Anda di halaman 1dari 2

KESEHATAN MANUSIA DAN

FUNGSINYA.
Ilmu pengetahuan dari tentan biologi dan aspek prilaku telah di kembangkan
beberapa dekade yang lalu bahkan, fungsi obat yang menguatkan tidur masih belum
di pahami dengan baik, tujuan dari halaman ini adalah untuk menerangkan aspek
perilaku dan fisiologi tidur normal dan strategi untuk Tidur adalahbanyak berkaitan
denganperoses perilaku biologis yang perlu untuk menindakinya.
A. Difinisi tidur:
secara perilaku tidur didifinisikan sebagai persepsi sementara kelepasan dari
ikatan dan tidak merespon ke lingkungan sekitarnya(carskadon & Dement, 2005).
Tidur dan bangun adalah perilaku alternatif selama 24 jam per hari.
selama terjaga, tapi tidak tidur, sinyal atau tanda dan sadar kesadaran dari
sekelilingnya. tipe perilaku tidur meliputi menutup mata, sedikit perpindahan atau
gerakan posisi terlentang, penurunan respon terhadap stimulasi atau ransangan
intensitas dan durasi dari tidur di tambahkan atau dinaikan setelah kehilangan periode
tidur .
Tidur kadang di diskripsikan sebagai bagian kehilangan kesadaran, tapi ini
tidak akurat.
Tidur dan kesehatan: tidur adalah kebutuhan biologis, tetapi meskipun
penelitian dari beberapa dekade, fungsi dari tidur intinya sangat minim untuk
dipahami.
Baru ini, somonologis (ilmuan yang mempelajari tentang mekanisme
konsekuensi dari kekurangan tidur )(institute of Medicine[IOM],2006) pernah
bertanya apa itu tidur?(franken,koop,landolt, & Luthi,2009). MEREKA BANYAK
BERARGUMENTASI difinisi tidur harus termasuk fungsi dan mamfaatnya.
Tidur secukupnya adalah penting untuk kesehatan oftimal manusia
berkelebihan pada siang hari tidak tidur adalah merupakan masalah besar untuk
kesehatan umum yang diasusiasikan dengan pekerjaan yang kurang, penurunan
kemampuan utuk menangani tekanan harian, penggunaan alkohol secara berlebih, dan
tingginya tingkat kejadian mengantuk saat mengendara, khususnya diantara pemuda
(IOM,2006). Kebiasaan tidur kurang dari 6 sampai 7 jam setiap malam ditandai
dengan tekanan darah penurunan level darah dari hormon-hormon anabolic (misalnya
pertumbuhan hormon dan prolaktin).
Diperlukan perbaikan jaringan, peningkatan level darah dari implamatori
cytokines, dan tekanan e hormon cortisol selama / pada waktu sore hari ketika kortisol
umumnya menurun (Mullington,haack,toth,serrador,& meier-Hwert,2009).

B . Langkah-langkah tidur dan siklusnya .


1.Langkah-langkah tidur
Tidur dibagi menjadi dua dibedakan menjadi non-rapid eye movement
(NREM) and rapid eye movement (REM) tidur. Tidur NREM dibagi menjadi 3
bagian (langkah 1,2,3). Ini berangsur angsur mendalam dan ditandai dengan lebih
besar dan lebih lambat aktivita gelombang otak.
Langkah-langkah dari tidur didasarkan aktivitas gelombang otak (electro
encephalography),dan gerak mata (electro-oculography), dan suara otot electro
miography.
Ketika permulaan tidur,penurunan luas amplitudo electro esectopalogram
(EEY) (puncak kepuncak berbeda), tinggi frekuensi (lebih besar lima belas HZ atau
pertedik). Aktifitas terjaga .

2.Siklus tidur atau pola tidur


Tidur di distribusikan dalam dengan siklus perpindahan malam