Anda di halaman 1dari 6

Tugas Chapter 3

ANALISA
LAPORAN
KEUANGAN
E3-3. P3-4, P3-5

Angelina Corahta br Sinulingga

Latihan 3-3
Capital lease dan operating lease merupakan dua klasifikasi utama sewa.
Diminta:
a) Jelaskan bagaimana lessee mencatat capital lease pada awal dan selama tahun
pertama sewa. Asumsikan bahwa terdapat transfer kepemilikan asset kepada
lessee saat sewa berakhir.
Pencatatan dalam akuntansi :
Awal masa lease :
Lease Equipment Under Finance Lease
Lease Liability
xxx
Tahun pertama sewa : Executory cost
(pembayaran)
Lease Liability
Cash

xxx

xxx
xxx
xxx

Tahun pertama sewa : Depreciation expense finance lease


xxx
(depresiasi)
Accumulated Depreciation finance lease
xxx
Pada tahun pertama executory cost akan dimasukkan apabila terdapat di
kontrak agar lessee mengakuinya. Depresiasi diakui setiap tahun dengan jumlah
yang sama (kebijakan depresiasi normal: metode garis lurus). Sedangkan pada
tahun-tahun berikutnya pembayaran yang dilakukan dan dicatat akan bervariasi
bunga dan kewajibannya, sesuai dengan alokasi yang dihitung berdasarkan
skedul amortisasi.
b) Jelaskan bagaimana lessee mencatat operating lease pada awal dan selama
tahun pertama sewa. Asumsikan bahwa pembayaran oleh lessee sama besarnya
tiap awal bulan selama masa sewa. Jelaskan perbedaan dalam akuntansi jika
pembayaran sewa tidak berdasarkan garis lurus.
Pencatatan dalam akuntansi :

Rent Expense
xxx
Cash
xxx
Dengan asumsi menerapkan garis lurus selama masa sewa, maka lessee akan
mencatat jumlahnya sama setiap tahun hingga akhir masa sewa. Tidak ada
asset dan kewajiban yang diakui pada awal masa sewa dan seterusnya.
Paragraf 29 PSAK 30 menyatakan : Pembayaran sewa diakui sebagai beban
dengan dasar garis lurus selama masa sewa kecuali terdapat dasar sistematis
lain yang dapat lebih mencerminkan pola waktu dari manfaat aset yang
dinikmati pengguna.
Soal 3-4
Salah satu cara bagi perusahaan untuk mendapatkan pendanaan jangka panjang
adalah dengan menerbitkan instrument utang tak lancar dalam bentuk obligasi.
Diminta:

a) Jelaskan bagaimana akuntansi untuk penerbitan obligasi yang disertai waran


pembelian saham yang terpisah (detachable stock purchase warrants).
Pada saat tanggal pembelian, waran pembelian saham memiliki nilai wajar yang
terpisah. Berdasarkan PSAK 41 (15) dinyatakan bahwa jumlah rupiah hasil
penerbitan sekuritas (utang atau ekuitas yang disertai waran lepas) dialokasi ke
sekuritas, dan waran atas dasar nilai wajar masing-masing komponen pada saat
penerbitannya. Jumlah rupiah yang melekat pada sekuritas dilaporkan sebagai
kewajiban atau ekuitas sesuai dengan karakteristiknya.
Saat dilakukan alokasi ini, oibligasi dapat mengalami diskon atau premium.
b) Bandingkan antara obligasi seri (serial bond) dan obligasi berjangka (term bond).
Berdasarkan IA, Kieso , Obligasi seri (serial bond) adalah obligasi yang memiliki
tanggal jatuh tempo angsuran, jadi obligasi diangsur secara teratur hingga
tanggal jatuh tempo yang sebenarnya. Sedangkan term bond adalah obligasi
yang jatuh temponya hanya pada satu tanggal saja.
c) Beban bunga, dengan metode bunga efektif yang diterima secara umum, sama
dengan nilai buku utang (nilai nominal ditambah premium atau dikurangi diskon
yang belum diamortisasi) dikalikan dengan tingkat bunga efektif uang. Premium
atau diskon diamortisasi habis selama umur obligasi. Jelaskan bagaimana beban
bunga maupun nilai buku utang berbeda dari tahun ke tahun bagi obligasi yang
diterbitkan dengan premium dan diskon.
Pada saat terjadi premium:
Obligasi dikatakan premium apabila obligasi dijual dengan harga yang lebih
tinggi dari nilai nominalnya. Premium akan diamortisasi hingga tingkat bunga
sekuritas menjadi nol pada akhirnya. Cara untuk mengamortisasi dapat
menggunakan metode effective-interest atau metode straight-line. Terdapat
perbedaan, seperti yang digambarkan berikut :

Pada metode effective-interest rate bunga setiap tahunnya berubah berdasarkan


disesuaikan dengan perubahan nilai buku obligasi tahun sebelumnya, sehingga

perubahan itu akan terus terjadi setiap tahunya hingga mencapai titil nol.
Sedangkan pada metode straight-line, bunga yang dibayarkan sama setiap
tahunnya, tidak terpengaruh dengan nilai buku, jadi pada straight-line method
hanya nilai buku yang berubah.

Pada saat terjadi discount:


Obligasi dikatakan discount apabila obligasi dijual dengan harga yang lebih
rendah dari nilai nominalnya. Diskon akan diamortisasi dan menaikkan tingkat
bunga sekuritas yang dibayar oleh peminjam. Sama seperti premium, ada dua
cara untuk mengamortisasi.

Perubahan nilai buku dan bunga sama seperti premium, namun diskon
berkebalikan dengan premium yang menurunkan hingga titik nol.
d) Jelaskan bagaimana mencatat dan mengklasifikasikan keuntungan atau kerugian
pembelian kembali obligasi jangka panjang sebelum jatuh tempo.
Keuntungan atau kerugian pembelian kembali obligasi jangka panjang sebelum
jatuh tempo bisa terjadi apabila terdapat selisih antara pengeluaran kas untuk
pelunasan dengan nilai yang tercatat. Laba atau rugi ini dicatat dalam laporan
laba rugi pada tahun terjadinya pembelian kembali obligasi jangka panjang.
Apabila material, laba atau rugi ini dapat dicatat dalam pos luar biasa, setelah
dikurangi pajak penghasilan perusahaan.
e) Berikan penilaian atas akuntansi obligasi dalam analisis laporan keuangan.
Obligasi akan dilaporkan pada nilai wajar masing-masing (yaitu pada nilai
pasarnya) pada saat tanggal neraca (Subramanyam, 2010). Perubahan nilai
wajar dapat mengakibatkan selisih yang akan diakui dan dicatat di laporan labarugi perusahaan. Obligasi sendiri akan dicatat sebesar nilai wajarnya pada
neraca perusahaan. Apabila ingin mengetahui perubahan nilai wajar yang terjadi
pada tahun yang bersangkutan dapat diihat dalam Catatan atas laporan
keuangan perusahaan dan penyesuaian.

Soal 3-5
a) Hitung rasio-rasio di awah ini bagi JDS dan MLS:
Ratio
1
.

2
.

3
.

Price-tobook ratio

Total debt
to equity
ratio

Fixed asset
utilization
(turnover)

Formula

JDS

Harga pasar per lembar


saham
Nilai buku per lembar
saham

51.50
=2.146
24

total kewajiban
ekuitas pemegang saham

penjualan
ratarata aset tetap

MLS

49.50
=2.64
18.75

PBR dari JDS


sebesar 2.146,
yang artinya
saham JDS
sudah
mengalami
peningkatan
sebesar 2.146x
sejak pertama
kali diterbitkan.

PBR dari MLS


sebesar 2.64,
artinya saham yang
dimiliki MLS sudah
mengalami
peningkatan 2.64x
sejak pertama kali
diterbitkan.

0+2700
=45
6000

1000+ 2500
=46,7
7500

Modal
perusahaan
sebesar 45%
dapat melunasi
hutang
perusahaan.

Modal perusahaan
sebesar 46.7%
dapat melunasi
hutang perusahaan.

21250
=3.73
5700

18500
=3.364
5500

Tingkat
pengembalian
perusahaan
terhadap asset
tetap 3.73

Tingkat
pengembalian
perusahaan
terhadap asset
tetap 3.364

b) Pilih perusahaan yang lebih memenuhi kriteria Westfield


Perusahaan yang lebih memenuhi kriteria Westfield adalah Jerrys Departmental
Store (JDS) dapat dilihat dari perhitungan ketiga rasio di atas. Di mana, JDS
memiliki PBR sebesar 2.146 yang mana lebih rendah dibandingkan MLS yang
sebesar 2.64. Dengan pertimbangan, lebih rendahnya peningkatan saham JDS,
berakibat pada tingkat resik yang lebih rendah. Apabila perusahaa suatu saat

mengalami kegagalan, maka rugi yang harus ditanggung akibat kegagalan


tersebut lebih rendah dari MLS yaitu sebesar (2.64-2.146) 0.494.
Dilihat dari total debt to equity rati, JDS memiliki radio yang lebih rendah, yaitu
45%, dibandingkan dengan MLS yang sebesar 46.7%. Hal ini menunjukkan
bahwa kemampuan asset JDS untuk melunasi hutang lebih tinggi 1.7%
dibandingkan MLS. Hal ini berpengaruh pada sisa modal yang dapat dibagikan
(apabila perusahaan bangkrut) kepada pemegang ekuitas setelah meliunasi
hutang perusahaan terlebih dahulu.
Fixed asset utilization (turnover) JDS menunjukkan hasil yang lebih tinggi, yaitu
sebesar 3.73, yang artinya tingkat pengembalian atas asset tetap perusahaan
yang digunakan untuk melakukan penjualan sebesar 3.73, lebih tinggi
dibandingkan MLS yang hanya 3.364 saja.
Price-to-book
ratio
Total
debt
to
equity ratio
Fixed
asset
utilization
(turnover)

JDS
2.146

MLS
2.64

Result
JDS

45%

46.7%

JDS

3.73

3.364

JDS

Dapat disimpulkan, perusahaan yang memenuhi kriteria Westfield adalah JDS.


c) HItung rasio setelah dilakukan penyesuaian yang diperlukan, dan pilih
perusahaan yang memenuhi kriteria Westfield.