi meningkat.
Persaingan dalam populasi dapat berupa persaingan antarindividu atau
persaingan langsung, misalnya daya pembiakan menurun oleh kepadatan
individu jantan yang begitu besar sehingga si jantan lebih banyak merebutkan
betina daripada melakukan proses pembiakannya sendiri.
Persaingan tak langsung, misalnya jika seekor hewan kelaparan karena
makanannya dihabiskan oleh hewan lain. Dalam hal ini, hewan yang
kelaparan itu tidak pernah bersentuhan dengan hewan yang mendahului
menghabiskan persediaan makanan.
Persaingan dapat pula berupa perubahan yang berangsur-angsur pada
populasi sebagai efek evolusi, misalnya dalam satu populasi terdapat
persaingan makanan antara individu berukuran tubuh besar dengan individu
bertubuh kecil dan individu bertubuh kecil ini kalah maka individu ini akan
terancam bahaya kelaparan, umur hidup, dan daya pembiakan juga menurun
dalam populasi secara keseluruhan. Lama kelamaan (evolusi) individu
bertubuh besar dilahirkan lebih banyak daripada individu bertubuh kecil, dan
akhirnya populasi akan dikuasai oleh populasi individu bertubuh besar,
bahkan in di vidu bertubuh kecil akan hilang karena tidak berkembang.

5.18
ILMU ALAMIAH

CASAR

Setiap persaingan antarindividu, kemampuan yang bersaing pada akhimya


dapat tetap dipertahankan karena yang menanglah yang meneruskan
kelangsungan generasi.

Ada dua faktor lingkungan yang dapat menurunkan daya biak populasi,
yaitu:
1. f aktor yang bergantung pad a kepadatan populasi itu sendiri (density
dependent factor) , misalnya kekurangan bahan makanan, kekurangan
ruang untuk hidup karena populasi terlalu padat;
2. faktor yang tidak bergantung pada kepadatan populasi (density
independent factor) , misalnya penurunan suhu lingkungan secara
drastis dan mendadak atau angin ribut yang rnelanda suatu daerah pada
suatu musim sehingga dapat membunuh banyak individu dalam satu
populasi. Faktor lingkungan semacam itu dapat muncul kapan saja.
Ciri penting dalam satu populasi ialah struktur umur anggotanya karena
dapat rnernberikan garnbaran serta sifat individu populasi itu sesuai dengan
karakter tiap batas kisar atau range umurnya. Contoh adalah hal-hal yang
berhubungan dengan derajat angka kelahiran, derajat angka kematian,
kecenderungan untuk beremigrasi atau berimigrasi, keperluan bahan
makanan, dan potensi kerja, serta nilai sosio-ekonominya. Oleh karena itu,
umur sangat penting untuk diamati dan diperhatikan dalam perkembangan
suatu populasi.

E. KOMUNITAS
Kumpulan dari berbagai macam populasi akan membentuk komunitas.
J adi, komunitas adalah kumpulan beberapa kelompok organisme yang hidup
pada suatu tempat secara bersamaan. Contohnya, dapat dilihat dalam gambar
komunitas air tawar, kumpulan ikan di air, kumpulan kehidupan tumbuhan
air, kumpulan kutu air, kura-kura yang disebut populasi. Kumpulan dari
populasi tumbuhan air, kutu air, ikan ini membentuk komunitas air tawar.

5.19

MKDU41 12/MODUL S

... .

J'

t;
,..fu'
.

..
.,

-- ,.-

Gambar 5. 11.
Komunitas Air Tawar

Dalam komunitas darat, banyak ditemukan jenis-jenis populasi mamalia


yang beradaptasi dengan lingkungan darat. Umumnya mempunyai sistem
pemapasan paru-paru, sedangkan tumbuhannya mempunyai mulut daun
(stomata) pada permukaan bawah daun. Dalam komunitas hutan hujan tropis
(Gambar 5.12), jenis-jenis hewan yang hidup di dalamnya dapat dibedakan
sesuai dengan stratifikasi yang terdapat dalam hutan itu dan terpeliharanya
suatu komunitas tergantung pada aliran energi melalui populasi-populasi
yang ada di dalam komunitas.

5.20
ILMU ALAMIAH

DASAR

-
-

Gambar 5. 12.
Komunitas Hut an Huj an Tropis

Perubahan Komunitas
Perubahan komunitas tidak hanya terjadi oleh timbulnya penghuni baru,
tetapi juga hilangnya penghuni yang terdahulu atau penghuni pertama.
N amun, perubahan akan selalu terjadi karena komunitas klimaks yang stabil
tak mungkin dapat dicapai. Sebagai ilustrasi dapat kita lihat di bawah ini.
Permukaan bumi yang terlihat subur dan banyak ditumbuhi oleh berbagai
macam tumbuhan, awalnya hanya suatu batuan yang tak dapat ditumbuhi
oleh tumbuhan yang biasa tumbuh di tanah. Lumut kerak merupakan satusatunya tumbuhan di tanah bahkan merupakan satu-satunya tumbuhan
yang dapat tumbuh di permukaan batuan.

MKDU41 12/MODUL S

5.21

Sebagai akibat pertumbuhan lumut kerak, batuan itu menjadi lapuk. Di


samping itu, pertukaran udara dari pemapasan lumut kerak, terbentuklah
H2C03 (asam karbonat). Oleh karena zat inilah permukaan batuan jadi
rusak dan berpori-pori. Pori-pori kemudian diisi debu dan air.
Sebagai akibat perubahan suhu, air mengalami penyusutan dan pemuaian
serta menyebabkan batuan itu akan menjadi semakin lapuk. Debu yang
tertangkap dalam batuan ini pun semakin menjadi lebih banyak. Akhirnya
permukaan. batuan ini dapat ditumbuhi lumut. Dengan adanya tumbuhan
baru ini debu akan semakin banyak terdapat di permukaan batuan. Dengan
demikian lingkungan menjadi lebih baik bagi pertumbuhan lumut daun.
Semua yang hidup, akhirnya akan mengalami kematian, begitu juga lumut
daun. Semakin banyak sisa-sisa tumbuhan lumut yang membusuk
semakin baik permukaan batuan ini untuk ditumbuhi oleh tu1nbuhan jenis
lain.

Dengan demikian, keadaan komunitas di permukaan batuan berubah


sesuai dengan perubahan lingkungan yang terjadi. Perubahan komunitas yang
sesuai dengan perubahan lingkungan yang terjadi, akan berlangsung terus
sampai pada suatu saat terjadi suatu ''komunitas padat'' sehingga timbullah
jenis tumbuhan atau hewan baru. Kecil sekali kemungkinannya komunitas
padat ini disebut ''komunitas klimaks''. Dalam contoh di atas, tumbuhan
lumut kerak akhirnya terdesak dan kemudian tidak terdengar lagi di tempat
itu.

LATIHAN
I"

-- -~

Untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai materi di atas,


kerjakanlah latihan berikut!
1)

J elaskan perbedaan utama antara ekosistem darat dan ekosistem laut,


dilihat dari segi lingkungan fisik, produsen, dan rantai makanan l

2) Susunlah suatu piramida makanan di suatu daerah pedesaan!


3) Susunlah komunitas air tawar di tempat Anda!

5.22
ILMU ALAMIAH

DASAR

Petunjuk lavvaban Latihan

1)

Untuk menjawab pertanyaan ini, Anda sebaiknya mempelajari apa yang


disebut ekosistem, kemudian komponen apa saja yang terdapat di kedua
ekosistem tersebut. Dengan demikian, Anda akan dapat membedakannya.
2) Anda diharapkan memfokuskan daerah mana yang akan Anda gunakan
sebagai model piramida, kemudian pelajari komponen yang terdapat
dalam piramida makanan tersebut.
3) J awaban sama dengan nomor di atas, namun yang dipelajari adalah
komunitas air tawar.

RANG KUMAN

Bumi dengan atmosf'er dapat dipandang sebagai suatu sistem yang


terdiri dari banyak subsistem. Sistem yang terdiri dari komponenkomponen makhluk hidup disebut biosistem, sedangkan kemampuan
suatu sistem dalam mengatur diri sendiri disebut homeostatis.
Suatu sistem yang terbentuk oleh hubungan timbal balik antara
makhluk hidup (biotik) dengan lingkungannya (abiotik) sehingga terjadi
aliran energi dan materi disebut dengan ekosistem. Untuk memelihara
keseimbangan ekosistem maka zat-zat kimia dan unsur hara lainnya
harus seimbang di antara komponen biotik dan abiotik. Di alam
keseimbangan ini dipelihara melalui siklus yang dikenal dengan siklus
biogeokimia, contoh: siklus Karbon, Phospor, dan Nitrogen.
Melalui rantai makanan berlangsung aliran materi dan energi dalam
ekosistem. Prinsip aliran energi dalam ekosistem meliputi kegiatan:
1. Aliran energi yang menggunakan energi matahari sebagai sumber
utama.
2. Daur ulang nutrien dalam rantai makanan.

1.
2.
3.

Ada tiga tipe rantai makanan, yaitu tipe:


Rantai makanan perumput,
Rantai makanan pembusuk,
Rantai makanan parasit.

Ciri penting claim satu populasi adalah pada struktur umur


anggotanya karena ciri ini dapat memberikan gambaran dan sifat
individu populasi sesuai dengan karakter tiap batas kisar umurnya.

5.23

MKDU41 12/MODUL S

Terdapat dua f aktor lingkungan yang dapat menurunkan daya biak


populasi, yaitu:
a. Faktor yang bergantung pada kepadatan populasi (density dependent
factor).
b. Faktor yang tidak bergantung pada kepadatan populasi (density
independent factor).
Komunitas merupakan kumpulan beberapa kelompok organisme
yang hidup pada suatu tempat secara bersamaan. Contoh komunitas air
tawar.

TES

FORMATIF

Pilih satu jawaban yang paling tepatl


1) Populasi yang merupakan konsumen pertama adalah ....
A. anjing, kucing, kambing, dan sapi
B. tikus, kupu-kupu, sapi, dan bajing
C. kambing, tikus, ayam, dan sapi
D. kupu-kupu, belalang, tikus, dan kucing
2)

Ekosistem biologi yang dapat berdiri sendiri harus mempunyai


komponen-komponen sebagai berikut ....
A. sumber energi, hewan, zat hara, dan makhluk pengurai
B. zat hara, makhluk pengurai, tumbuhan, dan hew an
C. pengatur keseimbangan zat hara, tumbuhan, dan makhluk pengurai
D. sumber energi, zat hara, makhluk hidup, dan pengatur keseimbangan
zat hara

3)

U nsur yang berperan dalam memelihara kesuburan tanah secara alamiah


adalah ....
A. mamalia
B. tumbuhan yang ditanam
C. bakteri pengurai
D. tumbuhan dan hewan

4)

Manusia mengubah ekosistem secara negatif dengan ....


A. meningkatkan produktivitas ekosistem
B. mengubah keseimbangan ekosistem
C. memupuk tanah sambil menghilangkan pengurai
D. meningkatkan populasi jasad pengurai

5.24
ILMU ALAMIAH

5)

CASAR

Makhluk pengurai dalam komunitas memberi manfaat besar bagi umat


manusia dalam kegiatannya sebagai ....
A. pengurai kedelai menjadi tempe
B. pengurai susu menjadi keju
C. pengurai sampah dan bangkai
D. penghasil zat antibiotik

Pilihlah:
A. Apabila pernyataan pertama dan kedua benar dan mempunya1
hubungan sebab akibat
B. Apabila pernyataan pertama dan kedua benar, tetapi tidak
mempunyai hubungan sebab akibat
C. Apabila salah satu dari kedua pemyataan benar
D. Apabila kedua pemyataan salah

6)

Hal yang mempengaruhi besar kecilnya populasi adalah faktor kelahiran,


kematian, dan perpindahan penduduk,
sebab
apabila perpindahan penduduk diabaikan maka angka kematian yang
lebih besar daripada angka kelahiran akan mengurangi besarnya
populasi.

7)

Dalam jaring-jaring makanan, manusia termasuk dalam konsumen


pertama,
sebab
berdasarkan aliran energi yang digunakan, manusia dapat dimasukkan
sebagai konsumen pertama, kedua maupun ketiga.

Pilihlah:
A. Jika (1) dan (2) benar
B. Jika (1) dan (3) benar
C. Jika (2) dan (3) benar
D. Jika (1), (2), dan (3) benar
8)

Manusia berdasarkan aliran energi termasuk konsumen ....


(1) pertama
(2) kedua
(3) ketiga

9)

5.25

MKDU41 12/MODUL S

Sistem yang terdiri dari komponen makhluk hidup (biosistem),


mempunyai sifat tertentu, antara lain ....
( 1) merupakan sistern tertutup
(2) memerlukan makanan untuk memperbaharui energi yang dipakai
(3) terdapat dalam lingkungan tertentu

10) Dalam jaring-jaring makanan, yang termasuk konsumen pertama


adalah ....
(1) siput
(2) ikan
(3) burung
Cocokkanlah jawaban Anda dengan Kunci Jawaban Tes Formatif 1 yang
terdapat di bagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban yang benar.
Kemudian, gunakan rumus berikut untuk mengetahui tingkat penguasaan
Anda terhadap materi Kegiatan Belajar 1.
Jumlah Jawaban yang Benar

Tingkat penguasaan = - - - - - - - - - - - x 100%


Jumlah Soal
Arti tingkat penguasaan: 90 - 100% = baik sekali
80 - 89% = baik
70 - 79% = cukup
< 70% = kurang
Apabila mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih, Anda dapat
meneruskan dengan Kegiatan Belajar 2. Bagus! Jika masih di bawah 80%,
Anda harus mengulangi materi Kegiatan Belajar 1, terutama bagian yang
belum dikuasai.

5.26
ILMU ALAMIAH

CASAR

KEGIATAN

BELAJAR

Peranan Manusia terhadap


Lingkungan Hidup
i muka bumi ini, jumlah ekosistem yang belum dipengaruhi, baik
secara langsung maupun tidak langsung oleh manusia hanya tinggal
sebagian kecil saja. Bahkan manusia dapat menciptakan suatu ekosistem atau
lingkungan baru untuk kenyamanan dirinya. N amun, sering kali lingkungan
baru yang diciptakan manusia, tidak berasaskan pada pelestarian sehingga
lingkungan tersebut meskipun sangat baik dan nyaman digunakan, namun
dapat merusak lingkungan di sekelilingnya. Manusia memang makhluk yang
penting di dalam biosfer, sebab manusia menguasai keadaan biosfer ini.
Lingkungan hidup dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang ada di
sekeliling suatu objek yang keberadaannya saling mempengaruhi satu dengan
lainnya, sedangkan lingkungan alam dapat disebut juga sebagai satu kesatuan
wilayah atau areal tertentu dengan segala sesuatu yang ada di dalamnya yang
memiliki suatu sis tern yang berhubungan satu dengan lainnya. J adi,
lingkungan hidup manusia adalah semua yang ada di sekeliling manusia
beserta sistem saling berhubungan.
A. BERBAGAI BENTUK POLA KEHIDUPAN

1. Manusia sebagai Organisme yang Dominan secara Ekologik


Lingkungan hidup manusia terdiri dari lingkungan biotik dan lingkungan
abiotik, artinya lingkungan hidup manusia tidak hanya ditentukan oleh benda
hidup tetapi juga oleh hal-hal yang bersifat tidak hidup di samping
kebudayaan dan perilakunya. Dalam kesatuan ekosistem, kedudukan manusia
adalah sebagai bagian dari unsur lain yang erat kaitannya dan tergantung pula
pada kelestarian ekosistemnya, namun f aktor manusia sang at dominan.
Manusia harus dapat menjaga keserasian hubungan timbal balik dengan
lingkungannya agar keseimbangan ekosistem tidak terganggu.
Manusia harus berjuang menaklukkan alam dan isinya agar dapat
mempertahankan kelangsungan hidupnya, namun perilaku manusialah yang
menyebabkan terjadinya perubahan tatanan lingkungan. Di dalam Undangundang Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup Republik Indonesia (UU

MKDU41 12/MODUL S

5.27

No. 4 Tahun 1982) disebutkan bahwa lingkungan hidup adalah kesatuan


ruang dengan semua benda, gaya, keadaan, dan makhluk hidup termasuk
perilaku manusia di dalamnya yang mempengaruhi kelangsungan peri
kehidupan dan kesejahteraan manusia, dan lainnya.
Lingkungan hidup tidak terbentuk secara lurus dan mulus atau secara
evolusi terus-menerus, tetapi kadang-kadang terjadi perubahan mendadak
atau perubahan tak terduga, radikal, dan besar-besaran. Dengan adanya
pengaruh unsur-unsur alam, seperti iklim, gunung berapi, gempa bumi, dan
banjir terciptalah berbagai bentuk lingkungan yang alami. Karena pengaruh
unsur alami berlangsung terus-menerus maka wajah dan sifat atau karakter
dari lingkungan alam di dalam habitatnya selalu berubah, terlebih lagi apabila
manusia telah ikut campur dalam mengelola atau menjamahnya.
Manusia memiliki peranan penting dalam biosfer karena manusia
merupakan makhluk yang dominan secara ekologik sehingga terdapat dua
alasan mengapa manusia disebut dominan secara ekologik, yaitu:
a. manusia dapat berkompetisi secara lebih baik untuk memenuhi
kebutuhan hidupnya terutama dalam hal makanan, jika dibandingkan
dengan makhluk lain yang ada di dalam ekosistem;
b. manusia mampu memberikan pengaruh yang besar terhadap lingkungan
tempat hidupnya atau terhadap organisme lain.
Suatu makhluk dikatakan dominan secara ekologik, apabila menyangkut
jumlah anggota populasi, ukuran tubuhnya, dan kemampuan untuk mengubah
lingkungannya. Pada manusia, hal yang terakhir sangat menonjol karena
manusia memberi pengaruh sangat besar terhadap lingkungannya. Hal ini
adalah karena sifat anatomi serta mentalnya. Sifat-sifat itulah yang
menyebabkan manusia dapat berkompetisi dan berhasil dengan baik
mendapatkan apa yang dibutuhkannya. Dengan demikian, ia dapat memberi
pengaruh besar terhadap lingkungan dan organisme lain yang ada dalam
ekosistem. Manusia merupakan mamalia yang dapat berkembang biak
dengan sesama jenis, mempunyai sifat anatomi dan fisiologi yang hampir
sama dengan hewan, terutama primata seperti simpanse. Namun, ada sifat
penting yang membedakan manusia dengan primata lain, yaitu sikap tubuh
yang tegak, bergerak di atas kedua kaki, ibu jari tangan berkembang
sedemikian rupa sehingga dapat dipertemukan dengan jari lainnya. Dengan
demikian, manusia lebih mampu meme gang sesuatu. Manusia selain bersifat
herbivor, juga bersifat karnivor dan predator. Otak manusia lebih besar jika

5.28
ILMU ALAMIAH

CASAR

dibandingkan dengan ukuran tubuhnya. Otak bagian depan merupakan pusat


pikiran, ukurannya lebih besar dan kompleks jika dibandingkan dengan
primata lain.
Sebagai mamalia, manusia mempunyai jumlah individu yang lebih besar
jika dibandingkan dengan mamalia besar lainnya. Jenis hewan lain yang
individunya berjumlah besar lainnya hanya terdapat pada hewan-hewan kecil,
seperti ikan dan lalat. Manusia menempati tropik tertinggi dalam ekosistem
dan ia pun tidak mempunyai predator. Namun, manusia mampu
mengeksploitasi tingkat-tingkat tropik lainnya, bahkan seluruh ekosistem
untuk memenuhi kebutuhannya. Dengan demikian, kita dapat melihat pola
kehidupan manusia.
Sementara di hutan, pohon-pohon merupakan tumbuhan yang dominan,
meskipun jumlahnya tidak sebanyak tumbuhan lain. Hal ini disebabkan
karena pohon-pohon tersebut memiliki ukuran tinggi dan besar sehingga
dapat berkompetisi lebih baik dalam mendapatkan sinar matahari, air, dan
mineral dibandingkan dengan tumbuhan kecil lainnya. Pohon juga mengubah
kondisi cahaya, atmosfer, suhu, dan kelembaban dalam hutan. Pohon juga
mengubah sifat fisik kimia tanah. Hanya jenis-jenis tumbuhan yang toleran
terhadap kondisi hutanlah yang dapat hidup dalam lingkungan demikian.
Hewan dapat menjadi dominan secara ekologis karena ukuran, jumlah,
mobilitas, agresivitas, dan intelegensianya.

2.

Manusia sebagai Perusak Lingkungan


Apabila manusia mengusahakan sumber daya alam hanya berlandaskan
pandangan untuk keperluan jangka pendek agar dapat memanfaatkan
produksi sebanyak mungkin dengan modal seminim mungkin dalam waktu
singkat maka hal ini akan memakmurkan generasinya, tetapi
menyengsarakan generasi penerusnya. Hal-hal yang akan timbul di antaranya
adalah deteriorasi lingkungan atau merosotnya kualitas lingkungan sehingga
tidak mampu memberi kehidupan yang layak bagi manusia, bahkan
mengundang bencana alam yang selalu mengancam.
Menurut konsep bioekosistem dinyatakan bahwa manusia dan makhluk
lain di alam ini sama kedudukan dan fungsinya. Dalam konsep ini, proses
rumah tangga lingkungan dan ekosistem memiliki dua komponen, yaitu
komponen lingkungan atau produsen dan komponen kesatuan makhluk hidup
atau konsumen. Pada proses rumah tangga suatu ekosistem atau lingkungan
akan terlihat lingkaran energi, materi, dan informasi yang dipengaruhi oleh

MKDU41 12/MODUL S

5.29

kekuatan dari komponen produsen dan konsumen. Selama semua kekuatan


yang saling berhadapan masih berimbang, selama itu pola proses pengaliran
energi dan materi dalam rumah tangga ekosistem tidak akan terganggu. Tata
lingkungan tersebut dinamakan tata lingkungan dalam keadaan
keseimbangan ekologis.
Dalam suatu ekosistem, arus energi dan siklus materi mengaitkan semua
makhluk hidup dan lingkungan kehidupannya menjadi suatu pola jaringan
kehidupan. Tidak satu jenis makhluk pun yang dapat memisahkan diri dari
jaringan kehidupan tersebut dan masing-masing mempunyai kedudukan serta
fungsi atau peranan tertentu yang disebut niche ecology.
Dalam konsep bioekologi, ternyata kedudukan manusia dalam jaringan
kehidupan atau niche manusia dalam lingkungan hidup tidak berbeda dengan
niche makhluk lainnya. Selanjutnya, konsep bioekologi ini menimbulkan
pertanyaan:

a.

b.

Apakah manusia sekadar sama dengan kera yang sedikit lebih rendah
tingkatannya sehingga tidak mempunyai arti yang lebih penting
daripada komponen lain?
Apakah manusia sekadar perusak lingkungan atau mempunyai
kedudukan khusus di alam?

Selanjutnya menurut Anda, apakah manusia sadar akan kedudukannya


sebagai bagian ekosistem? Jika sadar apa yang harus dia perbuat? Silakan
Anda menuliskannya pada kotak di bawah ini.

a.

b.

5.30
ILMU ALAMIAH

3.

CASAR

Manusia sebagai Makhluk Perampok


Perkembangan dominasi manusia sejalan dengan perkembangan alat-alat
yang digunakannya. Manusia dikenal sebagai makhluk yang paling hebat
dalam mengeksploitasi ekosistem. Ia dapat mengeksploitasi baik ekosistem
darat maupun air. Hal ini terjadi karena sifatnya yang omnivor dan
kebutuhannya yang beraneka ragam. Sejak semula manusia mengeksploitasi
ekosistem tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan makanannya saja, tetapi
juga untuk keperluan lain, misalnya pakaian dan perumahan.
Selain sebagai pembudidaya tumbuhan, manusia juga membudidayakan
hewan mamalia, seperti kambing dan biri-biri.
Manusia menanam dan mengambil rumput untuk makanan ternaknya.
Pada hakikatnya, hewan pemakan rumput juga menanam dan mengambil
rumput untuk dirinya sendiri. Namun, cara dan tujuan melakukan pekerjaan
itu berbeda dengan manusia. Sebagai ilustrasi, pada ekosistem darat, hewan
biasanya tidak melenyapkan seluruh persediaan makanannya, dan dalam
menjaga ketersediaan makanannya (tumbuh-tumbuhan) dilakukan daur ulang
unsur hara melalui penguraian dari kotoran yang dikeluarkan oleh hewan
tersebut. Hewan pada setiap tingkat tropik memiliki massa yang lebih kecil
dibandingkan dengan massa makanan yang tersedia baginya.
Di lain pihak, manusia cenderung untuk menanam dan mengambil
tumbuhan secara berlebihan. Manusia menanam tumbuhan kemudian
memanen hasil pertaniannya dengan mengangkut biomassa yang terdapat di
permukaan tanah dan juga di bawah permukaan tanah. Zat-zat hara yang ada
di dalam biomassa ini akan menghilang dari ekosistem dan harus diganti
dengan melakukan pemupukan, baik pupuk organik maupun pupuk
anorganik untuk mengembalikan ketersediaannya di dalam tanah sehingga
dapat diperoleh hasil pertanian yang memadai.
Dalam beternak pun manusia cenderung untuk memelihara ternak
tertentu dengan jumlah yang besar. Hal ini mengakibatkan terjadinya
pengambilan rumput yang berlebihan juga. Pengambilan rumput besarbesaran ini dapat dilakukan dengan beberapa cara, misalnya dipanen.
Pemanenan rumput ini dapat mengakibatkan terjadinya pengurangan unsur
hara dari dalam tanah. Apabila pengambilan rumput dilakukan dengan cara
alamiah, di mana ternak dibiarkan merumput secara intensif dapat
mengakibatkan kecenderungan mengurangi bahkan memusnahkan spesies
rumput yang paling bergizi sehingga akan menurunkan nilai padang rumput
sebagai gudang makanan.

MKDU41 12/MODUL S

5.31

Sebagai salah satu mata rantai dari jaring-jaring makanan, manusia dapat
memusnahkan organisme lain yang berkompetisi dengannya, dalam
mendapatkan makanan dan kebutuhan lainnya. Manusia juga mengeksploitasi
ekosistem untuk keperluan yang konsumtif, misalnya hewan untuk olahraga,
untuk piaraan di rumah maupun untuk prestise sosial. Sedangkan tumbuhtumbuhan juga dijadikan sebagai tumbuhan estetika seperti bunga-bunga
hias.

4.

Manusia sebagai Makhluk Pembuat Alat

Jika dibandingkan dengan hewan besar, manusia tidak dapat bergerak


lebih cepat, indra penciuman dan pendengaran kurang berkembang, kulit
perlindungan juga tidak ada, anak-anaknya sangat lama pertumbuhannya
berg antung pada pemeliharaan induk. Kekurangan ini diatasi dengan sifat
penglihatan tiga dimensi, kemampuan penalaran yang besar dan kemampuan
membuat alat atau perkakas. Hewan dapat menggunakan alat, seperti rantingranting kayu yang dipatahkan, tetapi hanya manusia yang dapat membuat dan
menggunakan alat.
Kemampuan membuat alat, erat hubungannya dengan sikap tegak
manusia yang memungkinkan ia dapat bebas menggunakan tangannya. Di
samping itu, kemampuan itu juga erat hubungannya dengan kemampuan
penglihatan, kecekatan, dan kemampuan penalaran dari otaknya yang lebih
tinggi. J adi, manusia menjadi dominan dalam ekosistem berkat kemampuan
membuat dan menggunakan alat. Dengan ditemukannya api, manusia
semakin leluasa melakukan geraknya. A walnya api digunakan untuk
keperluan rumah tangga, tetapi kemudian api digunakan untuk membakar
hutan atau belukar dalam rangka memperluas tempat hidupnya, untuk
menghilangkan vegetasi tua agar dapat diganti dengan yang muda.
Penggunaan api memungkinkan manusia menguasai daerah yang lebih luas
jika dibandingkan dengan jumlah populasi manusia itu sendiri sehingga
dominasi manusia tidak lagi tergantung pada jumlahnya.
Manusia juga merupakan organisme yang membudidayakan
makanannya. Perubahan cara hidup dari pengumpul makanan menjadi
penanam serta pemetik hasil tanaman, merupakan suatu pencapaian yang
mempunyai dampak ekologi yang luas. Alat-alat pertanian berkembang dari
tingkat penanaman menjadi mesin-mesin modern yang dapat mengolah tanah
yang jauh lebih luas. Dengan demikian, terbentuklah ekosistem buatan

manus1a.

5.32
ILMU ALAMIAH

5.

CASAR

Manusia sebagai Penyebab Evolusi


Pesatnya perkembangan pengetahuan merupakan penyebab utama dalam
proses evolusi organik. Evolusi alamiah berlangsung sangat lambat, tetapi
perusakan alam oleh manusia baik yang disengaja atau tidak akan
mempercepat evolusi organik. Akibatnya adalah menurunnya jumlah
organisme tertentu bahkan ada beberapa yang punah, tetapi di lain pihak
terdapat organisme jenis tertentu yang jumlahnya meningkat dengan pesat
terutama kultivamya. Peningkatan jumlah kultivar ini didukung oleh
perkembangan ilmu dan teknologi dalam bidang genetika khususnya
rekayasa genetika. Semua ini adalah akibat dari adanya intervensi manusia.
Cara manusia mempercepat evolusi adalah dengan membudidayakan hewan
dan tumbuhan, menciptakan habitat baru, serta penyebaran hewan dan
tumbuh-tumbuhan.
Keanekaragaman hewan maupun tumbuhan yang dipelihara manusia
sejak awal menghasilkan organisme baru (kultivar baru) yang tidak akan
bertahan hidup tanpa campur tangan manusia. Sebagai contoh adalah padi,
jagung, dan sapi perah.
Sampai sekarang manusia masih terus mengusahakan pengembangan
kultivar baru untuk memenuhi kebutuhan dan selera manusia. Kultivar padi
unggul yang tahan hama dikembangkan untuk mempertahankan produktivitas
padi setinggi mungkin. Sapi perah yang memproduksi banyak susu serta
memiliki daging berkualitas, banyak dikembangkan juga dalam rangka
memenuhi kebutuhan manusia yang semakin meningkat. Nenek moyang
(bibit awal) dari padi atau sapi yang dibudidayakan saat ini mungkin sudah
punah, tetapi keturunannya yang sudah memiliki keistimewaan dalam
berproduksi masih banyak jumlahnya dan organisme ini hanya dapat hidup
dalam habitat yang diciptakan oleh manusia. Dengan demikian, manusia
mengubah habitat alamiah. Luas areal habitat buatan manusia ini semakin
luas, pada mulanya hanya di sekitar tempat tinggalnya, kemudian meluas dan
terciptalah kota atau hutan beton di mana hanya hewan dan tumbuhan
pengganggu yang dapat bertahan, seperti lalat dan nyamuk.
Selain mengubah habitat yang diikuti terciptanya kultivar baru dari
organisme, manusia juga mempercepat evolusi dengan mendistribusikan
hewan dan tumbuhan baru tersebut ke wilayah di mana pada awalnya tidak
ada organisme tersebut. Kadar penyebaran ini dipercepat lagi dengan
perbaikan komunitas dari suatu tempat ke tempat yang lain.

6.

MKDU41 12/MODUL S

5.33

Manusia sebagai Makhluk Pengotor

Manusia merupakan satu-satunya makhluk yang mengotori


lingkungannya. Hewan membuang kotoran berupa faeces yang dapat
diuraikan untuk didaur ulang karena terdiri dari zat organik. Tetapi pada
manusia, selain faeces, manusia juga membuang kotoran zat organik dan
anorganik yang penguraiannya sangat lambat. Kotoran tersebut berasal dari
bahan sintetik dan bahkan zat yang beracun.
Sumber kotoran manusia ini berasal dari rumah, perkebunan, tempat
kerja, alat transportasi, dan kegiatan lain. Semua ini akan mencemari
lingkungan. Bahan pengotor ini biasanya adalah zat buangan yang dapat
berbentuk padat, cair, maupun gas.
Bahan buangan berbentuk gas merupakan polutan (penyebab polusi)
yang banyak dihasilkan oleh industri, misalnya senyawa karbon (CO, C02 ,
hidrokarbon), dan belerang dioksida. Selain itu, dapat dihasilkan dari
pembakaran sampah atau barang tambang seperti batu bara.
Polutan cair banyak dihasilkan oleh rumah tangga. Di daerah dengan
kepadatan penduduk yang tinggi, limbah rumah tangga ini semakin menjadi
masalah, sebab jumlahnya yang banyak melampaui daya urai organisme
pembusuk sehingga tidak dapat lagi diuraikan secara biologis oleh alam.
Dal am mempertahankan hidupnya, manusia memanfaatkan alam dengan
mengambil kekayaan alam. Berkembangnya teknologi, mengubah kegiatan
manusia dalam mengelola lingkungannya. Jika keinginan memanfaatkan
alam tidak diikuti dengan pemeliharaan dan pelestarian maka akan terjadi
pemanfaatan yang berlebihan. Hal ini menyebabkan tekanan-tekanan
terhadap lingkungan yang dapat menimbulkan kerusakan. Dalam
mengusahakan kehidupan yang lebih baik, baik sengaja maupun tidak,
manusia semakin menambah pengotoran pada lingkungannya sendiri.
Sampah organik yang bertumpuk ditambah lagi dengan sampah anorganik
seperti plastik yang tidak dapat dihancurkan secara biologik, akan mengotori
seluruh tempat, baik itu pekarangan maupun sungai sebagai sumber air
sehingga proses pencemaran pun semakin meningkat. Kegiatan manusialah
yang menyebabkan lahan, hutan, dan rawa yang tadinya memiliki keselarasan
alamiah, kemudian berubah karena digunakan sebagai pemukiman dan
tempat-tempat industri. Pemeliharaan keseimbangan dan keselarasan di
tempat ini dimungkinkan dengan subsidi materi dan energi, serta kesadaran
kemampuan dan keamanan seluruh masyarakat.

5.34
ILMU ALAMIAH

CASAR

B. MASALAH KEPENDUDUKAN DAN LINGKUNGAN HIDUP


Perkembangan penduduk dunia yang sangat pesat dan sudah mencapai
hampir 6 miliar pada tahun 1996, meningkatkan problem lain yang
berhubungan dengan penyediaan papan dan bahan pangan. Meningkatnya
jumlah penduduk ini menyebabkan pula menurunnya daya dukung sumber
daya alam terhadap populasi manusia.
Untuk negara-negara yang sudah maju, yang umumnya terletak di
belahan bumi bagian utara, masalah kependudukan mungkin bukan
merupakan masalah yang menonjol namun masalah lingkungan tetap
merupakan masalah dunia karena kita semua tinggal di permukaan bumi yang
sama.
Pertambahan penduduk ini berlangsung terutama di negara-negara
berkembang di Asia, Afrika, dan Amerika Latin. Semua negara ini terletak di
belahan bumi selatan sehingga disebut ''Selatan'', sedangkan negara-negara
maju kebanyakan terletak di belahan bumi utara sehingga diberi julukan
''Utara''.
Dengan jumlah penduduk yang banyak maka berpengaruh besar pada
pendapatan penduduk per jiwa di negara-negara Selatan. Pendapatan
penduduk per jiwa menjadi rendah karena ditarik ke bawah oleh jumlah
penduduk yang banyak itu.
Di Indonesia, masalah kependudukan maupun lingkungan merupakan
persoalan yang sangat menonjol. Permasalahan ini pada hakikatnya
disebabkan oleh kurang adanya keseimbangan antara jumlah dan laju
perkembangan penduduk dengan tingkat dan laju perkembangan ekonomi.
Sementara itu, lebih dari 500 juta manusia sedang terancam masalah
penggusuran akibat dari pertambahan penduduk dan kesalahan dalam
memanfaatkan lingkungan. Gurun-gurun yang ada di dunia, misalnya
Kalahari, Gobi, dan yang lainnya temyata memiliki luas semakin meningkat
saja, bahkan pada akhir abad XX ini kemungkinan sepertiga dari tanah
garapan pertanian akan musnah. Kemiskinan yang terjadi di seluruh dunia
adalah akibat dari eksploitasi sumber daya alam yang ada, yang digunakan
untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Eksploitasi sumber daya alam ini
akan menurunkan mutu lingkungan sehingga proses daur ulang untuk
pemulihan kondisi lingkungan menjadi terganggu bahkan macet.

5.35

MKDU41 12/MODUL S

Daldjoeni ( 1986) mengatakan bahwa adanya istilah tekanan penduduk,


berarti aneka kesulitan penduduk dalam memperjuangkan kebutuhan
hidupnya disebabkan oleh dua faktor, yaitu:
1. kondisi lingkungan alam yang tertentu, misalnya gurun pasir, wilayah
bumi pada garis lintang yang tinggi serta banyak sedikitnya sumber daya
alam yang tersedia;
2. taraf perkembangan teknologi manusia yang berpengaruh terhadap
kemampuan manusia dalam memanfaatkan sumber daya alam.
Adanya tekanan penduduk ini dirasakan dengan meningkatnya
kejahatan, pengangguran, pelanggaran estetika dan etika lingkungan yang
juga merupakan suatu tanda memburuknya situasi ekologik di dunia.
Untuk menanggapi masalah yang bermacam-macam ini, di satu pihak
timbul pola melepaskan berbagai larangan dan mulai mengandalkan diri pada
sikap kedewasaan dan kejenuhan masyarakat akan kondisi di sekelilingnya.
Sebagai contoh, masyarakat Swedia, Denmark, dan Spanyol memberikan
kelonggaran pada larangan membeli ganja dan juga kelonggaran pada
perikehidupan seks. Di lain pihak timbul pola lain yang memperlihatkan
kecenderungan kembali kepada norma dan nilai hidup agama, seolah-olah
muncul suatu kebangkitan beragama kembali dan hal ini terlihat di Belanda,
Perancis, dan sebagian Amerika Serikat.

C. MASALAH KEPENDUDUKAN DI INDONESIA


2

Indonesia yang memiliki wilayah seluas 2.027 .087 km selama 50 tahun


terakhir mengalami peningkatan jumlah penduduk yang luar biasa pesatnya.
Dari jumlah penduduk 30 juta jiwa pada tahun 1930, menjadi 120 juta pada
tahun 1971, dan kira-kira 197 juta pada tahun 1996, serta meningkat menjadi
kurang lebih 220 juta pada tahun 2004.
Dengan jumlah penduduk terbanyak nomor 5 di dunia, Indonesia
memiliki beban sosial ekonomi yang tidak ringan, apalagi temyata jumlah
penduduk yang banyak ini tidak tersebar secara merata di seluruh wilayah
Indonesia sehingga terdapat wilayah yang padat dan yang tidak padat
penduduknya.
Beberapa cara yang digunakan pemerintah untuk menanggulangi
masalah kependudukan dan lingkungan ini adalah:
1. mensukseskan program keluarga berencana;

5.36
ILMU ALAMIAH

2.
3.
4.

CASAR

mensukseskan program pemindahan penduduk (transmigrasi);


melaksanakan program industrialisasi;
berusaha mengubah pola bertani sehingga tidak merusak struktur tanah.

1.

Mensukseskan Program Keluarga Berencana (KB)


Program Keluarga Berencana sebagai kebijaksanaan kependudukan
nasional telah dicanangkan sejak tahun 1969. Tujuan dari kebijaksanaan
kependudukan ini adalah untuk mengatur jumlah penduduk dan kualitasnya
sehingga kemakmuran diharapkan dapat meningkat.
Hal yang dilakukan dalam KB adalah fertility control, yaitu
pengendalian kesuburan melalui beberapa tahapan tertentu. Program KB
sekarang sudah menuju pada norma keluarga kecil dengan jumlah anak
paling banyak dua orang.
Usaha peningkatan keluarga berencana ini penting karena diharapkan
mampu menurunkan tingkat kematian. Pada tahun 1981, dari setiap 1000
jiwa 12 orang meninggal. Pada bayi usia di bawah 1 tahun, dari setiap 1000
bayi terdapat 93 bayi yang meninggal setiap tahun. Bayi-bayi ini meninggal
pada saat dilahirkan karena ibunya kekurangan gizi, sedangkan penyebab
kematian kedua pada bayi adalah sakit pemapasan (pneumonia).
Kebanyakan penyakit yang menyebabkan kematian bayi ini berpangkal pada
buruknya lingkungan hidup, rumah yang pengap, air minum yang kotor,
maupun makanan yang tidak higienis.
Negara-negara berkembang pada umumnya menanggapi masalah
kependudukan nasional melalui lima tahap. Daldjoeni (1986) mengatakan
kelima urutan tersebut adalah sebagai berikut.
a. Respon awal yang disertai banyak salah paham.
b. Perbaikan sistem pemerintahan dan teknologi.
c. Penyelenggaraan kesehatan ibu dan anak.
d. Pembangunan ekonomi.
e. Mengubah faktor-faktor sosial budaya.
Di Indonesia empat tahap sudah ditempuh. Tahap kelima mengandung
program nasional KB dan mengintroduksikan pendidikan kependudukan di
sekolah lanjutan dan perguruan tinggi.

MKDU41 12/MODUL S

5.37

2.

Mensukseskan Program Pemindahan Penduduk (Transmigrasi)


Transmigrasi menurut Undang-undang Nomor 3 Tahun 1972
berhubungan dengan:
a. pemindahan atau perpindahan penduduk dari suatu daerah ke daerah lain
yang masih wilayah Indonesia;
b. perpindahan penduduk ke daerah transmigrasi yang dilakukan secara
suka rela dan diatur oleh pemerintah.
Menurut Heeren dalam Daldjoeni ( 1986), transmigrasi adalah
perpindahan orang dari daerah yang padat ke daerah yang j arang
penduduknya di dalam batas satu negara dan dalam rangka kebijaksanaan
pemerintah untuk tercapainya penyebaran penduduk yang seimbang. Di
samping transmigrasi yang diusahakan oleh pemerintah, ada juga
transmigrasi spontan di mana pemerintah hanya ikut memberikan berbagai
f asilitas dalam pelaksanaannya.
Daerah yang merupakan sasaran bagi pelaksanaan transmigrasi adalah
2
daerah yang berpenduduk 1.000 jiwa/km atau lebih, daerah yang terkena
bencana alam, dan daerah kritis yang perlu direhabilitasi.

3.

Melaksanakan Program Industrialisasi


Dalam melaksanakan program industrialisasi diharapkan luas tanah
yang tidak cukup untuk menampung keluarga melalui pertanian diubah
menjadi daerah industri.
Emil Salim (1991) dalam bukunya ''Lingkungan Hidup dan
Pembangunan'' menuliskan bahwa pada setiap usaha atau kegiatan
pembangunan akan menimbulkan dampak pada lingkungan, untuk itu perlu
diadakan analisis dampak lingkungan agar dapat diketahui ef ek samping
terhadap lingkungan yang ditimbulkan oleh adanya kegiatan industri. Tetapi
perubahan lingkungan tersebut tidak selalu disebabkan oleh adanya kegiatan
industri, sebab lingkungan itu sendiri memiliki kecenderungan untuk
berkembang dan berubah walaupun tidak ada proyek pembangunan.
Pembangunan industri akan menimbulkan dampak lingkungan pada
berbagai sektor, misalnya sektor pertanian, perikanan, kesehatan, pendidikan,
dan lingkungan pemukiman.

5.38
ILMU ALAMIAH

DASAR

4.

Mengubah Pola Bertani sehingga Tidak Merusak Struktur Tanah


Salah satu contoh yang dilakukan untuk memperbaiki pola bertani
adalah dengan menggunakan terasering (sengked) dan meningkatkan daya
dukung alam. Meningkatnyajumlah penduduk dan minimnya kesadaran akan
pemeliharaan kondisi lingkungan mulai menimbulkan efek negatif dan
mengguncangkan keseimbangan ekosistem lingkungan. Petani mulai
mendesak ke daerah-daerah pegunungan untuk usaha pertaniannya. Rutan
sebagai pelindung dibuka menjadi tanah pertanian dan pemukiman, tanah
sawah mengering, dan erosi semakin meningkat. Di samping itu, kebutuhan
akan kayu untuk bahan bangunan dan bahan bakar turut meningkatkan proses
erosi dan perusakan tata air dan lingkungan.
Perkembangan industri berjalan dengan cepat di Indonesia. Teknologi
modern banyak diterapkan untuk memperoleh hasil yang sebesar-besarnya
pada waktu yang sesingkat-singkatnya. Sejalan dengan kemajuan
pembangunan industri, terjadi pula perubahan lingkungan hidup yang terlihat
nyata. Perubahan itu sering membawa efek negatif yang tidak
menguntungkan bagi kelestarian lingkungan hidup. Udara banyak terpolusi
oleh asap yang berasal dari pabrik, sampah buangan di kota mencemari
tanah, air, udara, serta merusak sanitasi kota. Karena efek samping yang
negatif terhadap lingkungan ini maka diperlukan suatu keputusan yang bijak
dalam memanfaatkan sumber daya alam yang ada.

LATIHAN

Untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai materi di atas,


kerjakanlah latihan berikut!
1)
2)
3)

Buatlah daftar tentang apa saja yang diambil manusia dari alam di
sekitar lingkungan tempat tinggal Anda!
Sifat-sifat apakah yang menentukan keberhasilan secara ekologis dari
suatu makhluk hidup seperti gajah, belalang, ikan, atau burung elang?
Bagaimana cara Anda mendapatkan air untuk kebutuhan rumah tangga?
Apakah ada kewajiban Anda untuk memelihara kelestarian sumber daya
air?

MKDU41 12/MODUL S

5.39

Petunjuk Jawaban Latihan


Untuk menjawab latihan di atas, Anda diharapkan membaca kembali
Kegiatan Belajar 2 Peranan Manusia terhadap Lingkungan Hidup secara
menyeluruh dan teliti kemudian catatlah yang harus Anda kerjakan sesuai
latihan, kemudian jelaskan sesuai dengan pemahaman yang sudah Anda
peroleh daii Kegiatan Belajar 2 ini!

RANG KUMAN

Manusia banyak berperan dalarn pengubahan ekosistem. Manusia


sebagai organisme secara ekologis sangat dominan. Dominan secara
ekologis ini tergantung pada kemampuan organisme dalam berkompetisi
untuk memperoleh kebutuhan hidupnya yang esensial.
Dominasi manusia juga diperoleh karena kemampuannya mencipta
dan menggunakan alat-alat, serta menggunakan api. Dengan menggunakan alat-alat, manusia dapat bercocok tanam untuk memenuhi
kebutuhan pangannya. Manusia lebih banyak memanfaatkan ekosistem
dibandingkan dengan organisme lain. Manusia cenderung untuk
memanfaatkan ekosistem secara berlebihan. Ekosistem dieksploitasi
juga untuk tujuan-tujuan nonkonsumtif. Manusia mempengaruhi evolusi
organik dengan cara pembudidayaan hewan dan tumbuhan, penciptaan
habitat baru, serta persebaran hewan dan tumbuhan. Penduduk yang
banyak dan berkembang secara pesat dapat mempertinggi kerusakan
lingkungan hidup. Kerusakan lingkungan membawa efek negatif
terhadap penduduk. Pemanfaatan sumber daya alam harus bijaksana.
Manusia merupakan organisme yang mencemari lingkungannya sendiri.
Sumber utama polutan adalah rumah tangga, pertanian, industri,
transportasi, dan rekreasi. Polutan dapat berbentuk padat, cair, dan gas.
Indonesia dalam menanggulangi masalah kependudukan dan
lingkungan melaksanakan beberapa cara, yaitu:
1. mensukseskan program Keluarga Berencana;
2. mensukseskan program transmigrasi;
3. melaksanakan industrialisasi;
4. berusaha mengubah pola bertani sehingga tidak merusak struktur
tanah.

5.40
ILMU ALAMIAH

. I

, TES

DASAR

FORMATIF 2- - - - - - - - - - - - - - - -

Pilih satu jawaban yang paling tepat!


1)

Peranan manusia dalam ekosistem adalah ....


A. dominan, polutan, dan perampok
B. penyebab evolusi, dan pelestari
C. pengotor, komponen ekosistem, dan pemakai
D. dominan, komponen ekosistem, dan perampok

2)

Manusia dapat dikatakan sebagai penyebab evolusi karena ....


A. evolusi secara alamiah berjalan amat lambat
B. dapat mengubah kultivar dan populasi organisme lain
C. evolusi organis tidak mungkin terjadi tanpa bantuan manusia
D. dapat mengubah jenis tanaman tak berguna menjadi sangat
bermanfaat

3)

Pembudidayaan sumber daya alam harus bijaksana, artinya . ...


A. diusahakan dengan menggunakan prinsip ekonomi
B. memperhatikan kelestarian lingkungan hidup
C. digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat
D. digunakan hanya yang diperlukan saja

4)

Contoh polutan gas adalah ....


A. hidrogen oksida
B. sampah organik
C. karbondioksida
D. faeces

Pilihlah:

A. Apabila pernyataan pertama dan kedua benar dan mempunya1


hubungan sebab akibat
B. Apabila pemyataan pertama dan kedua benar, tetapi tidak
mempunyai hubungan sebab akibat
C. Apabila salah satu dari kedua pernyataan benar
D. Apabila kedua pemyataan salah

5.41

MKDU41 12/MODUL S

5)

Dalam kehidupan, manusia dapat dikatakan sebagai organisme yang


dominan secara ekologik,
sebab
dengan sifat anatomi dan mental yang dimiliki oleh manusia, membuat
manusia dapat memenangkan kompetisi dengan makhluk lainnya.

6)

Dalam hutan, pohon-pohon merupakan makhluk yang dominan,


sebab
makhluk dikatakan dominan dapat dilihat dari ukuran tubuhnya,
jumlahnya dalam populasi, dan kemampuannya dalam mengubah
lingkungan.

Pilihlah:
A. Jika (1) dan (2) benar
B. Jika (1) dan (3) benar
C. Jika (2) dan (3) benar
D. Jika (1), (2), dan (3) benar
7)

Contoh manusia sebagai makhluk perampok adalah ....


(1) pengambilan rumput secara besar-besaran untuk makanan ternaknya
(2) penangkapan hasil ikan di laut secara intensif
(3) penangkaran hewan langka

8)

Contoh manusia sebagai penyebab evolusi adalah ....


( 1) pembentukan tanaman hibrida
(2) penangkaran hewan langka
(3) pembudidayaan temak

Cocokkanlah jawaban Anda dengan Kunci Jawaban Tes Formatif 2 yang


terdapat di bagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban yang benar.
Kemudian, gunakan rumus berikut untuk mengetahui tingkat penguasaan
Anda terhadap materi Kegiatan Belajar 2.
Jumlah Jawaban yang Benar

Tingkat penguasaan = - - - - - - - - - - - x 100%


Jumlah Soal
Arti tingkat penguasaan: 90 - 100% = baik sekali
80 - 89% = baik
70 - 79% = cukup
< 70% = kurang

5.42
ILMU ALAMIAH

CASAR

Apabila mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih, Anda dapat


meneruskan dengan modul selanjutnya. Bagus! Jika masih di bawah 80%,
Anda harus mengulangi materi Kegiatan Belajar 2, terutama bagian yang
belum dikuasai.

5.43

MKDU41 12/MODUL S

Kunci Jawaban Tes Format if


Tes Formatif 1
1)

2)
3)
4)
5)
6)
7)
8)
9)
10)

c
c
c
A

Tes Formatif 2
1) B
2) B
3) B
4)

5)
6)
7)
8)

B
A

c
B

Kunci Jawaban Kotak Latihan


a.

b.

Manusia harus sadar akan kedudukannya sebagai bagian dari


ekosistem dan tahu bahwa hakikat kehidupan, serta kelangsungan
keberadaannya sangat tergantung dari kondisi lingkungan dan
habitatnya, serta dari sikap dan perilaku manusia.
Oleh karena manusia sadar akan hal tersebut di atas maka manusia
harus mulai menjaga keseimbangan ekologis agar tidak terguncang.
Kelestarian mulai diperhatikan.

5.44
ILMU ALAMIAH

CASAR

Daftar Pustaka
Aly, Abdullah dan Rahma, Eny. (1992). Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta: Bumi
Aksara.
Darmodjo, Hendro dan Kaligis, Yeni. (1994). Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta:
Universitas Terbuka.
Drost. J. (1992). Ilmu Alamiah Dasar. Buku Panduan Mahasiswa. Jakarta:
Gramedia Pustaka U tama.
Jasin, Maskoeri. (1992). Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta: Rajawali Press.
Nebel, B.J. (2000). Environmental Science. The Way the World Works. New
Jersey: Prentice Hall.
Nizamuddin, H. (1994). Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Smith, R.L. (1976). The Ecology of Man: An Ecosystem Approach. New
York: Harper & Row Publisher.

MODUL 6

llmu Pengetahuan Alam dan


Perkembangan Teknologi
drh. S:lnti Dewiki, M. Kes.
Ir. Si Yuniati Putri Koes Hardini, M. P.
PENDAHULUAN

etelah memahami awal tumbuhnya Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) pada


modul terdahulu, pada Modul 6 ini Anda diarahkan untuk lebih
memahami peranan IPA dalam memenuhi kehidupan manusia. Pemahaman
ini diperlukan untuk menambah pengetahuan Anda tentang hubungan
manusia dan teknologi yang terus berkembang.
Dalam modul ini, akan dibahas mengenai peranan IPA dan teknologinya
dalam memenuhi kebutuhan manusia, mencakup penjelasan tentang materi
energi hingga alat atau mesin. Teknologi canggih yang diciptakan manusia
ini tidak hanya sekadar untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, tetapi
juga bagaimana mempermudah manusia dalam memenuhi kebutuhan
hidupnya.
Di sarnping itu, dalam modul ini juga dijelaskan bagaimana teknologi
modern yang mempermudah kehidupan manusia, memiliki dampak yang
positif maupun negatif.
Setelah mempelajari modul ini, Anda diharapkan mampu menjelaskan:
1. perkembangan IPA dan teknologi;
2. teknologi dan kehidupan manusia;
3. dampak teknologi terhadap kehidupan.

6.2

ILMU ALAMIAH CASAR

KEGIATAN

BELAJAR

llmu Pengetahuan Alam sebagai


Dasar Pengembangan Teknologi
ejarah peradaban manusia berkembang mulai pada zaman masyarakat
purba, yaitu sekitar 4 juta tahun SM sampai dengan 10.000 tahun SM.
Pada zaman tersebut, manusia menggunakan peralatan yang sangat sederhana
untuk mempertahankan kehidupannya, misalnya dengan menggunakan tulang
dan batu untuk senjata dan gua digunakan sebagai tempat tinggalnya. Masa
berikutnya, manusia mulai menggunakan alat baru yang berbahan dasar tanah
dibakar.
Setelah mengalami masa peradaban yang sangat panjang, perubahan
yang terjadi pada manusia dapat dibagi menjadi tiga periode, yaitu pertama,
masa di mana manusia menggunakan sumber daya alam yang bersifat alami
(misalnya tumbuhan dan hewan) sebagai sumber kehidupannya (8000 SMtahun 1700). Kedua, tahun 1700- 1970, di mana manusia menggunakan
sumber energi yang berasal dari f osil, seperti misalnya min yak bumi dan
turunannya untuk memenuhi kebutuhan karena meningkatnya jumlah
kenyamanan yang perlu dipenuhi. Ketiga periode teknologi informasi (1970
sampai sekarang) yang memberikan pelayanan secara cepat kepada manusia
dalam mengembangkan kehidupannya melalui informasi yang canggih
(hitech) yang akan dijelaskan pada Kegiatan Belajar 2.
Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) diperkirakan timbul pada abad
pertengahan (1500- 1600). Pada saat itu, banyak orang menjadi ahli di
beberapa bidang ilmu pengetahuan, seperti Copernicus dan Galileo yang
tidak saja sebagai astronom, tetapi juga ahli dalam bidang pengobatan dan
ahli matematika.
Ilmu pengetahuan semakin lama semakin berkembang sehingga manusia
agak sulit mempelajari secara keseluruhan. Manusia tidak lagi menjadi ahli
dalam banyak bidang ilmu karena masing-masing bidang ilmu sudah semakin
luas dan mendalam.
Pemisahan atau pembagian bidang ilmu terjadi karena ilmu pengetahuan
berkembang dan proses perkembangannya memerlukan waktu yang relatif
lama.

MKDU41 12/MODUL 6

6.3

Dalam perkembangan ilmu pengetahuan terlihat adanya kecenderungan


beberapa ilmu atau sains bertemu kembali karena pada hakikatnya sains
berada dalam satu unit. Misalnya, dalam biologi molekuler dasar, yang
sangat kuat untuk mempelajarinya adalah ilmu kimia dan fisika, sebab kedua
ilmu tersebut terlihat adanya sifat keilmuan yang berkaitan dengan sifat
kelistrikan materi dan struktur atom.
Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) adalah ilmu yang membahas tentang alam
semesta dan segala isinya, sedangkan teknologi IPA adalah suatu penerapan
IPA untuk memenuhi kebutuhan manusia. Teknologi IPA dapat dibagi
menjadi beberapa macam, sebagai berikut.
1. Teknologi maju, yakni teknologi tingkat pertama, suatu usaha yang
mengarah pada bidang pendidikan, latihan, serta pembinaan para tenaga
peneliti ilmiah untuk selalu mengikuti dan menguasai perkembangan
teknologi yang vital, serta dibutuhkan oleh suatu negara.
2. Teknologi adaptif (teknologi madya) adalah perkembangan dari suatu
teknologi suatu negara maju yang penggunaannya masih harus
disesuaikan dengan kondisi lingkungan negara yang memerlukan.
3. Teknologi protektif adalah teknologi yang digunakan untuk melindungi
(konservasi, restorasi, dan regenerasi) seluruh sumber daya alam yang
ada.
Pada awalnya, antara ilmu pengetahuan dan teknologi itu tidak selalu ada
kaitannya, artinya suatu pengetahuan tidak harus menjadi ilmu terlebih
dahulu. Contohnya, pada zaman dahulu manusia membuat perahu dengan
metode coba-coba, dengan kata lain manusia sudah membuat perahu untuk
memenuhi kebutuhannya sebelum ada ''ilmu'' membuat perahu.
Saat ini ilmu dan teknologi tidak lagi berdiri sendiri. Sains dan teknologi
saling menunjang sehingga dapat maju dengan pesat.
Berikut ini adalah uraian singkat tentang konsep-konsep dasar teknologi
IPA dalam memenuhi kebutuhan manusia.

A. MATERI DAN ENERGI


Materi
Dalam IPA, sasaran yang dipelajari adalah alam semesta dan isinya.
Ilmu Fisika memandang kesemuanya itu sebagai materi dan energi.
1.

6.4

ILMU ALAMIAH CASAR

Yang dimaksud dengan materi dalam ilmu Fisika adalah apa saja yang
mempunyai massa dan menempati suatu ruang. Cahaya dan panas tidak
termasuk dalam materi karena tidak mempunyai berat, tetapi keduanya
termasuk dalam energi. Contohnya, meja, kursi, awan, dan gunung. Materi
tersebut terdiri dari unsur kimia, yaitu C (Carbon), H (Hidrogen), 0
(Oksigen), N (Nitrogen), dan P (Phosphor). Unsur-unsur kimia bergabung
dan membentuk suatu molekul, yang merupakan unsur pembentuk materi
atau masih memiliki sifat-sifat materi.
Materi dapat berwujud gas, padat, atau cair. Zat padat memiliki bentuk
dan volume tetap, selama tidak ada pengaruh dari luar (misalnya panas). Zat
cair mempunyai bentuk yang selalu berubah sesuai dengan bentuk tempatnya,
namun volumenya tetap, sedangkan wujud gas, bentuk dan volumenya tidak
tetap.
Materi diklasifikasikan menjadi campuran homogen dan campuran
heterogen. Campuran homogen terjadi apabila zat tersebut terbentuk dari
sejumlah materi yang sama, sedangkan campuran heterogen adalah apabila
campuran yang membentuk zat tersebut terdiri dari beberapa macam materi
yang tidak sama.
Semua materi mempunyai sifat yang berbeda. Apabila terjadi suatu
perubahan karena sesuatu, sifatnya akan berubah dan menjadi ciri bagi materi
tersebut. Menurut Supartono (1999), perubahan suatu materi dibedakan atas
dua kelompok sebagai berikut.
a. Perubahan materi secara fisika adalah perubahan materi yang tidak
disertai terjadinya materi jenis baru, misalnya:
1) penguapan air
: kalau air dipanaskan akan berubah
menjadi uap air;
0

b.

2) pembekuan air
: air didinginkan pada o c menjadi es;
3) gula dilaru tkan dalam air : tidak mengubah wama tetapi manis;
Jadi, perubahan materi secara fisika termasuk perubahan tingkat wujud
materi, seperti menguap, membeku, dan mencair.
Perubahan secara kimia adalah perubahan yang menghasilkan satu atau
beberapa materi yang jenisnya berbeda, misalnya:
1) Besi berkarat
: sepotong besi yang dibiarkan dalam
keadaan lembab dan karena reaksi udara
dalam beberapa waktu akan timbul karat
yang merupakan materi baru hasil
reaksi.

6.5

MKDU41 12/MODUL 6

2)

Pemhakaran

3)

Magnesium
diletakkan di
nyala api

atas

sepotong kayu dihakar di atas api akan


terhakar menghasilkan ahu.
akan tampak kahut putih dengan nyala
menyilaukan setelah dingin tidak
tampak potongan magnesium tersehut.

2.

Energi
Energi adalah sesuatu yang dapat memindahkan materi dari suatu tempat
ke tempat lain atau kemampuan untuk hekerja. Ketika kita memindahkan
sesuatu dengan mendorong atau menarik atau kita sedang melakukan kerj a,
ini herarti ada energi yang diperlukan untuk melakukan pekerj aan memindah
atau menguhah sesuatu. Contoh yang paling lazim adalah seseorang yang
mengangkat sehuah henda ke atas, herarti melakukan usaha gerak melawan
gaya tarik humi atau gravitasi. U saha gerak melawan hamhatan merupakan
kerj a yang menggunakan tenaga atau energi.
Energi tidak dapat dihuat atau dihancurkan, tetapi energi dapat heruhah
hentuk. Energi terdiri dari energi potensial (energi yang disimpan) dan energi
kinetik (energi yang hergerak). Contohnya, pada saat air berada di atas belum
sehagai air terjun memiliki energi potensial dan akan berubah menjadi energi
kinetik saat air ini jatuh sehagai air terjun. Batu hara menyimpan energi
potensial, dan ketika batu hara dihakar mengeluarkan panas sehagai energi
kinetik yang dapat menjalankan generator listrik. Energi memiliki heherapa
hentuk adalah sehagai herikut.

a.

Energi mekanik
Energi mekanik merupakan jumlah dari energi potensial dan energi
kinetik.
Setiap henda mempunyai berat, haik dalam keadaan diam ataupun
hergerak. Setiap henda memiliki energi, misalnya energi yang tersimpan
dalam suatu henda yang diam (tidak aktif) disehut energi potensial,
sedangkan hila henda tersehut jatuh (aktif), jatuhnya henda tersehut disehut
energi kinetik (energi gerak).
b.

Energi panas
Energi ini sering disehut energi kalor. Pemherian panas pada suatu henda
dapat menyehahkan kenaikan suhu suatu benda atau menguhah hentuk,
ukuran maupun volume suatu henda.

6.6

ILMU ALAMIAH CASAR

c.

Energi magnetik
Energi magnetik adalah energi yang timbul apabila kutub dua batang
magnet didekatkan. Kemampuan kutub untuk menggerakkan (tolak menolak
atau tarik menarik) disebut dengan energi magnetik.

d.

Energi listrik
Energi listrik dapat ditimbulkan dengan beberapa macam cara,
tergantung dari mana bahan energi itu berasal, seperti:
1) air terjun dan air sungai dengan mengubahnya menjadi energi kinetik;
2) energi angin untuk menggerakkan kincir angin;
3) uap digunakan untuk memutar generator listrik;
4) tenaga diesel;
5) nuklir.
e.

Energi kimia
Energi yang diperoleh melalui suatu proses kimia, contohnya manusia
dapat memperoleh energi dari perubahan makanan yang dikonsumsinya.

Energi bunyi
Energi bunyi dapat diartikan sebagai getaran. Contohnya, meledaknya
suatu born menimbulkan getaran yang hebat sehingga dapat menyebabkan
memecahkan kaca atau robohnya bangunan.

g.

Energi nuklir
Energi nuklir diperoleh dari reaksi materi radioaktif, antara lain dengan
memaksakan perubahan waktu paruh dalam waktu singkat sehingga timbul
ledakan. Contohnya, apabila suatu atom dipecah menjadi inti atom dan
elektron maka pemecahan atom ini akan disertai dengan pembebasan energi
yang sangat besar.
h.

Energi cahaya
Sumber utama cahaya yang digunakan oleh manusia adalah matahari,
sedangkan tumbuhan memerlukan matahari untuk melakukan proses
fotosintesis. Dengan teknologi modern saat ini mulai digunakan berbagai
energi dan sinar laser. Energi tersebut dapat berbentuk panas, gerak, cahaya,
tenaga kimia, dan tenaga atom.

MKDU41 12/MODUL 6

6.7

Energi juga dapat berubah-ubah bentuknya, seperti energi panas dapat


berubah menjadi energi mekanik. Hal ini dapat dilihat pada air yang
dipanaskan menjadi uap. Uap panas dapat menekan baling-baling suatu
turbin sehingga turbin tersebut bergerak. Gerakan turbin dapat dimanfaatkan
untuk berbagai keperluan atau kebutuhan.
Gambar 6.1, menunjukkan adanya rangkaian tertutup dari perubahan
bentuk energi.

"

Gambar 6.1.
Perubahan Bentuk Energi

Energi mekanik dapat berubah menjadi energi listrik, yaitu dengan


gerakannya, energi mekanik memutar dinamo sehingga menghasilkan aliran
listrik. Energi listrik dapat diubah lagi menjadi energi cahaya, misalnya
ketika aliran listrik memij arkan bola lampu listrik, energi kimia bila dialirkan
dalam zat kimia Kalium Khlorat untuk bahan peledak atau berubah kembali
menjadi energi cahaya.
Contoh lain perubahan energi yaitu proses f otosintesis adalah perubahan
bentuk energi cahaya matahari menjadi energi kimia dalam tumbuhan. Kayu
jika dibakar menghasilkan energi panas dan panas menguapkan air
menghasilkan energi kinetik yang pada mesin uap akan menggerakkan
penghisap mesin. Gerak lurus penghisap tersebut kemudian diubah menjadi
gerak putar untuk memutar sebuah dinamo yang menghasilkan energi listrik.
Selanjutnya, energi listrik digunakan untuk menyalakan lampu atau diubah
menjadi panas pada sebuah setrika listrik atau dapat disimpan dalam baterai.

6.8

ILMU ALAMIAH DASAR

Dalam arti luas, sumber tenaga surya atau matahari bukan hanya terdiri
atas pencemarannya langsung ke bumi, tetapi juga meliputi ef'ek-efek
matahari tak langsung, seperti tenaga angin, air, dan panas laut. Bahkan juga
meliputi sampah pertanian yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi.
Gambar 6.2 memperlihatkan secara skematis energi asal radiasi surya
maupun buatan manusia di ubah bentuknya menjadi energi yang dapat
dimanfaatkan.

'

't

'

'
'

'

J\~
------

.Ji;;=-~--~
;:J
'

,.._-r_..,..,.,._____ . _,_,,___""'"""'___,_-'

~MlF

.. '

' ..

EN1m.1.UV'4tm O fMl~AN!

Slmber: SJpartono, (1997)

Gambar 6.2.
~ema

Energi yang Dimanfaatkan di Bumi yang Berasal dari P.a.diasi SJrya

MKDU41 12/MODUL 6

6.9

Pada proses I, sinar matahari ditangkap oleh daun tumbuh-tumbuhan


setelah mengalami proses f otosintesis disimpan dalam bentuk kayu dan
biomassa sebagai kayu bakar atau biomassa yang dapat dimanfaatkan oleh
manusia. Daun merupakan kolektor, sedangkan kayu merupakan penyimpan

energ1.
Pada proses II, menunjukkan bahwa radiasi surya memanasi atmosfer
sehingga terjadi perpindahan udara berupa angin dan arus pancar.
Pada proses III, lautan dipanaskan sehingga terjadi dua hal. Pertama,
air naik sebagai uap dan berkembang menjadi awan dan turun lagi ke bumi
dalam bentuk hujan. Hujan yang turun di gunung dan aliran air yang
mengalir di sungai merupakan potensi tenaga air. Kedua, lautan yang
dipanaskan menyebabkan lapisan laut sebelah atas lebih panas daripada
lapisan bawah. Panas tersebut merupakan potensi energi yang dapat
dimanfaatkan dengan cara mengkonversi energi panas laut. Pada proses II
dan III, udara atau atmosfer dan lautan merupakan kolektor dan penyimpan

energ1.
Pada proses IV, pan as matahari dimanfaatkan secara langsung, misalnya
menjemur pakaian, menjemur ikan kering, atau membuat garam di pantai
yang telah sejak lama dilakukan manusia. Benda yang dijemur langsung
merupakan kolektor dan benda yang menerima merupakan energi surya.
Pada proses V, energi yang dikumpulkan oleh kolektor bias anya
dimanfaatkan untuk memanaskan air. Air panas tersebut, melalui suatu
proses atau dengan cara lain dapat dijadikan tenaga listrik.
Pada proses VI, sinar surya melalui prinsip photovoltaik diubah
langsung menjadi tenaga listrik.
Pada proses VII, saat ini masih merupakan angan-angan dengan
menggunakan satelit surya yang beredar dalam suatu orbit di atas bumi untuk
menangkap sinar matahari dan mengubahnya menjadi pancaran gelombang
mikro yang dikirim ke suatu stasiun bumi. Stasiun bumi akan mengubah
gelombang mikro tersebut menjadi tenaga listrik dan selanjutnya di
transmisikan serta didistribusikan secara konvensional ke para pemakai.
Pada proses V, VI, dan VII adalah pemanfaatan pan as matahari yang
dilakukan dengan menggunakan kolektor buatan manusia sebagai alat untuk
penangkap dan pengumpul sinar matahari.

6.10
ILMU ALAMIAH

3.

CASAR

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pembentukan Energi


Pohon atau tumbuh-tumbuhan pada umumnya dapat hidup dan
berkembang karena mendapat unsur hara dari tanah. Pada saat unsur hara
diserap oleh akar, daun menerima energi panas dari matahari dan menyerap
zat lemas (C02) dari udara serta melepaskan zat asam (0 2) ke udara. Energi
yang diterima daun dari sinar matahari disimpan dalam batang dan dahan.
Energi simpanan tersebut akan dibebaskan pada saat kayu dibakar. Pohon
atau tumbuh-tumbuhan ini digolongkan dalam kelompok biomassa.
Angin terjadi karena udara pada suatu tempat menjadi panas karena sinar
matahari maka berat jenis udara berkurang dan naik. Sehingga terjadi
pergeseran udara untuk mengisi kekosongan udara yang naik tersebut dan
terjadi aliran udara yang disebut angin.
Tenaga air timbul karena adanya gaya gravitasi bumi sehingga air akan
mengalir ke tempat lebih rendah. N amun, air dapat mencapai suatu tempat
yang tinggi karena terjadinya proses penguapan air laut, selanjutnya uap air
tersebut naik ke daratan mencapai gunung sehingga tercapai titik kondensasi
yang akhimya jatuh sebagai hujan.
Batu bara terjadi karena bahan organik dari biomassa hutan yang
tertimbun dan tertekan selama jangka waktu berjuta-juta tahun. Jika batu bara
diperkirakan berasal dari biomassa, tetapi minyak dan gas bumi berasal dari
bahan organik binatang kecil yang mengalami proses penekanan yang cukup
lama.
Energi panas bumi terjadi karena pertemuan antarmagma, yaitu panas
dari perut bumi dengan air. Terjadinya penguapan di dalam bumi dan tekanan
menyebabkan timbulnya tenaga pancar ke atas yang sangat kuat.
Energi nuklir diperoleh dari reaksi materi radioaktif antara lain dengan
memaksakan perubahan waktu paruh dalam waktu singkat sehingga timbul
ledakan.
Energi pasang surut terjadi karena resultan gaya gravitasi dan rotasi
bumi terhadap gaya gravitasi matahari yang mengakibatkan penarikan
permukaan air laut pada waktu tertentu. Gaya tarik bulan tersebut relatif kecil
namun dapat menyebabkan terjadinya peristiwa pasang surut.
Energi ombak laut terjadi karena tiupan angin. Arus pancar yang dikenal
dengan jetstream adalah angin khusus yang bertiup di atmosfer dengan
ketinggian mencapai 10.000 meter bahkan lebih. Kapal terbang jet
memanfaatkan arus ini agar dapat mengurangi bahan bakar dan terbang lebih
cepat.

MKDU41 12/MODUL 6

6. 11

Berdasarkan uraian materi yang telah dijelaskan maka sumber daya


energi yang tersedia di bumi adalah biomassa, angin, air, batu hara, minyak
bumi, gas bumi, panas bumi, nuklir, radiasi surya, pasang surut, sel bahan
bakar, panas laut, ombak laut, dan arus pancar. Energi tersebut bersumber
dari matahari karena tanpa pengaruhnya tidak mungkin terjadi. Selanjutnya,
semua bentuk energi primer ini dapat diubah menjadi tenaga listrik.

B. PRINSIP PEMBANGKIT LISTRIK


Listrik merupakan keperluan dalam kehidupan sehari-hari yang sangat
vital pada zaman modern ini. Tanpa listrik kita tidak dapat melihat TV, tidak
dapat mengatur rambu-rambu lalu lintas, tidak ada lemari es, komputer,
ataupun peralatan rumah tangga modem lainnya.
Beberapa macam energi pembangkit listrik sebagai berikut.

1.

Pembangkit Listrik Tenaga Air (PL TA)


Prinsip pembangkit listrik tenaga air adalah pemanfaatan air sebagai
sumber energi untuk menghasilkan listrik, yaitu dengan cara sebagai berikut.
Dari sebuah danau atau sungai yang dibendung, air dialirkan melalui
suatu terowongan dengan diatur oleh alat pengontrol. Terowongan air ini
dibuat sedemikian rupa sehingga air dijatuhkan dari ketinggian 100 m atau
lebih. Hal ini bertujuan untuk mengubah energi potensial menjadi energi
mekanik yang sebesar-besamya. Ujung terowongan tersebut ditahan oleh
sebuah turbin air.
Dengan dorongan air, turbin akan berputar, dan perputaran turbin ini
digunakan untuk memutar generator atau mesin pembangkit listrik. Listrik
yang dihasilkan akan diubah dan diatur tekanannya dengan menggunakan
transformator. Selanjutnya, melalui transformator, listrik dialirkan ke tempat
yang memerlukannya.
Sebelum digunakan untuk konsumsi rumah tangga, aliran listrik
diturunkan tegangannya melalui sebuah transformator lagi sehingga listrik
yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan rumah tangga yaitu listrik dengan
tegangan 110 atau 220 volt. Sementara itu, air yang sudah digunakan untuk
memutar turbin masih dapat dimanfaatkan untuk pengairan atau irigasi pad a
lahan persawahan.

6.12
ILMU ALAMIAH

CASAR

2.

Pembangkit Listrik Tenaga Disel (PLTD)


Pada hakikatnya, prinsip pembangkit listrik tenaga disel adalah sama
dengan pembangkit tenaga air, yaitu dengan cara menggerakkan generator
pembangkit listrik. Dalam pembangkit listrik tenaga disel, rotor dari
generator digerakkan oleh mesin disel. Mesin disel dipilih sebagai salah satu
altematif karena mudah ditempatkan di mana saja, sedangkan bahan
bakamya adalah minyak disel atau solar yang harganya relatif murah
dibandingkan dengan bahan bakar bensin.
Apabila kita telaah lebih lanjut, sebenarnya pembangkit listrik tenaga
disel ini bersumber pada energi kimia basil dari pembakaran minyak disel
yaitu solar. Hal ini merupakan contoh perubahan bentuk energi dari energi
kimia menjadi energi mekanik kemudian menjadi energi listrik.
3.

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PL TN)


Pembangkit tenaga listrik ini menggunakan fusi inti atom sebagai
sumber tenaganya sehingga diperoleh energi listrik yang luar biasa
banyaknya. Namun, sampai saat ini manusia masih sulit mengendalikan
tenaga yang timbul dari reaksi fusi inti untuk tujuan yang tidak merusak
lingkungan.
C. MESIN-MESIN
Salah satu kelebihan manusia dari makhluk lain adalah kemampuan
manusia dalam mencipta dan menggunakan alat. Salah satu ciptaan manusia
yang menakjubkan adalah mesin-mesin, antara lain sebagai berikut.

1.

Mesin Bakar
Gambar 6.3. menunjukkan prinsip kerja mesin bakar yang terdiri dari
silinder, piston, roda-roda penerus lengan, busi, katup bahan bakar, dan katup
pembuang. Cara kerjanya adalah sebagai berikut.

6.13

MKDU41 12/MODUL 6

-~1~
.. . -- - - + -

l
I

'

Gambar 6.3.
Prinsip Kerj a Mesin Bakar

Posisi 1
Piston berada di bagian bawah silinder, katup bahan bakar terbuka,
sernentara bahan bakar yang terdiri dari bensin dan udara rnasuk ke dalarn
silinder.
Posisi 2
Roda penerus bergerak rnelalui lengan mendorong piston ke atas
silinder. Katup bahan bakar tertutup sehingga bahan bakar bersama udara
tertekan dan rnengakibatkan ternperatur naik. Pada saat ini busi dinyalakan
dan rnenghasilkan bunga api listrik. Percikan api itu rnernbakar bahan bakar
sehingga terjadi letupan yang rnendorong piston ke bawah sarnbil mernutar
roda penerus. Perputaran tersebut dapat rnenggerakkan rnesin.
Posisi 3
Menunjukkan posisi piston yang sedang berada di bawah setelah letupan.
Posisi 4
Roda penerus bergerak meneruskan gerak putar mesin melalui lengan
rnendorong piston ke atas. Kernudian katup bahan bakar tertutup dan katup
pernbuang terbuka sehingga sisa bahan bakar dibuang ke luar. Roda penerus
bergerak rneneruskan perputaran rnesin, rnenarik piston ke bawah dan
rnernasukkan bahan bakar rnelalui katup bahan bakar tepat seperti pada posisi
satu lagi. Mesin bakar digunakan oleh sebagian besar rnobil dan motor.

6.14
ILMU ALAMIAH

CASAR

2.

Mesin Disel
Hampir serupa dengan mesin bakar, mesin disel terdiri dari silinder,
piston, lengan roda penerus, katup bahan bakar, dan katup pembuang. Pada
mesin disel tidak digunakan busi sebagai api pembakar.

3.

Mesin Jet
Mesin jet terdiri dari sebuah tabung pembakaran yang tahan panas,
sebuah mulut untuk memasukkan udara ke dalam tabung pembakar, sebuah
kompresor untuk menyemprotkan bahan bakar ke dalam tabung pembakar
dan sebuah corong pembuang gas yang terletak di bagian ekornya. Mesin
yang sangat sederhana ini ternyata sangat ampuh digunakan terutama dalam
industri pesawat yang bergerak cepat.
Prinsip kerj any a pun sang at sederhana, yaitu bahan bakar dan udara
diinjeksikan ke dalam tabung pembakar. Pada pembakaran tersebut terbentuk
gas disertai temperatur yang sangat tinggi. Pengembangan dari gas tersebut
dapat mendorong pesawat untuk bergerak.
Selangkah lebih maju dari mesin jet sederhana ini adalah mesin turbo
jet. Mesin ini menggunakan turbin gas untuk mengatur pemasukan udara dan
pengeluaran gas yang dikeluarkan dari mesin. Keuntungannya adalah udara
dapat disedot lebih banyak dalam waktu yang singkat dan gas yang
dikeluarkannya pun dapat diatur.
Apabila penggunaan turbin gas itu dikaitkan dengan propeler untuk
menggerakkan sistem permesinan dalam pesawat tersebut maka mesin jet
tersebut disebut turboprop.
Hal yang perlu diketahui adalah perbedaan mesin jet dan roket, sebab
kedua mesin ini tampaknya serupa tapi tak sama. Perbedaannya terletak pada
sistem bahan bakamya. Pada mesin jet, bahan bakar umumnya berupa zat
cair yang dibakar di dalam tabung pembakar dengan mencampur oksigen
atau udara terlebih dahulu. Roket umumnya menggunakan bahan bakar padat
yang mengandung oksigen sebagai zat pembakar, misalnya nitrat dan khlorat.
Bahan bakar tersebut juga mengandung zat-zat yang mudah terbakar,
misalnya sulfida, sulfur, karbon. Keunggulan roket adalah dapat menjelajah
ruang angkasa yang hampa udara.

MKDU41 12/MODUL 6

6.15

LATI HAN

Untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai materi di atas,


kerjakanlah latihan berikut!
1) Berikan tiga contoh cara mengubah energi panas menjadi energi listrik!
2) Apa beda mesin bakar dengan mesin disel?
3) Coba jelaskan bagaimana caranya memperoleh energi nuklir dan bahaya
apakah yang dapat ditimbulkannya.

Petunjuk Jawaban Latihan


1) Jawaban nomor 1 dan 2 dapat Anda pelajari kembali uraian tentang
Materi dan Energi.
2) Energi nuklir diperoleh dengan cara memecah atom menjadi inti atom
dan elektron, pemecahan atom ini akan disertai dengan pembebasan
energi yang luar biasa besarnya. Akibat dari besarnya energi ini,
pemanfaatannya m.asih sering digunakan untuk hal yang jauh dari rasa
perdamaian.

RANG KUMAN

Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) ialah ilmu yang membahas alam


semesta dan segala isinya, sedangkan teknologi IPA adalah suatu
penerapan IPA untuk memenuhi kebutuhan manusia.
Tekonologi dibagi menjadi teknologi maju, teknologi adaptif/
madya, dan teknologi protektif.
Materi adalah segala sesuatu yang mempunyai massa dan
menempati ruang, sedangkan energi adalah suatu tenaga yang dapat
memindahkan materi dari suatu tempat ke tempat lain. Energi terdapat
dalam berbagai bentuk, misalnya energi panas, energi cahaya, energi
gerak, energi listrik, dan energi kimia.
Energi dapat berubah dari bentuk yang satu ke bentuk yang lain.
Energi itu kekal adanya. Energi listrik sangat penting bagi kehidupan
manusia dan dapat diambil melalui berbagai cara, antara lain berikut ini.

6.16
ILMU ALAMIAH

1.

2.

3.

1.

2.

3.

4.

5.

CASAR

PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air)


Prinsip kerjanya adalah energi potensial dari air danau diubah
menjadi energi kinetik seperti air terjun, kemudian diubah menjadi
energi listrik melalui turbin yang menggerakkan generator.
PLTD (Pembangkit Listrik Tenaga Disel)
Prinsip kerjanya mesin disel menggerakkan generator listrik
PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir)
Prinsip kerjanya reaksi nuklir menghasilkan energi panas. Energi
panas ini diubah menjadi energi mekanik melalui penguapan air.
Turbin uap berputar menggerakkan generator listrik.
Mesin-mesin basil perkembangan teknologi, misalnya berikut ini.
Mesin bakar
Prinsip kerjanya bahan bakar dicampur udara yang dimampatkan
dalam silinder, diledakkan dengan bunga api dari busi. Gerakan ini
diteruskan oleh roda penerus yang sekaligus memutar mesin dan
membuang bahan bakar yang telah terpakai kemudian
memampatkan bahan bakar dan udara yang baru, kemudian
diledakkan dan seterusnya.
Mesin disel
Prinsip kerjanya hampir sama dengan mesin bakar, tetapi tanpa
menggunakan percikan bunga api dari bahan bakar yang digunakan,
yaitu solar.
Jet
Prinsip kerjanya bahan bakar dicampur udara, dibakar dalam tabung
pembakar. Gas panas yang dihasilkan digunakan untuk
menggerakkan mesin dan seluruh tubuh pesawat. Mesin jet dapat
menggunakan atau tanpa menggunakan turbin.
Roket
Prinsip kerjanya hampir sama dengan jet, hanya di sini digunakan
bahan bakar padat yang telah mengandung oksigen, jadi tidak perlu
dicampur udara.
Nuklir
Bahan ini dapat dimanfaatkan untuk sumber tenaga, kesehatan atau
pengobatan, peningkatan daya guna tanaman pertanian, pengawetan
bahan makanan, pengawetan kayu, peningkatan mutu tekstil,
penelitian radiografi, hidrologi, dan penelitian pencemaran
lingkungan.

6.17

MKDU41 12/MODUL 6

TES

FORMATIF

1- - - - - - - - - - - - - - - -

Pilih satu jawaban yang paling tepatl


1)

Pembangkit listrik yang paling murah dan bebas polusi adalah ....
A. PLTA
B. PLTD
C. PLTN
D. PLTG

2)

Salah satu keunggulan mesin disel dibanding mesin bakar biasa


adalah ....
A. dapat mengurangi polusi
B. mengirit bahan bakar
C. suara halus dan tidak bising
D. tidak menimbulkan polusi udara

3)

Perbedaan mesin jet dengan roket adalah ....


A. jet menggunakan bahan baka1 padat
B. roket menggunakan bahan bakar padat
C. jet menggunakan bahan bakar cair dicampur udara
D. roket menggunakan bah an bakar cair dicampur udara

4)

Manfaat teknologi nuklir terhadap kelestarian lingkungan adalah ....


A. tidak ada
B. digunakan untuk mendeteksi penyebaran limbah polutan
C. dapat digunakan untuk mengganti PLTD
D. dapat digunakan untuk mengganti PLTU

5)

Berikut ini yang sering disebut energi kalor adalah energi ....
A. listrik
B . kimia
C. nuklir
D. panas

6.18
ILMU ALAMIAH

CASAR

Pilihlah:
A. Apabila pemyataan pertama dan kedua benar dan mempunya1
hubungan sebab akibat
B. Apabila pemyataan pertama dan kedua benar, tetapi tidak
mempunyai hubungan sebab akibat
C. Apabila salah satu dari kedua pemyataan benar
D. Apabila kedua pernyataan salah

6)

Energi kimia diperoleh bila suatu atom dipecah menjadi inti atom dan
elektron,
sebab
pemecahan atom akan menghasilkan energi yang sang at besar.

Pilihlah:
A. Jika (1) dan (2) benar
B. Jika (1) dan (3) benar
C. Jika (2) dan (3) benar
D. Jika (1), (2), dan (3) benar
7)

Maksud dari materi dalam ilmu fisika adalah segala sesuatu yang ...
(1) memiliki massa
(2) berwujud nyata
(3) menempati ruang

8)

Teknologi protektif digunakan untuk maksud ...


( 1) konservasi
(2) restorasi
(3) regenerasi

Cocokkanlah jawaban Anda dengan Kunci Jawaban Tes Formatif 1 yang


terdapat di bagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban yang benar.
Kemudian, gunakan rumus berikut untuk mengetahui tingkat penguasaan
Anda terhadap materi Kegiatan Belajar 1.
Jumlah J awaban yang Benar
Tingkat penguasaan = - - - - - - - - - - x 100%
Jumlah Soal
Arti tingkat penguasaan: 90 - 100% = baik sekali
80 - 89% = baik
70 - 79% = cukup
< 70% = kurang

MKDU41 12/ MODUL 6

6.19

Apabila mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih, Anda dapat


meneruskan dengan Kegiatan Belajar 2. Bagus! Jika masih di bawah 80%,
Anda harus mengulangi materi Kegiatan Belajar 1, terutama bagian yang
belum dikuasai.

6.20
ILMU ALAMIAH

CASAR

KEGIATAN

BELAJAR

llmu Pengetahuan Alam dan


Teknologi Masa Depan
etelah mempelajari perkembangan peradaban manusia dari zaman
masyarakat purba sampai zaman di mana manusia menggunakan energi
dari fosil maka pada Kegiatan Belajar 2 ini akan dijelaskan bagaimana
kehidupan manusia sekarang sudah sangat dipengaruhi oleh ilmu
pengetahuan yang semakin dikembangkan.
Teknologi mutakhir yang akan dibahas dalam modul ini adalah teknologi
informasi, teknologi komunikasi, bioteknologi, dan nanoteknologi.

A. TEKNOLOGI INFORMASI
Teknologi informasi berkembang terutama, setelah ditemukannya mes in
punch card yang merupakan dasar komputer oleh Hollerith pada tahun
1890. Sejak saat itu era komputer dimulai, dengan pembuatan komputer yang
pertama, dengan ukuran sangat luar biasa besarnya dibandingkan dengan
komputer yang ada saat ini.
1.

Komputer
Pembagian generasi komputer didasarkan pada peralatan yang
menunjukkan keefisienan dalam penggunaannya. Sampai dengan saat ini,
sudah lima generasi komputer yang dilahirkan. Generasi pertama,
merupakan komputer yang menggunakan komponen elektronik vacuum tube
yaitu pada tahun 1945- 1958. Generasi kedua, pada tahun 1958- 1966,
komponen yang digunakan adalah transistor. Generasi ketiga, merupakan
generasi komputer yang ukurannya sudah semakin kecil, dan komponen
elektronik yang digunakan adalah solid logic technology dan monolithic
integrated circuit pada periode 1966-1972. Komputer generasi keempat,
pada tahun 1972- 1978 menggunakan IC (integrated circuit) yang
ukurannya lebih kecil tetapi memiliki kemampuan bekerja jauh lebih besar.
Generasi kelima, diawali dari tahun 1982 sampai sekarang yang dicirikan
dengan penggunaan mikroprosesor yang lebih canggih.

MKDU41 12/MODUL 6

6.21

Saat ini pemakaian mikrokomputer telah begitu meluas termasuk pula


aplikasinya. Pemakaian tersebut dapat ditemukan di dalam mobil, keperluan
rumah tangga, perkantoran, keperluan pendidikan, dan peralatan kedokteran.
Dengan semakin meningkatnya pemakaian untai gabung ini maka semakin
perlu untuk memahami esensi cara bekerjanya. Aplikasi teknologi komputasi
dapat membantu di mana dan bagaimana perluasan penanaman bagi
peningkatan suatu komoditi pertanian.
Program komputer demikian telah disusun, misalnya oleh Prof. Dr.
James W. Jones dari Universitas Florida. Model simulasi yang mengaitkan
hasil panen, keadaan tanah, cuaca, dan pengelolaan memberikan perkiraan
berapa hasil panen di bawah kondisi tertentu. Perubahan suhu, kelembaban
(humidity), presipitasi, angin, curah radiasi matahari, dan kondisi tanah akan
sangat mempengaruhi hasil panen. Eksperimen lapangan dapat disimulasi
sehingga lebih mengurangi faktor risiko biaya.
Mikrokoprosesor juga memberikan revolusi dalam teknologi informasi.
Apabila negara-negara berkembang gagal mengambil manfaat dan
menggunakan kesempatan dari mikrokomputer dan mikrokoprosesor maka
mereka akan makin jauh tertinggal dari negara maju. Miniaturisasi dalam
bentuk mikrochip dan bagaimana memperoleh kecepatan prosesing yang
lebih tinggi menjadi tantangan selama ini.
Prinsip kerja komputer adalah adanya masukan data (input) yang
kemudian diproses di central processing unit (CPU) yang selanjutnya
dihasilkan keluaran (output).
Penggunaan komputer dapat disesuaikan dengan keperluan si
penggunanya, misalnya berupa komputer pribadi (PC), atau seperti di
perkantoran dengan membentuk jaringan dari beberapa komputer LAN (local
area network).
Beberapa hal yang dapat dipermudah oleh adanya komputer adalah
sebagai berikut.

a.

Telepon ensiklopedia
Manusia dapat memutar nomor telepon dan mendapatkan jawaban, serta
keterangan yang memadai tentang suatu topik seperti layaknya yang ada pada
ensiklopedi. Keterangan ini dapat diperoleh begitu cepat setiap saat.
b.

Robot pelayan rumah tangga


Manusia dapat membeli robot-robot yang dijalankan oleh komputer
untuk keperluan rutin dalam rumah tangga, seperti mencuci pakaian, mencuci
piring, gelas, dan memotong rumput.

6.22
ILMU ALAMIAH

CASAR

c.

Berbelanja lewat telepon


Manusia dapat berbelanja lewat telepon terhadap barang yang sudah
distandarisasikan di supermarket. Belanja melalui telepon perlu ditunjang
oleh adanya katalog harga jenis barang yang dimiliki oleh ibu-ibu rumah
tangga.
d. Bank data atau bank informasi
1) Para ahli hukum, dokter, atau para eksekutif dengan mudah dapat
memperoleh data atau informasi yang diperlukan karena komputer
mampu menyimpan data dan informasi dalam jumlah yang besar. Data
dan informasi dengan cepat dapat ditampilkan untuk mereka yang
memerlukannya. Mereka juga dapat memanfaatkan komputer untuk
menganalisis data yang diperlukan.
2) Para ahli, dapat memanfaatkan robot komputer untuk mengadakan
eksplorasi di daerah yang berisiko tinggi bila dilakukan oleh manusia,
misalnya eksplorasi di daerah Mars, Venus atau planet lain.
3) Komputer juga dapat dimanfaatkan oleh aparat kepolisian untuk
mengidentifikasi para kriminal dengan segala sifat-sifatnya sehingga
memudahkan aparat untuk segera menangkap penjahat tersebut.
2.

Internet
Dengan komputer orang dapat menjelajahi dunia maya dalam waktu
yang relatif singkat karena adanya internet. Dengan demikian, dunia menjadi
semakin sempit sebab kemampuan komputer melalui internet dalam waktu
yang amat singkat dapat diakses berbagai informasi baik yang menyangkut
politik, ekonomi, dan kebudayaan.
Apakah sebenarnya internet itu? Marietta Tretter (1996) menjelaskan
bahwa internet adalah:
a. kumpulan yang luas dari jaringan komputer besar dan kecil, melalui
hubungan menggunakan jaringan komunikasi yang ada di seluruh dunia;
b. seluruh manusia yang secara aktif berpartisipasi sehingga membuat
internet menjadi sumber daya informasi yang sangat berharga.
Hal yang membedakan penggunaan internet dengan penggunaan
komputer biasa adalah pertama, di internet sudah dikembangkan tampilan
grafis dengan tombol dan icon tertentu, tetapi dalam internet juga harus
mengetahui perintah dan prosedur komputer sederhana. Kedua, program

MKDU41 12/MODUL 6

6.23

pengolah kata dalam internet tidak hanya ditujukan untuk melakukan suatu
pekerjaan saja melainkan lebih luas lagi.
Cara kerja internet adalah sebagai berikut.
1. Untuk memindahkan data dari dua komputer berbeda yang berada dalam
jaringan komputer yang banyak, diperlukan alamat tujuan dan perantara
untuk memindahkan sinyal elektronik ke alamat yang dituju secara
langsung.
2. Dalam internet digunakan bahasa komputer khusus (sebuah protokol)
untuk menjamin data tersebut sampai di tujuan dengan aman, yaitu TCP
(Transmission Control Protocol) dan IP (Internet Protocol), dan
disingkat TCP/IP.
3. Pada saat pengguna internet mengirim berita atau data maka TCP/IP
mulai menjalankan fungsinya, yaitu membagi berita tersebut menjadi
paket-paket kecil dan menambahkan beberapa informasi agar komputer
penerima dapat memastikan bahwa paket yang diterimanya tidak
mengalami kerusakan.
4. Deretan paket tersebut akan berjalan menuju sebuah mesin khusus yang
disebut router yang memutuskan jalur mana yang paling efisien yang
dapat ditempuh oleh sebuah paket menuju alamat yang dituju. Router
membantu mengatur lalu lintas akses internet dengan membagi beban
sehingga dapat dihindari beban yang tidak seimbang pada suatu sistem.
5. Setelah paket tiba di alamat yang dituju, TCP/IP akan memeriksa apakah
terjadi kerusakan pada paket tersebut pada saat dikirimkan. Apabila
terjadi kerusakan maka komputer penerima akan meminta komputer
pengirim untuk mengirim kembali salinan baru dari paket yang rusak.
kemudian TCP/IP menyusun kembali paket-paket tersebut menjadi
susunan berita seperti aslinya.
6. TCP/IP dalam internet dapat digunakan karena adanya mesin khusus
yang disebut Gateway. Gateway menerjemahkan bahasa asli jaringan
komputer menjadi TCP/IP dan sebaliknya.
7. Internet hadir bagai jaringan global raksasa yang tidak terbatas. Hal ini
terjadi karena adanya komputer, gateway, router, dan protokol.

6.24
ILMU ALAMIAH

CASAR

B. TEKNOLOGI KOMUNIKASI
Komunikasi adalah salah satu keperluan hidup manusia dalam hidup
bersosialisasi. Untuk itu, ilmu alam dan teknologi telah menyumbangkan
kepada manusia di bidang media cetak, telegrafi, telepon, radio, dan televisi.
Pada tahun 1962, dunia dikejutkan oleh penemuan baru berupa siaran TV dan
radio melalui angkasa luar atau satelit buatan. Dengan komunikasi satelit
maka hubungan antara manusia di seluruh dunia menjadi semakin mudah.
Ada beberapa alat penunjang komunikasi yang perlu kita perhatikan
antara lain sebagai berikut.

1.

Percetakan
Percetakan sebagai alat komunikasi antarmanusia sangat penting artinya.
Sejak awal abad ke-15, percetakan telah digunakan orang sebagai komunikasi
massa, yaitu dalam surat kabar. Dengan media massa cetak ini suatu berita
dapat dipahami dan diikuti oleh banyak orang dalam waktu yang singkat
meskipun penyebarannya masih tergantung pada alat transportasi yang ada
saat itu.
2.

Telegrafi
Suatu catatan sejarah menunjukkan bahwa telegrafi telah ditemukan
orang sejak pertengahan abad ke-18. Lambat laun teknologi menjadi semakin
sempurna sehingga pada pertengahan abad ke-19, j aringan telegrafi telah
menjangkau dataran Eropa dan Amerika Utara. Keunggulan telegrafi ini
adalah kemampuan berkomunikasi jarak jauh hingga ratusan ribu kilometer
hanya dalam waktu satu dua menit saja.
3.

Telepon
Telepon ditemukan tidak lama setelah telegrafi, tepatnya pada tahun
1876 oleh Bell. Keunggulan telepon dibandingkan telegrafi adalah dengan
menggunakan telepon, manusia dapat berbicara secara langsung dan
menerima jawaban sebagai layaknya berbicara satu dengan yang lain,
sedangan apabila menggunakan telegrafi, manusia hanya dapat mengirimkan
tanda-tanda yang perlu diterjemahkan terlebih dahulu.

MKDU41 12/MODUL 6

6.25

4.

Radio
Pada telegrafi dan telepon selalu digunakan kawat-kawat penghubung
antartempat maka radio dapat mengirim dan menerima pesan-pesan tersebut
tanpa menggunakan kawat. Pesan-pesan tersebut dipancarkan ke udara,
dengan demikian manusia dapat berkomunikasi dengan kapal-kapal yang
sedang berlayar di tengah samudra. Marconi (1896) dapat dianggap sebagai
penemu radio telegrafi.
S.

Cinema atau Gambar Hidup


Salah satu alat komunikasi massa yang sangat mengesankan dan penting
artinya bagi kehidupan manusia adalah gambar hidup. Cinema tidak saja
dapat menyajikan gambar secara statis, tetapi juga gambar yang dapat
bergerak atau 'hidup' sekaligus dengan suaranya sehingga pesan yang
dikomunikasikan menjadi lengkap.
6.

Televisi
Temuan yang sangat menakjubkan pada abad ke-20 adalah televisi.
Dengan televisi manusia dapat mengirimkan suara maupun gambar hidup.
Dikatakan menakjubkan karena sampai saat ini tidak banyak manusia yang
dapat memahami bagaimana gambar hidup dapat dikirimkan melalui kabel
listrik atau kawat. Deng an adanya televisi, manusia mendapat manfaat yang
besar, antara lain untuk kesejahteraan hidupnya, dapat mengirim dan
menerima berita dengan kesan yang lengkap (gambar hidup dan bersuara),
serta memperoleh hiburan yang bermutu, terkontrol, dan murah. Televisi juga
dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas pendidikan. Namun, pengaruh
buruk televisi juga perlu diwaspadai. Oleh karena, arus globalisasi informasi
yang sulit dibendung atau disaring terlebih dahulu tidak menutup
kemungkinan dapat meningkatkan pengaruh yang kurang baik pada
masyarakat terutama pada anak-anak.
7.

Satelit Komunikasi
Bulan adalah salah satu contoh satelit yang beredar mengelilingi bumi.
Satelit komunikasi adalah satelit buatan manusia yang beredar mengelilingi
bumi. Mengapa satelit tersebut dapat berada di udara dan tidak jatuh ke
bumi? Pada hakikatnya ada dua faktor yang menyebabkannya, yaitu gay a
tarik menarik dengan bumi dan gaya tolak menolak dengan bumi. Kedua
faktor tersebut besarnya seimbang. Besarnya gaya tarik menarik tergantung

6.26
ILMU ALAMIAH

CASAR

dari besarnya massa dan jarak antara benda dengan bumi. Berdasarkan
hukum Newton, semakin besar suatu mass a maka semakin besar pula gay a
tariknya. Sedangkan mengenai jaraknya adalah sebaliknya, yaitu semakin
besar jarak (semakin yang jauh) akan semakin kecil gaya tariknya. Gaya
tolak timbul dari kecepatan satelit beredar mengelilingi bumi, yang disebut
juga gaya sentripetal atau gaya menjauhi pusat edar.
Gaya sentripetal dapat diperagakan sebagai berikut. Ambil seutas benang
atau tali, ikatkan sentripetal sebuah benda kecil di ujung yang satu (misalnya
karet penghapus). Kemudian ayunkan sehingga berputar mengelilingi tubuh
Anda. Selanjutnya, lepaskan talinya, benda tersebut akan melesat menjauhi
Anda, atau menjauhi pusat edamya.
Dengan demikian, keseimbangan antara kedua gaya tersebut dapat
menyebabkan satelit tetap beredar di garis edarnya, dan tidak jatuh ke bumi.
Prinsip kerja inilah yang digunakan untuk menempatkan satelit di suatu garis
edar. Untuk satelit komunikasi seperti satelit Palapa, ada sedikit perbedaan.
Satelit Palapa tidak hanya sekadar dapat beredar seperti halnya bulan,
melainkan harus ditempatkan secara tetap di atas suatu wilayah tertentu, yaitu
di atas Samudra Indonesia. Sehingga letak Palapa terhadap permukaan bumi
selalu tetap. Penempatan yang demikian disebut sinkron.
Apakah keuntungan adanya satelit komunikasi? Pertama, kejutan yang
terjadi pada tahun 1962, yakni dimulainya siaran radio dan televisi yang
dapat diterima dalam jangka waktu yang sama di dua benua yang dipisahkan
oleh samudra Atlantik, yaitu Eropa dan Amerika. Kedua, dengan
dimungkinkannya penerimaan siaran radio dan televisi ke seluruh bumi maka
akan terjadi perubahan-perubahan besar dalam perkembangan masyarakat
yang diakibatkan oleh adanya pertukaran kebudayaan yang cepat.
Penyebaran ilmu pengetahuan yang cepat akan memungkinkan hubungan
saling pengertian antarmanusia di seluruh dunia menjadi lebih erat. Bagi
negara berkembang seperti Indonesia, satelit komunikasi mempunyai arti
penting karena di samping keuntungan yang telah disebut di atas, juga
mempunyai arti strategis, baik secara politis, militer, maupun pembangunan.

C. BIOTEKNOLOGI
Bioteknologi adalah salah satu bidang ilmu pengetahuan dan teknologi
yang memiliki perkembangan luar biasa dan sedang menj adi perhatian para
ilmuwan di seluruh dunia.

MKDU41 12/MODUL 6

6.27

Inti dari bioteknologi adalah bagaimana manusia memanfaatkan


organisme biologis, baik sistem maupun prosesnya, untuk menghasilkan jasa
ataupun barang bagi kepentingan kehidupan manusia. Dengan kata lain,
untuk memperoleh barang atau jasa yang diinginkan, manusia harus tahu
bagaimana proses yang terjadi, faktor apa yang berperan atau mempengaruhi,
dan bagaimana proses
itu
dapat mempengaruhi
pemanfaatan
mikroorganisme.
Bioteknologi sebenarnya sudah berkembang sejak 6000 SM, di mana
bangsa Samaria dan Babilon sudah minum bir, hal ini berarti mereka sudah
melakukan proses produksi bir dengan cara fermentasi. Bangsa Mesir dalam
membuat roti menggunakan ragi, bangsa Eropa membuat yoghurt dan keju,
sementara bangsa Asia sudah membuat kecap, dan tempe dengan cara
memanfaatkan mikroorganisme.
Kesemua proses tersebut adalah akibat dari aktivitas organisme hidup
untuk memenuhi kebutuhannya yang kemudian berkembang.

1.

Rekayasa Genetika

Bioteknologi mencapai puncaknya saat diciptakan 'rekayasa genetika'


sekitar tahun 70-an, dengan ditemukannya cara pencangkokan sepotong
'informasi' genetika asing ke dalam mikroba. Penemuan ini memberikan
sentuhan baru terhadap pandangan Haldane, yaitu ''apabila tidak dapat
menemukan mikroorganisme yang dapat membuat apa yang Anda inginkan
maka ciptakanlah makhluk tersebut dengan cara perekayasaan genetika."
Prinsip dasar rekayasa genetika adalah penyisipan informasi genetika ke
dalam organisme, replikasi gen, pembelahan (duplikasi) sel dan DNA,
mutagenesis (mutasi gen baik yang spontan maupun dengan induksi), DNA
rekombinan, dan pengklonan gen.
Rekayasa protein akan menghasilkan enzim dan senyawa protein
tertentu. Rekayasa ini telah menghasilkan berbagai mikroba yang
menghasilkan senyawa penting, seperti antibiotika, insulin (untuk pengobatan
penyakit diabetes), interferon (untuk pengobatan penyakit kanker dan
penyakit karena virus), dan antibodi monoklonal.
Contoh lain rekayasa genetika adalah teknologi kultur sel yang
memungkinkan dilakukannya pengembangbiakan jaringan tanaman atau
hewan. Kloning yang sudah berhasil, dilakukan pertama kali pada ternak
domba. Dampak dari adanya rekayasa genetika adalah dimungkinkannya

6.28
ILMU ALAMIAH

CASAR

pemuliaan tanaman atau ternak dalam waktu yang lebih singkat dan mutu
yang lebih unggul.
2.

Bioetika
Bioetika merupakan regulasi yang mengatur penelitian bioteknologi.
Bioetika timbul karena bioteknologi bekerja dengan organisme alamiah
maupun hasil mutasi atau rekombinasi. Kita tidak selalu mengenal dengan
baik organisme ini, terutama yang dihasilkan dari mutasi atau manipulasi
genetik. Oleh karena itu, perlu adanya rasa aman baik pada saat penelitian
maupun terhadap produk yang dihasilkan. Rasa aman akan diperoleh apabila
digunakan prosedur standar laboratorium yang dikenakan secara ketat, dan
diregulasikan untuk menghindari penggunaan hasil bioteknologi yang tidak
diinginkan.
D. NANOTEKNOLOGI

Saat ini teknologi modern dibangun berdasarkan teknologi masa lalu


yang berkembang terus sepanjang zaman. Perkembangan teknologi dari
penggunaan alat yang besar menuju peralatan yang semakin mengecil hingga
mencapai ukuran yang tidak lagi dapat dilihat mata (makro), namun sudah
menjadi ukuran mikro. Nanoteknologi adalah teknologi rekayasa terhadap
objek yang diteliti berada pada kisaran nanometer (nm) atau seper miliar
meter (10-9 m). Skala tersebut sama dengan garis tengah rambut manusia
yang dibagi menjadi 80.000 atau separuh kali besamya atom hidrogen.
Nano teknologi diawali dengan penemuan di bi dang nanosains yang
memiliki pengertian lebih pada konvergensi dari fisika kuantum, biologi
molekuler, ilmu komputer, kimia, dan rekayasa.
Definisi nanoteknologi menurut Merriam-Webster's Collegiate
Dictionary adalah ''seni memanipulasi materi dalam ukuran atau skala atom
atau molekul, khususnya untuk membangun peralatan," seperti robot.
Berdasarkan pengertian Wikipedia (2007), nanoteknologi adalah bagian dari
ilmu yang tujuannya mengontrol atom molekul secara individual untuk
menciptakan cip komputer dan peralatan lain yang memiliki ukuran ribuan
kali lebih kecil dari yang dimungkinkan oleh arus teknologi.
Dengan pengetahuan dasar material, elektronika ataupun biologi,
kemungkinan untuk menciptakan dan memanipulasi bentuk baru bahanbahan tersebut dengan sifat seperti yang diinginkan akan sangat terbuka

MKDU41 12/MODUL 6

6.29

lebar. Hal ini dapat terjadi mengingat selurub material sistem kebidupan
ternyata memiliki sifat dasarnya pada skala nano. Sebagai contob, sebuab
molekul air memiliki garis tengab sekitar 1 nm, sebuab molekul piranti
berkisar pada 1- 10 nm, transistor terkecil berukuran 20 nm, sebuab quantum
titik dari germanium pada lapisan silikon memiliki lebar sekitar 2,5 nm,
molekul DNA kurang lebib 2,5 nm, dan sebuab protein juga berukuran
sekitar 1- 20 nm.
Jika seorang peneliti mampu mengontrol sifat dasar dari suatu material
ataupun sistem kebidupan pada skala nano, berarti akan dapat mengatur
struktur dari material atau sistem tersebut secara tepat, yang pada akhirnya
selurub sifat material akan dapat diatur pula sesuai dengan kebendak.
Misalnya, apabila digunakan di bidang kimia, dengan rekayasa yang
dilakukan pada skala nano maka kemampuan reaksi molekul kimia akan
menjadi sangat efisien sebingga mengbasilkan baban kimia yang memiliki
kinerja tinggi, bersifat khas, dan lebib berfungsi dalam kebidupan.
Saat ini riset dunia cenderung ke arab nano teknologi dan teknologi
material skala nano. Dengan menggunakan teknologi nano, dibasilkan produk
yang kemampuannya luar biasa, tetapi dalam ukuran yang sangat kecil
sebingga akan lebib aplikatif untuk diterapkan.
Dalam waktu 10-15 tabun ke depan, teknologi nano juga akan berperan
dalam:
1. pembuatan katalis yang jaub efektif untuk proses pengolaban minyak;
2. peningkatan basil pertanian dengan merekayasa pengolaban energi
dalam tanaman;
3. penemuan sistem penyaringan air dan desalinasi air laut yang saat ini
sedang diuji coba dengan menggunakan elektrode karbon nanotube;
4. peningkatan sumber energi yang dapat diperbarui;
5. mewujudkan kebidupan yang lebib ramab lingkungan, seperti lampu
penerang basil rekayasa dalam skala nano yang mengbemat konsumsi
energi lebib dari 1Oo/o dan mampu mengurangi energi karbon sebesar 200
juta ton per tabun.

6.30
ILMU ALAMIAH

DASAR

LATI HAN

Untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai materi di atas,


kerjakanlab latiban berikut!
1) Terangkan tentang generasi ketiga komputer!
2) Sebutkan 3 contoh manfaat televisi bagi umat manusia!
3) Jelaskan mengenai bioetika!

Petunjuk Jawaban Latihan


1)

Generasi ketiga komputer merupakan generasi komputer yang ukurannya


sudab semakin kecil, dan komponen elektronik yang digunakan adalah
solid logic technology dan monolithic integrated circuit. Generasi
ketiga komputer berjalan pada periode 1966-1972.
2) Anda dapat menyebutkan beberapa contob sesuai dengan pemahaman
Anda, setelab mempelajari bagian teknologi komunikasi.
3) Bioetika adalab regulasi yang mengatur penelitian bioteknologi, untuk
diperoleb rasa aman dalam proses penelitian maupun pemanfaatan basil
yang diperoleb dari bioteknologi. Di samping itu juga untuk menghindari
penyalabgunaan basil bioteknologi, yang dapat menimbulkan ancaman
kebancuran kehidupan.

RANG KUMAN

1.

Teknologi yang berkembang sangat cepat adalah sebagai berikut.


Teknologi informasi yang terdiri dari berikut ini.
a. Komputer, dapat digunakan sebagai mesin bitung, mesin tulis,
pengganti ensiklopedia, perpustakaan, arsip suatu kantor,
membuat aneka macam program, baik untuk keperluan industri
m.aupun pertambangan sampai urusan rumah tan.gga.
b. Internet adalah media komunikasi canggib yang dapat
merambah ke selurub penjuru dunia dengan cepat melalui
komputer. Tampilan gambar dan pesan lebih cepat sampai ke
tujuan dengan biaya yang relatif' murah. Internet dapat
digunakan untuk semua tujuan.

MKDU41 12/MODUL 6

2.

6.31

Teknologi komunikasi terdiri dari:


a. percetakan;
b. telegrafi;
c. telepon;
d. radio yang mempunyai keunggulan berkomunikasi tanpa kawat;
e. s1nema;
f. televisi;
g. satelit komunikasi.

Percetakan sebagai media komunikasi massa, telegrafi untuk berita


jarak jauh dengan bahasa kode kemudian diterjemahkan, dan
telepon untuk jarak dekat maupun jauh dengan bahasa lisan.
Keunggulan radio dapat berkomunikasi tanpa kawat. Cinema dapat
mengkomunikasikan kesan-pesan secara utuh, baik dalam bentuk
ucapan maupun perbuatan. Televisi dapat mengkomunikasikan
pesan atau kesan yang lengkap, seperti cinema, tetapi untuk jarak
jauh tanpa kawat. Satelit komunikasi dapat mempertinggi daya guna
semua media yang telah disebut di atas dengan meningkatkan daya
pancar ke seluruh dunia sehingga diharapkan dapat meningkatkan
saling pengertian antarbangsa di dunia.
3.

Bioteknologi
Bioteknologi adalah teknologi yang digunakan manusia dalam
memanfaatkan organisme biologis, baik sistem dan prosesnya,
untuk menghasilkan j asa ataupun barang bagi kepentingan
kehidupan manusia. Rekayasa genetika, adalah penyisipan
informasi genetika ke dalam organisme, replikasi gen, pembelahan
(duplikasi) sel dan DNA, mutagenesis (mutasi gen baik yang
spontan maupun dengan induksi), DNA rekombinan, dan
pengklonan gen. Sedangkan bioetika merupakan regulasi yang
mengatur penelitian bioteknologi.

4.

Nanoteknologi
N anoteknologi memiliki pengertian yakni teknologi yang
menggunakan satuan per miliar (1 o-9). Dengan teknologi ini
dihasilkan produk yang kemampuannya luar biasa dalam ukuran
yang kecil sehingga lebih aplikatif untuk diterapkan.

6.32
ILMU ALAMIAH

. I

, TES

DASAR

FORMATIF 2- - - - - - - - - - - - - - - -

Pilih satu jawaban yang paling tepat!


1)

Perbedaan komputer biasa dengan internet adalah ....


A. dalam internet tidak diperlukan perintah komputer biasa
B. internet tidak dapat digunakan untuk mengolah data
C. program pengolah kata internet dapat digunakan lebih luas
D. program komputer bias a tidak dapat digunakan dalam internet

2)

Berikut ini merupakan alat penunjang komunikasi, kecuali ....


A. percetakan
B. telegrafi
C. telepon
D. telematika

3)

Nanoteknologi menggunakan satuan ....


12

A. 10 B. 10 -9
C. 10 -6
D. 10 -3

Pilihlah:

A. Apabila pernyataan pertama dan kedua benar dan mempunya1


hubungan sebab akibat
B. Apabila pernyataan pertama dan kedua benar, tetapi tidak
mempunyai hubungan sebab akibat
C. Apabila salah satu dari kedua pernyataan benar
D. Apabila kedua pemyataan salah
4)

Pembuatan bir adalah salah satu contoh bioteknologi,


sebab
bioteknologi adalah teknologi yang digunakan manusia dengan
memanfaatkan organisme baik sistem maupun prosesnya.

5)

Telepon ensiklopedia adalah peralatan yang sangat dipermudah oleh


adanya komputer,
sebab
gateway adalah alat yang menerjemahkan bahasa asli jaringan komputer
menjadi bahasa komputer khusus dalam internet.

MKDU41 12/MODUL 6

6.33

Pilihlah:
A. Jika (1) dan (2) benar
B. Jika (1) dan (3) benar
C. Jika (2) dan (3) benar
D. Jika (1), (2), dan (3) benar
6)

Besarnya gaya tarik menarik dipengaruhi oleh ....


(1) besarnya massa
(2) besarnya ruang
(3) jarak

7)

Pengaruh radiasi terhadap makhluk hidup, antara lain ....


( 1) menghambat pertumbuhan
(2) mengubah sifat genetika
(3) menghambat kematian

8)

Contoh teknologi nuklir yang digunakan dalam industri, antara lain ....
(1) meningkatkan mutu kayu menjadi tahan cuaca
(2) meningkatkan mutu genetika tanaman
(3) pengawetan

9)

Beberapa contoh rekayasa genetika adalah ....


(1) kultur jaringan
(2) antibodi monoklonal
(3) transplantasi sel

Cocokkanlah jawaban Anda dengan Kunci Jawaban Tes Formatif 2 yang


terdapat di bagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban yang benar.
Kemudian, gunakan rumus berikut untuk mengetahui tingkat penguasaan
Anda terhadap materi Kegiatan Belajar 2.
Jumlah J awaban yang Benar
Tingkat penguasaan = - - - - - - - - - - x 100%
Jumlah Soal
Arti tingkat penguasaan: 90 - 100% = baik sekali
80 - 89% = baik
70 - 79% = cukup
< 70% = kurang

6.34
ILMU ALAMIAH

CASAR

Apabila mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih, Anda dapat


meneruskan dengan modul selanjutnya. Bagus! Jika masih di bawah 80%,
Anda harus mengulangi materi Kegiatan Belajar 2, terutama bagian yang
belum dikuasai.

6.35

MKDU41 12/MODUL 6

Kunci Jawaban Tes Format if


Tes Formatif 1
1) A
2) B
3) B
4) B
5) D
6) c
7) B
8) D

Tes Formatif 2
1)
2)

3)
4)
5)
6)
7)
8)
9)

c
D
B
B
B
B
D
D

6.36
ILMU ALAMIAH

CASAR

Daftar Pustaka
Aly, Abdullah dan Rahma, Eny. (1992). Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta: Bumi
Aksara.
Darmodjo, Hendro dan Kaligis, Yeni. (1994). Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta:
Universitas Terbuka.
Drexler, K. Eric. Engine of Creation. The Coming Era of Nanotechnology.
http://www.foresight.org/EOC/EOC Chapter I.html
Drost. J. (1992). Ilmu Alamiah Dasar. Buku Panduan Mahasiswa. Jakarta:
Gramedia Pustaka U tama.

_ _ _ . Nanotechnology Industries and Nano Definition.


http: //www.nanoindustries.com/define.htm.
Jasin, Maskoeri. (1992). llmu Alamiah Dasar. Jakarta: Rajawali Press.
Nebel, B.J. (2000). Environmental Science. The Way the World Works. New
Jersey: Prentice Hall.
Nizamuddin, H. (1994). Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Smith, R.L. (1976). The Ecology of Man: An Ecosystem Approach. New
York: Harper & Row Publisher.

MODUL 7

Perkembangan Teknologi
Ir. Si Yuniati Putri Koes Hardini, M.P.
drh. S:inti Dewiki, M.Kes.
PENDAHULUAN

etelah Anda mempelajari awal tumbuhnya Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)


dan peranan IP A dalam memenuhi kehidupan manusia pada modul
terdahulu, pada modul ini Anda diarahkan untuk mempelajari bagaimana
perkembangan teknologi dan betapa besar pengaruhnya terhadap kehidupan
manusia saat ini. Pembahasan ini sangatlah diperlukan untuk menambah
wawasan Anda akan hubungan manusia dan teknologi yang terus
berkembang, karena teknologi dalam kehidupan manusia mempengaruhi
seluruh sendi kehidupan, baik budaya, sosial maupun ekonomi.
Dalam modul ini akan dibahas mengenai perkembangan teknologi yang
sangat luar biasa dalam memenuhi kebutuhan manusia dan materi yang akan
dijelaskan adalah yang berhubungan dengan usaha manusia dalam upaya
menata kehidupan dengan melihat kemajuan di bidang bioteknologi yang
sudah dicapai sampai saat ini, di samping itu perkembangan teknologi
informasi yang semakin meningkat menjadikan dunia tidak lagi luas karena
kecanggihan teknologi dapat menghilangkan batas ruang dan waktu.
Dalam modul ini akan dijelaskan bagaimana teknologi yang berasal dari
kearifan lokal yang dimiliki oleh masyarakat di wilayah tertentu yang
berperan besar dalam tata kehidupan manusia, dan sudah semestinya untuk
tidak diabaikan, meskipun teknologi sudah berkembang semakin canggih dan
semakin mempermudah kehidupan manusia. Mengapa begitu? Karena
perkembangan teknologi memiliki dampak yang tidak selalu positif,
melainkan juga dampak negatif. Jadi bila manusia sebagai pemeran utama
dalam mengubah seisi dunia ini pun sulit untuk membendung dampak negatif
yang ditimbulkan. Kondisi ini akan mengingatkan kembali pada zam.an
lampau yang justru dengan kearifan lokal dapat memelihara keseimbangan
kehidupan manusia.

7.2

ILMU ALAMIAH CASAR

Setelah Anda mempelajari Modul 7 ini, Anda diharapkan dapat


menjelaskan perlunya mempertahankan teknologi kearifan lokal. Serta
menjelaskan dampak positif dan negatif perkembangan teknologi bagi
kehidupan manusia.

7.3

MKDU41 12/MODUL 7

KEGIATAN

BELAJAR

Teknologi Kear if an Lok al

ada ura1an sebelumnya telah dijelaskan bahwa teknologi yang


berkembang di segala bidang kehidupan, memungkinkan manusia
dengan kearifan yang dimilikinya dapat membuka rahasia dan hikmah alam
semesta. Penemuan di bidang bioteknologi, dapat mempengaruhi sifat
keturunan, dan perkembangan teknologi yang semakin canggih semakin
dapat diandalkan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia terutama pada
pemenuhan akan kebutuhan pangan, sandang, dan papan. Paradigma tersebut
merupakan perubahan yang terjadi dari waktu ke waktu terhadap satu asumsi
dasar yang melandasi tindakan, seperti halnya evolusi paradigma sains.
Perkembangan yang begitu pesat dengan dampak positif serta negatif,
yang ditimbulkannya temyata membuat masyarakat menengok kembali
tradisi nenek moyang kita seperti dalam mengembangkan teknologi yang
digunakan untuk mengembangkan tanaman dan ternak yang ternyata
memiliki dampak negatif lebih sedikit. Banyak para ahli ilmuwan yang akhirakhir ini tertarik untuk mempelajari pengetahuan lokal (local knoledge)
karena meyakini bahwa pengetahuan lokal dapat memberikan sumbangan
dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

A. TEKNOLOGI KEARIFAN LOKAL


Tradisi panjang dalam pemikiran intelektual Barat yang dipelopori oleh
Montesquieu atau sejak pemikiran Yunani Kuno, mencoba menjelaskan
beberapa variasi budaya lokal dengan mengacu pada perbedaan lingkungan.
Dasar pemahaman itulah yang mengilhami pandangan para ahli anthropologi
sehingga melahirkan paham "determinisme lingkungan" dan "posibilisme
lingkungan". Keduanya sangat menentukan kebudayaannya, untuk mengkaji
keterkaitan antara lingkungan alam dengan variabel kebudayaan di beberapa
daerah dengan menghitung keterbatasan wilayah atau biogeografis secara
sistematik.
Dalam banyak hal Walujo, dkk. (1993) berpendapat bahwa para pakar
ekologi manusia terlalu berpihak kepada f aktor al am dalam membentuk
corak kebudayaan. Padahal faktor alam tersebut hanya merupakan salah satu
f aktor dari tiga f aktor lainnya, yakni faktor ekonomi, keturunan, dan

7.4

ILMU ALAMIAH CASAR

kejiwaan. Menurut Kusnaka dalam Walujo (2007), walaupun manusia itu


hidup dalam lingkungan yang sama, mungkin saja terjadi perbedaan karena
berbeda dalam penguasaan bentuk-bentuk teknologi sehingga berbeda pula
dalam tradisi budayanya.
Ironisnya, kearifan lokal selama ini dianggap "tidak modern" semakin
lama akan terkikis dan ditinggalkan. Diduga modernisasi dan strategi
pembangunan yang mengutamakan tingkat pertumbuhan ekonomi yang
tinggi tel ah menghancurkan berbagai kelembagaan dan kearifan lokal beserta
lingkungan alamnya. Interaksi tersebut membawa perkembangan yang perlu
dipahami dalam studi ekologi manusia ang akhir-akhir ini banyak diminati
para ilmuwan.
Apa sebenarnya kearifan lokal (local wisdom) yang akhir-akhir ini
sering disebut dan didiskusikan? Walujo, dkk. (1993) berpendapat bahwa
kearifan lokal merupakan refleksi dari kebudayaan dan masyarakat setempat.
Pengertian ini terkandung maksud sebagai ungkapan budaya yang khas yang
di dalamnya memiliki tata nilai, etika, norma, aturan, dan keterampilan suatu
masyarakat dalam memenuhi tantangan hidupnya.
Menurut Chatcharee Naritoom dari Kasetsart University Thailand
kearifan lokal adalah pengetahuan yang dikembangkan oleh penduduk suatu
daerah dan berasal dari akumulasi pengalaman dan percobaan yang
berhubungan erat dengan pengetahuan mereka akan alam dan budaya yang
ada di sekitarnya. Kearifan lokal bersifat dinamis sesuai dengan fungsinya
dalam menciptakan kearifan lokal yang berhubungan dengan situasi global.
Selain itu, kearifan lokal sangat sesuai dengan kondisi setempat karena dapat
meningkatkan kualitas hidup daerah setempat.
Pada umumnya kearifan lokal adalah perilaku yang bermuatan nilai
luhur, penuh kearifan, yang muncul di komunitas lokal sebagai upaya dalam
menyikapi permasalahan kehidupan yang dapat dipastikan akan dialami oleh
masyarakat tersebut. Pengalaman dari kebiasaan-kebiasaan, praktik, dan
tradisi diwariskan dari generasi ke generasi dan diakui kebenaran tentang
nilai, pantangan, kehidupan dan standar perilaku oleh generasi penerusnya.
Menurut John Haba, kearifan lokal ialah sebuah kebudayaan yang
mengacu pada pelbagai kekayaan budaya itu sendiri, yang tumbuh dan
berkembang dalam sebuah masyarakat, dikenali, dipercayai, dan diakui
sebagai elemen-elemen penting yang mampu mempertebal kohesi sosial di
antara warga masyarakat.

MKDU41 12/MODUL 7

7.5

Menurut Nugraheni dan Winata (2003), kearifan lokal sangat berguna


bagi masyarakat karena:
1. Kearifan lokal merupakan dasar untuk swadaya dan swasembada
masyarakat, praktik dan tekniknya sudah dikenal, mudah dipahami, dan
sudah dikuasai, serta menggunakan sumber daya lokal dan tidak
tergantung kepada sumber dari luar.
2. Kearifan lokal merupakan alternatif yang efektif dan lebih murah karena
berdasarkan pada keterampilan dan material lokal.
Kearifan lokal tidak hanya berhubungan dengan bidang pertanian saja,
namun juga berhubungan sangat erat dengan kebudayaan setempat atau
tradisi yang diturunkan secara turun temurun, dan merupakan semboyan
hidup bagi masyarakat yang sangat menunjang bagi terjadinya kerukunan
dalam hidup masyarakat. Mengapa demikian?
Hal ini disebabkan karena manusia sebagai salah satu makhluk yang
paling mudah beradaptasi dengan alam dan lingkungan melalui daya cipta,
rasa, dan karsa yang dimilikinya. Lingkungan ini disamaartikan dengan
ciriciri yang menandai habitat alami seperti cuaca, tumbuhan, hewan, tanah,
dan mineral yang terkandung dalam tanah. Deng an demikian f aktor
lingkungan juga mempengaruhi setiap kelompok etnis untuk memiliki
pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan dan memanfaatkan
sumber daya alam untuk menunjang kehidupan sehari-hari.
Bagi masyarakat yang pola kehidupannya masih sangat bergantung pada
alam sekitarnya, maka adaptasi sebaiknya diyakini sebagai pola tingkah laku
yang ada dalam suatu sistem yang dirancang agar mampu menyesuaikan diri
terhadap kondisi yang akan timbul. Dengan demikian, kelestarian hidup
dapat diukur dengan derajat keberhasilannya dalam bereproduksi dan
beradaptasi dengan lingkungan tertentu dalam mendayagunakan sumber daya
untuk menanggulangi masalah yang mendesak.
Proses tersebut menumbuhkembangkan pengetahuan masyarakat tentang
bagaimana mereka mengenali, mengorganisasikan lingkungan, dan
bagaimana memanfaatkan sumber day a tumbuhan, hewan, dan mikroba
walaupun secara tidak langsung. Sumber daya ini tidak hanya untuk pangan,
obat-obatan atau keperluan sosial saja, akan tetapi juga pembentuk identitas
kebudayaan mereka. Timbulnya hukum adat, pantangan, atau tabu pada
sekelompok masyarakat merupakan cerminan kategori pengetahuan
masyarakat tentang berbagai bentuk pemahaman kearifan masyarakat dalam
mengelola sumber daya alam.

7.6

ILMU ALAMIAH CASAR

Faktor keterlibatan para pendahulu (nenek moyang), yang mewariskan


tradisi tersebut kepada generasi berikutnya menjadi sangat penting bagi
terjaganya kearifan tersebut. Dalam perkembangannya, kearifan yang timbul
antar komunitas lokal itu berbeda dengan yang lainnya, tanpa menghilangkan
substansi yang dimiliki dari nilai kearifan tersebut, yaitu berfungsi sebagai
solusi terhadap masalah yang ada di sekitarnya. Sehingga, dalam beberapa
hal akan memungkinkan timbulnya kearifan yang beranekaragam dari
komunitas lokal tersebut, walau dengan obyek permasalahan yang sama.
Chatcharee Naritoom dari Kasetsart University Thailand menjelaskan
bahwa ada beberapa nilai yang dimiliki oleh kearifan lokal, antara lain:
1. Kearifan lokal terlihat sederhana, namun seringkali lebih terinci dan
komprehensif melibatkan bermacam-macam keahlian atau bakat.
Umumnya kearifan lokal ini tidak tersedia secara tertulis, namun
diwariskan turun-temurun secara lisan.
2. Kearifan lokal diadopsi untuk budaya dan kondisi lingkungan setempat
3. Kearifan lokal memiliki sifat yang dinamis dan fleksibel, serta
menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat.
4. Kearifan lokal berhubungan dengan kualitas dan kuantitas ketersediaan
sumber daya, serta dapat mengatasi adanya perubahan.

1.
2.
3.
4.
5.

Kearifan lokal dicirikan oleh beberapa hal yaitu:


Bidang pangan mencirikan suatu tempat, sesuai dengan iklim dan bahan
dasar yang ada di tempat tersebut.
Bidang kesehatan untuk pencegahan dan pengobatan.
Teknik produksi digunakan untuk menyelesaikan masalah dan
menurunkan tenaga kerja.
Perumahan sangat cocok dengan iklim dan bahan baku yang ada.
Pakaian menyesuaikan dengan iklim dan bahan baku setempat.

Kearifan lokal yang ada memiliki arti dan berguna untuk kehidupan
bermasyarakat yang lebih baik dari keterbatasan yang ada dan berpotensi
sebagai solusi untuk mengatasi keadaan di suatu wilayah.
Dalam lingkungan kehidupan kelompok etnis yang tersebar di kawasan
masyarakat Indonesia, ketergantungan hidup masyarakat terhadap sumber
daya alam tercermin dalam berbagai bentuk tatanan adat istiadat yang kuat.
Untuk mewujudkan tatanan tersebut, dilakukan aturan yang ketat dan tegas
antara kawasan yang dilindungi dan kawasan untuk berbagai kegiatan, seperti

MKDU41 12/MODUL 7

7.7

bertani, berladang, berburu, maupun meramu. Tatanan tersebut ternyata tidak


sekedar membagi ruang dalam lingkungan tempat tinggal mereka tetapi
diikuti oleh berbagai aturan terhadap waktu, baik waktu untuk melakukan
perburuan maupun waktu dalam mengatur daur perladangan dan sistem
bertaninya.
Rutan bagi masyarakat tradisional merupakan tumpuan hidup dan tempat
untuk mempertahankan hidupnya. Oleh karena itu secara ekologi, hutan
sangat berperan di bidang ekonomi, sosial, dan budaya bagi penghuninya.
ltulah sebabnya mengapa masyarakat yang bermukim di sekeliling hutan
memiliki seperangkat pengetahuan yang secara turun temurun telah
melembaga menjadi sistem sosial budaya.

B. CONTOH KEARIFAN LOKAL DALAM PEMBANGUNAN


Meningkatnya jumlah penduduk dunia dan berkembang pesatnya
teknologi untuk memenuhi kebutuhan manusia, maka nilai dari kearifan lokal
ini mulai banyak tersingkirkan. Kearifan lokal seperti nilai-nilai
kemanusiaan, kebersamaan, persaudaraan dan sikap ketauladanan lainnya
mulai banyak terkikis di dalam lingkungan budaya masyarakat.
Masyarakat pedalaman kini sudah banyak teracuni oleh modemisme
budaya konsumtif yang egois. Berbagai nilai kemodernan itu menggeser
kearifan budaya lokal komunitas. Benturan nilai tersebut tidak jarang
membuat masyarakat pun mulai mengalami krisis identitas. Salah satu
penyebab hilangnya kearifan lokal adalah faktor ekonomi. Saat ini kesulitan
ekonomi begitu menghimpit kehidupan masyarakat. Dahulu, selain sumber
daya alam masih banyak tersedia, jumlah penduduknya pun relatif sedikit.
Keadaan tersebut menimbulkan dampak negatif yang luar biasa, dan dapat
dilihat dari hasil pembangunan yang diperoleh selama ini yang masih
berdampak negatif terutama terhadap lingkungan hidup.
Adanya dampak negatif yang ditimbulkan oleh kemajuan teknologi,
mengalihkan pandangan masyarakat yang masih memikirkan kelangsungan
kehidupan akan 'perlunya' digunakan kembali kearifan lokal yang ada di
setiap daerah dalam setiap aspek pembangunan di daerahnya. Hal ini
disebabkan kearifan lokal dari setiap daerah mengandung nilai-nilai luhur
dan sudah teruji lebih dapat memelihara keseimbangan alam.
Beberapa contoh kearifan lokal di beberapa wilayah adalah sebagai
berikut.

7.8

1.

2.

3.

ILMU ALAMIAH CASAR

Banyak syair yang bercerita tentang kekayaan alam sekitarnya


merupakan perwujudan dinamika pengetahuan masyarakat. Pengetahuan
tentang "sabulungan" bagi masyarakat Siberut dalam merepresentasikan
menyatunya kehidupan manusia dengan alam. Menurutnya ada tiga dewa
yang dihormati dalam aj aran sabulungan. Pertama, Tai Kaleleu yakni
dewa hutan dan gunung. Pesta adat atau punen mulia yan kan sebelum
berburu dipersembahkan kepada dewa ini. Kedua, Tai Leubagat Koat
adalah dewa taut atau dewa air. Air dihormati karena memberikan
kehidupan, tetapi kadang-kadang juga menimbulkan badai. Ketiga, Tai
Kamanua, yakni dewa langit sang pemberi hujan dan kehidupan. Ketiga
dewa itulah yang dipercaya oleh masyarakat Siberut dalam menjaga
keseimbangan alam.
Simeulue, sebuah pulau yang letaknya sangat dekat dengan pusat gempa
yang terjadi di penghujung tahun 2004, memiliki kearifan lokal dalam
bentuk sastra tutur yang disebut smong. Smong inilah yang
menyelamatkan masyarakat Simeulue dari sapuan gelombang dahsyat
akibat gempa yang menimbulkan tsunami, dan hanya menelan korban 5
orang meninggal.
Apakah Smong itu? Smong yang berarti air laut surut dan segera lari
menuju kebukit sudah sangat dihafal dan disenandungkan oleh
masyarakat Simeulue karena dituturkan secara turun temurun dari
generasi ke generasi. Senandung yang isinya, mengingatkan pada
masyarakat apabila melihat gej ala akan timbulnya tsunami tersebut
menyelamatkan ribuan jiwa, karena ketika tsunami melanda sepanjang
pantai Aceh mereka langsung berlari menuju bukit, bukan mendekati
pantai ketika melihat air laut sangat surut dan ikan bermunculan di sana.
Tradisi ini menunjukkan kondisi masyarakat Simeulue yang sangat akrab
dengan lingkungannya.
Sejak kapan masyarakat Simeulue mengenal Smong? Smong ini dikenal
masyarakat di sana berdasarkan bencana tsunami yang terjadi pada tahun
1904. Pulau Simeulue sejak dahulu sudah sering terjadi gempa, baik
yang besar maupun yang kecil. Masyarakat di sana belajar dari alam
bahwa apa yang terjadi di tahun 1904 dituturkan dengan dendang yang
sangat akrab dan lekat sebagai suatu hal yang ternyata dapat
menyelamatkan mereka dari bencana alam yang sangat dahsyat.
Masyarakat Melayu di Belitung dalam membagi satuan lansekap
lingkungannya, berdasarkan ekosistem alami, yakni rimba, padangan, air

4.

5.

6.

7.

MKDU41 12/MODUL 7

7.9

pesisir, dan bakau. Pada ekosistem suksesi terdapat empat satuan


lansekap, yakni kaleka, kaleka usang, bebak, dan bebak usang. Pada
ekosistem buatan terdapat pekarangan dan ume. Keseluruhan satuan
lansekap itu tersebar dalam enam macam jenis tanah, yakni tana teraja,
tana darat, tana teraja malangen darat, tana kepo, tana amau, dan tana
teraja malangen amau.
Masyarakat Melayu Ranau di seputar danau Ranau mengenali satuan
lingkunganya lebih sederhana, yakni pulan take atau hutan primer,
pulan nuhe atau hutan sekunder tua, pulan repokan untuk hutan
sekunder muda, dan pulan landos untuk mengekspresikan hutan yang
sudah digarap lalu ditinggalkan dan menjadi gundul dipenuhi alangalang.
Rumah adat kaum Baduy Dalam di Banten yang menggunakan fondasi
pasir, kayo, dan tali temyata merupakan jenis rumah yang tahan terhadap
pengaruh gempa karena bangunannya yang fleksibel atau lentur dan
dapat beradaptasi terhadap gerakan lateral dan vertikal akibat getaran
dan gempa. U ntuk digunakan sebagai rumah tahan gempa di banyak
daerah dengan kondisi banyak gempa, tentu kita wajib menggunakan
teknologi tambahan sehingga hasilnya dapat dijadikan sebagai alternatif
arsitektur cepat bangun yang memiliki sifat lentur, khususnya pada
fondasi dan komponen sambungannya.
Penduduk Jawa yang tinggal di daerah gunung atau pedesaan akan
berbeda kearifannya dengan orang J awa yang tinggal di perkotaan dalam
melihat permasalahan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Penduduk
Jawa yang berada di gunung atau pedesaan akan berusaha menjadi
seorang petani yang tangguh serta ulet dalam menghadapi tuntutan
kehidupan dan lingkungan. Gunung atau pedesaan merupakan f aktor
yang menentukan adanya kecenderungan penduduk untuk menjadi
seorang petani daripada menjadi seorang pedagang atau bekerja di pabrik
dan industri. Lain halnya dengan orang J awa yang tinggal dan hidup di
daerah perkotaan akan mempunyai kearifan lain yang menuntun dirinya
sebagai seorang pedagang, karyawan yang bekerja di perusahaan swasta,
atau pejabat di instansi pemerintahan dari pada sebagai seorang petani.
Masyarakat Samin yang tinggal dan tersebar di daerah Klopoduwur,
Blora, Jawa Tengah memiliki konsep hidup keseimbangan, harmonisasi,
dan kesetaraan keadilan. Mereka memandang lingkungan dengan sangat
positif, dan memanfaatkan alam (misalnya mengambil kayu) secukupnya

7.10
ILMU ALAMIAH

CASAR

saja serta tidak pernah mengeksploitasi. Hal ini sesuai dengan pikiran
masyarakat Samin yang cukup sederhana, tidak berlebihan, dan apa
adanya. Tanah bagi mereka ibarat ibu sendiri, artinya tanah memberi
penghidupan kepada mereka. Sebagai petani tradisional maka tanah
diperlakukan sebaik-baiknya. Dalam pengolahan lahan untuk menanam
jenis-jenis tumbuhan yang akan ditanam mereka hanya berdasarkan
musim saja yaitu penghujan dan kemarau. Masyarakat Samin menyadari
bahwa kelestarian kekayaan alam tergantung pada pemakainya.
8. Di desa Terawas yang masuk daerah Kudus, mereka memiliki tradisi
tepung tawar, untuk mendamaikan konflik, kekerasan yang saling
melukai satu sama lain. Dengan menggunakan tradisi tepung tawar itu,
di antara orang yang bertikai dapat saling berdamai.
Temyata tradisi tepung tawar berlaku juga di daerah Musirawas. Media
tepung tawar tersebut tidak hanya berlaku bagi komunitas yang
seidentitas budaya saja, tetapi juga dapat dilakukan oleh orang luar yang
kebetulan sedang berselisih paham atau berkonflik dengan orang dari
daerah adat Musirawas. Kearifan lokal seperti itu merupakan modal
suatu daerah untuk dapat meredam konflik yang saat ini semakin sering
terjadi.
9. Di Bali terdapat Subak sebagai warisan budaya agraris abad ke-7 yang
sudah teruji keberadaannya. Dengan Subak yang menerapkan konsep
konservasi air (terassering dan sistem irigasi), maka sistem pertanian di
Bali berjalan sangat harmonis karena dapat menjaga keharmonisan alam
dalam penyediaan air. Dengan pemeliharaan yang harmonis maka bibit
padi lokal yang sesuai dengan kondisi setempat dapat dipertahankan
sehingga Bali sampai saat ini masih mempunyai plasma nutfah unggulan
dalam bidang pertanian pada umumnya.
10. Tradisi masyarakat Sumba di desa Nangga dengan menetapkan rotu
sebagai pandangan hidup yang menekankan pengendalian diri dalam
memanfaatkan sumber daya alam. Menurut Nganji (2006), rotu terdiri
atas rotu pingi ai, rotu mini, rotu padang, rotu omang, dan rotu
wuaka. Masing-masing diterapkan dan ditetapkan untuk keperluan yang
berbeda-beda. Rotu pingi ai dimaksudkan untuk mengatur, melindungi,
serta memanfaatkan berbagai jenis tumbuhan yang berumur panjang,
seperti kelapa, pinang, dan kemiri, baik yang tumbuh di lahan pribadi,
lahan umum, hutan desa, kebun desa, maupun hutan marga. Rotu mihi
adalah aturan untuk melindungi dan memanfaatkan secara baik berbagai

MKDU41 12/MODUL 7

11.

12.

13.

14.

7. 11

jenis tanaman di muara dan sekitar aliran sungai. Rotu padang ditujukan
untuk mengatur sistem penggembalaan ternak di padang sabana. Rotu
omang diperuntukkan untuk mengatur pemanenan kayu di hutan dan
hasil hutan nonkayu, sedangkan rotu wuaka adalah aturan untuk
melindungi dan memanfaatkan basil kebun terutama tanaman semusim.
Menurut Fox (1996), masyarakat Rote dan Savu mengekspresikan
keunikan pola kehidupannya dengan lebih banyak "meminum"
makanannya daripada memakannya. Artinya, untuk melangsungkan
kehidupannya mereka hanya mengandalkan pada satu jenis tumbuhan
yakni lontar (Borassus flabellifer) yang harus disadap untuk diambil
niranya guna dijadikan sebagai makanan pokoknya.
Masyarakat Atom yang berbahasa Dawan di Pulau Timor, mengenali
lingkungannya dengan membagi ke dalam satuan lansekap yang
dicirikan oleh wanda atau fisiognomi vegetasi penutupnya. Rutan alami
yang dilindungi secara adat, menurut bahasanya diberi nama nasi dengan
menyatunya kawasan yang dikeramatkan yakni kiuk tokok memberi
cerminan tipe vegetasi asli di daerah itu. Di antara pola sebaran vegetasi
asli ini terdapat mozaik lansekap lain berupa pertanian yang disebut lele
dan po' an padang sabana atau bu sona dan pemukiman yang disebut
kintal dan kuan.
Di Desa Guguk Kecamatan Sungai Manau Kabupaten Merangin
masyarakat menentukan aturan pengelolaan hutan dengan membentuk
kelompok yang akan mengelola hutan adat mereka. Masyarakat Guguk
membuat aturan untuk pengambilan kayu, sehingga kelestarian sumber
daya hutannya terjaga. Menebang kayu boleh dilakukan untuk
pembangunan fasilitas umum, namun harus mendapatkan izin dari
kelompok pengelola. Setiap penebangan satu pohon maka diwajibkan
untuk menanam lima pohon sebagai penggantinya, bagi pelaku
pencurian ada sanksi yang diatur secara adat yang akan dijatuhkan
kepada pelaku.
Masyarakat Dayak pada umumnya mengenal istilah empad yang berarti
hutan primer dan jekau yang berarti hutan sekunder. Di dalam kategori
jekau ini terdapat beberapa subkategori, yakni jekau jue (hutan
sekunder tua), jekau buet (hutan sekunder muda), jekau metan
(belukar), kelimeng (ladang kecil), bekan (ladang yang baru
ditinggalkan).

7.12
ILMU ALAMIAH

CASAR

15. Di Kalimantan Selatan, masyarakat Dayak Meratus membagi wilayah


hutan ke dalam satu satuan lansekap berdasarkan fungsinya, seperti
berikut.
a. Pariyun adalah hutan tempat hewan dan tumbuhan yang dilindungi,
tidak boleh memanfaatkan kecuali hanya untuk kepentingan adat.
b. Katuan atau hutan alas yang memang disediakan untuk tempat
berburu, mencari gaharu, damar, dan kayu.
c. Lasi atau pelasian adalah hutan yang khusus diperuntukkan untuk
berladang, berkebun, dan beternak.
d. Hutan milik adalah kebun tanaman buah, pohon kayu, bambu, rotan
milik pribadi.
16. Tidak hanya daerah-daerah di Indonesia yang mengenal dan memiliki
kearifan lokal, namun di luar negeri pun memiliki kearifan lokal yang
berhubungan sangat erat dengan tradisi yang ada, misalnya di negara
Korea Selatan. Deng an Gerakan Semaul Undong yang merupakan
penerapan dari tiga nilai, yakni kerja keras, kemandirian, dan gotong
royong, Park Chung Hee dikenang orang sebagai tokoh yang
mengantarkan keberhasilan Korea Selatan. Semaul Undong gerakan
yang berbasis pada nilai-nilai kearifan lokal, memiliki daya gugah yang
tinggi dan menjadi salah satu faktor yang menyebabkan Korea Selatan
sangat maju seperti saat ini.
Segala produk kearifan lokal yang dicontohkan telah membuktikan
ketangguhan masyarakat tradisional dalam menjamin kemandirian hidup.
Pengorganisasian lingkungan yang menghasilkan satuan lansekap pada
dasarnya merupakan bentuk kearifan dalam mengelola keserasian lingkungan
dengan pola kehidupannya. Secara hakiki fenomena gangguan terhadap
lingkungan alami yang melahirkan atuan lansekap buatan yang merupakan
pengejawantahan tahapan suksesi yang sering dianalogkan dengan tahap
rumpang.
Pusaka leluhur hasil uji coba ratusan tahun, bagi mereka amat tidak
temilai harganya, karena memiliki banyak keunggulan sifat. Kearifan
masyarakat, dengan pengetahuan yang mendasarinya seringkali dianggap
sebagai "ilmu tua" yang disakralkan sehingga tidak boleh diubah, diperbaiki,
dikembangbiakkan, apalagi diinovasi. Kekonservatifan demikian membentuk
opini bahwa masyarakat tradisional berjiwa statis, dan menolak dibawa maju
apalagi berindustri yang sarat dengan pengetahuan, ilmu, dan teknologi.

MKDU41 12/MODUL 7

7.13

Saat ini meningkatnya frekuensi terjadinya hubungan, persinggungan,


dan interaksi tanpa batas antarkelompok etnis di muka bumi, lambat laun
tetapi pasti akan mengikis keunikan dan kekhasan pengetahuan masyarakat.
Oleh karena itu, penghayatan, pemutakhiran pengetahuan dan kearifan lokal
dengan menggunakan prinsip-prinsip dasar ilm.u pengetahuan perlu segera
dilakukan agar predikat "ilmu tua" dapat disandingkan dengan "ilmu
modern".
Dari uraian tersebut dapat dilihat bahwa kearifan lokal bermanfaat tidak
hanya sebagai penyeimbang kehidupan dengan alam dan tidak hanya
berpusat di bidang pertanian dan lingkungan saja, namun kearifan lokal dapat
berperan dalam mencegah dan meredam konflik yang mungkin timbul.
~

-- =

LATI HAN

---~

Untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai materi di atas,


kerjakanlah latihan berikut!
Mengapa kearitan lokal memiliki nilai dalam pembangunan?
2) Adakah di tempat tinggal saudara kearifan lokal yang berguna untuk
meredam konflik? J elaskan bagaimana konflik dapat diredam dengan
kearifan lokal tersebut !
3) Bagaimana caranya daerah Anda mempertahankan bibit unggul lokal
yang ada?
1)

Petunjuk Jawaban latihan


1)

Pusaka leluhur hasil uji coba ratusan tahun bagi mereka amat tidak
ternilai harganya, kare.n a memiliki banyak keunggulan sifat dan agaknya
tidak perlu untuk dipe1tentangkan lagi bahwa pengetahuan ini sangat
penting dan akan merupakan landasan kuat untuk pendalaman lebih
lanjut berdasarkan ilmu dan teknologi.
Jika, Anda memiliki jawaban yang lain silakan tuliskan di boks yang ada
di bawah ini.

7.14
ILMU ALAMIAH

CASAR

2)

Contoh bahwa konflik dapat diredam dengan kearifan lokal adalah,


masyarakat Dayak Meratus di Kalimantan Selatan yang membagi
wilayah hutan ke dalam satuan lansekap berdasarkan fungsi dan aturan
adatnya. Hal tersebut didasari oleh pengalaman empirik dan kepercayaan
yang turun temurun dan melembaga dalam sistem sosial budaya.
Pemaknaan terhadap satuan lansekap dilandasi atas keyakinan bahwa
semesta dengan segala isinya adalah ciptaan Yang Maha Agung. Dengan
keyakinan tersebut, mereka mampu memelihara, memanfaatkan, dan
mengelolanya dengan baik, serta berpedoman pada suatu keyakinan yang
hakiki.
Jika Anda memiliki jawaban yang lain tentang kearifan lokal di daerah
masing-masing, silakan tuliskan di boks yang ada di bawah ini.

3)

Silakan tuliskan jawaban Anda di boks yang ada di bawah ini.

Selamat belajar!

MKDU41 12/MODUL 7

7.15

RANG KUMAN

Perkembangan tekonologi yang meskipun sangat membantu


kehidupan manusia, ternyata juga memiliki dampak negatif bagi
kehidupan manusia pencipta teknologi tersebut. Akh.ir-akhir ini banyak
para ahli yang mulai berpikir kembali untuk lebih meningkatkan
penggunaan teknologi kearifan lokal yang ternyata berdampak lebih baik
dibandingkan teknologi modern yang tidak selalu adaptif dengan setiap
situasi.
Kearif'an lokal adalah perilaku yang bermuatan nilai luhur, penuh
kearifan, yang timbul di komunitas lokal sebagai upaya dalam
menyikapi permasalahan kehidupan yang dapat dipastikan akan dialami
oleh masyarakat tersebut. Pengalaman dari kebiasaan, praktik, dan
tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi dan diakui kebenaran
tentang nilai, pantangan kehidupan, dan dijadikan standar perilaku oleh
generas1 penerusnya.
Umumnya definisi yang diutarakan oleh para ahli tentang kearifan
lokal, namun pada umumnya bertujuan sama yakni berhubungan dengan
kebudayaan atau kebiasaan yang sudah turun-temurun dilakukan oleh
m.a syarakat di suatu wilayah dalam melakukan suatu kegiatan dan selalu
berorientasi
dengan
menjaga keberlangsungan
keseimbangan
lingkungan.
Kearifan lokal dapat merupakan teknologi altematit yang sang at
efektif bagi pembangunan karena lebih murah, sud ah sesuai dengan adat
atau lingkungan setempat, bahan bakunya pun tidak harus mendatangkan
dari luar namun menggunakan bahan lokal yang ada.
Ciri-ciri kearifan lokal antara lain:
a. Bidang pangan : mencirikan suatu tempat, sesuai dengan iklim dan
bahan dasar yang ada di tempat tersebut.
b. Bidang kesehatan untuk pencegahan dan pengobatan.
c. Teknik produksi, digunakan untuk menyelesaikan masalah dan
menurunkan tenaga kerja.
d. Perumahan, sangat cocok dengan iklim dan bahan baku yang ada.
e. Pakaian, menyesuaikan dengan iklim dan bahan baku setempat.

Banyak contoh kearifan lokal yang ada di daerah-daerah di seluruh


Indonesia, bahkan di negara lain pun memiliki kearifan lokal yang sesuai
dengan kondisi wilayah tersebut.

7.16
ILMU ALAMIAH

. I

. TES

DASAR

FORMATIF

1- - - - - - - - - - - - - - - -

Pilih satu jawaban yang paling tepat!


1) Berikut ini merupakan ciri kearifan lokal, kecuali ....
A. berdasar pada budaya lokal yang dikenal dan dipercaya
B. dapat dijadikan sumber swadaya masyarakat lokal
C. alternatif perkembangan teknologi modem yang sekarang ada
D. tidak merusak lingkungan lokal dan berwawasan global
2)

Contoh kearifan lokal masyarakat Samin adalah ....


A. bila tinggal di daerah pesisir, pekerjaan untuk hidup adalah menjadi
nelayan
B. memanfaatkan lingkungan dengan cara sederhana dan tidak
berlebihan
C. agar rumah tahan terhadap gempa, digunakan pondasi dari pasir
D. dalam menyelesaikan konflik dilakukan dengan melakukan acara
tepung tawar

3)

Konsep konservasi air yang harmonis dari Subak dilaksanakan di


daerah ....
A. S umatera U tara
B. Lampung (daerah transmigran)
C. Banten
D. Bali

Petunjuk:
A. Apabila kedua pemyataan benar dan ada hubungan sebab-akibat
B. Apabila kedua pemyataan benar, tetapi tidak ada hubungan sebab-akibat
C. Apabila salah satu pemyataan salah
D. Apabila kedua pemyataan salah
4)

Saat ini kearifan lokal menjadi alternatif untuk digunakan kembali dalam
pembangunan yang berke1anjutan,
sebab
kearifan lokal merupakan cikal bakal teknologi modem yang akrab di
wilayah lokal.

7.17

MKDU41 12/MODUL 7

5)

Kearifan lokal sang at akrab dengan lingkungan di mana ia berlaku,


sebab
kearifan lokal berkembang dan menyesuaikan diri dengan apa yang
menjadi kebiasaan dan perkembangan suatu wilayah.

6)

Subak adalah kearifan lokal dalam konservasi air yang dilakukan di


daerah Banten.
sebab
kearifan lokal sebenarnya merupakan hasil dari tradisi turun temurun
suatu masyarakat untuk melakukan kegiatan dengan menyesuaikan diri
terhadap lingkungan

Pilihlah:
A. jika jawaban (1) dan (2) benar
B. jika jawaban (1) dan (3) benar
C. jika jawaban (2) dan (3) benar
D. jika jawaban (1), (2), dan (3) semua benar
7)

Pada umumnya kearifan lokal bercirikan pada ...


(1) kondisi alam setempat
(2) merupakan kumpulan kebiasaan yang turun temurun
(3) teknologi modern yang menguntungkan

8)

Yang berhubungan dengan Smong adalah ...


( 1) masyarakat Aceh
(2) gempa bumi
(3) pengalaman yang diturunkan dari generasi ke generasi

Cocokkanlah jawaban Anda dengan Kunci Jawaban Tes Formatif 1 yang


terdapat di bagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban yang benar.
Kemudian, gunakan rumus berikut untuk mengetahui tingkat penguasaan
Anda terhadap materi Kegiatan Belajar 1.
Jumlah Jawaban yang Benar

Tingkat penguasaan = - - - - - - - - - - - x 100%


Jumlah Soal
Arti tingkat penguasaan: 90 - lOOo/o = baik sekali
80 - 89o/o = baik
70 - 79% = cukup
< 70% = kurang

7.18
ILMU ALAMIAH

CASAR

Apabila mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih, Anda dapat


meneruskan dengan Kegiatan Belajar 2. Bagus! Jika masih di bawah 80%,
Anda harus mengulangi materi Kegiatan Belajar 1, terutama bagian yang
belum dikuasai.

7.19

MKDU41 12/MODUL 7

KEGIATAN

BELAJAR

Perkembangan Teknologi
bagi Kehidupan Manusia
ada Modul 6 sudah dijelaskan mengenai sejarah peradaban manusia
berkembang mulai pada zaman masyarakat purba dan pembagian
perkembangan zaman menjadi tiga, yaitu sebagai berikut.
1. Mas a di saat manusia menggunakan sumber day a al am yang bersifat
alami.
2. Tahun 1700- 1970, manusia mulai menggunakan sumber energi yang
berasal dari fosil, seperti minyak bumi dan derivatnya untuk memenuhi
semakin meningkatnya jumlah kenyamanan yang harus dipenuhi.
3. Peri ode teknologi informasi ( 1970 sampai sekarang) yang sungguhsungguh memberikan pelayanan secara cepat kepada manusia dalam
mengembangkan kehidupannya melalui informasi yang canggih
(hitech).
Segala kegiatan selalu dikaitkan dengan potensi sumber daya manusia,
terlebih untuk kegiatan yang memerlukan ketahanan fisik yang tinggi
maupun proses berpikir yang sangat melelahkan dalam jangka waktu yang
lama. Manusia di segala bidang menduduki tempat penting. Tes kesehatan
ditujukan demi pemilihan tenaga yang ideal untuk berbagai tugas sesuai
dengan spesialisasi tertentu. Usaha manusia dalam melestarikan keturunan
juga selalu didasari keinginan agar terbebas dari berbagai f aktor yang tidak
diinginkan. Dalam pepatah kuno, diinginkan ''bibit'' yang baik dari calon
pasangannya, di sini diartikan faktor yang ideal dari gen lawan jenisnya.
Apakah yang menderita penyakit keturunan tertentu tidak mempunyai
kesempatan untuk berkarya? Manusia tidak ada yang sempuma dan memiliki
kelemahan masing-masing sehingga manusia selalu bertindak dengan penuh
perasaan, norma, adat istiadat. Hal ini merupakan keistimewaan dari makhluk
Tuhan yang relatif sempurna. Faktor keturunan akan selalu ada dan dibawa
sampai akhir zaman, tidak mungkin manusia melakukan percobaan
persilangan seperti yang mereka lakukan terhadap makhluk lain dan tidak
mungkin manusia melakukan pemberantasan penyakit menurun tanpa
perubahan genetis dari gen-gennya. U saha yang dapat dilakukan barn sampai

7.20
ILMU ALAMIAH

CASAR

tahap memperingan penderitaan. Pemilihan pasangan yang ideal sulit


dilaksanakan karena masalah cinta dan selera lebih utama daripada risiko dan
ilmu dalam perkawinan.
Ditinjau dari sudut pandang para pengusaha, pemilihan tenaga dengan
dasar genetika tidaklah merupakan suatu yang mutlak dan sulit dilaksanakan.
Namun, paling tidak akan dapat menentukan penempatan tenaga kerja sesuai
dengan kondisinya. Pemeriksaan darah merupakan langkah awal seleksi dan
biasanya dilanjutkan dengan penelusuran riwayat hidup dari tenaga yang
dicalonkan. Hal ini penting, misalnya apabila ada tenaga kerja yang
mempunyai gen ayan (epilepsi) ditempatkan pada tempat yang rawan jatuh
atau banyak air, suatu saat jika dia menderita tekanan jiwa penyakit tersebut
dapat muncul tiba-tiba dan karyawan yang menderita epilepsy dapat tewas.
Contoh lain penderita buta wama tentu tidak dapat ditempatkan pada unit
kerja yang berhubungan dengan pemilihan wama atau pengujian wama.
Dengan makin berkembangnya ilmu keturunan, maka semakin terbuka
pandangan manusia terhadap, usaha perbaikan sekaligus pelestarian sumber
daya termasuk sumber daya manusia. Manusia dengan mudah melaksanakan
berbagai percobaan perkawinan atau persilangan terhadap hewan maupun
tumbuh-tumbuhan. Namun, percobaan perkawinan terhadap diri manusia
sendiri tidak dapat atau sulit dilaksanakan karena manusia makhluk yang
berakal serta dibatasi oleh norma agama, hukum, adat istiadat, dan aturan
yang lain. Penelitian laboratorium dilaksanakan terus-menerus terhadap selsel tubuh manusia untuk mengetahui sifat dan faktor apa saj a yang
diturunkan. Saat ini telah banyak faktor keturunan pada manusia yang
diketahui. Sifat yang diturunkan atau sifat heriditer yang bersifat turuntemurun pada manusia dapat diturunkan oleh ibu, bapak, nenek, dan
moyangnya kepada pewarisnya. Tercatat sekitar 10.000 sifat yang diketahui
dapat diturunkan pada manusia, namun baru 3.000 sifat yang diselidiki.
Sifat yang baik pada manusia biasanya tidak banyak diperhatikan
misalnya kecerdasan, namun sifat yang jelek banyak dibicarakan orang.
Sedang penderita sendiri menutupi, kecuali kalau memang tidak paham
terhadap pengetahuan ini.
Sifat menurun pada manusia yang sering tampak adalah sebagai berikut.
1. Albino/bulai, orang yang kulitnya putih pucat.
2. Sumbing baik langit-langit maupun bibir (guwing, Jawa).
3. Ayan atau epilepsi, sering tidak sadar dan mengeluarkan busa dari mulut
si penderita.

MKDU41 12/MODUL 7

7.21

4.
5.
6.

Kencing manis atau lebih dikenal sebagai penyakit gula (diabetes).


Gila atau tidak waras.
Thallassemia penyakit keturunan sebagai akibat dari ketidakseimbangan
salah satu dari keempat rantai asam amino yang membentuk
hemoglobin. Anemia penyakit kurang darah yang ditandai dengan kadar
hemoglobin (Hb) dari sel darah merah (eritrosit) lebih rendah dari
normal.
7. Buta warna: orang yang tidak dapat membedakan wama-warna tertentu.
8. Polidaktili atau jari tangan berlebih.
9. Tidak mampu merasakan pahit manis atau buta cecap.
10. Katarak menyebabkan orang jadi buta.
11. Anak kembar.
12. Haemofili, darah sukar membeku kalau terluka atau kena benda tajam.

Dengan semakin meningkatnya kemajuan ilmu pengetahuan, maka


semakin banyak pula kemudahan yang dapat dinikmati oleh manusia seperti
dalam ilmu kedokteran dan peningkatan produk pertanian dalam memperoleh
bibit unggul untuk menyuplai kebutuhan manusia yang semakin rneningkat.
Salah satu cara yang digunakan adalah dengan memanfaatkan kecanggihan
dari bioteknologi.
Apakah bioteknologi itu? Bagaimana ilmu ini dapat begitu banyak
mempengaruhi kehidupan manusia?

A. DEFINISI DAN PERKEMBANGAN BIOTEKNOLOGI


Bioteknologi diartikan sebagai cabang ilmu yang mempelajari
pemanfaatan makhluk hidup (bakteri, jamur, virus) maupun produk dari
makhluk hidup (enzim, dan alkohol) dalam proses produksi untuk
menghasilkan barang dan jasa. Dewasa ini, perkembangan bioteknologi tidak
hanya didasari pada biologi semata, tetapi juga pada ilmu-ilmu terapan dan
murni lain, seperti biokimia, komputer, biologi molekuler, mikrobiologi,
genetika, kimia, dan matematika. Dengan kata lain, bioteknologi adalah ilmu
terapan yang menggabungkan berbagai cabang ilmu dalam proses produksi
barang dan jasa. Contoh dari penggunaan bioteknologi dalam bidang pangan
adalah pembuatan bir, keju, dan anggur yang sudah dilakukan sejak zaman
dahulu kala dengan menggunakan bakteri sehingga diperoleh makanan dan
minuman yang tahan disimpan sampai bertahun-tahun. Vaksin, antibiotik,
dan insulin merupakan contoh penerapan bioteknologi di bidang medis.

7.22
ILMU ALAMIAH

CASAR

Perkembangan bioteknologi sudah dimulai sejak 8000 SM saat bangsa


Babilonia, Mesir, dan Romawi mulai mengumpulkan benih dan melakukan
praktik pengembangbiakan selektif pada ternak untuk memenuhi kebutuhan
pangan, dan yang secara tidak sengaja sudah memulai meningkatkan kualitas
temak. Selanjutnya, pada tahun 4000 SM, Bangsa Tionghoa membuat
yoghurt dan keju dengan bakteria asam laktat.
Perkembangan selanjutnya semakin pesat sejak Robert Hooke dari
Inggris menemukan sel dengan menggunakan mikroskop buatannya pada
tahun 1665. Penemuan yang mengawali munculnya genetika tumbuhan
rekombinan dilakukan oleh Gregor Mendel (1865) dengan hukum penurunan
sifat induk kepada anaknya.
DNA rekombinan adalah bentuk DNA buatan yang direkayasa dengan
cara kombinasi atau memasukkan satu atau lebih rantai DNA. Teknologi
DNA rekombinan adalah sekumpulan metode atau cara yang digunakan
untuk mengombinasikan gen secara buatan. J adi, organisme rekombinan
adalah organisme yang membawa gen yang berasal dari organisme lain dan
dihasilkan dengan melalui rekayasa genetika.
Contoh dari bioteknologi yang menggunakan gen rekombinan adalah
ikan Glow fish yang berasal dari ikan Zebra dan direkayasa dengan
memasukkan gen dari Jellyfish yang menghasilkan protein cahaya hijau ke
dalam genom dari Zebrafish. Hasilnya adalah ikan Glowfish yang berkilau
lebih terang di bawah sinar alami maupun sinar ultra violet dan dapat
mendeteksi polusi dengan memancarkan sinar tertentu sesuai dengan kondisi
toksin yang dikandungnya.
Istilah bioteknologi pertama kali dipopulerkan oleh Karl Ereky seorang
insinyur dari Hong aria pada tahun 1919, dan bioteknologi terus mengalami
perkembangan hingga tahun 197 5 dengan ditemukannya metode reproduksi
antibodi monoklonal oleh Kohler dan Milstein. Dengan penemuan tersebut
timbul kloning yang menghasilkan domba Dolly yang menghebohkan itu.
Bioteknologi sampai tahun 2000 berkembang sangat pesat karena
merupakan tahun penyelesaian Human Genome Project, yaitu pemetaan
genom manusia sampai pada tingkat nucleotide atau base pair dan untuk
mengidentifikasi seluruh gen yang ada di dalamnya.

MKDU41 12/MODUL 7

7.23

B. HASIL BIOTEKNOLOGI
Perkembangan bioteknologi menghasilkan banyak temuan yang berguna
dalam mempermudah dan membantu kehidupan manusia, baik yang
berhubungan dengan pencapaian kebutuhan pangan yaitu pertanian, untuk
kebutuhan sandang, papan maupun yang berhubungan dengan kesehatan.
Contoh dari bioteknologi adalah rekayasa genetika atau genetic engineering
yang secara luas berarti suatu penerapan genetika dalam kehidupan seharihari (berhubungan dengan kegiatan penyilangan atau seleksi dari hewan atau
tanaman agar diperoleh basil yang memiliki sifat-sifat unggul). Sedangkan
dalam arti yang sempit atau lebih spesifik, rekayasa genetika dapat berarti
kegiatan yang melibatkan penerapan genetika molekuler dalam kehidupan
manus1a.
Apa yang dimaksud dengan genetika molekuler? Genetika molekuler
adalah cabang dari ilmu genetika yang mengkaji bahan genetik dan ekspresi
gen di dalam sel. Yang menjadi pokok dalam kajiannya adalah struktur,
fungsi, dan dinamika dari bahan-bahan genetika, serta ekspresi yang
dihasilkan.
Rekayasa genetika banyak diterapkan untuk membantu pengembangan
di bidang farmasi dan kedokteran, namun saat ini rekayasa genetika sudah
merambah bidang lain, seperti masalah gizi, petemakan, veteriner, dan
agronomi. Beberapa rekayasa genetika dapat dijelaskan sebagai berikut.

1.

Kloning
Kloning adalah teknik penggandaan gen yang menghasilkan turunan
yang sama sifatnya, baik dari segi hereditas maupun penampakannya atau
suatu cara untuk mendapatkan replika (tiruan/duplikasi) yang dapat sama dari
sel atau organisme tunggal.

7.24
ILMU ALAMIAH

DASAR

Gambar 7.1.
Domba Dolly

Hasil kloning yang sangat menggemparkan adalah domba Dolly


(Gambar 7.1) yang merupakan mamalia pertama yang berhasil dikloning oleh
tim dari Roslin Institute, Edinburgh pada tahun 1996 di bawah pimpinan
Profesor Ian Wilmut.
Selanjutnya, pada tahun 2005 di bawah pimpinan Lee Byung-Chun dan
Shin N am-Shik berhasil mengkloning dua ekor serigala dan disusul oleh para
ilmuwan Korea Selatan yang berhasil mengkloning serigala langka pada
tahun 2007.
Banyak keberhasilan kloning yang sudah dilakukan manusia, terutama
dalam kaitannya dengan peningkatan kesejahteraan manusia, misalnya
kloning di bidang medis yang dapat digunakan untuk menyembuhkan
penyakit dan di bidang pertanian, seperti mempercepat perbanyakan tanaman
yang berkualitas bagus sehingga produksi yang diharapkan dapat meningkat
dengan cepat dan kualitasnya pun dapat tetap dipertahankan.
Teknologi kloning di bidang kesehatan dapat dilakukan dengan kloning
DNA, yaitu perbanyakan DNA yang sudah direkayasa dengan teknik
penggabungan atau penyisipan gen dari organisme satu ke genom organisme
lainnya (metode transgenik). Contohnya, pembuatan insulin yang dilakukan
dengan cara kloning gen penghasil insulin dari kelenjar pankreas manusia,
disisipkan ke dalam plasmid bakteri Escherichia coli sehingga bakteri dapat
mengekspresikan gen tersebut dan menghasilkan insulin manusia dalam
jumlah yang banyak, mengingat bakteri sangat cepat membelah diri, dan
bertambah banyak dengan cepat. Insulin ini digunakan untuk pengobatan
penyakit seperti diabetes.

MKDU41 12/MODUL 7

7.25

Seiring dengan perkembangan teknologi dan keinginan manusia yang


tidak pernah terpuaskan, baik dengan mengatasnamakan kesej ahteraan,
maupun atas dasar ketamakan, muncul pro dan kontra pendapat karena
kloning semakin mengarah kepada penciptaan makhluk unggul yang
memerlukan etika tersendiri agar tidak menjadikan manusia takabur melawan
kekuasan Sang Pencipta.
Kloning yang dinantikan sesungguhnya adalah kloning terapi, yaitu
bagaimana memperoleh sel atau jaringan atau organ yang identik dengan cara
dikloning, untuk kebutuhan pengobatan penyakit misalnya bila dalam suatu
terapi penyembuhan suatu penyakit diperlukan adanya pencangkokan atau
transplantasi sel atau jaringan atau organ, yang harus identik agar tidak
terjadi penolakan pada tubuh si sakit. Hal ini tentu akan sangat membantu
bagi kesehatan dan keselamatan umat manusia.
Untuk menjelaskan lebih lanjut tentang baik-buruknya pelaksanaan
kloning dan perlunya etika yang mengatur kloning, silakan dipelajari pada
bahasan tentang dampak produk bioteknologi pada modul ini.
Bayi Tabung
Bayi tabung sering disebut juga dengan pembuahan in vitro (in vitro
fertilization) merupakan teknik pembuahan di mana pembuahan sel telur
(ovum) dilakukan di luar tubuh wanita.
Bayi tabung pada mulanya merupakan salah satu metode untuk
mengatasi masalah kesuburan yang banyak menimpa pada wanita, namun
akhirnya berkembang tidak hanya mengatasi masalah ketidaksuburan wanita
melainkan juga untuk membantu pria yang memiliki mutu sperma kurang
baik. Prosesnya tidak terlalu rumit, terdiri dari mengendalikan proses ovulasi
secara hormonal, pemindahan sel telur dari ovarium dan pembuahan oleh sel
sperma dalam suatu medium cair.
Proses ini diawali dengan melakukan perangsangan indung telur pada
calon ibu dengan menggunakan obat khusus untuk menumbuhkan lebih dari
satu sel telur. Setelah 5- 6 minggu dan sel telur dianggap cukup matang untuk
dibuahi kemudian gelembung sel telur (folikel) diambil dengan menggunakan
alat ultrasonografi transvaginal dan semua telur yang diangkat tersebut
disimpan dalam inkubator.
Sperma yang diambil dari sang ayah setelah dibersihkan diambil kirakira 50.000- 100.000 sperma dan ditebarkan di sekitar telur dalam suatu
wadah khusus. Tanda sel telur yang sudah dibuahi adalah munculnya dua sel
2.

7.26
ILMU ALAMIAH

CASAR

inti yang segera membelah menjadi embrio. Pada hari ketiga embrio yang
sudah berkembang ini ditanamkan ke rahim calon ibu. Maksimal penanaman
adalah empat embrio. Dua minggu berikutnya dilakukan pemeriksaan urine
untuk meyakinkan bahwa sudah terjadi kehamilan yang sempurna.
Teknik bayi tabung ini mendapat sambutan yang luar biasa ketika
berhasil menghadirkan Louise Brown, bayi tabung pertama pada tahun 1978.
Sebelum teknik bayi tabung ditemukan, untuk menolong pasangan suami istri
yang mengalami kesulitan memperoleh keturunan digunakan teknik
inseminasi buatan yang dilakukan dengan menyemprotkan sejumlah cairan
semen dari suami ke dalam rahim istri dengan menggunakan bantuan alat
suntik. Cara ini hanya memiliki tingkat keberhasilan yang rendah, yaitu 15%.
Teknik bayi tabung di Indonesia diterapkan pertama kali di Rumah Sakit
lbu dan Anak Harapan Kita, Jakarta dan berhasil melahirkan bayi tabung
pertama pada tahun 1988. Setelah itu lahir lebih dari 300 bayi tabung dan di
antaranya terdapat dua kelahiran bayi tabung kembar empat.
Gebrakan terakhir dibuat oleh para ahli dari Belgia, dengan
mengembangkan intra cytoplasmic sperm injection (ICSI) yang sangat baik
digunakan pada kasus mutu dan jumlah sperma yang minim. Apabila pada
metode konvensional diperlukan 50.000- 100.000 sperma, untuk metode baru
ini hanya diperlukan satu sperma dengan kualitas terbaik. Menggunakan
pipet khusus sperma ini disuntikkan ke dalam satu sel telur yang sudah
dinilai terbaik. Langkah selanjutnya mengikuti metode konvensional dan
jumlah embrio yang ditanamkan hanya 1-3 embrio saja. Setelah embrio
berhasil ditanamkan dalam rahim calon ibu, ia hanya perlu satu hari tinggal
di rumah sakit.

3.

Inseminasi Buatan
Salah satu produk bioteknologi yang berhasil untuk mengatasi masalah
reproduksi adalah inseminasi buatan (IB). Inseminasi buatan adalah
peletakan sperma ke follicle ovarian (intrafollicular), uterus (intrauterine),
cervix (intracervical) atau tube fallopian (intratubal) wanita atau temak
betina dengan menggunakan cara buatan dan bukan dengan kopulasi alami.
Selain untuk membantu manusia dalam mengatasi masalah kehamilan
karena kelainan reproduksi, IB juga menjamin untuk dikembangbiakkannya
keturunan temak unggul, di samping itu teknologi inseminasi buatan juga
sukses untuk menangkarkan hewan-hewan langka, termasuk di antaranya
badak. Seekor anak badak hasil perkawinan tak langsung ini berhasil
dilahirkan untuk pertama kalinya di kebun binatang Budapest, Hongaria.

MKDU41 12/MODUL 7

7.27

Bayi badak seberat 58 kilogram lahir dari perut induk bernama Lulu
yang berusia 26 tahun. Ia dilahirkan 16,5 bulan sejak inseminasi buatan
dilakukan tim gabungan dari Jerman, Austria, dan Hungaria. Saat ini, badak
muda yang merupakan jenis badak putih selatan (Ceratotherium simum
simum) ini dalam perawatan intensif dan diberi susu botol sebagai asupan
makanan sehari-hari.
Inseminasi buatan dipilih untuk mengembangbiakkan karena badak
jantan yang ada di sana tampak enggan kawin. Tidak sesuai namanya, badak
jantan berusia 27 tahun bernama Easy Boy sama sekali tidak tertarik kawin
dengan Lulu. Maka, jadilah spermanya saja yang disedot dan disuntikkan ke
tubuh si badak betina.
4.

Rekayasa Genetika
Arti rekayasa genetika (genetic engineering) secara luas adalah
penerapan genetika dalam kehidupan sehari-hari. Dalam pengertian yang luas
ini dianggap di dalamnya termasuk kegiatan penyilangan hewan atau
tanaman untuk mendapatkan bentuk-bentuk baru yang lebih bemilai,
meskipun rekayasa yang dilakukan hanya merupakan rekayasa populasi
karena dilakukan hanya dengan melalui seleksi. Batasan yang lebih sempit
dari rekayasa genetika adalah penerapan genetika molekular (atau paling
tidak melibatkan teknik genetika molekular) dalam kehidupan manusia.
Rekayasa genetika sangat berarti apabila dilaksanakan untuk membantu
pengembangan dalam dunia kedokteran dan f armasi moderen. N amun
demikian, bidang gizi, veteriner, peternakan, serta agronomi juga telah
melibatkan ilmu ini untuk mengembangkan bidang masing-masing.
Menurut Hadhimulya Asmara (2007), rekayasa genetika adalah prosedur
dasar dalam menghasilkan suatu produk bioteknologi. Prosedur rekayasa
genetika secara umum, meliputi:
a. isolasi gen;
b. memodifikasi gen sehingga fungsi biologisnya lebih baik;
c. mentransfer gen tersebut ke organisme baru;
d. membentuk produk organisme transgenik.
Penjelasan mengenai organisme transgenik sebagai berikut.
a.

Teknologi transgenik
Prinsip teknologi transgenik adalah memindahkan satu atau beberapa
gen, yaitu potongan DNA yang menyandikan (membawa) sifat tertentu, dari
satu makhluk hidup ke makhluk hidup lainnya. Dengan demikian, suatu

7.28
ILMU ALAMIAH

CASAR

tanaman yang tadinya tidak mempunyai sifat tertentu dapat direkayasa


sehingga memiliki sifat tersebut. Organisme transgenik adalah organisme
basil rekayasa genetika atau organisme yang telah direkayasa gen-nya
melalui suatu teknologi pemindahan atau penyisipan gen yang disebut
teknologi transgenik.
Teknologi transgenik banyak sekali kegunaannya, contoh dalam bidang
akuakultur yang berprospek cerah terutama dalam memproduksi benih ikan
yang memiliki potensi tumbuh, misalnya digunakan untuk efisiensi
pemanfaatan pakan yang tinggi, ketahanan terhadap stres dan penyakit, dan
mampu beradaptasi pada perubahan lingkungan yang luas.
Kesemua hal tersebut sangat menunjang dalam upaya peningkatan
produksi budidaya ikan. Rekayasa genetika lainnya yang sering dijumpai
dalam bidang pertanian adalah dengan menggunakan kultur jaringan.
b.

Kultur jaringan
Kultur jaringan sering disebut juga biakan jaringan merupakan teknik
pemeliharaan jaringan atau bagian dari individu secara buatan (artifisial).
Maksud dari buatan adalah dilakukan di luar individu yang bersangkutan.
Karena itu, teknik ini sering kali disebut kultur in vitro, sebagai lawan dari in
vivo. Dikatakan in vitro (dalam bahasa_Latin, berarti ''di dalam kaca'')
karena jaringan dibiakkan di dalam tabung inkubasi atau cawan petri dari
kaca atau material tembus pandang lainnya. Kultur jaringan secara teoretis
dapat dilakukan untuk semua jaringan, baik dari tumbuhan maupun hewan
(termasuk manusia) namun masing-masing jaringan memerlukan komposisi
media tertentu.
Pelaksanaan teknik ini memerlukan berbagai prasyarat untuk mendukung
kehidupan jaringan yang dibiakkan. Hal yang paling esensial adalah wadah
dan media tumbuh yang steril.
Media adalah tempat bagi jaringan untuk tumbuh dan mengambil nutrisi
yang mendukung kehidupan jaringan. Media tumbuh menyediakan berbagai
bahan yang diperlukan jaringan untuk hidup dan memperbanyak dirinya. Ada
dua penggolongan media tumbuh, yaitu media padat dan media cair. Media
padat pada umumnya berupa padatan gel, seperti agar-agar. Nutrisi
dicampurkan pada agar-agar. Media cair adalah nutrisi yang dilarutkan di air.
Media cair dapat bersifat tenang atau dalam kondisi selalu bergerak,
tergantung kebutuhan.

MKDU41 12/MODUL 7

7.29

Kultur jaringan sering digunakan dalam bidang pertanian misalnya


pembiakan anggrek, budidaya bunga tulip di Jepang menjadi berbagai
kultivar dengan variasi sifat yang diinginkan. Di bidang kedokteran
contobnya adalab produk bormon insulin atau interferon dan penggunaan
enzim basil rekayasa genetika selulose atau proteinase pada sabun cuci.

5.

Nanoteknologi
N anoteknologi sendiri memiliki arti pengembangan teknologi dengan
skala nanometer (nm), yaitu seperseribu mikrometer atau satu per sejuta
milimeter. Anda dapat bayangkan betapa kecilnya ukuran nanometer ini
sehingga istilah nanometer sering diterapkan pada pengertian teknologi
superkecil.
Pengertian dari bionanoteknologi adalab rekayasa yang berbubungan
dengan molekul atau materi dan sistem biologis. Bionanoteknologi adalab
perkembangan dari nanoteknologi yang digunakan dalam bidang ilmu
biomolekular.
Dengan bionanoteknologi para ilmuwan mengembangkan teknologi
yang sangat berguna di segala bidang karena dengan nanoteknologi material
apa pun selama dapat dibuat dalam bentuk nanokristal akan mengbasilkan
sifat yang sangat mencengangkan dengan ukuran yang jauh menjadi lebib
kecil sebingga lebib ekonomis dan efisien. Perkembangan pesat ini akan
mengubah wajab teknologi pada umumnya karena nanoteknologi merambab
semua bidang ilmu. Tidak banya bidang rekayasa material seperti komposit,
polimer, keramik, dan supermagnet. Bidang-bidang seperti biologi (terutama
genetika dan biologi molekul lainnya), kimia bahan, dan rekayasa akan turut
maju pesat.
C. DAMPAK PRODUK BIOTEKNOLOGI

Hasil dari kemajuan teknologi akan selalu berdampak terbadap


kebidupan manusia, baik positif maupun negatif. Pada mulanya penciptaan
atau kreati vitas manusia dalam perkembangan teknologi tentu saja memiliki
maksud yang baik, yaitu membantu dan mempermudab berjalannya
kebidupan baik dari sisi ekonomi politik, maupun sosial. N amun, niat baik
itu sering kali secara sengaja maupun tidak menimbulkan dampak lain yang
tidak baik dan kadang-kadang dampak tidak baik ini timbul setelab basil
teknologi itu mulai dinikmati.

7.30
ILMU ALAMIAH

1.

CASAR

Dampak Positif
Dampak positif yang diperoleh dari adanya bioteknologi, antara lain
berikut ini.
a. Peningkatan kualitas produksi pertanian, produksi dan genetika
petemakan, misalnya produksi ikan dengan pertumbuhan yang cepat
dalam waktu yang singkat. Metode kloning terhadap tanaman Ecalyptus
untuk mempercepat penyediaan bibit bagi hutan produktif. Beberapa
produk transgenik yang telah dipasarkan, antara lain tomat, labu, dan
kentang yang mengandung kadar vitamin A, C, dan E yang tinggi,
jagung dan kedelai yang mengandung lebih banyak asam amino esensial,
kentang dengan kadar pati lebih tinggi serta mempunyai kemampuan
menyerap lemak yang lebih rendah, daun bawang dengan kandungan
allicin (bahan yang berkhasiat menurunkan kolesterol) yang lebih
banyak, kedelai dengan kandungan lemak jenuh yang rendah dan lemak
tak jenuh yang tinggi, padi dengan kandungan vitamin A yang lebih
tinggi (Golden Rice), dan padi yang mengandung zat besi (Ferritin
Rice).
b. Peningkatan perekonomian petani dan suatu negara sebagaimana laporan
dari The International Service for the Acquisition of Agri-biotech
Applications (ISAAA) yang menyatakan adanya peningkatan
pendapatan sekitar 7,7 miliar petani dari negara-negara berkembang
setelah mereka menanam tanaman transgenik, juga peningkatan
pendapatan nasional Cina yang mencapai 7 50 dolar pada tahun 2003.
c. Peningkatan Kualitas kesehatan, hal ini dimungkinkan karena
ditemukannya banyak obat untuk rnenyembuhkan penyakit atau
banyaknya cara yang sudah berkembang untuk mengatasi masalah
transplantasi dengan diciptakannya sel sejenis yang dapat menggantikan
tanpa menunggu donor.
d. Peningkatan kualitas lingkungan Para ahli dapat mengubah gen suatu
tanaman sehingga lebih berkualitas kandungan nutrisinya. Selain itu,
transgenik juga menawarkan kemungkinan pengurangan penggunaan
pestisida kimia. Pestisida kimia sangat berbahaya bagi kesehatan dan
telah terbukti banyak menimbulkan keracunan pada para petani, baik
melalui kontak langsung maupun dari pemanfaatan perairan di sekitar
lokasi pertanian. Dengan transgenik, diharapkan angka keracunan akibat
pestisida dapat dikurangi. Hal ini berarti lingkungan ikut terjaga
kelestariannya.

2.

MKDU41 12/MODUL 7

7.31

Dampak Negatif
Banyak penilaian masyarakat yang masih kontroversial dalam menilai
dampak negatif yang ditimbulkan oleb adanya berbagai produk basil
rekayasa genetika yang terjadi di bampir selurub belaban dunia. Dampak
negatif ini dapat dilibat dari berbagai bidang seperti berikut.
a. Bidang kesebatan: apakab dampak dari produk bioteknologi ini berguna
atau mungkin justru membabayakan?
Contob dari produk bioteknologi yang membabayakan kesebatan adalab
pada makhluk basil kloning yang temyata banyak memiliki kelemaban.
Para abli rekayasa genetika sepakat babwa bayi basil kloning
kesebatannya rentan. Perintis kloning mamalia besar, Dr. Ian Wilmut
mengakui, domba basil kloning yang diberi nama Dolly yang mati belum
lama ini, ternyata menderita penyakit persendian. Lebih jaub diakui,
untuk menciptakan seekor domba klon yang relatif sebat, diperlukan
puluban bahkan ratusan percobaan yang mengbasilkan banyak
penderitaan karena banyaknya keadaan abnormal yang dibasilkan. Juga
belum diketabui, apakab bayi basil kloning akan berumur panjang
ataukab sebanding dengan umur sel induknya. Dengan demikian, proses
kloning merupakan rangkaian eksperimen yang rumit dan memerlukan
faktor keberuntungan.
b. Bidang pertanian, peternakan, dan perikanan adalab punabnya tanaman
atau bibit tetua. Hal ini dapat dicontobkan pada buah durian Montbong
yang bijinya kecil, daging buabnya tebal, dan baunya tidak terlalu
menyengat lebib disukai daripada kerabat liarnya yang lebib alami yang
berbiji lebib besar, daging buab tipis, dan aromanya sangat menyengat.
Padi dan durian Montbong merupakan contob hasil kerja manusia dalam
memperbaiki atau menyeleksi tanaman yang memiliki bahan genetik
(pembawa sifat) yang sesuai dengan selera manusia. Selama ini pula kita
tidak pernab mempertanyakan apakab durian Monthong itu dapat
menimbulkan alergi, menyebabkan kanker atau merusak keanekaan
bayati walaupun tanaman ini sangat berbeda dari kerabat liarnya.
Dalam pembuatan tanaman transgenik banyak digunakan gen toksin
yang dapat untuk anti serangga, apabila gen introduksi mengbasilkan
racun maka tanaman transgenik dengan sendirinya akan menjadi racun.
Kondisi ini perlu dicermati dalam pengawasannya dan diperlukan
regulasi untuk menjaga agar kondisi negatif ini tidak merugikan
masyarakat yang mengkonsumsinya.

7.32
ILMU ALAMIAH

c.

d.

CASAR

Bidang perdagangan. Hal ini dapat dilihat dari dua sisi yang berbeda,
misalnya seorang pedagang benih tanaman transgenik yang mengaku
bahwa benihnya tahan akan hama. Hal ini tentu mengancam perusahaan
atau usaha pestisida kimia. Seseorang dapat mengatakan bahwa produksi
tomat organiknya dapat meningkatkan kesehatan, namun tidak berarti
bahwa buah tomat transgenik dapat menimbulkan penyakit karena hal ini
perlu pembuktian yang melibatkan banyak pihak terutama yang
berhubungan dengan regulasi dan monitoring pengontrolan terhadap izin
produk transgenik tersebut.
Bidang agama, hal ini dapat dilihat pada usaha kloning manusia yang
tidak digunakan sebagai terapi kesehatan. Kloning manusia ini akan
menimbulkan masalah baru dalam etika. Timbulnya bioetika merupakan
hal penting untuk mengatur penelitian bioteknologi. Bioetika diperlukan
karena bioteknologi bekerja dengan organisme alamiah maupun basil
mutasi atau rekombinasi. Oleh karena itu, perlu adanya rasa aman baik
pada saat penelitian maupun terhadap produk yang dihasilkan.
Masyarakat akan bertanya sejauh mana bioteknologi ini dapat
memberikan kemaslahatan bagi umat atau justru lebih banyak
kerugiannya. Demikian pula teknologi genom menyebabkan lembaga
perkawinan semakin tidak diperlukan untuk melindungi proses
reproduksi manusia sehingga hubungan seks ekstra dan pra-marital akan
bertambah banyak, sedangkan teknologi genome lainnya menyebabkan
manusia makin berumur panjang sehingga timbul permasalahan yang
berkaitan dengan manusia lanjut usia yang jumlahnya semakin lama
makin banyak. Para penentang kloning mengatakan bahwa kloning tidak
dapat dan tidak patut diadakan pada manusia karena akan mengarah ke
suatu bentuk pembuatan manusia. Gerarld Schatten mengatakan kloning
untuk melahirkan manusia adalah tidak aman, tidak etis, dan sepatutnya
dilarang hukum.

D. TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI


Teknologi informasi menurut Wikipedia Indonesia (2007) terdiri dari
dua kata penyusun, yaitu teknologi dan informasi. Gabungan dua kata
tersebut memiliki arti hasil rekayasa manusia terhadap proses penyampaian
informasi dari bagian pengirim ke penerima sehingga informasi tersebut akan
lebih cepat diterima, lebih luas ketersebarannya, dan lebih lama
peny1mpanannya.

MKDU41 12/MODUL 7

7.33

Komunikasi adalah proses penyampaian pesan atau gagasan dari satu


pihak ke pihak lain. Komunikasi dapat dilakukan dengan cara lisan, dengan
gerakan tubuh, maupun dengan bahasa tulis. Apabila pada awalnya manusia
bertukar informasi dengan menggunakan bahasa maka bahasa itu disebut
teknologi.
Deng an menggunakan pengertian teknologi informasi tersebut maka
beda antara teknologi komunikasi dengan teknologi informasi sekarang
adalah bahasa yang disampaikan dari mulut ke mulut tidak dapat bertahan
lama karena hanya dinikmati ketika si pengirim mengatakan pesannya dan
jangkauannya pun sangat terbatas. Dengan teknologi informasi dapat
disampaikan tidak hanya dengan mulut, tetapi dalam bentuk gambar yang
jangkauannya semakin jauh dan luas dan karena gambar dapat disimpan
lama, berarti informasi yang ada pad a gambar itu pun memiliki day a simpan
yang lama juga.
Dengan adanya teknologi percetakan memungkinkan pengiriman
informasi lebih cepat lagi. Berkembangnya teknologi elektronik, seperti
radio, tv, dan komputer menjadikan informasi tersebar lebih cepat dalam area
yang lebih luas dan lebih lama tersimpan.
Dengan demikian, teknologi komunikasi lebih menekankan pada alatnya,
sedangkan teknologi informasi lebih menekankan pada data/informasi. Dari
penjelasan ini akan dijelaskan hasil dari teknologi tersebut yang fungsinya
dapat menjangkau pengertian keduanya.
1.

Komputer
Apakah komputer itu? Komputer adalah mesin yang mampu menerima,
memproses, dan menyimpan data, serta menghasilkan bentuk keluaran
(output) berupa teks, gambar, simbol, angka, dan suara.
Untuk mengoperasikan komputer harus ada hardware yaitu alat
pendukung keinginan untuk memperoleh informasi. Hardware meliputi
prosesor atau unit yang mengolah data, memori RAM yaitu tempat
menyimpan data sementara, harddrive atau media penyimpanan, input
device atau alat peng-input data, seperti mouse dan key board, serta
graphical device atau alat penampil hasil misalnya monitor dan printer.
Selain hardware, yang harus ada dalam komputer, masih diperlukan
juga software, yaitu sebuah program komputer yang berisi sekumpulan
instruksi yang dibuat dengan menggunakan bahasa khusus yang memberi
perintah
kepada
komputer
untuk
melakukan
berbagai

7.34
ILMU ALAMIAH

CASAR

pengoperasian/pemrosesan terhadap data yang terdapat dalam program


tersebut atau data yang dimasukkan oleh pengguna komputer. Singkat kata,
software merupakan 'jiwa' sedangkan hardware berfungsi sebagai 'tubuh'
dalam sebuah komputer. Contoh software, antara lain Windows dan Linux
Dengan komputer manusia dapat lebih mud ah memperoleh informasi,
apalagi kemudian muncul banyak jaringan komunikasi, yaitu sebuah sistem
yang memungkinkan untuk menggabungkan beberapa titik komunikasi untuk
bersatu dan berinteraksi antara satu dengan lainnya.
Komputer sangat mempermudah pekerjaan manusia karena komputer
digunakan untuk mengotomasikan pekerjaan yang dahulu dilakukan secara
manual, misalnya ilmuwan menggunakan komputer untuk melakukan analisis
secara lebih cepat dan akurat.
Pada tahun 1970-an ditemukan mikroprosesor yang memungkinkan
komputer dijual dengan harga murah. Dengan harga yang sangat terjangkau
komputer menjadi semakin terkenal untuk menyelesaikan banyak pekerjaan.
Komputerisasi pada hampir semua peralatan elektronik, angkutan untuk
transportasi, dan peralatan pabrik membuat manusia dapat lebih mudah
melakukan pekerjaan dan menghasilkan produk yang presisi dalam ukuran,
cepat dengan jumlahnya semakin banyak.
2.

Internet
Apakah internet itu? Materi dalam Modul 6, Anda sudah memperoleh
jawaban apa yang disebut internet bagaimana menggunakannya dan apa
bedanya dengan komputer. Dari pembahasan Modul 6 tersebut, Anda dapat
menyimpulkan bahwa internet adalah sebuah dunia maya jaringan komputer
(interkoneksi) yang terbentuk dari miliaran komputer di seluruh dunia.
Dengan internet tidak ada lagi hambatan akan jarak dan waktu. Dari segi
ekonomi, internet merupakan sebuah jawaban yang sangat efisien, efektif,
dan relatif murah jika dibandingkan dengan hasil yang akan didapat.
Dengan internet manusia dapat menjelajahi dunia dalam waktu yang
singkat. Dengan demikian, dunia menjadi semakin sempit sebab komputer
sudah merambahnya dan dengan waktu yang amat singkat semua informasi
baik yang berkaitan dengan politik, ekonomi, kebudayaan, dan sebagainya di
seluruh dunia sudah dapat diketahui yang tergambar dengan indah dan
sistematis.

MKDU41 12/MODUL 7

7.35

3.

Televisi
Kemajuan yang luar biasa cepat pada teknologi komunikasi, yang
ditandai dengan munculnya sejumlah piranti mutakhir, memungkinkan setiap
orang dengan mudah mengolah, memproduksi, dan mengirim atau menerima
segala macam bentuk pesan komunikasi yang menghapus batasan ruang dan
waktu. Sebelumnya telah dijelaskan bahwa adanya internet kita sudah dapat
mengakses semua informasi yang kita inginkan, namun penggunaan internet
ini masih terbatas pada orang yang memiliki atau dapat menyewa f asilitas
internet di tempat-tempat tertentu saja. Teknologi lain yang membuka
kendala penggunaan internet adalah siaran televisi dan radio yang ditemukan
pada tahun 1962, melalui satelit buatan. Dengan komunikasi satelit ini maka
hubungan antara manusia di seluruh dunia menjadi semakin mudah.
Kemudahan semakin meningkat ketika pada tahun 1986 Indonesia
mengizinkan masyarakatnya menggunakan antena parabola secara bebas.
Saat ini arus informasi global baik yang memiliki nilai tambah pada
penerimanya ataupun yang memiliki dampak sangat buruk mulai memasuki
hampir seluruh pemirsanya.
Selain itu, dalam waktu yang cukup singkat antara 1989-1993, lima
stasiun televisi swasta hadir mendampingi TVRI, dan sampai saat ini sudah
puluhan stasiun TV yang menayangkan siaran, baik siaran dengan muatan
budaya daerah masing-masing maupun siaran yang ditayangkan secara
nasional.
Telepon
Telepon adalah alat komunikasi dua arah yang memungkinkan 2 orang
atau lebih untuk bercakap-cakap tanpa terbatas jarak.
Apabila pada puluhan tahun yang silam untuk dapat berbincang-bincang
dengan teman atau saudara yang tinggal di seberang pulau dengan telepon
adalah suatu kejadian yang luar biasa, sekarang hal tersebut sudah menjadi
suatu kejadian yang biasa saja.
Diawali dengan zaman telepon rumah dan wartel yang menggunakan
kabel sebagai media, berkembang sangat pesat komunikasi mulai terbuka
menjadi lebih luas. Namun, manusia ingin segala sesuatunya berjalan simpel
dan fleksibel, media kabel pun mulai ditinggalkan digantikan oleh teknologi
nirkabel (wireless) yang memungkinkan telepon dapat dibawa ke mana saja.
Perkembangan dunia komunikasi lewat telepon semakin meningkat,
dimulai dengan diciptakan telepon dengan handset yang mudah dibawa ke
4.

7.36
ILMU ALAMIAH

CASAR

areal yang masih terbatas dengan menggunakan teknologi berbasis PSTN


(Public Switched Telephone Network). Perkembangan selanjutnya adalah
dengan digunakannya mobile phone yang memungkinkan telepon dapat di
bawa ke mana saja selama masih berada dalam jangkauan sinyal BTS (Base
Transceiver Station) yang banyak tersebar di banyak wilayah.
Pertumbuhan generasi teknologi telepon seluler seperti dijelaskan dalam
Kompas (Mei 2007) sebagai berikut. Generasi mobile phone pertama kali
diperkenalkan secara komersial di Amerika Serikat tahun 1980-an. Hal ini
merupakan generasi pertama seluler (lG). Sinyalnya masih sistem analog
dengan cara kerja mirip radio AM/FM. Di Indonesia sendiri sistem ini
muncul di tahun 1990-an lewat teknologi AMPS (Advanced Mobile Phone
System). Era TDMA (Time Division Multi Access) dan CDMA (Code
Division Multiple Access) datang menggantikan posisi lG. Contoh
teknologi dari TDMA adalah ponsel berteknologi GSM (Global System for
Mobile Communication) yang sudah tak asing lagi bagi kita. GSM dan
CDMA kemudian menjadi generasi kedua (2G).
GSM kini bergerak menuju layanan data bergerak, yaitu untuk
mentransfer data dari satu titik ke titik lainnya. Contoh yang sering
dimanfaatkan sehari-hari adalah pemakaian GPRS (General Packet Radio
Service) dan MMS (Multimedia Service) yang memungkinkan kita
mengirim gambar dan suara. Selain itu, internet juga dapat diakses lewat
GPRS yang ada di telepon selular (ponsel). Teknologi GSM semakin
mendekati generasi ke-3, hingga sering disebut 2,5G.
Setelah GPRS , teknologi EDGE (Enhanced Datarates for GSM
Evolution) turut meramaikan teknologi komunikasi selular. Dengan EDGE,
kecepatan pengiriman data dapat tiga kali lebih itu EDGE dapat
dikategorikan sebagai generasi ke-2,75 atau 2,75G karena berada di antara
2,5G dan 3,5G. Kehadiran generasi ketiga (3G) semakin membuka jalan bagi
era baru teknologi komunikasi masa depan karena layanan suara, data, dan
gambar kian disempumakan di dalam ponsel. Keunggulan dari 3G tersebut
adalah terdapatnya fitur video phone, video streaming, internet browsing,
mobile TV, Voice over Internet Protocol (VoIP) , dan fitur canggih lainnya.
Melalui teknologi ini jarak sejauh apa pun bukan lagi penghalang untuk
bertemu apalagi sekedar bertukar kata. Sambil menelepon kita dapat melihat
wajah lawan bicara kita, begitu pun sebaliknya. Kita dapat menonton televisi
dari ponsel dan rasanya isi dunia sudah ada dalam genggaman. Saat ini 4G
sudah mulai dirintis dan dikembangkan di beberapa negara Asia, seperti
J epang, China, dan India.

MKDU41 12/MODUL 7

7.37

Namun ternyata meskipun ponsel sudah berkembang pesat menuju


generasi ke-4, masih terdapat pula keterbatasan penggunaan 3G, yaitu
layanan 3G tidak dapat tanpa ada cakupan layanan 3G dari operator. Hanya
membeli sebuah handset 3G, tidak berarti bahwa layanan 3G dapat dinikmati.
Handset dapat secara otomatis pindah ke jaringan 3G apabila pelanggan tidak
menerima cakupan 3G. Apabila seseorang sedang bergerak dan
menggunakan layanan video call, kemudian terpaksa berpindah ke jaringan
2G maka layanan video call akan putus.

E. DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI


Secanggih apa pun yang dapat dilakukan oleh manusia, hasilnya tetap
memiliki dampak baik positif maupun negatif.

1.

Dampak Positif
Banyak keuntungan atau dampak positif dari teknologi informasi yang
berkembang saat ini, baik yang membantu sebagai alat berkomunikasi
maupun sebagai alat penyedia informasi yang dapat diperoleh dengan sang at
mudah, cepat, dan akurat, serta dengan harga yang relatif sudah dapat
dijangkau oleh semua orang. Beberapa contoh yang merupakan dampak
positif dari teknologi informasi adalah sebagai berikut.
a.

Mengatasi batas ruang dan waktu


Dengan menggunakan alat komunikasi seperti internet dan telepon setiap
orang dapat berhubungan dengan saudara atau teman di mana pun di belahan
bumi saat ini. Dengan menggunakan teknologi yang disebut Wireless
Maximum (WIMAX) atau Wireless Broadband (WIBRO). orang akan
dengan mud ah mengakses dan memanfaatkan internet dalam satu area yang
lebih luas. Misalnya, kota Yogja sudah memiliki fasilitas WIMAX maka
masyarakat akan dapat mengakses internet di mana saja, seperti di rumah, di
jalan, dan di taman, sehingga tidak perlu harus ke tempat tertentu yang
memiliki hot spot seperti sekarang karena semua kota adalah hot spot area.
Cukup dengan peralatan yang memiliki fasilitas wireless, seperti laptop,
handphone atau PDA phone maka kita akan langsung terhubung dengan
internet.
Bahkan untuk teknologi sederhana seperti radio, masih sangat penting
untuk digunakan sebagai alat komunikasi yang efektif di tempat-tempat yang

7.38
ILMU ALAMIAH

CASAR

sulit dijangkau oleh internet. Contohnya, di negara maju seperti Amerika


Serikat, komunikasi radio masih diperhatikan dan merupakan salah satu
sarana komunikasi survival yang banyak digunakan oleh badan
penanggulangan bencana. Di dunia pelayaran dan penerbangan, perangkat
komunikasi ini masih merupakan keharusan untuk kapal maupun pesawat
terbang.

b.

Otomasi pekerjaan
Banyak orang menggunakan komputer untuk membantu dan
mempermudah dalam melaksanakan pekerjaannya. Bagian administrasi dapat
membantu penghitungan keuangan dengan komputer. Para peneliti dengan
mudah mengolah dan menganalisis data dengan menggunakan program
khusus yang ada di komputer sehingga pekerjaan menjadi lebih mudah dan
tidak lagi memerlukan waktu yang lama.

c.

Murah dan efisien


Dengan semakin mengecilnya ukuran yang digunakan dalam teknologi
(nanoteknologi) komputer yang dulu memiliki ukuran besar, sekarang
memiliki ukuran sesuai dengan kebutuhan, menjadi sangat fleksibel dengan
keperluan karena mudah dibawa (mobile) tidak fixed. Ukuran yang fleksibel
ini dapat diperoleh dengan harga yang dapat dijangkau oleh banyak orang.
d.

Mempercepat penyebaran informasi


Deng an tanpa adanya batas ruang dan waktu, penyebaran informasi
menjadi sangat cepat. Informasi ini dapat digunakan untuk kebaikan dan
kemaslahatan masyarakat yang memerlukan. Di bidang pendidikan informasi
kemajuan teknologi akan meningkatkan pengetahuan masyarakat luas
sehingga kesejahteraan dapat diharapkan untuk lebih cepat dapat diwujudkan.
Untuk bisnis pun sangat terbantu apabila menggunakan internet. Bahkan
dengan internet seseorang tidak perlu lagi bekerja di kantor, tetapi dapat
dilakukan di rumah.

2.

Dampak Negatif
Dampak negatif dari penggunaan teknologi yang tersedia dan sangat
terbuka untuk diakses oleh siapa saja tentu tidak mungkin untuk dihindari.
Semakin banyak jenis layanan informasi yang disediakan oleh dunia internet,
maka berbagai bentuk kejahatan maupun tindakan amoral dalam kemasan

MKDU41 12/MODUL 7

7.39

barn pun lahir. Hal ini memang tidak dapat dibendung karena banyaknya
kepentingan yang 'diemban' oleh Internet.
Beberapa kejahatan yang marak dilakukan dengan menggunakan internet
antara lain adalah pencurian lewat internet dengan menggunakan kartu kredit.
Dampak negatif yang sulit dibendung adalah bebasnya pornografi yang
disajikan di internet. Kejahatan lain yang sering terjadi adalah kejahatan yang
berhubungan dengan pembobolan security system suatu organisasi. Hal ini
dapat terj adi karena persaingan usaha yang tidak sehat, pesaing melakukan
hal yang sangat tidak bermoral untuk menjatuhkan saingannya dengan
menggunakan teknologi ini.
Banyak hal baik dan buruk dapat terjadi dengan kemajuan teknologi
yang dicapai manusia saat ini, kunci utama untuk menjadikan kemajuan
teknologi sebagai alat bantu mensejahterakan manusia adalah adanya regulasi
yang jelas dan diterapkan dengan ketat. Apabila regulasi dipatuhi, semua
kejahatan yang berhubungan dengan teknologi ini akan dapat dimejahijaukan
dan mendapatkan hukuman yang setimpal. Untuk itu perlu adanya regulasi
karena ada rambu-rambu yang sudah ditaati bersama. Namun yang lebih
penting adalah 'gunakan teknologi dengan bijak'.

LATIHAN

Untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai materi di atas,


kerjakanlah latihan berikut!
1) Apakah tanaman transgenik membahayakan kesehatan manusia?
2) Apa beda tanaman transgenik dan tanaman organik?
3) Coba jelaskan bagaimana caranya memperoleh insulin!
4) Jelaskan tentang generasi telepon !
5) Jelaskan fitur yang tersedia pada telepon 3G!
Petunjuk Jawaban Latihan

1)

Jawaban nomor 1 dan nomor 2 dapat Anda jawab dengan mempelajari


Hasil Bioteknologi tentang teknologi transgenik.
2) Untuk mengetahui cara memperoleh Insulin, Anda dapat mempelajari
kembali tentang materi perkembangan teknologi Kegiatan Belajar 1.

7.40
ILMU ALAMIAH

DASAR

RANG KUMAN

Saat ini bioteknologi sudah terasa akrab bagi kehidupan manusia


karena di samping sangat membantu banyak hal dalam kehidupan
manusia, juga terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan agar
penggunaannya tidak memberi terlalu banyak dampak negatif.
Bioteknologi adalah cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan
makhluk hidup dan produk dari makhluk hidup dalam proses produksi
untuk mendapatkan barang atau jasa. Bioteknologi sering disebut juga
sebagai ilmu terapan yang menggabungkan berbagai cabang ilmu dalam
proses produksi barang dan jasa.
Hasil Bioteknologi, antara lain berikut ini.
1. Kloning, yaitu teknik penggandaan gen yang menghasilkan turunan
yang sama baik sifat baik dari segi hereditas maupun
penampakannya atau cara menciptakan replika (tiruan atau
duplikasi) dari sel atau organisme tunggal.
2. Bayi tabung atau pembuahan sel telur yang dilakukan di luar tubuh
wanita.
3. Inseminasi buatan, yaitu peletakan sperma ke folikel ovarian
(intrafollicular), uterus (intrauterin), cervix (intrasevical) atau ke
tube fallopian (intratubal) dengan menggunakan cara buatan bukan
dengan cara yang alami.
4. Rekayasa genetika, yaitu suatu cara penerapan genetika yang
dilakukan dalam kehidupan sehari-hari untuk memperoleh bentukbentuk baru yang lebih bemilai (unggul).
Teknologi transgenik dan kultur jaringan termasuk dalam rekayasa
genetika.
5. N anoteknologi, yaitu suatu pengembangan teknologi dengan skala
super kecil (skala nanometer atau nm), yaitu seperseribu mikrometer
atau satu per sejuta milimeter.
Bioteknologi memang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia,
tetapi di samping manfaatnya yang sangat besar dalam segala aspek
kehidupan manusia, terdapat dampak negatif yang harus selalu
diperhatikan dalam penggunaannya, agar tidak bertentangan dengan
norma agama, sosial, dan nilai kehidupan yang hakiki.
Teknologi Informasi berkembang sangat cepat akhir-akhir ini.
Perkembangan ini memberi pengaruh yang luar biasa besar terhadap
seluruh sendi kehidupan manusia terutama yang berhubungan dengan
jarak dan waktu. Dengan kemajuan teknologi informasi kita dapat

MKDU41 12/MODUL 7

7.41

mempersempit jarak, dan perbedaan waktu hampir dapat dikatakan tidak


ada lagi karena di mana pun manusia tinggal akan mendapatkan
informasi pada waktu yang bersamaan dengan menggunakan internet,
telepon, atau TV.
1. Komputer
Saat ini komputer memegang peranan sangat penting pada hampir
seluruh kegiatan manusia. Bahkan untuk anak-anak pun sudah
tersedia perangkat komputer yang dapat membantu mereka dalam
belajar maupun bermain. Adanya jaringan komunikasi dengan
menggunakan komputer manusia menjadi sangat cepat dalam
memperoleh informasi.
2. Internet
Perkembangan jaringan komputer ini meniadakan hambatan jarak
dan waktu sehingga orang dapat menjelajahi dunia dalam waktu
yang singkat hanya dengan menggunakan internet.
3. Televisi
Dengan menggunakan televisi (TV), informasi lebih akurat dapat
diperoleh karena terlihat dalam bentuk gambar dan jangkauannya
pun lebih luas dimana kepemilikan tv sudah menyebar sampai ke
pelosok daerah di seluruh dunia.
4. Telepon
Perkembangan telepon semakin meningkat dengan diciptakannya
telepon yang dapat dibawa ke areal yang terbatas (teknologi PSTN)
dan kemudian di areal yang lebih luas dengan teknologi BTS.
Perkembangan teknologi selular pertama atau yang sering disebut
lG dimulai 1980-an dengan teknologi AMPS, kemudian generasi
kedua (2G) yang menggunakan teknologi GSM dan CDMA.
Generasi ketiga (3G) semakin membuka jalan bagi teknologi
layanan yang memberikan layanan suara, data, dan gambar yang
semakin disempumakan.
Perkembangan teknologi informasi ini temyata tidak hanya
memberikan pengaruh yang sang at positif, namun juga memberi dampak
negatif bagi manusia.

7.42
ILMU ALAMIAH

DASAR

. I

, TES

FORMATIF 2- - - - - - - - - - - - - - - -

Pilih satu jawaban yang paling tepat!


1)

Produk dari makhluk hidup yang sering digunakan dalam bioteknologi


adalah ....
A. enzim
B. alkohol
C. jamu r
D. ragi

2)

Salah satu bakteri yang berperan dalam pembuatan yoghurt adalah


bakteri ....
A. asam laktat
B. nitrat
C. bikarbonat
D . perag1

3)

Bakteri yang berperan dalam pembuatan insulin adalah bakteri ....


A. escherichia coli
B. asam laktat
C. jellyfish
D. asam lenoleat

4)

Pada proses teknologi bayi tabung pembuahan ....


A. dilakukan di luar rahim
B. dilakukan di luar tubuh wanita
C. awal dilakukan dengan kawin suntik
D. terj adi di bagian cervix

Pilihlah:

A. Apabila pe1nyataan pertama dan kedua benar dan mempunya1


hubungan sebab akibat
B. Apabila pemyataan pertama dan kedua benar, tetapi tidak
mempunyai hubungan sebab akibat
C. Apabila salah satu dari kedua pernyataan benar
D. Apabila kedua pernyataan salah

7.43

MKDU41 12/MODUL 7

5)

Memori RAM yang ada di komputer merupakan tempat menyimpan data


sementara,
sebab
media penyimpanan dalam komputer adalah harddrive.

6)

Internet adalah salah satu media teknologi yang dapat digunakan untuk
meniadakan jarak dan waktu,
sebab
internet adalah dunia maya jaringan komputer yang terbentuk oleh
miliaran komputer di seluruh dunia.

Pilihlah:
A. Jika (1) dan (2) benar
B. Jika (1) dan (3) benar
C. Jika (2) dan (3) benar
D. Jika (1), (2), dan (3) benar
7)

Ciri dari telepon selular generasi pertama (1 G) adalah ....


(1) sudah dapat menerima gambar
(2) dapat dibawa ke areal terbatas
(3) dapat menerima pesan sms

8)

Berikut ini yang termasuk dalam generasi kedua (2 G) adalah telepon


dengan menggunakan teknologi ....
(1) GPRS
(2) BTS
(3) EDGE

9)

Keunggulan telepon generasi ketiga (3G), antara lain adanya layanan ....
(1) data
(2) suara
(3) gambar

Cocokkanlah jawaban Anda dengan Kunci Jawaban Tes Formatif 2 yang


terdapat di bagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban yang benar.
Kemudian, gunakan rumus berikut untuk mengetahui tingkat penguasaan
Anda terhadap materi Kegiatan Belajar 2.
Jumlah Jawaban yang Benar

Tingkat penguasaan = - - - - - - - - - - x 100%


Jumlah Soal

7.44
ILMU ALAMIAH

CASAR

Arti tingkat penguasaan: 90 - 100% = baik sekali


80 - 89% = baik
70 - 79% = cukup
< 70% = kurang
Apabila mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih, Anda dapat
meneruskan dengan modul selanjutnya. Bagus! Jika masih di bawah 80%,
Anda harus mengulangi materi Kegiatan Belajar 2, terutama bagian yang
belum dikuasai.

7.45

MKDU41 12/MODUL 7

Kunci Jawaban Tes Format if


Tes Formatif 1
1) A
2) B
3) B
4) B
5) D
6) c
7) B
8) D

Tes Formatif 2
1)
2)

3)
4)
5)
6)
7)
8)
9)

c
A
A
B
B
B

c
B
D

7.46
ILMU ALAMIAH

CASAR

Daftar Pustaka
Fakhrurrozi, Yudia. (2001). Satuan-satuan Lansekap dari Keanekaragaman
Tumbuhan Buah-buahan Liar Edibel dalam Kehidupan Masyarakat
Melayu Belitung. Thesis. Bogor: Program Pascasarjana Institut
Pertanian.
For. J James. (1996). Panen Lontar. Perubahan Ekologi dalam Kehidupan
Masyarakat Rote dan Sawu. Jakarta: Pustaka Smar Harapan.
http://www.warsid.or.id. Kearifan Lokal Pengelolaan Hutan. Baragan untuk
M engurangi Emisi Karbon.
http:// www.ireyogya.org Adat flamma adatl gagasl.htm. Rozakki Abdur
(2007). Resolusi Konflik Berbasis Kearifan Lokal.
http://fatiaali.wordpress.com 2007 09 19 ekonomi-islam-dan-local-wisdom.
All, Fatia (2007). Ekonomi Islam dan Local wisdom.
http://id.wikipedia.org wiki bioteknologi. Bioteknologi.
Kalmirah. J. (2006). Menengahkan Kearifan Tradisional untuk Pemanfaatan
Kekayaan Alam. Merekam Jejak Mitra. Pengelolaan Sumber Daya Alam
Berbasis Masyarakat. Jakarta: Yayasan KEHATl.
Kunaka, K. (1996). Kebudayaan dan Lingkungan Studi Bibliogrrafi.
Bandung: Ilham Jaya.
Naritoom, Chatcharee. (2007). Local Wisdom Indigenous Knowledge
Systems. Thailand: Kamphaengsaen Campus, Nakhon Pathom.
Nganji, U. (2006). Membangun Kembali Kearifan Lokal di Sumba Timur.
Merekam Jejak Mitra. Pengelolaan Sumber Daya Berbasis Masyarakat.
Jakarta: Yayasan KEHATI.

MKDU41 12/MODUL 7

7.47

Nugraheni, Endang dan Winata, Adi. (2003). Konsevasi Rutan dan Pola
Pertanian Tradisional Masyarakat Baduy di Banten, Jakarta: Pusat Studi
Indonesia-Universitas Terbuka.
Walujo, Eko Baroto, II. Soedjito, E.A. Widjaya dan A. Rifai. (1991).
Penguasaan Etnoekologi Secuplikan Masyarakat Etnis di Indonesia.
Konggres Ilmu Pengetahuan Nasional V. Jakarta. 3 - 7 september 1991.
Walujo, Eko Baroto., S.A. Adhikerana. R .. Abdulhadi. Arie Budiman,
(1993). Konsertrasi Siberut: Pendekatan Status Ekosistem. Lokakarya
pengelolaan Ekosistem Pulau: Kasus Pilau Siberut. Fakultas Kehutanan
UGM. LKPKL PERSAKI cabang Y ogyakarta.

MODUL B

Sumber Daya Alam dan


Lingkungan Hidup
Ir. Si Yuniati Putri Koes Hardini, M. P.
drh. &inti Dewiki, M. Kes.
PENDAHULUAN

ada modul sebelumnya telah dibahas tentang evolusi dan biogeografi,


yang merupakan dasar dari evolusi makhluk hidup dalam upaya
mengadaptasi diri pada lingkungan yang berubah, karena di dalamnya telah
terjadi perubahan pola pengubahan energi maupun materi. Demikian pula
penyebaran makhluk hidup di permukaan bumi dipengaruhi oleh keadaan dan
pola perubahan energi di lingkungan tertentu. Organisme hanya akan dapat
bertahan hidup di tempat yang sesuai dengannya.
Dengan mempelajari Modul 8 ini, secara umum Anda diharapkan dapat
menjelaskan sumber daya alam dan jenis-jenisnya, serta peranan manusia
dalam mengelola sumber daya alam, sedangkan secara khusus setelah
mempelajari modul ini, Anda diharapkan dapat menjelaskan:
1. klasifikasi sumber daya alam;
2. konsep pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup supaya
terjaga kelestariannya;
3. dampak teknologi terhadap sumber daya alam dan kehidupan manusia.

8.2

ILMU ALAMIAH CASAR

KEGIATAN

BELAJAR

Klasifikasi Sumber Daya Alam


dan Lingkungan
eperti yang sudah dijelaskan dalam modul sebelumnya, bumi berisi
ekosistem yang memiliki berbagai komposisi spesies, yang sesuai dengan
fungsinya dalam aliran energi dan aliran materi dalam ekosistem tersebut.
Perbedaan spesies yang ada dalam ekosistem menunjukkan bahwa wilayah
yang satu berbeda dengan yang lainnya, misalnya ekosistem laut akan dihuni
oleh spesies yang berbeda dengan ekosistern daratan, dan seterusnya.
Spesies yang berfungsi dalam aliran materi dan energi yang terdapat
dalam ekosistem tersebut, maka secara ekosistem (lingkungan biotik dan
abiotik) mempengaruhi keseluruhan lingkungan bumi dalam hal sebagai
berikut.
1. Modifikasi atau perubahan iklim.
2. Menjaga siklus air.
3. Mengontrol erosi dan pembentukan tanah.
4. Menjaga siklus oksigen dan nitrogen.
5. Perawatan limbah.
6. Pengelolaan hama.
7. Menjaga ketersediaan karbon dan siklusnya.
Adanya lingkungan biotik dan abiotik rnenunjukkan adanya surnber daya
alam biotik yang berupa makhluk hidup dan surnber daya alam abiotik yang
berupa benda tak hidup. Sumber daya alam biotik, meliputi hewan liar dan
piaraan, hutan, dan tumbuhan lainnya.
A. EKOSISTEM SEBAGAI SUMBER DAYA ALAM
Ekosistem alam, menyediakan banyak sekali sumber daya alam yang
sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. N amun, seiring dengan
kemajuan teknologi dan kebutuhan manusia yang terus berkembang, maka
sumber daya alam ini terus di eksploitasi untuk memenuhi kebutuhan
tersebut. Contohnya, ekosistem pantai yang terdapat di pantai Kapuk, Jakarta.
Oleh karena nilai ekonomi yang tinggi dan didorong oleh kemajuan teknologi

MKDU41 12/MODUL B

8.3

serta kebutuhan manusia, maka ekosistem pantai tersebut sudah berubah


menjadi ekosistem darat, sebab tidak ada lagi hutan bakau yang dapat
mencegah abrasi pantai, yang ada adalah rumah mewah yang dimiliki oleh
orang kaya. Akibatnya, intrusi air laut sudah semakin jauh memasuki wilayah
daratan sebagian kota Jakarta, sehingga banjir yang terjadi akibat laut pasang,
tidak dapat dihindari lagi.
Perubahan ekosistem akan mengubah sumber daya alam yang ada.
Sumber daya alam adalah segala sesuatu yang dibutuhkan manusia, yang
terbentuk karena kekuatan alam. Rusaknya sumber daya alam dan lingkungan
hidup yang terjadi selama ini biasanya berkaitan dengan pertambahan dan
persebaran penduduk yang tidak seimbang dengan daya dukung lingkungan
hidup yang ada. Hal yang sangat memprihatinkan, sumber daya alam tidak
tersedia secara terus-menerus. Sumber daya alam memiliki dua sifat, yaitu
sumber daya alam yang dapat diperbarui (renewable resources) atau sering
disebut sebagai sumber daya alam nonkonvensional dan sumber daya alam
yang tidak dapat diperbarui (nonrenewable resources) disebut juga sumber
daya alam konvensional.
Sehubungan dengan sifat sumber daya alam tersebut, hendaknya
manusia bijaksana dalam penggunaan, khususnya terhadap sumber daya alam
abiotik. Oleh karena kita mengetahui adanya keterbatasan sumber daya alam
tersebut. Jika kita menghabiskan sumber daya alam tersebut maka habis pula
persediaan yang terdapat dalam kerak bumi. Dengan kata lain, manusia harus
menghemat persediaan sumber daya alam abiotik agar bumi dapat lebih lama
lagi mendukung kehidupan di permukaan bumi ini. Apalagi kalau bila
pertumbuhan penduduk masih terus berlangsung sehingga kebutuhan akan
sumber daya alam itu meningkat pula.
W alaupun sumber daya alam biotik dapat memperbarui diri namun tidak
berarti manusia boleh menggunakan sumber daya alam biotik semena-mena.
Manusia tidak boleh menghabiskan tumbuhan atau hewan yang dapat kita
gunakan sebagai bahan makanan. Kita harus memberikan kesempatan pada
hewan atau tumbuhan untuk memperbarui dirinya atau memperbanyak diri.
Sebab, apabila salah satu jenis atau spesies hewan atau tumbuhan lenyap dari
permukaan bumi, maka jenis tersebut akan punah di kemudian hari. Semua
penjelasan di atas menunjukkan adanya keterbatasan sumber daya alam yang
terdapat pada bumi ini.
Menurut Purnama (2003), berdasarkan Undang-undang Republik
Indonesia N omor 4 Tahun 1982 tentang Ketentuan Pokok Pengelolaan

8.4

ILMU ALAMIAH CASAR

Lingkungan Hidup Sumber Daya, dijelaskan bahwa '' ..... Sumber day a adalah
unsur lingkungan hidup yang terdiri atas sumber daya manusia, sumber daya
alam hayati, sumber daya alam nonhayati, dan sumber daya buatan''.
Jika dikelompokkan, sumber daya alam dapat dibagi menjadi:
1. Sumber daya manusia yang mencakup kuantitas, kualitas pengetahuan,
dan keterampilan, serta kebudayaan sarana, dan lembaga swadaya
masyarakat.
2. Sumber daya fisik yang terdiri atas sumber daya alam dan buatan dapat
dibedakan atas:
a. sumber day a al am hayati yang terdiri atas flora dan fauna;
b. sumber daya alam nonhayati meliputi tanah, air, udara, dan mineral,
seperti minyak bumi, batubara, dan gas alam;
c. sumber daya strategis termasuk semua mineral esensial, iklim, dan
energi matahari untuk usaha pertahanan dan keamanan (Hankam).

1.

Somber Daya Alam yang Dapat Diperbarui (Renewable)


Sumber day a al am jika dimanfaatkan dengan baik, dan digunakan
dengan pengelolaan yang tepat maka dapat dimanfaatkan sepanjang masa.
Hal yang termasuk dalam kelompok ini adalah sumber daya alam hayati.
Semakin menipisnya sumber daya alam konvensional, maka diperlukan
suatu usaha untuk mendapatkan sumber daya alam yang baru atau dengan
memanfaatkan sumber daya alam yang renewable atau nonkonvensional
secara maksimal.
Sumber daya alam nonkonvensional yang mulai dikembangkan
penggunaannya sebagai berikut.
a.

Energi matahari
Matahari sebagai sumber energi yang ketersediaannya berlimpah sudah
mulai dimanfaatkan sebagai energi altematif yang menjanjikan.
Sumber energi matahari yang tiada habisnya ini menimbulkan harapan
yang sangat besar untuk dimanfaatkan, juga karena sumber energi matahari
diperkirakan merupakan satu-satunya sumber energi yang tidak mengotori
udara. Energi matahari dapat dibedakan menjadi dua kategori berdasarkan
dari penggunaannya berikut ini.
1) Energi matahari langsung, yakni energi matahari yang langsung
digunakan sebagai sumber energi untuk memanaskan atau mendinginkan
air pada perumahan atau untuk kepentingan industri tertentu dengan

MKDU41 12/MODUL B

8.5

mengkonversikan sinar matahari dengan menggunakan solar


photovoltaic cells (fotosel) menjadi energi elektronik. Saat ini
penggunaan dan pemanfaatan pan as matahari sudah mulai dilaksanakan
meskipun belum diterapkan pada skala besar.
2) Energi matahari tak langsung
a) Energi matahari yang disimpan pada biomassa, yaitu pada tanaman
dan hewan atau limbah biomassa langsung atau tak langsung, seperti
limbah tanaman atau kertas.
b) Energi matahari yang tidak langsung digunakan tetapi memiliki
pengaruh terhadap kejadian pada alam, misalnya angin, gelombang
laut, perbedaan temperatur, dan perbedaan kandungan garam.
Pemanfaatan energi matahari tidak langsung yang perlu dikembangkan
sehingga mesin-mesin pabrik, mobil, dapat dengan mudah bergerak
dengan menggunakan energi matahari yang dengan teknologi tinggi
diubah menjadi energi listrik yang tidak menimbulkan polusi. Timbulnya
listrik yang berasal dari energi matahari dapat dijelaskan sebagai berikut.
a) Atom terdiri dari inti atom dan kulit atom. Inti atom terdiri dari
proton (yang bermuatan listrik positif) dan neutron yang tidak
bermuatan listrik, sedangkan kulit atom terdiri dari elektron (yang
bermuatan listrik negatif) dan bergerak mengelilingi inti atom.
b) Teori atom mengatakan bahwa jumlah elektron dalam sebuah atom
akan sama dengan jumlah protonnya, sehingga atom tersebut akan
bermuatan listrik yang netral.
c) Pada kondisi tertentu terdapat kelebihan energi maka keseimbangan
muatan listrik dalam atom tersebut akan terganggu dan atom akan
mengeluarkan elektronnya sehingga atom tersebut bermuatan listrik
positif. Beberapa atom yang cenderung untuk menangkap elektron
lebih banyak lagi sehingga atom bermuatan negatif. Apabila kedua
unsur yang cenderung positif (y) dan negatif (z) berdekatan
dipanaskan maka akan terjadi aliran elektron dari unsur y menuju z.
Aliran elektron ini disebut listrik.
d) Fotosel atau sel pembangkit listrik yang bersumber pada cahaya
matahari menggunakan prinsip tersebut. Penelitian lebih lanjut
menunjukkan bahwa unsur silikon ternyata sangat efektif untuk
digunakan sebagai lempengan fotosel. Silikon yang merupakan

8.6

ILMU ALAMIAH CASAR

unsur utama pembuat gelas kaca jika dijadikan sebagai lempengan


f oto sel harus dibuat dalam bentuk kristal murni, kemudian
dipotong-potong dan digosok hingga memiliki ketebalan 0,3 mm.
Kemudian pada salah satu sisinya dilapisi dengan unsur Boron dan
pada sisi yang lain dilapisi Arsen. Boron jika terkena sinar
cenderung bersifat melepaskan elektron, sedangkan Arsen
cenderung menerima lebih banyak elektron. Silikon hanya bersifat
sebagai semi konduktor, yaitu hanya dapat mengantar arus listrik ke
satu arah saja. Jadi, sekeping Silikon yang berlapis Boron dan Arsen
merupakan sebuah f oto sel yang bila terkena cahaya akan
menyebabkan terjadinya aliran elektron dari Boron mengarah ke
e)

Arsen.
Sebuah f otosel hanya dapat menghasilkan aliran listrik yang sang at
Untuk memperbesar voltase (tegangan),

kecil.

fotosel harus

dirangkai secara seri. N buah f otosel dihubungkan secara seri akan


menghasilkan voltase n kali juga.
f)

Untuk mendapatkan arus listrik yang lebih besar (Amper), fotosel


harus dihubungkan secara paralel. Apabila sebuah f otosel
dihubungkan secara paralel akan dihasilkan kuat arus sebesar n kali.
Jadi, untuk mendapatkan arus listrik yang besar maka beribu-ribu
f oto sel harus dihubungkan secara seri. Begitu juga apabila ingin
mempertinggi efekti vitas, maka f oto sel harus dihubungkan dengan

g)

menggunakan logam yang memiliki daya hantar listrik yang tinggi.


Pengubahan energi cahaya menjadi energi listrik amat bermanfaat
bagi kehidupan manusia. Energi listrik dapat disimpan di dalam
akumulator, yang setiap saat dapat digunakan kembali tenaganya.
Beberapa contoh penggunaan energi listrik ini adalah pada satelit
komunikasi, dan mobil yang tidak menimbulkan polusi udara
maupun gas racun seperti yang ada sekarang.

h)

Sesuai dengan keperluan, energi matahari dapat diubah menjadi

energ1 panas.

8.7

MKDU41 12/MODUL B

Untuk keperluan kecil dapat dibuat kompor matahari dengan prinsip


sebagai berikut.
( 1) Cahaya matahari ditampung dengan sebuah cermin cekung
bergaris tengah + 2m.
(2) Cahaya matahari tersebut akan terkumpul dalam satu fokus atau
titik api, pada titik api ini dipasang lempengan logam sehingga
logam akan menjadi panas sekali. Di atas lempeng logam
tersebut panas yang dihasilkan dapat digunakan untuk memasak
(Gambar 8.1).

LeJt.(8rtl

t ~

pet19 L1m ou l
D3J1B:C

Gambar 8.1.
Kompor Energi Matahari

Untuk keperluan dengan skala besar, dapat digunakan sebuah


tungku matahari seperti berikut ini.

8.8

ILMU ALAMIAH DASAR

--

Gambar 8.2.
Tungku Matahari

Cahaya m.atahari ''ditangkap'' oleh berpuluh-puluh cermin datar. Cahaya


tersebut dipantulkan ke satu arah yaitu sebuah cermin cekung yang
besar. Letak cennin-cennin tersebut dapat diatur sehingga dapat
diarahkan ke arah datangnya sinar matahari. Dengan bantuan cermin
cekung, cahaya matahari dipusatkan ke satu titik api sehingga akan
diperoleh energi panas yang sangat tinggi (Gambar 8.2). Energi panas ini
dapat diubah menjadi bentuk lain sesuai keperluan atau langsung
digunakan untuk pabrik maupun industri sebagai sumber energi yang
menggantikan minyak bumi.
b.

Energi panas bumi


Energi yang dimaksud adalah energi panas yang dilepaskan oleh elemen
radioaktif yang mengalir di dalam kedalaman bumi. Bumi yang bergaris
tengah sekitar 12.000 km memiliki kulit bumi setebal 15 km. Di bawah
kulit bumi diperkirakan memiliki bentuk zat cair atau setengah cair yang
memiliki temperatur sangat tinggi. Energi ini yang disebut energi panas bumi
atau energi geothermal. Energi geothermal yang dapat dimanfaatkan antara
lain berasal dari magma dan geyser.
Magma
Magma adalah batuan cair dan panas yang terdapat di dalam kulit bumi.
Berdasarkan sejarah pembentukannya, yaitu pada saat bumi mendingin,
kulitnya mengeras dengan tidak merata. Hal ini berarti masih ada bagian
c.

MKDU41 12/MODUL B

8.9

batuan bumi cair yang terkurung oleh batuan bumi yang telah membeku
dalam bentuk kantung-kantung berisi batuan cair yang disebut magma.
Magma ada yang besar dan ada yang kecil. Magma yang kecil semakin lama
menjadi padat, sedangkan magma yang besar dapat merembes ke permukaan
karena pengaruh pergeseran kulit bumi atau karena tekanan yang besar.
Jika magma sampai ke permukaan bumi disebut lava. Lava tersebut yang
membentuk gunung di permukaan bumi. Gunung-gunung ada yang aktif dan
ada yang pasif. Gunung yang aktif (gunung berapi) berarti masih mempunyai
hubungan yang aktif antara magma dengan mulut gunung. Hal ini ditandai
dengan adanya asap atau semburan gas yang mengandung mineral, uap air,
atau belerang. Lava bahkan sering menyebabkan letusan karena memiliki
tekanan yang besar. Jadi, adanya gunung berapi merupakan tanda bahwa
adanya magma. Energinya tidak dapat langsung diambil dari magma, tetapi
diambil dari air atau uap air yang terkena panas magma tersebut.
Di suatu dataran tinggi yang mempunyai gunung berapi, biasanya
terdapat sumber air panas yang menyembur ke atas (geyser). Hal ini berarti
bahwa di dalam bumi terdapat kubangan air yang terkena panas tinggi
sehingga menimbulkan tekanan yang tinggi dan menyembur ke atas. Apabila
dilakukan pengeboran dengan perbedaan tekanan yang besar, maka akan
terjadi semburan yang sangat keras. Semburan dapat berupa gas uap air
pan as, atau air panas.
Semburan uap air panas sangat menguntungkan karena dapat digunakan
langsung untuk memutar turbin uap. Turbin ini dihubungkan dengan
generator pembangkit tenaga listrik, yang akan menghasilkan energi listrik
dan dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Cara kerjanya adalah jika dari
pengeboran diperoleh semburan air panas, dan air panas itu dapat digunakan
untuk pembangkit listrik walaupun tidak secara langsung. Juga air panas ini
dapat digunakan untuk menguapkan amoniak, kemudian gas amoniak yang
dihasilkan digunakan untuk memutar turbin. Amoniak dapat diperoleh
kembali dengan jalan kompresi dan proses pendinginan. Selanjutnya air
panas dapat dimanfaatkan untuk keperluan lain, misalnya disalurkan untuk
kepentingan rumah tangga.

d.

Energi Angin
Angin adalah udara yang bergerak. Udara dapat bergerak karena adanya
perbedaan tekanan udara. U dara bergerak dari daerah yang tekanan udaranya
tinggi ke tekanan yang rendah. Perbedaan tekanan ini disebabkan karena

8.10
ILMU ALAMIAH

CASAR

adanya perbedaan day a serap panas permukaan bumi. J adi, selama matahari
masih memancarkan sinarnya ke bumi dan di bumi masih terdapat daratan
dan lautan yang membuat perbedaan temperatur di permukaan bumi, maka
sepanjang itu pula angin akan tetap bertiup. Hal ini bermakna baik bagi
ketersediaan energi.
Sejak zaman dahulu, energi angin sudah dipergunakan untuk
menggerakkan perahu-perahu layar. Di daratan Eropa, khususnya di Belanda,
angin digunakan untuk menggerakkan kincir angin untuk menggiling
gandum. Sementara di Indonesia angin sering digunakan untuk
menggerakkan pompa air.
Memanfaatkan energi angin untuk diubah menjadi energi listrik
menggunakan prinsip yang sangat sederhana, yaitu angin 'ditangkap' oleh
baling-baling atau rotor bersayap. Perputarannya diteruskan untuk memutar
generator pembangkit listrik. Besar kecilnya generator yang dipasang
disesuaikan dengan kapasitas angin dan rotornya. Tidak semua tempat
memiliki banyak angin, namun karena angin tersedia sepanjang masa dan
diperoleh secara gratis maka potensi angin sebagai alternatif pengganti
minyak bumi patut diperhitungkan.

e.

Energi pasang surut


Energi pasang surut merupakan energi mekanik yang berasal dari naik
turunnya gelombang, pada saat tertentu di daerah tertentu. Energi ini tidak
bersumber dari cahaya matahari, tetapi bersumber pada tenaga yang
ditimbulkan oleh daya tarik antara bumi dan bulan. Oleh karena adanya daya
tarik menarik tersebut, maka bagian bumi yang berhadapan dengan bulan
akan tertarik. Hal itu terlihat pada naiknya air laut atau pasang air laut. Oleh
karena bumi mengadakan rotasi selama 24 jam sekali putar, maka waktu
pasang datangnya 24 jam sekali juga. Pemanfaatan energi pasang surut dapat
diterangkan sebagai berikut.
Di daerah pantai dipasang sernacam dam atau bendungan air yang
memiliki pintu-pintu air yang dapat diatur pembukaannya. Apabila air laut
pasang, air akan masuk ke dalam dam. Demikian juga saat air laut surut,
maka air dari dalam dam akan mengalir kembali ke laut melalui pintu-pintu
tersebut. Di pintu dipasang turbin air sehingga baik pada saat pasang rnaupun
surut, mengalirnya air laut dapat digunakan untuk menggerakkan turbin
penggerak generator listrik.

MKDU41 12/MODUL B

8. 11

Energi pasang surut ini tidak terbatas ketersediaannya sehingga


diperlukan
untuk
menggantikan
energi minyak bumi
dengan
mengembangkan teknologi yang sudah ada.

Energi biogas
Gas yang dihasilkan dari sisa-sisa jasad hidup yang diuraikan oleh
bakteri pengurai melalui proses pembusukan atau penguraian disebut biogas.
Bahan dasar dari proses pembusukan atau penguraian adalah sisa-sisa jasad
hidup seperti sampah pertanian yang terdiri dari batang pohon jagung, jerami,
sisa ampas kelapa atau tumbuh-tumbuhan, seperti enceng gondok, dan akasia
yang dicacah untuk mempercepat proses pembusukan. Bahan yang
mengandung bakteri pengurai yang digunakan ialah kotoran kerbau, sapi,
atau kuda. Kedua bahan diaduk bersama air.
Proses penguraian berjalan optimal pada temperatur 35-37 C.
Campuran ini tidak boleh terlalu asam tetapi harus netral, dan dilakukan
dalam keadaan tertutup untuk mengurangi jumlah oksigen karena proses ini
berjalan anaerob.
Pembuatan biogas dilaksanakan dengan memasukkan campuran ke
dalam drum atau lubang yang di beton dalam tanah. Gas yang dihasilkan dari
penguraian itu sebagian besar berbentuk methan (CH4) yang sangat mudah
terbakar. Gas lain yang terbentuk adalah karbondioksida (C02),
karbonmonoksida (CO) yang mudah terbakar dan bersifat racun, nitrogen (N)
yang tidak berbahaya, tetapi tidak berguna karena tidak dapat dibakar dan gas
hidrogen sulfida (H2 S) yang dapat dibakar dan berbau seperti telur busuk.
Untuk menghilangkan bau gas dan untuk menaikkan mutu gas, biogas ini
dicuci dengan jalan mengalirkannya melalui air yang dibubuhi sedikit kapur.
Dengan pencucian, bau gas yang tidak enak menj adi hilang dan gas C02
yang tidak berguna untuk bahan bakar terserap oleh air sehingga biogas yang
diperoleh dapat dibakar dengan hasil panas yang tinggi. Biogas kemudian
ditampung dalam tangki penampung gas yang dapat dialirkan ke rumah
tangga, untuk digunakan memasak.
g.

Energi biomassa
Biomassa adalah segala jasad makhluk hidup yang dapat digunakan
untuk menghasilkan energi jika dibakar. Biomassa ini dapat berupa sampah
organik sisa dari produk pertanian dan tanaman yang dapat digunakan
sebagai bahan bakar secara ekonomis, misalnya angsana, dan akasia.

8.12
ILMU ALAMIAH

CASAR

Pemanfaatan energi biomassa adalah dengan membakar biomassa


tersebut dan panas yang ditimbulkannya digunakan untuk keperluan manusia,
misalnya memasak air yang uapnya dapat digunakan untuk memutar turbin
penggerak generator listrik.
2.

Somber Daya Alam yang Tidak dapat Diperbarui (Nonrenewable


Resources)
Sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui (nonrenewable
resources) atau sering disebut sumber day a alam konvensional adalah
sumber daya alam yang akan selalu berkurang setiap satu kali digunakan dan
setelah itu habis, tidak dapat diperbarui lagi dengan cara apa pun. Oleh
karena itu, pemanfaatannya hams sehemat dan seefisien mungkin karena
kalau tidak, maka generasi yang akan datang tidak akan dapat ikut
menikmatinya. Yang termasuk kelompok ini adalah sumber daya nonhayati.
Contohnya bahan bakar yang berasal dari f osil, seperti bahan bakar minyak,
batu bara, gas bumi, dan beberapa yang bukan dari fosil seperti bah an
mineral atau bahan galian yang memang secara kuantitas terbatas di alam,
contoh timah.
Sumber daya alam yang berasal dari fosil penggunaannya semakin
meningkat seiring dengan berkembangnya teknologi dan peradaban,
sementara persediaannya semakin terbatas. Untuk itu, masih dikembangkan
energi alternatif lain seperti energi nuklir.
Energi nuklir
Hal yang perlu diketahui terlebih dahulu dari pembangkit tenaga nuklir
adalah apa sebenamya tenaga nuklir itu? Menurut teori Rutherford dan Bohr,
atom terdiri dari kulit atom dan inti atom. Kulit atom terdiri dari elektronelektron yang bergerak mengelilingi inti atom dan bermuatan listrik negatif.
Inti atom terdiri dari proton yang bermuatan listrik positif dan neutron
yang tidak bermuatan listrik. Atom yang paling sederhana adalah Hidrogen
yang terdiri dari sebuah proton sebagai inti dan sebuah elektron yang
mengelilingi inti, sebagai kulitnya. Atom sederhana lainnya adalah Helium,
yang terdiri dari 2 buah proton dan 2 buah neutron sebagai inti dan 2 buah
elektron sebagai kulitnya.
Atom-atom berat memiliki kulit atom yang berlapis-lapis. Atom
Uranium, misalnya mempunyai kulit atom 7 lapis dengan jumlah elektron 92.
Intinya terdiri dari 92 proton dan 146 neutron.

MKDU41 12/MODUL B

8.13

Tenaga nuklir pada hakikatnya adalah tenaga yang timbul pada


pemecahan inti atom. Pada umumnya yang dipecah adalah atom yang
mempunyai berat seperti halnya Uranium. Inti atom dapat dipecah dengan
cara menembaknya dengan neutron hasil peluruhan dari zat radioaktif yang
lain. Inti yang pecah menjadi bagian-bagian lebih kecil mengeluarkan tenaga
yang besar dan melepas neutron dari bagian inti. J adi, energi nuklir berasal
dari tenaga yang mengikat inti atom. Tenaga yang ke luar itu berupa panas.
Di dalam reaktor, panas yang timbul, diserap oleh suatu cairan penyerap
panas dan dialirkan ke dalam air sehingga air tersebut mendidih dan
menguap. U ap inilah yang digunakan untuk menggerakkan turbin uap dan
selanjutnya menggerakkan generator listrik.
Peristiwa pecahnya suatu inti atom disebut peristiwa fusi inti. Tenaga
nuklir dapat juga timbul melalui peristiwa sebaliknya, yaitu bergabungnya
dua buah inti atom menjadi inti yang lebih besar, sebagai contoh adalah dua
buah inti hydrogen berat (Deuterium) menjadi inti Helium (He3) plus sebuah
netron, peristiwa ini disebut fusi inti.
Fusi inti menghasilkan tenaga yang luar biasa besarnya, yang digunakan
untuk membuat born hidrogen. Sampai saat ini, manusia masih sulit
mengendalikan tenaga yang timbul dari reaksi fusi inti untuk tujuan
perdamaian.
Tenaga yang luar biasa besarnya dapat dihasilkan oleh nuklir ini
sehingga banyak negara yang sudah mengembangkannya sebagai sumber
tenaga listrik. Namun, tenaga nuklir ini di samping menjanjikan ketersediaan
energi yang besar pengelolaannya memerlukan ketelitian yang luar biasa.
Radiasi yang ditimbulkannya sangat berpotensi untuk merusak lingkungan
yang tidak dapat dipulihkan lagi. Efek yang ditimbulkan dari radiasi nuklir
dapat mengenai manusia, tumbuhan, dan lingkungan secara keseluruhan.
Sumber daya alam hayati dan sumber daya nonhayati merupakan tulang
punggung pembangunan suatu negara sehingga pengelolaannya harus yang
tepat agar dapat meningkatkan pembangunan negara, taraf hidup, dan
kemakmuran bangsa di negara tersebut. Pengelolaan sumber daya alam yang
tidak dapat diperbarui, harus benar-benar mengacu pada kehidupan masa
depan.

3.

Pengelolaan Somber Daya Alam


Mari kita mengingat penjelasan tentang ekosistem. Suatu ekosistem
mempunyai stabilitas tertentu. Semakin besar keanekaragaman ekosistem,

8.14
ILMU ALAMIAH

CASAR

maka semakin besar stabilitasnya, misalnya hutan tropis yang terdiri atas
beraneka ragam tumbuhan atau hewan, walaupun tanpa perawatan tetap akan
dapat melangsungkan kehidupannya. Walaupun demikian kecil dalam
memberikan daya dukung (carrying capasity) untuk kelangsungan cara
hidup manusia. Maksud dari daya dukung adalah adanya unsur biotik dan
abiotik yang dapat dimanfaatkan oleh manusia, dan karenanya manusia selalu
menaikkan daya dukung lingkungannya. Dalam hal ini, ekosistem diberikan
energi tertentu. Energi tambahan tersebut disebut subsidi energi. Sebaliknya,
suatu ladang atau sawah yang beranerkaragam tumbuhannya kurang akan
mempunyai stabilitas yang kecil.
Jika keanekaragaman makhluk hidup di kota dan desa semakin kecil
maka daya stabilitas kota dan desa juga mengecil. Akan tetapi di desa
terdapat lebih banyak keanekaragaman makhluk hidupnya, terutama
tumbuhan dan hewan. Namun demikian, desa-desa di Indonesia masih
memiliki carrying capasity yang rendah bila dibandingkan dengan desa di

negara maJU.
Tuhan telah menciptakan seluruh alam dengan isinya untuk manusia
karena itu manusia harus menggunakan dan mengelola potensi lingkungan
lebih efisien dan bermanfaat agar lingkungan hidup memiliki daya dukung
yang kuat.
Setiap makhluk hidup menginginkan agar tempat hidupnya memberikan
keamanan dan kenyamanan yang menyenangkan, karena pengelolaan sumber
daya alam berhubungan erat dengan harapan manusia terhadap lingkungan
hidupnya.
Lingkungan hidup dapat memenuhi syarat kehidupan para penghuninya
apabila situasi dan kondisi lingkungan hidup itu dapat disesuaikan dengan
kebutuhan minimal dari para penghuninya. Kelvin Lynch dengan bukunya
''Site Planning'' 1962 dalam Purnama, (2003), mengingatkan bahwa suatu
kota harus menyediakan cukup fasilitas berupa perumahan, cahaya, air,
udara, bebas gangguan dari kebisingan suara, tempat untuk menampung
kegiatan sehari-hari tanpa meninggalkan segi estetika perkotaan. Untuk itu,
penyediaan lingkungan hidup yang memadai memerlukan perencanaan.
Dalam perkotaan itu, harus dapat dianalisis kemungkinan yang dihadapi
dalam jangka pendek, dan menjangkau kemungkinan jarak panjang.
Semakin modem masyarakatnya, berarti semakin kompleks pula
kehidupan dan semakin beranekaragam kebutuhannya. Berkat kemajuan
teknologi, manusia lebih mendapat kesempatan untuk memenuhi kebutuhan

MKDU41 12/MODUL B

8.15

hidupnya, tetapi semakin mencemari lingkungan hidupnya. N amun,


perencanaan suatu lingkungan hidup, tidak akan berjalan lancar apabila
penduduk suatu lingkungan hidup sudah terlalu besar.
Penduduk yang padat pada suatu lingkungan hidup sering kali merusak
estetika lingkungan hidup itu sendiri. Semakin banyak kendaraan bermotor
maka sangat diperlukan adanya taman yang memberikan suasana
''evergreen''. Hal ini dapat dicapai dengan memanfaatkan tanah yang tidak
ada bangunan atau bentuk lain, dengan tumbuhan, sedang pada bagian lain
perlu dibuat jalur hijau.
Pada umumnya, setiap negara memiliki suatu tempat yang dijadikan
kebanggaan karena memiliki keistimewaan yang khusus. Tempat tertentu
kadang-kadang memiliki keindahan yang luar biasa, peninggalan benda yang
tidak ada duanya di dunia, flora fauna khusus yang hanya ada di daerah itu
sehingga tempat itu perlu dirawat dan dijaga kelestariannya. Tempat
demikian disebut taman nasional (National Park), misalnya Serengati
National Park, Tanganyika National Park, De Furibus-Bergium, Laba
District National Park Cumberland England, Riviera Zombouti, Lefin
Reserve Congo, Kalahari Gemabok-National Park South Afrika,
Yellowstone National Park USA, dan Kebun Raya Bogor Indonesia.
Taman nasional tersebut umumnya menjadi daerah pariwisata untuk
negara yang bersangkutan. Oleh karena, pendatang ke taman nasional
tersebut selain dapat menikmati keindahan taman atau mengagumi apa yang
mencirikan taman juga, para pendatang dapat berolahraga, memancing,
berkuda sesuai dengan sarana yang disediakan. Uraian tersebut adalah
contoh-contoh estetika lingkungan hidup secara makro, sedangkan contoh
estetika lingkungan hidup berukuran mikro dapat terlihat di setiap halaman
rumah berupa taman mini yang tanamannya diatur serasi dengan
lingkungannya.
Suasana yang indah dan tenang adalah hal yang didambakan oleh setiap
manusia. Namun kondisi ini akan sulit dicapai jika manusia tidak dapat
mengendalikan laju kenaikan jumlah penduduk dan pencemaran lingkungan.
Perkembangan teknologi dan ulah manusia dalam menggunakan teknologi
yang semena-mena mengakibatkan sumber daya alam mengalami penurunan
kualitas.
Penurunan kualitas lingkungan hidup, terganggunya kesehatan, dan
ketenangan hidup makhluk hidup antara lain disebabkan oleh adanya
pencemaran. Sekali lagi, pencemaran lingkungan umumnya terjadi sebagai
dampak negatif kemajuan teknologi dalam usaha meningkatkan
kesejahteraan hidup manusia.

8.16
ILMU ALAMIAH

CASAR

Unsur-unsur penyebab polusi (polutan) dapat digolongkan menjadi dua,


yaitu:

a.

Polutan yang bersifat kuantitatif


Polutan ini terdiri atas unsur-unsur yang secara alamiah telah ada di
dalam alam, tetapi jumlahnya semakin bertambah karena kegiatan manusia
sehingga menyebabkan pencemaran, seperti karbondioksida, nitrogen, dan
fosfor.
b.

Polutan bersifat kualitatif


Polutan yang terdiri atas berbagai senyawa yang terjadi karena sengaja
dibuat oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, tetapi kurang
bijaksana dalam penggunaannya, seperti pestisida, deterjen, dan pupuk.
Setelah Anda membaca uraian di atas, cobalah isi kotak di bawah ini.

Sebutkan:
a. Polutan pencemar udara .................................................. .
b. PoIutan pencemar air ..................................................... .
c. Polutan pencemar suara .................................................. .

Beberapa pencemaran yang perlu diketahui ialah pencemaran tanah, air,


udara, dan pencemaran suara.

a.

Pencemaran air dan tanah


Pencemaran air dan tanah biasanya terjadi karena tingkah laku manusia
yang melewati batas, seperti penggunaan deterjen, asam belerang, fosfat,
timah hitam, besi, tembaga, dan zat-zat kimia lainnya sebagai sisa
pembuangan pabrik atau industri. Pencemaran air dan tanah dapat juga
karena pestisida, pupuk tanaman yang juga berlebihan dalam penggunaannya
sehingga mutu air, tanah, dan air dalam tanah berkurang bahkan dapat
membahayakan baik untuk tumbuhan, hewan, maupun manusia. Contohnya,
DDT, aldrin, endrin, atau fosfor organik, jika mencemari tanah pertanian dan
air akan merugikan karena akan membunuh mikroorganisme yang sangat
penting dalam proses pembusukan dan sintesis zat organik atau anorganik.

MKDU41 12/MODUL B

8.17

Begitu pula dengan pembuangan sampah atau kotoran ke sungai akan


mempengaruhi produktivitas air dan lingkungan secara luas. Bahan-bahan
yang terkandung di dalamnya akan mencemari baik tanah, air, air dalam
tanah, air di permukaan tanah, sungai, danau, danau-rawa, laut maupun
samudra. Selain oleh zat-zat kimia, air dan tanah dapat pula dicemari bibit
penyakit, seperti bakteri, virus, protozoa yang kemudian dapat menulari
hewan dan manusia yang menimbulkan epidemi.
Tindakan-tindakan untuk mengatasi pencemaran air dan tanah adalah
sebagai berikut.
1) Tindakan preventif dengan cara mengelola produksi yang sedikit
mungkin menghasilkan bahan limbah atau bahan limbah harus
dikerjakan lagi sehingga menghasilkan zat yang tidak menyebabkan
pencemaran lingkungan.
2) Membuang bahan limbah ke tempat khusus, tempat pembuangan sampah
atau ditanam dalam-dalam di bawah tanah agar secara semi alami lambat
laun akan dihancurkan oleh mikroorganisme. Kelemahannya, sistem ini
dapat mencemari air tanah, dan semakin banyaknya sampah buangan
akan menyulitkan mendapatkan lokasi yang tepat dan cukup luas di
dalam atau di dekat kota tanpa menimbulkan pencemaran udara dan air.
3) Membersihkan terlebih dahulu air limbah industri yang mengandung
berbagai polutan sebelum meninggalkan kompleks industri. Air limbah
dialirkan melalui beberapa kolam dan dibersihkan secara mekanik,
kimiawi dengan memberikan bahan-bahan tertentu, dan biologis dengan
memberikan ganggang atau tumbuhan air tertentu sehingga senyawa
yang berbahaya terambil dari air.
Untuk menguji kebersihan air dari zat yang berbahaya maka pada kolam
terakhir ditaburi berbagai jenis ikan yang dipelihara dan dapat diteliti
akan pengaruh buruk air kepada ikan tersebut. Apabila ikan dan
tumbuhan yang dipelihara sebagai indikator kebersihan air menunjukkan
''keberesan'', air boleh ke luar dari kompleks industri atau bahkan air itu
dapat dipakai kembali sebagai air bersih untuk keperluan pabrik.

b.

Pencemaran udara
Udara tercemar oleh polutan yang berbentuk gas, seperti karbondioksida,
karbonmonooksida, nitrogen oksida, hidrokarbon, sulfordioksida, dan
hidrogen sulfida. Polutan dapat juga berupa butir-butir benda cair dan
partikel-partikel padat. Semua polutan tersebut menyembur ke udara, terbawa

8.18
ILMU ALAMIAH

CASAR

angin menyebar ke semua arah di dalam atmosfer. Reaktor atom dan


peledakan born atom menyebarkan debu radioaktif yang merupakan polutan
yang berbahaya ke segala arah hingga ke tempat yang jauh sekali.
Berdasarkan hasil observasi cuaca, pencemaran udara dewasa ini tidak hanya
terbatas di sekitar daerah industri dan tempat peledak born atom, melainkan
sudah menyebar mengotori seluruh bumi kita.
Beberapa tindakan untuk mengatasi pencemaran udara adalah sebagai
berikut.
1) Mencegah terjadinya pencemaran, misalnya mesin kendaraan bermotor
yang sudah tidak baik harus diperbaharui agar pembakaran bensin atau
solar dapat lebih sempurna. Pabrik yang mengeluarkan gas pencemar
hams membuat cerobong yang sangat tinggi sehingga gas pencemar
lekas dibaurkan angin dan mencapai konsentrasi tidak membahayakan.
Pabrik yang mengeluarkan partikel pencemar, seperti pabrik logam harus
menyaring sampah buangannya sehingga partikel-partikel tertinggal di
lingkungan pabrik yang sudah disediakan.
2) Memisahkan tempat hidup dari sumber pencemaran. Cara untuk
menghindarkan manusia, hewan, turnbuhan dari kerusakan akibat
pencemaran dapat ditempuh dengan mengatur tata wilayah atau tata kota
dengan melaksanakan rayonisasi atau zoning secara cermat. Wilayah
dibagi-bagi menurut penggunaan yang tepat yang saling menunjang dan
tidak saling mengganggu, dengan memperhatikan arah angin, aliran air,
tinggi rendah letak jaringan lalu lintas, dan tempat kediaman.
3) Menghilangkan bahan-bahan pencernaran udara. Pencemaran yang
disebabkan oleh karbondioksida dapat diatur dengan menambah
vegetasi. Tumbuhan dirangsang proses fotosintesisnya oleh konsentrasi
karbondioksida yang agak besar dan membebaskan oksigen sehingga
konsentrasi gas karbondioksida berkurang.
Tumbuhan rindang yang berdaun lebar mampu menangkap partikelpartikel pencemar yang berj atuhan dari udara bagian atas sehingga udara
bagian bawah agak terhindar dari gangguan debu yang melekat pada
dedaunan. Pada akhirnya akan terbawa ke bawah oleh air hujan sehingga
tidak sampai mengotori udara bagian bawah.
U ntuk memperoleh ruangan yang udaranya bersih, orang harus
menyaring udara yang masuk ke ruangan tersebut. Partikel padat dapat
disaring dengan filter, sedangkan partikel yang lebih halus, lebih baik
mengalirkan udara kotor tersebut menerobos air atau larutan yang dapat

MKDU41 12/MODUL B

8.19

bereduksi dan menetralkan gas pencemar atau secara elektrostatik


mengalirkan udara kotor melalui konduktor yang berisi muatan listrik.
Debu akan tertarik konduktor dan berjatuhan ke bawah, selanjutnya
ditampung. Bagi setiap macam gas pencemar harus dicarikan larutan
yang cocok dan diusahakan agar persenyawaan antara gas pencemar dan
larutan tidak menimbulkan gas baru yang sifatnya mencemarkan pula.

c.

Pencemaran suara
Suara mencemarkan lingkungan apabila merupakan gangguan bagi
penghuni lingkungan. Gangguan yang dialami manusia ada dua macam, yaitu
gangguan fisiologi dan psikologi. Lagu-lagu yang bagus dan tidak keras
dapat menjadi gangguan apabila berbunyi terus-menerus sehingga
membosankan dan menjengkelkan bagi yang mendengar atau lagu-lagu yang
bagus tersebut terdengar tidak pada waktunya, misalnya sewaktu orang
sedang tidur. ltu semua dapat menimbulkan kejengkelan yang akan
merupakan tekanan jiwa dan mendatangkan berbagai gangguan kejiwaan.
Suara yang bunyinya sangat keras akan merupakan gangguan bagi
lingkungan, yang akan dirasakan sebagai kebisingan sehingga mengganggu
ketenangan hidup. Selain mengakibatkan gangguan pendengaran (tuli) juga
dapat menimbulkan gangguan kejiwaan yang menyebabkan perubahan kadar
hormon dalam darah, denyut nadi, dan jantung makin cepat, kejang-kejang,
serta pupil mata membesar. Gangguan perasaan dan gangguan kesehatan
mengakibatkan perubahan watak dan tingkah laku.
Untuk menentukan kualitas suatu suara perlu diketahui frekuensi dan
identitas dari suara tersebut. Frekuensi dinyatakan dengan hz (herzt), yaitu
jumlah getaran suara perdetik yang sampai ke telinga, sedang intensitas suara
dinyatakan dalam db (desibel).
Tindakan-tindakan untuk mengatasi pencemaran udara adalah sebagai
berikut.
Ada tiga hal yang dapat dipertimbangkan dalam usaha menanggulangi
gangguan suara yaitu: sumber suara, medium penghantar getaran suara, dan

pener1ma suara.
1) Mematikan atau melemahkan sumber suara. Apabila sumber suara
berasal dari tape recorder, radio atau televisi, tombol diputar agar
berbunyi lemah. Jika sumber suara berasal dari kendaraan bermotor,
knalpot diperbaiki, saringan dipasang atau knalpot diarahkan ke atas dan

8.20
ILMU ALAMIAH

CASAR

jika sumber suara berasal dari anak menangis, perlu dilerai atau
dijauhkan dari tempat tertentu.
2) Perambatan getaran suara dapat dicegah dengan bahan peredam,
misalnya karton, kayu, serabut, batu merah, tumbuh-tumbuhan. J alurjalur hijau dan pagar hidup, besar manfaatnya untuk mengurangi
kebisingan kota, di samping sebagai paru-paru kota dan sebagai
regulator temperatur udara kota. Lebih sempurna lagi jika arsitektur
bangunan yang memangku jalan ramai diperhatikan untuk mencegah
kebisingan.
3) Ada kemungkinan bahwa orang tidak dapat melakukan cara pertama dan
kedua, misalnya orang yang pekerjaannya selalu harus bergaul dengan
bunyi yang tidak menyenangkan, seperti mereka yang melayani senjata
berat atau mereka yang bekerja di dalam pabrik yang penuh suara bising.
Dalam hal ini, orang dapat mengurangi gangguan kebisingan dengan
menutup telinga dengan jari, kapas, atau dengan bahan peredam suara
lainnya.
Kini sudah dapat dibuat suatu alat yang mampu meredamkan suara
secara selektif, yaitu suara-suara tertentu saja yang diredamkan. Dengan
memasang alat yang dapat memasukkan getar suara ke dalam alat
pendengar lewat tulang-tulang telinga. Getaran suara yang dimasukkan
itu merupakan getar suara tandingan maka bagi orang yang memakai alat
yang sudah disetel suara bising tidak terdengar atau diperlemah,
sedangkan suara-suara lain masih terdengar biasa. Setiap masuk suasana
bising alat harus disetel sebentar untuk membangkitkan tandingan yang
cocok.

4.

Pelestarian

U saha manusia untuk mencari energi pengganti minyak dilakukan


melalui beberapa alternatif seperti yang sudah diuraikan sebelumnya. Secara
umum, konsep dasar pengelolaan sumber daya alam ditujukan pada
hubungan yang harmonis antara kebutuhan hidup manusia dengan sumber
daya alam, yang meliputi jaminan terhadap:
a. kelestarian kualitas lingkungan;
b. kelestarian basil dan pemanfaatan sumber daya alam, artinya dapat terusmenerus menghasilkan dalam j angka waktu yang relatif panj ang.

MKDU41 12/MODUL B

8.21

Arti lestari dalam pengelolaan sumber day a alam adalah memanfaatkan


sumber daya alam yang diusahakan dengan memperhatikan dinamika
populasi dan produktivitas dari sumber daya alam tersebut.
Pengelolaan yang berhasil bukan berarti berhasil melarang penduduk
menebang kayu di hutan sehingga hutan dapat dipertahankan, melainkan
bagaimana memanfaatkan hutan dengan tetap mempertahankan wujud hutan
itu sendiri.
Konsep ini dapat diperluas dengan pengertian bahwa pemanfaatan itu
tidak terbatas pada satu hal saja, sebab pada dasarnya sumber daya alam
bersifat serba guna. Contohnya, sungai dapat dianggap sebagai sumber air
bagi para petani, sumber kehidupan bagi ikan, sumber ikan bagi nelayan di
sepanjang sungai, sarana pengangkutan bagi penduduk dan merupakan
sumber tenaga hidroelektrik. Hal yang perlu diperhatikan adalah
pendayagunaan sumber daya alam (sungai) ini tidak dapat dilaksanakan
dalam satu tempat tanpa menimbulkan kontlik keperluan antara satu anggota
dengan anggota masyarakat lainnya. Kalau sebuah sungai dibendung bagi
kepentingan penyediaan tenaga listrik, mungkin akan berpengaruh pada hasil
perikanan yang diperoleh nelayan sepanjang sungai tersebut. Hal seperti ini
dapat menimbulkan konflik kepentingan suatu kelompok. Di sinilah perlu
diadakan pengaturan yang dapat menentukan pemanfaatan sumber daya alam
yang terbaik, tidak saja untuk saat ini, tetapi juga untuk masa yang akan
datang.
Pendekatan yang interdisiplin diperlukan untuk mengatur dan menelaah
penggunaan sumber daya al am karena manusia tidak dapat memanfaatkan
suatu sumber daya alam tanpa mempengaruhi sumber daya alam yang lain.
Dengan kata lain, pemanfaatan sumber day a alam yang beraneka ragam harus
dilakukan secara bijaksana karena penggunaan yang tidak bijak (dalam hal
ini masalah sungai yang dibendung) akan dapat menyebabkan:
a. peningkatan erosi tanah;
b. penurunan kesuburan tanah;
c. penurunan air permukaan di musim kemarau dan pelimpahan air
permukaan pada waktu musim hujan sehingga sering terjadi banjir;
d. penurunan kadar air tanah;
e. penurunan hasil hutan;
f. pengendapan lumpur.

8.22
ILMU ALAMIAH

CASAR

Daftar tersebut masih akan bertambah panjang apabila dilihat dari akibat
yang ditimbulkan oleh penebangan hutan yang tidak bijak, dapat
mempengaruhi iklim mikro suatu wilayah sehingga dapat berpengaruh lebih
luas lagi terhadap berbagai aspek pemanfaatan sumber daya alam lainnya.
Dalam pengelolaan sumber daya alam hayati, ada beberapa konsep atau
prinsip yang harus diperhatikan antara lain sebagai berikut.
a.

Prinsip daya toleransi


Tiap jenis sumber daya alam hayati dibatasi, baik secara geografis
maupun secara ekologis oleh daya toleransinya terhadap berbagai faktor
lingkungan. Apabila berbagai faktor lingkungan yang ekstrim itu belum
terlampaui, maka dapat diharapkan bahwa sumber daya alam hayati tersebut
dapat diperbarui (memperbarui diri). Sering kali yang terjadi bahwa
perubahan lingkungan yang dilakukan oleh manusia itu sedemikian drastis
dan cepat sehingga daya toleransi sumber daya alam terhadap berbagai faktor
lingkungan itu segera dilampauinya. Hal ini berakibat pada tidak saja
menurun produksinya bahkan dapat punah sama sekali. Memonitor
perubahan lingkungan sangat penting dalam pengelolaan sumber daya alam
hayati yang baik.
b.

Prinsip inoptimum
Tidak ada satu jenis sumber daya alam hayati mana pun yang dapat
berkembang dalam satu lingkungan yang optimum bagi semua faktor
lingkungan yang mempengaruhinya. Akibatnya, manusia memang cenderung
untuk mengubah lingkungan hidup suatu sumber daya alam hayati menuju ke
arah optimasi suatu f aktor lingkungan tertentu demi memenuhi kebutuhan
jangka pendeknya, tetapi tanpa memikirkan akibat buruk jangka panjangnya.
Di samping itu, lingkungan hidup manusia di suatu wilayah tidak dapat
memenuhi kebutuhan hidup akan sumber daya alam hayati maka mereka
mengambil beraneka ragam sumber daya alam hayati itu dari daerah lain
sehingga berpengaruh pada penyebaran berbagai materi termasuk sampah.
c.

Prinsip faktor pengontrol


Meskipun semua sumber daya alam hayati membedakan pengaruh fisik
secara menyeluruh terhadap berbagai faktor lingkungan, tetapi sering kali
terdapat suatu faktor lingkungan tertentu yang memiliki daya pengontrol.
Faktor pengontrol ini beroperasi, baik melalui ukurannya yang terlalu sedikit
atau terlalu banyak, tetapi kesannya dapat menentukan dinamika populasi
dari suatu jenis sumber alam hayati.

MKDU41 12/MODUL B

8.23

Jadi, pencemaran udara, pestisida, dan pupuk dapat menjadi faktor


pengontrol terhadap dinamika populasi tanaman pertanian dalam bobotnya
secara satu per satu. Bahkan banyak pula yang berpendapat bahwa ancaman
ekokatastroli (perusakan lingkungan) pada lingkungan hidup manusia dapat
disebabkan oleh adanya pengaruh faktor pengontrol ini.
d.

Prinsip ketanpabalikan
Beberapa sumber daya alam hayati tidak dapat memperbarui diri lagi
karena proses fisis dan biologis dalam suatu habitat atau ekosistem yang
sudah tidak berlangsung atau tidak berfungsi lagi. Hal ini berakibat pada
kerusakan atau kepunahan sumber daya alam tersebut.

e.

Prinsip pe1nbudidayaan
Sumber daya alam hayati yang telah dibudidayakan oleh manusia untuk
jangka waktu yang lama jarang dapat berkembang tanpa terus-menerus
dipelihara dan dilindungi oleh manusia. Oleh karena itu, segala bentuk
pembudidayaan sumber daya alam hayati, di samping membawa manfaat
juga membawa tanggung jawab yang berat kepada manusia. Bahkan melalui
peradabannya secara sengaja maupun tidak, manusia telah membudidayakan
dirinya sendiri dengan jalan menyediakan bentuk dan alat perlindungan
melawan lingkungannya. Kalau melihat bahwa lingkungan hidup manusia
semakin menurun kualitasnya, maka berapa lama lagi manusia sanggup
melindungi diri?

LATIHAN
-:

---~

Untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai materi di atas,


kerjakanlah latihan berikut!
1) Buatlah daftar sumber daya alam yang terdapat di sekitar tempat tinggal
Anda!
2) Berapa lama daur ulang masing-masing sumber daya tersebut?
3) Dari catatan yang Anda peroleh, carilah mana sumber daya alam yang
dapat diperbarui dan yang tidak!
Petunjuk Jawaban Lati/ian

Untuk menjawab ketiga pertanyaan tersebut, Anda dapat melakukan


pengamatan tentang sumber daya alam di lingkungan kecil di sekitar rumah

8.24
ILMU ALAMIAH

DASAR

Anda. Buatlah daftar apa saja yang ada di sana, dan catat pengamatan Anda
yang dilakukan setiap hari atau seminggu sekali. Dari catatan tersebut Anda
akan lebih mengenal habitat dan ekosistem yang ada di lingkungan tempat
Anda tinggal.

RANG KUMAN

Beberapa alternatif pengembangan sumber energi nonkonvensional


yang dikembangkan untuk mengganti sumber energi konvensional yang
terbatas jumlahnya adalah sebagai berikut.
1. Energi matahari
Cahaya matahari dapat diubah menjadi energi listrik dengan jalan
menangkap cahaya matahari dengan beribu-ribu fotosel. Fotosel
dapat dibuat dari silikon yang sisi-sisinya dilapisi dengan Boron dan
Arsen.
Untuk mendapatkan voltase yang tinggi dan arus yang kuat, ribuan
fotosel dihubungkan secara seri-paralel. Energi matahari dapat juga
diubah menjadi energi panas dengan bantuan cermin cekung.
2. Energi panas bumi
Panas dari gunung berapi bersumber dari magma. Jika di dekat
magma tersebut terdapat cadangan air maka air tersebut akan
mendapatkan pan as. Rembesan air panas ke permukaan bumi dapat
merupakan sumber air panas, berupa semburan uap atau semburan
air panas. Panas bumi berupa uap air panas dapat digunakan untuk
menggerakkan turbin yang dapat menggerakkan generator listrik.
3. Energi angin
Langsung dapat diubah menjadi listrik dengan menggunakan kincir
angin yang dihubungkan dengan generator listrik.
4. Energi pasang surut
Dapat dimanfaatkan dengan menggunakan dam yang memiliki pintu
air yang dapat diatur pembukaannya. Pada saat air laut pasang, air
laut masuk ke dalam dam melalui pintu air. Apabila air surut maka
air laut akan ke luar juga melalui pintu air yang sama. Di pintu air
dipasan.g turbin yang dapat menggerakkan generator listrik.
5. Energi biogas
Prinsipnya adalah memanfaatkan jasad hidup sampah melalui cara
pembusukan dengan pertolongan bakteri pengurai. Bakteri itu
diperoleh dari kotoran kerbau atau sapi. Gas yang sebagian besar
adalah metan dapat dibakar untuk keperluan masak memasak.

8.25

MKDU41 12/MODUL B

6.

Energi biomassa
Bahan bakunya adalah sampah organik. Panas yang timbul,
digunakan untuk memanaskan ketel uap. Uap yang dihasilkan
digunakan untuk menggerakkan generator listrik.

Dalam rangka pelestarian sumber daya alam usaha yang dilakukan


menggunakan beberapa prinsip, antara lain:
1. day a toleransi;
2. inoptimum;
3. faktor pengontrol;
4. ketanpabalikan;
5. pembudidayaan.
TES

FORMATIF

Pilih satu jawaban yang paling tepat!


1)

Sumber daya alam yang tidak habis adalah ....


A. logam mulia, angin, dan cahaya matahari
B. tenaga atom, tenaga matahari, tenaga manusia
C. tenaga matahari, tenaga pasang surut, tenaga angin
D. logam mulia, nuklir, dan sinar matahari

2) Pelestarian sumber daya menganut prinsip toleransi, artinya sumber


daya ....
A. selalu toleransi
B. mempunyai batas toleransi tertentu
C. dapat berkembang secara maksimal
D. saling tergantung sama lain
3) Sumber daya alam hayati mengenal prinsip ketanpabalikan, artinya ....
A. setelah dimanfaatkan tidak dapat diperbarui lagi
B. apabila pemanfaatannya melewati batas toleransi, tidak dapat
diperbarui lagi
C. dapat diperbarui dalam bentuk yang lain
D. dapat diperbarui bila pemanfaatannya maksimal
4)

Dalam atom yang bermuatan listrik positif adalah ....


A. proton
B. elektron
C. neutron
D. kulit atom

8.26
ILMU ALAMIAH

5)

CASAR

Berikut ini yang cenderung bers ifat melepas elektron pada pembangkit
listrik tenaga matahari adalah .. ..
A. fotosel
B . arsen
C. boron
D. silikon

Pilihlah:
A. Apabila pernyataan pertama dan kedua benar dan mempunya1
hubungan sebab akibat
B. Apabila pernyataan pertama dan kedua benar, tetapi tidak
mempunyai hubungan sebab akibat
C. Apabila salah satu dari kedua pemyataan benar
D. Apabila kedua pemyataan salah

6)

Energi matahari dapat digunakan secara langsung dan tidak langsung,


sebab
adanya angin, gelombang laut, perbedaan kandungan garam merupakan
contoh energi matahari yang tidak langsung digunakan.

7)

Sumber daya alam hayati dapat memperbarui dirinya,


sebab
sumber daya alam dibatasi oleh daya toleransinya terhadap berbagai
faktor yang ekstrim.

Pilihlah:
A. Jika (1) dan (2) benar
B. Jika (1) dan (3) benar
C. Jika (2) dan (3) benar
D. Jika (1) , (2) , dan (3) benar
8)

Agar terjadi aliran, untuk fotosel yang sempuma biasanya dibentuk dari
beberapa unsur, yaitu .. ..
(1) silikon
(2) arsen
(3) boron

9)

Jika dilakukan penebangan hutan yang tidak terkontrol, hal yang


mungkin terjadi adalah ....
( 1) pengurangan populasi hew an ternak
(2) pengurangan sumber daya alam
(3) bertambahnya ancaman banjir

8.27

MKDU41 12/MODUL B

10) Energi panas bumi yang sering dimanfaatkan manusia, biasanya berasal
dari ... .
(1) magma
(2) geyser
(3) geothermal
Cocokkanlah jawaban Anda dengan Kunci Jawaban Tes Formatif 1 yang
terdapat di bagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban yang benar.
Kemudian, gunakan rumus berikut untuk mengetahui tingkat penguasaan
Anda terhadap materi Kegiatan Belajar 1.
Jumlah Jawaban yang Benar

Tingkat penguasaan = - - - - - - - - - - - x 100%


Jumlah Soal
Arti tingkat penguasaan: 90 - 100% = baik sekali
80 - 89o/o = baik
70 - 79o/o = cukup
< 70% = kurang
Apabila mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih, Anda dapat
meneruskan dengan Kegiatan Belajar 2. Bagus! Jika masih di bawah 80%,
Anda harus mengulangi materi Kegiatan Belajar 1, terutama bagian yang
belum dikuasai.

8.28
ILMU ALAMIAH

CASAR

KEGIATAN

BELAJAR

Dampak Teknologi bagi Lingkungan dan


Sumber Daya Alam
eknologi IPA telah berkembang di segala bidang kehidupan yang
memungkinkan manusia dengan kearifan yang dimilikinya dapat
membuka rahasia dan hikmah alam semesta. Penemuan di bidang
bioteknologi yang dapat mempengaruhi sifat keturunan, menyebabkan
perkembangan teknologi IPA dapat dijadikan tumpuan harapan untuk
meningkatkan kehidupan sekarang dan di masa yang akan datang, terutama
yang berkaitan dengan kebutuhan pangan, sandang, dan papan.

A. DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP SUMBER DAYA ALAM


Dalam pemanfaatan sumber daya alam perlu memperhatikan beberapa
aspek lingkungan, yaitu lingkungan perlindungan yang matang, lingkungan
produksi yang tumbuh, lingkungan permukiman, dan lingkungan industri.
Artinya, pemanfaatan sumber daya alam untuk suatu produksi tidak dapat
berdiri sendiri, tetapi harus memperhatikan kepentingan permukiman,
lingkungan perlindungan, dan industri. Begitu juga sebaliknya.
Dengan demikian, alokasi penggunaan sumber daya tersebut perlu diatur
sehingga ada keseimbangan penggunaan antara lingkungan yang satu dengan
yang lain, dan dapat dimanfaatkan secara terus-menerus.
Hal tersebut harus diperhatikan karena usaha manusia untuk memenuhi
segala kebutuhan hidupnya di dunia menggunakan teknologi mutakhir.
Dengan demikian, peningkatan teknologi tidak hanya dalam pemanfaatannya
tapi juga harus diperhatikan dampak penggunaan teknologi tersebut terhadap
kelestarian alam.
Berbagai contoh pemanfaatan dan dampak teknologi terhadap sumber
daya manusia dan sumber daya alam sebagai sumber oleh teknologi adalah
sebagai berikut.

1.

Somber Daya Manusia


Perkembangan teknologi dapat mempertinggi kualitas sumber daya
manusia sebagai tuntutan perkembangan teknologi itu sendiri karena tanpa

MKDU41 12/MODUL B

8.29

adanya kemajuan kualitas manusia maka manusia tersebut tidak dapat


difungsikan.
Hal ini disebabkan karena pada era teknologi, banyak tenaga kasar yang
digantikan oleh robot dan mesin-mesin sehingga pemikir-pemikir dan
manusia yang terampil dan cerdas saja yang dapat menyesuaikan diri. Oleh
karena itu, manusia dituntut untuk mempertinggi kualitasnya sesuai dengan
zaman yang dihadapinya.

2.

Somber Daya Alam


Pada prinsipnya, perkembangan teknologi berdampak terhadap produksi
sumber daya alam, antara lain berikut ini.
a.

M inyak bumi
Saat ini minyak bumi masih merupakan sumber daya alam utama dalam
memenuhi kebutuhan energi dunia meskipun ketersediaannya sudah semakin
menurun. Hasil pengolahan minyak bumi berupa bensin, premium, LNG,
LPG, Avigas, solar, minyak tanah, minyak pelumas, lilin, dan aspal.
Sekarang bahkan dikembangkan untuk menghasilkan propilena, yaitu bahan
untuk pembuat pupuk, serta ABS (Alkil Benzena Sulfonat) untuk pembuat
deterjen. Diperkirakan permintaan energi akan terns meningkat meskipun
pemerintah di seluruh negara di dunia, menjalankan kebijaksanaan yang ketat
dalam mengatur pemakaian energi.
Jika kita melihat kehidupan sehari-hari, hampir seluruh alat transportasi
menggunakan bahan bakar minyak bumi dan kebutuhannya semakin
meningkat setiap tahunnya. Padahal minyak bumi merupakan bahan galian
yang tidak dapat diperbaharui, artinya hanya sekali pakai kemudian habis.
Minyak bumi berasal dari fosil yang terbentuk jutaan tahun lamanya dengan
jumlah yang terbatas, sehingga pada suatu saat ketersediaannya pun akan
habis. Oleh karena itu, manusia dituntut untuk mencari alternatif
penggantinya.
Dampak negatif penggunaan sumber daya minyak bumi antara lain,
pembakaran minyak bumi yang menghasilkan gas karbondioksida (C02) dan
karbonmonoksida (CO) yang bersifat racun. Gas ini akan meracuni sel-sel
darah merah yang mengakibatkan tidak dapat berfungsi lagi sebagai
pengangkut oksigen dalam jaringan tubuh. Selain itu, penggalian minyak
bumi dapat mengakibatkan polusi di daerah sekitarnya sehingga dapat
merusak tumbuhan, hewan, dan manusia.

8.30
ILMU ALAMIAH

CASAR

b.

Batu hara
Sumher energi yang hesar dan hanyak digunakan pada mesin uap. Selain
itu, hasil sampingannya dapat menjadi serat-serat sintetis, seperti poyester,
polipropilen, dan polietilen.
Dampak yang ditimhulkan dengan adanya teknologi IPA pada
penggunaan hatu hara tidak kalah dengan yang ditimhulkan pada penggunaan
minyak humi. Diawali dengan cacing tamhang, kemudian bahaya
keterbatasan oksigen dalam daerah pertamhangan terhadap para penambang
karena, pengangkutan batu bara dari satu tempat ke tempat lain juga tidak
terlepas dari kehocoran atau tumpahan yang mengganggu lingkungan. Gasgas yang timhul dari hasil pemhakaran hampir sama dengan basil
pemhakaran minyak bumi.
Minyak bumi dan hatu hara termasuk sumher daya alam yang tak dapat
diperharui. Sumher daya alam lain yang juga tidak dapat diperharui adalah
semua jenis mineral, seperti seng, besi, dan tembaga. Walaupun demikian
herkat teknologi maju, hahan tersebut ada yang dapat dipakai ulang
(recycling).

Air
Air merupakan sumher daya alam yang dapat diperharui, artinya setelah
dipakai dapat dihersihkan dan digunakan lagi. N amun, pemhersihan ini tidak
dapat dilakukan dengan sempuma sehingga biarpun lamhat, nampaknya air
hersih ini semakin hari akan semakin menurun jumlah dan kualitasnya.
Penurunan kualitas air akihat polusi dapat menyehabkan herhagai penyakit.
Jika polusi air herasal dari zat kimia heracun, akibatnya lehih serius dan
memhutuhkan waktu yang panjang untuk penyemhuhannya.
Teknik pemumian air, memerlukan tiga proses tahapan pertama, proses
mekanik, yaitu terjadinya proses pemisahan antara air dan partikel lain.
Proses yang kedua, proses hiologis, yaitu ditambahkannya organisme yang
dapat mengikat polutan pada air, kemudian ditamhahkan desinfektan
chlorine. Hasil dari proses kedua dipisahkan di tempat pemhuangan dan
ketiga, adalah proses ahsorpsi atau oksidasi dengan menamhah zat kimia
untuk memisahkan air dari polutan.
c.

d.

Hutan dan Hewan


Sumher daya alam yang dapat diperharui atau memperbarui diri antara
lain adalah hutan dan hewan/ternak. Teknologi dapat mengupayakan dengan

MKDU41 12/MODUL B

8.31

menambah kultivar tumbuhan dan hewan sehingga keanekaragaman makhluk


hidup akan semakin membaik dan dapat membentuk hutan yang sangat
diperlukan dalam kehidupan.
N amun, teknologi modern dapat berakibat pada kerusakan atau
kepunahan sumber daya alam tersebut, misalnya penebangan hutan yang
semena-mena akan mengakibatkan hutan tidak dapat diperbarui tetapi bahkan
musnah. Tumbuhan muda yang tumbuh di tanah yang aus unsur haranya
karena erosi, akan menyebabkan kematian dan takkan tumbuh lagi. J adi,
meskipun sumber daya alam dapat diperbarui, tetapi apabila batas
toleransinya terlampaui maka sumber daya alam tersebut tidak lagi dapat
diperbarui. Hal ini berlaku juga pada hewan, dengan menggunakan pukat
harimau, ikan besar dan kecil, semuanya terangkat oleh pukat tersebut,
sehingga tunas-tunas penggantinya ikut terkuras dan tidak dapat lagi
mengganti generasi yang sudah tua.

e.

Tanah
Tanah pertanian sebagai sumber daya alam merupakan sumber daya
yang dapat diperbarui. Tanah dapat digunakan terus-menerus apabila
dipelihara dengan sebaik-baiknya. Penambahan unsur hara dengan
pemupukan merupakan salah satu cara dalam memelihara kondisi tanah.
Pemakaian yang ceroboh/tidak tepat akan merusak tanah apalagi dibiarkan
dalam keadaan kosong dan terkena erosi terus-menerus, sehingga bagian
tanah yang subur akan terkikis dan yang tersisa hanya batu-batu cadas yang
sulit dijadikan lahan pertanian.
Penggunaan pestisida yang berisi berbagai rnacam zat kimia untuk
membunuh tanaman, hewan, atau jamur yang merugikan dalam pertanian
memiliki efek samping yang membahayakan manusia. Teknologi yang
dirintis manusia sekarang untuk mengurangi dampak penggunaan pestisida
yang kurang menguntungkan, antara lain dengan menggunakan kontrol
biologis.
Dengan adanya kemajuan teknologi, banyak tanah yang dapat digunakan
sebagai permukiman sehingga sumber daya tanah sulit diperbaiki.

Sumber daya zat radioaktif


Energi nuklir yang berasal dari fisi atau fusi inti atom memiliki beberapa
sifat yang selain dapat dimanfaatkan manusia juga dapat membinasakan,
karena adanya sinar radioaktif dari zat yang digunakan. Akan tetapi,

8.32
ILMU ALAMIAH

CASAR

perkembangan penggunaan nuklir ini akhirnya akan tergantung pada


ketersediaan uranium di alam.
Problem pada penggunaan energi nuklir adalah jaminan bagi kehidupan
manusia, bahwa perkembangan teknologi nuklir disertai kemampuan untuk
mengatasi bahaya pembuangan bahan sisa yang mengandung unsur
radioaktif.
Zat radioaktif merupakan sumber daya alam yang sangat penting
terutama dalam menentukan nasib manusia di masa yang akan datang. Zat
radioaktif ini memang sangat berbahaya jika tidak ditangani dengan benar.
Sejak ditemukannya oleh Madame Curie, dampaknya sudah dapat terlihat
langsung pada orang-orang yang bekerja di laboratoriumnya, bahkan
Madame Curie sendiri terkena penyakit aneh akibat zat radioaktif yang belum
dikenal pada masa itu. Zat radioaktif memiliki sifat yang khas, yaitu selalu
mengeluarkan sinar yang tidak tampak oleh mata. Sinar yang timbul dari zat
radioaktif ada tiga macam, yaitu sinar alpha bermuatan listrik positit, sinar
beta bermuatan listrik negatif, dan sinar gamma yang tidak bermuatan
listrik. Sinar gamma ini yang sangat berbahaya karena dapat menembus apa
saja yang menghalanginya. Molekul-molekul yang netral dapat berubah
menjadi ion-ion yang bermuatan listrik apabila terkena sinar ini.
Sinar gamma juga dapat merusak susunan gen atau kromosom dalam inti
sel sehingga keturunannya menjadi bervariasi, misalnya ada yang mati
ataupun cacat. Manusia menggunakan sifat sinar gamma untuk meningkatkan
mutu pertanian, misalnya tanaman yang mempunyai beberapa sifat
menguntungkan, seperti berbuah lebat dan manis, umurnya singkat.
Sinar gamma mempunyai sifat yang identik dengan cahaya matahari dan
secara umum disebut gelombang elektromagnet. Perbedaannya terletak
pada frekuensi paling tinggi. Lebih rendah dari sinar gamma adalah frekuensi
sinar-X atau sinar yang digunakan untuk rontgen. Sinar ultraviolet memiliki
frekuensi lebih rendah dari sinar X. Setelah sinar ultraviolet, lalu sinar yang
tampak oleh mata yang tersusun dari berbagai warna. Warna-warna tersebut
tersusun karena adanya perbedaan frekuensi getar. Apabila dilihat dari
frekuensi getar dari tertinggi sampai terendah, warna-warna yang tersusun
ialah merah, jingga, kuning, hijau, biru, dan violet.
Sinar inframerah memiliki frekuensi getar yang lebih rendah dari sinar
yang dapat dilihat oleh mata. Sinar inframerah disebut juga sinar panas yang
tidak dapat dilihat mata, tetapi dapat dirasakan panasnya oleh kulit. Sinar ini
dapat berasal dari benda-benda pijar, seperti tanur. Untuk menghindari sinar

MKDU41 12/MODUL B

8.33

inframerah yang berasal dari tanur diperlukan kaca mata pelindung dari
kobalt.
Gelombang elektromagnet yang memiliki frekuensi getar lebih rendah
dari sinar inframerah, yaitu 10-10.000 Mhz sering disebut sebagai
gelombang mikro. Contoh gelombang elektromagnet secara berturut-turut
adalah gelombang radar, gelombang pemancar TV, gelombang pemancar
radio FM, serta gelombang radio SW dan AM.
Apabila diurutkan dari yang rendah sampai yang tinggi, frekuensi getar
yang dimiliki sinar dapat disusun sebagai berikut.
1) Gelombang radio AM.
2) Gelombang radio SW.
3) Gelombang radio FM.
4) Gelombang TV.
5) Radar.
6) Sinar Inframerah.
7) Sinar Tampak Mata (merah, jingga, kuning, hijau, biru, dan violet).
8) Sinar Ultraviolet.
9) Sinar-X.
10) Sinar Gamma.
Dalam kehidupan sehari-hari, beberapa bidang ilmu yang memanfaatkan
energi nuklir untuk kepentingan hidup manusia, antara lain sebagai berikut.

a.

Pengaruh radiasi terhadap makhluk hidup


Sinar yang timbul dari suatu radioaktif, misalnya sinar gamma dapat
mengakibatkan kematian.
Sifat radiasi yang mematikan ini dapat digunakan untuk pemberantasan
hama serangga, misalnya serangga yang merusak tembakau dalam gudang
penyimpanan, serangga yang merusak bahan dari kayu, juga pada bahan
makanan. Pembunuhan terhadap mikroba atau bakteri dapat menjadi prinsip
pengawetan bahan makanan, seperti ikan, beras, gandum, serta untuk
menyucihamakan beberapa alat kedokteran. Cara tersebut sangat praktis
karena tidak perlu panas yang tinggi yang dapat merusak alat kedokteran
yang tidak tahan panas. Cara ini juga tidak memerlukan zat kimia, lagi pula
alat-alat yang disterilkan dapat dilakukan dalam keadaan terbungkus rapi
karena sinar gamma dapat menembus pembungkus tersebut dan membunuh
kuman yang ada di dalam bungkusan.

8.34
ILMU ALAMIAH

CASAR

Sinar gamma juga menghambat pertumbuhan dan pertunasan sehingga


dapat digunakan untuk penyimpanan kentang di dalam gudang. Perubahan
sifat genetika dan sifat makhluk hidup bersumber pada kromosom atau gen
yang terdapat dalam inti sel. Apabila terjadi perubahan atau mutasi gen akan
mengakibatkan perubahan pula pada sifat keturunan makhluk hidup tersebut.
Sinar radioaktif memiliki sifat mengubah atau memutasi gen. Hal ini
dapat dimanfaatkan dalam mencari bibit unggul, misalnya pada padi.

b.

Teknik nuklir untuk pemuliaan padi dan tanaman lain


Deng an menggunakan sifat sinar gamma yang mampu mengadakan
mutasi gen dari biji-bijian, maka dapat ditemukan mutan, yaitu variasi hasil
mutasi gen, yang menguntungkan bagi manusia. Contohnya padi yang
umurnya lebih pendek, buahnya lebih banyak dan tahan terhadap hama. Juga
ditemukan mutan yang tahan terhadap kekeringan dengan tujuan untuk
mendapatkan tanaman yang tahan ditanam pada tanah kering. Dengan prinsip
yang sama, mutasi gen dapat terjadi pada tanaman pangan lainnya. Dengan
teknik ini harapan manusia untuk mendapatkan suatu varian yang sangat
menguntungkan dapat terwujud sehingga dapat menjaga ketahanan pangan
terhadap penduduk dunia yang berkembang begitu pesat.

Teknik nuklir untuk industri


Dalam industri kayu, mutu kayu dapat ditingkatkan dengan jalan
merendam ke dalam cairan bahan organik monomer (bahan plastik). Bahan
ini apabila terkena radiasi akan menjadi polimer (seperti plastik). Oleh karena
itu, apabila kayu yang telah direndarn dalarn bahan itu kemudian dikenakan
sinar radiasi maka cairan itu menjadi plastik sehingga kayu menjadi jauh
lebih keras dan sangat tahan terhadap cuaca dan juga tahan terhadap
serangga.
Kulit yang dimasak dengan proses radiasi, temyata menghasilkan mutu
lebih baik daripada cara yang biasa meskipun dapat terjadi kerusakan bila
dosisnya terlalu tinggi.
Pada prinsipnya, pengawetan makanan adalah makanan yang diawetkan
dengan cara membunuh kuman-kuman pembusuk dengan radiasi.
Keunggulan cara ini adalah pelaksanaannya dilakukan tanpa pemanasan,
tanpa pengasapan, dan tanpa bahan kimia sehingga tidak meninggalkan sisasisa bahan pengawet, bahkan makanan pun tidak rusak karena pemanasan.
c.

MKDU41 12/MODUL B

8.35

Keunggulan lain adalah pengawetan dapat dilakukan dalam keadaan sudah


terbungkus sehingga tidak terjadi pencemaran setelah proses pengawetan.
d.

Teknik nuklir untuk kesehatan


Dalam bidang kesehatan, teknik nuklir umumnya digunakan untuk
mengadakan diagnosis penyakit dalam. Penggunaan cara-cara yang biasa,
misalnya dengan sinar-X sering kali tidak memberikan hasil yang begitu
memuaskan dan bahkan memiliki efek samping. Penggunaan zat radioaktif
berumur pendek dengan dos is kecil dapat memberikan informasi yang lebih
memuaskan tentang sesuatu yang terjadi dalam tubuh. Beberapa contoh
penggunaannya adalah untuk menentukan lokasi tumor otak, kanker, adanya
kelainan pada paru-paru, kelenjar gondok, ginjal.

e.

Teknik nuklir dalam industri radiografi


Contoh dari teknologi nuklir dalam radiografi adalah foto hasil rontgen
terhadap tulang yang patah atau foto kondisi paru-paru dengan menggunakan
sinar X. Prinsip yang sama digunakan terhadap industri konstruksi, misalnya
untuk memeriksa pipa-pipa baja lunas kapal. Dengan menggunakan sinar
gamma, dapat diperoleh gambar yang menunjukkan ada atau tidaknya
kerusakan atau keretakan-keretakan yang terdapat di dalam bangunan
tersebut. Cara ini dapat juga digunakan untuk memeriksa sambungan baja
karena dilas.

Teknik nuklir dalam hidrologi


Umumnya zat radioaktif dalam hidrologi (ilmu tentang tata air)
digunakan sebagai perunut atau penelusur dengan cara memasukkan zat
radioaktif ke dalam aliran air, misalnya sungai. Dengan menggunakan
detektor seperti Geiger Muller, hasilnya dapat memberikan informasi
mengenai, antara lain kecepatan air mengalir, adanya air yang merembes ke
dalam tanah dan ke mana rembesan itu mengalir. Contoh lainnya, zat
radioaktif yang digunakan untuk mendeteksi kebocoran pipa penyalur yang
dibenamkan dalam tanah. Dengan cara ini, dapat digunakan juga untuk
mengukur air tanah, arah kecepatan air, dan debit air tanah.

g.

Teknik nuklir untuk studi pencemaran lingkungan


Lingkungan yang tercemar dapat membahayakan kehidupan manusia,
misalnya pencemaran udara, air, tanaman maupun hewan yang merupakan

8.36
ILMU ALAMIAH

CASAR

konsumsi manusia. Dengan demikian, manusia juga ikut terkena pengaruh


pencemaran tersebut. Dengan teknik nuklir dapat diketahui juga tingkat
pencemaran yaitu dengan menggunakan senyawa radioaktif sebagai perunut
untuk melihat penyebaran, penumpukan, dan sifat-sifat zat pencemar itu
dalam lingkungan.
Dari uraian di atas temyata tidak semua perkembangan teknologi
memberi pengaruh yang baik bagi kehidupan manusia, ada dampak positif
dan negatif yang ditimbulkannya, yaitu sebagai berikut.

1.

Dampak Positif
Perkembangan IPA dan teknologi dapat membuka banyak lapangan
pekerjaan baru sehingga sumber daya manusia dapat berperan, baik tenaga
maupun pikiran. Perkembangan IPA dan teknologi mempunyai dampak
positif, yaitu terpenuhinya kebutuhan manusia akan kemakmuran materi,
kemudahan serta keefektifan dan keefisienan dalam mendayagunakan sumber
day a alam. Manusia dapat mengubah sis tern transformasi dan komunikasi
sehingga menimbulkan kemudahan dengan menggunakan tenaga dan
pikirannya atau dengan kata lain akan dapat menciptakan lapangan kerja
baru.
Perkembangan IPA dan teknologi juga dapat menaikkan kualitas sumber
daya manusia baik keterampilan maupun kecerdasannya. Hal ini terjadi
karena dengan perkembangan IPA dan teknologi memungkinkan:
a. tersedianya sarana dan prasarana penunjang kegiatan ilmiah, misalnya
penemuan teori baru. Dengan teori baru timbul teknologi baru dengan
peralatan yang lebih maju dan seterusnya.
b. meningkatnya kemakmuran materi dan kesehatan masyarakat. Hal ini
sangat dipengaruhi oleh peningkatan intelegensi manusia sehubungan
dengan pemenuhan gizi).
2.

Dampak Negatif
Pemanfaatan perkembangan IPA dan teknologi yang tidak atau kurang
tepat bagi kondisi masyarakat, tidak akan menambah lapangan pekerjaan,
tetapi justru sebaliknya dapat mempersempit lapangan pekerjaan. Hal ini
terjadi karena efektivitas dan efisiensi sistem dalam teknologi baru, misalnya
banyak pekerjaan yang mula-mula menjadi tugas manusia kemudian diganti
oleh mesin. Di negara-negara berkembang, masuknya teknologi baru

MKDU41 12/MODUL B

8.37

menimbulkan masalah di bidang ketenagakerjaan karena kuantitatif sumber


daya manusia cukup besar bahkan dapat berlebihan, tetapi secara kualitatif
dirasakan sangat kurang terutama untuk menangani teknologi tinggi.
Demikian juga zat radioaktif, untuk kapal-kapal yang bermuatan nuklir
dapat meninggalkan sampah nuklir yang mengontaminasi tumbuhan atau
ikan di perairan yang dilalui. Ikan tersebut dikonsumsi oleh manusia dan
pengaruh negatifnya akan muncul secara tidak langsung dan juga tidak
diketahui secara langsung karena tidak menimbulkan gejala sakit bahkan
tidak merasa sakit, tetapi kemudian akan muncul hal yang tidak diinginkan
seperti lahirnya anak-anak yang cacat, munculnya penyakit kanker dan lainlain. Contoh yang tetap aktual adalah Minamata Disease di Jepang, akibat
tercemar nuklir.
Uranium sebagai mineral radioaktif sudah membahayakan sejak
ditambang, meskipun pekerja tambang uranium sudah dilengkapi pakaian
yang tidak tembus sinar radioaktif, namun sifat alp a manusia sering kali
berakibat sangat fatal.
Akibat bocornya reaktor nuklir Chernobyl merupakan contoh yang
sangat jelas tentang ketidakberdayaan manusia dalam menghadapi musibah
yang mestinya sudah dapat diperkirakan, tetapi temyata dampak negatifnya
tidak hanya diderita oleh penduduk sekitar reaktor tersebut melainkan oleh
penduduk di luar negara itu.

8.38
ILMU ALAMIAH

CASAR

lsotop Radioaktif di atmosfer

Sadan Air
TArh11k~

ertelan atau
terisap

Minum
Tanah

Terbawa

Tanaman

Makanan
Ternak

Sayuran

Manusia

Dagin:-J,,
Makanan

Ternak

SlJSlJ

Tanaman dan
Hewan Air

&Imber: Purnama, Hari, llmu Alamiah Dasar , (2003).

Gambar 8.1
Transmisi Radioaktif di Alam

B. DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP KEHIDUPAN MANUSIA


Dalam memenuhi kebutuhan rakyat akan sandang, teknologi IPA telah
dapat meningkatkan baik kualitas maupun kuantitas sandang yang
dibutuhkan. Salah satu contohnya, penggunaan mesin-mesin tekstil yang
canggih yang dapat mempercepat proses pembuatan tekstil yang pada waktu
dulu masih dibuat dari kapas. Sekarang, teknologi IPA telah mampu
menyumbangkan kepada manusia serat-serat sintetik yang terbuat dari
pokok-pokok kayu yang diproses secara kimiawi, menjadi benang (rayon)
maupun dari bahan galian, misalnya hasil samping sulingan batubara dan
minyak bumi menjadi serat sintetik, seperti poliester, polipropelin, dan

MKDU41 12/MODUL B

8.39

polietilen. Dengan demikian, orang tak perlu menunggu terlalu lama


pertumbuhan tanaman kapas.
Dampak positif teknologi IPA di bidang pangan yaitu penggunaan
teknologi nuklir untuk memperoleh bibit unggul dengan produksi tinggi
dalam waktu yang relatif singkat. Contoh lain adalah penggunaan mekanisasi
pertanian, yang akan memperoleh produksi lebih besar dengan menggunakan
sedikit tenaga manusia. Apabila dilihat dari kesuburan daerah yang ditanami,
untuk daerah yang tingkat kesuburannya rendah diperlukan input teknologi
pertanian modern yang lebih banyak, misalnya pemupukan yang tepat guna,
atau penggunaan bakteri yang sanggup menunjang akar-akar tanaman untuk
mengambil bahan makanan dengan baik sehingga produksi buah atau bijibijian bertambah banyak. Selain itu, dapat juga menggunakan hormon
tumbuhan yang dapat memacu pertumbuhan daun, bunga atau buah yang
lebih lebat.
Dalam memenuhi kebutuhan papan, sumbangan dari kemajuan
teknologi IPA juga sangat banyak. Apabila pada aw al modul diterangkan
bahwa burung camar dapat membuat sarang yang sangat indah tanpa
perubahan meskipun telah berabad-abad, tidak demikian halnya dengan
manusia. Dengan akal budi yang dimilikinya, manusia menyempurnakan
rumah tinggalnya dari bentuk gua menjadi rumah dengan tiang penyangga
bahkan berkembang menjadi rumah atau gedung yang sangat mewah yang
menjulang tinggi menggapai langit. Untuk mencapai puncak gedung,
manusia tidak lagi menggunakan kaki untuk meniti satu per satu tangganya,
melainkan menggunakan tombol untuk menjalankan lift dan dalam waktu
beberapa detik sudah sampai ke tempat yang dituju dengan nyaman.
C. DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP INDUSTRI

Dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup, manusia membutuhkan


berbagai macam barang, yang pada awalnya dibuat dengan tangan. Dengan
meningkatnya teknologi yang diciptakan manusia akan mempermudah
manusia memenuhi kebutuhannya, misalnya dengan mesin-mesin industri.
Dengan teknologi ini, kebutuhan manusia secara kualitas maupun kuantitas
dapat terpenuhi.
Secara singkat, mesin-mesin basil teknologi IPA telah banyak membantu
manusia dalam memperoleh apa yang dibutuhkan. N amun, setiap kali ada
keuntungan, ternyata ada kerugiannya. Contohnya, dalam industri kayu lapis

8.40
ILMU ALAMIAH

CASAR

terdapat tiga komponen yang terdiri dari input (masukan), proses dan output
(keluaran). Dari segi masukan, industri memiliki dampak negatif, yaitu
diperlukannya kayu gelondongan, baik yang besar maupun kecil. Dalam
memperolehnya sering kali tidak memperhatikan batas toleransi hutan yang
ditebang sehingga dampak negatif segera terasa.
Pada proses, terjadi kebisingan pada saat pemotongan dan penggergajian
kayu sehingga dapat menimbulkan kurang pekanya pendengaran para pekerja
dan debu-debu kayu pun dapat mengganggu kesehatan pekerja. Hal tersebut
masih sering diabaikan oleh para pengusaha. Hasil samping pada saat proses,
sering kali dibuang begitu saja menjadi limbah yang sangat mengganggu
lingkungan.
Pada komponen keluaran, dampak teknologi IPA pada umumnya bers ifat
positif, akan tetapi ada kecenderungan penggunaan basil industri itu secara
tidak efisien karena harganya relatif murah.
Pada industri pengolahan kayu atau industri lain yang banyak membuang
limbah berbahaya, yang perlu dipikirkan adalah bagaimana menggunakan
teknologi yang dapat mendaur ulang limbah ini atau memproses lagi agar
dapat menurunkan kadar racun yang dikandungnya sehingga tidak merusak
lingkungan. Sebagai contoh, pengolahan air limbah industri secara anaerob
dengan sistem Upflow Anaerobic Sludge Blanket (UASB). Sistem ini
digunakan untuk penjemihan air limbah yang mengandung bahan organis
sehingga tidak membahayakan lingkungan. Keuntungan lain dari sistem ini
adalah terbentuknya gas metan sebagai produk sampingan yang dapat
digunakan sebagai bahan bakar. Di negara-negara maju telah ditetapkan
peraturan yang menetapkan syarat-syarat limbah industri yang dapat dibuang
ke sungai, laut maupun udara. Di Indonesia juga sudah mulai digunakan
AMDAL sebelum suatu proses perubahan lingkungan dilaksanakan sehingga
dapat mengurangi dampak yang tidak diinginkan. Adanya peraturan ini
diharapkan agar pembangunan industri yang semakin meningkat tidak
membawa pengaruh yang negatif, terutama yang berhubungan dengan
pembuangan limbah industri yang sangat berbahaya.

MKDU41 12/MODUL B

8.41

D. DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP TRANSPORTASI DAN


KOMUNIKASI

1.

Transportasi
Sumbangan teknologi IPA dalam bidang transportasi sangat besar. Dunia
semakin sempit karena mudah ditempuh dengan berbagai jenis kendaraan
transportasi dari yang tradisional sampai yang paling canggih.
Dahulu, dari Jakarta ke Irian ditempuh berminggu-minggu, sekarang
dengan menggunakan pesawat terbang hasil teknologi IPA, dapat ditempuh
dalam waktu yang singkat dan terasa nyaman. U ntuk transportasi darat sudah
diciptakan kereta api dengan kecepatan yang sangat tinggi. Kemajuan yang
begitu pesat dari teknologi IPA telah dapat menciptakan pesawat angkasa
ulang-alik. Kalau dahulu untuk mengelilingi dunia diperlukan waktu
berbulan-bulan, sekarang dapat ditempuh dalam waktu yang sangat singkat,
bahkan mengunjungi planet di sekeliling bumi bukan lagi hal yang mustahil
untuk dilakukan.
N amun, kemudahan ini tidak selamanya membawa keberuntungan bagi
umat manusia. Sebagai contoh, dengan adanya kapal-kapal laut yang
tangguh, bangsa Indian di benua Amerika kehilangan tanah airnya, begitu
juga bangsa Aborigin di Australia mengalami nasib yang sama. Canggihnya
teknologi yang memasuki bidang transportasi sangat bergantung pada
manusia dalam memanfaatkannya. Apabila digunakan secara positif, tentu
hasilnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, misalnya untuk
transportasi umum, sedangkan apabila digunakan untuk kegiatan yang
bersifat negatif tentunya dapat merusak lingkungan, seperti transportasi
peralatan perang.
2.

Komunikasi
Alat komunikasi tradisional yang umum dalam masyarakat Indonesia
dan masih digunakan sej ak dahulu sampai sekarang adalah kentongan atau
beduk. Alat komunikasi tradisional ini sangat berguna bagi masyarakat pada
lingkungan yang terbatas, sebab kemampuan jangkauan pesan suara beduk
atau kentongan memang sangat terbatas. Keterbatasan jangkauan inilah yang
mendorong manusia untuk menciptakan alat-alat komunikasi yang lebih
canggih. Contohnya, telegram yang mampu menyampaikan pesan sampai
ribuan kilometer dalam waktu yang singkat. Radio memungkinkan
berkomunikasi dengan kapal yang sedang melaju di tengah lautan. Telepon

8.42
ILMU ALAMIAH

CASAR

bahkan mampu mengirimkan pesan berupa suara atau pembicaraan yang


dapat didengar dan dijawab oleh lawan bicara, dengan jarak ribuan kilometer.
Sekarang satelit telekomunikasi lebih canggih lagi karena sudah dilengkapi
dengan monitor TV yang dapat memperlihatkan si penelepon dan si penerima
telepon sehingga mereka seolah-olah berbicara secara berhadapan langsung,
meskipun jarak mereka terbentang di benua yang berbeda.
Internet dapat digunakan untuk menjelajahi seantero bumi dan tersebar
lebih luas karena pada saat yang bersamaan setiap orang yang memiliki
perangkat internet dapat juga berkomunikasi dan menikmati informasi yang
diperlukan. Komunikasi internet sekarang sudah tersebar lebih luas di hampir
semua topik, baik yang bersifat pribadi, bisnis maupun umum.
Penggunaan dari keunggulan teknologi ini sangat tergantung pada
manusia itu sendiri. Dengan satelit, orang dapat menempatkan alat-alat
penginderaan jarak jauh sehingga orang dapat masuk ke rumah tangga negara
lain. Hal yang dilihat tidak hanya segala sesuatu yang ada di atas bumi,
melainkan segala sesuatu yang ada di perut bumi, seperti kandungan mineral
yang terdapat di suatu daerah. Daerah perikanan yang potensial juga dapat
dilacak dengan alat sehingga kecanggihan teknologi komunikasi ini sering
disalahgunakan untuk hal-hal yang kurang baik meskipun tidak sedikit yang
menggunakannya untuk tujuan perdamaian dan kesejahteraan umat manusia
di dunia.

E. DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP SUMBER DAYA


MANUS IA
Keadaan manusia di abad ruang angkasa sudah sangat berbeda dengan
ketika manusia barn memulai mengenal teknologi. Perkembangan teknologi
memberikan banyak sekali kemudahan pada manusia yang dahulu hanya
merupakan impian.
Untuk mempertahankan kemudahan dan kenyamanan yang dimilikinya,
manusia mulai membuat benteng-benteng pertahanan untuk menghindari
kemungkinan adanya gangguan yang mungkin terjadi. Benteng-benteng
pertahanan ini dapat dilihat dengan makin meningkatnya penemuan senjatasenjata yang super canggih yang sebenarnya semakin menakutkan manusia
itu sendiri. Senjata-senjata tersebut pada keadaan tertentu dapat digunakan
untuk menyerbu negara lain bahkan dapat juga digunakan untuk
memusnahkan dunia beserta isinya dalam waktu sekejap. Pengembangan

MKDU41 12/MODUL B

8.43

senjata nuklir, virus atau bakteri dan senjata kimia adalah contoh yang jelas
dari perkembangan teknologi yang digunakan oleh manusia untuk menutupi
rasa ketakutan akan kehilangan kenyamanan yang dimilikinya. Penemu
teknologi sering kali tidak sependapat dengan penggunanya, misalnya Robert
Oppenheimer yang merupakan arsitek terciptanya born atom pertama. Dia
menyatakan kekecewaannya setelah menyaksikan kerusakan yang menimpa
kota Nagasaki dan Hirosima akibat born atom yang dirancangnya. Padahal
sesungguhnya basil penemuannya dapat digunakan untuk maksud yang
menguntungkan manusia.
Perkembangan teknologi yang pesat, membuat manusia menikmati
segalanya lebih enak, mudah dan seragam karena diatur oleh mesin atau
komputer serta bersifat rasional. Oleh karena teknologi memperenak hidup,
manusia kehilangan kepekaan untuk mencoba-coba yang secara psikologis
penting untuk berani menghadapi tantangan hidup sebagai suatu undian.
Ancaman besar yang dibawa teknologi adalah matinya imajinasi manusia,
sebab teknologi melalui masyarakat yang sudah dipermesin akan merusak
pikiran manusia.
Schumaker berpendapat bahwa eksistensi sejati manusia yaitu manusia
menjadi manusia justru karena dia bekerja. Pekerjaan bernilai tinggi bagi
manusia. Pekerjaan adalah ciri eksistensi manusia dari ciri kodrat
kemanusiaannya. Pemakaian teknologi supermodern condong mengasingkan
manusia dari eksistensinya sebagai pekerja, sebab di sana manusia tidak
mengalami kepuasan dalam bekerja. Pekerjaan tangan dan otak manusia telah
diganti dengan tenaga mesin. Pemakaian teknologi mengakibatkan
pembatasan pada kebebasan manusia. Macam-macam teknik perhitungan
mengancam kebebasan manusia justru karena segala sesuatu mau
dikomputerisasikan. Padahal, tindakan manusia tidak dapat direncanakan
dengan perhitungan matematis yang dilakukan oleh komputer. Manusialah
yang memiliki kebijaksanaan
F.

1.

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PENINGKATAN


KESEHATAN

Meningkatkan Ilmu dan Fasilitas di Bidang Kedokteran


Peningkatan suatu ilmu ditentukan oleh sarana dan prasarana yang
dibutuhkan. Perkembangan IPA yang selalu mengikuti perkembangan zaman
membuat ilmu dasar (kimia, biologi, dan fisika) dan elektronika ikut

8.44
ILMU ALAMIAH

CASAR

berkembang, misalnya dengan munculnya biokimia, biofisika, kimia fisika.


Selain itu, sejalan dengan perkembangan alat elektronik muncul pula
termometer mikroskop, mikroskop elektron.
Perkembangan ilmu pendukung dan peralatan meningkatkan masalah
yang dapat dipecahkan di bidang kedokteran. Hal ini sesuai dengan sifat ilmu
pengetahuan yang dinamis.
U ntuk memusatkan perhatian pada satu masalah dengan melihat
kenyataan bahwa masalah organ tubuh itu sangat kompleks maka
berkembanglah cabang-cabang ilmu di bidang kedokteran seperti internal
medicine (ilmu di bidang penyakit dalam), obstetrics (ilmu penyakit wanita
dan masalah kelahiran), pediatrics (ilmu kesehatan anak), dermatologi (ilmu
kesehatan kulit).
Saat ini, bagian ilmu bedah sangat populer karena dapat memecahkan
banyak masalah penyakit lewat pembedahan bahkan yang tidak sakit pun,
seperti menginginkan perubahan pada wajah dapat dilakukan dengan bedah
kosmetika, misalnya membuat hidung mancung, membuat mata menjadi
lebih besar. Hal ini dimungkinkan karena teknologi yang makin meningkat
yang dapat mendiagnosa penyakit, misalnya dengan sinar-X memungkinkan
orang melihat ke dalam tubuh manusia dan mengetahui hal-hal yang perlu
diobati atau diperbaiki. Dengan elektrokardiograf dapat diketahui
ketidakberesan kerja jantung dan masih banyak lagi alat pendiagnosa
penyakit. Fasilitas pelayanan kesehatan yang dapat dinikmati manusia
dengan majunya teknologi IPA, antara lain:
a. pencangkokan jantung;
b. pencucian darah;
c. penggantian komea mata;
d. pemasangan alat pacu jantung;
e. penggunaan alat elektronik sebagai pembantu pendengaran;
f. pelayanan bayi tabung bagi pasangan yang sulit mendapatkan anak;
g. pelayanan kontrasepsi.

2.

Meningkatkan Teknologi Obat-obatan


Kemajuan teknologi bidang kedokteran sejalan dengan kemajuan
teknologi di bidang obat-obatan karena kedua bidang ini tidak dapat
dipisahkan.
Masalah pengobatan sebenarnya sudah dikenal sejak IPA belum dikenal.
Pada zaman dahulu, pengobatan dilakukan oleh manusia dengan cara mistis

MKDU41 12/MODUL B

8.45

atau dengan menggunakan ramuan tumbuh-tumbuhan yang ada. Ramuan ini


mungkin memang manjur mungkin juga tidak, tetapi ilmu meramu tumbuhtumbuhan ini diturunkan dari generasi ke generasi.
Dengan adanya teknologi material yang dapat mengetahui susunan suatu
zat beserta sifat-sifatnya bahkan jumlah masing-masing penyusun suatu
senyawa maka teknologi pengobatan semakin berkembang dan maju dengan
pesat. Di alam ternyata tersedia banyak zat yang mengandung obat, tidak
hanya pada tumbuh-tumbuhan atau mineral tetapi juga pada hewan.
Pada tahun 1920, F. Grant Banting dapat memisahkan insulin yang
diperkuat oleh penemuan Charles Herbert (1921). Mereka berhasil
mengisolasi atau memisahkan insulin dari kelenjar pankreas binatang. Insulin
tersebut digunakan untuk pengobatan penyakit diabetes.
Di abad ini juga berkembang penelitian pengobatan melalui transfusi
darah, bagaimana mengawetkan atau menyimpan darah, memecah darah
menjadi plasma dan albumin. Pengobatan dengan transfusi darah merupakan
hasil penelitian seorang ahli patologi pada tahun 1910, yang menggolongkan
darah manusia menjadi empat, yaitu A, B, AB, dan 0. Dari penelitian
selanjutnya ditemukan faktor Rhesus darah atau RH.
Berkembangnya teknologi penyimpanan darah, menimbulkan ide Dr.
Bernard Fantus dari Cook Country Hospital, Chicago dan S.S. Yudin dari
Rusia untuk mendirikan bank darah di Amerika. Bank darah ini sangat
membantu palang merah dunia dalam membantu pertolongan pada Perang
Dunia II.
Dalam mengembangkan teknologi obat-obatan, Dr. Morris Fishbein
membandingkan senyawa-senyawa yang berkhasiat, hasil penemuan penting
pada tahun 1910 sampai 1945. Penemuan itu antara lain adalah eter sebagai
anestetika, juga zat-zat lain, seperti morphine, digitalis, vaksin, iodine, dan
alkohol. Pada sekitar tahun 1945 ditemukan obat sulfa, penisilin dan
antibiotik lainnya, plasma darah dan derivatnya, antimalaria, derivat arsenat
sebagai obat sipilis. Setelah itu, yang tidak kalah pentingnya adalah
pengobatan dengan zat radioaktif dengan cara penyinaran. Teknologi
pengobatan ini berkembang tidak hanya untuk mengobati tetapi juga
mencegah munculnya penyakit.

3.

Memberantas Penyakit Menular


Menurut penelitian, penyakit menular dapat disebabkan oleh bakteri,
cacing, jamur, dan virus. Dengan menggunakan mikroskop elektron dapat

8.46
ILMU ALAMIAH

CASAR

diketahui berkembangbiaknya suatu bakteri. Perkembangan IPA dan


teknologi memungkinkan ilmu kedokteran mengikuti langkah dan dinamika
epidemi yang muncul serta memungkinkan mengadakan usaha pencegahan
dan pemberantasannya. Usaha pencegahan dapat dilakukan dengan berbagai
cara, misalnya dengan:
a. teknologi pengolahan air, dapat diperoleh air bersih yang digunakan oleh
masyarakat;
b. teknologi pembuangan limbah, dapat mencegah munculnya penyakit;
c. mengadakan imunisasi terhadap penyakit menular;
d. mempertinggi kesadaran masyarakat akan arti kesehatan.
U saha pemberantasan penyakit menular dapat dilakukan dengan
beberapa cara antara lain:
a. melokalisasi dan memberikan pengobatan yang tuntas terhadap penderita
penyakit menular;
b. dengan teknologi dan fasilitas pengobatan yang memadai dapat
digunakan untuk memberantas penyakit menular.
4.

Membantu Timbulnya Penyakit Tertentu


Kemajuan IPA dan teknologi tidak terlepas dari dampak negatif, yaitu
timbulnya penyakit-penyakit tertentu, baik langsung maupun tidak langsung.
Salah satu contoh, penyakit kanker yang sampai saat ini belum dapat
diberantas dan baru dapat mencegah meluasnya bagian tubuh yang diserang
atau hanya memperpanjang usia si penderita saja.
Penyebab yang berhubungan dengan kemajuan IPA diduga berasal dari
pencemaran udara pada kehidupan modern akibat polusi kendaraan yang
padat di kota besar. Selain itu, industri yang tumbuh subur meningkatkan
jumlah gas polutan yang dapat menyebabkan kanker paru-paru.
Dalam kehidupan modern, banyak juga digunakan zat kimia yang
ditambahkan pada makanan, industri plastik, bahan baju dan juga
penggunaan senyawa arsen pada pestisida yang dapat menimbulkan penyakit
kanker (disebut juga karsinogen). Pengobatan dengan menggunakan sinar-X
yang tepat untuk mengobati kanker, justru dapat mengaktifkan pertumbuhan
jaringan di sekitar bagian tubuh yang terkena sinar-X yang memungkinkan
timbulnya penyakit kanker di bagian lain.
Penyakit asbestosis banyak diderita oleh para karyawan pabrik ashes,
yang diduga disebabkan oleh debu oksida silikon yang beterbangan dalam

MKDU41 12/MODUL B

8.47

pabrik. Penyakit kelainan bentuk tubuh (teratologi), seperti penderita


thalidomide yang menderita kelainan tubuh (tidak memiliki tangan atau
kaki, atau hanya tumbuh sedikit saja). Penyakit ini disebabkan oleh obat
penenang (thalidomide) yang diminum oleh ibu hamil.
Penyakit yang disebabkan oleh kesibukan atau kekhawatiran yang
biasanya berhubungan erat dengan pekerjaan dapat juga menimbulkan
penyakit, seperti tekanan darah tinggi, jantung, ginjal.
~

~
-:rr_!WAL - -

. .....
___- ......

LATIHAN

!""= .

Untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai materi di atas,


kerjakanlah latihan berikut!
1)

2)
3)
4)
5)

Berikan masing-masing tiga contoh yang menunjukkan bahwa teknologi


IPA membantu peningkatan di bi dang sandang, papan dan pang an!
Berikan contoh dampak negatit' dari penggunaan minyak bumi sebagai
bahan bakar !
Berikan tiga contoh penggunaan zat radioaktif untuk kesejahteraan
manusia!
Ada berapa macam kegiatan rumah tangga Anda yang dapat
menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan?
Kegiatan apakah yang menimbulkan dampak positif terhadap lingkungan
di sekitar Anda?

Petunjuk Jawaban Latihan


J awaban untuk so al nomor 1- 3 dapat Anda dapatkan dalam uraian
materi Kegiatan Belaja1 3. Pelajari dengan teliti, Anda akan dapat menjawab
ketiga pertanyaan latihan di atas.
Untuk pertanyaan nomor 4 dan 5, Anda dapat menguraikan apa yang
terjadi di lingkungan Anda, perhatikan terlebih dahulu sekeliling Anda,
kemudian Anda dapat menarik benang merah yang berhubungan dengan
pertanyaan nomor 4 dan 5. Uraikan dengan jelas apa yang Anda lihat, yang
merupakan jawaban Anda.

8.48
ILMU ALAMIAH

DASAR

RANG KUMAN

Dampak teknologi IPA terhadap sumber daya alam, kemajuan


teknologi memberikan sumbangan dalam mencari altematif lain,
pengganti sumber energi yang semakin terbatas jumlahnya. Teknologi
juga memberikan alternatif dalam mengelola dan memproses sumber
daya alam sehingga dapat menurunkan kerusakan serta polusi yang
ditimbulkan oleh proses produksi.
Dampak teknologi IPA terhadap kelangsungan hidup manusia
meliputi hampir semua aspek kehidupan, contohnya sandang, papan dan
pangan. Teknologi IPA tidak hanya meningkatkan kualitas tetapi juga
kuantitas sandang dan papan. Sementara untuk pangan, teknologi IPA
dapat meningkatkan produksi dengan diciptakannya bibit unggul yang
berumur singkat dengan produksi yang tinggi.
Teknologi IPA juga meningkatkan penggunaan zat radioaktif,
misalnya penggunaan sinar X untuk roentgen, untuk menciptakan bibit
unggul dengan teknik nuklir. Bahaya dari penggunaan zat radioaktif
belum tertanggulangi secara total, sebab di samping teknologi perlu
ditunjang juga dengan kesadaran bahwa manusia tak pernah luput dari
alp a.
Di semua bidang industri, teknologi IPA memiliki peran yang
sangat besar, meskipun tidak dapat dipungkiri bahwa banyak dampak
negatif yang ditimbulkannya.
Pesatnya perkembangan teknologi IPA, dapat dilihat pengaruhnya
pada transportasi dan komunikasi. Jarak yang sangat jauh sudah tidak
lagi merupakan kendala, semua itu dapat dijangkau dalam waktu yang
singkat.
Penggunaan teknologi IPA sangatlah tergantung pada niat manusia
itu sendiri, sebab di samping sangat menguntungkan dan mempermudah
kegiatan manusia, teknologi juga dapat merupakan malapetaka apabila
digunakan untuk maksud yang tidak baik.
IP A dan teknologi merniliki banyak dampak positif maupun negatif
bagi kelangsungan kehidupan manusia. Beberapa dampak positifnya
adalah meningkatkan kemakmuran, misalnya dengan teknologi modern
dapat diperoleh bahan dasar untuk keperluan industri, mendapatkan bibit
unggul, memanfaatkan hutan sesuai dengan jenis dan fungsinya,
mempermudah menghitung, berkomunikasi, transportasi.
Dalam bidang kesehatan pun teknologi sudah sangat berperan dalam
menyembuhkan, mengobati bahkan mencegah berkembangnya suatu
penyakit. Sementara itu, dampak negatifnya dapat berupa penyempitan

MKDU41 12/MODUL B

8.49

lapangan pekerjaan, merusak lingkungan, terutama untuk teknologi


nuklir atau teknologi yang menggunakan zat radioaktif, serta
menimbulkan beberapa penyakit baru yang sulit diobati dan berbahaya.

, TES

FORMATIF 2
----------------

Pilih satu jawaban yang paling tepat!


1)

Contoh dampak negatif dari teknologi IPA di bidang sandang adalah ....
A. sampah plastik yang sulit diuraikan oleh bakteri pengurai
B. para industriawan terdesak penghidupannya
C. timbul penyakit yang sulit disembuhkan
D. rusaknya lingkungan hutan

2)

Contoh polusi akibat pesatnya industri adalah ....


A. bising dan asap pabrik
B. bising dan sanitasi lingkungan
C. urbanisasi meningkat
D. peningkatan sanitasi lingkungan

3)

Bahaya zat radioaktif antara lain adalah ....


A. polutannya tidak dapat dilihat mata
B. makanan yang terkontaminasi tidak boleh dimakan
C. dapat mengakibatkan cacat keturunan
D. polutannya dapat dimusnahkan dengan dibuang ke laut

Pilihlah:
A. Apabila pernyataan pertama dan kedua benar dan mempunya1
hubungan sebab akibat
B. Apabila pernyataan pertama dan kedua benar, tetapi tidak
mempunyai hubungan sebab akibat
C. Apabila salah satu dari kedua pernyataan benar
D. Apabila kedua pernyataan salah

4)

Banyak negara menolak bila negara tersebut disinggahi oleh kapal


nuklir,
sebab
kapal nuklir dapat meninggalkan sampah nuklir di perairan yang
disinggahinya yang dapat menyebabkan polusi.

8.50
ILMU ALAMIAH

CASAR

5)

Teknologi tidak saja menguntungkan manusia, tetapi juga memberikan


dampak negatif bagi kesehatan manusia,
sebab
penderita thalidomide adalah penderita yang lahir dari ibu hamil yang
minum obat penenang (thalidomide).

6)

Sinar gamma adalah sinar yang sangat berbahaya,


sebab
sinar gamma dapat merusak susunan gen atau kromosorn dalam inti sel
sehingga keturunannya menjadi bervariasi.

7)

Sinar gamma disebut juga gelombang electromagnet,


sebab
sinar gamma memiliki sifat yang identik dengan cahaya matahari.

Pilihlah:
A. Jika (1) dan (2) benar
B. Jika (1) dan (3) benar
C. Jika (2) dan (3) benar
D. Jika (1), (2), dan (3) benar
8)

Dampak teknologi IPA terhadap keperluan alat transportasi selain


rnenciptakan kemudahan juga dapat menyebabkan darnpak negatif,
antara lain ....
( 1) meningkatkan jumlah polusi udara
(2) meningkatkan jumlah kecelakaan lalu lintas
(3) menimbulkan kebisingan

9)

Keuntungan dari pembuatan mobil yang menggunakan tenaga listrik


adalah ....
( 1) tidak menambah polusi udara
(2) kualitas mobil lebih baik
(3) tidak menimbulkan gas CO

10) Teknologi rneningkatkan munculnya penyakit ....


(1) kanker
(2) perut
(3) paru-paru

8.51

MKDU41 12/MODUL B

Cocokkanlah jawaban Anda dengan Kunci Jawaban Tes Formatif 2 yang


terdapat di bagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban yang benar.
Kemudian, gunakan rumus berikut untuk mengetahui tingkat penguasaan
Anda terhadap materi Kegiatan Belajar 2.
Jumlah Jawaban yang Benar

Tingkat penguasaan = - - - - - - - - - - - x 100%


Jumlah Soal
Arti tingkat penguasaan: 90 - 100% = baik sekali
80 - 89% = baik
70 - 79% = cukup
< 70% = kurang
Apabila mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih, Anda dapat
meneruskan dengan modul selanjutnya. Bagus! Jika masih di bawah 80%,
Anda harus mengulangi materi Kegiatan Belajar 2, terutama bagian yang
belum dikuasai.

8.52
ILMU ALAMIAH

CASAR

Kunci Jawaban Tes Format if


Tes Formatif 1
1)
2)
3)
4)

5)
6)
7)
8)
9)

c
B
B
A

c
B
B
D

10) A

Tes Formatif 2
1)
2)
3)
4)

A
A

A
5) B
6) A
7) B
8) B
9) B
10) B

8.53

MKDU41 12/MODUL B

Daftar Pustaka
Aly, Abdullah dan Rahma, Eny. (1992). Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta: Bumi
Aksara.
Darmodjo, Hendro dan Kaligis, Yeni. (1994). Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta:
Universitas Terbuka.
Drexler, K.Eric. Engine of Creation. The Coming Era of Nanotechnology.
http://www.foresight.org/EOC/EOC_Chapter_ l.html.
Drost. J. (1992). Ilmu Alamiah Dasar. Buku Panduan Mahasiswa. Jakarta:
Gramedia Pustaka U tama.
Jasin, Maskoeri. (1992). Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta: Rajawali Press.
Nizamuddin, H. (1994). Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Nebel, B.J. (2000). Environmental Science. The Way the World Works. New
Jersey: Prentice Hall.
Purnama, Hari. (2003). Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta: Penerbit Rineka Cipta.
Smith, R.L. (1976). The Ecology of Man: An Ecosystem Approach. New
York: Harper & Row Publisher.

MODUL 9

lsu Lingkungan
Ir. Si Yuniati Putri Koes Hardini, M.P.
drh. S:inti Dewiki, M.Kes.
PENDAHULUAN

alam modul sebelumnya telah dijelaskan mengenai asal mula


kehidupan, serta persebaran makhluk hidup dalam biosfer. Pada modul
ini akan dikemukakan sebagian kecil dari gejala alam yang mengelilingi kita
dan segala aktivitas makhluk hidup ternyata sangat berpengaruh terhadap
lingkungan di sekelilingnya.
Manusia sebagai salah satu komponen yang ada dalam biosfer, dengan
segala macam aktivitasnya dapat mempengaruhi keadaan biosfer dan
sebaliknya dapat dipengaruhi oleh adanya perubahan dalam biosfer tersebut.
Perubahan tersebut semakin hari semakin nyata dan tidak dapat kita bendung
akibat baik atau pun buruknya terhadap lingkungan di sekeliling kita.
Diperlukan kesadaran untuk melestarikan keadaan atmosfer kita, karena
harta yang ada di dalamnya bukan hanya dimiliki oleh generasi yang ada
sekarang, namun untuk diturunkan kepada generasi penerus, sehingga
ketahanan atau keberlangsungan akan isi dunia ini dapat terus berlanjut
dengan seimbang.
Dengan mengetahui bagaimana memelihara dan menggunakan dengan
bijaksana kekayaan yang ada dan disediakan oleh atmosfer yang ada di
sekeliling kita, maka kita dapat mencegah kerusakan sumber daya alam atau
apabila sudah terjadi kerusakan, maka kita dapat memperbaiki dan
menjadikannya seimbang kembali.
Untuk mengetahui bagaimana kita dapat mencegah dan memperbaiki
kondisi sumber daya alam yang berada di sekeliling kita, maka kita dapat
menggunakan pengetahuan yang sudah dipelajari pada modul-modul
sebelumnya.
Dengan mempelajari Modul 9 ini, secara umum Anda diharapkan dapat
menjelaskan bagaimana isu akan kondisi sumber daya alam di dunia

9.2

ILMU ALAMIAH CASAR

berkembang sampai saat ini dan bagaimana teknologi berpengaruh besar


terhadapnya, sedangkan secara khusus setelah mempelajari modul ini, Anda
diharapkan dapat menjelaskan tentang:
1. hujan asam;
2. pemanasan global dan akibatnya;
3. us aha manusia dalam menyelesaikan isu lingkungan.

9.3

MKDU41 12/MODUL 9

KEGIATAN

BELAJAR

Perubahan Kondisi Lingkungan


ila diamati, saat ini banyak terjadi berbagai kemudahan yang dapat
dinikmati karena hasil dari teknologi yang telah dicapai oleh manusia.
N amun temyata, tidak seluruh belahan bumi dapat menikmati kemudahan
yang sudah tersedia, meskipun batas waktu sudah dapat ditiadakan. Misalnya
di daerah terpencil di Indonesia bagian Timur, terjadi musibah bencana alam
gunung meletus. Di wilayah tersebut mungkin berita dari desa ke desa dapat
diperoleh melalui komunikasi lisan yang diperoleh dari mulut ke mulut,
namun di Jakarta hampir seluruh perkembangan keadaan di daerah yang ada
di wilayah bencana dapat dipantau, tidak hanya dengan hitungan bulan atau
minggu, bahkan dengan hitungan jam atau detik sudah dapat diinformasikan
secara rinci. Informasi yang diperoleh bukan hanya tentang bencana alam
saja, namun lebih dari itu, yaitu perubahan keadaan alam atau cuaca pun
sudah dengan mudah diperoleh dengan keakuratan yang sangat tinggi. Data
yang terkumpul di setiap wilayah yang ada di suatu negara, dapat digunakan
untuk menjawab pertanyaan yang sering muncul pada dekade belakangan ini,
yaitu mengapa cuaca berubah, apa penyebabnya, dan bagaimana cara
mengatasinya.
Pada Kegiatan Belajar 1 ini, yang akan dibahas dalam isu-isu lingkungan
adalah menyangkut beberapa kondisi alam yang terjadi akhir-akhir ini.
Semua ini berhubungan dengan perubahan kondisi lingkungan yang
disebabkan oleh beberapa hal seperti berikut ini.

A. HUJAN ASAM
Definisi hujan asam adalah segala macam hujan dengan pH di bawah
5,6. Hujan secara alami bersifat asam (pH sedikit di bawah 6) karena
karbondioksida (C02) di udara yang larut dengan air hujan memiliki bentuk
sebagai asam lemah. Jenis asam dalam hujan tersebut sangat bermanfaat
karena me bantu melarutkan mineral dalam tanah yang dibutuhkan oleh
tumbuhan dan hewan.
Hal tersebut merupakan masalah umum yang secara berangsur-angsur
mempengaruhi kehidupan manusia. Hujan asam dilaporkan pertama kali di

9.4

ILMU ALAMIAH CASAR

Manchester, Inggris, yang menjadi kota penting dalam Revolusi Industri. la


tahun 1852, Robert Angus Smith menemukan hubungan antara hujan m
dengan polusi udara. Istilah hujan asam tersebut mulai digunakannya la tahun
1872. la mengamati bahwa hujan asam dapat mengarah pada kehancuran
al am.
Walaupun hujan asam ditemukan di tahun 1852, namun baru pada tahun
1970-an para ilmuwan mulai mengadakan banyak melakukan penelitian
mengenai fenomena ini. Kesadaran masyarakat akan hujan asam di Amerika
Serikat meningkat di tahun 1990-an setelah di New York Times memuat
laporan dari Hubbard Brook Experimental Forest di New Hampshire tentang
banyaknya kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh hujan asam. Istilah
hujan asam tidaklah tepat, yang benar adalah deposisi asam. Deposisi asam
ada dua jenis, yaitu deposisi kering dan deposisi basah.
Deposisi kering ialah peristiwa terkenanya benda dan makhluk hidup
oleh asam yang ada dalam udara. Hal tersebut dapat terjadi pada daerah
perkotaan karena pencemaran udara akibat kendaraan maupun asap pabrik.
Selain itu, deposisi kering juga dapat terjadi di daerah perbukitan yang
terkena angin yang membawa udara mengandung asam. Biasanya deposisi
jenis ini terjadi dekat dari sumber pencemaran.
Deposisi basah ialah turunnya asam dalam bentuk hujan. Hal ini terjadi
apabila asap di udara larut di dalam butir-butir air di awan. Jika turun hujan
dari awan tersebut, maka air hujan yang turun bersifat asam. Deposisi asam
dapat pula terjadi karena hujan turun melalui udara yang mengandung asam,
sehingga asam tersebut terlarut ke dalam air hujan dan turun ke bumi.
Kemudian asam akan tercuci atau wash out. Deposisi jenis ini dapat terjadi
sangat jauh dari sumber pencemaran.
Sebenarnya, hujan secara alami bersifat asam karena karbondioksida
(C0 2) di udara yang larut dengan air hujan memiliki bentuk sebagai asam.
Jenis asam dalam hujan ini sangat bermanfaat karena membantu melarutkan
mineral dalam tanah yang dibutuhkan oleh tumbuhan dan hewan.
Hujan pada dasarnya juga memiliki tingkat keasaman berkisar pH 5,
apabila hujan terkontaminasi dengan karbondioksida dan gas khlorin yang
bereaksi serta bercampur di atmosfer akan mengakibatkan tingkat keasaman
lebih rendah dari pH 5, dan keadaan demikian disebut dengan hujan asam.

MKDU41 12/MODUL 9

9.5

Somber Hujan Asam


Pada dasarnya hujan asam disebabkan oleh dua polutan udara, sulfur
dioxide (S02) dan nitrogen oxides (NOx) yang keduanya dihasilkan melalui
pembakaran. Akan tetapi sekitar 50% S02 yang ada di atmosfer di seluruh
dunia terjadi secara alami, misalnya dari letusan gunung berapi maupun
kebakaran hutan secara alami, juga proses biologis di tanah, rawa, dan laut.
Akan tetapi, mayoritas hujan asam 50% disebabkan oleh aktivitas manusia
seperti industri, pembangkit tenaga listrik, kendaraan bermotor, pabrik
pengolahan pertanian (terutama amonia), akibat pembakaran BBF, peleburan
logam, dan pembangkit listrik. Minyak bumi mengandung belerang antara
0,1 % sampai 3% dan batubara 0,4% sampai 5%. Waktu BBF di bakar,
belerang tersebut beroksidasi menjadi belerang dioksida (SON) dan lepas di
udara. Oksida belerang selanjutnya berubah menjadi asam sulfat.
Gas-gas yang dihasilkan oleh proses tersebut dapat terbawa angin hingga
ratusan kilometer di atmosfer sebelum berubah menjadi asam dan terdeposit
ke tanah.
Kadar S02 tertinggi terdapat pada pusat industri di Eropa, Amerika
Utara, dan Asia Timur. Di Eropa Barat, 90% S02 adalah antrofogenik. Di
Inggris, 2/3 S02 berasal dari pembangkit listrik batubara, di Jerman 50%, dan
di Kanada 63%.
Menurut Soemarwoto (1992), 50% nitrogen oxides terdapat di atmosfer
secara alami, dan 50% lagi terbentuk akibat kegiatan manusia, terutama
akibat pembakaran BBF. Pembakaran BBF mengoksidasi 5-50o/o nitrogen
dalam batubara, 40-50% nitrogen dalam minyak berat, dan 100% nitrogen
dalam minyak ringan dan gas. Semakin tinggi suhu pembakaran maka
semakin banyak NOx yang terbentuk.
Selain itu, NOx juga berasal dari aktivitas jasad renik yang
menggunakan senyawa organik mengandung N. Oksida N merupakan basil
samping aktivitas jasad renik itu. Di dalam tanah, pupuk N yang tidak
terserap tumbuhan mengalami perubahan kimia-fisik dan biologik sehingga
menghasilkan N. Oleh karena itu, semakin banyak menggunakan pupuk N,
maka semakin tinggi pula produksi oksida tersebut.
Senyawa S02 dan NOx akan terkumpul di udara dan melakukan
perjalanan ribuan kilometer di atmosfer, di saat mereka bercampur dengan
uap air akan membentuk zat asam sulphuric dan nitric. Di saat terjadinya
curah hujan, kabut membawa partikel tersebut, sehingga terjadilah hujan
asam. Hujan asam juga dapat terbentuk melalui proses kimia dari
pengendapan gas sulphur dioxide atau sulphur dan nitrogen pada logam,
serta mengering atau partikel lainnya (Gambar 9.1).

9.6

ILMU ALAMIAH DASAR

.Ga~ew
;P~lf1'1 taols ~n
Atm&sp~am

P~1f(:Ulat~
' Po11u1ant~ 1c\

ltn~~rihere.

~ua~~

1a nd

PMetoJtatJen E

voo

''

WSJ

Oe~~Jil~.n

B..Jmber: Wikipedia, (2008)

Gambar 9.1.
Proses Pemecahan Asam (catatan: bahwa hanya ffi2 dan NOx memegang
per an penting dalam huj an asam)

B. AKIBAT HUJAN ASAM


Terjadinya hujan asam harus diwaspadai karena dampak yang
ditimbulkan bersifat global dan dapat mengganggu keseimbangan ekosistem.
Hujan asam memiliki dampak tidak hanya pada lingkungan biotik, namun
juga pada lingkungan abiotik, antara lain seperti berikut ini.

1. Danau
Kelebihan zat asam pada danau akan mengakibatkan sedikitnya spesies
yang bertahan. Jenis plankton dan invertebrata merupakan makhluk yang
paling cepat mati akibat pengaruh kadar zat asam yang tinggi. Apa yang
terjadi jika di danau memiliki pH di bawah 5? Jawabannya, lebih dari 75o/o
dari spesies ikan akan hilang. Hal ini disebabkan oleh pengaruh rantai
makanan, yang secara signifikan berdampak pada keberlangsungan suatu
ekosistem. Tidak semua danau yang terkena hujan asam akan menjadi
pengasaman, karena telah ditemukan jenis batuan dan tanah yang dapat
membantu menetralkan tingkat keasaman.

2.

MKDU41 12/MODUL 9

9.7

Tumbuhan dan Hewan


Hujan asam yang larut bersama nutrisi di dalam tanah akan menyapu
kandungan tersebut sebelum pohon-pohon dapat menggunakannya untuk
tumbuh dan akan melepaskan zat kimia beracun seperti aluminium, yang
akan bercampur di dalam nutrisi. Sehingga apabila nutrisi tersebut dimakan
oleh tumbuhan akan menghambat pertumbuhan dan mempercepat daun
berguguran, selebihnya pohon-pohon akan terserang penyakit, kekeringan
dan mati. Seperti halnya danau, hutan juga mempunyai kemampuan untuk
menetralisir hujan asam dengan jenis batuan dan tanah yang dapat
mengurangi tingkat keasaman.
Pencemaran udara telah menghambat f otosintesis dan immobilisasi basil
f otosintesis dengan pembentukan metabolit sekunder yang potensial beracun.
Sebagai akibatnya, akar kekurangan energi, karena basil fotosintesis tertahan
di tajuk. Sebaliknya, tajuk mengakumulasikan zat yang potensial beracun
tersebut. Dengan demikian pertumbuhan akar dan mikoriza terhambat,
sedangkan daun pun menjadi rontok. Pohon menjadi lemah dan mudah
terserang penyakit dan sama.
Penurunan pH tanah akibat deposisi asam juga menyebabkan terlepasnya
aluminium dari tanah dan menimbulkan keracunan. Akar yang halus akan
mengalami nikrosis sehingga penyerapan hara dan air terhambat. Hal ini
menyebabkan pohon kekurangan air dan hara sehingga akhirnya mati. Hanya
tumbuhan tertentu yang dapat bertahan hidup pada daerah tersebut. Hal ini
akan berakibat pada hilangnya beberapa spesies, yang berarti pula keragaman
hayati tanaman akan semakin menurun.
Kadar S02 yang tinggi di hutan menyebabkan noda putih atau coklat
pada permukaan daun, jika hal ini terjadi dalam jangka waktu yang lama
akan menyebabkan kematian tumbuhan tersebut. Menurut Soemarwoto
(1992), dari analisis daun yang terkena deposisi asam menunjukkan kadar
magnesium yang rendah. Sedangkan magnesium merupakan salah satu
nutrisi esensial bagi tanaman. Kekurangan magnesium disebabkan oleh
pencucian magnesium dari tanah karena pH yang rendah dan kerusakan daun
menyebabkan pencucian magnesium di daun.
Sebagaimana tumbuhan, hewan juga rnemiliki ambang toleransi terhadap
hujan asarn. Spesies hewan tanah yang mikroskopis akan langsung rnati saat
pH tanah rneningkat karena sifat rnikroskopis hew an adalah sang at spesifik
dan rentan terhadap perubahan lingkungan yang ekstrirn. Spesies hewan yang
lain juga akan terancarn karena jurnlah produsen (turnbuhan) sernakin sedikit.

9.8

ILMU ALAMIAH CASAR

Berbagai penyakit juga akan terjadi pada hewan karena kulitnya terkena air
dengan keasaman tinggi. Hal ini akan menyebabkan kepunahan spesies.

3.

Kesehatan Manusia
Dampak deposisi asam terhadap kesehatan telah banyak diteliti, namun
belum ada yang nyata berhubungan langsung dengan pencemaran udara
khususnya oleh senyawa NOx dan S02 Kesulitan yang dihadapi dikarenakan
banyaknya faktor yang mempengaruhi kesehatan seseorang, termasuk faktor
kepekaan seseorang terhadap pencemaran yang terjadi. Misalnya balita,
manusia berusia lanjut, atau manusia dengan status gizi buruk relatif lebih
rentan terhadap pencemaran udara dibandingkan dengan manusia yang sehat.
Berdasarkan hasil penelitian, sulphur dioxide, yang dihasilkan oleh
hujan asam juga dapat bereaksi secara kimia di dalam udara, dengan
terbentuknya partikel halus sulfat. Partikel halus ini akan mengikat oksigen
dalam paru-paru yang akan menyebabkan penyakit pernapasan. Selain itu,
dapat mempertinggi risiko terkena kanker kulit karena senyawa sulfat dan
nitrat mengalami kontak langsung dengan kulit.
4.

Korosi
Hujan asam juga dapat mempercepat proses pengkaratan dari beberapa
material, seperti batu kapur, pasir besi, marmer, batu pada dinding beton,
serta logam. Ancaman serius juga dapat terjadi pada bangunan tua serta
monumen termasuk candi dan patung. Hujan asam dapat merusak batuan
sebab akan melarutkan kalsium karbonat meninggalkan kristal pada batuan
yang telah menguap. Seperti halnya sifat kristal, semakin banyak akan
merusak batuan.

C. UPA YA PENGENDALIAN DEPOSISI ASAM


Usaha untuk mengendalikan deposisi asam ialah menggunakan bahan
bakar yang mengandung sedikit zat pencemar, menghindari terbentuknya zat
pencemar saat terjadinya pembakaran, menangkap zat pencemar dari gas
buangan, dan penghematan energi.

1.

Bahan bakar dengan kandungan belerang rendah


Kandungan belerang dalam bahan bakar bervariasi. Masalahnya ialah
sampai saat ini Indonesia sangat tergantung dengan minyak bumi dan

MKDU41 12/MODUL 9

9.9

batubara, sedangkan minyak bumi merupakan sumber bahan bakar dengan


kandungan belerang yang tinggi.
Penggunaan gas alam akan mengurangi emisi zat pembentuk asam, akan
tetapi kebocoran gas ini dapat menambah emisi metan. U saha lain, yaitu
dengan menggunakan bahan bakar non-belerang, misalnya metanol, etanol,
dan hidrogen. Akan tetapi penggantian jenis bahan bakar tersebut harus
dilakukan dengan hati-hati, agar tidak menimbulkan masalah yang lain.
Misalnya pembakaran metanol menghasilkan dua sampai lima formaldehide
daripada pembakaran bensin. Zat ini mempunyai karsinogenik (pemicu
kanker).

2.

Mengurangi kandungan belerang sebelum pembakaran


Kadar belerang dalam bahan bakar dapat dikurangi dengan
menggunakan teknologi tertentu. Dalam proses produksi, misalnya batubara,
bias anya batubara dicuci untuk membersihkan batubara dari pasir, tanah, dan
kotoran lain, serta mengurangi kadar belerang yang berupa pint (belerang
dalam bentuk besi sulfida sampai 50-90%.
3.

Pengendalian pencemaran selama pembakaran


Beberapa teknologi untuk mengurangi emisi S02 dan NOx pada waktu
pembakaran telah dikembangkan. Salah satu teknologi ialah Lime injection
in multiple burners (LIMB). Dengan teknologi ini, emisi S02 dapat
dikurangi sampai 80o/o dan NOx 50%. Caranya dengan menginjeksikan kapur
dalam dapur pembakaran dan suhu pembakaran diturunkan dengan alat
pembakar khusus. Kapur akan bereaksi dengan belerang dan membentuk
gipsum (kalsium sulfat dihidrat). Penurunan suhu mengakibatkan penurunan
pembentukan NOx baik dari nitrogen yang ada dalam bahan bakar maupun
dari nitrogen udara.
Pemisahan polutan dapat dilakukan menggunakan penyerap batu kapur
atau Ca(OH)2 . Gas buang dari cerobong dimasukkan ke dalam fasilitas flue
gas desulfurization (FGD). Ke dalam alat ini kemudian disemprotkan udara
sehingga S02 dalam gas buang teroksidasi oleh oksigen menjadi S03 . Gas
buang selanjutnya "didinginkan" dengan air, sehingga S03 bereaksi dengan
air (H20) membentuk asam sulfat (H2S04). Asam sulfat selanjutnya
direaksikan dengan Ca(OH)2 sehingga diperoleh basil pemisahan berupa
gipsum. Gas buang yang ke luar dari sistem FGD sudah terbebas dari oksida

9.10
ILMU ALAMIAH

CASAR

sulfur. Hasil samping proses FGD disebut gipsum sintetis karena memiliki
senyawa kimia yang sama dengan gipsum alam.
4.

Pengendalian Setelah Pembakaran


Zat pencemar juga dapat dikurangi dengan gas ilmiah basil pembakaran.
Teknologi yang sudah banyak dipakai ialah FGD. Prinsip teknologi ini ialah
untuk mengikat S02 di dalam gas limbah di cerobong asap dengan absorben,
yang disebut scrubbing. Dengan cara ini 70-95% S02 yang terbentuk dapat
diikat. Kerugian dari cara ini ialah terbentuknya limbah, akan tetapi limbah
itu dapat pula diubah menjadi gipsum yang dapat digunakan dalam berbagai
industri. Cara lain ialah dengan menggunakan amonia sebagai zat
pengikatnya sehingga limbah yang dihasilkan dapat digunakan sebagai
pupuk.
Selain dapat mengurangi sumber polutan penyebab hujan asam, gipsum
yang dihasilkan melalui proses FGD ternyata juga memiliki nilai ekonomi
karena dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, mis al untuk bah an
bangunan. Sebagai bahan bangunan, gipsum tampil dalam bentuk papan
gipsum (gypsum boards) yang umumnya dipakai sebagai plafon atau langitlangit rumah (ceiling boards), dinding penyekat atau pemisah ruangan
(partition board), dan pelapis dinding (wall boards).
Mengaplikasikan prinsip 3R (Reuse, Recycle, Reduce)
Hendaknya prinsip ini dijadikan landasan saat memproduksi suatu
barang, dan produk itu harus dapat digunakan kembali atau dapat didaur
ulang sehingga jumlah sampah atau limbah yang dihasilkan dapat dikurangi.
Teknologi yang digunakan juga hares diperhatikan, teknologi yang
berpotensi mengeluarkan emisi hendaknya diganti dengan teknologi yang
lebih baik dan bers ifat ramah lingkungan. Hal ini juga berkaitan dengan
perubahan gaya hidup, kita Bering kali berlomba membeli kendaraan pribadi,
padahal transportasilah yang merupakan penyebab tertinggi pencemaran
udara. Oleh karena itu, kits hares memenuhi kadar baku mute emisi, baik di
industri maupun transportasi.
5.

D. PEMANASAN GLOBAL

Menurut Wikipedia Indonesia (2007) yang disebut pemanasan global


atau global warming adalah kejadian meningkatnya temperatur rata-rata

MKDU41 12/MODUL 9

9. 11

atmosfer, laut, dan daratan di Bumi. Menurut penelitian, temperatur


permukaan bumi telah meningkat rata-rata 0,74 C selama seabad terakhir.
Peningkatan suhu ini disebabkan oleh banyak hal, salah satunya adalah
meningkatnya karena aktivitas yang dilakukan oleh manusia di seluruh dunia
terutama yang berhubungan dengan penggunaan bahan bakar f osil (minyak
bumi dan batu bara) serta kegiatan lain yang berhubungan dengan hutan,
pertanian, dan petemakan.
Aktivitas manusia di kegiatan-kegiatan tersebut secara langsung maupun
tidak langsung menyebabkan perubahan komposisi alami atmosfer, yaitu
peningkatan jumlah gas rumah kaca secara global.
Apakah yang disebut efek rumah kaca itu? Efek rumah kaca dapat dilihat
sebagai suatu proses alam yang terjadi di lapisan atmosfer yang diselimuti
gas. Panas yang berasal dari matahari masuk ke bumi menembus selimut gas
tersebut berupa radiasi gelombang pendek dan sebagian gas berupa radiasi
gelombang panjang dipantulkan kembali ke angkasa. Namun ternyata panas
yang seharusnya dipantulkan kembali ke angkasa tersebut terperangkap
dalam suatu lapisan (seperti rumah kaca dalam suatu pertanian) dan panas
yang terperangkap ini akan menghangatkan bumi.
Efek Rumah Kaea menyebabkan terjadinya akumulasi panas (atau
energi) di atmosfer bumi. Dengan adanya akumulasi yang berlebihan
tersebut, iklim global melakukan penyesuaian. Penyesuaian yang dimaksud
salah satunya adalah peningkatan temperatur bumi.
Persoalan timbul saat kegiatan manusia justru menghasilkan gas yang
meningkatkan konsentrasi lapisan gas di atmosfer tersebut. Hal ini berarti
akan menghalangi panas matahari yang mestinya dipantulkan ke luar angkasa
dan akibatnya adalah akan meningkatkan suhu bumi. Kondisi ini disebut
sebagai efek rumah kaca.
Gas yang ada dalam atmosfer atau yang sering disebut gas rumah kaca
adalah karbondioksida (C02 ), metana (CH4 ), dinitrooksida (N2 0), hidrofluorokarbon (HFC), perfluorokarbon (PFC), sampai sulfur heksafluorida
(SF6). Sebenarnya, efek rumah kaca sangat dibutuhkan oleh segala makhluk
hidup yang ada di bumi, karena tanpanya, planet ini akan menjadi sangat
dingin (mencapai -I 8C) sehingga es akan menutupi seluruh permukaan
Bumi. Akan tetapi, akibat jumlah gas-gas tersebut telah berlebih di atmosfer,
pemanasan global menjadi akibatnya.
Dari mana penambahan konsentrasi gas rumah kaca ini berasal? Menurut
penelitian dan pengamatan para ahli sejak zaman industrialisasi dimulai,

9.12
ILMU ALAMIAH

DASAR

konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer meningkat drastis. Hal ini disebabkan
karena aktivitas yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil (minyak
bumi dan batubara) yang terutama adalah karbondioksida. Sedangkan asam
nitrat dihasilkan oleh kendaraan dan emisi industri. Emisi metan disebabkan
oleh aktivitas industri dan pertanian. Karbondioksida, chlorofluorocarbon,
metan, dan asam nitrat adalah gas-gas polutif yang terakumulasi di udara dan
menyaring banyak panas matahari.

Se~ tm r~1 l~ mitla'f!latt


ilJI.erc~'ka?t,oteb aunosler da.~

s.ei;~it1n ~~ra]l ~se~

lJji,s~tul~1l;~~n &ilf f<e:11~1ii


AfBh 6\et 1 WflK n1ma'~1 1 kaca
'lAt\Jk;man1ana9falrf.l
~.1n71
. ..
1

.,~.

-....

SJmber: Wikipedia Indonesia, (2007)

Gambar 9.2.
Terjadinya efek rumah kaca

Dapat dikatakan bahwa meningkatnya suhu bumi oleh karena efek


rumah kaca ini berhubungan langsung atau sering dikatakan sebagai
penyebab terjadinya pemanasan global. Mengapa begitu? Karena pemanasan
suhu secara global mempengaruhi cuaca dan berakibat pada perubahan iklim
regional seperti pola curah hujan, penguapan, pembentukan awan, dan hal ini
dapat dilihat dengan meningkatnya curah hujan di beberapa belahan dunia
sehingga menimbulkan banjir dan erosi. Sedangkan, di belahan bumi lain
akan mengalami musim kering yang berkepanjangan disebabkan kenaikan
suhu.

MKDU41 12/MODUL 9

9.13

Dalam laporan yang dikeluarkannya tahun 2001, Intergovernmental


Panel on Climate Change (IPCC) menyimpulkan bahwa temperatur udara
global telah meningkat 0,6C (1F) sejak tahun 1861. Panel setuju bahwa
pemanasan tersebut terutama disebabkan oleh aktivitas manusia yang
menambah gas-gas rumah kaca ke atmosfer. IPCC memprediksi peningkatan
temperatur rata-rata global akan meningkat 1,4 - 5,8 c (2,5 - 10,4 F) pada
tahun 2100.
Efek-efek dari agen penyebab pemanasan global juga dipengaruhi oleh
berbagai proses umpan balik yang dihasilkannya. Beberapa contoh yang
diambil dari Wikipedia Indonesia (2007) adalah efek umpan balik karena
pengaruh awan yang sekarang sedang menjadi objek penelitian. Jika dilihat
dari bumi, awan akan memantulkan radiasi infra merah balik ke permukaan,
sehingga akan meningkatkan efek pemanasan. Sebaliknya apabila dilihat dari
angkasa, awan tersebut akan memantulkan sinar matahari dan radiasi infra
merah ke angkasa, sehingga meningkatkan efek pendinginan. Apakah ef'ek
keseimbangan yang diperoleh dari basil pemanasan atau pendinginan
tergantung pada beberapa hal lain, seperti tipe dan ketinggian awan tersebut.
Dari efek umpan balik ini dapat dilihat sejauh manakah awan berpengaruh
terhadap kondisi pemanasan global yang terjadi di suatu daerah.
Umpan balik penting lainnya adalah hilangnya kemampuan
memantulkan cahaya (albedo) oleh es. Ketika temperatur global meningkat,
es yang berada di dekat kutub mencair dengan kecepatan yang terus
meningkat. Bersamaan dengan melelehnya es tersebut, daratan, atau air di
bawahnya akan terbuka. Baik daratan maupun air memiliki kemampuan
memantulkan cahaya lebih sedikit bila dibandingkan dengan es, dan
akibatnya akan menyerap lebih banyak radiasi matahari. Hal ini akan
menambah pemanasan dan menimbulkan lebih banyak lagi es yang mencair,
menjadi suatu siklus yang berkelanjutan.
Seperti diketahui, di Kutub Utara dan Selatan terdapat dua jenis es, yaitu
es musiman yang terbentuk saat musim dingin tiba, dan es abadi yang tebal
dan tidak mencair sepanjang tahun. Namun penelitian selama 10 tahun
terakhir menunjukkan penurunan dramatis dalam es abadi. Dari penelitian
yang dilakukan oleh Dr. Son Nghiem dilaporkan bahwa pada tahun 2005
terjadi pengurangan hingga 14 persen atau wilayah seluas Texas maupun
Turki. Hal ini adalah akibat dari pola pembekuan es yang sudah berubah dari
biasanya, yaitu setiap musim gugur, dengan arus dingin yang bergerak, maka
daerah yang mencair biasanya beku kembali. Es musiman yang hilang di

9.14
ILMU ALAMIAH

DASAR

musim panas menjadi semakin sedikit yang dapat membeku kembali pada
waktu musim dingin berikutnya. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa
sistem yang selama ini ada ternyata tidak lagi mampu menyembuhkan diri.
Para ilmuan memperkirakan pemanasan global menyebabkan daerah
bagian U tara dari belahan bumi Utara (Northern Hemisphere) akan
memanas lebih dari daerah-daerah lain di Bumi. Akibatnya, gunung-gunung
es akan mencair dan daratan akan mengecil. Akan lebih sedikit es yang
terapung di perairan Utara tersebut. Daerah-daerah yang sebelumnya
mengalami salju ringan, mungkin tidak akan mengalaminya lagi. Pada
pegunungan di daerah subtropis, bagian yang ditutupi salju akan semakin
sedikit serta akan lebih cepat mencair. Musim tanam akan lebih panjang di
beberapa area. Temperatur pada musim dingin dan malam hari akan
cenderung untuk meningkat.
Contoh dari akibat terjadinya pemanasan global adalah foto Gunung
Kilimanjaro, Afrika yang diambil pada tahun 1970 dan 2000. Dari Gambar
9 .3 berikut terlihat bahwa jumlah salju masih menutupi puncak di atas
Gunung Kilimanjaro pada tahun 1970 dan pada tahun 2000 puncak Gunung
Kilimanjaro hanya tinggal sebagian yang masih ditutupi salju. Jumlah salju
sudah sangat berkurang apabila dibandingkan pada tahun 1970. Hal ini dapat
digunakan sebagai bukti bahwa pemanasan global memang sudah terjadi.

SJmber:
http://mboj o. word press. com/2007/04/1 O/pemanasan-global-catatan mengenai sebabnya/

Gambar 9.3.
Gunung Kilimanjaro, Afrika

MKDU41 12/MODUL 9

9.15

Dalam Wikipedia Indonesia (2007) para ilmuan juga telah lama


menduga bahwa iklim global semakin menghangat, tetapi mereka tidak
mampu memberikan bukti-bukti yang tepat. Temperatur terus bervariasi dari
waktu ke waktu dan dari lokasi yang satu ke lokasi lainnya. Perlu bertahuntahun pengamatan iklim untuk memperoleh data-data yang menunjukkan
suatu kecenderungan yang jelas. Catatan pada akhir 1980-an agak
memperlihatkan kecenderungan penghangatan ini, akan tetapi data statistik
ini hanya sedikit dan tidak dapat dipercaya.
Data-data yang lebih akurat ini menunjukkan bahwa kecenderungan
menghangatnya permukaan bumi benar-benar terjadi. Jika dilihat pada akhir
abad ke-20, tercatat bahwa sepuluh tahun terhangat selama seratus tahun
terakhir terjadi setelah tahun 1980, dan tiga tahun terpanas terjadi setelah
tahun 1990, dengan 1998 menjadi yang paling panas.
Namun temyata tidak semua ilmuan setuju tentang keadaan dan akibat
dari pemanasan global. Beberapa pengamat masih meragukan akan kondisi
peningkatan pemanasan global dan prediksinya di masa yang akan datang
dengan menunjukkan fakta-fakta bahwa pemanasan berkelanjutan dapat
menguntungkan di beberapa daerah.
Keadaan pemanasan global sejak 1900 yang ternyata tidak seperti yang
diprediksi disebabkan penyerapan panas secara besar oleh lautan. Pada tahun
2000, U.S. National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA)
memberikan hasil analisis baru tentang temperatur air yang diukur oleh para
pengamat di seluruh dunia selama 50 tahun terakhir. Hasil pengukuran
tersebut memperlihatkan adanya kecenderungan pemanasan: temperatur laut
dunia pada tahun 1998 lebih tinggi 0,2 C (0,3 F) daripada temperatur ratarata 50 tahun terakhir, ada sedikit perubahan tetapi cukup berarti.

E. AKIBAT PEMANASAN GLOBAL


Akibat dari pemanasan global sebenarnya sudah dapat dirasakan
meskipun berjalan tahap demi tahap dan sepertinya tidak begitu terasa
pengaruhnya. Namun ternyata akibat yang bertahap ini sekarang sudah mulai
terasa besar pengaruhnya terhadap lingkungan kita baik secara lokal maupun
global.
Pengaruh pemanasan global dapat terjadi pada hampir seluruh aspek
kehidupan seperti berikut.

9.16
ILMU ALAMIAH

1.

CASAR

Cuaca
Cuaca di sekeliling kita pada akhir-akhir ini terasa sudah sangat berbeda
dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Musim hujan yang waktunya
mundur dan periodenya semakin singkat namun menimbulkan hujan yang
sangat lebat diiringi angin dan badai, musim kemarau sangat kering dan
munculnya banyak penyakit yang pada waktu dahulu penyakit tersebut
meskipun sudah ada namun tidak mewabah seperti sekarang ini.
Dalam Wikipedia Indonesia (2007) dijelaskan bahwa ketika atmosfer
menghangat, lapisan permukaan lautan juga akan menghangat, sehingga
volumenya akan membesar dan menaikkan tinggi permukaan laut.
Pemanasan juga akan mencairkan banyak es di kutub, terutama sekitar
Greenland, yang lebih memperbanyak volume air di laut. Tinggi muka laut
di seluruh dunia telah meningkat 10 - 25 cm (4 - 10 inchi) selama abad ke-20,
dan para ilmuan IPCC memprediksi peningkatan lebih lanjut 9 - 88 cm (4 35 inchi) pada abad ke-21.
Menurut para ahli perubahan tinggi permukaan laut akan sangat
mempengaruhi kehidupan di daerah pantai. Kenaikan permukaan air laut
sebesar 100 cm akan menenggelamkan 6% daerah Belanda, 17,5% daerah
Bangladesh, dan banyak pulau.
Meningkatnya permukaan air laut juga akan meningkatkan erosi dari
tebing, pantai, dan bukit pasir. Yang lebih parah dan kita sudah mulai
merasakannya di beberapa daerah pesisir pantai utara J awa adalah
pengaruhnya terhadap kondisi muka laut yang ada di muara sungai, karena
akan menimbulkan banjir akibat air pasang (sering disebut rob).
Kenaikan tinggi muka laut meskipun sedikit akan sangat mempengaruhi
ekosistem pantai, karena akan menenggelamkan rawa-rawa yang ada di
pantai. Mungkin juga akan membentuk rawa-rawa baru, namun letaknya
menjadi ke arah yang menjorok ke dalam wilayah perkotaan yang sudah
dibangun untuk pemukiman.
Daerah hangat akan menjadi lebih lembab karena lebih banyak air yang
menguap dari lautan. Kelembaban yang tinggi akan meningkatkan curah
hujan, sekitar 1 persen untuk setiap derajat Fahrenheit pemanasan. Curah
hujan di seluruh dunia telah meningkat sebesar 1 persen dalam seratus tahun
terakhir ini. Badai akan menjadi lebih sering. Selain itu, air akan lebih cepat
menguap dari tanah. Akibatnya beberapa daerah akan menjadi lebih kering
dari sebelumnya. Angin akan bertiup lebih kencang dan mungkin dengan
pola yang berbeda. Topan badai (hurricane) yang memperoleh kekuatannya

MKDU41 12/MODUL 9

9.17

dari penguapan air, akan menjadi lebih besar. Berlawanan dengan pemanasan
yang terjadi, beberapa periode yang sangat dingin mungkin akan terjadi. Pola
cuaca menjadi tidak terprediksi dan lebih ekstrim.

2.

Sistem Pertanian
Perubahan musim atau cuaca sudah tentu akan sangat berpengaruh
terhadap sistem pertanian yang ada sekarang. Produksi yang dihasilkannya
pun akan sangat bergantung pada jenis tanaman yang ditanam sehingga target
pemenuhan pangan dunia dapat dicapai. Pemanasan global akan berpengaruh
terhadap produktivitas tanaman pangan dan ketersediaan air.
Dahulu beberapa wilayah di Indonesia mempunyai berbagai sumber
pangan altematif. Sebenarnya jika ditelusuri kearifan lokal yang ada di setiap
wilayah di manapun di bumi ini, dapat menjadi salah satu solusi untuk
mengatasi kesesuaian tanaman yang akan dikembangkan dan dijadikan
sumber pangan alternatif di daerah tersebut. Manusia pun dapat mengikuti
kearifan lokal yang ada yaitu dengan memakan tanaman tertentu yang
tumbuh baik di wilayah tersebut sebagai makanan pokoknya. Tidak harus
selalu beras atau padi sebagai makanan pokoknya. Sentralisasi yang
dilakukan oleh orde baru terhadap pola makan bangsa Indonesia
menyebabkan ketergantungan rakyat Indonesia terhadap beras sangat tinggi.
Misalnya untuk daerah Indonesia Timur yang terbiasa makan sagu atau ubi
sebagai makanan pokok, pemerintah tidak perlu memaksakan mereka untuk
beralih ke beras sebagai makanan pokok, karena bila daerah tersebut sistem
pertaniannya dipaksa beralih menjadi menanam padi, kondisi lingkungannya
memang tidak mendukung. Hal ini akan mempersulit pemerintah sendiri
dalam mencukupi kebutuhan beras untuk wilayah Indonesia Timur, karena
harus diproduksi di Indonesia Barat yang saat ini justru sedang mengalami
krisis akibat besarnya pengalihan lahan sawah menjadi areal industri dan
perumahan.
Menurut Zulkifli (2007), semestinya perbedaan sumber makanan itu
disyukuri sebagai rahmat dari Allah. Penyeragaman sumber makanan
menyebabkan ketergantungan pada sumber pangan tertentu yang belum tentu
cocok ditanam di wilayah tertentu sehingga menyebabkan kerusakan
lingkungan. Selain itu, penyeragaman sumber makanan menyebabkan
ekosistem di beberapa daerah berubah karena lahan yang semula tidak
diperuntukkan dan tidak cocok untuk pertanian, dipaksakan untuk menjadi
lahan pertanian. Keanekaragaman hayati di daerah itu pun menjadi terancam

9.18
ILMU ALAMIAH

CASAR

musnah. Hewan-hewan yang biasa makan dari hasil hutan terancam punah
dan beberapa binatang merusak lahan pertanian karena kehilangan tempat
berlindung dan sumber makanan.
Andreas Maryoto (2007) menulis di Kompas tentang kaitan pemanasan
global dengan sektor pertanian, khususnya budidaya padi, karena temyata
budidaya tanaman padi merupakan penyumbang emisi metana terbesar,
beliau juga
mengingatkan perlunya pengkajian budidaya padi untuk
mengurangi produksi gas rumah kaca yang menjadi penyebab pemanasan
global. Diperlukan suatu draf perubahan budidaya padi dan perbaikan usaha
peternakan yang diharapkan dapat menurunkan emisi metana dari sektor
pertanian. Penurunan produksi gas metana tersebut diharapkan dari sekitar 56
persen dibanding produksi gas metana saat ini apabila perbaikan budidaya
padi dilakukan. Ia mengatakan emisi gas dalam produksi padi adalah unik.
Selain memproduksi gas metana yang berasal dari peruraian bahan organik
usaha tani padi, juga memproduksi karbondioksida yang dihasilkan dari
pembakaran sisa tanaman padi. Usaha tani padi juga memproduksi nitrogen
dioksida dari peruraian pupuk. Semua gas itu merupakan penyebab efek
rumah kaca.
Cara yang sudah dilaksanakan oleh Departemen Pertanian untuk
menurunkan emisi gas rumah kaca antara lain dengan meminimalkan
pembukaan lahan gambut dan menghindarkan pembakaran sisa tanaman.
Badan Litbang Departemen Pertanian mengenalkan sistem terpadu tanaman
dengan peternakan yang menggunakan sisa tanaman untuk pakan ternak.
Sistem ini meminimalkan pembakaran sisa tanaman yang dapat memproduksi
karbondioksida.
Namun sampai tahun 2020 para ahli menyatakan masih akan terjadi
peningkatan emisi metana hingga 16%. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal
antara lain banyak negara maju belum mengurangi produksi gas emisi, dan di
negara berkembang perluasan sawah masih terns terjadi. Perluasan sawah
masih terus terjadi karena adanya desakan kebutuhan peningkatan produksi
pangan negara-negara itu.

3.

Kehidupan Tumbuhan dan Hewan

Selain sistem pertanian yang perlu penyesuaian, penghuni bumi yang


terkena dampak langsung pemanasan global adalah tumbuhan dan hewan.
Hewan dan tumbuhan menjadi makhluk hidup yang sulit menghindar dari
efek pemanasan ini karena sebagian besar lahan tel ah dikuasai manusia.

MKDU41 12/MODUL 9

9.19

Dalam pemanasan global, hewan cenderung untuk bermigrasi ke arah kutub


atau ke atas pegunungan. Tumbuhan akan mengubah arah pertumbuhannya,
mencari daerah baru karena habitat lamanya menjadi terlalu hangat. Akan
tetapi, pembangunan manusia akan menghalangi perpindahan ini. Spesiesspesies yang bermigrasi ke utara atau selatan yang terhalangi oleh kota-kota
atau lahan-lahan pertanian mungkin akan mati. Beberapa tipe spesies yang
tidak mampu secara cepat berpindah menuju kutub mungkin juga akan
musnah.
Laporan International Panel on Climate Change (IPCC) pada April
2007 tentang dampak, kerentanan, dan adaptasi pada perubahan iklim
mengemukakan bahwa kurang lebih 20-30% tumbuhan dan hewan
diperkirakan akan meningkat risiko kepunahannya jika kenaikan temperatur
global rata-rata di atas 1,5 - 2,5C. Hal ini berarti, jika dari sekarang tidak
dilakukan upaya-upaya pencegahannya, maka pada tahun 2100, dua per tiga
dari spesies yang ada di bumi akan hilang.
Menurut Welly (2007) pemanasan global juga membawa ancaman
terhadap terumbu karang Indonesia, yang merupakan jantung kawasan
segitiga karang dunia (heart of global coral triangle). Pemanasan global
telah meningkatkan suhu air laut sehingga terumbu karang menjadi stress dan
mengalami pemucatan/pemutihan (bleaching). Jika terus berlangsung
terumbu karang tersebut akan mengalami kematian. Di sisi lain coral triangle
memiliki tungsi penting bagi kehidupan manusia. Lebih dari 120 juta orang
hidupnya bergantung pada terumbu karang dan perikanan di kawasan
tersebut. Coral triangle yang meliputi Indonesia, Philipina, Malaysia, Timor
Leste, Papua New Guinea, dan Kepulauan Salomon merupakan kawasan
yang memiliki keanekaragaman hayati laut tertinggi di dunia, khususnya
terumbu karang.
Pangaribuan (2007) menjelaskan bahwa pemanasan global yang
berakibat pada meningkatnya permukaan air laut akan berpengaruh terhadap
kondisi lahan basah karena lahan basah berfungsi sebagai penyimpan dan
penangkap karbon. Di Indonesia dari sekitar 37 juta ha lahan basah 20 juta
ha di antaranya berupa rawa gambut yang sudah merupakan penyimpan
karbon yang tetap, sepanjang keberadaan dan keamanannya dapat
dipertahankan. Namun munculnya kanal-kanal yang dibuat secara legal
maupun ilegal menyebabkan permasalahan baru seperti kekeringan dan lahan
menjadi rentan terhadap kebakaran, dan rehabilitasi untuk memperbaiki rawa
gambut dalam kapasitasnya sebagai penyimpan karbon tidak dapat dilakukan

9.20
ILMU ALAMIAH

CASAR

dalam hitungan waktu yang singkat, paling tidak saat ini diharapkan dapat
memperbaiki sebagian fungsi ekosistem kawasan.
Lahan basah juga merupakan penyangga (buffer) dampak anomali cuaca
dan iklim, karena kemampuannya dalam menyerap banjir dan menyuplai air
pada saat kekeringan. Gambaran tersebut menunjukkan bahwa lahan basah
tentunya akan mengalami dampak luar biasa akibat perubahan iklim
sekaligus berdampak mengubah iklim itu sendiri.
Perubahan lahan basah tersebut tentunya berdampak pada hewan dan
tumbuhan penghuninya. Apabila banjir dan kekeringan menimpa wilayah
lahan basah, tentu akan mengganggu keseimbangan tumbuhan dan hewan
yang ada di dalamnya sehingga akan menghilangkan spesies yang tidak
bertahan pada perubahan kondisi yang disebabkan oleh pemanasan global.
Sebagai contoh apabila hutan rentan terhadap kebakaran, banyak hewan
langka yang mulai memasuki wilayah kehidupan manusia, misalnya gajah,
harimau, dan monyet. Menyempitnya wilayah mereka tidak hanya
disebabkan oleh pemanasan global, namun oleh perusakan hutan yang
dilakukan manusia tidak bertanggung jawab, sehingga memperparah kondisi
hewan dan tumbuhan sebagai plasma nutfah langka yang jumlahnya semakin
mengkhawatirkan.

4.

Kesehatan Manusia
Kehidupan manusia sangat dipengaruhi oleh keadaan lingkungan di
sekelilingnya terutama pada ketersediaan air bersih. Meskipun tidak terjadi
secara mendadak, pengaruh pemanasan global terhadap kehidupan manusia
sudah mulai terasa, hal ini dapat dilihat dari semakin sulitnya diperoleh air
bersih baik untuk daerah di pegunungan apalagi di wilayah perkotaan. Hal ini
akibat dari pengrusakan hutan yang semakin tidak terkendali. Konversi lahan
pertanian menjadi areal perumahan dan industri berpengaruh terhadap
ketersediaan air ini.
Untuk memperoleh air bersih di wilayah perkotaan masyarakat harus
mengeluarkan biaya besar, karena air yang berasal dari sumur tidak lagi
bersih bahkan seringkali tercemar oleh limbah kotoran manusia, karena jarak
septik tank yang tidak lagi sesuai. Akibatnya masyarakat harus membeli air
khusus untuk dikonsumsi (untuk masak dan minum) dengan biaya yang tidak
sedikit.
Masalah ketersediaan air bersih ini mempengaruhi kondisi kesehatan
masyarakat. Saat ini beberapa penyakit yang bermunculan, seperti tipus,
demam berdarah dan penyakit cikungunya, diakibatkan oleh memburuknya
kondisi air di lingkungan masyarakat.

MKDU41 12/MODUL 9

9.21

W abah penyakit yang biasa ditemukan di daerah tropis, seperti penyakit


yang disebabkan oleh nyamuk dan hewan pembawa penyakit lainnya, akan
semakin meluas karena hewan tersebut dapat berpindah ke daerah yang
sebelumnya terlalu dingin bagi mereka. Saat ini, 45% penduduk dunia tinggal
di daerah di mana mereka dapat tergigit oleh nyamuk pembawa parasit
malaria dan persentasenya akan meningkat menjadi 60% jika temperatur
meningkat. Penyakit tropis lainnya juga dapat menyebar, seperti malaria,
demam dengue, demam kuning, dan encephalitis. Para ilmuan juga
memprediksi meningkatnya insiden alergi dan penyakit pernafasan karena
udara yang lebih hangat akan memperbanyak polutan, spora mold dan serbuk

san.
LATIHAN

Untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai materi di atas,


kerj akanlah latihan berikut !
1)
2)
3)

Apakah yang dimaksud dengan efek rumah kaca? J elaskan dengan


singkat!
Apakah efek rumah kaca berhubungan dengan terjadinya pemanasan
global?
Jelaskan akibat dari pemanasan global!

Petunjuk Jawaban Latihan


1)

2)

3)

Efek rumah kaca dapat dilihat sebagai suatu proses alam yang terj adi di
lapisan atmosfer yang diselimuti gas. Panas yang seharusnya dipantulkan
kembali ke angkasa tersebut terperangkap dalam suatu lapisan (seperti
rumah kaca dalam suatu pertanian) dan panas yang terperangkap akan
menghangatkan bumi.
Efek rumah kaca berhubungan erat dengan pemanasan global, karena
efek rumah kaca menyebabkan terjadinya akumulasi panas/energi di
atmosfer. Penyesuaian yang dimaksud salah satunya adalah peningkatan
temperatur bumi. Iklim global melakukan penyesuaian bumi dengan
adanya akumulasi yang berlebihan tersebut.
Pengaruh pemanasan global dapat terjadi pada hampir seluruh aspek
kehidupan, seperti cuaca, sistem pertanian, kesehatan manusia, serta
kehidupan tumbuhan dan hewan.

9.22
ILMU ALAMIAH

DASAR

RANG KUMAN

Hujan asam disebabkan oleh belerang (sulfur) yang merupakan


pengotor dalam bahan bakar fosil serta nitrogen di udara yang bereaksi
dengan oksigen membentuk sulfur dioksida dan nitrogen oksida. Zat-zat
te1sebut berdifusi ke atmosfer dan bereaksi dengan air untuk membentuk
asam sulfat dan asam nitrat yang mudah larut sehingga jatuh bersama air
hujan. Air hujan yang asam tersebut akan meningkatkan kadar keasaman
tanah dan air permukaan yang terbukti berbahaya bagi kehidupan ikan
dan tumbuhan. U saha untuk mengatasinya saat ini sedang gencar
dilaksanakan.
Secara sederhana, reaksi pembentukan hujan asam adalah sebagai
berikut.
s(s)

+ 02(g) ~ so2(g)

2S0 2(g)
S03 (g)

+0

2(g)

~ 2S0 3(g)

+ H 20(i) ~ H 2SO 4(aq)

Bukti terjadinya peningkatan hujan asam diperoleh dari analisis es


kutub karena adanya penurunan kadar pH sejak dimulainya revolusi
industri dari 6 menjadi 4,5 atau 4. Informasi lain diperoleh dari
organisme yang dikenal sebagai diatom yang menghuni kolam. Setelah
bertahun-tahun organisme yang mati akan mengendap dalam lapisan
sedimen di dasar kolam. Pertumbuhan diatom akan meningkat pada pH
tertentu, sehingga jumlah diatom yang ditemukan di dasar kolam akan
memperlihatkan perubahan pH secara tahunan jika kita melihat ke
masing-masing lapisan tersebut.
Aktivitas manusia menyebabkan perubahan komposisi alami
atmosfer berupa peningkatan jumlah gas rumah kaca secara global. Hal
ini menyebabkan terjadinya akumulasi panas dan di atmosfer bumi,
sehingga iklim global melakukan penyesuaian sebagai akibat dari
penyesuaian ini salah satunya adalah peningkatan temperatur bumi.
Pemanasan global menyebabkan belahan bumi bagian utara akan
memanas lebih dari daerah lain di bumi, akibatnya gunung es akan
mencair, akan lebih sedikit es yang terapung di perairan utara. Daerah
yang sebelumnya mengalami salju ringan tidak akan mengalaminya lagi.
Di pegunungan daerah subtropis, bagian yang tertutup salju akan
semakin sedikit dan akan lebih cepat mencair. Temperatur pada musim
dingin dan malam hari akan cenderung meningkat, akibat pemanasan
global.

9.23

MKDU41 12/MODUL 9

1.

2.

3.

4.

Cuaca
Terjadi pergeseran karakter dari musim hujan, selain waktunya
mundur, waktunya juga lebih singkat namun intensitas semakin
lebat disertai angin atau badai yang tak pemah terjadi sebelumnya.
Sementara itu musim kemarau semakin kering.
Sistem pertanian
Pemanasan global akan mempengaruhi produktivitas tanaman
pangan dan ketersediaan air. Pola pertanian tanaman padi dengan
perbaikan budidaya padi dan perbaikan usaha peternakan dapat
menurunkan emisi metan dari sektor pertanian.
Kehidupan tumbuhan dan hew an
Hewan akan cenderung bermigran ke arah kutub atau pegunungan.
Tumbuhan akan mengubah arah pertumbuhannya, mencari daerah
baru karena habitat lamanya menjadi terlalu hangat. Padahal
pembangunan manusia akan menghalangi perpindahan tersebut.
Spesies yang bermigrasi akan terhalangi oleh kota atau lahan
pertanian, sedangkan beberapa spesies yang tidak mampu secara
cepat berpindah atau akan musnah.
Kesehatan manusia
Berkurangnya kadar air tanah sangat mempengaruhi kondisi
kesehatan masyarakat, munculnya berbagai penyakit saat ini karena
memburuknya kondisi air di lingkungan masyarakat. W abah
penyakit yang diakibatkan oleh hewan pembawa penyakit akan
semakin meluas sebarannya karena mereka akan meluas ke daerah
yang sebelumnya terlalu dingin bagi mereka.

TES

FORMATIF

Pilih satu jawaban yang paling tepat!


1) Istilah hujan asam adalah tidak tepat, yang benar adalah deposisi ....
A. basa
B. asam
C. kering
D. asam-basa
2)

Secara alami hujan bersifat asam karena ....


A. C02 yang larut dalam air hujan berbentuk asam lemah L
B. C02 dan HCl larut dalam air hujan sehingga pH-nya < 5
C. CO yang larut dalam air hujan berbentuk asam kuat
D. CO dan S02 larut dalam air hujan sehingga pH-nya 4

9.24
ILMU ALAMIAH

CASAR

3) Tidak semua danau yang terkena hujan asam akan mengalami


pengasaman. Hal ini tergantung pada jenis .. ..
A. tanaman dan plankton di dalam danau
B. batuan dan tanaman di sekitar danau
C. batuan dan tanah di dalam danau
D. tanaman dan batuan kapur di dalam danau
4)

Penurunan pH tanah akibat deposisi asam menyebabkan terlepasnya


unsur dalam tanah yang akan menyebabkan keracunan. Unsur tersebut
adalah ....
A. mangan
B. selenium
C. magnesium
D. alumunium

5)

Yang menyebabkan noda putih atau coklat pada permukaan daun adalah
Unsur ....
A. S02
B. C02
C. S03
D. NOx

Petunjuk:
A. Apabila kedua pernyataan benar, dan ada hubungan sebab-akibat
B. Apabila kedua benar, tetapi tidak ada hubungan sebab-akibat
C. Apabila salah satu pernyataan salah
D. Apabila kedua pernyataan salah
6)

Pembakaran metanol menghasilkan dua sampai lima kali f ormaldehide


daripada pembakaran bensin,
sebab
hasil pembakaran metanol bersifat karsinogenik.

7)

LIMB dapat mengurangi emisi S02 dan NOx,


sebab
LIMB dapat menginjeksikan kapur sehingga dapat meningkatkan
pembentukan NOx.

Petunjuk:
A. Jika, jawaban (1) dan (2) benar
B. Jika, jawaban (1) dan (3) benar
C. Jika, jawaban (2) dan (3) benar
D. Jika, jawaban (1), (2), dan (3) semua benar

MKDU41 12/MODUL 9

9.25

8)

Gip sum adalah hasil samping dari reaksi oksidasi zat polutan, yaitu ....
(1) 2S02 + 0 2
S03
(2) S03 + H20
H2S04
(3) H2S04 + Ca(OH)2
CaS04

9)

Gas yang terkandung dalam atmosfer sering disebut gas rumah kaca,
yaitu ....
(1) CH4
(2) C02
(3) NOx

10) Kenaikan permukaan air laut sebesar 100 cm akan menenggelamkan ....
(1) 6% daerah Belanda
(2) 10% daerah Rotterdam
(3) 17 ,5 % daerah Bangladesh
Cocokkanlah jawaban Anda dengan Kunci Jawaban Tes Formatif 1 yang
terdapat di bagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban yang benar.
Kemudian, gunakan rumus berikut untuk mengetahui tingkat penguasaan
Anda terhadap materi Kegiatan Belajar 1.
Jumlah Jawaban yang Benar
Tingkat penguasaan = - - - - - - - - - - x 100%
Jumlah Soal
Arti tingkat penguasaan: 90 - 100% = baik sekali
80 - 89% = baik
70 - 79 % = cukup
< 70% = kurang
Apabila mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih, Anda dapat
meneruskan dengan Kegiatan Belajar 2. Bagus! Jika masih di bawah 80%,
Anda harus mengulangi materi Kegiatan Belajar 1, terutama bagian yang
belum dikuasai.

9.26
ILMU ALAMIAH

CASAR

KEGIATAN

BELAJAR

Kasu s Lin gku ngan d an Sol u si ny a


eperti yang sudah dijelaskan pada kegiatan belajar sebelumnya, kondisi
planet kita sudah tidak lagi seperti 10 atau 20 tahun lalu. Isu terjadinya
pemanasan global sudah mulai dirasakan akibatnya. Ekosistem yang ada
semakin bergeser dari keseimbangan dan harus menyesuaikan dengan kondisi
lingkungan yang mulai berubah menjadi lebih panas.
Menurut Ashadi (2007) Direktur Eksekutif Daerah W alhi J atim,
perubahan iklim akibat pemanasan global (global warming), pemicu
utamanya adalah meningkatnya emisi karbon, dan akibat penggunaan energi
fosil (bahan bakar minyak, batubara dan sejenisnya, yang tidak dapat
diperbarui). Penghasil terbesarnya adalah negara-negara industri seperti
Amerika Serikat, Inggris, Rusia, Kanada, Jepang, dan Cina. Hal ini
diakibatkan oleh pola konsumsi dan gaya hidup masyarakat negara-negara di
belahan utara yang 10 kali lip at lebih tinggi dari penduduk negara di belahan
selatan.
Selama sekitar seratus tahun terakhir ini konsumsi energi dunia
meningkat secara luar biasa. Sekitar 70% digunakan oleh beberapa negara
maju, dan 75-78% dari energi tersebut berasal dari bahan bakar fosil. Kondisi
tersebut menyebabkan ketidakseimbangan yang berakibat pada terkurasnya
suatu wilayah akan sumber energi. Sedangkan yang lainnya mengalami
kelebihan dan dapat mengambil keuntungan besar dari ketidakseimbangan
tersebut. Sementara itu, jumlah dana untuk pemanfaatan energi yang tidak
dapat habis (matahari, angin, biogas, air, khususnya hidro mini dan makro),
yang semestinya dapat mengurangi penggunaan bahan bakar fosil, baik di
negara maju maupun miskin ternyata masih tetap rendah. Untuk negara
berkembang meskipun tidak besar, namun turut pula berkontribusi dengan
skenario pembangunan yang mengacu pada peningkatan pertumbuhan
dengan memacu industrialisme dan akan meningkatkan pola konsumsi.
lndustri penghasil karbon terbesar di negeri berkembang seperti
Indonesia adalah perusahaan tambang (migas, batubara, dan yang berbahan
baku fosil). Apabila pola pembangunan tidak dikendalikan dengan baik
tentunya akan sangat berpengaruh pada ketersediaan sumber daya di masa
depan. Apalagi kondisi hutan yang ada di banyak negara lebih banyak
dieksploitasi, dari pada dilestarikan, bahkan kerusakan hutan Indonesia pada

MKDU41 12/MODUL 9

9.27

tahun ini tercatat pada rekor dunia ''Guinness Book Of Record'' sebagai
negara tercepat yang rusak hutannya.
Manusia dan spesies lainnya di planet sudah menderita akibat perubahan
iklim. Proyeksi ilmiah menunjukkan adanya perluasan dan peningkatan
penderitaan, misalnya tekanan panas, bertambah dan berkembangnya
serangga yang menyebabkan penyakit tropis baik di utara maupun selatan
katulistiwa. Juga adanya rawan pangan yang semakin meningkat. Untuk itu,
dalam penjelasan berikut akan diuraikan beberapa kasus lingkungan dan
beberapa solusi yang dapat dilakukan.
A. KETAHANAN PANGAN

Indonesia sebagai salah satu negara ekuator, kepulauan, dan hutan tropis
basah terbesar ketiga di dunia, dikenal sebagai salah satu negara yang
memiliki keanekaragaman hayati yang terbesar di dunia, dan digolongkan
sebagai salah satu megadiversity country.
Kekayaan Indonesia sebagai megadiversity country mencakup antara
lain, 12% dari mamalia sedunia dimiliki Indonesia dan 17% dari jumlah
burung di dunia juga ada di Indonesia. Untuk kekayaan reptilia dan primata
masing-masing menempati peringkat ke-4, sedangkan untuk amfibia
menempati peringkat ke-6. Semua kekayaan tersebut berada dalam kawasan
Indonesia yang hanya sekitar 1,5 % dari luas dunia.
Kekayaan keanekaragaman hayati yang dimiliki Indonesia perlu dijaga
kelestariannya, agar dapat terus dinikmati oleh generasi yang akan datang.
Jika tantangan pada keanekaragaman hayati akibat dari perubahan iklim tidak
diantisipasi dengan upaya yang memadai, kekayaan keanekaragaman hayati
Indonesia tersebut akan merosot atau bahkan hilang dengan cepat.
Seperti diketahui bahwa perubahan iklim akan sangat berpengaruh pada
hampir keseluruhan keanekaragaman hayati yang kita miliki. Bagaimana
usaha pemerintah dalam rangka melindungi keanekaragaman hayati ini, dapat
dilakukan dengan cara menggunakan kearifan manusia sebagai pengguna dan
pelindung, untuk tidak mengakibatkan kemerosotan keanekaragaman hayati
yang ada, dengan cara seperti dikemukakan Kementerian Negara Lingkungan
Hidup sebagai berikut.
1. Melindungi dan meningkatkan daya dukung ekosistem.
2. Perlu memelihara dan memugar ekosistem asli.
3. Mengelola habitat untuk spesies yang hampir punah.

9.28
ILMU ALAMIAH

4.
5.
6.

CASAR

Menciptakan tempat perlindungan dan daerah penyangga.


Membentuk jejaring kawasan perlindungan darat, air, dan laut dengan
mempertimbangkan proyeksi perubahan iklim.
Konservasi secara in-situ (dalam habitat asli) dan ex-situ terhadap
sumber daya genetik temak dan tanaman pertanian.

Kondisi di atas harus didukung oleh informasi tentang cuaca dan


perubahan iklim secara berkesinambungan yang dapat mudah diakses dan
diterima oleh masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, diperlukan data
yang akurat sebagai dasar upaya pencegahan dan adaptasi keanekaragaman
hayati terhadap perubahan iklim. Namun sebenarnya yang paling penting
adalah adanya peran masyarakat untuk secara bijak melakukan aktivitas
pemenuhan kebutuhannya dengan memperkecil hal-hal yang mungkin
menimbulkan terpacunya perubahan iklim, misalnya tidak memanfaatkan
produk hutan secara berlebihan, menghemat penggunaan bahan bakar fosil,
dan menghindari pembukaan lahan dengan membakar, karena hal ini dapat
mengurangi laju kerusakan keanekaragaman hayati dan penurunan kuantitas
dan kualitasnya.
Sementara keanekaragaman hayati harus tetap dijaga, kita juga akan
melihat pada ketahanan pangan yang dapat terjadi bila terkena dampak
pemanasan global. Ketahanan pangan memang menjadi salah satu titik
perhatian utama karena kelangsungan hidup negara kita sangat bertumpu
pada ketersediaan padi di samping alternatif bentuk pangan lain, seperti
umbi-umbian dan biji-bijian. Namun dengan menurunnya daya dukung
sungai-sungai sepanjang daerah lumbung padi pulau Jawa ini, hal yang perlu
dicermati adalah bagaimana menjaga serta memelihara seluruh DAS yang
kita miliki sehingga mampu memberikan kontribusi yang lebih baik pada
dekade sebelumnya. Contoh menurunnya daya dukung sungai yang sudah
mengalami titik rawan adalah Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, Jawa
Barat. DAS Citarum dengan luas wilayah 6.080 km2 dan dengan panjang
sungai 269 km temyata tidak memberikan kontribusi baik untuk mengairi
areal persawahan. Hal ini disebabkan oleh keadaan di sepanjang DAS
Citarum yaitu ada 11 juta jiwa bermukim di sana, ditambah lagi terdapat
kurang lebih 10.000 perusahaan yang memanfaatkan Citarum. Akibatnya
adalah penurunan produktivitas padi dimana pada tahun 2005 adalah
9.787.217 ton menjadi 9.418.572 ton pada tahun 2006. Jadi ada penurunan
sebesar 368.645 ton padi.

MKDU41 12/MODUL 9

9.29

Kondisi serupa juga terjadi di sepanjang DAS Brantas di Jawa Timur.


Tahun 2006 produksi padi sebesar 9.346.947 ton menjadi 9.126.356 ton pada
Tahun 2007. Ada penurunan sebesar 220.519 ton. Di Jawa Tengah juga
terjadi hal yang sama dari 8.729.291 ton (2006) menjadi 8.378.854 ton
(2007), penurunan sebesar 350.436 ton.
Kondisi pertanian di Indonesia yang sudah merasakan dampak dari
pemanasan global juga dapat dilihat dari tata ruang, daerah resapan air, dan
sistem irigasi yang buruk telah memicu banjir, termasuk di area sawah .
Sebagai contoh gambaran kasar pada rentang tahun 1995-2005, total padi
yang terendam banjir seluas 1.926.636 hektar. Dari jumlah itu, 471 .711
hektar di antaranya puso. Sawah yang mengalami kekeringan seluas
2.131.579 hektar, dan 328.447 hektar di antaranya gagal panen. Pada tahun
2006 terdapat 189.773 hektar dari 577 .046 hektar padi gagal panen karena
banjir dan kekeringan . Dengan rata-rata produksi 4,6 ton gabah per hektar,
pada 2006 gabah yang hilang 872.955 ton.
J adi dampak perubahan iklim karena pemanasan global sesungguhnya
sudah terjadi, terutama yang berpengaruh terhadap ketahanan pangan antara
lain adalah sebagai berikut.
1. Penurunan produktivitas, khususnya di wilayah pantai akibat naiknya
suhu global.
2 . Peningkatan frekuensi kejadian iklim ekstrim sehingga kehilangan
produksi akibat bencana kering dan banjir meningkat.
3. Kerawanan pang an meningkat di wilayah raw an bencana kering dan
banjir.
4. Masalah penyakit tanaman berpotensi untuk berkembang yang dapat
mengganggu ketahanan pangan.
5. N aiknya permukaan air laut dan dapat menenggelamkan wilayah atau
daerah pesisir yang produktif.
6. Pemanasan air laut yang dapat mempengaruhi keanekaragaman
hayati laut.
7. Peningkatan jumlah penyakit yang dibawa atau disebarkan melalui air
dan vektor.
8. Perubahan habitat. Hilangnya daerah pesisir berakibat pada

keanekaragaman hayati serta ffilgras1 penduduk yang hidup


di kawasan ini.
9. Penurunan populasi hew an amfibia secara global.
Dampak lain dari pemanasan global jika tidak segera ditangani terhadap
ketahanan pangan adalah tidak hanya produksi pangan menurun, maka pada

9.30
ILMU ALAMIAH

CASAR

saat yang sama petani akan jatuh miskin, dan tenaga kerja sektor pertanian
menganggur, sehingga jumlah penganggur meningkat. Juga arus urbanisasi
tak terbendung lagi. Hal ini akan meningkatkan kerawanan sosial dan
masalah baru di kota.
Untuk mengatasi hal tersebut di atas diperlukan penanganan secara
terpadu. Menurut Khudori (2007), petani harus diyakinkan bahwa praktik
bercocok tanam perlu diubah. Dengan kultivar, cara tanam, dan sistem
pengairan tertentu, maka petani dapat mengurangi emisi salah satu gas rumah
kaca yaitu gas metana (CH4 ) dari sawah. Hasil penelitian pengaruh cara
pengelolaan padi terhadap emisi CH4 di Jakenan, Jawa Tengah yang
dilakukan oleh Setyanto dan Abubakar tahun 2006, menunjukkan kultivar IR64, Memberamo, dan Way Apo Buru yang ditanam dengan sistem pindah
dapat menekan emisi C"4 berturut-turut 60%, 35%, dan 38% dibanding
kultivar Cisadane.
Secara ekonomi, kultivar padi Memberamo dan Way Apo Buru yang
ditanam dengan cara tabur benih langsung merupakan teknologi mitigasi gas
metana yang terbaik karena dapat memberi keuntungan berturut-turut 81
dolar AS dan 82 dolar AS per hektar, serta mengurangi emisi CH4 sebesar 21
% dan 29 %. Memberamo dan Way Apo Buru bukan saja efektif menekan
emisi metana, tapi memiliki tingkat produktivitas yang tinggi (7-9 ton per
hektar) dan berumur genjah.
Di wilayah yang lebih kering dan cuaca lebih panas, petani perlu
mengganti jenis tanaman yang lebih toleran terhadap kekeringan. Perlu
dipertimbangkan kembali padi gogo dengan sistem gogo rancah seperti masa
lalu di daerah yang airnya amat terbatas atau lahan kering yang
mengandalkan tadah hujan. Sistem pengairan sawah tidak lagi dilakukan
dengan penggenangan terus-menerus, tapi cukup dengan penggunaan air
yang hanya membasahi. Dari uji coba lapangan, cara ini temyata lebih hemat
air dan tidak menurunkan produksi.

B. CLEAN DEVELOPMENT MECHANISM (CDM)


Berbagai usaha untuk menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK) sudah
dilakukan oleh banyak negara. Hal ini dilakukan untuk dapat mengurangi
efek pemanasan global yang sang at membahayakan kehidupan di bumi.
U saha yang sudah ditempuh dapat dilihat pada uraian di bawah ini.

1.

2.

MKDU41 12/MODUL 9

9.31

Pada tahun 1992, pada Earth Summit di Rio de Janeiro, Brazil, 150
negara berikrar untuk menghadapi masalah GRK dan setuju untuk
menerjemahkan maksud ini dalam suatu perjanjian yang mengikat.
Pada tahun 1997 di Jepang, 160 negara merumuskan persetujuan yang
lebih kuat yang dikenal dengan Protokol Kyoto.

Dalam Protokol Kyoto Negara-negara peserta diklasifikasikan menjadi


tiga kelompok (annex) yaitu:
1. kelompok I adalah negara maju;
2. kelompok II negara yang ekonominya dalam transisi;
3. kelompok III adalah negara berkembang.
Protokol Kyoto tidak hanya mengharuskan pengurangan emisi GRK
secara sendiri-sendiri, tapi juga membenarkan pengurangan secara bersamasama, yaitu carbon sinks, bubbling scheme, dan flexibility mechanism.
Dalam mekanisme carbon sinks negara maju dapat memasukkan
kegiatan penanaman hutan (afforestation) dan penanaman kembali
(reforestation) sebagai carbon sinks. Sedangkan dalam bubbling scheme
sekelompok negara secara bersama-sama memenuhi kewajiban kelompok.
Misalnya negara-negara Eropa Bersatu dapat berbagi sesama mereka dalam
kewajiban mengurangi emisi European Union sebesar yang sudah
dicanangkan yaitu 8 persen. Mekanisme fleksibel (flexibility mechanism)
merupakan suatu sistem pengurangan GRK berdasarkan mekanisme pasar,
yaitu negara peserta boleh melakukan perdagangan target pengurangan emisi
di antara sesama anggota dengan biaya lebih murah.
Ada tiga cara yang dipakai untuk melaksanakan mekanisme fleksibel,
yaitu emissions trading, joint implementation (JI), dan clean development
mechanism (CDM).
1. Joint Implementation, adalah kerja sama antara sesama negara Annex I
(negara maju) dalam upaya menurunkan emisi gas rumah kaca.
2. Clean Development Mechanism (CDM) atau mekanisme pembangunan
bersih, merupakan bentuk partisipasi negara berkembang dalam
membantu negara maju menurunkan emisi gas rumah kaca, serta untuk
mencapai pembangunan berkelanjutan di negara berkembang.
3. Emission Trading, adalah bentuk tukar menukar kredit emisi antara
negara Annex I dengan negara berkembang dalam memenuhi target
mereka.

9.32
ILMU ALAMIAH

CASAR

Dimasukkannya provisi perdagangan emisi ke dalam Protokol adalah


untuk meminimalkan biaya, dan untuk mendistribusikan secara efisien upaya
pengurangan emisi di antara negara maju.
Perdagangan emisi artinya pada suatu keadaan di mana suatu negara
terbentur oleh biaya yang tinggi dan menemui kesulitan dalam mencapai
assigned amount yang sudah disepakati. Negara tersebut dapat
memperdagangkannya dengan negara lain dengan biaya lebih murah. Contoh
perdagangan emisi adalah perdagangan karbon.
Perdagangan karbon (Carbon trade) adalah menjual kemampuan
pohon, terutama pohon berkayu untuk menyerap karbon demi mengurangi
emisi karbon di atmosfer. Perdagangan karbon merupakan mekanisme baru
yang berkembang saat ini, dimana para negara maju membayar kompensasi
akibat emisi karbon yang dihasilkan oleh negaranya kepada negara
berkembang, agar dapat mengelola dan menjaga kelestarian hutannya dengan
tujuan utama sebagai penyerap karbon yang ada di atmosfer agar mengurangi
emisi karbon di udara sekaligus mengurangi dampak dari pemanasan global.
Intinya perdagangan karbon adalah mekanisme berbasis pasar untuk
membantu membatasi peningkatan C02 di atmosfer. Pelaku dalam pasar
perdagangan karbon tentunya melibatkan pembeli dan penjual.
1. Pembeli ad al ah pemilik industri yang menghasilkan C02 ke atmosfer
memiliki ketertarikan atau diwajibkan oleh hukum untuk
menyeimbangkan emisi yang mereka keluarkan melalui mekanisme
sekuestrasi (pembentukan komponen yang stabil dengan ion, atom, atau
molekul) karbon. Fasilitas pembangkit tenaga termasuk ke dalam
industri ini.
2. Penjual adalah pemilik yang mengelola hutan atau lahan pertanian dapat
menjual kredit karbon berdasarkan akumulasi karbon yang terkandung
dalam pepohonan di hutan mereka. Atau dapat juga pengelola industri
yang mengurangi emisi karbon mereka menjual emisi mereka yang telah
dikurangi kepada emitor lain.
Clean Development Mechanism atau lebih dikenal dengan CDM atau
mekanisme pembangunan bersih, adalah salah satu mekanisme yang
dihasilkan oleh Protokol Kyoto yang mengatur negara maju (annex I) dalam
upayanya menurunkan emisi gas rumah kaca. Mekanisme CDM tersebut
merupakan satu-satunya mekanisme yang terdapat pada Protokol Kyoto yang
mengikutsertakan negara berkembang. Melalui mekanisme pembangunan

MKDU41 12/MODUL 9

9.33

bersih ini, diharapkan akan terjadi transfer teknologi dari negara maju ke
negara berkembang.
Protokol Kyoto meminta negara maju untuk melakukan pengurangan
secara berbeda-beda enam GRK dalam satu paket pada kurun waktu 2008
sampai 2012. Pengurangan GRK didasarkan pada tahun tertentu atau disebut
tahun dasar (base year).
Tahun 1990 adalah base year untuk karbondioksida, metan, dan nitrogen
oksida. Tahun 1995 adalah base year untuk hydrof1uorocarbon,
perfluorocarbon, dan hexafluoride. Dari base year yang berbeda pada setiap
tahunnya, negara berkembang diwajibkan mengomunikasikan status GRK
agar dapat dibantu negara maju untuk melaksanakan pembangunan
berkelanjutan (sustainable development). Sedangkan negara maju dan
negara yang ekonominya dalam transisi harus membatasi atau mengurangi
GRK sampai pada jumlah tertentu yang disepakati (assigned amounts).
Perjanjian yang belum diimplementasikan ini, menyerukan kepada 38
negara-negara industri yang memegang persentase paling besar dalam
melepaskan gas-gas rumah kaca untuk memotong emisi mereka ke tingkat 5
persen di bawah emisi tahun 1990. Pengurangan ini harus dapat dicapai
paling lambat tahun 2012. Pada mulanya, Amerika Serikat mengajukan diri
untuk melakukan pemotongan yang lebih ambisius, menjanjikan
pengurangan emisi hingga 7% di bawah tingkat emisi tahun 1990. Uni Eropa,
yang menginginkan perjanjian yang lebih keras, berkomitmen 8o/o dan Jepang
6%. Sisa 122 negara lainnya, sebagian besar negara berkembang, tidak
diminta untuk berkomitmen dalam pengurangan emisi gas.
Akan tetapi, pada tahun 2001, Presiden Amerika Serikat yang baru
terpilih, George W. Bush mengumumkan bahwa perjanjian untuk
pengurangan karbondioksida tersebut menelan biaya yang sangat besar. Ia
juga menyangkal dengan menyatakan bahwa negara-negara berkembang
tidak dibebani dengan persyaratan pengurangan karbondioksida ini. Kyoto
Protokol tidak akan berpengaruh apabila negara-negara industri yang
bertanggung jawab menyumbang 55% dari emisi gas rumah kaca pada tahun
1990 tidak meratifikasinya. Persyaratan tersebut berhasil dipenuhi ketika
tahun 2004, Presiden Rusia Vladimir Putin meratifikasi perjanjian ini,
memberikan jalan dengan memberlakukannya mulai 16 Februari 2005.

9.34
ILMU ALAMIAH

1.

2.

CASAR

Tujuan mekanisme CDM adalah:


Membantu negara berkembang, dalam mencapai pembangunan yang
berkelanjutan serta turut berkontribusi pada tujuan utama Konvensi
Perubahan Iklim, yaitu menstabilkan konsentrasi gas rumah kaca di
atmosfer.
Membantu negara-negara yang ada dalam Annex I (negara maju) agar
dapat memenuhi target penurunan emisi yang sudah disepakati.

Mekanisme CDM memberikan kesempatan bagi negara maju (Annex I)


dalam memenuhi target penurunan emisi secara fleksibel dan dengan biaya
yang murah, karena dengan mekanisme pembangunan bersih pemerintah dan
pihak swasta di negara Annex I dapat mengembangkan proyek yang dapat
menurunkan emisi gas rumah kaca di negara berkembang.
Setelah proyek mekanisme pembangunan bersih ini terbukti dapat
menurunkan emisi gas rumah kaca, maka negara maju (Annex I) akan
mendapatkan sebuah kredit yang dinamakan CER atau certified emissions
reduction. Kredit yang dihasilkan dari CER ini kemudian akan dihitung
sebagai emisi yang berhasil diturunkan oleh negara Annex I melalui CDM,
dan digunakan untuk menghitung target mereka sesuai dengan yang
disepakati dalam Protokol Kyoto. Dengan cara tersebut negara annex I
memperoleh keuntungan yaitu melakukan penurunan emisi dengan biaya
yang relatif murah jika dibandingkan dengan mengembangkan proyek CDM
tersebut di daerahnya sendiri.
Negara berkembang di mana proyek CDM dari negara annex I
dilaksanakan juga akan rnemperoleh keuntungan, yaitu mendapatkan bantuan
keuangan, transfer teknologi, dan pembangunan yang berkelanjutan.
Memang tidak mudah melaksanakan komitmen dalam menurunkan
GRK, contohnya adalah Belanda, merupakan negara industrialis besar yang
juga pelopor lingkungan, telah berhasil mengatasi berbagai macam polusi
tetapi gagal untuk memenuhi targetnya dalam mengurangi produksi
karbondioksida.
Indonesia sudah rneratifikasi Protokol Kyoto pada 19 Oktober 2004,
yaitu UU No. 17/2004 tentang Ratifikasi. Dengan demikian telah jelas
kekuatan hukum yang mendasari ratifikasi Protokol Kyoto oleh Indonesia.
Artinya, Indonesia dapat ikut dalam COP-11 yang juga Meeting of the
Parties (MOP) yang pertama bagi para pihak UNFCCC setelah keputusan

MKDU41 12/MODUL 9

9.35

parlemen Rusia untuk meratifikasi Protokol Kyoto maka Protokol ini akan
segera berkekuatan hukum (enter into force).
Dengan diratifikasinya Protokol Kyoto, berarti Indonesia ikut berperan
dalam menjaga keberlangsungan kehidupan di bumi ini. Banyak usaha yang
harus dilakukan, tidak hanya dengan menjadi penjual karbon (memperbaiki
hutan dengan mendapat dana dari negara maju), namun harus diiringi dengan
kesadaran dan pemberlakuan hukum lingkungan yang ketat, sehingga tidak
lagi terjadi pembalakan atau pun pengrusakan hutan oleh manusia yang tidak
bertanggung jawab.
Tidak hanya dengan meratifikasi Protokol Tokyo, seharusnya
pembangunan yang sedang dilaksanakan di Indonesia juga harus memikirkan
dampak yang ditimbulkannya, seperti halnya pada pembangunan perumahan.
Semua pihak yang terlibat dalam bisnis properti dituntut untuk
memasukkan agenda upaya pengurangan laju pemanasan global sebagai
prioritas kebij akan. Isu pemanasan global ini memunculkan potensi
pengembangan perumahan yang peduli dengan konsep bangunan yang
berwawasan lingkungan (green building).
Konsep green building sebenarnya telah dikemukakan sejak dua dekade
terakhir ini. Konsep tersebut digulirkan karena banyak bangunan atau gedung
bertingkat yang lebih memprioritaskan aspek arsitektur, tanpa
memperhatikan efisiensi penggunaan energi. Dengan kata lain, green
building merupakan salah satu solusi bagi insan dunia properti untuk
mengambil peran dalam mengurangi laju pemanasan global.
Tak satu pun gedung pencakar langit di Indonesia memiliki ciri
bangunan iklim tropis, apalagi didesain dengan arsitektur khas Indonesia.
Sebaliknya, tidak mudah juga menerapkan arsitektur tropis pada gedunggedung bertingkat tinggi di Indonesia. Hal ini karena kaca jendela di ruang
gedung lantai atas harus tertutup rapat untuk mencegah masuknya tiupan
angin yang keras. Akibatnya, udara di bagian dalam ruangan akan menjadi
lebih pengab. Solusi yang dilakukan oleh kebanyakan pengembang adalah
memasang pendingin ruangan (air conditioning/AC). Padahal, penggunaan
pendingin ruangan yang memakai bahan pendingin (refrigen) dari CFC
(khloro fluoro carbon) dapat menyebabkan penipisan lapisan ozon di
atmosfer. Akibatnya, radiasi matahari yang dipantulkan oleh bumi tidak
dapat menembus atmosfer yang terperangkap di permukaan bumi sehingga
meningkatkan suhu permukaan bumi atau terjadinya pemanasan global.
Untuk mencegah efek tersebut diperlukan pengembang properti yang
mengetahui akan efek dari ban gun an yang dirancangnya demi keseimbangan
lingkungan.

9.36
ILMU ALAMIAH

CASAR

C. MASALAH AIR BERSIH


Masalah yang muncul akibat pemanasan global adalah
keadaan
lingkungan yang berubah dan berakibat pada banyak hal, salah satunya
adalah pada kritisnya kondisi air yang sangat vital bagi kehidupan umat
manus1a.
Meningkatnya suhu permukaan bumi akan mengakibatkan adanya
perubahan iklim yang sangat ekstrim di bumi. Hal ini dapat mengakibatkan
terganggunya hutan dan ekosistem lainnya, sehingga mengurangi
kemampuannya untuk menyerap karbondioksida di atmosfer. Pemanasan
global mengakibatkan mencairnya gunung-gunung es di daerah kutub yang
dapat menimbulkan naiknya permukaan air laut. Efek rumah kaca juga akan
mengakibatkan meningkatnya suhu air laut sehingga air laut mengembang
dan terjadi kenaikan permukaan laut yang mengakibatkan negara kepulauan
akan mendapatkan pengaruh yang sang at besar.
Kenaikan permukaan laut dan membawa dampak luas bagi kehidupan
umat manusia, terutama bagi penduduk yang tinggal di dataran rendah, di
daerah pantai yang padat penduduk di banyak negara dan delta sungai. Di
wilayah tersebut kemungkinan besar akan mengalami kebanjiran besar, tidak
hanya pada saat air laut pasang, namun akan terjadi sepanjang musim.
Contoh dampak ini sudah mulai dirasakan di Indonesia, yaitu di kotakota pesisir seperti Jakarta dan Semarang banjir tidak hanya terjadi pada saat
musim hujan tetapi pada musim kemarau dimana air laut pasang, kedua
daerah ini pun mengalami banjir yang cukup tinggi dan lama. Di masa yang
rnendatang banyak wilayah pesisir perkotaan akan terendarn dan akan terjadi
pergeseran wilayah pantai. Karena setiap kenaikan 10 cm air laut akan
menggenangi 10 meter persegi wilayah pesisir. Hal ini tentu akan
berimplikasi pada akibat sosial ekonomi masyarakat.
Kenaikan air laut ini akan menurunkan pH air laut menurut para ahli
setiap kenaikan 14 - 43 cm akan menurunkan pH air laut dari 8,2 menjadi 7,8
kondisi ini akan menyebabkan pertumbuhan biota dan terumbu karang akan
terhambat dan akhimya mati. Akibat selanjutnya adalah darnpak ekonornis
yang dialami manusia karena terjadinya pola perubahan habitat, migrasi dan
populasi ikan, serta hasil laut lainnya. Nelayan tidak lagi mudah untuk
memperoleh ikan dalam jumlah yang cukup.
Pengaruh lain dari pemanasan global selain meningkatnya tinggi muka
air laut ternyata air laut terasa tidak asin lagi. Mengapa? Karena perubahan

MKDU41 12/MODUL 9

9.37

iklim di belahan Bumi utara akan melelehkan gletser dan membawa lebih
banyak hujan sehingga lebih banyak air tawar mengalir ke laut. Akibat
langsungnya adalah kenaikan permukaan air laut dan tenggelamnya wilayah
pesisir lalu hujan dan aliran di wilayah tinggi akan meningkat dan air laut
pun berkurang rasa asinnya. Menurut Curry dan Cecilie Mauritzen dari
Norwegian Meteorological Institute memperhitungkan terdapat 19.000
3
kilometer kubik (km ) air mengalir ke laut utara antara tahun 1965 hingga
1995.
Karena air dengan kadar garam rendah tersebut kurang padat, maka
menambahkan air tawar ke laut dapat mempengaruhi alirannya, contohnya
adalah arus Atlantik yang mempertemukan air dingin dari wilayah Artik
dengan air hangat dari daerah tropis. Bagian atas arus terdiri dari aliran air
hangat, seperti arus teluk yang bergerak ke utara di sepanjang permukaan
laut. Di wilayah lintang yang tinggi, arus tersebut menjadi dingin dan menuju
ke bawah dengan melepaskan panas ke atmosfer dan menyebabkan iklim
dingin yang tidak membekukan di wilayah seperti Inggris.
Banyaknya air tawar yang masuk ke laut yang terjadi secara musiman
atau jangka panjang akan mempengaruhi banyak hal, mulai terbentuknya
badai hingga banjir dan udara panas. Sejauh ini memang belum ada
perubahan signifikan yang diteliti berkaitan dengan semakin banyaknya air
tawar yang masuk ke laut. N amun Curry dan Mauritzen memperkirakan
perubahan seperti itu akan terjadi apabila pemanasan global terus
berlangsung.
Pengaruh pemanasan global lainnya adalah kemungkinan pada tahun
2020 penduduk dunia terancam bahaya kekeringan dan banjir. Hal ini terjadi
karena kelembaban yang tinggi akan meningkatkan curah hujan, secara ratarata, sekitar 1% untuk setiap derajat Fahrenheit pemanasan. Akan sering
muncul badai dan air akan lebih cepat menguap dari tanah. Akibatnya
beberapa daerah akan menjadi lebih kering dari sebelumnya. Angin akan
bertiup lebih kencang dan mungkin dengan pola yang berbeda. Topan badai
(hurricane) yang memperoleh kekuatannya dari penguapan air, akan
menjadi lebih besar. Berlawanan dengan pemanasan yang terjadi, beberapa
periode yang sangat dingin mungkin akan terjadi. Pola cuaca menjadi tidak
terprediksi dan lebih ekstrim.
Saat ini ketersediaan air bersih di kota-kota besar sudah sangat
memprihatinkan, karena wilayah perkotaan tidak lagi menyisakan daerah

9.38
ILMU ALAMIAH

CASAR

untuk resapan air, tetapi dipenuhi dengan pembangunan perumahan dan


perkantoran, serta pabrik dan pergudangan untuk industri.
Di daerah Jakarta intrusi air laut (masuknya air laut ke daratan) sudah
memasuki daerah Jakarta Timur. Hal ini berakibat pada ketersediaan air
bersih yang tidak lagi sehat untuk diminum, karena keberadaan air tanah
yang selama ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari semakin
berkurang. Bila keadaan ini diperparah dengan munculnya banjir karena laut
pasang atau karena banjir yang terjadi pada musim hujan, maka keadaan air
bersih di wilayah ini akan menjadi masalah besar, baik dari sisi ekonomi
maupun sosial.
Masalah air tidak hanya berasal dari pemanasan global, namun
berkembangnya negara pertanian menjadi negara industri berakibat pada
pencemaran lingkungan karena limbah cair yang mengandung logam berat
dan senyawa kimia lain yang bers ifat karsinogenik.
Persoalan pencemaran air lainnya adalah tingginya kasus eutrofikasi
yang terjadi di banyak sumber daya air di Indonesia, bahkan dunia dewasa
ini. Faktor pencemaran akibat aktivitas modern, baik dari praktik pertanian,
peternakan, permukiman, maupun tingginya populasi manusia, menjadi
sumber semakin beratnya persoalan krisis air.
Menurut Asep Saifumillah, seorang kandidat Doktor di Water Studies
Center, School of Chemistry, Monash University, Australia, eutrofikasi
merupakan problem lingkungan hidup yang diakibatkan oleh limb ah f osfat
(P03-), khususnya dalam ekosistem air tawar. Definisi dasarnya adalah
pencemaran air yang disebabkan oleh munculnya nutrient yang berlebihan ke
dalam ekosistem air. Air dikatakan eutrofik jika konsentrasi total phosphorus
(TP) dalam air berada dalam rentang 35-100 g/L .
Eutrofikasi merupakan sebuah proses alamiah di mana danau mengalami
penuaan secara bertahap dan menjadi lebih produktif bagi tumbuhnya
biomassa. Kondisi eutrofik sangat memungkinkan algae, yaitu tumbuhan air
berukuran mikro, untuk tumbuh berkembang biak dengan pesat (blooming)
akibat ketersediaan f osfat yang berlebihan serta kondisi lain yang memadai.
Hal ini dapat dikenali dengan warna air yang menjadi kehijauan, berbau tak
sedap, dan kekeruhannya yang menjadi semakin meningkat. Banyaknya
eceng gondok yang bertebaran di rawa-rawa dan danau juga disebabkan
fosfat yang sangat berlebihan ini. Akibatnya, kualitas air di banyak ekosistem
air menjadi sangat menurun. Rendahnya konsentrasi oksigen terlarut, bahkan
sampai batas nol, menyebabkan makhluk hidup air seperti ikan dan spesies

MKDU41 12/MODUL 9

9.39

lainnya tidak dapat tumbuh dengan baik sehingga akhirnya mati. Hilangnya
ikan dan hewan lainnya dalam mata rantai ekosistem air menyebabkan
terganggunya keseimbangan ekosistem air. Permasalahan lainnya, adalah
Cyanobacteria (blue-green algae) diketahui mengandung toksin sehingga
membawa risiko kesehatan bagi manusia dan hewan. Algae bloom juga
menyebabkan hilangnya nilai konservasi, estetika, rekreasional, dan
pariwisata sehingga dibutuhkan biaya sosial dan ekonomi yang tidak sedikit
untuk mengatasinya.
Sebenarnya dari mana f osfat yang masuk ke permukaan air ini berasal?
Menurut Morse et. al. 1993 (The Economic and Environment Impact of
Phosphorus Removal from Wastewater in the European Community),
10% berasal dari proses alamiah di lingkungan air itu sendiri, 7% dari
industri, 11 % dari detergen, 17 % dari pupuk pertanian, 23 o/o dari limb ah
manusia, dan yang terbesar, yaitu 32%, dari limbah peternakan. Hal ini
menunjukkan bahwa berbagai aktivitas masyarakat di era modern dengan
penggunaan deterjen yang banyak mengandung fosfat dan semakin besarnya
jumlah populasi manusia menjadi penyumbang yang sangat besar bagi
lepasnya fosfor ke lingkungan air.
Berapa jumlah fosfor (P) yang diperlukan oleh blue-green algae?
Ternyata hanya dengan konsentrasi 10 part per billion (ppb/sepersatu miliar
bagian) fosfor saja blue-green algae sudah dapat tumbuh. Tidak heran kalau
alga bloom terjadi di banyak ekosistem air. Dalam waktu 24 jam populasi
alga dapat berkembang dua kali lip at dengan juml ah ketersediaan f osfor yang
berlebihan akibat limb ah f osfat tersebut. Dari uraian tersebut tan pa
pengelolaan limbah domestik yang baik, seperti yang terjadi di negara-negara
dunia ketiga, tentu dapat dibayangkan apa darnpaknya terhadap lingkungan
hidup, khususnya ekosistem air.
Lalu solusi apa yang perlu dilakukan? Para ahli menyatakan bahwa yang
utama diperlukan adalah kebijakan yang kuat untuk mengontrol pertumbuhan
penduduk. Mengapa? Karena sej alan dengan populasi penghuni bumi yang
terus meningkat, berarti akan meningkat pula kontribusi bagi lepasnya fosfat
ke lingkungan air dari sumber-sumber yang telah dijelaskan. Pemerintah juga
harus mendorong para pengusaha agar produk detergen tidak lagi
mengandung fosfat. Begitu pula produk makanan dan minuman diusahakan
tidak mengandung bahan aditif f osfat. Di samping itu, dituntut pula peran
pemerintah di sektor pertanian agar penggunaan pupuk f osfat tidak
berlebihan, serta perannya dalam pengelolaan sektor peternakan yang dapat

9.40
ILMU ALAMIAH

DASAR

mencegah lebih banyak fosfat yang lepas ke lingkungan air. Bagi masyarakat
dianjurkan untuk tidak berlebihan mengonsumsi makanan dan minuman yang
mengandung aditif f osfat.
Di negara-negara maju masyarakat yang sudah memiliki kesadaran
lingkungan (green consumers) hanya membeli produk kebutuhan rumah
sehari-hari yang mencantumkan label phosphate free atau environmentally
friendly. Contohnya, Australia sudah mempunyai program yang disebut The
National Eutrophication Management Program, yang didirikan untuk
mengkoordinasi, mendanai, dan mensosialisasikan aktivitas riset mengenai
masalah ini. AS memiliki organisasi seperti North American Lake
Management Society yang menaruh perhatian besar terhadap kelestarian
danau melalui aktivitas sains, manajemen, edukasi, dan advokasi.
Bagaimana dengan di Indonesia? Tanpa mengecilkan peran badan
seperti Bapedal, organisasi profesi yang berafiliasi pada lingkungan hidup,
serta organisasi nonpemerintah lainnya yang memiliki perhatian terhadap
aspek lingkungan hidup, perhatian terhadap problem eutrofikasi masih perlu
ditingkatkan.

___-,.......

LATIHAN

I"""

Untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai materi di atas,


kerjakanlah latihan berikut!
1)
2)
3)

Apa yang dimaksud dengan global warming? Jelaskan!


Jelaskan beberapa langkah pemerintah untuk melindungi keanekaragaman hayati !
Apa akibat global warming terhadap kehidupan manusia? Jelaskan!

P etunjuk Javvaban Latihan

Untuk menjawab ketiga pertanyaan tersebut, Anda dapat melakukan


pengamatan tentang sumber daya alam di lingkungan kecil di sekitar rumah
Anda. Buatlah daftar apa saja yang ada di sana, dan catat pengamatan Anda
yang dilakukan setiap hari atau seminggu sekali. Dari catatan tersebut Anda
akan lebih mengenal habitat dan ekosistem yang ada di lingkungan tempat
Anda tinggal.
Selamat mengamati !

MKDU41 12/MODUL 9

9.41

RANG KUMAN

Konsumsi energi dunia naik luar biasa dalam satu abad terakhir.
Tujuh puluh persen di antaranya digunakan oleh negara maju dan sekitar
78% energi tersebut berasal dari bahan fosil. Kondisi seperti ini
menimbulkan ketidakseimbangan yang berakibat pada terserapnya
energi pada satu wilayah sedangkan di wilayah lainnya kelebihan
sumber energi dan dapat mengambil keuntungan yang banyak dari
ketidakseimbangan tersebut.
Beberapa tekanan sebagai akibat perubahan iklim, menyebabkan
beberapa masalah lingkungan seperti ketahanan pangan, clean
development mechanism, dan masalah air bersih.

TES

FDRMATIF 2

Pilih satu jawaban yang paling tepat!


1)

Pemicu utama global warming adalah ....


A. mencaiJ.nya gunung es di kutub
B. penebangan hutan yang berlebihan
C. emisi penggunaan energi fosil
D. bertambahnya negara maju

2)

Petani dapat berkontribusi mengurangi global warming dengan cara ....


A. revolusi pola pertanian
B. mengganti dengan kultivar baru
C. pindah ke lahan yang sesuai
D. memperbaiki sis tern irigasi

3)

Salah satu produk protokol Kyoto adalah ....


A. mekanisme pembangunan bersih'
B. membatasi C02 di atmosfer
C. perdagangan karbon
D. earth summit

4)

Indonesia meratifikasi protokol Kyoto pada ....


A. UU nomor 2012005
B. UU nomor 19/2004
C. UU nomor 18/2004
D. UU nomor 17/2004

9.42
ILMU ALAMIAH

CASAR

5) Program environmentally friendly di Australia adalah ....


A. North American Lake Management Society
B. The National Euthrophication Management Program
C. Meeting of The Parties
D. Clean Development Mechanism
Pilihlah:
A.
B.
C.
D.

Apabila kedua pemyataan benar, dan ada hubungan sebab-akibat


Apabila kedua pernyataan benar, dan ada hubungan sebab-akibat
Apabila salah satu pernyataan salah
Apabila kedua pernyataan salah

6)

Dalam clean development mechanism, protokol Tokyo lebih penting


daripada earth summit di Brazil,
sebab
di Kyoto dirumuskan peraturan penting.

7)

Dalam perdagangan karbon, negara berkembang sebagai penjual,


sebab
Negara maju membangun emisi karbon.

Pilihlah:
A.
B.
C.
D.

Apabilajawaban (1) dan (2) benar


Apabilajawaban (1) dan (3) benar
Apabila jawaban (2) dan (3) benar
Apabila jawaban (1), (2), dan (3) semuanya benar

8) Tujuan CDM antara lain adalah ....


(1) agar negara berkembang berkontribusi dalam konversi perubahan
iklim
(2) Anex I dapat menurunkan emisi
(3) terjadi sinergi antara negara berkembang dengan negara maju

9)

Konsep green building adalah ....


( 1) belum berlaku di Indonesia
(2) kontribusi properti terhadap pemanasan global
(3) telah berjalan selama 20 tahun

10) Pada tahun 2010 dunia terancam kekeringan dan banjir, karena ....
(1) akibat curah hujan yang tinggi
(2) angin bertiup lebih kencang
(3) air akan lebih cepat menguap

9.43

MKDU41 12/MODUL 9

Cocokkanlah jawaban Anda dengan Kunci Jawaban Tes Formatif 2 yang


terdapat di bagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban yang benar.
Kemudian, gunakan rumus berikut untuk mengetahui tingkat penguasaan
Anda terhadap rnateri Kegiatan Belajar 2.
Jurnlah Jawaban yang Benar

Tingkat penguasaan = - - - - - - - - - - - x 100%


Jurnlah Soal
Arti tingkat penguasaan: 90 - 100% = baik sekali
80 - 89% = baik
70 - 79% = cukup
< 70% = kurang
Apabila rnencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih, Anda dapat
mempersiapkan diri untuk mengikuti Ujian Akhir Semester (UAS).
Selamat! Jika masih di bawah 80%, Anda harus mengulangi materi Kegiatan
Belajar 2, terutarna bagian yang belurn dikuasai.

9.44
ILMU ALAMIAH

CASAR

Kunci Jawaban Tes Format if


Tes
1)
2)
3)
4)
5)
6)
7)
8)
9)
10)

Formatif 1
B
A

c
D
A
A

c
D
A
B

Tes Formatif 2
1) c
2) A
3) A
4) D
5) B
6) A
7) B
8) A
9) c
10) D

9.45

MKDU41 12/MODUL 9

Daftar Pustaka
A. Zulkifli (2007). Islam Melihat Global Warming
http://www.republika.co.id/koran detail.asp?id=316335&kat id=l 6.
Jumat, 07 Desember 2007
Darmodjo, Hendro dan Kaligis, Yeni, (1994). IlmuAlamiah Dasar. Jakarta:
Universitas Terbuka.
Drost. J. (1992). Ilmu Alamiah Dasar. Buku Panduan Mahasiswa. Jakarta:
PT Gramedia Pustaka U tama.
Jasin, Maskoeri. (1992). Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta: Rajawali Press.
Maryoto, Andreas. Kompas Senin, 01Oktober2007.
Nizamuddin, H. (1994). Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Nebel, B.J. (2000). Environmental Science. The Way the World Works. New
Jersey: Prentice Hall.
Smith, R.L. (1976). The Ecology of Man: An Ecosistem Approach. New
York: Harper & Row Publisher.
_ _ _ _ . (2007). The Energy Portal.
http://en.wikipedia.org/wiki/Portal:Energy
_ _ _ _ . (2007) Ekosistem. http:!/id. wikipedia.org/wiki/Ekosistem
_ _ _ _ . (2007) Pemanasan Global
http:!/id. wikipedia.org/wiki/Pemanasan global
Saefumillah, A. (2007) Eutrofikasi Problem Lingkungan Berskala Global.
http://www.kompas.com/kompas-cetak/0305/28/opini/3 3 5086 .htm
_ _ _ _ . (2007) Perdagangan Karbon

9.46
ILMU ALAMIAH

CASAR

http:!/id. wikipedia.org/wiki/Perdagangan karbon


_ _ _ _ . (13 Nov 2007) Clean Development Mechanism
http://www.cdm.or.id/id/
http://www.indonesiareef.com/site blog.aspx?id=5d2f2d57-46f3-4186-8bde4483d91869b4&bid=Of5616fa-cc0a-4653-b769-52bacfec567b
08 N opember 2007
Pemanasan Global dan Terumbu Karang Oleh Marthen Welly/The
Nature Consevancy
http://www.indonesiareef.com/site blog.aspx ?id=5d2f2d57-46f3-41868bde-4483d9 l 869b4&bid=Of5616fa-cc0a-4653-b769-52bacfec567b
Global Warming. (Ridho Saitul Ashadi, Direktur Eksekutif' Daerah W alhi
J atim, 2007)