Anda di halaman 1dari 41

KESEHATAN PENYELAMAN

(HYPERBARIK)

PENDAHULUAN
PADA DASARNYA MANUSIA ADALAH MAHLUK
DARAT DAN HIDUP DENGAN TEKANAN SATU
ATMOSFIR, YAITU TEKANAN UDARA DIATAS
PERMUKAAN LAUT.

LINGKUNGAN BAWAH AIR DIMANA MAKIN DALAM


MAKIN TINGGI TEKANANNYA, MAKIN DINGIN DAN
MAKIN GELAP.

KLASIFIKASI
PENYELAM MILITER
PEKERJA CAISON IALAH PENYELAMAN KERING

DIMANA PEKERJA BEKERJA DALAM KEADAAN UDARA


BERTEKANAN TINGGI.
PENYELAM SCUBA UNTUK OLAH RAGA, PENYELAM
ILMIAH, DAN LAIN LAIN.
PENYELAM KOMERSIAL SAMPAI PENYELAM DALAM
YANG DAPAT BERADA DALAM KEADAAN SATURASI.

SECARA UMUM UNTUK PARA


PENYELAM DIPERLUKAN
Keadaan kejiwaan dan kepribadian

stabil
Mampu menghadapi stress fisik dan
emotional
Bebas dari penyakit fisik yang serius
ataupun yang minor misalnya penyakit
saluran pernapasan atas dan bawah.

SYARAT KESEHATAN
KONTRA INDIKASI ABSOLUT
KONTRA INDIKASI RELATIF
KONTRA INDIKASI SEMENTARA

SYARAT KESEHATAN
KONTRA INDIKASI ABSOLUT :

1. ORANG YANG MUDAH TERSERANG PNEUMO


2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

TORAKS SPONTAN
ORANG YANG MUDAH SYNCOPE ATAU MENGIDAP
PENYAKIT EPILEPSI
PADA FOTO TORAKS TERLIHAT KISTA PARU ATAU
LESI DENGAN UDARA TERPERANGKAP
GENDANG TELINGA BERLUBANG
ASMA YANG AKTIF
KETAGIHAN OBA
PENYAKIT KENCING MANIS DENGAN INSULIN
OTITIS MEDIA
GANGGUAN SARAF PUSAT

KONTRA INDIKASI ABSOLUT


10. OPERASI TELINGA TENGAH DENGAN PROTHESE
11. SINUSITIS KRONIS
12. ANGINA PEKTORIS ATAU INFARKMYOKAR
13. ANEMIA
14. KESULITAN KOMUNIKASI
15. ARITMIA JANTUNG
16. BUTA WARNA
17. KLAUSTROFOBI ATAU TENDENSI BUNUH DIRI
18. ARTRITIS KRONIKA
19. VERTIGO
20. PENYAKIT GINJAL KRONIK
21. ULKUS PEPTIKUM YANG AKTIF
22. HIPERTENSI

KONTRA INDIKASI RELATIF

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

PENURUNAN FUNGSI PARU


DEFORMITAS ORTOPEDIK SEPERTI SKOLIOSIS
THORACOTOMY
KELAINAN ECG
KELAINAN GIGI
PEROKOK BERAT
MIGREN
HERNIA

KONTRA INDIKASI SEMENTARA


1.
2.
3.
4.
5.

AKUT BRONKHITIS
AKUT GASTRO ENTERITIS
TRAUMA ORTOPEDIK YANG AKAN
MEMUDAHKAN TERJADINYA PENYAKIT
DEKOMPRESSI.
ALKOHOLIK ATAU PENGOBATAN DAN
INTOKSIKASI OBAT SEDATIF HIPNOTIK
KEHAMILAN.

PEMERIKSAAN FISIK
FORMULIR RIWAYAT KESEHATAN
- DIISI OLEH CALON PENYELAM
PEMERIKSAAN FISIK
- FORMULIR DIISI OLEH DOKTER
PEMERIKSA

VISUS / KETAJAMAN PENGLIHATAN


TIDAK BUTA WARNA
JARAK PENGLIHATAN 6/9 UNTUK KEDUA
MATA
TIDAK MYOPIA
HYPERMETROP TIDAK MELEBIHI 2 d
LAPANG PENGLIHATAN TIDAK
TERGANGGU
TIDAK STRABISMUS

KETAJAMAN PENDENGARAN
DAN TELINGA

TIDAK KEHILANGAN KETAJAMAN

PENDENGARAN UNTUK FREKWENSI


TERTENTU

PEMERIKSAAN
AUDIOMETRI

PEMERIKSAAN PENDAHULUAN
AKHIR PENDIDIKAN PENYELAMAN
SECARA BERKALA TIAP TAHUN
SETIAP SAAT BILA ADA INDIKASI

AUDIOMETRI MAX KEHILANGAN PENDENGARAN


10%

MEMBRANA TIMPANI UTUH

MOBILITAS BAIK
OTITIS MEDIA
TUBA EUSTACHII HARUS BEBAS
TIDAK ADA GANGGUAN
KESEIMBANGAN
TELINGA DALAM NORMAL
EXOSTOSIS YANG BESAR

HIDUNG
POLIPUS NASI
HIPERTROPI CONCHAE
DEVIASI SEPTUM NASI YANG
MENGGANGGU
RINITIS VASOMOTORIKA
RINITIS AKUTA / KRONIKA
SINUSITIS AKUTA / KRONIKA

SINUS
POLIP SINUS
FOTO: LAPISAN MUCOSA ROBEK

MULUT

KELAINAN BIBIR
DEFORMITAS LIDAH
MULUT HARUS DAPAT DIBUKA MIN 3cm
KELAINAN BAWAAN

GIGI
INSISIVUS DAN KANINUS HARUS

LENGKAP
DEFISIENSI GIGI, DAYA MENGUNYAH
DAN MENGGIGIT TIDAK TERGANGGU
PROTHESE LEPAS
PRIODONTOSIS KRONIK
TIDAK MENDERITA KARIER, ABSES,
OSTEOMIELITIS
GIGI TONGGOS (PROTRUSIF), GIGI
NYAKIL (PROGENI)

TENGGOROKAN
HIPERTROFI TONSIL
FARINGITIS AKUTA / KRONIKA
TIDAK ADA YANG MENGHALANGI
JALAN PERNAPASAN

PARU
FOTO RONTGEN DALAM BATAS

NORMAL
ASMA BRONKIALE
BRONKITIS KRONIKA
EMFISEMA
TBC
PENYAKIT KRONIS PARU LAINNYA

PARU
RASIO FEV ( FORCED

EXPIRATORY IN ONE SECOND )


DENGAN FVC (FORCED VITAL
CAPACITY ) MINIMAL 75 %
VC ( 27.73 - 0.112 X UMUR ) X
TINGGI TIDAK BOLEH KURANG
DARI 10 %

KARDIO VASKULER
JANTUNG DALAM BATAS NORMAL
EKG
EXERCISE TIDAK DIDAPATKAN

ARITMIA DAN St DEPRESI


TENSI MAKSIMAL, 140 / 80 mmHg
Hb tidak kurang dari 12 %

GASTRO INTESTINAL
ULKUS PEPTIKUM / GASTRITIS
POST OPERASI INTESTINAL
HERNIA
PEMBESARAN HEPAR DAN LIEN
TUMOR ABDOMEN

URO GENITAL
PTOSIS GINJAL
NEFRITIS, NEFROSIS, NEPROLITIASIS
BATU VESIKA URINARIA
MONOTESTIS
HIDROKEL TESTIS
EPIDIDIMITIS
PENYAKIT KELAMIN

KULIT
PENYAKIT KULIT AKUT / KRONIS
SIKATRIX YANG KERAS
TUMOR JINAK
DAPAT DIPERTIMBANGKAN

SUSUNAN SYARAF
TIDAK MENDERITA KELAINAN
MIGREN
VERTIGO

KELENJAR

STRUMA
DIABETES MILLITUS
OBESITAS, BB < 20 %

TULANG
KOSTA CERVICALIS TIDAK ADA KELAINAN
DEFORMASI TULANG PELIPIS ATAU
TULANG PUNDAK
DAPAT DIPERTIMBANGKAN
GERAKAN PERSENDIAN TERBATAS
BEKAS FRAKTUR
DEFORMASI TULANG BELAKANG
FOTO TULANG PANJANG NORMAL

OKSIGEN TOLERANS
TEST
TIDAK KESULITAN BERNAPAS
DENGAN OKSIGEN PADA
KEDALAMAN 18 m (66 feet)
SELAMA 30 MENIT DALAM RUBT
(RUANG UDARA BERTEKANAN
TINGGI)

REKOMPRESI TEST
TEKANAN 3 ATA DALAM RUBT

SYARAT PSIKOLOGIS
PELAKSANAAN TEST OLEH
LEMBAGA PSIKOLOGIS

a. INTELEGENSIA / PRESTASI
b. KEPRIBADIAN
c. HAL-HAL KHUSUS

INTELEGENSIA / PRESTASI

KESANGGUPAN AUSDOWER YANG CUKUP


DAYA TANGKAP YANG BAIK
REAKSI YANG CEPAT
DAPAT BEKERJA SAMA DENGAN BAIK
TIDAK MUDAH GUGUP DAN PANIK
SIKAP KERJA YANG POSITIF
TANGGUNG JAWAB YANG BAIK
TRAMPIL
TIDAK IRRITABLE DAN EXPLOSSIF
KEMAMPUAN BERKONSENTRASI DENGAN BAIK

KEPRIBADIAAN
KEDEWASAAN DAN KESTABILAN EMOSI
KESEIMBANGAN ANTARA RATIO DAN EMOSI
PENYSUAIAN DIRI YANG BAIK
TIDAK EGOSENTRIS
PERCAYA PADA DIRI SENDIRI DAN TIDAK
MUDAH PUTUS ASA
INISIATIF
TIDAKBERSIKAP OPOSISIONAL
TIDAK ADA TANDA-TANDA ESCAPING
REACTION

HAL-HAL KHUSUS
TIDAK KLAUSTROFOBIA ATAU

AGROFOBIA
TIDAK MEMPUNYAI RIWAYAT SAKIT
NEUROSIS / PSIKOSIS
BUKAN PEMINUM ALKOHOL / ADIKTIF

PEMELIHARAAN
KESEHATAN
PENYELAM

PEMERIKSAAN BERKALA
SEMUA PENYELAM DIWAJIBKAN MENJALANI
PEMERIKSAAN KESEHATAN SECARA
BERKALA

UNTUK KAPAL-KAPAL DAN KESATUAN

DIMANA PENYELAMAN DIJALANKAN


SECARA RUTIN PEMERIKSAAN KESEHATAN
DILAKSANAKAN SETIAP 6 BULAN

PEMERIKSAAN BERKALA
UNTUK TIM PENYELAMAN YANG

MELAKSANAKAN OPERASI DALAM


JANGKA PANJANG DILAKSANAKAN
SETIAP 6 BULAN
UNTUK PENYELAMAN DALAM , LEBIH
165 FEET (55 FEET) PEMERIKSAAN
KESEHATAN DILAKUKAN SEBELUM
DAN SESUDAH OPERASI PENYELAMAN

PEMERIKSAAN BERKALA
PEMERIKSAAN JUGA DILAKSANAKAN APABILA

SEORANG PENYELAM BARU SELESAI MENJALANI


PERAWATAN MEDIS
PEMERIKSAAN BERKALA TAHUNAN TERMASUK
PEMERIKSAAN THORAX PHOTO, FOTO TULANG
PANJANG DAN AUDIOMETRI
SEMUA HASIL PEMERIKSAAN DIMASUKKAN DALAM
STATUS KESEHATAN PENYELAM
SETIAP KELAINAN HARUS DIPERIKSA LEBIH TELITI
UNTUK MENENTUKAN APAKAH PENYELAM TERSEBUT
CAKAP ATAU TIDAK CAKAP UNTUK MENYELAM

TIDAK CAKAP MENYELAM


SECARA PERMANEN
APA BILA SESEORANG DINYATAKAN TIDAK
CAKAP SECARA PERMANEN MAKA
KWALIFIKASI PENYELAMANNYA DIHAPUS.
PERNYATAAN TIDAK CAKAP UNTUK
MENYELAM UNTUK ALASAN MEDIS
DIKELUARKAN OLEH KEPALA DINAS ATAS
REKOMENDASI PANITIA YANG DIBENTUK
SEORANG DOKTER YANG MEMPUNYAI
KWALIFIKASI DALAM BIDANG KESEHATAN
PENYELAMAN DUDUK DALAM PANITIA
TERSEBUT

LARANGAN MENYELAM
SEMENTARA
PENGGUNAAN OBAT-OBATAN
ANTI HISTAMIN, SEDATIFA, TRAQUILISER
DAPAT MEMPENGARUHI DAYA KONSENTRASI
DAN KEMAMPUAN PBERFIKIR.
REKOMENDASI DOKTER DIPERLUKAN BAGI
PENYELAM YANG MENGGUNAKAN OBATOBATAN TERSEBUT DALAM JANGKA WAKTU
24 JAM BILA AKAN MENYELAM.
RASA NGANTUK PUSING, GANGGUAN
KOORDINASI DAN PERASAAN KURANG ENAK
BADAN DAPAT BERLANGSUNG 48 JAM.

VAKSINASI / IMMUNISASI
PENYELAM DIANGGAP TIDAK CAKAP
MENYELAM UNTUK SEMENTARA
DALAM 7 HARI SETELAH VAKSINASI.

PERAWATAN GIGI
RESIKO TIMBULNYA PERDARAHAN

BERTAMBAH BESAR PADA WAKTU


MENYELAM.
MENGGANGGU SISTEM PERNAPASAN ,
ASPIRASI PNEUMONIA, OBSTRUKSI JALAN
NAPAS.
EXTRAKSI : 48 JAM
DRY SOCKET : 10 HARI
BEDAH MULUT : 48 JAM

SETELAH TERBANG
DIANJURKAN UNTUK TIDAK
MELAKUKAN PENERBANGAN DALAM
WAKTU 12 JAM